cover
Contact Name
Jamiludin Usman
Contact Email
jamiludin.usman@iainmadura.ac.id
Phone
+6285336521427
Journal Mail Official
tadris@iainmadura.ac.id
Editorial Address
Fakultas Tarbiyah IAIN Madura, Jl Raya Panglegur KM 4 Pamekasan, Jawa Timur
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 1907672X     EISSN : 24425494     DOI : http://doi.org/10.19105/tjpi
Core Subject : Religion, Education,
Tadris: Jurnal Pendidikan Islam is an open-access peer-reviewed journal published by the Tarbiyah Faculty of State Islamic Institute of Madura. Tadris Journal is published twice a year in June and December, the contents are scientific writings on Islamic Education in form of conceptual ideas, literature reviews, practical writing, or research results from various perspectives.
Articles 329 Documents
Manusia dalam Perspektif Fungsi Transendental Hasan, Zainol
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.86 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1600

Abstract

Fungsi transendental manusia terdiri dari dua macam, sebagai hamba Allah (‘abdullah) dan khalifah Allah(khalifatullah). ‘Abdullah, adalah kemampuan dan kesadaran yang tinggi untuk melakukan kewajiban-kewajiban yang telah diperintahkan dan menjauhi larangan-larangan yang harus ditinggalkan oleh Tuhannya sebagai bentuk realisasi ketundukan dan kepasrahan (taslim, keislaman) dirinya sebagai hamba Allah kepada kehendak dan ketetapan-Nya. Khalifatullah, adalah kemampuan untuk melakukan “trilogi” hubungan (interaksi) yang harmonis antara ia dengan Allah (hablum minallah), ia dengan manusia lainnya (hablum minan nas), dan ia dengan alam (hablum minal alam).Kata Kunci: Manusia, Perspektif Fungsi Transendental
Transformasi Pondok Pesantren (Analisis Dampak Transformasi Sistem Pendidikan Terhadap Penanaman Panca Jiwa Pondok Pesantren Kepada Santri di Provinsi Bengkulu) Suradi, A.
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 12 No 2 (2017)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.894 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v12i2.1601

Abstract

Modernization in world missionize and education of Islamic contemporary, do not only altering bases of sosio-kultural and knowledge of eye santri, but also induce at Islamic people as a whole. Equally culture of pesantren always experience of change process as according to its supporter society dynamics. Therefore big changes done/conducted by kyai to institutes of pesantren these days is not represent crosslegged alternative choice of road;street, but represent natural by life values accumulation of pesantren as long as history, without leaving ruh ( typical tradition) of him. Maisonette of Pesantren in inculcating soul/ head pentameter need open also flexible and to demand and growth of world, but remain to provide filter so that his fade-proof elementary value ( Islam teaching). In meaning, maisonette of pesantren do not only external mentransformasi of just him ( target, curriculum, method, management system and management of pesantren) but needing wisely depth mentransformasi also (maisonette soul/ head values of pesantren).
Peran Kegiatan Ekstrakurikuler (Pesantren Sabtu - Ahad) Dalam Menunjang Proses Belajar Mengajar Al-Qur’an Hadits Fauzi, Anis; Khoiriyah, Siti Mitahul
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.634 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v13i2.1603

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kegiatan ekstrakurikuler dalam menunjang proses belajar mengajar Al-Qur’an Hadits di MTs Negeri 1 Kota Serang, dengan melihat pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, kegiatan proses belajar mengajar Al-Qur’an Hadits, dan peran kegiatan ekstrakurikuler dalam menunjang proses belajar mengajar Al-Qur’an Hadits. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, yakni mendeskripsikan tentang fenomena-fenomena yang ada. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan beberapa hal penting: Pertama, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, melalui beberapa tahapan yaitu perencanaan kegiatan ekstrakurikuler, penyusunan kebijakan dan tanggung jawab pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, serta strategi dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler. Kedua, kegiatan proses belajar mengajar Al-Qur’an Hadits yaitu adanya suatu tahap perencanaan yang dibuat terlebih dahulu seperti rencana pelaksanaan proses belajar mengajar dengan menentukan seluruh langkah-langkah yang akan disampaikan kepada siswa serta adanya evaluasi dalam pembelajaran untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan sesuai dengan kurikulum yang ada. Ketiga. Peran kegiatan ekstrakurikuler dalam menunjang proses belajar mengajar Al-Qur’an Hadits, melalui kegiatan ekstrakurikuler Pesantren Sabtu Ahad tersebut dapat dijadikan sebagai wadah yang menarik bagi siswa untuk memanfaatkan waktu luang dengan sebaik-baiknya, menguatkan dan memantapkan proses pembelajaran keagamaan di sekolah, bergairah untuk membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar, mempelajarinya, memahami, meyakini kebenarannya, dan mengamalkan ajaran-ajaran dan nilai yang terkandung didalam Al-Qur’an sebagai petunjuk dan pedoman dalam seluruh aspek kehidupannya sehari-hari. Kata kunci : Ekstrakurikuler, Proses Belajar Mengajar, Al-Qur’an Hadits 
POLA PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN PESANTREN BERKARAKTER: Studi Pondok Pesantren Nurul Ummah Mojokerto Ma`arif, Muhammad Anas; Rofiq, Muhammad Husnur
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5774.292 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v13i1.1635

Abstract

Pentingnya pola pengembangan kurikulum berkarakter untuk semua kalangan terutama di pesantren memunculkan berbagai strategi dalam menerapkanya. Strategi internalisasi dan integrasi yang dilakukan oleh berbagai lembaga untuk menjadikan peserta didik mendapatkan hasil yang maksimal. Pola pengembangan kurikulum disetiap pesantren mempunyai ciri khas khusus termasuk Nurul Ummah Mojokerto. Keunikan dalam pengembangan kurikulum tersebut adalah dengan adanya hasil yang didapatkan oleh peserta didik terbukti dengan adanya prestasi yang telah dicapai. Oleh sebab itulah pola pengembangan kurikulum ini penting untuk di teliti. Purpose-Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan pola pengembangan kurikulum berkarakter di Pesantren Nurul Ummah Mojokerto Design/methodology-Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif analitis dengan variasi studi kasus. Yaitu secara jelas menggambarkan pola pengembangan kurikulum dalam Pondok Pesantren Nurul Ummah. Findings-Pola pengembangan kurikulum yang dilaksanakan adalah pengembangan kurikulum interegatif dengan kombinasi kurikulum nasional, kurikulum internasional dengan kurikulum diniah mua`adalah Al-Azhar Mesir. Kurikulum terebut ditekankan pada pembinaan karakter peserta didik. Originality/Value-kurikulum berkarakter bisa melalui pembelajaran, budaya sekolah, kedisiplinan, pembiasaan atau melalui manajemen Pesantren, semua aspek tersebut diintegrasikan agar mendapatkan hasil dalam internalisasi karakter peserta didik. 
STRATEGI MEMBERDAYAKAN BELAJAR DI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM indrioko, erwin
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.778 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v13i1.1667

Abstract

AbstrakKey word : Islam, belajar, pendidikan. Dalam Islam  terdapat anjuran yang menegaskan bahwa belajar  merupakan sebuah kewajiban bagi laki-laki dan perempuan. Aktivitas belajar adalah untuk memperoleh keberhasilan dalam pengembangan potensi dan bakat seseorang. Belajar merupakan perubahan perilaku sebagai hasil dari pengalaman dari proses pembelajaran dengan serangkaian aktivitas misalnya: membaca, mencoba sesuatu, mengikuti arah tertentu, mengamati, mendengarkan, meniru dan lain sebagainya (aktivitas ruhani-jasmani) menuju perkembangan pribadi yang utuh. Siswa yang sedang dalam proses belajar wajib hukumnya mempunyai niat yang luhur dalam dirinya, yaitu bahwa belajar merupakan salah satu bagian dari ibadah yang bertujuan mencari ridha Allah SWT, mendapat kebahagiaan akhirat, memerangi kebodohan, dan meningkatkan peradaban bagi masyarakat. Di lembaga Pendidikan Islam  tentu belajar perlu diberdayakan agar peserta didik menjadi sosok pembelajar mandiri, ada beberapa strategi memberdayakan belajar diantaranya; dilaksanakan kegiatan diskusi setiap hari, mengadakan program menulis setiap hari, diadakan lomba setiap hari, melaksanakan praktek setiap hari, diadakan sistem perpustakaan keliling, melatih penelitian sederhana, dan mengadakan studi banding. Dengan pemberdayaan belajar yang intensif maka pendidikan Islam akan menghasilkan lulusan-lulusan mandiri dan tangguh sebagai penopang kemajuan Islam.
Leadership-Manajerialship Dalam Pendidikan Islam Rahmi, Elvi
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.321 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v13i2.1674

Abstract

Kepemimpinan dalam suatu organisasi, lembaga atau institusi mempunyai peranan yang sangat penting. Karena tanpa adanya kepemimpinan, maka tujuan organisasi yang telah direncanakan dengan matang tidak akan tercapai. Disamping itu, kepemimpinan yang baik tentu harus dibarengi dengan manajemen yang baik juga, karena manajemen merupakan suatu ilmu pengetahuan yang mempunyai peranan penting dalam kehidupan masyarakat. Disamping itu, manajemen juga membahas tentang bagaimana bentuk sistem kepemimpinan yang berlaku dalam suatu instansi, tujuan apa yang ingin dicapai oleh instansi tersebut serta bagaimana bentuk usaha atau cara yang akan dilalui demi tercapainya tujuan tersebut. 
Problematika Implementasi Pembelajaran Tematik Integratif di Lembaga Pendidikan Dasar Islam: Studi Kasus di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Garahan Jember Jawa Timur Usriyah, Lailatul; Prayogo, M. Suwignyo
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.626 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v13i2.1678

Abstract

Abstract Developing and changing of education curriculum will affect the learning process significantly in formal education institution such as elementary school or madrasah.  The presence of thematic learning in an elementary school or madrasah is a form of changing in implementation of curriculum 2013 which have many problems in the implementation as faced by some teacher in Ibtidaiyah Garahan or now called MIN 4 Jember.The study aims to describe the implementation processes, problems, and solutions for the implementation of integrated thematic learning in MIN Garahan Jember. The study applied the qualitative research focus on case study design.The results of the study includes : 1) the implementation of thematic learning in MIN Garahan including planning, implementing, and evaluating; 2) the problems of integrated thematic learning in MIN Garahan Jember including: a. learning method, b. class management, c. the use of media that have not maximized, d. the difficulty of assessment process faced by almost all teachers, e.  inadequate learning sources; 3) the strategy of Madrasah in implementing the integrated thematic learning effectively in MIN Garahan consisting: developing the teacher competence through training, seminar and workshop activities, developing facility and learning sources, cooperating with the stakeholders, activating the role of Madrasah committee, using the variety and fun learning strategy. Keywords: The Problems, Implementation of Integrated Thematic Learning
Penanaman Nilai-nilai Keislaman Dalam Keluarga di Lingkungan Lokalisasi Pasar Kembang Yogyakarta Nurhabibah, Nurhabibah
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.548 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v13i2.1708

Abstract

Abstrak:Lokalisasi merupakan lingkungan yang banyak menyuguhkan berbagai aktivitas negatif seperti kegiatan yang berbau pornografi, konsumsi miras, perjudian dan pergaulan yang cenderung keras. Hal-hal yang jauh dari nilai moral dan tuntunan agama tersebut akan memberi pengaruh terhadap perkembangan dan kepribadian anak. Dalam fase ini seorang anak akan menyerap pengalaman di lingkungan sekitar yang kemudian akan menjadi tabungan bagi pembentukan kepribaian di masa mendatang. Keluarga sebagai wadah pertama dalam pendidikan memiliki tanggung jawab untuk menanamkan nilai-nilai agama sebagai pondasi dan landasan bagi  anak dalam berperilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan proses penanaman nilai-nilai keislaman yang meliputi materi dan metode. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research), pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari orang tua dan anak yang tinggal di lingkungan lokalisasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: Pertama, nilai-nilai keislaman yang ditanamkan dalam keluarga di lingkungan lokalisasi meliputi nilai keimanan, nilai ibadah dan akhlak. Kedua, metode yang digunakan dalam penanaman nilai-nilai keislaman meliputi metode keteladanan, pembiasaan, nasihat serta pemberian hadiah dan hukuman. Abstract:The prostitution environment is presenting a variety of negative activities such as pornography activities, alcohol consumption, gambling and tight social relationships. Those things which are far from moral values and religious guidance will affect the child's development and personality. In this phase, children will absorb the experience in the surrounding environment which will then become a storage for future personality formation. The family as the first container in education has the responsibility to instill religious values as the foundation and for being good in behaving. This study aims to reveal the process of cultivating Islamic values which includes materials and methods. This research includes field research and the data collection is done by using the method of observation, interview and documentation. Research subjects consist of parents and children living in the prostitution environment. The results of this study show that: First, the values embedded in the family in the localization environment include the value of faith, the value of worship and morals. Second, the methods used in the cultivation of Islamic values include exemplary methods, habituation, advice, reward and punishment.Keywords: prostitution, Islamic teaching, family
PEMBENTUKAN KARAKTER MAHASISWA DALAM SISTEM PENDIDIKAN TINGGI ISLAM Dimyati, Taufiqur Rahman
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 1 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.308 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v13i1.1716

Abstract

The succesful and also the fail of the civilization of the country was decided by the characters of the nations itself. That is why, educational character has the highest position in national development priority, as a part of mental revolution that be an obsesion of government to day. The higher educational institution has a responsibility by the country to educate the generation to gain the nation character as good as possible and in a good order. It will be include, Islamic higher education. In deviding how the institutional contribution of Islamic higher education, the result of this research had found that the building of a college student in Islamic higher educational system found  its relevance with the real effort of the element of “the form itself” that is the educator in the process of learning activities.Keywords: Character, college student, Islamic higher Education.
Kecenderungan Pergeseran Pendidikan Agama Islam di Indonesia Pada Era Disrupsi Rahmawati, Fitri
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13 No 2 (2018)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.303 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v13i2.1752

Abstract

Gelombang teknologi sebagai efek Revolusi Industri ke-4 telah mengubah tatanan di berbagai segi kehidupan. Revolusi ini mengubah dari hal-hal yang tradisional beralih ke sistem yang didukung mesin-mesin canggih. Teknologi memberi peluang pada hal-hal praktis menjadi serba otomatis dan penuh inovatif di berbagai sektor kehidupan. Merek perusahaan besar seperti Nokia dan mall besar mengalami kemunduran yang dramatis.  Pergeseran paradigma belajar dengan online learning dan munculnya generasi millenia menjadi perhatian tersendiri di dunia pendidikan. Peneliti dengan metode library research ini  memaparkan trend pendidikan agama Islam di era disrupsi dan dampaknya di Indonesia. Pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar di era disrupsi menjadi persyaratan dasar. Pendidikan agama Islam sebagai salah satu yang akan terkena imbas gelombang teknologi. Teknologi dihadirkan untuk meningkatkan mutu pendidikan agama Islam. Materi pendidikan dikembangkan dengan mengikuti perubahan yang terjadi termasuk dalam penggunaan alat peraga aplikasi di  smart phone menjadi penting. Perubahan ini sesuai dengan perkembangan subyek didik di era millenial. Ada sisi kekhasan pendidikan agama Islam yang tidak tergantikan dengan teknologi, yakni keteladanan.