cover
Contact Name
Chici Riansih
Contact Email
chichi.riansih@permataindonesia.ac.id
Phone
+6285345908685
Journal Mail Official
lppm@permataindonesia.ac.id
Editorial Address
Jl. Ringroad Utara No. 22 C, Gandok, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia
ISSN : 28087828     EISSN : 2985377X     DOI : https://doi.org/10.59737/jpmpi
Core Subject : Health,
Jurnal pengabdian kepada masyarakat adalah terbitan berkala nasional yang memuat artikel dari hasil diseminasi kegiatan pengabdian masyarakat yang berbasis research dalam bidang kesehatan. Jurnal pengabdian kepada masyarakat ini diterbitkan 2 kali dalam setahun (Maret dan Oktober) oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Permata Indonesia Yogyakarta. Jurnal pengabdian kepada masyarakat merupakan jurnal peer reviwer dan open acces journal yang berfokus pada bidang kesehatan. Fokus ini dapat meliputi daerah dan ruang lingkup yang terkait dengan bidang ilmu kesehatan.
Articles 98 Documents
PENINGKATAN SUBJEKTIF WELL BEING PADA IBU HAMIL SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI TIM PENDAMPING KELUARGA (TPK) DI DUSUN JOHO, SENGKAN CONDONGCATUR SLEMAN YOGYAKARTA Ratnaningsih, Dwi; Riansih, Chici; Nugroho, Haryo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No. 1, April 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v4i1.295

Abstract

Stunting termasuk dalam prioritas pada pembangunan nasional Indonesia. Penurunan angka stunting menjadi target yang ambisius dalam mengoptimalkan gizi anak. Program pemberdayaan kader tim pendsmping keluarga menjadi salah satu solusi untuk mencegah lahirnya bayi stunting. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan keterampilan masyarakat dalam menghadapi isu-isu penting terkait kesehatan dan perkembangan keluarga. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 22 Februari 2024 di Dusun Joho Sengkan Desa Condongcatur Kabupaten Sleman. Program ini melibatkan sebanyak unsur TPK yaitu Bidan, Dukuh dan Kader sebagai TPK (Tim Pendamping Keluarga). Identifikasi keluarga berisiko tinggi, pelatihan, dan pendampingan program menunjukkan perubahan positif dalam pengetahuan dan keterampilan penurunan angka stunting. Keberhasilan program ini nenandai Langkah maju dalam upaya pencegahan stunting dan perbaikan kualitas hidup keluarga sasaran. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat menurunkan angka stunting, meningkatkan pengetahuan keluarga tentang gizi dan memperkuat keterlibatan masyarakat dalam menjaga Kesehatan anak secara berkelanjutan.
PENGUATAN KOMPETENSI KETRAMPILAN KLASIFIKASI KLINIS DAN KODEFIKASI PENYAKIT MELALUI KEGIATAN SHARING MEDICAL RECORD UNTUK PMIK DAN MAHASISWA POLTEKKES PERMATA INDONESIA Nur Seha, Harinto; Yulida, Rina; Ayu Andriyanty, Athika; Nofitriyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No. 1, April 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v4i1.296

Abstract

Fasilitas pelayanan kesehatan merupakan bentuk upaya pemerintah untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang menyelenggarakan rekam medis sebagai salah satu tertib administrasi dan dokumentasi catatan pasien yang telah mendapatkan pelayanan. Data yang diperoleh dari rekam medis diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan laporan yang dapat dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan. Salah satu laporan yang disusun adalah tentang rekapitulasi data morbiditas dan mortalitas pasien. Sumber data yang digunakan sebagai bahan untuk laporan tersebut adalah diagnosis pasien yang diolah menjadi data alfanumerik sesuai dengan aturan International Classification of Disease. Ketepatan pemilihan kode serta keakuratan penentuan klasifikasinya sangat diperlukan guna menunjang kualitas data yang dihasilkan. Kegiatan ini merupakan tanggung jawab seorang PMIK. Kegiatan pengabdian ini dilakukan untuk menambah wawasan PMIK serta mahasiswa tentang pentingnya memahami cara mengkode penyakit karena merupakan kompetensi yang harus dimiliki. Metode penyampaikan informasi melalui pemaparan dan dilakukan diskusi. Hasil yang didapatkan adalah peserta sangat antusias dalam mengikuti rangkaian acara. Terdapat beberapa pertanyaan khususnya perkembangan teknologi untuk menerapkan klasifikasi dan kodefikasi maupun tantangan apa saja yang akan dihadapi seorang koder untuk kedepannya.
PENDAMPINGAN PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DI SEKOLAH DASAR BOPKRI SIDOMULYO 2 SLEMAN YOGYAKARTA TAHUN 2024 Yani Noor, Ahmad; Nur Seha, Harinto; Ainy, Nurrul; Tri Susilani, Amalina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No. 1, April 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v4i1.297

Abstract

Literasi dan numerasidi Indonesia merupakan kompetensi yang tergolong masih tertinggal dengan banyak negara lain. Berdasarkan kondisi tersebut, Pemerintah telah menyelenggarakan program kampus mengajar yang ditujukan kepada sekolah-sekolah dengan hasil literasi dan numerasi pada Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) sekolah yang masih kurang. Sekolah Dasar BOPKRI Sidomulyo 2 merupakan salah satu sekolah penugasan dalam kegiatan kampus mengajar angkatan 7 tahun 2024. Program Kampus Mengajar menugaskan 5 mahasiswa dan 1 Dosen Pembimbing Lapangan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa melalui program-program, seperti permainan dan kolaborasi dengan guru dalam kegiatan belajar mengajar. Beberapa program yang telah dilaksanakan sejak bulan februari 2024 hingga mei 2024 antara lain pohon literasi impian, permainan puzzle angka, teka-teki numerasi, pojok baca, adaptasi teknologi, poster mading, kotak angka, literasi numerasi festival dan lain sebagainya. Berdasarkan hasil pendampingan, DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) mendapati respon postif dari pihak sekolah yang disampaikan kepada DPL bahwa murid di sekolah selalu menanti kehadiran para mahasiswa yang ditugaskan. Dampak positif juga dirasakan oleh DPL terhadap manajamen diri mahasiswa, kerjasama tim, dan manajemen waktu mahasiswa yang kian berkembang lebih baik terutama disetiap kegiatan sharing session antara DPL dengan mahasiswa.
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM POLA ASUH NUTRISI PADA 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN: Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan Keluarga Dalam Pola Asuh Nutrisi Pada 1000 Hari Pertama Kehidupan Di Banjar Punduh Kulit Desa Peguyangan Kaja Denpasar Ayu Mirayanti, Ni Ketut; Nova Dilisca , Ni Luh; Putra Pradnyantara, I Gusti Agung Ngurah; Wahyu Aditya, Made
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v7i2.312

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan pelaksanaan pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni budaya langsung pada masyarakat. Upaya Pencegahan Stunting Melalui Pemberdayaan Keluarga Dalam Pola Asuh Nutrisi Pada 1000 Hari Pertama Kehidupanmerupakan upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Upaya untuk meningkatkan status gizi harus dimulai sedini mungkin, tepatnya dimulai dari masa kehidupan janin atau Periode 1000 HPK. Status gizi pada 1000 HPK akan mempengaruhikualitas kesehatan, intelektual, dan produktivitas balita pada masa yang akan datang. Ibu dan bayi memerlukan gizi yang cukup dan berkualitas untuk menjamin status gizi dan status kesehatan (kemampuan motorik, sosial, dan kognitif), kemampuan belajar dan produktivitas balita. Pencegahan stunting harus kita mulai dari unit terkecil dari masyarakat yaitu keluarga. Upaya yang dilakukan yaitu dengan diteksi dini kejadian stunting dan juga pemberian informasi kesehatan dan simulasi pemberian pola asuh nutrisi pada 1000 hari pertama kehidupan.Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 3 hari Di Banjar Punduh Kulit Desa Peguyangan Kaja Denpasar.
INOVASI EKSTRAK DAUN KELOR UNTUK MENINGKATKAN GIZI BALITA STUNTING: TRANSFORMASI PENGELOLAAN DATA ADMINISTRASI POSYANDU UNTUK SOLUSI GIZI SEHAT Riansih, Chici; Yani Noor, Ahmad; Nur Seha, Harinto; Purwanti, Ratih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v7i2.315

Abstract

Background: Stunting is a serious health problem in Indonesia that has long-term effects on children under five. Moringa leaf extract, rich in nutrients, could be a potential solution to improve under-five nutrition. In addition, conventional Posyandu data management limits the effectiveness of monitoring. The purpose of this activity is to improve the nutrition of stunted toddlers through moringa leaf extract and transform Posyandu data management with a digital system in Barukan Village, Manisrenggo, Klaten, Central Java. method: The activity was conducted on October 21, 2024 in Barukan Village, Klaten, with education and training for 55 health cadres and 1 village midwife. The results showed that moringa extract improved the nutritional status of children under five and reduced the prevalence of stunting, while the digital system facilitated monitoring and reporting. In conclusion, the combination of moringa extract and digital transformation proved effective in tackling stunting and can be scaled up across Indonesia.
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN ANAK STUNTING MELALUI PLAY EXERCISE: EMPOWERING HEALTH CADRES IN IMPROVING THE GROWTH OF STUNTED CHILDREN THROUGH PLAY EXERCISE Nugrahaningtyas Wahjuning Utami, Jacoba; Riansih, Chici
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v7i2.316

Abstract

Pendahuluan: Stunting adalah masalah gizi kronis yang menghambat tumbuh kembang anak, termasuk aspek fisik dan kognitif. Salah satu solusi efektif adalah pemberdayaan kader kesehatan untuk mengedukasi pentingnya aktivitas fisik, seperti play exercise, dalam mendukung pertumbuhan optimal. Tujuan: Tujuan pengabdian ini adalah memberdayakan kader kesehatan untuk memahami dan mengimplementasikan play exercise sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan stunting. Metode Pengabdian Masyarakat: Pelatihan dan workshop interaktif diberikan kepada kader kesehatan, mencakup teori dan praktik play exercise sesuai usia anak, serta diskusi untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang manfaat aktivitas fisik. Hasil: Kader kesehatan menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang play exercise dan kemampuan mengedukasi orang tua serta masyarakat. Mereka juga mulai menerapkan play exercise dalam program kesehatan masyarakat. Kesimpulan: Pelatihan play exercise untuk kader kesehatan efektif dalam pencegahan stunting, dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam mengintegrasikan aktivitas fisik dalam kehidupan anak untuk mendukung pertumbuhan optimal.
PEMBERDAYAAN REMAJA DALAM PENGELOLAAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK: MENINGKATKAN KESADARAN DAN KETERAMPILAN TEKNOLOGI KESEHATAN DI KOMUNITAS MUDA Rahmad Hidayat, Anas; Janis Rupita Sektriani, Aglita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v7i2.318

Abstract

Penggunaan rekam medis elektronik (RME) telah menjadi inovasi penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Meskipun banyak fasilitas kesehatan yang sudah menerapkan RME, pemahaman tentang sistem ini masih terbatas di kalangan remaja. Remaja memiliki potensi besar untuk mendukung penerapan dan pengelolaan RME, sehingga pemberdayaan mereka sangat penting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan remaja dalam mengelola RME, dengan pelatihan yang mencakup pengetahuan dasar tentang RME, manfaatnya dalam pelayanan kesehatan, serta keterampilan praktis dalam pengoperasiannya. Kegiatan ini dilakukan di beberapa sekolah di Yogyakarta, dengan tujuan meningkatkan pemahaman remaja tentang peran teknologi dalam kesehatan dan mendorong mereka untuk berperan aktif dalam komunitas mereka. Di akhir kegiatan, diharapkan remaja akan lebih terampil dalam mengoperasikan RME, yang akan mendukung pelayanan kesehatan yang lebih efisien dan berkualitas di masa depan.
DEMONTRASI PENGOLAHAN JAHE SEBAGAI NUTRACEUTICAL PADA ACARA POSYANDU SAKURA III DI KELURAHAN JAMBIDAN KECAMATAN BANGUNTAPAN KABUPATEN BANTUL MENJADI PRODUK COOKIES JAHE Suprasetya, Edy; Yogi Hernawan, Jarot; Christiandari, Hanita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v7i2.319

Abstract

Nutraceutical adalah produk nutrisi yang bermanfaat juga sebagai obat. Kue jahe atau cookies jahe merupakan bagian nutriceutical yang mempunyai dampak Kesehatan. inovasi mengolah jahe dalam bentuk biscuit yang berfungsi sebagai bahan dasar masakan lezat dan juga membantu meningkatkan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat jahe dan pengolahannya menjadi produk Nutraceutical kue jahe, serta meningkatkan pemahaman dan pengetahuan tentang pemanfaatan jahe sebagai bahan makanan kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Sakura III dusun Jambidan dengan mengundang semua anggota posyandu. Kegiatan dilaksanakan dengan metode konsultasi, demonstrasi dan evaluasi hasil pengolahan jahe menjadi biskuit jahe. Luaran dari kegiatan antara lain peningkatan pengetahuan peserta mengenai berbagai jenis jahe, manfaatnya bagi kesehatan , dan proses pengolahan menjadi kue jahe. Melalui demontrasi tersebut, para peserta memperoleh pengetahuan praktis mengolah jahe menjadi biskuit jahe, meliputi pemilihan jahe yang berkualitas, pengupasan, pemotongan, pengeringan, penyimpanan, dan pengemasan yang tepat. Kegiatan ini berpotensi menumbuhkan inovasi produk berbahan dasar jahe. Lebih lanjut, hal ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memanfaatkan potensi jahe sebagai sumber pendapatan tambahan. Diharapkan setelah kegiatan ini, para peserta mampu memulai usaha berbasis produk biskuit jahe, meningkatkan pendapatan dan berkontribusi aktif terhadap minat pasar pemenuhan produk makanan sehat yang terus meningkat.
PENTINGNYA MINDFULNESS: PELATIHAN TEKNIK RELAKSASI UNTUK REMAJA KOMUNITAS OMAH KEBON YOGYAKARTA Siswatibudi, Harpeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v7i2.320

Abstract

Mindfulness adalah alat yang kuat untuk membantu individu, terutama remaja, untuk lebih terhubung dengan diri mereka sendiri, mengurangi stres, dan meningkatkan kesejahteraan mental. Dengan meluangkan waktu untuk berlatih mindfulness, orang dapat belajar untuk menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari dengan lebih tenang dan berdaya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran remaja atas dirinya supaya dapat mengendalikan dan mengelola kesehatan mentalnya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan pada Bulan Agustus sampai dengan September 2024 dengan sasaran Remaja Usia 15 sampai dengan 18 Tahun yang terdaftar dalam Komunitas Remaja Omah Kebon, Sleman, Yogyakarta. Peserta pendampingan berjumlah 17 (tujuh belas) remaja. Kegiatan ini terbagai dalam 2 (dua) program selama 8 minggu.
PEMANFAATAN APLIKASI ELSIMIL UNTUK PENINGKATAN MENTAL HEALTH MELALUI MODEL PENDAMPINGAN KESEHATAN OLEH TIM TPK DI DUSUN JOHO DAN SENGKAN CONDONGCATUR SLEMAN Ratnaningsih, Dwi; Riansih, Chici; Siswatibudi, Harpeni; Nugroho, Haryo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 7 No 2 (2024): Volume 7 Nomor 2, Oktober 2024
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59737/jpmpi.v7i2.321

Abstract

Pendahuluan: Masalah kesehatan mental di Indonesia, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda, sering dianggap tabu meskipun prevalensinya meningkat. Penggunaan teknologi, seperti aplikasi ELsimil, dapat menjadi solusi untuk memberikan dukungan psikologis yang mudah diakses. Pendampingan oleh Tim Pembina Kesehatan (TPK) juga penting untuk meningkatkan pemahaman dan akses terhadap layanan kesehatan mental. Tujuan: Program ini bertujuan untuk meningkatkankesehatan mental masyarakat di Dusun Joho dan Sengan Condongcatur, Sleman, melalui pemanfaatan aplikasi ELsimil dan pendampingan kesehatan oleh Tim TPK. Metode: Kegiatan dilakukan dengan pendekatan edukasi dan pelatihan kepada 50 peserta dari kedua dusun, melibatkan Tim TPK dalam penggunaan aplikasi ELsimil. Evaluasi dilakukan untuk menilai dampak aplikasi terhadap peningkatan kesejahteraan mental masyarakat. Hasil: Pemanfaatan aplikasi ELsimil terbukti efektif dalammeningkatkan pemahaman peserta tentang pengelolaan stres dan kecemasan. Selain itu, pendampingan oleh Tim TPK meningkatkan kepercayaan diri masyarakat dalam mencari bantuan kesehatan mental. Kesimpulan: Kombinasi penggunaan aplikasi ELsimil dan pendampingan oleh Tim TPK efektif dalam meningkatkan kesehatan mental masyarakat. Program ini dapat dijadikan model untuk memperluas akses terhadap layanan kesehatan mental yang lebih mudah dan terjangkau di wilayah lain.

Page 9 of 10 | Total Record : 98