cover
Contact Name
Arif Murtaqi Akhmad MS
Contact Email
arifakhmad@ung.ac.id
Phone
+6285399628831
Journal Mail Official
itp@ung.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie, Moutong Kabupaten Bone Bolango, 96554
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa
ISSN : -     EISSN : 29640202     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Seminar ini diselenggarakan oleh Jurusan Teknologi Pangan Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo. Maksud dari kegiatan ini adalah sebagai implementasi program Merdeka Belajar yang kurikulumnya terdiri dari Based Project dalam bentuk Riset Mahasiswa dan Case Method dalam bentuk Seminar
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2025)" : 14 Documents clear
Produktivitas Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) Pada Periode Starter Laudengi, Sasmita; Hasan, Nurain; U, Sasmita; Ilham, Fahrul; Dako, Safriyanto; Zainudin, Srisukmawati
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produktivitas ayam kampung dapat bervariasi dan dipengaruhi oleh lingkungan tempat dipelihara dan genetiknya. Pertahanan tubuh Ayam KUB cukup baik dalam menghadapi iklim sulit seperti kemarau panjang, mudah beradaptasi di daerah lahan kering. Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) saat ini semakin banyak dibudidayakan di Gorontalo sehingga penting diketahui produktivitasnya. Tujuan penelitian ini mengetahui produktivitas (bobot badan dan pertambahan bobot badan) ayam KUB yang dipelihara secara intensif. Waktu penelitian adalah Oktober 2024 di Desa Tambo’o Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bonebolango. Parameter yang diamati adalah bobot badan, pertambahan bobot badan, dan konsumsi pakan ayam KUB selama fase starter. Penelitian ini menggunakan metode survei, diawali dengan pengambilan data sekunder. Jumlah sampel ayam KUB sebanyak 50 ekor dengan jenis kelamin jantan dan betina (unsex). Data primer diperoleh dengan melakukan observasi langsung serta melakukan penimbangan untuk mengetahui bobot badan dan pertambahan bobot badan setiap minggu. Berdasarkan hasil pengamatan bobot ayam KUB umur 7 hari adalah 41,8 gram dan saat umur 21 hari adalah 94,14 gram, dengan pertambahan bobot badan sebesar 2,48 gram/hari. Pertambahan bobot badan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti pakan dan manajemen pemeliharaan. Ayam akan mengalami pertumbuhan bobot badan yang cukup signifikan dengan pemberian pakan yang baik, kandang yang nyaman, perawatan kesehatan yang optimal. Kesimpulannya adalah bobot badan ayam KUB meningkat seiring dengan meningkatnya umur ternak.
Analisis Dan Implementasi Strategi Pemilihan Ide Bisnis Di Era Digital Hadjim, Abdillah Ma'ruf; Sasuwu, Reivan Kevin Miguel; Sampe, Agung Prawira; Tahir, Nandi; Valerina, Nezza; Rahim, Nhia Ramadhani; Djaapar, Zulfikri R.A.; Taha, Siswatiana R.
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemilihan ide bisnis dan implementasinya di era digital. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, melalui analisis berbagai jurnal ilmiah dan literatur yang relevan dalam lima tahun terakhir terkait pengembangan bisnis digital dan strategi kewirausahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemilihan ide bisnis di era digital memerlukan analisis komprehensif yang melibatkan peluang pasar, tren teknologi, analisis kompetitor, dan kesiapan ekosistem digital. Pengusaha yang berhasil menerapkan strategi sistematis meliputi validasi pasar, pengembangan MVP (Minimum Viable Product), dan integrasi pemasaran digital. Pemerintah dan institusi pendidikan memiliki peran penting dalam mendukung proses ini melalui pelatihan, program inkubasi, dan fasilitasi infrastruktur digital. Meski demikian, tantangan seperti perubahan teknologi yang cepat, persaingan yang ketat, dan kesenjangan keterampilan digital masih menjadi hambatan yang perlu diatasi. Strategi berkelanjutan diperlukan untuk memastikan ide bisnis mampu bertahan dan bersaing di pasar digital yang dinamis. Integrasi teknologi dan inovasi menjadi kunci keberhasilan bisnis di tengah lanskap pasar yang semakin kompleks.
Variasi Warna Bulu, Shank, dan Paruh Ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) pada Umur Starter H, Candra; T, Rivaldi; M., Fizal A.; Zainuddin, Srisukmawati; Dako, Safriyanto; Ilham, Fahrul
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ayam kampung memiliki potensi untuk dikembangkan sebab populasi yang hampir merata di wilayah pedesaan Indonesia, mudah dibudidayakan meskipun di iklim ekstrim. Penelitian ini menggunakan metode survai dengan cara wawancara dan observasi langsung di Desa Tamboo Kecamatan Tilongkabila Kabupaten Bone Bolango. Jumlah sampel yang diamati adalah 49 ekor ayam KUB umur starter. Bagian tubuh untuk pengamatan sifat kualitatif adalah bulu tubuh, paruh, dan shank. Hasil pengamatan pada bulu tubuh menunjukkan warna bulu yang dominan adalah hitam (77,55%) dan kombinasi warna terbanyak adalah hitam-putih (46,94). Warna shank yang dominan adalah hitam (81,63%) dan warna paruh adalah hitam-putih (75. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) di Desa Tamboo memiliki warna bulu tubuh, paruh, dan shank yang bervariasi dan didominasi warna hitam.
Prevalensi Coccidiosis Pada Kambing Di Kecamatan Kabilabone Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo Afrian, Afrian; Nugroho, Tri Ananda Erwin; Taha, Siswatiana Rahim; Laya, Nibras Karnain; Datau, Fahria
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kejadian Coccidiosis pada kambing di Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Sampel yang digunakan adalah feses kambing. Sampel diambil secara acak isidental sebanyak 91 sampel di setiap Desa di Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango. Pengambilan sampel feses dilakukan dengan cara palpasi rektal dan atau mengambil feses yang baru keluar saat kambing defekasi. Pemeriksaan sampel feses menggunakan metode natif, metode sedimentasi dan metode pengapungan. Hasil pemeriksaan menggunakan mikroskop binokuler dengan perbesaran objektif 10x dan 40x, ditemukan ookista Coccidia sp., yang sedang bersporulasi. Sebanyak 7 feses kambing ditemukan ada bentuk ookista dari Coccidia sp. Dengan demikian tingkat kejadian Ciccidiosis pada kambing di Kecamatan Kabila Bone sebesar 12,1%.
ANALISIS DAYA DUKUNG LAHAN DARI KEGIATAN PERTAMBANGAN BATU GAMPING DAERAH DESA BEDOYO, KECAMATAN PONJONG, KABUPATEN GUNUNG KIDUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Sipayung, Wulan; Sari, Aulia Tysha Kurnia; Syaeifulloh, Arton Billi; Hisyam, Moch Naufal; Kiram, Radif Khiyarul; Kesuma, Maulia Farada; Mahmudah, Alfian Nur
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan karst memiliki peran penting dalam aspek ekonomi, ekologi, dan sosial budaya, terutama bagi masyarakat sekitar. Namun, kawasan ini menghadapi ancaman degradasi lingkungan akibat aktivitas manusia seperti penambangan, pertanian, penebangan hutan, pembangunan infrastruktur, dan pariwisata. Penelitian ini dilakukan di kawasan karst Desa Bedoyo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang merupakan bagian dari kawasan lindung geologi Gunung Sewu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis daya dukung lingkungan dari lahan untuk kegiatan penambangan batugamping yang dilakukan oleh CV Kusuma Arga Mukti dengan fokus daya dukung dan daya tampung lingkungan. Metode yang digunakan meliputi studi literatur dan survei lapangan melalui wawancara dengan pekerja tambang. Analisis dilakukan secara kuantitatif dengan metode skoring berdasarkan lima parameter utama, yaitu kelas kerentanan degradasi ekosistem karst, manfaat satuan batuan, produktivitas akuifer, penggunaan lahan, dan potensi bencana. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai tingkat keberlanjutan lingkungan kawasan karst yang terdampak oleh aktivitas penambangan.Kata Kunci : Batugamping, Daya dukung lahan, Pertambangan, CV Kusuma Arga Mukti
Daya Dukung Lingkungan Pertambangan Batugamping di Dusun Geneng, Desa Candirejo, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Adhitama, Muhammad Mar’ie; Indriani, Rima; Muhammad, Mahadhika; Elnanda, Michele Jonathan Putra; Syahputra, Tuah Bernas; Hanifah, Luthfi
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya eksploitasi sumberdaya alam di Daerah Istimewa Yogyakarta telah memicu pertanyaan mengenaidaya dukung lingkungan lahan pertambangan yang semakin tertekan. Penelitian ini mengkaji bagaimanaaktivitas pertambangan batugamping memengaruhi kapasitas lingkungan untuk mewadahi dan menopangkehidupan serta keberlanjutan lingkungan di wilayah tersebut. Studi ini berupaya mengembangkan modelpenilaian daya dukung lahan pertambangan yang holistik. Untuk itu, dalam penelitian ini akan ditentukan harkatdan ranking penggunaan lahan pertambangan dengan menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP).Perangkingan didasarkan pada tiga komponen lingkungan yaitu geofisik-kimia, biotik, dan sosial yangdidalamnya mencakup tujuh parameter yaitu kemiringan lereng, curah hujan, tekstur tanah, banjir ataugenangan, jarak terhadap sungai, tutupan vegetasi, dan jarak jalan utama. Hasil penelitian diperoleh bahwa lahanpertambangan batugamping di Dusun Geneng, Desa Candirejo, Kapanewon Semin, Kabupaten Gunungkidul,Daerah Istimewa Yogyakarta berstatus daya dukung lingkungan kelas III (daya dukung sedang) dan kelas IV(daya dukung baik). Status daya dukung lingkungan sedang hingga baik menunjukkan bahwa kawasan memilikikemampuan untuk mendukung aktivitas pemanfaatan lahan sebagai lahan pertambangan, namun masih terdapatsejumlah faktor pembatas yang perlu diperhatikan dalam perencanaan dan pengelolaan wilayah karena tingkatkerentanan gangguan hidrogeometeorologis yang relatif tinggi.
Analisis Daya Dukung Lahan Pertanian (Sawah) di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Provinsi DIY pada Tahun 2022 Santoso, Dian Hudawan; Setianingrum, Alisa Egitia; Syahirah, Fidella; Kurniawan, Dzaki; Ramadhan, M. Hafidz
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin banyak jumlah penduduk, maka kebutuhan akan sandang, pangan dan papan pun semakinmeningkat. Tingginya alih fungsi lahan pertanian menimbulkan masalah terhadap ketahananpangan di suatu wilayah. Luas lahan di Kecamatan Depok adalah 3.555 Ha dan paling banyakdimanfaatkan untuk lahan bukan pertanian sebesar 2.953,41 Ha (83,20%) (BPS, 2021). Penelitianini bertujuan untuk menganalisis daya dukung lahan pertanian ketiga desa di Kecamatan Depok,Kabupaten Sleman, DIY pada Tahun 2021, mengetahui dampak alih fungsi lahan terhadap dayadukung lahan pertanian serta menentukan strategi untuk menjaga dan meningkatkan daya dukunglahan pertanian. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode deskriptif, baik secarakuantitatif maupun kualitatif terhadap analisis data sekunder dan primer. Berdasarkan hasilperhitungan tingkat daya dukung lahan pertanian (σ), Desa Caturtunggal sebesar 1,115x 10-6,Desa Maguwoharjo sebesar 1,359x10-6 dan Desa Condongcatur sebesar 1,158x 10-6. Ketigadesa tersebut memiliki tingkat daya dukung lahan pertanian (σ)1, yang mana menunjukkan dayadukung lahan pertanian terlampaui atau buruk. Adanya alih fungsi lahan dapat menjadi ancamanserius,karena dapat menyebabkan kemampuan lahan pertanian untuk memenuhi kebutuhan panganbagi penduduk semakin berkurang. Terdapat tiga pendekatan dalam kasus pengendalian alih fungsilahan sawah (wetland), yaitu melalui : regulation; acquisition and management; dan incentive andcharge.Kata Kunci:Daya Dukung Lahan pertanian,Pangan,Alih Fungsi Lahan
Analisis Daya Dukung Lingkungan Permukiman Terhadap Potensi Tanah Longsor Berdasarkan Proyeksi Penduduk dan Kemampuan lahan di Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta Kuswantoro, Ramadhan Ari; Zulfa, Reshinda; Yuanita, Rahma Styfari; Syazwan, Muhammad Fariz; Sinambela, Fauzan Fadhil; Kurniawan, Febrian; Fauzi, Candra Radhitya
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Kecamatan Jetis, Kabupaten Bantul sebesar 1,68% (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bantul, 2023). Peningkatan ini berdampak pada pemanfaatan lahan yang semakin intensif, terutama pada wilayah dengan daya dukung lingkungan rendah, yang ditunjukkan oleh nilai Daya Dukung Pemanfaatan Lahan (DDPM) 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mencakup survei lapangan, overlay, pengharkatan (scoring), dan studi literatur. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa daerah penelitian memiliki daya dukung lingkungan dengan kategori "Baik" (skor 31–32), sementara beberapa wilayah lain, khususnya dengan kondisi drainase terbatas, kedalaman efektif tanah rendah, dan adanya singkapan batuan, berada pada kategori "Agak Jelek" (skor 28). Analisis ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kesesuaian pemanfaatan lahan permukiman terhadap daya dukung lingkungan di Kecamatan Jetis.
NILAI PENTING PENGEMBANGAN KOPI DI KABUPATEN TEMANGGUNG Fatjrin, Ainin Nur; Swasono, Didiet Heru; Sambodo, Reo
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coffee is one of the main agricultural commodities in Indonesia. Temanggung Regency has a long history of coffee cultivation and has become one of the pillars of the local economy. This study aims to determine the social, economic, and environmental impacts, the role of technology in improving coffee production and quality, and the efforts to empower local coffee farmers to enhance production yields and the competitiveness of Temanggung coffee products. This research was conducted from September 3 to November 3, 2024, in Temanggung Regency. The data required for this study includes both primary and secondary data. The data collection technique used purposive sampling and snowball sampling methods to select respondents. The type of research conducted is qualitative (survey-based). The development of coffee in Temanggung has encouraged youth participation in the coffee business, particularly in the coffee derivative industry. This indicates a positive social change with increasing awareness among the younger generation about local potential. Arabica and Robusta coffee have a significant impact on the community's economy. The Temanggung Regency Government actively provides assistance to Arabica (75%) and Robusta (47.5%) coffee farmers every 36 days, covering training, post-harvest management, and plant maintenance. This assistance enhances farmers' ability to utilize technology for coffee productivity.All Arabica and Robusta coffee farmers in Temanggung actively carry out routine maintenance, such as pruning, precise fertilization, and pest control. This maintenance ensures high-quality coffee beans, making them competitive in the market.Key : Coffee, Economy, Social, Environment, Empowerment 
Analisis Kesesuaian Lahan dan Daya Tampung untuk Perumahan di Kawasan Rawan Banjir dan Longsor di Desa Sidorejo, Kecamatan Godean serta Arahan Pengelolaannya Fardede, Asha Uswatun Hasanah; Khasanah, Hetty Nurjamiatun; Nababan, Putri Pintauli; Rafianto, Rio Azurizqi
Prosiding Seminar Nasional Mini Riset Mahasiswa Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rapid population growth in urban areas has driven an increase in the need for land for various activities, especially settlements. This study aims to analyze the suitability of land and environmental carrying capacity for settlement development in Bukit Pandawa, Sidorejo Village, Godean District, Sleman Regency. The methods used include spatial analysis and field surveys by considering several physical parameters of the land, namely slope, soil depth, texture, gravel content, drainage, and flood potential. One striking example occurs in Bukit Pandawa, Sidorejo Village, Godean District, Sleman, where the hilly area which is part of the Gunung So Ridge is engineered to support housing development. In fact, the area has a pyroclastic rock lithology that has undergone advanced weathering, plus a steep slope, so it has a high potential for landslide hazards. The unsuitability of land for use as a settlement without proper slope management can endanger the safety and sustainability of development. Therefore, analysis of land suitability and carrying capacity is important in spatial planning, in order to ensure safe, sustainable land use, and in accordance with the physical characteristics of the area.

Page 1 of 2 | Total Record : 14