Pinisi Journal of Sociology Education Review
Pinisi Journal of Sociology Education Review providing a platform that welcomes and acknowledges high quality empirical original research papers about Sociology, Culture, Family, Gender Equality, Social Inclusion, Society, Politics, Philosophy, and Development. Published by Sociology Education Study Program Faculty of Social Science.
Articles
232 Documents
PERILAKU TAWURAN ANTAR SISWA SMAN 1 WONOMULYO KABUPATEN POLEWALI MANDAR
Ahmad Gazali Alwi;
M. Ridwan aid Ahmad
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 1 Maret 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (230.813 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Penyebab perilaku tawuran antar siswa di SMAN 1 Wonomulyo, dan 2) Dampak perilaku tawuran antar siswa di SMAN 1 Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik dalam menentukan informan menggunakan purposive sampling. Jumlah informan sebanyak 10 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data yaitu member check. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Penyebab konflik antar siswa di SMAN 1 Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar, yaitu; a) Adanya saling ketersinggungan, b) Kurangnya perhatian orang tua, c) Kurang tegasnya aturan sekolah, dan d) adanya solidaritas yang kuat antar kelompok atau kelas. 2) Dampak terjadinya tawuran antar siswa di SMAN 1 Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar, yaitu; a) Rusaknya fasilitas pribadi maupun pekarangan warga, b) Menimbulkan korban luka, dan c) Hilangnya keakraban antara kelompok yang berkonflik.
PERANAN OSIS DALAM MEMBENTUK KARAKTER PEDULI SOSIAL SISWA DI SMA NEGERI 3 BARRU
Yusmuliadi Yusmuliadi;
Andi Agustang
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 1, Nomor 3, November 2021
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (585.205 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan OSIS dalam membentuk karakter peduli sosial siswa di SMA Negeri 3 Barru dan untuk mengetahui hambatan OSIS dalam membentuk karakter peduli sosial siswa di SMA Negeri 3 Barru. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 18 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, pembina OSIS, pengurus aktif OSIS dan siswa yang bukan pengurus OSIS. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif tipe deskriptif melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan OSIS dalam membentuk karakter peduli sosial siswa di SMA Negeri 3 Barru yaitu dengan membuat dan melaksanakan program kerja berbasis kegiatan sosial, menggerakkan atau memotivasi siswa pada kegiatan sosial, dan mencegah terjadinya penyimpangan di sekolah. Hambatan OSIS dalam membentuk karakter peduli sosial siswa di SMA Negeri 3 Barru yaitu kurangnya kesadaran sosial siswa, egoisme etis siswa, pengaruh lingkungan luar sekolah, dan kondisi ekonomi siswa.
Pola Interaksi Guru Dan Siswa Tunarungu Di SLB Pembina Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Negeri Satu Makassar
Nuralam Nuralam;
Muhammad Syukur
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 3, Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana pola interaksi guru dan siswa tunarungu dalam pembelajaran di SLB Pembina tingkat provinsi negeri 1 makassar. (2) Apa faktor penghambat interaksi guru dan siswa tunarungu di SLB pembina tingkat provinsi negeri 1 makassar. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan informan sebanyak 9 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pola interaksi guru dan siswa tunarungudalam pembelajaran a) menggunakan pola verbal dan pola itu dilakukan dengan cara menggabungkan verbal dan nonverbal agar siswa tunarungu dapat terbiasa berinteraksi menggunakan verbal tersebut b) pola nonverbal dalam interaksi pembelajaran antara guru dan siswa dengan mengajarkan abjad huruf kata demi kata agar siswa dapatm emahami materi yang disampaikan (2) faktor penghambat interaksi guru adalah a)faktor psikologis siswa tunarungu dikarenakan intelegensi anak tunarungu yang rendah sehingga sulit mencerna pembelajaran b) faktor semantik dalam keterhambatan tersebut berupaya mengulang materi pelajaran yang diberikan terhadap siswa tunarungu. Selain itu, guru berupaya mengartikan satu persatu kata saat interaksi pembelajarannya karena siswa mengalami keterhambatan dalam semantik siswa tunarungu.
Kontrol Sosial Masyarakat Pada Waria di Taman Makam Pahlawan Panaikang Kota Makassar
Muhammad Tayyeb;
M. Ridwan Said Ahmad
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 3, Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pendapat masyarakat mengenai waria yang mangkal di taman makam pahlawan Panaikang Kota Makassar, dan 2) Kontrol sosial masyarakat setempat terhadap keberadaan waria di taman makam Pahlawan Panaikang Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan penelitian berjumlah 10 orang yang dipilih melalui teknik purposive sampling dengan kriteria informan masyarakat Panaikang yang berdomisili minimal 5 tahun serta mengetahui kegiatan mangkal malam waria dengan jelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengecekan keabsahan data dengan menggunakan member check. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pendapat masyarakat sekitar taman makam pahlawan merasa risih dan tidak menerima kehadiran waria yang mangkal dengan alasan melakukan penyimpangan seksual dan membuang sampah bekas hubungan seks secara sembarangan, dan 2) Masyarakat setempat memiliki kontrol sosial yang lemah terhadap waria yang mangkal malam di taman makam pahlawan Panaikang Kota Makassar. Hanya masyarakat terdampak saja yang memberikan kontrol sosial terhadap kehadiran waria. Kontrol sosial tersebut di antaranya adalah menegur dan membawa anjing peliharaan sebagai media yang membantu untuk mengontrol kegiatan mangkal waria.
Hambatan Siswa Dalam Proses Pembelajaran Daring Masa Pandemic Covid-19 SMAN 8 Makassar
M Idris;
Andi Dody May Putra Agustang
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 3, Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan dengantujuan : 1) Untuk mengetahui hambatan proses pembelajaran daring siswa SMAN 8 Makassar. 2) Untuk mengetahui upaya mengatasi proses pembelajaran daring siswa SMAN 8 Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Kualitatif dari sumber data primer dan data sekunder. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 5 orang yang di tentukan melalui teknik purposive samplingdengan kriteria informan yaitu diantaranya 4 siswa dan 1 guru yang mengikuti penerapan proses pembelajaran daring. Subjek dalam penelitian ini terdiri dari Guru dan Siswa. Dalam penelitian ini instrumen untuk mengumpulkan data yaitu dengan menggunakan metode observasi, wawancara,dokumentasi. Analisis data menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan teknik member chek.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) hambatan proses pembelajaran daring siswa SMAN 8Makassar yaitu a) keterbatasan jaringan internet. b) kesulitan fokus pembelajaran daringberlangsung. c) keterbatasan pulsa data atau kuota internet. d) aplikasi pembelajaran daring yang rumit. 2) upaya mengatasi proses pembelajaran daring siswa SMAN 8 Makassar yaitu a) menerapkan sistem pembelajaran luring melalui rolling class. b) mempermudah siswa dalam pembelajaran daring melalui aplikasi. c) pengawasan dan evaluasi pembelajaran daring.
Kekerasan Simbolik di UPT SMAN 4 Sinjai
Selfiana Selfiana;
M. Ridwan Said Ahmad
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 3, Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pandangan guru dan siswa mengenai kekerasan simbolik di UPT SMAN 4 Sinjai, 2) Bentuk-bentuk kekerasan simbolik di UPT SMAN 4 Sinjai. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah guru dan siswa yang berada dalam arena kekerasan simbolik dilingkungan sekolah. Adapun jumlah informan teridiri dari 14 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling yaitu dengan kriteria: guru UPT SMAN 4 Sinjai yang menjadi pelaku kekerasan simbolik, dan siswa UPT SMAN 4 Sinjai yang menjadi korban kekerasan simbolik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi dengan menggunakan member check sebagai teknik keabsahan data. Kemudian data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Pandangan guru mengenai kekerasan simbolik di UPT SMAN 4 Sinjai adalah guru tidak menyadari dan tidak mengakui bahwa tindakan yang diberikan kepada siswa merupakan kekerasan simbolik, melainkan sebagai bentuk upaya yang dilakukan untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan dan kedisiplinan kepada siswa. Pandangan siswa mengenai kekerasan simbolik di UPT SMAN 4 Sinjai adalah siswa menganggap bahwa tindakan tegas yang dilakukan oleh guru merupakan hal yang sudah wajar dilakukan. 2) Bentuk-bentuk kekerasan simbolik di UPT SMAN 4 Sinjai adalah a) sistem full day school, b) program buku merah, c) mekanisme eufemisasi (perintah, keharusan, kepercayaan, pemberian bonus, penegasan dan pencitraan) dan d) mekanisme sensorisasi (kesantunan, ancaman, dan permarjinalan).
Konstruksi Sosial Masyarakat Salomate Terhadap Tradisi Maccera’ Tappareng Kelurahan Limpomajang Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng
Aenun Megawati Rudy;
Muhammad Syukur
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 3, Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1) Konstruksi sosial masyarakat Salomate terhadap tradisi maccera’ tappareng di Kelurahan Limpomajang Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng, 2) Dampak dan nilai-nilai pendidikan apa yang terdapat dalam tradisi maccera’ tappareng bagi masyarakat Salomate di Kelurahan Limpomajang Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian berjumlah 7 orang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Konstruksi sosial masyarakat Salomate terhadap tradisi maccera tappareng di Kelurahan Limpomajang Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng berlangsung dalam tiga dialektis yaitu eksternalisasi, objektifitas, dan internalisasi. 2) Dampak dalam tradisi maccera’ tappareng bagi masyarakat Salomate di Kelurahan Limpomajang Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng adalah dampak sosial, dampak ekonomi dan dampak wisata budaya. Sedangkan nila-nilai pendidikan dalam tradisi maccera’ tappareng bagi masyarakat di Kelurahan Limpomajang Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng adalah nilai pendidikan sosial atau kemasyarakatan, nilai pendidikan moral dan nilai pendidikan budi pekerti atau kesusilaan.
Pelaksanaan Ritual Kematian Keluarga Korban Covid 19 Di Toraja Utara
Jelsita Banna;
Muhammad Syukur
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 3, Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Pelaksanaan ritual kematian keluarga korban covid-19 di Toraja Utara. 2) Faktor penghambat pelaksanaan ritual kematian keluarga korban covid-19 di Toraja Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan ritual kematian kelurga korban covid-19 di Toraja Utara adalah dengan melalui ritual adat Ma’palin yang merupakan proses pemindahan orang yang telah meninggal dari dalam tanah dan dipindahkan ke dalam patane, yang dilaksanakan selama tiga hari yang meliputi: a) Hari pertama merupakan hari untuk melakukan penggalian mayat yang dikubur sebelumnya ke tanah, dan kemudian dibungkus dengan kain merah (kaseda). b) Hari kedua dilakukan pembakaran atau persembahan hewan kurban berupa kerbau dan babi maupun hewan lainnya seperti ayam. c) Hari ketiga merupakan hari di mana dilakukan proses pemindahan mayat yang telah dibakar dengan kain kaseda ke dalam patane. 2) Faktor-faktor penghambat pelaksanaan ritual kematian keluarga korban covid-19 di Toraja Utara adalah a) Adanya aturan pemerintah yang tidak mengijinkan kegiatan atau acara besar-besaran yang menghadirkan banyak orang dan b) Dikucilkan oleh masyarakat setempat.
Peran Budaya Sipamandaq Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Anak di Desa Katumbangan
Serli Serli;
Andi Dody May Putra Agustang
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 3, Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Persepsi anak di Desa Katumbangan terkait budaya Sipamandaq 2) Peran budaya Sipamandaq untuk meningkatkan hasil belajar anak di Desa Katumbangan. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Jumlah informan pada penelitian ini sebanyak 10 orang yang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria informan yaitu anak yang sedang bersekolah di jenjang SMA, anak kelas XI dan XII SMA, anak yang pernah meraih juara atau ranking. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan member chek. Teknik analisis data yang diguanakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Persepsi anak di Desa Katumbangan terkait budaya Sipamandaq yaitu budaya Sipamandaq ini merupakan budaya yang mengajarkan tentang saling menolong, saling mengingatkan untuk selalu berbuat kebaikan, memiliki sifat yang berani dalam Mengemukakan pendapat atau hal yang benar, memiliki rasa malu (Siri’), dan saling menghormati sesama manusia. 2) Peran budaya Sipamandaq untuk meningkatkan hasil belajar anak di Desa Katumbangan yaitu budaya Sipamandaq memiliki peran dalam meningkatkan hasil belajar anak dilihat dari: a) meningkatkan solidaritas, seperti saling kompak dalam mengerjakan tugas dan saling membantu dalam memahami materi pembelajaran, b) meningkatkan percaya diri, seperti berani berargumen atau mengemukakan pendapat di depan umum.
Persepsi Masyarakat Terhadap Tradisi Merok Masyarakat Toraja Di Kecamatan Bangkelekila
Anisa Datu Masuli;
Andi Agustang
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 3, Nomor 1 Maret 2023
Publisher : Pinisi Journal of Sociology Education Review
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) persepsi masyarakat Kecamatan Bangkelekila terhadap tradisi merok masyarakat Toraja. 2) pelaksanaan ritual merok di Toraja. 3) manfaat tradisi merok bagi masyarakat Toraja di Kecamatan Bangkelekila. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui teknik purposive sampling yang menentukan informan berdasarkan dari kedudukan dalam masyarakat. teknik wawancara yang digunakan adalah, observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam penelitian ini yang menjadi fokus penelitian adalah persepsi masyarkat Kecamatan Bangkelekila terhadap tradisi merok yang ada di Toraja , pola pelaksanaan ritual serta manfaat tradisi merok bagi masyarakat Toraja.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) persepsi masyarakat Kecamatan Bangkelekila terhadap tradisi merok merupakan hal yang baik untuk dilaksanakan karena bisa menjadi wadah untuk mendamaikan keluarga yang bersiteruh, saling mengenal satu sama lain dan sebuah keberuntungan bilang melaksanakan. 2) pelaksanaan ritual tradisi merok masyarakat bangkelekila dimulai dari a) mangpatama gandang b) mangpairu allona, c) manglempoi. Ritual tradisi merok juga memiliki pemali serta telah mengalami perubahan berdasarkan kepercayaan masyarakat. 3) manfaat tradisi merok bagi masyarakat Toraja yaitu a) sebagai bentuk pelestarian budaya leleuhur, b) untuk mempererat tali persaudaraan, c) meningkatkan status sosial dalam masyarakat serta d) dapat menjadi sumber mata pencaharian.