cover
Contact Name
Andre Rachmat Scara
Contact Email
andrescabra@unram.ac.id
Phone
+6282334867555
Journal Mail Official
jurnalpepadu@unram.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Mataram, Jalan Pendidikan Nomor 37 Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pepadu
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27159574     EISSN : 27159574     DOI : https://doi.org/10.29303/pepadu.v3i4
Artikel yang dimuat di Jurnal PEPADU meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dari semua disiplin ilmu dan juga memuat artikel-artikel terbaik dari Seminar Nasional PEPADU (Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat) yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Mataram secara rutin setiap tahun
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 478 Documents
Pendampingan Mahasiswa Dalam Mengucapkan Bahasa Inggris Standar Berbasis Kendala Fonologis Bahasa Daerah Jurnal Pepadu; Arafiq Arafiq; Nurachman Hanafi; Nur Ahmadi; Atri Dewi Azis
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2161

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampigan pengucapan Bahasa Inggris denganmemperhatikan kendala bunyi Bahasa Daerah sebagai dasar dalam merencanakan pola pendampingandan sintagmatik materi. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi, yakni peta kendala fonologispenutur Bahasa Sasak, Bahasa Bima, dan Bahasa Sumbawa, strategi pengucapan terkait dengan bunyibunyi yang dianggap bermasalah secara fonologis akibat dari pengaruh negatif Bahasa Daerah dalampembelajaran Bahasa Inggris (negative transfer of mother toungue). Langkah selanjutnya adalahpendampingan. Pendampingan ini dilakukan secara daring dengan platform google meet denganmembagi peserta dalam 3 (tiga) kelompok yang dibimbing oleh masing-masing satu tim pendamping.Kegiatan ini juga dapat dilakukan secara mandiri oleh peserta diwaktu yang lain karena materi jugadisiapkan di Spada Unram. Tahap selanjutnya adalah proses evaluasi. Berdasarkan hasil evaluasi,peserta mempunyai kesadaran akan kendala fonologis yang dirasakan selama ini dalam mengucapkanbunyi Bahasa Inggris. Dengan kesaradan ini, maka peserta dapat dengan mudah menggunakan strategidalam meminimalisir atau bahkan menghilangkan kendala tersebut dalam mengucapkan bunyi BahasaInggris. Di akhir kegiatan ini, peserta memiliki kepercayaan diri yang lebih baik dalam memproduksiujaran Bahasa Inggris lisan, khsusunya keterampilan sepaking dan reading.
Pendidikan Kesehatan Upaya Pencegahan Penyakit Demam Berdarah di Lingkungan Sekolah Jurnal Pepadu; Eka Arie Yuliyani; Rika Hastuti Setyorini; Eva Triani; Putu Suwita Sari; Indana Eva Ajmala
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2165

Abstract

ABSTRAKDemam berdarah dengue adalah salah satu penyakit berbasis lingkungan yang dapat dicegah denganmelakukan pengendalian vektor. Vektor penyakit DBD yaitu nyamuk Aedes aegypti merupakan spesieskosmopolitan yang banyak ditemukan di berbagai belahan dunia. Munculnya penyakit ini berkaitan dengankondisi lingkungan dan perilaku masyarakat. Demam Berdarah Dengue merupakan salah satu penyakitdengan potensi menyebabkan fatalitas cukup tinggi. Sebagian besar kasus DBD menyerang anak – anak.Tujuan: Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan berupa edukasimelalui permainan Board game kepada guru dan siswa di lingkungan sekolah. Informasi yang disampaikanpada kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan guru dan siswa tentang penyakit demamberdarah dan pencegahannya serta diharapkan terjadi peningkatan sikap dan perilaku dalam hidup bersihdan peduli lingkungan. Metode: Kegiatan ini diikuti oleh 34 orang peserta yang terdiri dari guru dan siswa.Siswa dan guru sangat antusias untuk berpartisipasi dalam kegiatan penyuluhan dalam bentuk permainanini. Hasil: Di kalangan anak usia Sekolah Dasar kegiatan ini diterima dengan sangat baik dari pihak sekolahkarena mereka mendapatkan edukasi mengenai penyakit Demam Berdarah dalam bentuk yang sangatmenyenangkan sehingga para siswa tidak merasa jenuh.
Inovasi Biji Kopi Robusta Menjadi Kopi Coklat Sebagai Sumber Penghasilan Masyarakat Dusun Monggal Bawah, Desa Genggelang Jurnal Pepadu; Faturrahman Faturrahman; Arif Rahman Hakim Yusuf; Baiq Lolita Oktaviana
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2166

Abstract

ABTRAKDesa Genggelang, merupakan salah satu desa di kawasan Lombok Utara yang memiliki hamparan lahanpertanian dan perkebunan yang membentang luas. Desa ini juga memiliki beberapa destinasi wisataalam yang dapat memanjakan mata setiap orang. Dusun Monggal Bawah adalah salah satu diantarabeberapa dusun di Desa Genggelang yang memiliki komoditas perkebunan unggulan, yakni kopirobusta. Selama ini kopi robusta hanya diperdagangkan dalam bentuk biji kopi kering dan bubuk kopiolahan klasik saja. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan dan pelatihanpengolahan biji kopi menjadi kopi coklat sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat DusunMonggal Bawah. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah penyuluhan, pelatihan danpendampingan yang dilakukan dengan pendekatan Partisipatory Rural Apresial (PRA) yang melibatkanpartisipasi aktif kelompok masyarakat sasaran. Hasil kegiatan penyuluhan dan pelatihan pengolahan bijikopi menjadi bubuk kopi coklat menunjukkan bahwa seluruh peserta sangat antusias mengikuti kegiatandan pada akhir sesi latihan peserta sudah bisa membuat bubuk kopi coklat secara mandiri. Hasilpengolahan kopi dan cokelat ini adalah dua varian produk yang berbeda kemasan dan ukurannya yakniukuran 150 g dan 200 g. pada sesi pendampingan, peserta yang merupakan pemuda dan pemudi dusunMonggal Bawah ini diajarkan untuk memasarkan produknya secara online via medsos dan secara directselling pada acara Car Free Day.
Inseminasi Buatan Menggunakan Semen Beku Sapi Eksotik : Dampak Dan Penanggulangannya Jurnal Pepadu; I Wayan Lanus Sumadiasa; Adji Santoso Drajat; Lukman Hy; Lalu Ahmad Zaenuri; Rodiah Rodiah
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2167

Abstract

ABSTRAKTeknolgi inseminasi buatan (IB) dapat digunakan menyilangkan ternak jantan dan betina dengan posturtubuh berbeda menggunakan semen beku sapi-sapi jantan unggul eksotik. Minat masyarakat terhadapsapi hasil silangan sangat tinggi karena bobot badan sapi keturunan atau generasinya dapat mencapai600 kg pada umur dua tahun. Permasalahan, masyarakat peternak tidak banyak memahami dampaknegatif penggunaan semen sapi eksotik apabila dilakukan tanpa mengikuti persyaratan yang benar.Telah dilakukan pengabdian kepada masyarakat tentang inseminasi menggunakan semen beku sapieksotik di Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur. Tujuannya, memberikan informasi,pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat tentang dampak negatif IB dengan semen beku sapieksotik. Kegiatan dilakukan dengan metode partisipatif melalui penyuluhan dan pembinaan singkatmeliputi pemilhan calon induk akseptor IB dan jenis pejantan yang sesuai, manajemen kebuntingan,penanganan kelahiran dan pasca kelahiran. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan, para peserta telahmemperoleh informasi pengetahuan dan pemahaman tentang dampak penggunaan semen beku sapieksotik. Hal ini terpancar dari respon dan antusiasme peserta cukup besar, banyaknya pertanyaanmenarik tentang persyaratan calon induk akseptor IB, masalah birahi, memilih semen beku pejantanyang sesuai, manajemen kebuntingan, penanganan kelahiran dan pasca kelahiran. Hasil evalusimenunjukkan, faktor-faktor yang dinilai mendukung pelaksanaan pengabdian ini adalah banyaknyajumlah dan antusiasme peserta yang mengikuti penyuluhan dan diskusi. Faktor penghambat nyaris tidakada, kecuali situasi Pandemi Covid-19 yang sedikit membatasi interaksi antara tim pengabdian denganmasyarakat yang hadir. Simpulan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini cukup baik dan berhasilkarena peserta menilainya sangat bagus dan memberi banyak manfaat.
SOSIALISASI PEMBUATAN JARINGAN PIPA IRIGASI TETES UNTUK DAERAH IRIGASI LAHAN KERING DI DESA TUMPAK KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Jurnal Pepadu; Sasmito Sasmito; Suryawan Murtiadi; Anid Supriyadi; Salehuddin Salehuddin; I Wayan Yasa
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2168

Abstract

ABSTRAKDesa Tumpak terletak di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Luas Desa Tumpak 3454 Hadengan 80% berupa lahan kering. Dengan kondisi wilayah tersebut, maka masalah utama Desa Tumpakadalah terbatasnya sumber daya air. Produksi pertanian hanya pada musim penghujan, selebihnya lahandibiarkan menganggur karena tidak tersedia air irigasi. Lokasi Desa Tumpak berdampingan denganKawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, sehingga Desa Tumpak berpotensi untuk menjadikawasan penyangga KEK Mandalika terutama untuk mensuplai kebutuhan bahan makanan berupa sayurmayur yang diperlukan oleh hotel dan restauran. Oleh karena itu digagas untuk meningatkan produksipertanian yang berkesinambungan yang setiap saat lahan bisa ditanami dengan cara menyediakan airirigasi dengan membangun sistem irigasi tetes. Prinsip sistem irigasi tetes adalah menyalurkan airlangsung ke zona perakaran tanaman melalui jaringan pipa distribusi, dengan demikian dapatmenghemat air karena dicegah kehilangan air yang berlebihan. Air dialirkan dari sumber air ke resevoiryang elevesainya lebih tinggi dari lahan pertanian. Air distribusikan secara gravitasi ke lahan melaluipipa utama dan pipa pembagi ke lahan. Pipa pembagi diberi lubang-lubang kecil untuk meneteskan airdi lokasi tanaman. Jarak tiap lobang sesuai dengan jarak tanaman yang diairi. Sosialisai irigasi tetes diDesa Tumpak dilaksanakan di Aula Desa Tumpak yang dihadiri oleh 22 peserta yang terdiri atasperwakilan petani dan kepala dusun setempat. Sosialisai meliputi konsep dan cara pembuatan jaringanpipa irigasi tetes, dan dilengkapi dengan peragaan pembuatannya. Peserta sangat senang danbersemangat untuk membangun jaringan pipa di lahan masing-masing. Peserta minta bimbinganlanjutan yang dipertimbangkan untuk kegiatan pengabdian berikutnya dan untuk kegiatan PKM.
Pendampingan Product Mix Sebagai Strategi Menghasilkan Benih Ciplukan Pada Usahatani Sawi Caisim Sistem Seri Di Kecamatan Lingsar Jurnal Pepadu; Tajidan Tajidan; Arifuddin Sahidu; Lalu Wiresapta Karyadi; Suparmin Suparmin
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2169

Abstract

ABSTRAKPenerapan sistem tanam monokultur pada budidaya tanaman sawi memiliki risiko produksi, resikoharga dan resiko penghasilan. Resiko tersebut dapat diatasi dengan penerapan teknologi tanaman seridan penerapan strategi produk campuran melalui diversifikasi tanaman dan sumber penghasilan. Tujuanyang hendak dicapai adalah menambah pengetahuan kelompok sasaran akan kandungan dan khasiatbuah ciplukan bagi pemeliharaan kesehatan tubuh; menambah mengetahui petani tentang nilai ekonomikomoditas buah ciplukan; dan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani tentang teknologibudidaya tanaman seri sebagai strategi menghasilkan buah dan benih ciplukan sebagai sumberpenghasilan baru (product mix). Agar tujuan tersebut dapat tercapai maka dilaksanakan pengabdiankepada masyarakat dengan menggunakan metode pendidikan orang dewasa (andragogy) yaitumelakukan pendampingan kepada anggota kelompok tani yang mengusahakan tanaman sawi caisim.Sebagai entry point pendampingan adalah mengintroduksikan teknologi budidaya tanaman sawi caisimsistem seri, dan penanaman tanaman ciplukan dengan teknik polibag dan/atau sebagai tanamanpenyangga tanaman sawi caisim sebagai upaya menghindari risiko produksi, resiko harga, dan resikopenghasilan. Hasil yang dicapai dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah: pengetahuanpetani peserta pengabdian kepada masyarakat telah meningkat dari 61,9% menjadi 83,33% tentangpupuk dan teknik pemupukan tanaman sawi; dari 21 orang peserta yang hadir dalam kegiatanpengabdian kepada masyarakat diantaranya 30,16% telah mengetahui manfaat ekonomi dan teknologibudidaya sistem tanam seri sawi caisim; buah dan benih ciplukan dapat diperoleh dari hasil budidayamenggunakan polibag atau tanam langsung di tanah dengan memanfaatkan lahan pekarangan yangterbuka dan memperoleh penyinaran matahari langsung, atau melalui diversifikasi tanaman sawi caisimdengan tanaman ciplukan.
Penerapan Teknologi Potong Beku Dalam Pembuatan Keripik Paru Pada Kelompok PKK “Mavilla” Dusun Bajur Kecamatan Labu Api Kabupaten Lombok Barat Jurnal Pepadu; Djoko Kisworo; Bulkaini Bulkaini; Wahid Yulianto; Haryanto Haryanto; Sukirno Sukirno
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2170

Abstract

ABSTRAKTerkait dengan berkembangnya sektor pariwisata di Kabupaten Lombok Barat, produk olahan hasilternak menjadi salah satu faktor pendukung dalam upaya pengembangan berbagai jenis IndustriRumahan. Kelompok Penggerak PKK “MAVILLA” Dusun Bajur Kecamatan Labu Api KabupatenLombok Barat, memproduksi keripik paru. Namun kualitasnya masih perlu ditingkatkan terutamaketebalan irisan yang tidak merata/seragam dan cenderung tebal sehingga tidak renyah/krispi. Haltersebut dapat diperbaiki dengan metode potong beku sehingga lebih tipis, seragam ketebalannya dankrispi. Berdasarakan hal tersebut di atas dipandang perlu untuk melakukan Pemberdayaan Kelompoktersebut melalui kegiatan “Bimbingan Teknis Pembuatan Keripik Paru dengan metode Potong Beku”Dengan harapan akan berkembang mekanisme dan memperluas jangkauan pasarnya.Sehinggadiharapkan dapat meningkatkan pendapatan usahanya. Metode Demonstrasi dilakukan oleh fasilitatordibantu beberapa orang teknisi dengan mempraktikkan langsung bersama peserta mengenai pembuatankeripik paru sekaligus pengemasannya. Kemudian dilanjutkan praktek langsung oleh peserta denganpendampingan. Seluruh sarana dan prasarana yang digunakan dalam kegiatan ini dipersiapkan oleh Timpenyelenggara bekerjasama dangan Peserta. Hasil dari monitoring memperlihatkan bahwa pengetahuandan keterampilan peserta yang terbagi dalam 3 kelompok ada peningkatan yang nyata. Kegiatan PkMini dapat meningkatkan keterampilan anggota kelompok PKK “MAVILLA” Dusun Bajur Kec. LabuApi, Kab. Lombok Barat, serta dapat menumbuhkan semangat untuk mengembangkan usaha pembuatanKeripik Paru dengan Teknik Potong Peku, ditunjukkan dengan Surat Pernyataan Kepada TIM PkM.Irisan Paru lebih tipis dan seragam, dengan penampilan setelah digoren lebih melebar. Tekstur lebihKrispi. Setelah 2,5 bulan (dari tgl. 17 Sept. s/d 29 Nov. 2020) penyimpanan produk masih layakdikonsumsi.Selain itu telah terjalin kerjasama antara Tim Fakultas dengan Kelompok tersebut denganbaik.Sehingga kedepannya dapat ditindak lanjuti untuk produk olahan hasil ternak yang lainnya, dansekaligus sebagai Dusun binaan.
Wisata Kuliner Sate Ikan Tanjung Jurnal Pepadu; I Nyoman Nugraha Ardana Putra; Sudi hardi; Yosyana Kartin; Yulia Zulfahni; Hayatus Saadiah; Raheni Raheni; Hairil Ihsan; Nurul Syahraini; Eriana Eriana; Milayati Milayati; Yuma Yuma
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2171

Abstract

ABSTRAKDesa Tanjung terletak di Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara Propinsi NusaTenggara Barat. Tanjung memiliki Potensi wisata kuliner yang sangat terkenal, salah satunyayaitu sate tanjung. Sate Ikan Tanjung ini sudah sangat melekat di dalam ingatan masyarakattanjung maupun diluar tanjung. Wisata tidak hanya berbicara mengenai keindahan alam, namunjuga termasuk juga kuliner. Ketika berkunjung kesuatu daerah, hal yang tidak boleh terlewatiyaitu mencicipi kuliner khas daerah tersebut. Perlu pemahaman bagi wisatawan untukmengetahui makanan khas daerah Tanjung, prosespembuatannya dan tentu juga akanberdampak meningkatkan pendapatan bagi usaha dagang Sate Ikan Tanjung.
Penerapan Teknologi Sel Surya Pada Penerangan Jalan Umum Di Dusun Gitaq Demung Desa Genggelang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara Jurnal Pepadu; A. Sjamsjiar Rachman; Muhamad Syamsu Iqbal; Misbahuddin Misbahuddin; Syafaruddin Syafaruddin; Giri Wahyu Wiriasto
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2172

Abstract

ABSTRAKGempa darat berkekuatan 6.5 Mw yang melanda Lombok Timur NTB tanggal 19 Agustus 2018.Peristiwa tersebut adalah gempa bumi ketiga yang menerjang Lombok setelah Gempa bumi LombokJuli 2018 dan Gempa bumi Lombok 5 Agustus 2018. Lombok Utara adalah daerah yang palingterdampak gempa karena berdekatan dengan pusat gempa 7 Mw. Sejumlah wilayah yang potensial daninfrasruktur Penerangan Jalan Umum (PJU) Kabupaten Lombok Utara rusak parah, khususnya di DusunGitaq Demung, Desa Genggelang, Kecamatan Gangga. Karena persoalan keterbatasan penerangan jalanumum, maka dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim membantu merevitalisasi PJU di daerahsekitar Dusun Gitaq Demung, serta kaitannya dengan tersedianya sumber energi listrik bagi warga.Sebagai tahapan lanjutan dalam mengatasi berbagai hambatan infrastruktur vital lainnya, danmenyiapkan infrastruktur pendukung, maka tim memberikan bantuan dalam bentuk kegiatan pelatihanperancangan dan pemasangan PJU dengan memanfaatkan sel surya sebagai cadangan energi secaraterbatas.
Pencegahan Penyebaran Wabah Covid 19 di Desa Midang Kabupaten Lombok Barat Jurnal Pepadu; Andre Rachmat Scabra; Varradila Azka Layalia
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2173

Abstract

ABSTRAKWabah Virus Corona pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember2019. Wabah tersebut sampai saat ini masih terus mengalami perkembangan yang menyebar keseluruh Dunia. Desa Midang, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, merupakansalah satu lokasi yang terdampak pada penyebraan wabah virus corona (covid-19). Berdasarkaninformasi dari warga setempat, telah terdapat beberapa kasus positif virus covid-19 yangmenjangkiti warga di Desa Midang. Tujuan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalahuntuk mencegah terjadinya penyebaran wabah virus corona di Desa Midang KabupatenLombok Barat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dijalankan dengan 2 metode, yaitumetode survey dan partisipasi aktif. Survey dilakukan untuk dapat memetakan programprogram yang dibutuhkan. Partisipasi aktif dilakukan dalam bentuk ikut serta dalam berbagaikegiatan yang berkaitan dengan upaya pencegahan penyebaran wabah virus corona. Waktupelaksanaan kegiatan adalah 45 hari kerja. Kegiatan ini telah dilaksanakan dan menghasilkanberbagai program kerja, antara lain; sosialisasi tentang wabah covid-19 kepada masyarakat,pembuatan atau penyebaran pamplet mengenai gejala klinis dan cara pencegahan virus covid19, kampanye edukasi pencegahan covid-19, membuat pemetaan terkait dengan adanya ODP,PDP, maupun pasien yang terpapar covid-19, membagikan fasilitas protokol kesehatan berupamasker, pendampingan posyandu bagi anak-anak, bergotong royong bersih desa, penyemprotandisinfektan, dll. Kesimpulan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalahterkendalikannya penyebaran wabah covid-19 di Desa Midang melalaui berabagai programyang telah dijalankan.

Page 6 of 48 | Total Record : 478