cover
Contact Name
Joko Suratno
Contact Email
joko_unkhair@yahoo.co.id
Phone
+6281340749358
Journal Mail Official
joko_unkhair@yahoo.co.id
Editorial Address
Perumahan Green House, RT/RW: 010/005, Kelurahan Jambula
Location
Kota ternate,
Maluku utara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru Matematika
Published by Universitas Khairun
ISSN : -     EISSN : 25796305     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru Matematika (JPGM) merupakan jurnal pada bidang pendidikan yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Khairun. Jurnal ini menyediakan forum publikasi penelitian dalam pembelajaran matematika untuk seluruh jenjang pendidikan. Artikel-artikel yang diterbitkan merupakan hasil penelitian berfokus pada topik yang berhubungan dengan aspek teoretis, pedagogis, metodologis, dan filosofis pendidikan matematika. JPGM mengutamakan penelitian yang mempromosikan pengetahuan, gagasan, metode, dan epistemologi baru pada bidang pendidikan matematika. JPGM terbit setiap 4 bulan sekali, yaitu bulan Januari, Mei, dan September.
Articles 255 Documents
Pengaruh Pembelajaran Numbered Heads Together Terhadap Kemampuan Representasi Matematis Siswa pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Puspitasari, Eni; Suharna, Hery; Jalal, Ariyanti; Tajuddin, Murniati
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 3 (2021): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v1i3.3527

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe NHT (numbered heads together) terhadap kemampuan representasi matematis siswa pada materi bangun ruang sisi datar, menggunakan desain penelitian one group pretest – posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kota Ternate. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas VIII-6 yang terdiri dari 28 siswa. Data penelitian ini dikumpulkan melalui teknik tes untuk mengetahui kemampuan representasi matematis siswa. Teknik analisis data kemampuan representasi matematis siswa dinilai dengan pedoman penskoran, Wilcoxon Match Pair Test, uji Normalitas, dan uji one sample t-test. Hasil uji normalitas data pretest diperoleh signifikansinya (Sig.) =  sehingga nilai sig shapiro-wilk  = 0,05 maka data berdistribusi normal, dan normalitas data posttest diperoleh signifikansinya (Sig.) = 0,001 nilai sig shapiro-wilk  = 0,05 maka posttest tidak berdistribusi normal,  maka kesimpulannya data berdistribusi tidak normal. Sehingga dilakukan uji wilcoxon match pair test, karena nilai asymp sig = 0,000  = 0,05 maka  ditolak dan  diterima yang berarti bahwa terdapat pengaruh kemampuan representasi matematis siswa kelas VIII-6 SMP Negeri 2 Kota Ternate sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together.
Kover, Dewan Redaksi, Daftar Isi, Vol. 4 No.1, Januari 2024 Penyunting, Ketua Dewan
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i1.7291

Abstract

Kover, Dewan Redaksi, Daftar Isi, Vol. 4 No.1, Januari 2024
Analisis Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP IT Albina Kota Ternate pada Materi Operasi Bilangan Bulat Hamam, Nurfajri; Abdullah, In Hi.; Angkotasan, Nurma
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 2, No 1 (2022): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v2i1.4125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VII-A SMP IT Albina Kota Ternate dalam menyelesaikan soal pada materi operasi bilangan bulat. Pengumpulan data kemampuan berpikir kreatif matematis siswa menggunakan teknik observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen tes yang digunakan adalah 3 butir soal tentang kemampuan berpikir kreatif matematis yang telah divalidasi. Data kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif dengan cara mereduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-A SMP IT Albina Kota Ternate sebanyak 26 siswa, kemudian dipilih 4 siswa sebagai perwakilan subjek penelitian berdasarkan kategori kemampuan berpikir kreatif matematis (baik, cukup, kurang, dan sangat rendah) untuk diwawancarai sebagai bentuk triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VII-A SMP IT Albina Kota Ternate dalam mempelajari materi operasi bilangan bulat dengan rata-rata sebesar 35.173 dalam kategori kurang. Kualifikasi kemampuan berpikir kreatif matematis dalam kategori baik dicapai 2 siswa (7.69%) yang mampu: Berpikir lancar (fluency), Berpikir keaslian (originality), Berpikir terperinci (elaboration), Berpikir Keluwesan (flexibility), sehubungan dengan penyelesaian masalah operasi bilangan bulat. Selanjutnya, 13 siswa (50%) dalam kategori cukup mampu: Berpikir lancar (fluency), Berpikir keaslian(originality), Berpikir terperinci (elaboration), Berpikir Keluwesan (flexibility), sehubungan dengan penyelesaian masalah operasi bilangan bulatdengan benar tetapi tidak lengkap. Sebanyak 8 siswa (30.78%) dalam kategori kurang mampu: Berpikir terperinci (elaboration) dan Berpikir Keluwesan (flexibility), sehubungan dengan penyelesaian masalah operasi bilangan bulat namun salah, Terdapat 3 siswa (11.53%) dengan kategori sangat rendah tidak mampu atau tidak memenuhi semua indikator.
Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel Ruhama, Mustafa A.H.; Hairun, Yahya; Bani, Asmar
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 1, No 2 (2021): Mei
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v1i2.3144

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMP Negeri 1 Kota Ternate pada materi persamaan linear satu variabel. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kombinasi, yaitu menggabungkan antara metode kuantitatif dan kualitatif secara bersama-sama dalam suatu kegiatan penelitian, sehingga diperoleh data yang lebih komprehensif, valid, reliabel, dan obyektif.  Stategi penelitian kombinasi yang digunakan adalah stategi transformatif konkuren. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-J SMP Negeri 1 Kota Ternate Tahun Ajaran 2020/2021 yang berjumlah 3 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa subjek yang kemampuan pemahaman konsep matematis tinggi untuk indikator  menyatakan ulang sebuah konsep dapat menyatakan ulang sebuah konsep dengan tepat, indikator  menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis dapat menyajikan sebuah konsep dalam bentuk representasi matematis dengan benar dan lengkap,  dan indikator  mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah dapat mengaplikasikan rumus sesuai prosedur dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah tetapi masih ada kesalahan. Subjek yang kemampuan pemahaman konsep matematis sedang untuk indikator menyatakan ulang sebuah konsep dapat menyatakan ulang konsep dengan tepat, indikator menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis dapat menyajikan sebuah konsep dalam bentuk representasi matematis namun kurang lengkap, dan tidak menjawab pada indikator mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah tidak menjawab. Subjek yang kemampuan pemahaman konsep matematis rendah untuk indikator menyatakan ulang sebuah konsep dapat menyatakan ulang sebuah konsep dengan tepat, tidak menjawab pada indikator menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis, dan tidak menjawab pada indikator mengaplikasikan konsep atau algoritma pada pemecahan masalah.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Ternate pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Ruhama, Mustafa A.H.; Bani, Asmar; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i3.9346

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kota Ternate pada materi sistem persamaan linear dua variabel. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kombinasi (mixed method). Subjek dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa berdasarkan tingkat kemampuan  pemecahan masalah siswa, yaitu kategori tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian adalah tes dan wawancara. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa berkategori tinggi pada indikator memahami masalah, menuliskan apa yang diketahui dan  apa yang ditanyakan dengan benar, menuliskan apa yang diketahui dengan benar tidak menuliskan apa yang ditanyakan, serta tidak menuliskan apa yang diketahui dan menuliskan apa yang ditanyakan dengan benar. Pada  indikator menyusun rencana pemecahan masalah,  menyusun model matematika dengan benar dan menyusun model matematika tetapi hanya sebagian benar. Pada indikator melaksanakan rencana, menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian dengan cara/metode eliminasi dan subtitusi dengan benar dan menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian dengan cara cara/metode eliminasi, subtitusi dan gabungan eliminasi dan subtitusi tetapi hanya sebagian benar. Pada indikator memeriksa kembali hasil, melakukan pemeriksaan kembali jawaban (benar) dan tidak melakukan pemeriksaan kembali. Siswa berkategori sedang pada indikator memahami masalah, menuliskan apa yang diketahui dan  apa yang ditanyakan dengan benar dan menuliskan apa yang diketahui dengan benar namun tidak menuliskan apa yang ditanyakan. Pada  indikator menyusun rencana pemecahan masalah,  menyusun model matematika tetapi hanya sebagian benar dan tidak menyusun model matematika. Pada indikator melaksanakan rencana, menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian menggunakan cara cara/metode eliminasi, subtitusi dan gabungan eliminasi dan subtitusi dengan benar dan menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian tetapi salah. Pada indikator memeriksa kembali hasil, tidak melakukan pemeriksaan kembali. Siswa berkategori rendah pada indikator memahami masalah, menuliskan apa yang diketahui dan  apa yang ditanyakan dengan benar dan tidak menjawab atau hanya menuliskan kalimat apa yang diketahui dan apa yang ditanyakan. Pada  indikator menyusun rencana pemecahan masalah,  tidak menyusun model matematika. Pada indikator melaksanakan rencana, menggunakan prosedur atau strategi penyelesaian menggunakan cara cara/metode eliminasi, subtitusi dan gabungan eliminasi dan subtitusi dengan benar dan tidak menjwab. Pada indikator memeriksa kembali hasil, tidak melakukan pemeriksaan kembali.
Desain Flipped Classroom Berbasis Teknologi Sebagai Suatu Alternatif dalam Pembelajaran Secara Online Ishak, Hasriani; Suratno, Joko; Ardiana, Ardiana
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i1.7278

Abstract

Artikel ini merupakan study literatur  untuk meneliti tentang masalah pembelajaran matematika   secara online . Hal ini merupakan suatu langkah yang diambil guna mencari suatu alternatif model pembelajaran Matematika secara online  yang meyenangkan bagi siswa . Dalam hal ini dibutuhkan suatu sistem pembelajaran yang menyenangkan dan tidak membutuhkan waktu tatap muka yang lama. Beberapa pemanfaatan teknologi yang dianggap penting dalam pembelajaran online, terutama dalam bidang matematika adalah diantaranya sistem pembelajaran dengan menggunakan video visual dalam penyampaian materi pada proses pembelajaran dan penggunaan aplikasi matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif  dengan bentuk studi literatur. Dari beberapa artikel penelitian sebelumnya diperoleh kesimpulan bahwa  penyampaian materi dengan metode Flipped classroom menggunakan video  atau  menggunakan aplikasi dalam pembelajaran matematika, dapat membantu  siswa dalam memahami  materi matematika secara online.
Karakteristik Berpikir Mahasiswa Matematika Lulusan SNMPTN dan SBMPTN dalam Menyelesaikan Masalah Statistik Ditinjau Teori Pemrosesan Informasi Saidi, Soleman; Suratmi, Lily; Purwati, Purwati
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i1.5733

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada kajian teoritik dan empirik tentang proses berpikir mahasiswa dalam memecahkan masalah statistik khususnya bagaimana menguji hipotesis statistik dalam penelitian. Tujuan umum dari penelitian ini yaitu untuk melihat proses berpikir mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika pada mata kuliah pengantar statistik. Sementara tujuan khusus dalam penelitian ini yaitu ingin memotret tahapan proses berpikir mahasiswa dalam menguji hipotesis statistik berdasarkan teori pemrosesan informasi. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu:1) Mahasiswa diberi problem tentang langkah pengujian hipotesis statistik. 2) Mahasiswa mengutarakan apa yang dipikirkan pada saat memecahkan masalah pengujian hipotesis statistik. Dalam hal ini metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah Think Out Louds (TOL) atau juga yang dikenal dengan Think Aloud. Peneliti merekam secara verbal hal tersebut.3) Hasil pekerjaan mahasiswa dianalisa oleh peneliti berdasarkan teori pemrosesan informasi yang terdiri dari delapan aspek yaitu sensori register, attention, perception, retrieval, rehersal, encoding, short term memory, dan long term memory.4) Wawancara yang dilakukan hanya digunakan untuk memperjelas, mendalami masalah atau mengklarifikasi karakteristik proses berpikir yang dikemukakan oleh mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua karakteristik berpikir yang terjadi pada mahasiswa program studi pendidikan matematika lulusan jalur Mandiri, yaitu 1) proses berpikir tanpa verifikasi (non-verify thinking process) dan, 2) Proses berpikir dengan verifikasi (verify thinking process).
Analisis Hambatan Belajar Matematika Bagi Siswa SD pada Materi Pecahan Wally, Nyoman; Sailila, Astuti; Dingomaba, Lismawanti; Afandi, Ahmad
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 4, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v4i3.8246

Abstract

Matematika adalah salah satu materi fundamental yang diajarkan dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi, namun sering kali dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit oleh banyak siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan yang dihadapi oleh siswa sekolah dasar dalam mempelajari materi pecahan. Metode yang digunakan adalah analisis dokumen dari penelitian sebelumnya yang dipublikasikan dalam rentang waktu sepuluh tahun terakhir, mengutamakan kajian yang membahas kesulitan belajar matematika di tingkat dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan dalam memahami konsep pecahan, menggunakan bahasa simbol matematika, dan mengaplikasikan konsep dalam pemecahan masalah adalah hambatan utama yang dihadapi siswa. Dari temuan ini, disarankan agar pembelajaran matematika di sekolah dasar dilakukan dengan pendekatan yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan spesifik siswa, serta melibatkan kolaborasi aktif antara guru, orang tua, dan pendidik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan strategi pengajaran yang dapat mengurangi kesulitan belajar matematika dan membuat materi lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa pada Materi Persamaan Linear Satu Variabel Djali, Kalsum; Abdullah, In Hi; Suharna, Hery
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 3, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v3i3.6621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) bagaimana kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diterapkan model pembelajaran snowball throwing pada materi persamaan linear satu variabel. 2) apakah terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen, desain penelitiannya adalah pretest-postest control group design. Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas eksperimen, kelas yang diterapkan model pembelajaran snowball throwing dan kelas kontrol, kelas yang diterapkan model pembelajaran konvensional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 5  Kota Ternate dengan jumlah populasi 151 siswa. Sampel pada penelitian ini adalah Kelas VII-5 yang diberi perlakuan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dan kelas VII-6 yang diberi perlakuan model pembelajaran konvensional. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes kemampuan komunikasi matematis siswa. Langkah untuk mengetahui bagaimana kemampuan  komunikasi matematis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dan model pembelajaran konvensional, data dianalisis secara keseluruhan menggunakan analisis deskriptif yaitu menggunakan Penilaian Acuan Patokan (PAP) skala 5. Langkah  untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa, data dianalisis dengan analisis inferensial yaitu menggunakan uji Mann-Withney U-test.  Hasil analisis data menunjukkan bahwa: 1) kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing secara keseluruhan dapat dilihat dari kualifikasinya yakni kualifikasi memuaskan berjumlah siswa 10 siswa (48%), baik berjumlah 4 siswa (19%), cukup berjumlah 3 siswa(14%) dan kurang berjumlah 1 siswa (5%), gagal berjumlah 3 siswa (14%). Sedangkan kemampuan komunikasi  matematis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran konvensional secara keseluruhan dapat dilihat dari kualifikasinya yakni kualifikasi memuaskan 0 siswa (%), baik berjumlah 0 siswa (%), cukup berjumlah 1 siswa (5%), kurang berjumlah 6 siswa (29%) dan gagal berjumlah 14 siswa (67%). Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa setelah diterapkannya model pembelajaran konvensional. 2) berdasarkan uji Mann-Withney U-test yakni Asymp. Sig (2-tailed) 0,000 0,05 sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing tehadap kemampuan komunikasi matematis siswa.
Analisis Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Matematika pada Materi Segitiga Duwila, Farid; Afandi, Ahmad; Abdullah, In Hi
Jurnal Pendidikan Guru Matematika Vol 2, No 3 (2022): September
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/jpgm.v2i3.5146

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir reflektif matematis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi segitiga. Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan adalah instrumen tes dan wawancara. Siswa diminta untuk mengerjakan soal tes kemampuan berpikir reflektif matematis (TKBRM), kemudian diwawancara untuk memperoleh informasi yang lebih mendalam tentang kemampuan berpikir reflektif matematis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi segitiga. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini adalah 20 siswa, masing-masing perwakilan dari subjek S-6 yang berkemampuan tinggi, S-17 yang berkemampuan sedang, dan S-5 yang berkemampuan rendah. Hasil penelitian berpikir reflektif matematis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika pada materi segitiga sebagai berikut : 1) subjek S-6 memperoleh nilai 88,9 sehingga mampu berpikir reflektif dimana telah mampu menuliskan rumus yang digunakan untuk menyelesaikan soal tersebut dengan tepat dan benar, subjek mampu menentukan nilai dari sudut P dengan benar dan subjek tidak mampu mengecek jawaban yang diperoleh tetapi mampu menjelaskan kesimpulan dari jawaban yang diperoleh, 2) subjek S-17 memperoleh nilai 66,7 sehingga mampu berpikir reflektif dimana telah mampu menuliskan rumus yang digunakan untuk menyelesaikan soal tersebut dengan benar, subjek mampu menentukan nilai dari sudut P dengan benar, dan subjek tidak mampu mengecek jawaban yang diperoleh dan tidak mampu menjelaskan kesimpulan dari jawaban, 3) subjek S-11 memperoleh nilai 22,2 dalam berpikir reflektif hanya mampu menuliskan rumus yang digunakan tetapi tidak mampu menyelesaikan soal tersebut dengan benar dan lengkap, subjek tidak mampu menentukan nilai dari sudut P dengan benar, dan subjek tidak mampu mengecek jawaban yang diperoleh dan tidak mampu menjelaskan kesimpulan dari jawaban.