cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No.A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 2964819X     EISSN : 29642507     DOI : https://doi.org/10.57235
JETISH: Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health is published twice a year: March and September. E-ISSN: 2964-2507 (Elektronik) P-ISSN: 2964-819X (Cetak) Editor In Chief: T. Heru Nurgiansah, M.Pd DOI: 10.57235 Publisher: CV. Rayyan Dwi Bharata 1. Education 2. Information Technology 3. Social, Political and Cultural 4. Health, Medicine and Nursing/Obstetrics
Articles 781 Documents
Analisis Perilaku Warga Dalam Menghadapi KLB Akibat Banjir di Dusun II Huta Galu Kecmatan Kotarih Susilawati Susilawati; Devi Helma Fitri Hasibuan; Nurita Oktapia Simanjuntak; Dwi Rizky Sidabalok; Alfikri Syahtua Siregar
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i1.7790

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat Dusun II Huta Galu dalam menghadapi KLB akibat banjir serta mengidentifikasi faktor pemicu rendahnya kesiapsiagaan kesehatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan teknik purposive sampling terhadap lima informan yang terdampak banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memiliki pemahaman terbatas mengenai konsep KLB dan risiko kesehatan pascabanjir, serta cenderung melakukan tindakan reaktif seperti pembersihan lingkungan setelah banjir, namun belum menjalankan langkah pencegahan kesehatan secara sistematis. Sikap gotong royong dinilai positif, tetapi belum diikuti oleh perilaku mitigasi yang berkelanjutan, terutama terkait pengelolaan sampah dan pencegahan penyakit kulit, diare, dan demam berdarah. Selain itu, peran pemerintah desa belum optimal dalam edukasi, penyediaan fasilitas sanitasi, serta perbaikan drainase. Dengan demikian, kombinasi faktor perilaku, rendahnya literasi kesehatan, dan infrastruktur lingkungan yang kurang memadai memperkuat potensi terjadinya KLB pascabanjir. Diperlukan intervensi terarah melalui peningkatan edukasi, penguatan surveilans kesehatan, serta program mitigasi berbasis komunitas untuk mencegah risiko KLB di wilayah rawan banjir.
Implementasi Kebijakan Pajak Kendaraan Bermotor di Kabupaten Kampar Afanin Nurwinda Salshabila; Febri Yuliani
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8361

Abstract

Pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Kampar masih menghadapi berbagai hambatan yang berdampak pada tidak optimalnya realisasi penerimaan pajak. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan pajak daerah dan retribusi daerah kendaraan bermotor di SAMSAT Kabupaten Kampar berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Kampar Nomor 9 Tahun 2023. Penelitian menggunakan teori implementasi kebijakan Edward III yang mencakup empat variabel, yaitu komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi, dengan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan belum berjalan optimal. Dari aspek komunikasi, sosialisasi kebijakan belum merata dan terdapat inkonsistensi informasi antar petugas. Dari aspek sumber daya, terdapat keterbatasan jumlah dan kompetensi SDM, tidak tersedianya armada SAMSAT Keliling, serta kualitas database yang belum akurat. Dari aspek disposisi, terdapat kesenjangan komitmen antara level pimpinan dan pelaksana teknis serta belum adanya sistem insentif berbasis kinerja. Dari aspek struktur birokrasi, kompleksitas koordinasi antar tiga institusi menghambat fleksibilitas pelayanan. Fenomena paradoks ditemukan dimana pertumbuhan kendaraan bermotor yang melebihi 100% justru diikuti penurunan realisasi penerimaan pajak dari 101,34% menjadi 92,25%. Penelitian merekomendasikan penambahan SDM, pengadaan armada SAMSAT Keliling, penguatan sosialisasi digital, dan peningkatan koordinasi antar institusi.
The Correlation Between English Study Program Students’ Habits in Reading Digital English Comics by Using Webtoon Application and Their Vocabulary Mastery Adhisty Shenia Auliandri Putri; Supriusman Supriusman; Novitri Novitri
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8362

Abstract

This research investigates the correlation between English study program students’ habits in reading digital English comics by using Webtoon application and their vocabulary mastery. The growing popularity of digital comic platforms like Webtoon and their increasing use by students for both leisure and language exposure provided the context for this research. The study was conducted at the English study program of Universitas Riau. Data were collected through a questionnaire on reading digital English comics habits and a vocabulary mastery test, then analyzed using Spearman’s Rho correlation coefficient in IBM SPSS 25. The descriptive analysis revealed that the mean score was 3.39 for students' reading habits and 0.80 for their vocabulary mastery. The statistical analysis yielded a Spearman’s Rho correlation coefficient of -0.130 and a p-value of 0.492, which is greater than the 0.05 significance level. Therefore, the null hypothesis was accepted. This led to the conclusion that there is no statistically significant correlation between the English study program students’ habits in reading digital English comics by using Webtoon application and their vocabulary mastery.
Pengaruh Penilaian Formatif terhadap Hasil Belajar Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Siska Lumban Batu; Suriyani Br Ginting; Yulce Ketrina Karubui; Muhammad Bukhori Dalimunthe; Saidun Hutasuhut
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penilaian formatif terhadap hasil belajar mahasiswa Pendidikan Ekonomiserta mengkaji implementasinya dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif yang dilaksanakan di Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan. Subjek penelitian terdiri atas 20 mahasiswa stambuk 23 dan 2024 yan dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumen, sedangkan analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penilaian formatif memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa. Umpan balik yan diberikan secara berkelanjutan membantu mahasiswa dalam mengidentifikasi kesalahan dan memperbaiki pemahaman secara mandiri. Selain itu, penilaian formatif juga mendorong terciptanya pembelajran yang lebih interaktif dan partisipatif. Penelitiam ini juga menemukan adanya kendala dalam implementasi penilaian formatif, seperti keterbatasan waktu dan belum optimalnya pemberian umpan balik oleh dosen. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan kualitas penerapan penilaian formatif agar dapat memberikan yang lebih maksimal.
Pengaruh Penekanan Balas Budi Anak Dengan Terjadinya Sandwich Generation Silvia Mariah Handayani; Sitti Subaedah; Putri Ramadhani Lubis; Nurul Rahmadilah; Desi Wulan Dari; Dhieta Naiya A Pasaribu; Stevhani Carolina Hutauruk; Sisilia Brigita Siahaan; Pebi Watina Manalu; Ikhwanu Sopia Nasution; Lira Firna Panggabean; Grecia Angelika Nainggolan
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8422

Abstract

Perubahan struktur demografi di Indonesia yang ditandai dengan meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia berdampak pada meningkatnya beban generasi usia produktif. Kondisi ini memunculkan fenomena sandwich generation, yaitu individu yang memiliki tanggung jawab terhadap lebih dari satu generasi dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penekanan nilai balas budi anak kepada orang tua terhadap terjadinya fenomena sandwich generation. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Subjek penelitian adalah 66 individu usia produktif di Desa Bonandolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan uji normalitas serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan terdapat pengaruh signifikan antara penekanan nilai balas budi anak dengan fenomena sandwich generation (sig. 0,000 < 0,05). Nilai koefisien korelasi sebesar 0,825 menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara kedua variabel. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi penekanan nilai balas budi dalam keluarga, maka semakin besar kecenderungan individu untuk mengalami peran sebagai sandwich generation.
Implementasi Civic Culture Melalui Tradisi Tutunggulan Dalam Kehidupan Bermasyarakat di Kampung Palalangon Neng Rika Susanti; Dasim Budimansyah; Nisrina Nurul Insani
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8423

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Civic Culture melalui tradisi Tutunggulan pada masyarakat Kristen-Sunda di Kampung Palalangon, Kabupaten Cianjur. Tradisi Tutunggulan yang telah berlangsung sejak sekitar tahun 1980 mengandung nilai gotong royong, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial yang menjadi landasan budaya kewarganegaraan masyarakat setempat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan pendeta, masyarakat petani, dan generasi muda sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Tutunggulan tidak sekadar berfungsi sebagai praktik budaya, melainkan juga sebagai ruang internalisasi nilai-nilai Civic Culture yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari, seperti kerja bakti, kepedulian sosial, dan partisipasi aktif warga. Tradisi ini sekaligus berperan dalam pembentukan civic skills dan civic disposition yang mendorong terwujudnya masyarakat yang toleran, solidaritas, dan partisipatif.
Pengaruh Dukungan Sesama Mahasiswa Terhadap Keterampilan Komunikasi Mahasiswa Universitas Negeri Medan Silvia Mariah Handayani; Sitti Subaedah; Anggi Erna Pratiwi; Emma Triadelina Hutabarat; Muhammad Aldi; Monika Purba; Monika Putri Ana Samosir; Nadine Suci Ramadani; Nimas Ayu Larasati; Shella Friska Br Sinuhaji; Tasya Manik; Yosinda Naberti Br Bangun
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dukungan Sesama Mahasiswa terhadap Keterampilan Komunikasi mahasiswa Universitas Negeri Medan. Keterampilan komunikasi merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa untuk mendukung keberhasilan akademik dan profesional. Dukungan teman sebaya, yang meliputi dukungan emosional, instrumental, informasional, dan persahabatan, berperan penting dalam menciptakan iklim sosial yang positif dan meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam berekspresi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan variabel independen Dukungan Sesama Mahasiswa (X) dan variabel dependen Keterampilan Komunikasi (Y). Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Universitas Negeri Medan, dengan sampel sebanyak 30 mahasiswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan model regresi dinyatakan signifikan. Terdapat hubungan yang cukup kuat antara kedua variabel (R=0,680), di mana Dukungan Sesama Mahasiswa mampu menjelaskan variasi Keterampilan Komunikasi mahasiswa sebesar 46,3\%. Hasil uji regresi membuktikan bahwa Dukungan Sesama Mahasiswa berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keterampilan Komunikasi mahasiswa (Sig. 0,000 < 0,05). Temuan ini menyimpulkan bahwa semakin tinggi dukungan yang diberikan oleh sesama mahasiswa, maka semakin baik pula keterampilan komunikasi yang dimiliki mahasiswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran interaksi sosial antar mahasiswa dalam mendukung pengembangan kompetensi komunikasi di lingkungan perguruan tinggi.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan Teaching at the Right Level Berbantuan Canva Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa SMA Samudera Efendi Marpaung; Waminton Rajagukguk; Mukhtar; Erlinawaty Simanjuntak; Eri Widyastuti
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8425

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan teaching at the right level berbantuan Canva terhadap kemampuan literasi numerasi siswa SMA. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain eksperimental semu (posttest only nonequivalent groups) dengan sampel dua kelas. Data dikumpulkan melalui hasil tes posttest kedua kelas dan dianalisis menggunakan uji nonparametrik Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0.110 (> 0.05), sehingga tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan teaching at the right level berbantuan Canva terhadap kemampuan literasi numerasi siswa SMA. Penelitian selanjutnya disarankan memberikan perlakuan lebih lama lagi serta mengombinasikan model dengan pendekatan lain agar hasilnya lebih optimal.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 37 Medan Alfina Trijayanti; Waminton Rajagukguk
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 37 Medan. Masalah utama yang diidentifikasi adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam matematika, seperti kesulitan dalam interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi, yang disebabkan oleh pendekatan pembelajaran konvensional yang pasif. Menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pretest-posttest control group, penelitian ini melibatkan 62 siswa yang dibagi menjadi kelas eksperimen (VIII-E, 31 siswa, diterapkan PBL) dan kelas kontrol (VIII-D, 31 siswa, pembelajaran konvensional). Data dikumpulkan melalui tes esai yang divalidasi dan direliabilitaskan, dianalisis dengan uji normalitas (Shapiro-Wilk), homogenitas (Levene), dan uji t Independen. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan, dengan rata-rata posttest kelas eksperimen 81,61 lebih tinggi daripada kelas kontrol 73,56 (t=2,270; p=0,027<0,05). Kesimpulan: Model PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa melalui pendekatan aktif berbasis masalah nyata. Saran: Guru disarankan menerapkan PBL untuk meningkatkan keaktifan siswa, dan peneliti selanjutnya dapat memperluas pada materi atau jenjang lain.
Perubahan Tenaga Pendidik dan Dampaknya Terhadap Budaya Sekolah Serta Kinerja Pembelajaran (Studi Kasus di SMPIT Al Ichwan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi) Kristina Damayanti; Maman Suryaman
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 5 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v5i2.8427

Abstract

Changes in teaching staff are an inherent part of the dynamics of educational organizations and may affect the stability of school culture and the quality of learning. This study aims to analyze the impact of changes in teaching staff on school culture and learning performance from the perspective of the school as a learning organization. This research employed a qualitative approach with a case study design conducted at SMPIT Al Ichwan, North Cikarang, Bekasi Regency, involving 21 teachers, 175 students, and 3 supporting staff. The findings reveal that changes in teaching staff, particularly due to the transfer of senior teachers, lead to shifts in school culture, decreased student discipline, and weakened learning systems. These findings are supported by quantitative data showing a teacher absenteeism rate of 23%, student tardiness at 38%, and unimplemented learning schedules at 31%. From the perspective of a learning organization, the school has not been able to optimally implement the five core disciplines. This study concludes that structural changes without strengthening leadership and organizational culture may lead to dysfunction in the educational system.