ANTHOR: Education and Learning Journal
ANTHOR: Education and Learning Journal ANTHOR: Education and Learning Journal is published by Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. ANTHOR: Education and Learning Journal is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of Education and Learning. All publications in the ANTHOR Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. ANTHOR: Education and Learning Journal is a national journal with e-ISSN: 2963 - 198X, and is free of charge in the submission process and review process. ANTHOR: Education and Learning Journal publishes articles periodically sixt a year, in February, April, June, August, October and December. Focus and Scope ANTHOR: Education and Learning Journal is intended as a medium for scientific studies of research results, thoughts, and critical-analytic studies regarding research in the field of education and learning. This is part of the spirit of disseminating knowledge resulting from research and thoughts for service to the wider community. In addition, it is also a source of reference for academics in the field of education and learning, social, humaniora, Religion and Philosophy. ANTHOR: Education and Learning Journal publishes papers regularly sixt a year, in February, April, June, August, October and December. All publications in the ANTHOR journal are open, allowing articles to be available online for free without subscription. ANTHOR: Education and Learning Journal accepts scientific articles with the scope of research on: A. Education and Learning Educational Science Cluster Primary Teacher Education Education Phylosophy Education Psycological Pedagogic Technology and Vocational Science Education Learning Media Curriculum Educational Methodology Educational Guidance and Counseling Publick Education Analysis Other relevant study topics B. Social Humaniora Management Science Economics Social Sciences Humanior Culture accounting science Language Science Cluster Linguistics Sastra Music Art Arts Science Media Science History Science Social and Cultural Studies Comunity Development Other relevant study topics C. Religion and Philosophy Religious Knowledge Religion and Culture Science Other relevant study topics
Articles
234 Documents
Analisis Linguistik dan Pragmatik Kata Ganti Subjek dan Objek dalam Bahasa Arab-Melayu
Suryani, Irma;
Amisa, Siti;
Putri, Triana
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 6 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v3i6.366
Bahasa Arab-Melayu merupakan warisan budaya yang memiliki nilai historis dan linguistik yang penting. Salah satu aspek tata bahasanya yang menarik untuk dikaji adalah sistem kata ganti (dhamir), yang mencakup jenis kata ganti subjek dan objek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan dan fungsi kata ganti dalam bahasa Arab-Melayu, khususnya dhamir bāriz (kata ganti yang tampak) dan dhamir mustatir (kata ganti tersembunyi). Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis konten. Data diperoleh dari studi pustaka terhadap naskah-naskah, dokumen, dan sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata ganti dalam bahasa Arab-Melayu diklasifikasikan berdasarkan gender (muzakkar/mu'annats) dan jumlah (mufrad, mutsanna, jamak). Kata ganti juga terbagi ke dalam dhamir muttasil (kata ganti bersambung) dan dhamir munfasil (kata ganti terpisah). Penggunaannya dipengaruhi oleh faktor gramatikal, semantik, dan sosial-budaya. Fungsi utama kata ganti meliputi efisiensi komunikasi, kejelasan makna, dan kohesi teks. Kesimpulannya, sistem kata ganti dalam bahasa Arab-Melayu tidak hanya memiliki fungsi linguistik, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai sosial dan budaya masyarakat penggunanya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami sistem kata ganti dalam bahasa Arab-Melayu serta relevansinya dalam pelestarian bahasa dan budaya.
Penggunaan Media Gambar untuk Meningkatkan Hasil Belajar PAI Kelas III di SDN 001 Teluk Merbau Kecamatan Kubu Kabupaten Rokan Hilir
Nur, M.
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 1 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v3i1.367
Latar belakang masalah adalah ketika dilaksanakan ulangan harian pada mata pelajaran PAI kompetensi dasar dalam memahami materi Pendidikan Agama Islam, dengan nilai rata-rata 65 yang belum mencapai KKM sebesar 70 yang ditetapkan sekolah. Bertolak dari permasalahan di tersebut, penulis berkonsultasi untuk mencari jawaban dari masalah tersebut. Dengan Cara mengamati apa penyebab siswa tidak menguasai materi pelajaran PAI. Penulis melakukan perbaikan pemecahan pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) pada siswa kelas III di SDN 001 Teluk Merbau Kecamatan Kubu Kabupaen Rokan Hilir dengan jumlah siswa kelas III sebanyak 30 orang, yang terdiri dari 17 orang laki-laki dan 13 orang perempuan. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 02 Januari s/d 08 Januari 2024. Pada siklus I siswa yang mendapat prestasi baik. Pada tindakan perbaikan disiklus II ini, anak menjadi lebih baik dan hasil belajar siswa meningkat menjadi amat baik. Dengan penerapan media gambar dapat meningkatkan motivasi belajar PAI siswa kelas III di SDN 001 Teluk Merbau Kecamatan Kubu Kabupaen Rokan Hilir.
Pengaruh Model Inquiri Terbimbing Berbantuan KIT IPA terhadap Hasil Belajar IPAS SD
Napitupulu, Yulia Engelina;
Putra, M. Jaya Adi;
Witri, Gustimal
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 1 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v3i1.325
Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat Pengaruh Model Inquiri Terbimbing Berbantuan KIT IPA Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV di SDN 184 Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif serta menggunakan metode quasi experiment. Desain dalam penelitian ini ialah Pretest Posttest Control Group Design yaitu menggunakan dua kelas, yakni kelas IV A sebagai kelas eksperimen dan IV C sebagai kelas kontrol yang dipilih secara acak. Kelas eksperimen akan diberikan perlakukan (treatment) dan kelas kontrol tidak mendapatkan perlakuan (treatment). Penelitian ini memberikan pretest sebelum mendapatkan perlakuan dan memberikan posttest sesudah mendapatkan perlakuan. Berdasarkan hasil analisis data uji hipotesis yang telah peneliti lakukan, diperoleh hasil dengan nilai yang signifikan (2-tailed) untuk nilai posttest dari kelas eksperimen. Berdasarkan hasil tersebut didapatkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model inquiri terbimbing berbantuan KIT IPA terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV di SDN 184 Pekanbaru.
Model Pembelajaran Discovery Learning Materi Usaha dan Energi untuk Meningkat Hasil Belajar Siswa:: Literatur Review
Putri, Eni Asrianti;
Ariani, Tri
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 2 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v3i2.339
Keterampilan proses sains dan melakukan uji coba atau eksperimen dalam pembelajar saat ini sangatlah diperlukan bagi siswa, karena hal ini sangat diperlukan dalam pembelajaran sainsuntuk melatih siswa agar lebih terampil dan dapatmandiri. Namun, dari hasil beberapa hasil studimenunjukkan bahwa keterampilan proses sainsdan kemandirian belajar ini belum terlaluditerapkan di sekolah. Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan mengembangkandan mengimplementasikan Model PembelajaranDiscovery Learning guna melatih siswa untuk mengembangkan keterampilan proses sains dan kemandirian belajarnya dalam eksperimen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melatihketerampilan proses sains dan kemandirianterhadap belajar siswa melalui Model Pembelajran Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review yaitu menganalisis hasil penelitianterdahulu yang terindeks sinta 2 – 6 dengan tahunpenerbitan 2019 – 2023 yang memiliki persamaantema dan pertanyaan penelitian. Dalam penelitianini menggunakan 10 artikel yang telah di review dan ternyata memang benar Model Discovery Learning ini sangat membantu dalammengembangkan keterampilan proses sains dan kemandirian belajar siswa. Dan keterampilanproses sains dan kemandirian belajar siswameningkat setelah menggunakan model pemelajaran tersebut.
Video Pembelajaran Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains dan Keterampilan Kolaboratif: A Literature Review
Aureli, Bunga Zahaa;
Ariani, Tri
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 2 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v3i2.341
Pendidikan era abad 21, mengalami berbagai dilematika tantangan dimana ilmu pengetahuan dan teknologi semakin maju. Para pembimbing di dorong untuk beradaptasi dan memperbaiki media pembelajaran. Video pembelajaran merupakan media yang mendorong peserta didik tertarik dan termotivasi dalam belajar. Keterbatasan media pembelajaran video seringkali hanya berupa tontonan tanpa proses didalam pembelajaran, dengan menggunakan pendekatan CTL peserta didik secara penuh dapat terlibat dalam proses pembelajaran yang mengaitkannya dengan kehidupan. Keselarasan pengetahuan sains dan keterampilan kolaboratif yang sejalan dengan perkembangan teknologi merupakan kunci bagi individu untuk siap menghadapi era revolusi yang menuju pada era sociaty 5.0. Oleh sebab itu, tulisan ini mengaplikasikan metode literature review untuk mendapatkan serangkaian data dari berbagai penelitian terdahulu. Data yang digunakan diperoleh dari situs publikasi jurnal terpercaya, yaitu Google Scholar, dengan rentang waktu 2019-2024 sebagian dari jurnal telah terindeks SINTA 2-6. Proses analisa, menggunakan matrik metanalisis dari data yang dikumpulkan. Hasil dari tulisan menunjukkan bahwa video pembelajaran dengan metode CTL menghasilkan produk pembelajaran yang inovativ dan kreatif, selaras dengan kerangka pembelajaran metode CTL, dimana menekankan peserta didik untuk mampu berliterasi sains lewat materi yang disajikan didalam video dan mampu berkolaboratif lewat learning community sehingga menciptakan pembelajaran yang efektif, berpola pikir saintifik, dan terampil dalam berkomunikasi di lingkungan sekitar.
Model Pembelajaran Koperatif Tipe Group Investigation (GI) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Agustian, Deni;
Ariani, Tri
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 5 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v3i5.346
Penelitian ini mengkaji efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada berbagai jenjang pendidikan dan mata pelajaran. Analisis terhadap sepuluh artikel terkait menunjukkan bahwa model GI secara konsisten memberikan dampak positif pada hasil belajar siswa, baik dalam bidang fisika, maupun IPA. Penelitian-penelitian tersebut juga menggarisbawahi kemampuan GI untuk meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan kolaborasi siswa melalui pendekatan pembelajaran berbasis kelompok. Selain itu, integrasi media pembelajaran seperti peta konsep, video pembelajaran, dan teknologi interaktif (misalnya, Plickers) semakin memperkuat efektivitas GI dalam proses pembelajaran. Meta-analisis menunjukkan bahwa model GI mampu meningkatkan pemahaman konseptual siswa dan memperkaya pengalaman belajar melalui investigasi kelompok yang terstruktur. Oleh karena itu, model pembelajaran kooperatif tipe GI layak untuk diimplementasikan sebagai strategi pengajaran yang inovatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk Menigkatkan Minat dan Hasil Belajar Peserta Didik
Al-Fajri, Nirwana Atiqah;
Arini , Tri
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 2 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v3i2.348
Pendidikan memiliki peran penting dalam merencanakan berbagai keterampilan yang diperlukan pada abad 21. Pembelajaran berbasis konstruktivisme secara aktif memperkuat pondasi pengetahuan yang dilandasi susunan kognitif. Salah satu model pembelajaran bebasis konstruktivisme ialah model problem based learning (PBL). Model problem based learning (PBL) merupakan pengembangan metode inkuiri dan keterampilan berpikir, lewat kemandirian dan percaya diri, melatih peserta didik untuk mengerjakan permasalahan melalui penyusunan pengetahuan. Keberhasilan peserta didik saat berlangsungnya proses pembelajaran dipengaruhi oleh 2 faktor yang berbeda yaitu dari dalam diri dan dari luar diri, salah satu dari dalam diri ialah minat belajar, dengan memiliki minat terhadap suatu hal, cenderung menghadirkan perhatian, rasa senang, keingintahuan yang tinggi dan memperolah hasil belajar yang memuaskan. Hasil belajar sendiri diartikan bagaimana proses pembelajaran dapat mempengaruhi berbagai kepribadian peserta didik. Oleh sebab itu, tulisan ini mengaplikasikan metode literature review untuk mendapatkan serangkaian data dari penelitian terdahulu. Data tersebut diperoleh dari situs publikasi jurnal Google Scholar, dengan rentang waktu 2019-2024 sebagian telah terindeks SINTA. Proses analisis menggunakan matrik metanalisis dari data yang dikumpulkan. Hasil dari tulisan ini pembelajaran berbasis konstruktivisme mendorong peserta didik aktif secara mental dan memperkuat pondasi pengetahuan Salah satu model pembelajaran bebasis konstruktivisme ialah model problem based learning (PBL). Dengan model PBL peserta didik dapat menstimulisasikan minat nya terhadap suatu pembelajaran sehingga mendapatkan hasil belajar lebih tinggi.
Model Pembelajaran Learning Cycle 5E untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika: Literature Review
Wita, Zhulhijra Rani;
Ariani, Tri
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 2 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v3i2.350
Kerampilan proses sains yang melakukan eksperimen atau uji coba dalam pembelajar saat ini sangatlah diperlukan bagi siswa, karena hal ini sangat diperlukan dalam pembelajaran sains untuk melatih siswa agar lebih terampil, dan bertanggung jawab . Namun, dari hasil beberapa jurnal yang diriview menunjukkan bahwa keterampilan proses sains dan kemandirian serta rasa ingin tahu siswa ini belum terlalu diterapkan di sekolah. Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan mengembangkan dan mengimplementasikan Model Pembelajaran Discovery Learning guna melatih siswa untuk mengembangkan keterampilan proses sains dan kemandirian,sikap tanggung jawab serta rasa ingin tahu pada pembelajarnya dalam bereksperimen. Model Pembelajran Discovery Learning untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawab dan Rasa Ingin Tahu. Metode digunakan dalam penelitian ini adalah literature review yang sudah dianalisis hasil penelitian yang terindeks sinta 2 – 5 dengan tahun penerbitan 2016 – 2024 yang memiliki persamaan tema dan pertanyaan penelitian. Dalam penelitian ini menggunakan 10 artikel yang telah di review dan ternyata memang benar Model Discovery Learning ini untuk Meningkatkan Sikap Tanggung Jawa Siswa dan Rasa Ingin Tahu sangat membantu siswa dalam pembelajaran.
Model Pembelajaran Koperatif Tipe Group Investigation (GI) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Agustian, Deni;
Ariani, Tri
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 2 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v3i2.352
Penelitian ini mengkaji efektivitas penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada berbagai jenjang pendidikan dan mata pelajaran. Analisis terhadap sepuluh artikel terkait menunjukkan bahwa model GI secara konsisten memberikan dampak positif pada hasil belajar siswa, baik dalam bidang fisika, maupun IPA. Penelitian-penelitian tersebut juga menggarisbawahi kemampuan GI untuk meningkatkan aktivitas, keterampilan berpikir kritis, dan kolaborasi siswa melalui pendekatan pembelajaran berbasis kelompok. Selain itu, integrasi media pembelajaran seperti peta konsep, video pembelajaran, dan teknologi interaktif (misalnya, Plickers) semakin memperkuat efektivitas GI dalam proses pembelajaran. Meta-analisis menunjukkan bahwa model GI mampu meningkatkan pemahaman konseptual siswa dan memperkaya pengalaman belajar melalui investigasi kelompok yang terstruktur. Oleh karena itu, model pembelajaran kooperatif tipe GI layak untuk diimplementasikan sebagai strategi pengajaran yang inovatif dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Model Pembelajaran Berbasis Teams Games Tournament (TGT) untuk Menigkatkan Hasil Belajar Siswa: Literature Review
Hasryani, Novia;
Ariani, Tri
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 3 No 5 (2024): Anthor 2024
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/anthor.v3i5.358
Penelitian ini bertujuan guna menganalisis metode yang efektif dan inovatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan mengunakan model pembelajaran teams games tournament (TGT). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review yaitu menganalisis hasil penelitian terdahulu yang terindeks sinta 2 – 5 dengan tahun penrbitan 2019 – 2024 yang memiliki persamaan tema dan pertanyaan penelitian. Dalam penelitian ini menggunakan 13 artikel yang akan di review dan ternyata memang benar Model pembelajaran koopratif tipe teams games tournament sangat membantu dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Selain itu ini juga mendorong siswa untuk lebih aktif, melatih kerja sama dan tanggung jawab dalam kelompok, sehingga membantu membangun rasa percaya diri serta memotivasi siswa untuk bersama-sama meningkatkan perolehan poin kelompoknya.