cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
+628126416133
Journal Mail Official
saptaandy@gmail.com
Editorial Address
Jl. Rimbang Lk. IX Perum Wahyu Asri V Blok A No 5 Siumbut Baru, Kec. Kisaran Timur
Location
,
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Published by Smart Education
ISSN : -     EISSN : 27767647     DOI : https://doi.org/10.54314
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap tahunnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 243 Documents
Penyuluhan Dampak Negative Gadget Bagi Anak-Anak Fetriani Fetriani; Zulyan Zulyan; Eki Saputra; Muslih Hasibuan; Septina Lisdayanti
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.677 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.872

Abstract

Abstract: The problem faced by the children of Bumi Sari village is the excessive use of gadgets. For this reason, one of the efforts that can be done is to conduct counseling on the Impact of Negative Gadgets for Children in Bumi Sari Village, Ujan Mas District, Kepahiang Regency. This is an effort that can be done so that children gain knowledge about the impact of excessive use of gadgets. This activity was carried out at the UMB Student Community Service Secretariat in Bumi Sari Village. This event is Followed by 20 participants consisting of children and adolescents. The counseling activity discussed the Negative Impact of Gadgets on the Development of Children's Language Skills. Discussion and Questions and Answers are a form of activity carried out during the extension. Participants had very high enthusiasm during this counseling event, from the beginning to the end of the event. Keywords: Counseling; children; gadgetsAbstrak: Permasalahan yang dihadapi oleh anak-anak desa Bumi Sari adalah penggunaan gadget secara berlebihan. Untuk itu salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah melakukan penyuluhan mengenai Dampak Negative Gadget Bagi Anak-Anak didesa Bumi Sari Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Kepahiang. Ini merupakan upaya yang bisa dilakukan agar anak-anak mendapatkan pengetahuan tentang dampak penggunaan Gadget secara berlebihan. Kegiatan ini dilakukan di Sekre KKN Mahasiswa UMB di desa Bumi Sari. Diikuti sebanyak 20 peserta yang terdiri dari anak-anak dan remaja. Kegiatan penyuluhan membahas tentang Dampak Negatif Gadget Terhadap Perkembangan Kemampuan Berbahasa Anak. Diskusi dan Tanya jawab adalah bentuk kegiatan yang dilakukan selama penyuluhan berlangsung. Peserta memiliki antusias yang sangat tinggi selama mengikuti acara penyuluhan ini, mulai dari awal sampai akhir acara.Kata kunci: Anak-anak; gadget; penyuluhan
Pemanfaatan Aplikasi E-Letter Pada Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru Berbasis Web Yori Apridonal M; Ahmad Muhazir; Mohd. Siddik
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.665 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1082

Abstract

Abstract: Technology really provides benefits and helps people's daily activities, for example the use of internet technology such as websites is widely implemented in various systems. The Pekanbaru City Health Office coordinates with the puskesmas as a technical implementation unit in the health sector. Each puskesmas has a work report that must be reported to the Pekanbaru City Health Office so that many puskesmas under the auspices of the Pekanbaru City Health Office must submit these reports. Due to distance limitations, an information technology-based container is needed to accommodate all these reports because the report collection is still in the form of files that are delivered directly by the Head of the Puskesmas to the Pekanbaru City Health Office. After socializing and using the e-Letter application at the Pekanbaru City Health Office, it can be concluded that the e-Letter application created can help the Pekanbaru City Health Office to collect activity reports from each health center and the e-Letter application can save time and save time. in the use of paper because the report is already a file. Keywords: application; e-letter; webAbstrak: Teknologi sangat memberikan manfaat dan membantu kegiatan manusia sehari-hari misalnya pemanfaatan teknologi internet seperti website banyak diimplementasikan diberbagai sistem. Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru berkoordinasi dengan puskesmas sebagai unit pelaksana teknis pada bidang kesehatan. Setiap puskesmas memiliki laporan kerja yang harus dilaporkan kepada Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru sehingga banyaknya puskesmas yang dibawah naungan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru harus mengumpulkan laporan tersebut. Karena keterbatasan jarak maka dibutuhkan suatu wadah berbasiskan teknologi informasi untuk menampung semua laporan tersebut dikarenakan pengumpulan laporan masih dalam bentuk berkas yang di antarkan langsung oleh Kepala puskesmas ke pihak Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. Setelah dilakukan sosialiasi dan digunkannya aplikasi e-Letter pada Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru maka dapat disimpulkan bahwa aplikasi e-Letter yang dibuat dapat membantu pihak Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru untuk mengumpulkan laporan kegiatan dari setiap puskesmas dan aplikasi e-Letter dapat menghemat waktu dan menghemat dalam penggunaan kertas karena laporan sudah berupa file.Kata kunci: aplikasi; e-letter; web
Pemanfaatan Media Sosial untuk Sarana Promosi dan Penjualan Produk UMKM Romy Aulia; Dahriansah Dahriansah; Yori Apridonal M
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.349 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i1.587

Abstract

Abstract: Digital marketing is a marketing or promotion activity through the internet or online digital media. The purpose of this community service activity is to provide an understanding of the role of digital marketing in an effort to increase the sales of MSME products that have an impact on the welfare of the community in Silom-Lom Village, Simpang Empat District, Asahan Regency, especially in Koowe's business. Koowe, which is engaged in snacks, was founded in 2019. Because he is still a beginner, the marketing has not been maximized, namely selling his products to consumers in the surrounding area, so that it cannot attract consumers more widely. This is the goal of this community service activity, namely to provide an understanding of digital marketing in marketing Koowe products so that it can increase product sales.Abstrak: Digital marketing merupakan kegiatan pemasaran ataupun promosi melalui media internet ataupun digital secara online. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini ialah untuk memberikan pemahaman mengenai peran digital marketing dalam upaya meningkatkan penjualan produk UMKM yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat di Desa Silom-Lom, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, terutama pada usaha Koowe. Koowe yang bergerak dalam bidang makanan ringan ini berdiri tahun 2019. Dikarenakan masih pemula, pemasaran yang dilakukan belum maksimal yaitu menjual produknya kepada para konsumen yang ada di wilayah sekitarnya saja, sehingga belum dapat menarik konsumen secara lebih luas. Hal inilah yang menjadi tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini, yaitu untuk memberikan pemahaman mengenai digital marketing dalam memasarkan produk Koowe sehingga dapat meningkatkan penjualan produk. Kata kunci: Digital Marketing; Koowe; UMKM 
Penyuluhan Budidaya Tanaman Porang (Amorphophallus muelleri) Di Desa Sambirejo Dusun II Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Refnizuida Refnizuida; Rosmaria Girsang; Meriksa Sembiring; Devi Andriani Luta
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.188 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.751

Abstract

Abstract: Community service activities aim to make the community aware of the cultiva-tion of the porang plant and also the benefits of the porang plant (Amorphophallus muelleri). Based on the problems presented, there is a lack of public understanding about the benefits of porang plants and porang cultivation. With the cultivation of the porang plant (Amorphophallus muelleri) it can increase the knowledge of the community in Sam-birejo Village, dusun II, Binjai District, Langkat Regency. can solve these existing prob-lems, then this activity will be carried out in the form of transfer of knowledge such as discussions, assistance on the cultivation of porang plants (Amorphophallus muelleri), training and practice. increasing knowledge about the cultivation of porang plants (Amor-phophallus muelleri) and their benefits, creating a form of synergistic cooperation between universities and the community in the form of community service.Keywords: extension; porang plant benefits; porang plant cultivation Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan agar masyarakat mengetahui budidaya tanaman porang dan juga manfaat dari tanaman porang (Amorphophallus muelleri). Berdasarkan permasalahan yang disampaikan adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang manfaat tanaman porang dan budidaya tanaman porang. Dengan adanya budidaya tanaman porang (Amorphophallus muelleri) ini dapat menambah pengelahuan masyarakat di desa Sambirejo dusun II decamatan Binjai Kabupaten Langkat. dapat memecahkan masalah yang ada tersebut, maka kegiatan ini akan dilakukan dalam bentuk yaitu Transfer pengelahuan seperti diskusi, Pedampimngan tentang budidaya tanaman porang (Amorphophallus muelleri), Pelatihan dan praktek Melalui pengabdian ini diharapkan tujuan dan target yang ingin dicapai pada kegiatan ini seperti: masyarakat dapat menambah ilmu pengetahuan tentang budidaya tanaman porang (Amorphophallus muelleri) beserta manfaatnya, terciptanya bentuk kerja sama yang sinergi antara perguruan tinggi dengan masyarakat dalam bentuk pengabdian masyarakat.Kata kunci : budidaya tanaman porang; manfaat tanaman porang; penyuluhan
Digital Camp for Student : Workshop Pemrograman Java untuk Siswa SMK Negeri Air Joman Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak Rolly Yesputra; Edi Kurniawan; Nasrun Marpaung; Nuriadi Manurung
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.736 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.822

Abstract

Abstract: The 4.0 Industrial Revolution can be seen directly from the very rapid progress and changes in information technology in various fields. To be able to keep up with technological developments in the era of the Industrial Revolution 4.0, SMK students must be able to follow the development of information technology, especially programming. With the motto "SMK Can" it is necessary to hold training activities to improve students' abilities. Java programming training is given to students majoring in Software Engineering. The training activity begins with the preparation of Java programming modules and practical activities with the Netbeans IDE to develop applications based on Java Swing and the MariaDB database. This training is carried out in the form of tutorials and workshops that are accompanied directly by the team, so that students can practice the material provided directly and are assisted if there are obstacles in following the modules discussed. The training always begins with a pre-test activity and at the end of the training a post-test will be conducted to test students' understanding. From the results of the pre-test, it is known that the average student does not understand Java programming well. After doing the Post-test, it was found that there was an increase in students' ability to understand Java Swing programming.            Keywords: Java; Java Swing; Programming  Abstrak: Revolusi Industri 4.0 dapat dilihat secara langsung dari kemajuan dan perubahan teknologi informasi yang sangat pesat di berbagai bidang. Untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi di era Revolusi Industri 4.0, Siswa SMK harus mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi khususnya pemrograman. Dengan motto “SMK Bisa” maka perlu diadakan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan siswa. Pelatihan pemrograman Java diberikan kepada Mahasiswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak. Kegiatan pelatihan diawali dengan penyusunan modul pemrograman Java dan kegiatan praktikum dengan Netbeans IDE untuk mengembangkan aplikasi berbasis Java Swing dan database MariaDB. Pelatihan ini dilaksanakan dalam bentuk tutorial dan workshop yang didampingi langsung oleh tim, sehingga mahasiswa dapat mempraktekkan materi yang diberikan secara langsung dan dibantu jika ada kendala dalam mengikuti modul yang dibahas. Pelatihan selalu diawali dengan kegiatan pre-test dan di akhir pelatihan akan dilakukan post-test untuk menguji pemahaman siswa. Dari hasil pre-test diketahui bahwa rata-rata siswa belum memahami pemrograman Java dengan baik. Setelah dilakukan Post-test ditemukan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam memahami pemrograman Java Swing. Kata kunci: Java; Java Swing; Pemrograman;   
Edukasi Remaja Untuk Berhenti Merokok Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Berlianti Berlianti; Tasya Tria Nurjanah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): April 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.971 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v2i1.896

Abstract

Abstract: Low knowledge of PHBS (Clean and Healthy Lifestyle) in maintaining body health, poor attitude in responding to the importance of PHBS in daily life to prevent the occurrence of a disease and PHBS application behavior in daily life. Smoking has become commonplace among people, especially among teenagers. Teenagers become one of the cigarette users who continue to increase, this is influenced by many factors related to the personality and environment of adolescents. Factors that influence smoking habits are family, peers, the environment, and friends with smokers. Many teenagers think that smoking is a symbol of maturity without thinking about the cause. The purpose of this problem is to help teenagers to quit smoking. To solve this problem, the method used is social group work. As for the achievements of this problem, especially teenagers, they know and understand the dangers of smoking and are more likely to lead a healthy lifestyle. Keywords: teenager; smoke; desire to quit smokingAbstrak: Rendahnya pengetahuan melakukan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) dalam menjaga kesehatan tubuh, sikap yang buruk dalam menyikapi pentingnya melakukan PHBS dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah terjadinya suatu penyakit dan prilaku penerapan PHBS di kehidupan sehari-hari. Merokok sudah menjadi hal yang lumrah dikalangan masyarakat terutama dikalangan remaja. Remaja menjadi salah satu pengguna rokok yang terus meningkat, hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor yang berkaitan dengan kepribadian dan lingkungan remaja. Faktor-Faktor yang mempengaruhi kebiasaan merokok adalah keluarga, teman sebaya, lingkungan sekitar, dan berteman dengan orang perokok. Banyak remaja yang mengaagap bahwa rokok itu menjadi lambang kedewasaannya tanpa memikirkan penyebabnya. Adapun tujuan dari permasalahan ini ialah membantu anak remaja untuk berhenti dari rokok. Untuk menyelesaikan permasalahan ini metode yang digunakan social grup work. adapun pencapaian dari permasalahan ini terkhusus anak remaja mengetahui serta memahami bahaya rokok dan lebih mengarah pada pola hidup sehat.Kata kunci: remaja; merokok; keingan berhenti merokok
Optimalisasi Pengembangan Alat-Alat Bekas Untuk Meningkatkan Keterampilan Bermusik Pada Siswa SMK Negeri 8 Samarinda Yofi Irvan Vivian; Aris Setyoko; Dwi Mustofa
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 2, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.378 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v2i2.1086

Abstract

Abstract: The lack of art teachers at the school level makes many teachers of other subjects teach Arts and Culture Subjects. The government created the Movement of Artists Entering Schools (GSMS) program to address this, but not all schools were able and implemented it. The limitations of art teachers run linearly with supporting media in Cultural Arts Subjects. This study aims to improve musical skills in students of SMK Negeri 8 Samarinda. The method used is Classroom Action Research (PTK). Optimization of the development of used tools in the form of gallons of water and buckets can be used for learning media, especially in performing arts materials. The method used is implemented in 4 ways, namely: (1) Introduction to Western Music Theory; (2) Search for non-musical instruments; (3) Application of Western Music Theory in non-musical instruments; and (4) The merging of non-musical instruments with musical instruments (Pianica). Students became interested in Cultural Arts Subjects even though the school did not have a learning medium that could support them well. Optimization of the development of used (non-musical) tools can provide performances that are appreciated by SMK Negeri 8 Samarinda. This is evident from the many performance arenas given for eleven students to perform. Keywords: Arts and Culture Subjects; Optimization; Used ToolsAbstrak: Minimnya guru seni pada tingkat sekolah menjadikan banyak guru mata pelajaran lain mengajar Mata Pelajaran Seni dan Budaya. Pemerintah membuat program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) untuk mengatasi hal ini, tetapi tidak semua sekolah mampu dan melaksankannya. Keterbatasan guru seni berjalan linier dengan media penunjang pada Mata Pelajaran Seni Budaya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bermusik pada siswa SMK Negeri 8 Samarinda. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Optimalisasi pengembangan alat-alat bekas berupa galon air dan ember mampu digunakan untuk media pembelajaran, khusnya pada materi seni pertunjukan. Metode yang digunakan diimplementasikan melalui 4 cara, yaitu: (1) Pengenalan Teori Musik Barat; (2) Pencarian alat non-musik; (3) Pengaplikasian Teori Musik Barat di alat non-musik; dan (4) Penggabungan alat non-musik dengan alat musik (Pianika). Siswa mulai tertarik dengan Mata Pelajaran Seni Budaya meskipun sekolah tidak memiliki media pemberlajaran yang mampu menunjang dengan baik. Optimalisasi pengembangan alat-alat bekas (non-musik) mampu memberikan pertunjukan yang diapresiasi oleh pihak SMK Negeri 8 Samarinda. Hal ini terbukti dari banyaknya arena pertunjukan yang diberikan untuk sebelas siswa untuk tampilKata kunci: Alat-alat Bekas; Mata Pelajaran Seni dan Budaya; Optimalisasi
Meningkatkan Motorik Anak Usia Dini Dengan Bercocok Tanam Ulfah Syuhada Nasution; Muthia Dewi; Sri Rezki Maulina Azmi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.178 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i1.528

Abstract

Abstract: Farming is an outdoor activity that aims to introduce the planting process to children. Farming is an activity that is liked by young children. The output of this activity obtained from this community service is that this activity stimulates the development of the child's body, encourages children to like healthy food, improves children's fine motor development, introduces scientific concepts, namely introducing children to the world of science (botany, biology, chemistry), strengthening family relationships, teaches responsibility, makes children aware of environmental care, develops mathematical skills (for example counting seeds or measuring soil depth, identifying shapes during gardening as an introduction to geometry), teaches patience, supports children's abilities to design and organize (children will understand that each type of plant has its own way. different treatments as well as the duration of growth). Keywords: farming; motoric childhood  Abstrak: Bercocok tanam merupakan aktivitas di luar ruangan yang bertujuan untuk mengenalkan proses menanam kepada anak. Bercocok tanam merupakan aktivitas yang disukai oleh anak-anak usia dini. Luaran kegiatan yang diperoleh dari pengabdian masyarakat ini adalah kegiatan ini menstimulasi perkembangan tubuh anak, mendorong anak menyukai makanan sehat, meningkatkan perkembangan motorik halus anak, mengenalkan konsep ilmiah yaitu pengantar anak untuk mengenal dunia sains (botani, biologi, kimia), mempererat hubungan keluarga, mengjarkan tanggung jawab, menyadarkan anak memelihara lingkungan, mengembangkan keterampilan matematika(misalnya menghitung biji atau mengukur kedalaman tanah, mengidentifikasi bentuk benda selama berkebun sebagai pengantar geometri), mengajarkan kesabaran, menunjang kemampuan anak untuk merancang dan mengatur (anak akan paham bahwa tiap jenis tanaman memiliki cara perawatan serta durasi pertumbuhan yang berbeda). Kata kunci: motorik anak usia dini; bercocok tanam
Otomatisasi Pengawasan Penggunaan Masker Pada Siswa Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA) Reyhan Achmad Rizal; Marlince Novita Karoseri Nababan; Despaleri Perangin-Angin
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.436 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.721

Abstract

In preparing for face-to-face meetings, the Shafiyyatul Amaliyah Education Foundation (YPSA) requires supervision in applying the use of masks in the school envi-ronment. There are two main problems that exist at YPSA, namely supervising students at YPSA it is difficult for one supervisor to do and the size of the pages at YPSA is difficult to reach every student because students at YPSA vary from kindergarten, elementary, junior high and high school. The solution offered by the PKMS team at Universitas Prima Indonesia is to build an automation system with a door opening and closing model and a warning alarm at the entrance to the school environment. The initial implementation of this activity was carried out on August 16, 2021 to conduct interviews with YPSA part-ners in order to obtain a model of the automation tool for monitoring the use of masks in accordance with the YPSA environment. Every student is protected from the transmission of the Covid-19 virus.
Pemanfaatan Marketplace Sebagai Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Penjualan Usaha Ponsel Nurul Rahmadani; Edi Kurniawan; Maulana Dwi Sena
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): Desember 2021
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.071 KB) | DOI: 10.54314/jpstm.v1i2.793

Abstract

Abstract: Irham Ponsel is a business that is engaged in the sale and service of cellphones. In his activities, Irham Ponsel has not promoted much, especially during the Covid-19 pandemic that hit Indonesia, so that sales turnover decreased. The existence of a marketplace is considered the most suitable for marketing during the current pandemic. Because the marketplace has a concept like a conventional market, it's just that the market is virtual (online). The purpose of this activity is expected to be useful in adding insight into marketing strategies by utilizing the Shopee marketplace. In addition, it is also expected to be able to sell these products, so that it is expected to increase product sales turnover. The method in this activity is carried out by sharing sessions in pre-activities, methods of socialization and training in the implementation of activities, as well as monitoring and evaluation of these activities. The end result of this community service is utilizing technology as much as possible so that it can help develop Irham Ponsel and be able to compete globally with other business actors. In addition, they can take advantage of the market so that they can reach the market and attract the bigger consumers. Keywords: Cellphone; Marketplace; Sales; Shopee  Abstrak: Irham Ponsel merupakan usaha yang bergerak di bidang penjualan dan service handphone. Dalam kegiatannya, Irham Ponsel belum melakukan promosi secara luas, apalagi dimasa pandemi Covid-19 yang tengah melanda Indonesia, sehingga omszet penjualan menurun. Adanya marketplace dirasa paling cocok untuk pemasaran dimasa pandemi sekarang ini. Dikarenakan marketplace memiliki konsep seperti pasar konvensional, hanya saja pasarnya berbentuk virtual (online). Tujuan dari kegiatan ini diharapkan dapat bermanfaat dalam menambah wawasan dalam strategi pemasaran dengan memanfaatkan marketplace Shopee. Selain itu juga dapat menstabilkan penjualan produk tersebut, sehingga diharapkan dapat meningkatkan omzet penjualan produk. Metode dalam kegiatan ini dilakukan dengan sharing session pada pra kegiatan, metode sosialisasi dan pelatihan pada pelaksanaan kegiatan, serta melakukan monitoring dan evaluasi terhadapat kegiatan ini. Hasil akhir dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memanfaatkan teknologi semaksimal mungkin sehingga dapat membantu mengembangkan Irham Ponsel dan dapat bersaing secara global dengan para pelaku usaha lain. Selain itu, dapat memanfaatkan marketplace sehingga dapat menjangkau pasar serta menarik konsumen secara lebih luas. Kata kunci: Marketplace; Penjualan; Ponsel Shopee

Page 5 of 25 | Total Record : 243