cover
Contact Name
Nilma Zola
Contact Email
nilmazola@fip.unp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ifdil@fip.unp.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Padang (UNP) Address: Faculty of Education (FIP). Jl Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat, Padang - West Sumatera -Indonesia Telp/Fax. +62751-7058693
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Counseling and Humanities Review
ISSN : 27983188     EISSN : 27980316     DOI : https://doi.org/10.24036
The aim of this journal is to publish articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of counseling and humanities review.
Articles 120 Documents
Perbedaan kontrol diri siswa dalam penggunaan smartphone ditinjau dari jenis kelamin Afla Khairani; Indah Sukmawati
Counseling and Humanities Review Vol 3, No 1 (2023): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/000739chr2023

Abstract

This study aims to analyze differences in students' self-control in using smartphones in terms of gender. This research uses a quantitative method with a comparative descriptive research type. The population of this study was 969 students at SMAN 4 Payakumbuh with a sample of 287 students. The sample was taken using a stratified random sampling technique. The instrument used was a "self-control research instrument" using a Likert model scale. Data were analyzed using descriptive statistical techniques and independent sample t-test techniques. The research findings show that: 1) Male students' self-control in using smartphones is in the moderate category, 2) Female students' self-control in using smartphones is in the moderate category, and 3) there is a significant difference between students' self-control in using smartphones in terms of gender with a significant value of 0.027 < 0.05, meaning that there is a significant difference between male students' self-control and female students' self-control in using smartphones, which means Ha is accepted. Based on the results of the research that has been done, the results obtained are that there is a significant difference between male and female students' self-control in using smartphones.
Perilaku sosial negatif siswa dari keluarga broken home Maya Widiana; Dina Sukma
Counseling and Humanities Review Vol 3, No 1 (2023): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/000720chr2023

Abstract

Lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terhadap pembentukan dan perkembangan perilaku individu, baik lingkungan fisik maupun lingkungan sosiopsikologis, termasuk didalamnya adalah belajar. Perilaku sosial yang akhirnya akan membentuk karakter seseorang seyogyanya mengarah pada karakter yang baik dan sesuai dengan tujuan pendidikan. Salah satu faktor siswa memiliki perilaku sosial negatif dikarenakan adanya kurangnya mendapat kasih sayang dari keluarga yang utuh, pergaulan lingkungan yang bebas serta kurangnya pemahaman dalam berperilaku sosial yang terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku sosial negatif siswa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif yaitu mendeskripsikan fenomena yang ada. Populasi penelitian adalah siswa kelas  VII SMPN 22 Padang berjumlah 285 siswa dengan sampel sebanyak 48 siswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data  menggunakan perilaku sosial dengan model skla likert. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku sosial negatif siswa dari keluarga broken home secara keseluruhan berdasarkan pada kategori rendah terdapat persentase 68,75%, terdapat siswa yang memiliki perilaku sosial negatif pada kategori sangat rendah terdapat persentase 31,25%, tidak terdapat siswa yang memiliki perilaku sosial negatif dengan kategori sedang, tinggi, dan sangat tinggi. Implikasi bagi Bimbingan dan Konseling dapat dilakukan dengan pemberian layanan informasi, layanan bimbingan kelompok, konseling individual. Maka dapat disimpulkan bahwa perilaku sosial negatif siswa dari keluarga broken home secara keseluruhan berada pada kategori rendah yang dimana pada perilaku nya berdasarkan pada aspek-aspek perilaku sosial negatif siswa.
Perilaku seksual siswa ditinjau dari durasi penggunaan media sosial TikTok Rifani, Alfisyah; Mudjiran, Mudjiran
Counseling and Humanities Review Vol 3, No 2 (2023): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang perilaku remaja yang cenderung negatif sebagian besar dipengaruhi oleh lingkungan sekitar remaja dan perkembangan teknologi yang pesat. Tidak dapat dipungkiri bahwa internet dan teknologi informasi menjadi sarana dalam pembuatan dan penyebaran konten seksual. fenomena yang terjadi terdapat siswa yang kedapatan menonton dan menyimpan video porno, membagikan cerita fantasi seksual dalam media sosial, memamerkan kemesraannya dengan pasangan di depan umum, mengikuti tren di media sosial, dan melakukan hubungan seksual tanpa mengetahui dampaknya. Salah satu faktor dalam media sosial yang mempengaruhi perilaku seksual siswa adalah durasi penggunaan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku seksual siswa dan durasi penggunaan media sosial TikTok, serta menguji perbedaan perilaku seksual siswa pengguna media sosial TikTok dengan durasi tinggi dan durasi rendah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dan komparatif dengan total subjek sebanyak 123 siswa diantaranya 56 siswa pengguna media sosial TikTok dengan durasi tinggi da 67 siswa pengguna media sosial TikTok dengan durasi rendah. Penelitian ini menggunakan instrument angket yang disusun dengan skala likert. Data diolah dengan teknik statistic deskriptif dan uji beda menggunakan rumus uji-t. Hasil dalam penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara perilaku seksual siswa pengguna media sosial TikTok yang ditinjau dari durasi penggunaan.
Analisis kepuasan pernikahan pada pasangan usia dini Nahdalia, Neka; Afdal, Afdal
Counseling and Humanities Review Vol 3, No 2 (2023): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/000726chr2023

Abstract

Early marriage is a marriage carried out by teenagers aged 15 to 20 years, and there is no readiness to marry. Satisfaction in marriage is very important, because the fulfillment of household relations will be more harmonious. This study aims to determine marital satisfaction in early age couples. This research is a qualitative research using a case study approach. The subjects in this study were 5 couples who married at an early age, 3 of them married because of their own desires and 2 couples married because they were pregnant out of wedlock, as well as 5 informants. The instruments in this study were interview guides and documentation, while the analysis of the data that had been obtained from the interviews was then used as a transcript, and given a theme as a result of the findings and after that, the data was interpreted. The results showed that marital satisfaction was only found in sexual satisfaction, whereas in the communication aspect one group of subjects was found to be satisfied, because communication in the household of subject group 1 went well and understood each other, while in the aspect of joint activities, religion, problem solving and financial satisfaction were not found. Marital satisfaction is very important in a husband and wife relationship in order to create a harmonious relationship and early marriage does not guarantee marital satisfaction and happiness, so it is suggested that couples who want to get married should reconsider, so that unwanted households do not occur.
Kontrol sosial siswa dalam mengantisipasi perilaku bullying di Sekolah Menengah Atas Harahap, Zainab; Firman, Firman
Counseling and Humanities Review Vol 3, No 2 (2023): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/000741chr2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis  kontrol sosial siswa dalam mengantisipasi perilaku  bullying di SMA  dalam beberapa aspek yaitu:  attachment, involvement, commitment, dan belief. Metode yang digunakan adalah metode kuantitaif dengan analisis deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 357 orang siswa kelas X, XI, dan XII di SMA Negeri 1 Panyabungan Utara tahun ajaran 2022/2023 dengan sampel penelitian berjumlah 189 dengan menggunakan teknik Stratified Random Sampling. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket kontrol sosial siswa dalam mengantisipasi perilaku bullying dengan model skala likert. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan teknik statistika sederhana persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa kontrol sosial siswa dalam mengantisipasi perilaku bullying secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan persentase 60,85%. Dengan aspek attachment dikategorikan tinggi pada persentase 52,91%, aspek commitment dikategorikan tinggi pada persentase 59,26%, Aspek invelvoment dikategorikan tinggi pada persentase 50,79%, Aspek belief dikategori tinggi pada persentase 59,26.
Hubungan antara regulasi emosi dengan kecenderungan perilaku cyberbullying pada siswa sekolah menengah atas Mharchelya, Mharchelya; Sukmawati, Indah
Counseling and Humanities Review Vol 3, No 2 (2023): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/000745chr2023

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi banyaknya remaja yang memiliki kecenderungan menjadi korban maupun pelaku cyberbullying di lingkungan sekolah. Salah satu faktor diduga mempengaruhi perilaku cyberbullying yaitu kurang mampu meregulasi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan regulasi emosi remaja, (2) mendeskripsikan kecenderungan perilaku cyberbullying remaja, (3) menguji signifikansi antara regulasi emosi dengan kecenderungan perilaku cyberbullying siswa di SMA Negeri 10 Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif korelasional. Sampel penelitian berjumlah 290 orang siswa SMAN 10 Padang dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan model Skala Likert. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan Pearson Product Moment untuk mengetahui hubungan regulasi emosi dengan kecenderungan perilaku cyberbullying siswa. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) regulasi emosi yang dimiliki siswa SMAN 10 Padang berada pada kategori sedang, (2) kecenderungan perilaku cyberbullying yang dimiliki siswa SMAN 10 Padang berada pada kategori tinggi, (3) terdapat hubungan negatif signifikan antara regulasi emosi dengan kecenderungan perilaku cyberbullying siswa di SMAN 10 Padang dengan r = -0,658.
Penyesuaian diri siswa kelas VII di sekolah menengah pertama Tjeriawan, Chenrika Arabella; Sukmawati, Indah
Counseling and Humanities Review Vol 3, No 2 (2023): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/000755chr2023

Abstract

Adjustment is important for students of class VII at school. Phenomenon in the field, students are required to follow school rules and adapt in the school environment. New students can only interact and communicate with known classmates and friends. The aim of the research is to look at the description of students' self-adjustment in class VII. Quantitative research method with a descriptive approach. The sample in this study were 53 students with a sampling technique that is simple random sampling. Collecting data using a self-adjustment questionnaire with a Likert scale model. To see a picture of student self-adjustment using the percentage analysis formula. The results of the study found a description of students' self-adjustment in the moderate category with a percentage of 33.96%. This means that SMPS Bina Satria Medan students are able to adjust to the school environment.  
Hubungan kontrol diri dengan prokrastisnasi akademik pada siswa dan implikasinya dalam layanan bimbingan dan konseling Rifqa, Halya; Sukma, Dina
Counseling and Humanities Review Vol 3, No 2 (2023): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/000753chr2023

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang melakukan tindakan penundaan tugas, dikenal dengan istilah prokrastinasi akademik. Prokrastinasi akademik memiliki dampak yang besar bagi kehidupan seseorang, atau kehidupan siswa itu sendiri karena untuk mencapai kesuksesan atau keberhasilan disekolah siswa sebaiknya tidak memiliki sifat menunda-nunda. Salah satu faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik adalah kontrol diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah ada hubungan yang signifikan antara kontrol diri dengan prokrastinasi akademik pada siswa di SMP IT Adzkia Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Sampel penelitian ini adalah siswa SMP IT Adzkia Padang yang berjumlah 188 siswa yang dipilih menggunakan Teknik proportional stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket kontrol diri dan prokrastinasi akademik. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan korelasional. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat hubungan negatif signifikan antara kontrol diri dengan prokrastinasi akademik dengan signifikansi sebesar 0,000 dan nilai koefisien korelasi -0,618 artinya semakin rendah kontrol diri pada siswa maka semakin tinggi prokrastinasi akademik pada siswa, dan sebaliknya semakin tinggi kontrol diri siswa maka semakin rendah prokrastinasi akademik siswa.
Gambaran perilaku altruistik siswa SMK dan implikasinya terhadap layanan Bimbingan dan Konseling Atika, Nur; Yendi, Frischa Meivilona; Karneli, Yeni; Zahri, Triave Nuzila
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 1 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/000751chr2023

Abstract

Perilaku altruistik sangat penting dimiliki oleh setiap siswa, karena terjadi penurunan perilaku menolong pada siswa, seperti siswa yang egosentrisme dan tidak peduli terhadap lingkungan sekitar. Jika hal ini dibiarkan lebih lanjut, maka perilaku egoisme dan individualisme dianggap normal oleh masyarakat, mengingat pada saat sekarang remaja rentan akan kehilangan sikap dan karakter dalam dirinya. Oleh sebab itu perilaku altruistik perlu ditingkatkan agar tercipta hubungan sosial yang baik, salah satunya melalui layanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku altruistik siswa Sekolah Menengah Kejuruan ditinjau dari lima indikator, yaitu indikator empati, interpretasi, tanggung jawab sosial, inisiatif dan rela berkorban. Hasil penelitian secara keseluruhan berada pada kategori tinggi, jika dilihat dari beberapa indikator, indikator empati, tanggung jawab sosial, inisiatif, rela berkorban berada pada kategori tinggi sedangkan indikator interpretasi berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan guru bimbingan dan konseling dapat memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan siswa dalam meningkatkan perilaku altruistik.
Krisis masa dewasa awal pada mahasiswa magister: Tantangan kehidupan dan relevansi layanan bimbingan dan konseling Insanti Kamila; Netrawati Netrawati
Counseling and Humanities Review Inpress (2023)
Publisher : Counseling and Humanities Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Individu dewasa awal, termasuk mahasiswa magister, menghadapi tantangan dan perubahan yang signifikan dalam hidup mereka yang disebut dengan krisis masa dewasa awal. Namun, penelitian yang lebih mendalam diperlukan untuk menganalisis krisis ini pada mahasiswa magister karena masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis masa dewasa awal pada mahasiswa magister. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 157 mahasiswa magister FIP UNP yang berusia 20-30 tahun, sedang menyusun tesis dan terdaftar pada semester Januari-Juni dengan sampel sebanyak 113 mahasiswa yang dipilih secara Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah “Instrumen Krisis Masa Dewasa Awal pada Mahasiswa Magister”. Data dianalisis dengan teknik deskriptif. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa krisis masa dewasa awal berada pada kategori tinggi. Aspek karier, aspek keluarga dan aspek kesehatan pada krisis masa dewasa awal berada pada kategori sangat tinggi, sedangkan aspek hubungan berada pada kategori tinggi.

Page 5 of 12 | Total Record : 120