cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No. 1 Gedung Manterawu Lt. 5
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Art & Design
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559349     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,905 Documents
PERANCANGAN HOTEL BISNIS DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN BIOPHILIC Roesnalie, Ahmad Zaki Aulia; Abdulhadi, Reza Hambali Wilman; Budiono, Irwana Zulfia
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mendesain Hotel Bisnis Bintang 4 di Kota Bandung dengan pendekatan biophilicdan konsep "a setting characterized by the harmony of nature". Integrasi elemen alam dalamdesain menciptakan lingkungan seimbang antara alam dan kenyamanan modern. Fokus penelitianadalah analisis konsep biophilic dan penerapannya dalam desain interior. Melalui tanaman hijau,air terjun buatan, dan pencahayaan alami, hotel menciptakan suasana relaksasi. Material alamidan warna earth tone serta netral meningkatkan nuansa alami dan harmonis. Hasilnya, hotelbisnis bintang 4 yang tak hanya praktis, tetapi memberikan pengalaman mendalam. Denganmenggabungkan harmoni alam dan modernitas, hotel ini menciptakan ruang produktif dan santaiyang menghubungkan pengunjung dengan alam. Konsep "a setting characterized by the harmonyof nature" membentuk landasan pengalaman menginap yang menyatukan keindahan alamdengan kenyamanan modern.Kata Kunci : Perancangan Hotel Bisnis Bintang 4 , Pendekatan Biophilic , Integrasi Unsur Alamdalam Desain Hotel , Produktivitas dan Relaksasi
PERANCANGAN HOTEL HARRIS NEW GENERATION BINTANG EMPAT DI GEDUNG PUSAT NIAGA CIMAHI DENGAN PENDEKATAN IDENTITAS Rachmasari, Widya; Raja, M. Togar Mulya; Yuniati, Arnanti Primiana
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri perhotelan telah menjadi bagian penting dari sektor pariwisata dan bisnis.Hotel bisnis adalah jenis akomodasi yang difokuskan pada pelayanan para pelaku bisnis,eksekutif, dan profesional yang membutuhkan fasilitas yang mendukung kegiatan bisnis. Padabulan September 2022, hotel-hotel berbintang di Indonesia mencatat peningkatan signifikansebesar 50,02 persen dalam tingkat hunian kamar. Salah satu contoh hotel yangmengakomodasi kegiatan bisnis adalah Hotel HARRIS, yang dipilih lokasinya di Kota Cimahidalam perancangan ini. Pilihan Cimahi sebagai lokasi didasari oleh potensi yang dimiliki kota inidalam sektor industri, perdagangan, dan jasa, sehingga cocok untuk menjadi lokasi hotel bisnis.Metode perancangan melibatkan observasi lapangan di hotel pembanding, studi literatur, danwawancara dengan HRD Hotel HARRIS. Perancangan ini menggunakan pendekatan berbasisidentitas untuk mempromosikan dan mengenalkan konsep inovatif Hotel HARRIS yang disebut"Generasi Baru," yang belum diterapkan di wilayah Jawa Barat. Konsep yang diadopsi dalamperancangan ini adalah "Modern and Cheerful," dengan tujuan mengembangkan danmengenalkan identitas Hotel HARRIS yang ditandai dengan tagline "stay bright". Konsep iniditandai dengan desain yang ceria dan modern untuk menciptakan suasana positif.Kata kunci: Hotel bisnis, Hotel HARRIS, Cimahi, New Generation, Identitas
PERANCANGAN INTERIOR BANDUNG CREATIVE CENTER DENGAN PENDEKATAN COMMUNAL SPACE Anggraini, Sherly; Murdowo, Djoko; Widyaevan, Dea Aulia
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bandung sebagai kota kreatif memerlukan adanya satu wadah atau tempat yang dapat mewadahi industri kreatif yang ada di Kota Bandung. Dengan adanya perancangan baru diharapkan para pelaku industri kreatif memiliki wadah atau tempat yang memiliki fasilitas lengkap yang sesuai dan dapat mendukung aktivitas yang dilakukan. Masyarakat umum juga diharapkan memiliki wadah atau tempat wisata baru yang dapat menjadi tempat rekreasi sekaligus edukasi. Pada penelitian ini sumber data penelitian diperoleh melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan teknik pengumpulan data berupa observasi terhadap fasilitas serupa dan penyebaran kuesioner yang dilakukan secara langsung dan tidak langsung serta melalui studi pustaka. Setelah dilakukannya penelitian, program ruang yang akan diterapkan didapatkan berdasarkan permasalahan UMKM bidang industri kreatif yang ada di kota Bandung yaitu dibutuhkannya ruang makerspace, studio, dan retail dengan penerapan pendekatan Communal Space. Penerapan pendekatan Communal Space dan hasil perancangan diharapkan dapat menjawab permasalahan yang ada dan dapat menjadikan objek perancangan menjadi fasilitas yang aktif yang dapat mewadahi pelaku industri kreatif dan masyarakat umum.Kata kunci: Bandung, Industri Kreatif, Communal Space
PERANCANGAN INTERIOR BARU FASILITAS BERLATIH ESPORT ARENA DI BANDUNG DENGAN PENDEKATAN TEKNOLOGI Sumantri, Ghina Fatimah; Surya, Hana Faza; Siregar, Fernando Septony
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan dunia permainan terus meningkat. Game sudah tidak lagi hanya sekedar hiburan, melainkan sudah menjadi suatu mata pencaharian, karir, serta olahraga yang dapat disebut E-sport. Pendekatan teknologi diterapkan untuk menciptakan ruang yang dapat mewadahi kegiatan berlatih esports. Kegiatan tersebut menjadi dasar penerapan teknologi sebagai media penyelesaian masalah dari akustik ruangan, penghawaan buatan berupa AC dan pengamanan kebakaran. Teknologi pada akustik ruangan meliputi plafon akustik, material akustik, treatment dinding akustik. Teknologi pada penghawaan buatan berupa AC split duct inverter. Setiap kegiatan akan mempengaruhi kebutuhan dan pengkondisian ruang yang secara langsung akan berpengaruh pada perancangan interior fasilitas berlatih esport arena di Bandung.Kata kunci: Esports, Esport Arena, Akustik Ruang, Tata Suara, Fasilitas Berlatih, Teknologi
PERANCANGAN INTERIOR BRANCHSTO HOTEL DI BANDUNG DENGA PENDEKATAN ANALOGI EQUESTRIAN Yahya, Muhammad Hilmi; Hanafiah, Ully Irma Maulina; Nabila, Ganesha Puspa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya minat masyarakat Indonesia terhadap olahraga berkudatelah mengarah pada perkembangan pesat Branchsto Equestrian Park sebagai pusatkegiatan berkuda yang semakin intens. Dalam perkembangannya, kejuaraan tersebutdiadakan hampir setiap dua pekan, dan menunjukkan peningkatan pesat dibandingkanbeberapa tahun sebelumnya. Pengunjung dari berbagai daerah pun datang untukmengikuti kegiatan berkuda di dalamnya. Untuk mendukung pengunjung yang datang dariluar kota, Branchsto Hotel bintang 3 didirikan sebagai bagian dari kompleks tersebut.Dalam perancangan hotel ini, ditemukan permasalahan seputar optimasi ruang,pencahayaan, dan penghawaan, serta ketersesuaian furnitur dan dekorasi. Selain itu,hotel ini belum memenuhi standar fasilitas pendukung hotel bintang 3, seperti restaurant,bar, dan fasilitas olahraga. Maka dari itu, perancangan Branchsto Hotel ini bertujuanuntuk mengatasi permasalahan tersebut dan menciptakan suasana yang sesuai dengananalogi Equestrian. Metode pengumpulan data meliputi observasi, studi banding,dokumentasi, dan studi literatur. Diharapkan, Branchsto Hotel dapat menjadi pendukungutama bagi pengunjung yang ingin menginap sambil menikmati Branchsto Equestrian Parkdan pesona Kota Bandung. Dengan menerapkan standar ruang yang sesuai untuk hotelbintang 3 serta mempertimbangkan konsep analogi Equestrian, Branchsto Hoteldiharapkan dapat menciptakan pengalaman menginap yang unik dan memuaskan bagipara tamu.Kata kunci: Hotel, Equestrian, Analogi
PERANCANGAN INTERIOR CITY HOTEL BINTANG 5 DI SEMARANG Damarani, Ahsana Putri; Murdowo, Djoko; Haryotedjo, Tri
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Semarang merupakan salah satu kota wisata dengan sejumlah cerita sejarah yangkhas di sejumlah tempat. Kota ini memiliki City Hotel dengan daya tarik wisata sejarah yang __nggikarena berdekatan dengan peninggalan Belanda seper__ Kota Lama dan Lawang Sewu. MeskipunKota Semarang dimina__ dengan prestasi pariwisata yang baik dan banyak hotel berbintang, cityhotel bintang 5 perlu melakukan peningkatan fasilitas dan desain interior dengan desain yangbaru (new design) untuk menjaga keseimbangan serta mencerminkan heritage Belanda danbudaya Jawa. Hal ini bertujuan untuk menciptakan keselarasan dengan bangunan sejarah di KotaSemarang, menghadirkan hal baru melalui akulturasi kolonial Belanda dan budaya Jawa, sertamenyeimbangkan hotel berbintang di kota tersebut. Berdasarkan tujuan dari pemecahanmasalah ini, maka proses perancangan menerapkan pendekatan akulturasi kolonial Belanda danJawa. Hal ini tentunya dapat memberikan hal baru untuk para pengunjung hotel dengan suasanayang mewah, anggun dan elegan serta dapat menggambarkan ciri khas dari bentuk - bentukarsitektur bangunan wisata sejarah peninggalan belanda dan bangunan dari cagar budaya yangberada di Kota Semarang, dan selaras dengan tujuan yang telah dipaparkan di atas.Kata kunci: Akulturasi, City Hotel, Kota Semarang, Wisata
PERANCANGAN INTERIOR DIGITAL COWORKING SPACE SEBAGAI WUJUD DARI PROGRAM BANDUNG TEKNOPOLIS DENGAN PENDEKATAN BIOFILIK Aflah, Dina; Wismoyo, Erlana Adli; Liritantri, Widyanesti
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of information technology has made IT workers and digital startups increase in Indonesia. Indonesia is ranked 6th with the highest number of startups in 2022. With the growth of start-ups and the development of information technology, there is an increasing need for IT workers to support business development in Indonesia. Problems arise when investors want to invest in digital startups because local startups are not ready to receive large enough capital, so investors take initiatives to activate business incubator programs. Often, with the government's desire to accommodate the growth of the creative industry, namely by presenting the Bandung Teknopolis Program, the design of this Digital Coworking Space is expected to be present as a manifestation of this program. In addition, the concept of the Bandung Teknopolis program supports the creation of a Sustainability City, therefore the Biophilic concept is applied to the design. This concept is believed to be able to provide a sense of calm to the users of the space as well as improve the well-being of the users of the space in terms of both physical and mental as well as increasing work productivity.Keywords: Coworking Space, Bandung Technopolis, Biophilic
PERANCANGAN INTERIOR ESPORT AND GAMING CENTER DI BANDUNG DENGAN PENDEKATAN TEKNOLOGI Sibuea, Marzuki Mahardika; Surya, Hana Faza; Anwar, Hendi
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena perkembangan teknologi dan esport di Indonesia saat ini menjadisangat signifikan. Masyarakat Indonesia kini menjadi salah satu konsumen yang palingbersemangat dalam mengadopsi teknologi baru. Beberapa fasilitas yang menyediakandan mendukung kegiatan Esports diantaranya yaitu Garena Esports Center sebagaifasilitas berlatih dan kantor tim Garena, RevivalTV sebagai arena bertanding dan mediaEsports, Serta Gamers Paradise sebagai fasilitas hiburan Esports. Contoh fasilitas tersebutbelum tersedia dengan baik di Bandung seperti untuk kebutuhan media, tempatberkumpul komunitas, arena, tempat berlatih dan kegiatan lainnya. Maka dari ituperancangan ini bertujuan untuk dapat memberikan fasilitas yang mendukung komunitasEsports seperti tempat berlatih, fasilitas hiburan, turnamen berskala kecil atau sedang,broadcast, komersial dan memperkenalkan tim Esports Lokal serta dapatmengembangkan Esports di kota Bandung. Hal ini juga bertujuan untuk memberikankemudahan, kenyamanan, dan pengalaman dalam mempelajari dunia Esport bagikomunitasnya. Tema yang digunakan pada Esports Center ini adalah Interactive andFuturistic untuk menciptakan semangat yang terjadi antara pengguna dengan ruang yangdigunakannya dengan menerapkan teknologi pada ruang.Kata kunci: esports, teknologi, desain interior, fasilitas, ruang
PERANCANGAN INTERIOR GEDUNG SENI PERTUNJUKAN BETAWI DI JAKARTA Muhammad, Rayi Shoufi Mu’min; Sarihati, Titihan; Farida, Ariesa
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pementasan seni pertunjukan Betawi di Jakarta pada saat ini hanya terbatas padaevent-event kesenian budaya dan panggilan diacara hajatan saja. Di Jakarta sendiri hanyaterdapat amphiteater terbuka di Kampung Budaya Betawi Setu Babakan yang rutinmementaskan seni pertunjukan Betawi dan belum terdapat gedung pertunjukan yang dibuatsecara khusus untuk mementaskan seni pertunjukan Betawi. Padahal faktanya minatmasyarakat terhadap kesenian Betawi kian bertambah tiap tahunnya. Seni pertunjukan Betawijuga memiliki ciri khas tersendiri, yaitu interaksi para penampil ke penonton yang cukup tinggisehingga dibutuhkannya panggung yang didesain secara khusus untuk mementaskan senipertunjukan Betawi. Maka dari itu perwujudan gagasan perancangan baru Gedung SeniPertunjukan Betawi dapat menjadi solusi untuk memfasilitasi pementasan seni pertunjukanBetawi serta dapat mengangkat derajat seni pertunjukan Betawi khususnya di Jakarta ke tingkatyang lebih baik lagi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Datadikumpulkan dengan teknik kuesioner, wawancara, observasi, dan studi literatur. Respondendalam penelitian ini sebanyak 182 orang warga Jakarta dan sekitarnya. Hasil menunjukan minatmasyarakat yang cukup besar terhadap seni pertunjukan Betawi dan dibutuhkannya tempatuntuk mewadahi pementasan seni pertunjukan Betawi yang nantinya juga akan menjadi tempatpembelajaran serta pelestarian kesenian budaya Betawi khususnya di JakartaKata Kunci : Seni, Pertunjukan, Betawi, Jakarta
PERANCANGAN INTERIOR GELANGGANG REMAJA KOTA BANDUNG MENGGUNAKAN PENDEKATAN PSIKOLOGI RUANG Fiska, Niken Sintia; Liritantri, Widyanesti; Raja, M. Togar Mulya
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan masa yang memiliki risiko tinggi sepanjang proses berkembangnya manusia karena perubahan yang terjadi ditandai dengan adanya perubahan fisik, sikap, perilaku, dan perkembangan intelektual yang dapat mengarah ke arah baik atau buruk didasari oleh bagaimana lingkungan hidup remaja tersebut. Salah satu perilaku buruk yang terjadi pada masa remaja adalah kasus perkelahian massal atau tawuran, perundungan, pencurian, merokok, hingga penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Untuk mengatasi permasalahan terkait kenakalan remaja ini maka diperlukan bantuan dan perhatian dari beberapa pihak, salah satunya adalah Negara yaitu dengan adanya fasilitas Gelanggang Remaja. Gelanggang Remaja merupakan fasilitas sarana dan prasarana yang mengakomodasi kegiatan operasional dalam kelas, pengelolaan, dan jasa dengan tujuan mengakomodasi kebutuhan remaja. Berdasarkan hasil observasi ditemukan beberapa permasalahan pada Gelanggang Remaja yaitu terkait penunjang kegiatan sosialisasi antar pengguna individu dan komunitas, penyelesaian interior yang didasari oleh standar pemerintah, dan pengkondisian ruang yang didasari oleh keunikan dan kebutuhan akan akustiknya. Perancangan interior Gelanggang Remaja Kota Bandung yang didasari oleh penyelesaian masalah-masalah agar dapat beraktivitas secara optimal berdasarkan kebutuhan dan dapat mengarahkan perilaku remaja dengan mengajak untuk berkegiatan secara positif di Gelanggang Remaja Kota Bandung. Didukung oleh pendekatan yang diangkat pada perancangan yaitu psikologi ruang yang studinya berfokus pada sensasi, persepsi dan atensi.Kata kunci: Gelanggang Remaja, Kota Bandung, Remaja, Psikologi Ruang