cover
Contact Name
Nilma Zola
Contact Email
nilmazola@fip.unp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ifdil@fip.unp.ac.id
Editorial Address
Universitas Negeri Padang (UNP) Address: Faculty of Education (FIP). Jl Prof. Dr. Hamka Air Tawar Barat, Padang - West Sumatera -Indonesia Telp/Fax. +62751-7058693
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Counseling and Humanities Review
ISSN : 27983188     EISSN : 27980316     DOI : https://doi.org/10.24036
The aim of this journal is to publish articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of counseling and humanities review.
Articles 120 Documents
Peran orangtua dalam membimbing siswa belajar Putri, Indri Awaliyah; Syukur, Yarmis
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 1 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/000754chr2023

Abstract

Peran orangtua sangat penting dalam keberhasilan belajar siswa. Orangtua diharapkan bisa menjadi ibu sekaligus guru bagi anaknya, mulai dari menemani belajar di rumah, selalu mengingatkan tentang tugas sekolah, menjadi teman ketika belajar, memberikan motivasi dalam belajar, serta memberikan peluang untuk bermain sambil belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran orangtua dalam membimbing siswa belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian berjumlah delapan orangtua siswa yang penetapannya dilakukan dengan  Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data melalui tiga tahapan yaitu (1) reduksi data (data reduction); (2) paparan data (data display); (3) penarikan kesimpulan atau verifikasi ( conclusion drawing/verifying). Hasilpenelitianmenunjukkan bahwa peran orangtua dalam membimbing siswa belajar di rumah: (1) berupa memberikan suasana yang nyaman untuk anak belajar di rumah;5 subjek sudah memberikan suasana yang nyaman dan 3 subjekmasih belum memberikan suasana yang nyaman untuk anak belajar, (2) dalam hal mendampingi anak belajar di rumah, 6 subjek mendampingi anak belajar dan 2 orangtua tidak mendampingi anak belajar, (3) dalam hal menjadi contoh yang baik untuk anak, orangtua menanyakan pembelajaran yang sudah dipelajari anak dan ketika anak tidak mau belajar orangtua selalu membujuk anak;2 subjek menanyakan pembelajaran dan 6 subjek membujuk anak ketika tidak mau belajar, (4) dalam hal membimbing dan menasihati anak, semua orangtua telah membimbing dan menasihati ketika anak sedang belajar, (5) dalam hal berkomunikasi dengan guru 4 subjek menanyakan kegiatan anak di sekolah melalui rapat dan 4 subjek yang langsung menanyakan kepada anak ketika anak pulang sekolah.
Peran konselor dalam mengoptimalkan potensi siswa berbakat melalui layanan bimbingan dan konseling Lilih Witjati; Radhyatul Hamidah
Counseling and Humanities Review Vol 3, No 1 (2023): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/000522chr2023

Abstract

Gifted students are students who have superior abilities or potential and can provide high achievements, have above average intelligence, creativity and development of abilities above average. These gifted students have special needs in order to support their potential to develop. Gifted children by nature have a need to develop and grow optimally, so they need meaningful help from adults around them, both parents or teachers. This research uses literature study method from various sources. With the aim of examining the role of counselors in optimizing the potential of gifted students through guidance and counseling services. Data collection techniques using a review study of books, literatures, notes and reports related to the problem being solved. The author uses various literatures such as books, journals and other relevant references related to the need in writing articles on the role of counselors in optimizing the potential of gifted students through guidance and counseling services. Thus, school counselors are able to play an active role in developing the potential of gifted students. A qualified school counselor is able to provide guidance and counseling services that will later guide, direct and encourage the development of the potential of gifted students optimally.
Penyesuaian diri siswa terhadap pembelajaran daring pada masa pandemi covid 19 serta implikasinya dalam layanan BK Desti, Nadya; Daharnis, Daharnis
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 1 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001023chr2024

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang sulit menyesuaikan diri terhadap pembelajaran daring pada masa pandemi covid. Pembelajaran daring merupakan pembelajaran yang berlangsung di dalam jaringan, dengan memanfaatkan jaringan internet  dalam proses pembelajarannya. Dalam pembelajaran daring siswa menyesuaikan diri dengan pembelajaran yang baru yaitu belajar di rumah dengan menggunakan HP. Penelitian  ini merupakan penelitian kuantitatif jenis deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 129 orang siswa yang berada pada kelas VII, VIII, IX di SMPN 3 Kec. Pangkalan Koto Baru, yang terdaftar pada semester Januari-Juni Tahun Ajaran 2021/2022. Dalam penelitian ini tidak dilakukan penarikan sampel sehingga responden penelitian berjumlah 129 orang siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dengan model skala Likert. Data diolah menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dengan bantuan program SPSS versi 20. Hasil penelitian secara keseluruhan dalam penyesuaian diri siswa terhadap pembelajaran daring pada masa pandemi covid 19 berada pada kategori cukup baik dengan rata-rata 103,2 dan persentase 64,5% dari skor ideal.  
Efektivitas Layanan Informasi dalam Meningkatkan Kematangan Karir Siswa SMK Pratiwi, Noverta; Yendi, Frischa Meivilona; Sukma, Dina; Putriani, Lisa; Fikri, Miftahul
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 2 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001119chr2024

Abstract

Kurangnya kematangan karir siswa disebabkan oleh sedikitnya pengetahuan siswa terkait informasi pengambilan keputusan karirnya. Siswa kesulitan dalam menentukan lanjut ke Perguruan Tinggi atau langsung bekerja sesuai dengan keahlian yang dimilikinya serta sedikitnya minat siswa terkait pilihan pekerjaan yang sesuai dengan jurusannya saat ini. Hal ini dapat diatasi melalui layanan bimbingan konseling yaitu melalui layanan informasi dengan teknik diskusi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kematangan karir siswa sebelum dan setelah diberikan layanan serta untuk mengetahui perbedaan kematangan karir siswa sebelum dan setelah diberikan layanan informasi pada siswa kelas XI PMS (Pemasaran) 3 di SMK Negeri 2 Padang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode pra-eksperimen menggunakan desain one group pretest posttest. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner (angket) dengan model skala likert dan analisis data dilakukan dengan uji-t menggunakan SPSS versi 20. Hasil pengolahan data penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan layanan informasi tingkat kematangan karir siswa berada pada kategori rendah yaitu sebesar 99,90%. Setelah diberikan layanan informasi tingkat kematangan karir siswa berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 133,37%. Perbedaan tingkat kematangan karir siswa sebelum dan setelah diberikan layanan informasi berdasarkan uji-t didapatkan sebesar 33,89. Artinya pelaksanaan layanan informasi dengan teknik diskusi efektif digunakan dalam meningkatkan kematangan karir siswa. Maka guru bimbingan konseling di sekolah diharapkan dapat melaksanakan layanan informasi dengan teknik diskusi dan layanan lainnya yang ada pada bimbingan konseling untuk meningkatkan kematangan karir siswa.
Gambaran Perilaku Phubbing di Kalangan Mahasiswa Nurhasan, Taufik; Afdal, Afdal
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 2 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001097chr2024

Abstract

Phubbing adalah perilaku yang mengabaikan orang-orang disekitarnya karena hanya sibuk dan fokus pada smartone-nya. Phubbing terjadi diberbagai kalangan salah satunya pada kalangan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku phubbing di kalangan mahasiswa FIP UNP. Tujuan penelitian ini adalah mendeskrispikan perilaku phubbing di kalangan mahasiswa yang berdasarkan aspek nomopohobia atau ketakutan terpisah dari ponsel, konflik interpersonal, menghindari aktivitas sosial dan problem acknowledment. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun sampel pada penelitian ini adalah 290 mahasiswa FIP UNP yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Data yang diperoleh dengan memberikan angket penelitian berupa instrumen phubbing kepada mahasiswa yang sudah diuji validitas dengan rumus pearson correlation (0,349) dan uji reliabilitas dengan rumus cronbach alpha (0,748) kepada mahasiswa lalu diolah dengan menggunakan metode statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku phubbing di kalangan mahasiswa pada umumnya berada pada kategori sedang (55%). Berdasarkan hasil penelitian ini layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan untuk mengatasi perilaku phubbing di kalangan mahasiswa yaitu layanan informasi, layanan konseling kelompok dan layanan bimbingan kelompok.
Hubungan self-awareness dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa Ramadhani, Khofifah; Ardi, Zadrian; Yendi, Frischa Meivilona; Fadli, Rima Pratiwi
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 2 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001079chr2024

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya mahasiswa yang seringkali menunda-nunda dalam memulai dan mengerjakan suatu tugas atau dalam kata lain disebut dengan prokrastinasi. Hal tersebut terjadi karena self awareness pada mahasiswa yang masih rendah, salah satu faktor yang mempengaruhi prokrastinasi akademik yaitu self awareness yang artinya rendahnya kesadaran seseorang terhadap pemahaman mengenai dirinya sendiri. Penelitiana ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Self awareness dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional. Adapun sampel penelitian ini sebanyak 244 mahasiswa program studi Ilmu Administrasi Negara di UNP yang dipilih dengan menggunakan teknik Proportional Random Sampling. Data diperoleh dengan memberikan instrumen penelitian berupa angket Self awareness dan angket Prokrastinasi akademik yang sudah diuji validitas. Lalu diolah dengan menggunakan metode statistik untuk mencari hubungan antara kedua variabel menggunakan teknik pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Self-Awareness berada pada kategori rendah dengan persentase 44%%, (2) Prokrastinasi akdemik berada pada kategori tinggi dengan persentase 41%, (3) terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self awareness dengan Prokrastinasi akademik dengan rxy=-0,557 dan taraf signifikansi sebesar 0,000.
Phubbing Behavior Pada Mahasiswa Yang Terlambat Studi Putri, Julia Adela; Afdal, Afdal
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 1 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001052chr2024

Abstract

Phubbing adalah perilaku yang menggambarkan orang yang terus memperhatikan smartphone selama berinteraksi dengan orang lain. Mahasiswa yang terlambat studi diakibatkan karena secara umum terjadi karena keseringan bermain smartphone. Pada saat bermain smartphone mahasiswa tidak fokus dengan waktu, kurang suka berinteraksi, tidak menghargai, dan tidak peduli dengan lingkungan disekitarnya. Phubbing behavior dapat dilihat dari dua aspek yaitu : 1) Aspek gangguan komunikasi, 2) Aspek obsesi terhadap ponsel. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan sampel sebanyak 3 orang mahasiswa dengan kriterianya yaitu: 1) Mahasiswa yang dipilih adalah mahasiswa FIS, 2) Mahasiswa tahun masuk 2017, 3) Mahasiswa yang memiliki ponsel berjenis smartphone, 4) Mahasiswa berjenis kelamin perempuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Phubbing Behavior pada mahasiswa yang terlambat studi secara keseluruhan berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini layanan bimbingan dan konseling yang dapat diberikan untuk mengatasi tingginya perilaku phubbing pada mahasiswa yang terlambat studi yaitu Layanan konseling individu berbasis realita dan konseling Cognitif Behavior Teraphy (CBT).
HUBUNGAN ANTARA SELF-EFFICACY AKADEMIK DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA Depia, Dea; Taufik, Taufik
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 2 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001125chr2024

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan rendahnya kemandirian belajar siswa. Salah satufaktor yang mempengaruhi hal ini adalah rendahnya self-efficacy akademik siswa, yaitu keyakinansiswa terhadap kemampuan dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1)Tingkat self-efficacy akademik siswa, (2) Tingkat kemandirian belajar siswa, dan (3) hubunganantara self-efficacy akademik dengan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakanpendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswaSMK Taruna Padang dan sampelnya berjumlah 137 orang siswa. Instrumen yang digunakan adalahinstrumen kemandirian belajar siswa dan instrumen self-efficacy akademik. Data diolah denganteknik statistik menentukan nilai persentase yang diolah dalam program Microsof excel, untukmencari hubungan antara kedua variabel digunakan teknik Pearson Product Momen. Hasilpenelitian menunjukan bahwa (1) rata-rata skor capaian self-efficacy akademik siswa SMK TarunaPadang mencapai 77,64 (47,06%) termasuk kategori rendah, (2) rata-rata skor capaian kemandirianbelajar siswa 50,22 (45,66%) berada pada kategori rendah, dan (3) terdapat hubungan yang positifsignifikan antara self-efficacy akademik dengan kemandirian belajar siswa SMK Taruna Padang,dengan nilai korelasi 0,751. Disarankan guru BK SMK Taruna Padang dapat memberikan bantuankepada siswa untuk meningkatkan self-efficacy akademik dengan memberikan bimbingankonseling dalam bidang belajar menggunakan layanan informasi dengan materi pentingnyamengerjakan tugas dengan baik dan membutuhkan rasa percaya diri dalam mengerjakan tugasdengan baik dan menumbuhkan rasa percaya diri dalam mengerjakan tugas sekolah dikarenakanmasih adanya siswa yang memiliki ketidak mandirian dalam belajar yang baik yang disebabkankurangnya self-efficacy akademik.
Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Perilaku Prososial Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Putri, Indah Khofifah; Nirwana, Herman
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 2 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001093chr2024

Abstract

Salah satu faktor yang berpengaruh dalam perilaku prososial pada individu yaitu teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) perilaku prososial mahasiswa BK, (2) dukungan sosial teman sebaya mahasiswa BK, serta (3) menguji hubungan antara dukungan teman sebaya dengan perilaku prososial mahasiswa BK. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasional. Populasi penelitian ini sebanyak 605 mahasiswa BK FIP UNP Angkatan 2020, 2021, 2022 dan 2023. Sampel berjumlah 282 mahasiswa yang dipilih dengan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah “Daftar Isian Dukungan Sosial Teman Sebaya” dan “Daftar Isian Perilaku Prososial”. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif korelasional Pearson Product Moment. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa (1) dukungan sosial teman sebaya pada umumnya berada pada kategori tinggi; (2) perilaku prososial mahasiswa BK pada umumnya berada pada kategori tinggi; (3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara perilaku prososial mahasiswa BK dengan dukungan sosial teman sebaya dengan nilai koefisien korelasi 0,308 dan signifikansi 0,000. Tingkat korelasi penelitian ini lemah, kontribusi dukungan sosial teman sebaya terhadap perilaku prososial mahasiswa sebesar 9,48% sedangkan 90,52% lainnya dipengaruhi oleh faktor lainnya.
Hubungan antara harga diri dengan perilaku asertif siswa sekolah menegah atas Syafitri, Tasya Indah; Zikra, Zikra
Counseling and Humanities Review Vol 4, No 1 (2024): Counseling and Humanities Review
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0001031chr2024

Abstract

Setiap siswa mempunyai hak untuk mengungkapkan perasaan, ide, pendapat dan kemampuan yang dimilikinya. Kemampuan mengungkapkan perasaan, kemampuan mengungkapkan keyakinan dan pemikiran secara terbuka, dan kemampuan mempertahankan hak pribadi disebut perilaku asertif. Salah satu faktor yang mempengaruhi perilaku asertif yaitu harga diri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan harga diri siswa SMA, mendeskripsikan perilaku asertif siswa SMA, dan menguji apakah terdapat hubungan antara harga diri dengan perilaku asertif siswa SMA. Metode penelitian kuantitatif dan pendekatan deskriptif korelasional dengan populasi 1195 siswa dan sampel 300 siswa. Teknik pengambilan sampel stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan angket harga diri dan angket perilaku asertif dengan model skala likert. Angket harga diri yaitu aspek keyakinan pribadi dan aspek rasa harga diri dengan 31 item valid dan reliabilitas 0,887. Kemudian angket perilaku asertif yaitu aspek kemampuan mengungkapkan perasaan, aspek kemampuan mengungkapkan keyakinan dan pemikiran secara terbuka dan kemampuan mempertahankan hak pribadi dengan 35 item valid dan reliabilitas 0,849. Analisis data menggunakan rumus Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS 20. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) tingkat harga diri siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 106,03 dengan persentase 68,41%, (2) tingkat perilaku asertif siswa berada pada kategori tinggi dengan rata-rata skor 120,76 dengan persentase 69,01%, dan (3) terdapat hubungan yang positif signifikan antara harga diri dengan perilaku asertif siswa di SMA Negeri 2 Painan dengan koefisien korelasi 0,415 dengan signifikansi 0,000 pada tingkat hubungan yang sedang. Implikasi hasil penelitian terhadap BK yaitu dengan memberikan layanan informasi, layanan penguasaan konten, layanan bimbingan kelompok dan layanan konseling kelompok.

Page 6 of 12 | Total Record : 120