cover
Contact Name
Chici Riansih
Contact Email
chichi.riansih@permataindonesia.ac.id
Phone
+6285345908685
Journal Mail Official
lppm@permataindonesia.ac.id
Editorial Address
Jl. Ringroad Utara No. 22 C, Gandok, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia
ISSN : 28087828     EISSN : 2985377X     DOI : https://doi.org/10.59737/jpmpi
Core Subject : Health,
Jurnal pengabdian kepada masyarakat adalah terbitan berkala nasional yang memuat artikel dari hasil diseminasi kegiatan pengabdian masyarakat yang berbasis research dalam bidang kesehatan. Jurnal pengabdian kepada masyarakat ini diterbitkan 2 kali dalam setahun (Maret dan Oktober) oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Permata Indonesia Yogyakarta. Jurnal pengabdian kepada masyarakat merupakan jurnal peer reviwer dan open acces journal yang berfokus pada bidang kesehatan. Fokus ini dapat meliputi daerah dan ruang lingkup yang terkait dengan bidang ilmu kesehatan.
Articles 106 Documents
Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Terhadap Peningkatan Pengetahuan Manajemen Nyeri pada Warga Padukuhan Gading Wetan Uzulul Hikmah; Khasnah Nur Kinasih; Nilam Cahaya Nagari; Marshanda Nur Azizah Putri; Yolanda Putri Ariani; Mufid M. Yarbo; Meisya Firdha Oktavia; Adinda Salsabila Iroqi; Wahyu Agustin Putri; Noviana Prasmita Tiara Putri; Suci Wulandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1 , April 2026
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v6i1.388

Abstract

Nyeri merupakan pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan aktual maupun potensial. Edukasi mengenai manajemen nyeri penting agar masyarakat dapat menggunakan obat nyeri dengan bijak dan aman. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan pengetahuan warga Gading Wetan sebelum dan sesudah penyuluhan SIPENA (Farmasi Peduli Nyeri Anda). Metode penelitian dilakukan dengan desain pre-eksperimental one-group pretest-posttest, dengan melibatkan 34 responden yang terdiri dari masyarakat berusia produktif di RT 03 Padukuhan Gading Wetan. Mayoritas responden berusia 18–59 tahun (88%), berpendidikan menengah (82%), berprofesi sebagai ibu rumah tangga (88%), berpenghasilan di bawah UMK (79%), dan menikah (94%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan signifikan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan (p = 0.001025 < 0.05), menandakan penyuluhan SIPENA efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manajemen nyeri. Sehingga dapat disimpulkan, bahwa penyuluhan SIPENA efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang nyeri. Diharapkan adanya kerja sama antara warga dan tenaga kesehatan, khususnya apoteker, dalam penggunaan obat nyeri secara bijak dan aman.
Gerakan Posyandu Cerdas: Edukasi Pemantauan Tumbuh Kembang Balita Sejak Dini Fauzul Husna; Fika Pratiwi; Yulia Adhisty; Riadinata Shinta P
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1 , April 2026
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v6i1.389

Abstract

Latar Belakang: Pemantauan tumbuh kembang balita merupakan upaya penting dalam mendeteksi secara dini gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai pentingnya pemantauan tumbuh kembang balita dapat menyebabkan keterlambatan dalam penanganan masalah kesehatan anak. Posyandu sebagai pelayanan kesehatan berbasis masyarakat memiliki peran strategis dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu balita melalui kegiatan edukasi kesehatan. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam melakukan pemantauan tumbuh kembang anak secara rutin dan benar. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Posyandu Mawar Kalurahan Argosari dengan jumlah peserta sebanyak 38 ibu balita. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik, serta diskusi dan tanya jawab mengenai pemantauan tumbuh kembang balita. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti kegiatan dengan baik dan terjadi peningkatan pengetahuan serta pemahaman ibu balita mengenai pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak, indikator pertumbuhan, serta pentingnya kunjungan rutin ke posyandu. Peserta juga mampu memahami cara melakukan pemantauan pertumbuhan balita secara sederhana.
Pemberdayaan Calon Tenaga Kesehatan dalam Pengelolaan Data Kesehatan Berbasis RME untuk Mendukung Program SATUSEHAT nofiriyani; Harinto Nur Seha; Rina Yulida; Azis Wahyudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1 , April 2026
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v6i1.392

Abstract

Digitalisasi pelayanan kesehatan melalui program SATUSEHAT mewajibkan setiap fasilitas layanan kesehatan menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME). Transisi ini menuntut kesiapan sumber daya manusia (SDM), khususnya calon tenaga kesehatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan calon tenaga kesehatan dalam pengelolaan data kesehatan berbasis RME. Mitra sasaran program adalah 58 mahasiswa Program Studi Rekam Medis di Poltekkes Permata Indonesia Yogyakarta. Metode pelaksanaan mengadopsi pendekatan experiential learning dan simulasi klinis yang terbagi dalam tiga tahapan: edukasi konseptual, pelatihan praktik menggunakan aplikasi simulasi RME, dan pendampingan intensif melalui skenario role-play pelayanan kesehatan nyata. Evaluasi keberhasilan diukur melalui kuesioner pretest dan posttest (aspek kognitif) serta observasi langsung menggunakan checklist (aspek psikomotorik). Hasil evaluasi menunjukkan lonjakan pemahaman yang signifikan, ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata pretest sebesar 48 menjadi 86 pada posttest. Pada aspek keterampilan, 86,2% peserta (50 mahasiswa) berhasil menyelesaikan 100% tahapan registrasi sesuai standar operasional prosedur (SOP). Sisanya sebesar 13,8% (8 mahasiswa) terdeteksi melakukan kelalaian prosedural dalam memverifikasi identitas pasien. Kesimpulannya, intervensi berupa edukasi konseptual dan praktik simulasi RME terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi teknis mahasiswa, sekaligus berfungsi sebagai metode deteksi dini pencegahan human error pada lingkungan yang bebas risiko guna menjamin keselamatan pasien
Pelatihan Pembuatan Password Yang Kuat, Pengenalan Bahaya Phishing Dan Prinsip Perlindungan Data Pribadi Ahmad Yani Noor; azis wahyudi; Anas Rahmad Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1 , April 2026
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v6i1.393

Abstract

The increased use of digital services in higher education and healthcare facilities is accompanied by a growing risk of cybersecurity incidents, particularly phishing attacks and personal data leaks. Evidence from multiple incidents suggests that human factors remain a major vulnerability; therefore, digital security literacy should be strengthened through measurable educational interventions. This community service program aimed to improve participants’ knowledge and awareness of (1) phishing characteristics and tactics, (2) strong password practices and password hygiene, and (3) personal data protection principles, especially for health data. The online training was conducted via Zoom on March 14, 2026 (3 hours) with 47 participants (students, lecturers, and practitioners) from RSKIA Sadewa, RS DKT Dr. Soetarto, and RSUD Saras Adhyatma Bantul. The program used interactive lectures, case-based simulations, discussion, and pre–post evaluation using Google Forms. Results showed increased correct responses for phishing type recognition (32% to 88%) and phishing message/email identification (28% to 85%). Understanding of personal data protection principles improved (45% to 80%), as did the ability to apply basic digital security practices (41% to 89%). The program effectively improved cybersecurity literacy across participant groups and is feasible to replicate to mitigate risks of data leakage and account compromise in academic and healthcare contexts.
Peningkatan PHBS melalui Pendekatan Pembelajaran Interaktif pada Siswa Sekolah Dasar Kartika Setyaningsih Sunardi; Ratih Purwanti; Haryo Nugroho
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1 , April 2026
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v6i1.394

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is an important strategy in improving health status from an early age, especially inelementary school children. This community service activity aims to improve students' knowledge and skills related to PHBS throughan interactive educational approach. The activity was held on January 10, 2026 at SDN Deresan and SDN Caturtunggal 1 with atotal of 94 students. The material presented included waste sorting, washing hands with soap, brushing your teeth correctly, andchoosing healthy snacks. The methods used are interactive lectures, quizzes, simulations, and hands-on practice. The resultsshowed an increase in student understanding which was characterized by the ability to answer questions, active involvement inactivities, and the ability to practice healthy behaviors. Giving rewards has been proven to increase student motivation inparticipating in activities. Interactive-based PHBS education is effective in increasing awareness and healthy behavior in elementaryschool students.
Dari Catin ke Nifas: Pendampingan 7 Sasaran Berbasis Psikologi Perinatal untuk Mewujudkan Kondisi Fisiologis dan Kesejahteraan Ibu di Dusun Joho Sleman Dwi Ratnaningsih; Amalina Tri Susilani; Harpeni Siswatibudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 6 No 1 (2026): Volume 6, Nomor 1 , April 2026
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v6i1.395

Abstract

Maternal health is an important indicator of public health status, covering preconception, pregnancy, childbirth, and postpartum periods. A common issue is the lack of continuous assistance for pregnant women, postpartum mothers, and pre-marital couples, which may lead to complications. This community service activity aimed to improve physiological conditions through comprehensive assistance for pregnant women, postpartum mothers, and pre-marital couples in Joho Hamlet, Condongcatur, Sleman, on March 2–6, 2026. The method used was direct assistance through education, examination, monitoring, and counseling. The targets consisted of 7 individuals: 5 pregnant women, 1 postpartum mother, and 1 pre-marital couple. The results showed that all pregnant women had physiological pregnancies, the postpartum mother was in a physiological condition, and the pre-marital couple demonstrated good readiness. This assistance proved effective in improving sustainable maternal health. It is recommended that similar activities be conducted regularly with broader coverage.

Page 11 of 11 | Total Record : 106