cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalsosains@gmail.com
Phone
+6285703065636
Journal Mail Official
jurnalsosains@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pangeran Cakrabuana, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sosial dan Sains
ISSN : 27747018     EISSN : 2774700x     DOI : 10.36418
Core Subject : Science, Social,
Jurnal sosial dan sains (SOSAINS) is a double blind peer-reviewed academic journal and open access to social and science fields. The journal is published monthly by Green Publisher Indonesia. Jurnal sosial dan sains (SOSAINS) provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically. This journal publishes research articles covering social included : Management, Economics, Culture, Law, Geography, and Education and sciences included : Astronomy, Biology, Ecology, Physics, Geology, Geography, Geography, Chemical. Published articles are from critical and comprehensive research, studies or scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books. This journal publishes research articles covering social and science. Journal has become a member of Crossref (Prefix: 10.36418) with Online ISSN 2774-700x and Print ISSN 2774-7018
Articles 1,041 Documents
Persepsi dan Urgensi Pembelajaran Daring Mahasiswa di Masa Covid-19 Nurwinda Rahmawati; Annisa Dian Ramadhania; Yovitan Maulidyarsih; Siti Faridah; Wienike Dinar Pratiwi
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1680.43 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i10.234

Abstract

Pendidikan merupakan sebuah program yang harus diikuti oleh semua orang, yang termasuk kedalam pendidikan tidak hanya kegiatan belajar dengan cara membuka buku, diskusi dan kemudian sudah selesai. Dinamakan dengan pendidikan merupakan pengubahan moral atau sikap seseorang atas apa yang telah dimiliki maka inilah yang dinamakan dengan pendidikan sebenarnya mengubah tingkah laku menjadi lebih baik untuk kedepannya. Dengan ini maka diperlukan kedewasaan untuk bersikap seperti kebijakan yang telah disampaikan oleh Kementerian Pendidikan Sosial Budaya yang mengesahkan bahwa pembelajaran akan tetap dilaksanakan secara online atau vitual. Hal ini terjadi karena mewabahnya virus covid-19 atau bisa disebut dengan Severe Acute Respiratory Syndrom (SARS). Virus ini sangat berbahaya karena menyerang sistem pernapasan manusia, dengan ini Kemendikbud menyatakan bahwa pembelajaran dilakukan cukup di rumah saja, dimulai dari melaksanakan kegiatan ibadah sampai kegiatan sehari-hari cukup dirumah saja hal tersebut dilakukan guna untuk mempercepat pemutusan rantai penyebaran virus covid-19. Sebagai generasi yang patuh maka semua orang harus mematuhi apa yang telah menjadi peraturan saat ini, seiring dengan berjalannya waktu kini daring telah berhasil dilaksanakan hanya saja adapun beberepa kendala yang memang dapat menghambat pekerjaan mahasiswa seperti memahami sebuah materi karena faktor jeleknya jaringan di tempat yang mahasiswa tempati saat ini. Tujuan penelitian ini mendeksripsikan persepsi dan urgensi pembelajaran daring mahasiswa di masa covid-19. Metode yang digunakan adalah kualitiatif deskriptif karena data yang tekumpul berdasarkan responden mahasiswa Unsika.
Partisipasi Masyarakat Dalam Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) Sri Mulya Lestari; Yayuk Eko Wahyuningsih
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1537.497 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i10.235

Abstract

Peran serta keterlibatan masyarakat untuk pembangunan desa itu sangat diperlukan karena ini dapat dijadikan sebagai suatu kegiatan kerjasama antar pemerintah desa dengan masyarakat. Oleh karena itu Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat partisipasi masyarakat dalam penyusunan rencana kerja pemerintah. peneliti ingin memahami secara mendalam sejauh mana partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa. Penelitian ini dilakukan di desa Pasi Pinang Kecamatan Meurebo Kabupaten Aceh Barat, adapun data yang digunakan adalah data primer yang bersumber dari jawaban responden hasil kuisioner, penelitian ini sendiri menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan Case Study, penelitian kualitatif ini melibatkan upaya pengumpulan data  yang dilakukan dengan wawancara dan kuisioner kepada pemerintah desa dan juga masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses perencanaan pembangunan di desa Pasi Pinang sudah sesuai dan dilakukan secara aktif akan tetapi tidak mengikut sertakan partisipasi masyarakat dalam penyusunan perencanaan, masyarakat hanya berpartisipasi dalam bermusyawarah untuk rencana pembangunan
Evaluasi Penggunaan Obat Gangguan Saluran Cerna pada Pasien Rawat Inap berdasarkan Formularium Nasional di Faskes Tingkat Pertama Egi maulana; Emylia fiskasari
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1843.296 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i10.236

Abstract

Gangguan pencernaan merupakan masalah yang terjadi pada salah satu organ sistem pencernaan, atau lebih dari satu organ pencernaan secara bersamaan. Gangguan saluran cerna yang sering dijumpai di sekitar masyarakat adalah gastroenteritis, dispepsia, gerd dan diare. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Peneliti menggunakan Indikator penggunaan obat yaitu tepat diagnosa, tepat indikasi, tepat dalam pemilihan obat, tepat dosis, efek samping, interval pemerian, dan tepat waktu. Penggunaan obat yang tepat harus disesuaikan dengan formularium yang disusun oleh petugas fasilitas kesehatan untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa Terdapat 52,5% tenaga medis yang merasa kurang paham terhadap formularium nasional karena berbagai faktor dari mulai rasa ingin tahu yang kurang atau petugas kefarmasian yang tidak melakukan sosialisasi kepada nakes lainya, dan 30% nakes menjawab paham terhadap formularium nasional dan 17,5% menjawab tidak paham. Pengawasan terhadap pasien rawat inap dengan gangguan saluran cerna di faskes tingkat pertama sangat baik, petugas kefarmasian menggunakan form ceklis untuk melihat tingkat kerasionalan penggunaan obat dan indikator peresapan fornas. Tersedianya obat golongan PPI (proton pump inhibitor) yaitu omeprazole 40mg cap dan golongan Histamin H2-receptor antagonist yaitu ranitidin tablet dan ranitidin sediaan injeksi juga antiemetika sediaan tablet dan sirup yaitu domperidon dan obat tersebut merupakan obat-obat yang harus ada di faskes tingkat pertama.
Manajemen Pengembangan Destinasi Taman Wisata Ammani Kabupaten Pinrang Di Era Pandemi Covid-19 Suardi Palaba
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1837.5 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i10.237

Abstract

Manajemen pengembangan penting bagi setiap aktivitas individu atau kelompok dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yang diinginkan. Tujuan penelitian ini menjelaskan manajemen pengembangan destinasi taman wisata Ammani Kabupaten Pinrang di era pandemi Covid 19 dan menganalisis manajemen pengembangan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah dan pihak pengelola destinasi taman wisata Ammani Kabupaten Pinrang di era pandemi Covid 19 dalam meningkatkan pendapatan daerah dan mempertahankan eksistensi kunjungan. Penelitian dilaksanakan di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pinrang. Jenis penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif yang bersumber dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, penelitian kepustakaan dan dokumentasi. Informan penelitian sebanyak 4 (empat) orang. Data yang diperoleh dari lokasi baik data primer maupun data sekunder, akan disusun dan disajikan serta dianalisis dengan menggunakan deskriptif kualitatif berupa pemaparan yang kemudian dianalisis dan dinarasikan. Hasil penelitian menemukan bahwa manajemen pengembangan destinasi taman wisata Ammani Kabupaten Pinrang di era pandemi Covid 19 ditentukan oleh ketersediaan pendapatan dan keberadaan sumber daya manusia untuk mengembangkan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan atau tindakan dan pengawasan objek dan daya tarik wisata Pantai Harapan Ammani sebagai dasar bagi kepariwisataan dan potensi yang menjadi pendorong kehadiran/kunjungan wisatawan ke suatu daerah tujuan dan wisata. Upaya Pemerintah Daerah dan pihak pengelola destinasi taman wisata meningkatkan pendapatan daerah dan mempertahankan eksistensi kunjungan di masa pandemi Covid 19 melalui kegiatan perencanaan pengembangan wisata, pengorganisasian tugas operasional dari pengelola destinasi wisata, penggerakan berupa partisipasi semua pihak dalam pengembangan wisata dan pengawasan atas setiap kegiatan agar terkoordinir dengan baik.
Pengaruh Dosis Pupuk Kotoran Ayam Dan Dolomit Terhadap Sifat Kimia Ultisol Dan Tanaman Caisim Sofi Ainun Firdany; Slamet Rohadi Suparto; Prasmaji Sulistyanto
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2333.17 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i10.239

Abstract

Ultisol memiliki keasaman, kandungan bahan organik dan unsur hara yang rendah. Masalah ini dapat diupayakan pemecahannya dengan pemberian pupuk organik dan kapur Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kotoran ayam dan dolomit yang mampu memperbaiki sifat kimia ultisol dan mendukung pertumbuhan tanaman caisim Penelitian dilakukan dengan percobaan polybag dalam green house di Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Perlakuan terdiri dari dosis pupuk kotoran ayam 5, 10, 15 ton/ha dan dolomit 2,2, 3,3 dan 4,4 ton/ha. Percobaan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap dengan dua ulangan. Pengamatan dilakukan terhadap sifat kimia tanah dan pertumbuhan caesim. Hasil Penelitian menunjukan bahwa dosis pupuk kotoran ayam 10 ton/ha yang dikombinasikan dengan dolomit 3,3 ton/ha sudah mampu memperbaiki sifat kimia tanah ultisol yaitu pH tanah, daya hantar listrik, C-organik tanah dan P tersedia dan berefek baik untuk pertumbuhan caisim.
Pengkajian Mutu Produk Vitamin D3 Sirup di PT. Pyridam Farma Tbk. Terhadap Peningkatan Kualitas Kesehatan Okta Alia; Rida Emelia
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2043.867 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i10.240

Abstract

Kebutuhan Vitamin D3 saat ini sangat berperan penting untuk menjaga daya tahan tubuh agar tetap baik pada masa pandemic atau memasuki era New normal seperti saat ini, berperan untuk menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh menjadi lebih kuat terhadap paparan virus penyakit. Kekurangan Vitamin D3 dalam tubuh dapat menyebabkan tubuh menjadi mudah terinfeksi sumber penyakit. Vitamin D3 dapat di peroleh dari paparan sinar matahari pagi, namun pada masa pandemic saat ini sebagian individu harus melakukan isolasi sehingga mengalami keterbatasan ruang gerak. Penelitian dilakukan di industri Farmasi dengan tujuan Mengetahui bagaimana Pemastian Mutu Produk Vitamin D3 Syr di PT.Pyridam Farma dan Memahami Pengkajian Mutu Produk Sesuai dengan CPOB. Metode penelitian dilakukan secara deskriptif dengan pengambilan data prospektif observasional. Pemastian mutu produk (PMP) dikenal dengan istilah lain Produk Quality Review adalah evaluasi yang dilakukan secara berkala dari semua produk obat farmasi terdaftar maupun produk eksport, dengan tujuan melihat kekonsistensian formulasi, proses pembuatan, hasil evaluasi harus Memenuhi Syarat seperti, pengujian organoleptic, pH, viscositas, Bobot Jenis, kadar zat aktif, evektifitas pengawet dan pegujian mikrobiologi. Dokumentasi penggunaaan bahan awal, bahan kemas primer – sekunder. Produksi Vitamin D3 syr di PT.Pyridam farma Tbk. Saat ini dilakukan secara konsisten dari berbagai aspek baik pada formulasi tidak ada perubahan, penggunaan bahan awal, kemas primer dan sekunder tidak ada perubahan produsen maupun penyalur, proses produksi tervalidasi dan konsisten, evaluasi sediaan memenuhi persyaratan yang di tetapkan, dan tidak adanya laporan penyimpangan, laporan produk penarikan atau produk di kembalikan. Produksi Vitamin D3 Syr Memenuhi Syarat dalam berbagai aspek hingga dapat menjamin produk memiliki kualitas yang baik.
Menganalisis Dampak Penggunaan Betahistine Mesilate Terhadap Pasien Gejala Vertigo Perifer Di Klinik Al Ma'soem Cibulareng Diah nur anggraini; Winda Evita Wurlatte; Wempi Eka Permana
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2616.944 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i10.241

Abstract

Vertigo (gangguan keseimbangan) merupakan suatu istilah yang berasal dari Bahasa latin vertere yang berarti memutar. Vertigo sering kali dinyatakan sebagai rasa pusing, sempoyongan, rasa melayang, badan atau dunia sekelilingnya berputar-putar. Vertigo merupakan suatu ilusi gerakan, biasanya berupa sensasi berputar yang akan meningkat dengan perubahan posisi kepala. Vertigo adalah salah satu bentuk sakit kepala di mana penderita mengalami persepsi gerakan yang tidak semestinya (biasanya gerakan berputar atau melayang) yang disebabkan oleh gangguan pada sistem vestibular. Dalam melakukan penelitian ini menggunakan metode deskriptif, kuantitatif, dan pengumpulan data dilakukan data klinik Al Ma’soem Ciburaleng, kuisioner dan wawancara berdasarkan penelitian dan data yang telah di kumpulkan maka d betahistine mesilate sangat berpengaruh dalam pengobatan vertigo perifer, hal ini dapat di lihat dari peresepan dan penggunaan betahistine mesilate. Dalam penelitian yang dilakukan di klinik al masoem ciburaleng di dapatkan hasil sampel 51 pasien penderita vertigo perifer yang menggunakan betahistine mesilate sebagai pengobatan vertigo perifer. Maka dari hasil tersebut maka betahistine mesilate sangat berpengaruh dalam pengobatan vertigo perifer. Dampak penggunaan betahistine mesilate yaitu menunjukan adanya perbaikan yang signifikan terhadap frekuesi, itensitas dan duarasi serangan vertigo perifer. Dosis betahistine mesilate yang diberikan bervariasi berdasarkan kondisi setiap penderita, selama pengobatan dokter akan melihat respons pasien terhadap pengobatan dan melakukan penyesuaian dosis bila diperlukan.
The Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Metode Amenorrhea Laktasi Khuzaimah Adinda Ramadhani
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1718.444 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i11.243

Abstract

Kepadatan penduduk di Indonesia semakin melonjak, banyak ibu menyusui yang menunda penggunaan kontrasepsi karena takut akan menggaggu proses mengasihi pada bayinya. Kontrasepsi adalah sesuatu yang banyak dilakukan ibu setelah melahirkan untuk memberi ruang bagi kelahiran berikutnya, ada banyak berbagai pilihan kontrasepsi dan dapat dicapai sesuai dengan pengetahuan dan keyakinan ibu untuk memilih kontrasepsi. Pemberian ASI Eksklusif merupakan metode kontrasepsi sementara yang cukup efektif selama ibu belum menstruasi dan usia bayi belum mencapai enam bulan. Efektifitas MAL mencapai 98% bagi ibu yang menyusui secara eksklusif. Tujuan penelitian ini untuk melihat presentase pengetahuan ibu tentang kontrasepsi MAL. Metode penelitian yang digunakan adalah cross – sectional secara kualitatif. Dari keseluruhan jurnal yang didapatkan dan ditelaah didapatkan bahwa rata – rata ibu sudah memulai memberikan ASI Eksklusif dan sekaligus berminat menjalankan kontrasepsi dengan Metode Amenorrhea Laktasi, dikarenakan dengan menggunakan kontrasepsi MAL ibu tetap dapat menyusui secara eksklusif, biaya murah, dan mudah. Pencarian artikel dilakukan dengan database seperti Google Scholar. Kata kuncinya adalah "Pengetahuan tentang Metode Amenore Laktasi" dan penulis menemukan 8 artikel yang relevan dari 2010-2020.
Sagu Lingga : Kebijakan Ketahanan Pangan Masa Lalu dan Warisannya Anastasia Wiwik Swastiwi
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2653.107 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i11.248

Abstract

Kajian terhadap kebijakan tokoh-tokoh sejarah pada masa lalu masih relevan dilakukan pada saat ini. Seorang tokoh Kesultanan Riau-Lingga bernama Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah II (1857-1883) yang memberikan sumbangan pemikiran pada masa Kesultanan Riau-Lingga.  Sumbangan pemikiran tersebut adalah kebijakannya terutama dalam bidang ketahanan pangan. Pada tahun 1860 Sultan Sulaiman membuka industri sagu dan pabriknya, dibangun di hulu sungai Daik (Kampung Robat). Tulisan ini bertujuan memberi pemahaman bahwa tanaman sagu sebagai produk kebijakan ketahanan pangan masa lalu dapat dikembangkan untuk mendukung kebijakan pemerintah pada masa kini. Kajian ini menggunakan metode sejarah. Metode sejarah dalam merekonstruksi jejak jalur rempah di Kepulauan Riau ini melalui empat tahapan kerja, yaitu heuristik (pengumpulan sumber), kritik sumber (eksternal terhadap bahan dan internal terhadap isi), interpretasi (penafsiran) dan historiografi.  Sumber primer diperoleh melaui naskah Melayu seperti Tuhfat An Nafis, Perhimpunan Plakat, anotasi Hasan Junus Syair Perjalanan Engku Puteri ke Lingga, Kitab Pengetahuan Bahasa dan Tunjuk Ajar Perempuan.  Hasil kajian ini  menunjukkan kebijakan Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah II dalam  ketahanan pangan mewariskan kearifan lokal yang masih bisa dinikmati hingga sekarang. Wisata kuliner yang dominan di wilayah Kepulauan Riau adalah kuliner yang terbuat dari bahan sagu. Tanaman sagu sebagai produk kebijakan ketahanan masa lalu masih relevan dalam kondisi kini. Sagu  bahkan sudah harus menjadi kebijakan nasional sebagai salah satu alternatif karbohidrat dalam rangka ketahanan pangan nasional. Namun demikian, dukungan berbagai pihak untuk pengembangan tanaman sagu secara berkesinambungan sangat diperlukan. Kajian ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar kebijakan pemerintah daerah Lingga khususnya untuk lebih memanfaatkan sagu sebagai pemenuhan kebutuhan pangan.
Gambaran Medication Error Pada Resep Pasien Rawat Jalan di RSI Assyifa Sukabumi Periode Juni 2021 Astriani Maulida; Wempi Eka Rusmana
Jurnal sosial dan sains Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1468.013 KB) | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v1i11.249

Abstract

Medication error dapat didefinisikan sebagai kegagalan dalam proses pengobatan dan terjadinya kesalahan dalam pengobatan yang dapat memengaruhi keselamatan pasien. Medication error dapat terjadi pada 4 fase yaitu prescribing (penulisan resep), transcribing (penerjemahan resep), dispensing (proses penyiapan hingga penyerahan) dan administration (penggunaan). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proporsi kejadian medication error pada fase prescribing, transcribing, dan dispensing di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSI Assyifa Sukabumi. Metode pengambilan data yang digunakan yaitu teknik cross sectional dengan mengamati dan mencatat temuan medication error pada lembar checklist pengamatan yang berisi 27 parameter untuk masing-masing resep. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 371 lembar resep pasien yang dilayani di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSI Assyifa Sukabumi selama bulan Juni 2021. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesalahan pada beberapa parameter yang berpotensi menyebabkan terjadinya medication error. Pada fase prescribing yaitu tidak adanya nomor rekam medis pasien sebanyak 100%, tidak ada tanggal lahir/usia pasien 91,64%, tidak ada jenis kelamin pasien 100%, tidak ada tanggal resep 49,87%, tidak ada paraf dokter 100%, dan tidak ada bentuk sediaan obat 96,77%. Pada fase transcribingyaitu tidakjelas/lengkap bentuk sediaan sebanyak 96,77%, tidak jelas/tidak lengkap aturan pakai 4,58%, tidak jelas/tidak lengkap usia pasien 91,64%, tidak jelas/tidak lengkap tanggal permintaan 49,87%, tidak jelas/tidak lengkap nama pasien 7,55%, tidak jelas/tidak lengkap nomor rekam medis pasien 100%, tidak jelas/tidak lengkap nama obat 0,27%, dan tidak jelas/tidak lengkap dosis pemberian obat 3,77%. Pada fase dispensing terjadi yaitu salah pengambilan obat sebanyak 1,89%, dan salah/tidak lengkap penulisan etiket 1,35%. Hasil penelitian menunjukkan nilai yang cukup tinggi pada beberapa parameter terutama pada fase prescribing.

Page 14 of 105 | Total Record : 1041


Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 9 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 8 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 12 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 11 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 10 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 8 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 7 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 5 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 3 (2024): Junral Sosial dan Sains Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 12 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 11 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 10 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 9 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 8 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 7 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 12 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 11 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 10 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 9 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 8 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 7 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 6 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 5 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 9 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 8 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 7 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 6 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial dan Sains Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial dan Sains More Issue