cover
Contact Name
Chici Riansih
Contact Email
chichi.riansih@permataindonesia.ac.id
Phone
+6285345908685
Journal Mail Official
lppm@permataindonesia.ac.id
Editorial Address
Jl. Ringroad Utara No. 22 C, Gandok, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia
ISSN : 28087828     EISSN : 2985377X     DOI : https://doi.org/10.59737/jpmpi
Core Subject : Health,
Jurnal pengabdian kepada masyarakat adalah terbitan berkala nasional yang memuat artikel dari hasil diseminasi kegiatan pengabdian masyarakat yang berbasis research dalam bidang kesehatan. Jurnal pengabdian kepada masyarakat ini diterbitkan 2 kali dalam setahun (Maret dan Oktober) oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Permata Indonesia Yogyakarta. Jurnal pengabdian kepada masyarakat merupakan jurnal peer reviwer dan open acces journal yang berfokus pada bidang kesehatan. Fokus ini dapat meliputi daerah dan ruang lingkup yang terkait dengan bidang ilmu kesehatan.
Articles 98 Documents
Sekolah Darurat Assalam RT 06 RW 07 Manggulan, Dusun Pondok, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta Harpeni Siswatibudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, Oktober 2021
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.116 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v1i1.17

Abstract

Peran serta masyarakat dalam pendidikan meliputi peran serta perseorangan, kelompok, keluarga, organisasi profesi, pengusaha, dan organisasi kemasyarakatan dalam penyelenggaraan dan pengendalian mutu pelayanan pendidikan. Masyarakat dapat berperan serta sebagai sumber, pelaksana, dan pengguna hasil pendidikan. Pendidikan merupakan salah satu bidang yang terkena dampak dari adanya pandemi Covid-19. Berbagai upaya dilakukan untuk mengatasi problematika yang sedang terjadi, salah satunya yaitu dengan melalui program pendidikan terbatas/les. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk Pemberdayaan masyarakat atas keberlangsungan pendidikan di level PAUD, TK, SD dan SMP di lingkungan RT 06. Kegiatan ini melibatkan anak-anak usia 4 tahun sampai dengan 15 tahun yang telah bersekolah ditingkat KB/PAUD, SD dan SMP yang bertempat tinggal di lingkuang RT 06 RW 07 Manggulan Pondok Condongcatur Depok Sleman Yogyakarta. Teknik Analisa data secara naratif dan deskriptif. Hasil kegiatan bahwa anak-anak menunjukkan sikap antusias dan lebih termotivasi dalam belajar.
Edukasi Kewaspadaan Terhadap Zat Kimia Berbahaya di Sekitar Kita di Dusun Bligo, Ngluwar, Magelang Ratih Purwanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, Oktober 2021
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.63 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v1i1.18

Abstract

Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidak pernah lepas dari pengaruh zat-zat kimia. Bahkan seiring perkembangan zaman yang semakin modern, zat-zat kimia menjadi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam kebutuhan rumah tangga. Misalnya kebutuhan detergen, sabun, obat nyamuk, pewangi pakaian, pemutih pakaian, pengharum ruangan, kosmetik, penyedap makanan dan masih banyak lagi. Penambahan zat-zat kimia ke dalam sebuah produk rumah tangga memang mampu memberikan hasil yang maksimal. Namun jarang sekali masyarakat memperhatikan dampak negatif dari penggunaan produk-produk berbahan kimia tersebut. Pemberian informasi kepada masyarakat tentang zat-zat kimia di sekitar kita menjadi sangat penting agar masyarakat dapat selalu waspada akan dampak negatif yang ditimbulkan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pengetahuan kepada masyarakat agar masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan terhada zat-zat berbahaya yang terdapat pada produk-produk rumah tangga di sekitar kita. Sasaran kegiatan ini adalah ibu-ibu rumah tangga di Dusun Bligo, Ngluwar. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk penyuluhan secara langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa secara aktif yang berperan membantu memaparkan materi kepada masyarakat. Hasil dari kegiatan ini yaitu peserta dapat menyebutkan zat-zat kimia berbahaya seperti steoroform, BPA dan melanin, menyebutkan dampak negatif serta mengetahui cara penanganan dan penggunaan yang baik dan aman.
Kegiatan Screening Menggunakan Aplikasi dan Pemberian Vaksinasi Sinovac Pada ASN di DIY untuk Pencegahan Covid-19 Dwi Ratnaningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, Oktober 2021
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.751 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v1i1.19

Abstract

Hingga kini pandemic virus Corona belum juga berakhir. Guna menekan kasus yang terus bertambah, pemberian vaksin COVID-19 mulai dilakukan. Pemerintah pun menganjurkan agar semua orang mendapatkannya. Saat ini, vaksin COVID-19 tengah didistribusikan ke seluruh masyarakat Indonesia. Pemberian vaksin ini merupakan solusi yang dianggap paling tepat untuk mengurangi jumlah kasus infeksi virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit COVID-19. Tujuan yang ingin dicapai dengan pemberian vaksin COVID-19 adalah menurunnya angka kesakitan dan angka kematian akibat virus ini. Meskipun tidak 100% bisa melindungi seseorang dari infeksi virus Corona, vaksin ini dapat memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat dan komplikasi akibat COVID-19. Selain itu, vaksinasi COVID-19 bertujuan untuk mendorong terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok. Hal ini penting karena ada sebagian orang yang tidak bisa divaksin karena alasan tertentu., misalnya diabetes atau hipertensi yang tidak terkontrol. Kegiatan PPM ini dilaksanakan pada hari pada hari Rabu, 17 Maret 2021 di Joga Expo Centre (JEC). Peserta dalam kegiatan ini adalah seluruh ASN yang berada di Wilayah Kota Yogyakarta. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan berhasil. Hal ini di tunjukkan dengan sikap antusia semua peserta dalam melakukan vaksinasi berjalan dengan lancar
Health Behavior in Women of Childbearing Age in Optimizing Reproductive Health by Demonstration of Breast Self-Examination (BSE) in Breast Cancer Prevention Efforts in Yogyakarta Chici Riansih; Aglita Janis Rupita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, Oktober 2021
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.689 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v1i1.20

Abstract

Prevlensi yang terjadi pada Kanker di Indonesia menunjukkan adanya penngkatan dari 1,4 per 1000 penduduk ditahun 2013 menjadi 1,79 per 1000 penduduk pada tahun 2018 dimana kanker payudara berada pada urutan pertama pada jenis kanker yang paling banyak di derita wanita Indonesia yaitu sebesar 42,1 per 100.000 penduduk denga rata-rata kematian 17 per 100.000 penduduk dan hal ini menunjukkan persentase angka kematian bagi penderita kanker payudara cukup tinggi yakni mencapai 40% (Kemenkes RI, 2018). Tujuan dalam pelaksanaan kegiatan ini adaah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam upaya mendeteksi dini kanker payudara dengan cara melakukan periksa payudara sendiri (SADARI). Kegiatan PPM ini dilaksanakan pada hari pada hari Sabtu tanggal 10 April 2021 di Gandok, Condong Catur, Depok Sleman Yogyakarta. Peserta dalam kegiatan ini adalah seluruh masyarakat desa yang berada dilingkungan terdekat kampus Poltekkes Permata Indonesia. Kegiatan ini berjalan dengan baik dan berhasil. Hal ini di tunjukkan dengan sikap antusia semua peserta dalam melakukan praktik pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dalam upaya pencegahan atau mendeteksi secara dini kanker payudara.
Pembinaan Kader dalam Memberikan Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja pada Bina Keluarga Remaja di Dusun Gandok, Condong Catur, Sleman Elly Naila Fauziah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, Oktober 2021
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.288 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v1i1.21

Abstract

Perilaku beresiko diuraikan dalam Riskesdas (2013) bahwa, 1,4% remaja berusia 10-14 tahun dan 18,3% remaja berusia 15-19 tahun telah merokok, 56% perokok laki-laki dan 59% perokok wanita memulainya sebelum 15 tahun. Data SDKI (2012) menunjukkan, 28% remaja perempuan dan 24% remaja laki-laki meminum minuman beralkohol sebelum berusia 15 tahun, 32,1% remaja perempuan dan 36,5 remaja laki-laki berusia 15-19 tahun mulai berpacaran sebelum usia 15 tahun, sekitar 0,7 % perempuan dan 4,5% laki-laki berusia 15-19 tahun melakukan seks pra-nikah, 7% remaja perempuan 15-19 tahun pernah melahirkan, dan 2,8% remaja usia 15-19 tahun terlibat penyalahgunaan NAPZA. Peran kader penting dalam hal ini sebagai pemberi edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) di dusun Gandok didapatkan bahwa kader merasa kurang informasi mengenai Teknik Edukasi KRR yang efektif. Penyuluhan dapat menjadi media pembinaan kepada kader. Tujuan Meningkatkan pengetahuan kader dalam memberikan edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR) pada Bina Keluarga Remaja (BKR). Menggunakan kuesioner pre-test dan post-tes, serta penyuluhan (diberikan satu kali pertemuan). Terdapat perbedaan hasil pre-test dan post-test, diperoleh peningkatan rata-rata pengetahuan kader dari 5.60 (pre-test) menjadi 8.40 (post-test). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan Sig. 2 tiled 0,00 (<0,025), menunjukkan H0 ditolak, sehingga terdapat hubungan antara penyuluhan dengan peningkatan pengetahuan kader dalam memberikan edukasi. Kegiatan pengabdian masyarakat melalui pembinaan kader ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan kader. Pembinaan ini perlu selalu dilakukan secara berkala dan terjadwal dengan topik dan kegiatan yang berhubungan dengan tugas kader dalam merencanakan kegiatan; melakukan komunikasi, informasi, dan motivasi (KIM); dan menggerakkan masyarakat.
Sosialisasi Manfaat Wedang Uwuh Ke Masyarakat Dalam Rangka Pencegahan Covid-19) Di Dusun Gandok, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta Jarot Yogi Hernawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, Oktober 2021
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.542 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v1i1.22

Abstract

Pemanfaatan rempah-rempah dapur untuk imunitas tubuh menjadikan kami untuk membuat wedang uwuh sebagai bentuk pengabdian dan upaya pencegaahan Covid-19. Wedang uwuh merupakan minuman yang terbuat dari bahan-bahan alami seperti rimpang jahe emprit yang dimemarkan, daun pala kering, daun cengkeh kering, daun kayu manis kering dan gula jawa yang kemudian diseduh dengan air mendidih. metode pelaksanaan Kegiatan PPM ini dilakukan secara langsung terjun ke lapangan bertemu dengan warga yang berada di Padukuhan Gandok yang berada di wilayah Dusun Gandok RT 4, 5, 6, dan 7. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi sosialisasi terkait manfaat wedang uwuh untuk pencegahan Covid-19 dengan meningkatkan imunitas tubuh kepada setiap keluarga di RT tersebut. Kegiatan ini tidak hanya melibatkan ketua dan anggota dari acara ini melainkan para pemangku kebijakan di wilayah tersebut. Tujuan dari kegiatan ini diadakan adalah untuk memanfaatkan wedang uwuh untuk pencegahan Covid-19 sebagai salah satu pencegahan Covid-19 adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh. Pelaksana kegiatan berharap semoga dengan metode seperti ini bisa menginspirasi banyak pihak sehingga dapat tercipta semangat gotong royong untuk bisa mewujudkan kondisi wilayah yang aman dan sehat. Kesimpulan masyarakat diharapkan mulai menyadari akan manfaat wedang uwuh untuk pencegahan Covid-19 dengan meningkatkan imunitas tubuh.
Penyuluhan Keamanan Kosmetik Bagi Masyarakat Di Dusun Gandok, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta 2021 Edy Suprasetya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Volume 1, Nomor 1, Oktober 2021
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.976 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v1i1.25

Abstract

Salah satunya produk kecantikan yang banyak dijual dan beredar di sosial media adalah kosmetik. Kebanyakan masyarakat khususnya para remaja tertarik membeli produk kecantikan di sosial media karena diiming-imingkan harga yang murah, hasil yang maksimal, dan cepat sehingga membuat masyarakat tergoda. Tapi, tidak sedikit dari produk kecantikan yang beredar di sosial media ini justru mengandung bahan berbahaya dan tidak terdaftar/ illegal.metode pelaksanaan dengan ceramah, tanya jawab dan demontrasi. Hasi kegiatan menunjukkan bahwa bahwa program P2M berlangsung dengan baik dan lancar. Program ini mampu memberi informasi kepada masyarakat lebih tahu tentang kosmetik.kesimpulan akan lebih berhati-hati dalam memilih dan menggunakan kosmetik yang baik dan aman, serta telah mengetahui cara mengecek produk kosmetik yang selama ini mereka gunakan di laman Badan POM saran: masyarakat diharapkkan untuk konsultasi dulu dengan ahlinya sebelum memutuskan menggunakan suatu produk kosmetik
Penanganan Bahan Kimia Berbahaya Pada Produk Rumah Tangga di Padukuhan Gandok, Sleman Ratih Purwanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Volume 2, Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.209 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v2i1.42

Abstract

Seiring dengan kebutuhan dan kemajuan ilmu pengetahuan, saat ini telah banyak dijumpaiproduk-produk rumah tangga yang sangat membantu dalam pekerjaan rumah tangga di kehidupansehari-hari. Produk-produk rumah tangga tersebut misalnya pembersih, pewangi, pemutih dan produkpembasmi serangga. Umumnya, produk rumah tangga diproduksi secara sintesis dari bahan kimia yangmempunyai sifat dan kemampuan tertentu. Misalnya pembersih lantai yang mengandung senyawa fenolyang mempunyai kemampuan membunuh bakteri. Namun sayangnya, zat aktif dari produk rumahtangga adalah dikategorikan sebagai bahan kimia berbahaya. Kegiatan pengabdian masyarakat inibertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bahan kimi berbahaya pada produkrumah tangga serta cara penangannya. Sasaran dari kegiatan ini adalah ibu-ibu rumah tangga diPadukuhan Gandok, Sleman. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan melakukan sosialisasi kepadamasyarakat melalui penyuluhan tentang penanganan bahan kimia berbahaya pada produk rumahtangga seperti pemutih, pengharum ruangan, pembasmi serangga dan pembersih. Kegiatandilaksanakan di kampus Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta. Kemudian di akhir kegiatan diberikan kuesioner evaluasi untuk mengetahui pemahaman peserta terhadap materi sosialisasiyang diberikan. Hasil dari kegiatan ini yaitu meningkatnya pengetahuan peserta tentang penangananbahan kimia berbahaya pada produk rumah tangga. Sebelum dilakukan sosialisasi, tingkatpengetahuan peserta yaitu sebesar 64,28% sedangkan tingkat pengetahuan peserta setelah diberikansosialisasi yaitu sebesar 71,67%
SOSIALISASI SISTEM RUJUKAN PENANGANAN COVID-19 DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Hapeni Siswatibudi; Ahmad Yani N; Latifahny A A; Harinto N S; I Gusti A N P P; Nurrul ainy; Arif W D
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Volume 2, Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.994 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v2i1.43

Abstract

Pengetahuan tentang pencegahan dan penangangan Covid-19 merupakan hal yang penting dimiliki olehmasyarakat pada masa pandemic saat ini. Diperlukan pengetahuan dan kesadaran yang tinggi gunamengoptimalkan program pemerintah dalam mencegah terjadinya kenaikan kasus Covid-19 secarasignifikan. Akan tetapi program sosialisasi oleh pemerintah tidak selalu di iringi oleh tingginya pemahamandan kesadaran masyarakat dalam penanganan Covid-19. Di Padukuhan Gandok Condong Catur DepokSleman banyak ditemukan masyarakat yang belum memahami penanganan Covid-19 khususnya sistemrujukan berjenjang pada pasien Covid-19 di DIY. Berdasarkan permasalahan yang ada, perlu adanyasosialisasi secara langsung tentang sistem rujukan penanganan covid-19 di daerah istimewa yogyakartakepada masyarakat Padukuhan Gandok Condong Catur guna meningkatkan pengetahuan dan kesadaranmasyarakat. Pelaksanaan kegiatan meliputi penjelasan daftar rumah sakit rujukan COVID-19 di DIY yangdisertai leaflet, penjelasan sistem rujukan berjenjang dan hubungannya dengan pembiayaan, serta tanyajawab pada akhir sesi. Berdasarkan kegiatan pengabidan kepada masyarakat (selanjtnya disingkat PkM) diRT 4 dan 5 Padukuhan Gandok Condong Catur Depok Sleman, masyarakat memiliki antusias yang tinggidalam mengikuti proses kegiatan, aktif dalam bertanya dan mampu menjawab pertanyaan evaluasi denganbenar.
TETAP SEHAT MENTAL SELAMA PANDEMI COVID-19 Anas Rahmad Hidayat; Harpeni Siswatibudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Volume 2, Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.715 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v2i1.44

Abstract

Sehat mental diartikan sebagai kondisi individu yang yang berada dalam keadaan sejahtera,mampu mengenal potensi dirinya, mampu menghadapi tekanan sehari-hari, dan mampuberkontribusi di lingkungan sosialnya (WHO, 2015). Masing-masing individu memiliki standarberbeda dalam menghadapi kondisi yang dianggap mengancam bagi dirinya, salah satunyaadalah Pandemi Covid-19. Respon terhadap situasi ini bermacam-macam, yaitu stress,cemas, depresi, produktif, agresif, dan sebagainya. Oleh karena itu penulis melakukankegiatan pemaparan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengatasi kondisiini. Pemaparan dilakukan secara webinar, ditayangkan melalui platform zoom dan youtubehttps://www.youtube.com/watch?v=71wRZHSnwaU. Faktor yang bisa memicu kondisikesehatan mental, mulai dari kepedihan, isolasi, hingga kehilangan pendapatan danketakutan yang muncul akibat pandemi. Hal ini juga disebut bisa memperburuk kondisi yangsebelumnya sudah ada. Malahan, tidak sedikit orang yang akhirnya melarikan diri dengancara mengonsumsi alkohol, mengalami insomnia, hingga kecemasan dan depresi.

Page 1 of 10 | Total Record : 98