cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
+628126416133
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rimbang Lk. IX Perum Wahyu Asri V Blok A No 5 Siumbut Baru, Kec. Kisaran Timur
Location
,
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Published by Smart Education
ISSN : -     EISSN : 27767647     DOI : https://doi.org/10.54314
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap tahunnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 243 Documents
Pemanfataan Tanaman Obat Menjadi Jamu Sebagai Peluang Usaha Ibu Rumah Tangga Siti Mahgriza Sinaga; Berlianti Berlianti
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.369 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.891

Abstract

Abstract: Pondok Tengah Village is a village located in Pegajahan District, Serdang Bedagai Regency, North Sumatra Province. The location is in the middle of an oil palm plantation owned by PTPN IV Adolina, most of the work of the head of the family are employees of the plantation. Most of the employees' wives do not have side jobs other than being housewives. Economic shortages that are increasingly difficult during this pandemic make housewives rack their brains to meet the needs of life. The formation of this group is carried out on the basis of the same goal, namely to find ways or solutions to the economic difficulties they face. The method used in dealing with this problem is the social group work method as a method used for planned social change in small groups, based on the number of group members of four people. Empowerment of housewives is done by processing the yard around the house that has medicinal plants into herbal medicine as a solution to help their economy. Keywords: community empowerment; herbal medicine; business opportunitiesAbstrak: Desa Pondok Tengah merupakan sebuah yang terletak di Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara. Lokasinya berada ditengah perkebunan kelapa sawit milik PTPN IV Adolina, sebagian besar pekerjaan kepala keluarga adalah karyawan perkebunan tersebut. Kebanyakan dari istri karyawan tidak memiliki pekerjaan sampingan selain menjadi ibu rumah tangga. Kekurangan ekonomi yang semakin sulit dimasa pandemi ini membuat ibu rumah tangga memutar otak untuk memenuhi kebutuhan kehidupan. Pembentukan kelompok ini dilakukan atas dasar tujuan yang sama yaitu untuk mencari cara atau solusi dari kesulitan ekonomi yang dihadapi mereka. Metode yang digunakan dalam menangani permasalahan ini adalah metode Social Group Work sebagai metode yang digunakan untuk perubahan sosial terencana pada kelompok kecil, berdasarkan dengan jumlah anggota kelompok yang berjumlah empat orang. Pemberdayaan ibu-ibu rumah tangga dilakukan dengan mengolah pekarangan disekitar rumah yang memiliki tanaman obat menjadi jamu sebagai solusi untuk membantu perekonomian mereka.Kata kunci: pemberdayaan masyarakat; jamu; peluang usaha
Pengenalan Microsoft Office Bagi Guru TKA-TPA Islam Umaira Medan Anita Anita; Muhardi Saputra; Sri Wahyuni Tarigan; Marlince N K Nababan; Evta Indra
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.784 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.956

Abstract

Abstrak: Aplikasi office sudah sangat sering digunakan sesuai dengan kebutuhan sehari-hari dalam mendokumentasikan secara digital, baik berupa teks, angka dan presentasi. Berkembangnya aplikasi microsoft office setiap tahunnya membuat para guru kesulitan dalam mengikuti perkembangannya sehingga banyak guru yang belum mengenal dan paham akan penggunaan aplikasi tersebut. Maka itu kegiatan pengenalan microsoft office ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta keterampilan kepada guru tentang penggunaan microsoft office yaitu microsoft word dan microsoft excel untuk proses adminitrasi ataupun pembelajaraan. Melalui pengabdian masyarakat ini guru juga dapat meningkatkan kompetensi profesional terutama dalam pemanfaatan teknologi pada proses pembelajaran. Sehingga guru TK bisa mengenal dan paham akan penggunaan microsoft office secara tepat.Kata kunci: Pengenalan Aplikasi; Microsoft Office; Guru-GuruAbstract: Office applications are very often used in accordance with daily needs in digitally documenting, both in the form of text, numbers and presentations. The development of Microsoft Office applications every year makes it difficult for teachers to follow its development so that many teachers do not know and understand the use of these applications. Therefore, the introduction of Microsoft Office activities aims to increase knowledge and insight and skills to teachers about the use of Microsoft Office, namely Microsoft Word and Microsoft Excel for the administration or learning process. Through this community service, teachers can also improve professional competence, especially in the use of technology in the learning process. So that kindergarten teachers can recognize and understand the proper use of Microsoft Office.Keywords: office application; microsoft office; teachers
Penyuluhan Dampak Penggunaan Gadget Pada Siswa Sebagai Generasi Digital Native Di Sekolah Wijaya Kusuma Meilane Sahetapy; Reisky Megawati Tammu
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.065 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1111

Abstract

Wijaya Kusuma School has a vision, namely the creation of a quality national education based on faith and piety. UPN's Faculty of Education (FIP) has a vision and mission to develop transformative and holistic learning based on a Biblical Christian Worldview by producing Christian teachers who are reflective, responsive, responsible, and a blessing to society. Wijaya Kusuma School needs partners who can help provide the understanding and increase students' awareness of the impact of using gadgets. Therefore, a collaboration with FIP UPH was carried out to hold community service activities in the form of counseling to increase student's awareness and knowledge about the impact of using gadgets. This activity is carried out via online in the form of learning videos due to the conditions of the Covid19 pandemic. Students fill out the evaluation and reflection form link which can be accessed for one week. The results obtained show that students have an awareness of how to use gadgets that have been done so far, especially the duration of time using gadgets and their positive and negative impacts. Students are also able to reflect and commit to having the right attitude and character in utilizing technology to have a positive impact. It is hoped that this collaboration through community service activity will continue to provide counseling according to school needs. Keywords: digital native; gadgets; Wijaya Kusuma SchoolAbstract: Sekolah Wijaya Kusuma memiliki visi yaitu terciptanya pendidikan berwawasan nasional yang berkualitas berdasarkan iman dan takwa. Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UPH memiliki visi dan misi untuk mengembangkan pembelajaran transformatif dan holistis berdasarkan Wawasan Kristen Alkitabiah dengan menghasilkan guru-guru Kristen yang reflektif, responsif, bertanggung jawab dan menjadi berkat untuk masyarakat. Sekolah Wijaya Kusuma memerlukan mitra yang dapat membantu untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan kesadaran siswa-siswanya terhadap dampak penggunaan gadget. Oleh karena itu dilakukanlah kerja sama dengan FIP UPH untuk mengadakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dalam bentuk penyuluhan guna meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa-siswi tentang dampak dari penggunaan gadget. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan secara daring dalam bentuk video pembelajaran karena kondisi pandemi Covid19. Para siswa mengisi link form evaluasi dan refleksi yang dapat diakses selama satu minggu. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa para siswa memiliki kesadaran bagaimana penggunaan gadget yang telah dilakukan selama ini khususnya durasi waktu penggunaan gadget dan dampaknya secara positif maupn negatif. Para siswa juga mampu berefleksi dan berkomitmen untuk memiliki sikap dan karakter yang benar dalam memanfaatkan teknologi untuk memperoleh dampak yang positif. Kerja sama melalui PkM ini diharapkan dapat berlanjut untuk memberikan penyuluhan sesuai dengan kebutuhan sekolah.Kata Kunci: digital native; gadget; sekolah wijaya kusuma
Kesadaran Siswa Menggunakan IPA (International Phonetic Alphabet) dalam Mengembangkan Kompetensi Berbicara Bahasa Inggris Melalui Podcast Kartini Br Bangun; Karisma Erikson Tarigan
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.122 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i1.645

Abstract

Abstract: This study was conducted to reveal the use of podcast to enhance students aw-areness in pronounciation by using IPA (International Phonetic Alphabet). The sample was students of SLB Pendidikan Markus, North Sumatra, Indonesia. This study revealed podcasting turned digital devices into instructional tools that could be used to promote content and to improve language skills and pronounciation areas. After teaching IPA and podcast, students had no problems with /b/,/d/,/g/,/v/,/z/,/m/,/n/,/l/,/r/,/j/,/w/ in voiced so-unds and had no problems with /t/,/f/,/s/,/tʃ/,/h/ in consonant voiceless sounds. As students could be used anytime/anywhere and students had control over what to listen to, podcasts could be valuable materials for extensive listening and useful tools for personal and professional development. Keywords: IPA (International Phonetic Alphabet); Podcast; Pronounciation Mastery;      English as Foreign Language  Abstrak: Penelitian ini ditujukan untuk mengungkapkan penggunaan podcast dalam me-ningkatkan kesadaran siswa dalam pengucapan dengan menggunakan IPA (International Phonetic Alphabet). Sampel penelitian ini adalah siswa SLB Pendidikan Markus, Sumatera Utara, Indonesia. Studi ini mengungkapkan podcasting mengubah perangkat digital menjadi alat instruksional yang dapat digunakan untuk mempromosikan konten dan untuk meningkatkan keterampilan bahasa dan area pengucapan. Setelah mengajar IPA dan podcast, siswa tidak memiliki masalah dengan /b/,/d/,/g/,/v/,/z/,/m/,/n/,/l/,/r/,/j/ ,/w/ dalam suara bersuara dan tidak memiliki masalah dengan /t/,/f/,/s/,/tʃ/,/h/ dalam suara tanpa suara konsonan. Karena siswa dapat digunakan kapan saja/di mana saja dan siswa memiliki kendali atas apa yang harus didengarkan, podcast dapat menjadi bahan yang berharga untuk mendengarkan secara ekstensif dan alat yang berguna untuk pengembangan pribadi dan profesional. Kata kunci: IPA (International Phonetic Alphabet); Podcast; Penguasaan Pengucapan;        Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing  
Pemanfaatan E-Commerce dalam Menangkap Peluang Usaha Bagi Generasi Muda Di Kelurahan Sei Kamah I Pristiyanilicia Putri; Havid Syafwan; Masitah Handayani
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.173 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.777

Abstract

Abstract: In carrying out buying and selling activities, there are so many opportunities and opportunities that exist both in the field of products and services, but not all people can take advantage of these opportunities, especially for the younger generation. One of the causes is the lack of ability and knowledge of the community in terms of utilizing Information Technology (IT) in marketing and selling online or better known as e-commerce. The purpose of this service activity is to provide understanding and knowledge to the community, especially the younger generation in Sei Kamah I Village to capture business opportunities by utilizing Information Technology in strategies to market products and services online. The method used in this service activity is in the form of socialization and simulation using one of the e-commerce applications, namely Lazada. The overall implementation of this activity went well and smoothly which was attended by approximately 25 participants where the participants were very enthusiastic in participating in this activity. The results of the service activities are in the form of increasing understanding, insight, and knowledge of the community, especially the younger generation in terms of carrying out online marketing and sales strategies. The participants of this activity hope that this community service activity can be carried out continuously and regularly by STMIK Royal Kisaran. Keywords: E-commerce; Sei Kamah I Village; Information Technology; Young Generation.  Abstrak:  Dalam melakukan kegiatan jual beli begitu besar peluang dan kesempatan yang ada baik dibidang produk maupun jasa, tetapi tidak semua masyarakat dapat memanfaatkan peluang tersebut terutama bagi generasi muda. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya kemampuan dan pengetahuan masyarakat tersebut dalam hal memanfaatkan Teknologi Informasi(TI) dalam melakukan pemasaran dan penjualan secara online atau yang lebih dikenal dengan istilah e-commerce. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat khususnya generasi muda yang ada di Kelurahan Sei Kamah I untuk menangkap peluang usaha dengan memanfaatkan Teknologi Informasi dalam strategi memasarkan produk dan jasa secara online. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini berupa sosialisasi dan simulasi menggunakan salah satu aplikasi e-commerce yaitu Lazada. Pelaksanaan kegiatan ini secara keseluruhan berjalan dengan baik dan lancar yang diikuti lebih kurang 25 peserta dimana para  peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Hasil dari kegiatan pengabdian berupa peningkatan pemahaman, wawasan, dan pengetahuan masyarakat khususnya generasi muda dalam hal melakukan strategi pemasaran dan penjualan secara online. Adapun harapan dari para peserta kegiatan ini adalah agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan berkelanjutan secara reguler oleh STMIK Royal Kisaran. Kata kunci: E-commerce; Kelurahan Sei Kamah I; Teknologi Informasi; Generasi Muda
Penggunaan Google Meet Dalam Media Pembelajaran Daring Selama Covid - 19 Di Mas Al-Washliyah Binjai Serbangan Cecep Maulana; Suparmadi Suparmadi; Mardalius Mardalius
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.862 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.873

Abstract

Abstract:The community service activity entitled "Using Google Meet in Online Learning Media During Covid-19 at Mas Al-Washliyah Binjai Serbangan" aims to help MAS AL-Washliyah Binjai Serbangan, Kec. Air Joman, Kab. sharpen. in utilizing google meet in the pandemic era in conducting online learning. The method used in this activity is description and practice. The presenter provides explanations aboutIT technologies during covid 19 that can be used when doing online learning, after that practice directly usingGoogle meet. A number ofimportant points that are explained and practised in this activity are the explanation of the application and the practice of using Google Meet directly.Keywords: Using Google Meet; Online Learning Media; Covid 19Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diberi judul Penggunaan Google Meet Dalam Media Pembelajaran Daring Selama Covid-19 di Mas Al-Washliyah Binjai Serbangan bertujuan untuk membantu Guru-guru MAS AL-Washliyah Binjai Serbangan, Kec. Air Joman, Kab. Asahan. dalam memanfaatkan google meet diera pandemi dalam melakukan pembelajaran secara daring. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deskripsi dan praktek. Pemateri melakukan penjelasan-penjelasan tentang teknologi-teknologi IT selama covid 19 yang bisa digunakan saat melakukan pembelajaran melalui daring, setelah itu praktek langsung menggunakan Google meet . Beberapa point penting yang dijelaskan serta dipraktekkan dalam kegiatan ini, yaitu penjelasan aplikasi serta peraktek cara menggunakan google meet secara langsung.Kata kunci: Penggunaan Google Meet; Media Pembelajaran Online; Covid 19
Pelatihan Membuat Marketplace Sebagai Media dalam Meningkatkan Penjualan Bagi Umkm Nagari Talu Juna Eska; Hidayatullah Hidayatullah; Afni Nia Sari
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.355 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1083

Abstract

Abstarct : Micro, small and medium enterprises are the main actors in economic activity in Indonesiaespecially in West Sumatra, Nagari Talu. The future of development lieson the ability of micro, small and medium enterprises to develop independently. In line withuse of the internet which has very diverse benefits from several aspects, one of which isto process buying and selling transactions online or better known as E-Commerce. Currently E-Commerce is growing rapidly with the rise of online buying and selling sites that are starting to emerge,such as Blibli, Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Shopee and many others. the shopeeis one of the marketplaces that is able to increase the growth of UMKN businesses in IndonesiaNagari Simpang Tanjung Nan Ampek, because many SMEs do not understand how to use itshopee marketplace to the fullest. So socialization is needed regarding the use of the marketplaceshopee. The implementation of this outreach is focused on managing sales and designing strategiesmarketing by utilizing the shopee marketplace. Through this activity, business actors are expected to can manage sales using shopee and can manage sales strategies thereby increasing the profits of UMKM in Nagari Talu.Keywords: market place; shopee; UMKN; technology; informationAbstrak : Usaha mikro kecil dan menengah merupakan aktor utama dalam kegiatan ekonomi di Indonesia khususnya di Sumatera Barat, Nagari Talu. Masa depan pembangunan terletak pada kemampuan usaha mikro kecil dan menengah untuk berkembang mandiri. Sejalan dengan penggunaan internet yang memiliki manfaat sangat beragam dari beberapa aspek, salah satunya adalah untuk proses transaksi jual beli secara online atau lebih dikenal dengan E-Commerce. Saat ini ECommerce berkembang pesat dengan maraknya situs jual beli secara online yang mulai bermunculan, seperti Blibli, Lazada, Tokopedia, Bukalapak, Shopee dan masih banyak lainnya. Shopee yang merupakan salah satu marketplace yang mampu dalam meningkatkan pertumbuhan usaha UMKM di Nagari Talu, karena banyak pelaku UMKM yang belum paham memanfaatkan marketplace shopee secara maksimal. Maka dibutuhkan sosialisasi mengenai pemanfaatan marketplace shopee. Pelaksanaan sosialiasasi ini difokuskan untuk mengelola penjualan dan merancang strategi pemasaran dengan memanfaatkan marketplace shopee. Melalui kegiatan ini, pelaku usaha diharapkan dapat melakukan pengelolaan penjualan menggunakan shopee dan dapat mengatur strategi penjualan sehingga meningkatkan keuntungan UMKM di Nagari Talu.Kata kunci : market place; shopee;UMKM;teknologi;informasi
Pelatihan Media Pembelajaran Menggunakan Microsoft PowerPoint 2010 untuk Guru Taman Kanak-Kanak Dewi Anggraeni; Rizaldi Rizaldi; Muthia Dewi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.179 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i1.606

Abstract

Abstract: Information technology-based learning as a basis for introduction to kindergarten teachers so that teachers can develop learning models in the information technology era which has begun to be implemented in the world of education. In this community service, teachers are given a basic introduction to the benefits of the role of technology in the learning process. As a result of this community service, it is hoped that ABA XI Kindergarten teachers will be able to apply one of the technology applications that have great potential to be used as learning media, namely using the Microsoft PowerPoint application. Microsoft PowerPoint is an application program part of Microsoft Office. Microsoft powerpoint is used to help create materials for presentations.            Keywords: Information Technologi;Microsoft Office;Microsoft PowerPoint;Kindergarten  Abstrak: Pembelajaran berbasis teknologi informasi sebagai dasar pengenalan pada guru taman kanak-kanak agar guru bisa mengembangkan model pembelajaran di era teknologi informasi yang mulai diimplementasikan pada dunia pendidikan. Dalam pengabdian kepada masyarakat ini guru-guru diberikan pengenalan dasar tentang manfaat peranan teknologi didalam proses pembelajaran. Hasil dari pengabdian masyarakat ini, diharapkan guru-guru TK ABA XI sudah bisa menerapkan salah satu penerapan teknologi yang memiliki potensi besar untuk digunakan sebagai media pembelajaran yaitu menggunakan aplikasi microsoft powerpoint. Microsoft powerpoint adalah program aplikasi bagian dari microsoft office. Microsoft powerpoint digunakan untuk membantu pembuatan bahan untuk persentasi. Kata kunci: Teknologi Informasi;Microsoft Office;Microsoft PowerPoint
Pelatihan Microsoft Power Point untuk Siswa SD Juna Eska; Hidayatullah Hidayatullah; Hambali Hambali
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.151 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.754

Abstract

Abstarct: The need for increasing knowledge and insight at an early age aims to prepare students to face global competition. For example, in terms of work, students who already have qualified skills in the future can be quickly recruited by companies or organizations that need human resources. Then it is necessary to hold Microsoft power point training Keywords: Training; Microsoft powerPoint  Abstrak : Perlunya peningkatan pengetahuan dan wawasan pada usia yang masih dini bertujuan untuk mempersiapkan diri siswa dalam menghadapi persaingan secara global. Misalnya dalam hal pekerjaan, siswa yang sudah memiliki skill yang mumpuni dimasa yang akan datang dapat dengan cepat direkrut oleh perusahaan atau organisasi yang membutuhkan SDM.Maka perlu diadakan pelatihan Microsoft power point Kata Kunci : Pelatihan; Microsoft powerPoint
Peranan Literasi Digital Pada Teknik Penulisan Konten dengan Menggunakan Website Digital di Samura Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo Karisma Erikson Tarigan
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.717 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.823

Abstract

Abstract: English learning activities for school-age children could not be separated by game methods that made a child learned to explore, discovered, expressed feelings, be creative, increased the activity of new thinking patterns, and provided opportunities to socialize with their environment. One example of a game that was starting to develop and be used in all areas of English language skills was bingo. The purpose of this community service was to describe the ability to improve the English language of special school students at the Markus Foundation through bingo games and as a guide for the implementation of English learning. The method used was the training in the use of vocabulary and speaking English through cards and powerpoint. The result of this community service activity was that the students were able to increase their English vocabulary through the bingo game because the researcher provided pictures and asked them to talk about the activities in the pictures. Bingo card pictures were able to provide clues to introduce the use of words and students practice a lot of pronunciation techniques with other students which made learning activities more challenging, motivated, and increased self-confidence. The existence of this training activity was expected to be able to develop the use of English as a foreign language in the context of the learning model of children with special needs in the form of interesting games and it required the responses of other students as a stimulation of the development of affective, cognitive, and psychomotor intelligence. Keywords: Bingo Games; English Speaking Ability; English Vocabulary  Abstrak: Ide penyebaran konten positif dalam gerakan literasi digital belum dipahami dengan baik di kalangan anak muda. Hal ini diperkuat oleh fakta yang menyatakan bahwa tidak ada konsensus tentang definisi sebenarnya dari konten positif. Data menunjukkan bahwa konten positif lebih bermanfaat daripada konten negatif. Nilai konsumen yang informatif dan menginspirasi adalah contoh konten positif. Hasil observasi di lapangan menunjukkan bahwa literasi digital dan sosialisasi berbagai jenis konten positif masih diperlukan agar ide ini lebih diterima dan disebarluaskan. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk memberikan alternatif model pembelajaran yang dapat digunakan oleh para penggiat literasi untuk menumbuhkan dan mengembangkan budaya literasi digital dengan membuat konten digital sehingga generasi muda dapat membentuk etika digital dalam penggunaan media digital dan internet. Saat menulis artikel, metode studi literatur digunakan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sampel diambil dari 20 orang usia muda yang berumur 18-23 tahun di Samura, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo. Kata kunci: Konten  website digital; Media digital; Literasi menulis

Page 6 of 25 | Total Record : 243