cover
Contact Name
Debi Setiawan
Contact Email
rumahjurnalrahmatan@gmail.com
Phone
+6281297409136
Journal Mail Official
jurnaljubida@gmail.com
Editorial Address
Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah Jl. Datuk Tunggul, Kel Teluk Kenidai, Kec Tambang, Kab Kampar, Prov Riau, Indonesia.
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JUBIDA-Jurnal Kebidanan
ISSN : 29647045     EISSN : 29647045     DOI : -
Core Subject : Health,
Maternal Health Pregnancy Labor Post Partum Child Health Family Planning Reproduction Health Adolenscent Health Pre-Conception Period Pre Menopause - Elderly Health Pathology Emengency nursing Maternity nursing Mental health nursing Nursing soul Medical sugery nursing community nursing Holistic Nursing Geriatric Nursing Pediatric Nursing Public health
Articles 88 Documents
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN MEDIA POSTER TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG TABLET FE Renti Fortina; Lisviarose; Fatma Nadia; Wira Ekdeni Aifa
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v5i1.1967

Abstract

Masa remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa. Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui Efektivitas Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Poster Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Tentang Tablet FE di SMKN 1 Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu. Metode Tugas Akhir : Jenis Penelitian ini adalah pre-experiment dengan rancangan penelitian one group pretest posttest. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil : Pengetahuan remaja putri setelah diberikan Pendidikan Kesehatan memiliki kategori baik sebanyak 68 orang (84,0%), kategori cukup sebanyak 9 orang (11,1%) dan kategori kurang sebanyak 4 orang (4,9%). Dan setelah diberikan Pendidikan Kesehatan memiliki kategori baik sebanyak 77 orang (95,1%), kategori cukup sebanyak 3 orang (3,7%) dan kategori kurang sebanyak 1 orang (1,2%). Berdasarkan hasil uji Wicoxon, hasil p = 0,000 yang berarti nilai p value (<0,05) sehingga, Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya dikatakan signifikan antara pengetahuan remaja putri sebelum diberikan Pendidikan Kesehatan dan setelah diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Tablet FE di SMKN 1 Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu. Kesimpulan : Dikatakan signifikan antara pengetahuan remaja putri sebelum diberikan Pendidikan Kesehatan dan setelah diberikan Pendidikan Kesehatan Tentang Tablet FE di SMKN 1 Kelayang Kabupaten Indragiri Hulu.
PENGARUH EDUKASI PARENTING TERHADAP SIKAP ORANG TUA MEMBATASI GADGET: STUDI PRA-EKSPERIMENTAL ONE GROUP PRETEST–POSTTEST Lisha Susiana; Fatma Nadia; Lisvirose; Wira Ekdeni Alfa
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v5i1.1970

Abstract

Peningkatan penggunaan gadget pada anak usia 5–10 tahun berpotensi berdampak negatif terhadap perkembangan, sehingga diperlukan peran orang tua dalam pengawasan dan pembatasan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi parenting terhadap sikap orang tua dalam membatasi penggunaan gadget pada anak usia 5–10 tahun di wilayah kerja Puskesmas Pekan Heran. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental one group pretest–posttest dengan 30 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert, dan analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor sikap orang tua secara signifikan setelah edukasi parenting (p = 0,000 < 0,05). Edukasi parenting berpengaruh signifikan dalam meningkatkan sikap orang tua dalam membatasi penggunaan gadget pada anak dan direkomendasikan sebagai upaya preventif di fasilitas kesehatan (mean difference -17.164).
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PEKERJAAN IBU TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI 0-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI KOTA PEKANBARU Sellia Juwita; Elsa Afriyanti; Ade Febriani
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v5i1.1972

Abstract

Berdasarkan WHO tahun 2021 melaporkan data pemberian ASI Eksklusif secara global, sekitar 44% bayi usia 0-6 bulan di dunia yang mendapatkan ASI Eksklusif. Pengetahuan dan Pekerjaan Ibu merupakan faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan pekerjaan ibu terhadap pemberian ASI Ekslusif 0-6 bulan. Jenis penelitian ini analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional, dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru pada 13 Juni-10 Juli 2025 dengan populasi sebanyak 45 orang. Teknik sampling cluster sampling sebanyak 45 responden. Instrument yang digunakan berupa kuesioner. Analisa data menggunakan Analisa univariat distribusi frekuensi dan bivariat uji statistic chi square. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan cukup 21 responden dan tidak memberikan ASI Eksklusif 15 responden. Hasil p=0,023 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan. Mayoritas responden tidak bekerja 32 responden dan 20 diantaranya memberikan ASI Eksklusif, dengan hasil p=0,001 (p<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan. Pengetahuan yang baik tentang ASI Eksklusif memberi dampak positif kepada ibu dengan lebih banyak waktu ibu di rumah bersama bayi mendorong ibu untuk selalu memberikan ASI keapada bayi.
EFEKTIVITAS EDUKASI PIJAT IBU DAN BAYI TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN BIDAN: STUDI KUASI-EKSPERIMEN Rima wirenviona; Fani Syinthia Rahmi; Fitri Ramadhaniati; Rahmi Melfa Widodo; Anak Agung Istri Dalem Cinthya Riris
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v5i1.1989

Abstract

Pijat ibu dan bayi merupakan bagian dari asuhan kebidanan komplementer yang memiliki manfaat fisiologis dan psikologis bagi ibu dan bayi. Bidan berperan penting dalam memberikan edukasi pijat ibu dan bayi secara tepat dan aman, sehingga diperlukan tingkat pengetahuan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas edukasi pijat ibu dan bayi terhadap peningkatan pengetahuan bidan. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan one-group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah 52 bidan yang memberikan pelayanan antenatal dan intrapartum di fasilitas pelayanan kesehatan di kota Padang, dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan tentang pijat ibu dan bayi yang telah diuji validitas dan reabilitas. Edukasi diberikan secara terstruktur melalui metode ceramah dan diskusi. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata skor pengetahuan bidan dari 87,50 pada pretest menjadi 94,52 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pengetahuan bidan sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi pijat ibu dan bayi efektif dalam meningkatkan pengetahuan bidan. Edukasi ini direkomendasikan untuk dikembangkan sebagai bagian dari program pelatihan dan pendidikan berkelanjutan guna meningkatkan kompetensi bidan dalam memberikan asuhan kebidanan komprehensif berbasis evidence-based practice.
HUBUNGAN KEBIASAAN SARAPAN DAN ESTIMASI ASUPAN VITAMIN D DENGAN TINGKAT NYERI DISMENORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 5 MALANG Yasina Lailatul Maqfiro; Retno Dumilah
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v5i1.2034

Abstract

Dismenore primer merupakan nyeri menstruasi tanpa kelainan organik yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar serta kualitas hidup. Faktor gizi, termasuk kebiasaan sarapan dan asupan vitamin D, diduga berperan dalam memengaruhi keparahan nyeri melalui mekanisme metabolik dan inflamasi. Tujuan: Menganalisis hubungan kebiasaan sarapan dan estimasi asupan vitamin D dengan tingkat nyeri dismenore primer pada remaja putri di SMAN 5 Malang. Metode: Penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional ini menghitung besar sampel menggunakan rumus Slovin (margin of error 10%) dan diperoleh jumlah minimal 88 responden. Sebanyak 99 siswi yang memenuhi kriteria inklusi dan bersedia berpartisipasi sehingga seluruhnya diikutsertakan dalam penelitian, sampel dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Kebiasaan sarapan diukur menggunakan Breakfast Habit Questionnaire dan dikategorikan menjadi baik dan tidak baik. Estimasi asupan vitamin D diukur menggunakan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) dan dikategorikan menjadi cukup dan kurang berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (600 IU/hari). Tingkat nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan dikategorikan menjadi ringan (1-3) serta sedang-berat (4-10). Analisis dilakukan menggunakan uji Chi-Square dan perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil: Terdapat hubungan antara kebiasaan sarapan dan tingkat nyeri dismenore (χ² = 4,241; df = 1; p = 0,039; OR = 2,42 (95% CI: 1,03-5,65)). Responden dengan kebiasaan sarapan tidak baik memiliki peluang 2,42 kali lebih besar mengalami nyeri sedang-berat dibandingkan yang memiliki kebiasaan baik. Hubungan juga ditemukan antara estimasi asupan vitamin D dan tingkat nyeri dismenore (χ² = 4,833; df = 1; p = 0,028; OR = 2,49 (95% CI: 1,10-5,65)). Responden dengan asupan vitamin D kurang memiliki peluang 2,49 kali lebih besar mengalami nyeri sedang-berat dibandingkan yang asupannya cukup. Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan sarapan dan kecukupan asupan vitamin D dengan tingkat nyeri dismenore primer pada remaja putri.
PENGEMBANGAN MEDIA FLIP POSTER STIMULASI TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 0-6 TAHUN Fitri Ramadhaniati; Kurnia Dewiani; Nurul Fatimah Susanti; Endah Purda Listya
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v5i1.2116

Abstract

Peningkatan kejadian gangguan tumbuh kembang anak terjadi dalam lima tahun terakhir. Salah satu penyebab dari gangguan tumbuh kembang anak ini adalah stimulasi yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah inovasi panduan stimulasi tumbuh kembang anak usia 0-6 tahun. Desain penelitian ini adalah penelitian campuran kualitatif dan kuantitatif dengan manggunakan metode penelitian dan pengembangan dan model ADDIE. Penelitian ini dilakukan melalui pembuatan flip poster berdasarkan buku pedoman stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak. Prosedur yang dilakukan adalah tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi dan tahap evaluasi. Hasil uji kelayakan media memperoleh skor 91,4% yang menunjukkan media ini berada pada kategori sangat layak. Hasi uji penerimaan pengguna memperoleh skor 86,6% sehingga media ini berada pada kategori sangat baik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Flip Poster Panduan Stimulasi Tumbuh Kembang layak digunakan sebagai panduan stimulasi tumbuh kembang anak usia 0-6 tahun.
HUBUNGAN ANTARA STUNTING DENGAN PERKEMBANGAN BALITA USIA 24–60 BULAN PADA LEVEL KOMUNITAS POSYANDU Vika Clara Alverina; Duhita Dyah Apsari
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v5i1.1962

Abstract

Masalah gangguan tumbuh kembang di Indonesia adalah isu kesehatan yang tidak bisa diabaikan. Masa balita merupakan periode emas yang menentukan kualitas kesehatan, kecerdasan, dan kesejahteraan sepanjang siklus kehidupan. Pada masa ini, kebutuhan gizi yang cukup serta stimulasi perkembangan yang tepat menjadi pilar utama pertumbuhan dan perkembangan anak. Kekurangan gizi dan rendahnya kesadaran orang tua terhadap deteksi dini tumbuh kembang masih menjadi penyebab utama gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak di Indonesia. Penelitian ini menawarkan novelty melalui integrasi data antropometri dan skrining perkembangan dalam satu analisis komunitas mikro (RW), pemetaan risiko stunting dengan perkembangan pada level layanan primer (Posyandu), serta pengembangan model deteksi dini terpadu berbasis Posyandu untuk mendukung intervensi kesehatan masyarakat yang lebih efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara stunting dan perkembangan balita usia 24–60 bulan di RW 01 Desa Kalisongo Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh balita yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pengukuran tinggi badan serta skrining perkembangan menggunakan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih ditemukan balita stunting sebanyak 18,7% dan perkembangan belum sesuai usia sebanyak 12,5%. Outcome utama penelitian ini adalah risk association antara stunting dan keterlambatan perkembangan, dengan hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna (p < 0,05), dimana balita dengan stunting memiliki risiko lebih tinggi (odds ratio yang signifikan) mengalami keterlambatan perkembangan dibandingkan dengan balita yang memiliki status gizi normal. Hal ini sejalan dengan hasil penelitian pada 5 dari 6 anak yang mengalami stunting memiliki perkembangan yang belum sesuai dengan usianya. Sehingga perlunya memperkuat kegiatan pemantauan tumbuh kembang serta meningkatkan edukasi kepada orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang, stimulasi perkembangan anak sesuai usia serta pemantauan rutin ke posyandu.
EFEKTIVITAS TOPIKAL GEL CENTELLA ASIATICA DALAM MENCEGAH DAN MENANGANI STRIAE GRAVIDARUM: LITERATURE REVIEW Talitha Nasywa Ramadhani; Muliatul Jannah
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v5i1.2004

Abstract

Striae Gravidarum adalah hal yang sering dikeluhkan pada ibu saat kehamilan trimester 2, ditandai muncul garis pada area area tertentu dan disertai rasa gatal yang berlebih yang membuat ibu merasa kurang nyaman. Untuk penatalaksanaan Striae Gravidarum bisa dilakukan terapi secara Farmakologis maupun Non Farmakologis. Untuk terapi Non Farmakologi bisa diberikan gel Centella Asiatica yang dioleskan pada area yang mengalami Stretch Mark. Metode penelitian ini adalah literatur review dilakukan melalui pencarian sistematis pada basis data terkomputerisasi yaitu Pubmed, ScienceDirect dan Google Shcoolar. Kreteria Inklusi meliputi jurnal penelitian empiris yang diambil dengan rentan waktu publikasi 5 tahun terakhir dari tahun 2020-2025, berbahasa Indonesia ataupun Inggris, serta telah sesuai dengan topik, subjek penelitian ibu hamil dan ibu nifas. Analisis dilakukan melalui tahapan Analisis dan menentukan kesimpulan. Tujuan dari penelitian ini Untuk menelaah lebih dalam tentang Efektivitas Topikal Gel Centella Asiatica dalam Mencegah dan Menangani Striae Gravidarum. Hasil dari literature ini menunjukan perbandingan yang signifikan antara kelompok intervensi yang diberikan gel centella dibanding dengan kelompok kontrol yang hanya diberi moisturizer . Disimpulkan bahwa penggunaan gel centella asiatica dapat diberikan dan diterapakan untuk mencegah dan menangani striae gravidarum. Saran dari penelitian ini yaitu penggunaan gel centella asiatica dapat direkomendasikan oleh bidan atau tenaga medis lainnya untuk mencegah dan menangani striae gravidarum.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN PERILAKU SADARI PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS TEJOAGUNG METRO TIMUR Luthfia Shafa Azhara; ⁠M. Ridwan; Septi Widyanti
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v5i1.2123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan, sikap, dan dukungan orang tua dengan perilaku SADARI pada remaja putri di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tejoagung Metro Timur. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah remaja putri usia 12-19 tahun sebanyak 1028 orang, dengan sampel 97 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur pengetahuan, sikap, dukungan orang tua, dan perilaku SADARI. Analisis data meliputi univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 28,9% responden tidak melakukan SADARI, 45,4% memiliki pengetahuan kurang, 27,8% memiliki sikap tidak mendukung, dan 50,5% tidak memperoleh dukungan orang tua. Analisis bivariat menunjukkan bahwa pengetahuan (p=0,005; OR=3,716), sikap (p=0,035; OR=2,700), dan dukungan orang tua (p=0,009; OR=3,448) berhubungan secara signifikan dengan perilaku SADARI. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, dan dukungan orang tua berhubungan dengan perilaku SADARI pada remaja putri. Hasil ini dapat menjadi dasar dalam pengembangan program edukasi kesehatan reproduksi dan promosi deteksi dini kanker payudara pada remaja.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU DALAM PEMERIKSAAN TES HIV PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS CIASMARA Andina Faiza; Djudju Sriwenda; Sri Mulyati; Kurniaty Ulfah
JUBIDA- Jurnal Kebidanan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jubida.v5i1.1819

Abstract

Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan infeksi menular seksual (IMS) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia dan Indonesia. Pada data tahun 2023 WHO menyatakan bahwa kasus HIV secara global sebanyak 40,4 juta jiwa yang terjangkit virus HIV. Angka kejadian kasus HIV/AIDS semakin melonjak salah satunya terdapat di Kabupaten Bogor yang memiliki angka kasus HIV/AIDS tahun 2023 tertinggi dengan jumlah kasus sebanyak 794 orang, angka ini mengalami peningkatan dari tahun 2022 tercatat kasus HIV sebanyak 746 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku dalam pemeriksaan tes HIV pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan sampel penelitian adalah 120 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Ciasmara yang dipilih secara acak dengan metode cluster random sampling. Variabel independen dan dependen diukur dengan menggunakan kuesioner yang diolah sampai bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian ini terdapat hubungan kerentanan yang dirasakan (p-value 0,005), bahaya yang dirasakan (p-value ≤ 0,001), manfaat yang dirasakan (p-value 0,023), hambatan yang dirasakan (p-value 0,001) dengan pemeriksaan tes HIV pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Ciasmara.