cover
Contact Name
Chici Riansih
Contact Email
chichi.riansih@permataindonesia.ac.id
Phone
+6285345908685
Journal Mail Official
lppm@permataindonesia.ac.id
Editorial Address
Jl. Ringroad Utara No. 22 C, Gandok, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia
ISSN : 28087828     EISSN : 2985377X     DOI : https://doi.org/10.59737/jpmpi
Core Subject : Health,
Jurnal pengabdian kepada masyarakat adalah terbitan berkala nasional yang memuat artikel dari hasil diseminasi kegiatan pengabdian masyarakat yang berbasis research dalam bidang kesehatan. Jurnal pengabdian kepada masyarakat ini diterbitkan 2 kali dalam setahun (Maret dan Oktober) oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Poltekkes Permata Indonesia Yogyakarta. Jurnal pengabdian kepada masyarakat merupakan jurnal peer reviwer dan open acces journal yang berfokus pada bidang kesehatan. Fokus ini dapat meliputi daerah dan ruang lingkup yang terkait dengan bidang ilmu kesehatan.
Articles 98 Documents
Kegiatan Vaksinasi Imunisasi Dosis II Sinovac Bersama Team CC Squad Untuk Meningkatkan Herd Immunity Covid 19 Bagi Masyarakat Wilayah Condong Catur Dwi Ratnaningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Volume 2, Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.68 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v2i1.45

Abstract

Pandemi COVID-19 yang telah melanda Indonesia menimbulkan dampak yang sangatsignifikan pada seluruh bidang kehidupan masyarakat seperti ekonomi, kesehatan, sosialdan budaya. Beberapa upaya, strategi dan kebijakan telah dilakukan oleh pemerintah untukmencegah dan mengurangi penyebaran dengan menurunkan morbiditas dan mortalitas akibatpenyakit COVID-19 ini.Upaya strategis dan regulasi yang dilakukan oleh pemerintah meliputipembatasan sosial berskala besar, mikro serta sosialisasi protokol kesehatan. Strategi alternatifyang diambil oleh pemerintah saat ini adalah pelaksanaan vaksinasi COVID-19.Kebijakanpemerintah ini bertujuan untuk mengurangi resiko penularan virus Corona sebagaipenyebab penyakit COVID-19. Dalam tahapan vaksin dosis pertama berfungsi untuk mengenalvaksin dan kandungan yang ada di dalamnya kepada sistem kekebalan tubuh serta untuk memicurespons kekebalan awal.Sementara pada tahapan dosis kedua (booster), kandungan vaksin akanberguna untuk menguatkan respons imun yang telah terbentuk sebelumnya. Tak hanya itu, Ahlipenyakit menular dari UCLA Health, Amerika Serikat, Otto Yang mengatakan bahwa suntikankedua vaksin juga dapat memperbesar sistem imun tubuh untuk mempelajari virus dan mencaricara menangkal infeksi berikutnya serta memicu respons antibodi yang lebih cepat dan lebih efektifdi masa mendatang.
Manajemen Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Di Poltekkes Permata Indonesia Dalam Acara Vaksinasi Massal Covid-19 Jarot Yogi Hernawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Volume 2, Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.461 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v2i1.47

Abstract

Meningkatnya penggunaan vaksin yang diiringi oleh tingginya cakupan imunisasi mengakibatkantimbulnya kejadian yang berhubungan dengan imunisasi. Kementerian Kesehatan RepublikIndonesia telah menggunakan Sistem Informasi Pencatatan dan Pelaporan KIPI untuk mengetahuireaksi dari imunisasi yang diberikan, Sistem ini digunakan oleh seluruh provinsi di Indonesiaberdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Penelitian ini akan menguji terhadapkualitas website Sistem Informasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi sebagai variabel bebas sejauhmana website ini dapat mempengaruhi penggunanya saat mengakses Sistem Informasi Pencatatandan Pelaporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi. Sebagai variabel penilaian terdiri dari 3 komponenyaitu Kualitas kegunaan (Useability), Kualitas Informasi (Information Quality) serta Kualtias Interaksi(Interaction Quality) dengan menggunakan sampel sebanyak 75 orang. Dalam pengolahan datapenelitian kualitas website terhadap Sistem Informasi Pencatatan dan Pelaporan Kejadian IkutanPaca Imunisasi ini menggunakan SPSS 2.4 dalam pengolahan data. Hasil penelitiam dari rating scalemengambarkan bahwa penilaian terhadap Sistem Informasi Pencatatan Dan Pelaporan KejadianIkutan Pasca Imunisasi mendapatkan rating scale sangat baik, hal tersebut dibuktikan dari skala 301-375 useability mendapatkan hasil 316.1 yang artinya usability bernilai sangat baik, dari skala 301-375 information quality mendapatkan hasil 332.8 yang artinya information quality bernilai sangat baikdan dari skala 301-375 service interaction quality mendapatkan hasil 308.5 yang artinya serviceinteraction quality bernilai sangat baik.
PEMBERIAN VAKSINASI SINOVAC DOSIS 1 PADA WANITA USIA SUBUR KERJA SAMA DENGAN PUSKESMAS DEPOK II DI WILAYAH CONDONGCATUR Chici Riansih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Volume 2, Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.126 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v2i1.49

Abstract

Pemberian vaksin pada masyarakat merupakan salah satu program pemerintah untuk memberikanperlindungan pada masyarakat. Sinovac merupakan salah satu jenis vaksin yang diberikan pemerintahkepada masyarakat yang memberikan fungsi perlindungan terhadap Corona Virus. Penggunaan vaksinsecara massif terus dilakukan untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Tujuan pelaksanaan vaksinasisinovac dosis 1 pada wanita usia subur adalah untuk memberikan sistem kekebalan tubuh tambahanterhadap paparan virus Covid-19. Selain itu juga, aktivitas yang dilakukan oleh Unit Penelitian danPengabdian Kepada Masyarakat (UP2M) ini untuk mengetahui dampak vaksin Sinovac pada wanita usiasubur. Ini digunakan UP2M sebagai acuan untuk aktifitas pemberian vaksin Sinovac yang selanjutnya.Vaksin yang didatangkan merupakan vaksin Sinovac yang berasal dari China. Vaksin Sinovacmerupakan vaksin yang saat ini sedang dalam proses uji klinis tahap tiga di Bandung. Vaksin Sinovacdiberikan sebanyak 2 kali, disebabkan Vaksin bekerja dengan memaparkan bagian kecil dari virus agarsistem imun bisa belajar mengenali sumber penyakit itu. Dengan memberikan lebih dari satu dosisvaksin, berarti memperbesar kemungkinan sistem imun tubuh untuk mempelajari virus dan mencari caramenangkal infeksi berikutnya (CNN Indonesia, 2020).
KEGIATAN SOSIALISASI VAKSIN MODERNA BAGI IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DEPOK II YOGYAKARTA Amalina Tri Susilani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Volume 2, Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.662 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v2i1.50

Abstract

Sejak awal pandemi jumlah kasus positif Covid-19 di DIY semakin bertambah.Masyarakat memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penularan Covid-19agar tidak menimbulkan sumber penularan baru. Vaksin untuk mencegah infeksiCovid-19 dianggap sebagai pendekatan yang paling menjanjikan untukmengendalikan pandemik dan diharapkan bisa membentuk herd immunity padamasyarakat. Berdasarkan survey pada ibu hamil di wilayah Sleman didapatkan bahwamasih terdapat pemahaman yang kurang tepat mengenai vaksin dan perkembanganterkini tentang penyakit Covid-19 maka diadakanlah kegiatan seminar sosialisasidengan tujuan agar dapat meningkatkan pengetahuan mengenai Covid-19 danvaksinasinya sehingga nantinya mereka dapat menjadi edukator dan motivator yangselanjutnya dapat meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mengikuti programvaksinasi Covid-19 dengan sukarela.
Pelaksanaan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Dalam Acara Vaksinasi Massal Covid-19 Di Poltekkes Permata Indonesia Edy Suprasetya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Volume 2, Nomor 1, Maret 2022
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.026 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v2i1.58

Abstract

Meningkatnya penggunaan vaksin yang diiringi oleh tingginya cakupan imunisasi mengakibatkantimbulnya kejadian yang berhubungan dengan imunisasi. Kementerian Kesehatan Republik Indonesiatelah menggunakan Sistem Informasi Pencatatan dan Pelaporan KIPI untuk mengetahui reaksi dariimunisasi yang diberikan, Sistem ini digunakan oleh seluruh provinsi di Indonesia berdasarkanPeraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Penelitian ini akan menguji terhadap kualitas websiteSistem Informasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi sebagai variabel bebas sejauh mana website ini dapatmempengaruhi penggunanya saat mengakses Sistem Informasi Pencatatan dan Pelaporan KejadianIkutan Pasca Imunisasi. Sebagai variabel penilaian terdiri dari 3 komponen yaitu Kualitas kegunaan(Useability), Kualitas Informasi (Information Quality) serta Kualtias Interaksi (Interaction Quality)dengan menggunakan sampel sebanyak 75 orang. Dalam pengolahan data penelitian kualitas websiteterhadap Sistem Informasi Pencatatan dan Pelaporan Kejadian Ikutan Paca Imunisasi ini menggunakanSPSS 2.4 dalam pengolahan data. Hasil penelitiam dari rating scale mengambarkan bahwa penilaianterhadap Sistem Informasi Pencatatan Dan Pelaporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi mendapatkanrating scale sangat baik, hal tersebut dibuktikan dari skala 301-375 useability mendapatkan hasil 316.1yang artinya usability bernilai sangat baik, dari skala 301-375 information quality mendapatkan hasil332.8 yang artinya information quality bernilai sangat baik dan dari skala 301-375 service interactionquality mendapatkan hasil 308.5 yang artinya service interaction quality bernilai sangat baik.
BERSAMA KADER CIPTAKAN HIDUP SEHAT” PENGENALAN JENIS OBAT DAN PENGGOLONGAN OBAT Jarot Yogi Hernawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2, Oktober 2022
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.347 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v2i2.176

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat diartikan sebagai pengamalan IPTEKS yang dilakukan oleh perguruantinggi secara melembaga melalui metode ilmiah langsung kepada masyarakat di luar kampus, dalamberbagai bentuk yang mencirikan interaksi dengan masyarakat sesuai dengannya. Kegiatan inimerupakan salah satu kewajiban dharma yang harus dilakukan oleh dosen di tingkat Perguruan Tinggiselain dua dharma lainnya, yaitu: dharma pendidikan dan pengajaran serta dharma penelitian. Olehkarena itu, seluruh unsur tenaga pendidik (dosen) wajib melakukan dharma ini dengan difasilitasi olehunit kerja tempat dosen tersebut bernaung. Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta wajibmerencanakan dan memfasilitasi dosen-dosen yang berkeinginan untuk melakukan kegiatanpengabdian kepada masyarakat. Hal ini menjadi dasar bagi Program Studi D-III Farmasi PoliteknikKesehatan Permata Indonesia untuk merencanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalamsetiap rencana kerja tahunan. Tahun 2022, kegiatan pengabdian kepada masyarakat Program Studi DIII Farmasi Politeknik Kesehatan Permata Indonesia Yogyakarta sekaligus dirangkaikan dengankegiatan Institusi Poltekkes Permata Indonesia dalam mendukung kader posyandu lansia diCondongcatur.Kata Kunci : Kader, Jenis Obat, Penggolongan Obat
PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN MELALUI PELATIHAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN IBU HAMIL DI MANGGULAN, CONDONGCATUR, SLEMAN, YOGYAKARTA Chici Riansih; Dwi Ratnaningsih; Harpeni Siswatibudi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2, Oktober 2022
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.721 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v2i2.177

Abstract

Dalam upaya mengatasi permasalahan kesehatan pada ibu hamil, maka perlu adanya suatu upaya agar ibuhamil dapat mengenali faktor-faktor terjadinya kematian ibu secara dini, sehingga dapat mencegah terjadinyakematian ibu. Dalam memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil, bidan perlu melibatkan keluarga danmasyarakat sebagai pendampingan kehamilan terutama pada kasus-kasus kehamilan resiko tinggi.Keterlibatan masyarakat dapat melalui peran kader kesehatan. Kader kesehatan adalah warga masyarakatsetempat yang dipilih dan ditinjau oleh masyarakat, yang dapat bekerja secara sukarela dalam bidangkesehatan. Tujuan dalam pengabdian ini adalah untuk mengetahui Pemberdayaan Kader Kesehatan MelaluiPelatihan Dalam Upaya Peningkatan Kesehatan Ibu Hamil di Nanggulan, Condongcatur, Sleman,Yogyakarta. Metode yang akan diterapkan dalam kegiatan PkM ini berlandaskan pada CommunityDevelopment, populasi dalam pengabdian ini seluruh ibu kader di desa Nanggulan, Condongcatur sebanyak15 orang. Teknik sampel yang digunakan yaitu total sampling. Pelatihan kader ini adalah program yangjarang dilakukan, sehingga perlu terus menerus disebarluasakan kepada kader-kader yang lain, dipahamidapat di implementasikan dalam melakukan deteksi dini pada ibu hamil.Kata Kunci : Pemberdayaan, Kader, Pelatihan, Ibu Hamil
Pendidikan Dan Penyuluhan Tentang Pencegahan Penyakit Scabies Di Rutan Kelas II B Bantul Yogyakarta Ubaidillah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2, Oktober 2022
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.258 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v2i2.178

Abstract

Scabies adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabieiberukuran kecil yang hidup di dalam kulit penderita. . Ciri khas dari scabies adalahgatal-gatal hebat, yang biasanya semakin memburuk pada malam hari Kondisi penjarayang kurang memadai tentunya menjadi faktor risiko timbulnya berbagai penyakitmenular salah satunya adalah skabies. Tujuan dari acara pengabdian masyarakat iniadalah untuk memberikan edukasi yang tepat kepada penghuni Rutan tentangpenyakit scabies serta untuk memberikan edukasi kepada penghuni Rutan tentangSanitasi lingkungan dan Higiene perseorangan sebagai faktor penghambat terjadinyapenularan scabies. Metode yang dilakukan adalah dengan memberikan pendidikandan penyuluhan dengan menggunakan slide projector serta memberikan pertanyaanuntuk menilai tingkat kepahaman audiens. Hasil yang didapatkan ketika diberikanpertanyaan, para audiens rata-rata menjawab dengan benar yang menandakan paraaudiens sudah mengerti akan arti pentingnya tentang Sanitasi lingkungan dan Higieneperseorangan.Kata kunci : Scabies, Rumah Tahanan, Sarcoptes scabiei
SOSIALISASI PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENERIMA LAYANAN KESEHATAN DI FASILITAS KESEHATAN PADA MASYARAKAT DESA GANDOK Ahmad Yani Noor
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2, Oktober 2022
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.993 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v2i2.179

Abstract

Setiap orang mempunyai hak dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang aman,bermutu, dan terjangkau sesuai amanat Undang-Undang tentang Kesehatan.Meskipun pasien dan pemberi layanan kesehatan saling membutuhkan, tetapihubungan ketergantungan tersebut senantiasa berat sebelah. Tingginya kebutuhanmasyarakat terhadap layanan kesehatan harus disertai dengan kesadaran masyarakatterhadap hak yang dimilikinya dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang aman,bermutu dan terjangkau. Tidak terjadinya malpraktik bukan berarti pelayanankesehatan termasuk aman dan bermutu, masyarakat juga perlu memahami bahwa hakyang mereka miliki lebih dari itu. Seperangkat peraturan perundangan yang berlakudan hadirmya penegak hukum memiliki peran penting dalam memberikanperlindungan kepada masayarakat termasuk dalam bidang pelayanan kesehatan.Oleh karena itu sebuah pemahaman dari aspek hukum diperlukan dalam menyikapipelayanan kesehatan saat ini, khususnya pada masyakarakat desa Gandok CondongCatur Depok Sleman. Masyarakat Gandok memiliki antusias yang tinggi dalammengikuti proses kegiatan sosialisasi, aktif dalam bertanya dan mampu menjawabpertanyaan evaluasi dengan benar.Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Pelayanan Kesehatan, Sosialisasi, Masyarakat
OPTIMALISASI TINDAKAN PROMOTIF DAN PREVENTIF DENGAN SADARI (PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI) UNTUK DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA MELALUI KEGIATAN POSBINDU DI KAMPUNG NANGGULAN CONDONGCATUR, DEPOK, SLEMAN, YOGYAKARTA Dwi Ratnaningsih; Chici Riansih; Harpeni Siswatibudi; Aglita Janis Rupita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Permata Indonesia Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2, Oktober 2022
Publisher : Permata Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.105 KB) | DOI: 10.59737/jpmpi.v2i2.180

Abstract

Pemeriksaan payudara anda sendiri atau disingkat Sadari secara berkala dapat menjadi aktivitas yangpenting untuk mencegah secara dini menemukan kanker payudara sehingga kanker payudaracenderung berhasil diobati. Periksa Payudara Sendiri (Sadari) adalah pemeriksaan payudara yangdilakukan kita sendiri dengan belajar mandiri yaitu melihat dan memeriksa perubahan payudaranyasendiri setiap bulan. Pemeriksaan yang dilakukan secara berkala akan membantu mengetahui adanyabenjolan atau bahkan masalah lain dari sejak awal walaupun masih berukuran kecil sehingga lebihefektif untuk diobati. Tujuan kegiatan pengabmas ini adalah untuk memberikan pengetahuan deteksidini kanker payudara. Populasi dalam kegiatan pengabdian ini adalah seluruh ibu yang hadir pada saatkegiatan di Posbindu di Kampung Nanggulan, Condongcatur, Depok Sleman, Yogyakarta. Denganadanya kegiatan ini diharapkan ibu-ibu mampu untuk melakukan dan mempraktekkan langsungSADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) dengan seperti itu maka kita akan lebih mudah untukmendeteksi dini kanker payudara sehingga kanker payudara akan segera diobati.Kata Kunci : SADARI, Kanker Payudara

Page 2 of 10 | Total Record : 98