cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No. 1 Gedung Manterawu Lt. 5
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Art & Design
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559349     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,799 Documents
VISUALISASI PROSES PENERIMAAN DIRI DALAM KARYA EMBROIDERY PAINTING Widyantoro, Della Nurdwiani; Wiguna, Iqbal Prabawa; Gumilar, Ganjar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam menjalani kehidupan, insecurity bukanlah perasaan yang asing. Rasainsecure dapat memengaruhi kualitas hidup secara negatif. Jika tidak diatasi denganbaik, rasa insecurity yang mendalam dapat memecahkan keutuhan identitas individu.Untuk mencegah atau memperbaiki dampaknya, seseorang perlu sadar akaninsecurity yang dirasakannya dan menggali lebih dalam untuk mengetahui penyebabperasaan itu muncul. Dari situ, individu terus melakukan eksplorasi diri hingga dapatpencerahan terhadap identitasnya dan menemukan kekurangan serta kelebihanyang dimilikinya. Dengan menerima semua aspek dirinya yang autentik,seseorangdapat meraih self-acceptance. Proses penerimaan diri ini menjadi gagasan yang akandituangkan pada karya tugas akhir, dengan pengalaman pribadi sebagai acuanutama. Metode embroidery painting digunakan dengan bantuan visual surealis danpenggunaan benang sebagai simbol hubungan seseorang dengan dirinya yang palingautentik. Karya tugas akhir ini dibuat untuk berbagi perspektif mengenai bagaimanaindividu tertentu menjalani proses penerimaan diri dan juga dengan harapan bagiaudiens yang melihatnya dapat termotivasi untuk terbuka dengan dirinya.Kata kunci: Insecurity, Eksplorasi Diri, Penerimaan Diri, Embroidery Painting
VISUALISASI PUPPET MASTER DENGAN MEDIUM FILM EKSPERIMENTAL Nurseha, Muhamad Rizki; Ersyad, Firdaus Azwar; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Puppet Master adalah sebuah film eksperimental yang merepresentasikankondisi manusia dalam kendali kekuatan tak terlihat melalui pendekatan visualsimbolik. Film ini menggambarkan seorang individu yang menjalani hidup dalambayang-bayang manipulasi, digambarkan melalui metafora boneka tali yangdikendalikan oleh entitas tak kasat mata. Inspirasi utama berasal dari pengalamanpribadi orang terdekat penulis yang mengalami kontrol sosial dalam relasi tidaksetara. Melalui teknik sinematografi non-linear, manipulasi suara, warna, danpencahayaan yang ekstrim, film ini berupaya mengganggu persepsi konvensionalpenonton dan membangun suasana surealis. Unsur seperti kostum, tata rias, sertaelemen visual seperti cermin dan glitch ditata sedemikian rupa untuk memperkuatnarasi tentang kehilangan identitas dan krisis eksistensial. Film ini bukan hanyabentuk eksperimen media, melainkan juga ajakan untuk menyadari bagaimanakontrol sosial dapat membentuk perilaku dan cara pandang individu. Pendekatan inidiharapkan membuka ruang reflektif tentang realitas yang sering kali tidak kitasadari telah dikendalikan oleh kekuatan luar.Kata kunci: film eksperimental, Pengalaman Pribadi, boneka tali, visual simbolik,identitas
VISUALISASI RASA BERSALAH DAN PENYESALAN DALAM MEDIA VIDEO ANIMASI STOPMOTION SEBAGAI EKSPRESI PSIKOLOGIS Akbar, Muhammad Rafid Delma; endriawan, Didit; gumilar, Ganjar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kehidupan modern yang serba cepat saat ini, banyak orang tanpa sadar memikul beban emosional darimasa lalu — salah satu yang paling umum adalah rasa bersalah. Perasaan ini seringkali muncul ketika seseorang menyadarikeputusan atau kesalahan masa lalunya, yang pada akhirnya memengaruhi cara pandangnya terhadap diri sendiri, orang lain, dan masa depannya.Fenomena ini khususnya umum di kalangan generasi muda yang terbiasa dengan budayapencapaian instan: semuanya cepat, semuanya mudah, tetapi seringkali dengan mengorbankan konsekuensi jangka panjang.Melalui proyek akhir saya yang berjudul "The Mistake Whisper," saya mengeksplorasi gejolak batin seseorang yangdihantui rasa bersalah. Karya ini diwujudkan dalam bentuk video stop-motion, dipilih tidak hanya karenadaya tarik visualnya tetapi juga karena kapasitas artistiknya untuk menyampaikan sifat jiwa yang terfragmentasi, hancur, dan retakyang terluka oleh penyesalan. Menggabungkan elemen visual simbolis dengan audio yang dirancang dengan cermat, karya inimengajak penonton untuk merasakan kecemasan, kegelisahan, dan perjalanan sang protagonis menuju pengampunan diri. Harapannya, karya ini dapat berfungsi sebagai pengingat sekaligus pembuka percakapan — tentangbagaimana kita memproses rasa bersalah, bagaimana rasa bersalah memengaruhi hidup kita, dan bagaimana seni dapat menjadi jembatan yang ampuh untuk mengekspresikanperjuangan batin yang seringkali terlalu sulit diungkapkan dengan kata-kata.Kata kunci: bersalah, penyesalan, stopmotion
VISUALISASI RELATIVISME MORAL DALAM SENI INSTALASI SEBAGAI DAMPAK SEKULARISME Situmorang, Eka Christian; Endriawan, Didit; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena sekularisme ekstrem di masyarakat urban Indonesiamemunculkanrelativisme moral yang mengaburkan batas antara nilai benar dansalah. Peminggiran nilai-nilai spiritual dari kehidupan publik menciptakanketidakseimbangan moral yang berdampak pada krisis identitas dan kehilanganmakna hidup. Penelitian ini bertujuan untuk memvisualisasikan isu relativisme moralmelalui karya seni instalasi interaktif. Metode yang digunakan adalah pendekatanartistik konseptual dengan eksplorasi bentuk, material, dan interaksi partisipatif.Karya berjudul Ruang Netral, Nilai Kabur menggabungkan elemen seperti prismasegienam berlapis cermin distorsi, bola bosu, dan enam tiang C-Stand sebagai simbolkeseimbangan spiritual dan keragaman agama di Indonesia. Hasilnya menunjukkanbahwa interaksi audiens dengan instalasi mampu menciptakan pengalaman reflektifatas disorientasi moral dan pentingnya nilai spiritual dalam kehidupan modern. Karyaini tidak hanya menjadi medium ekspresi artistik, tetapi juga sarana kritik sosial danruang kontemplatif terhadap krisis nilai dalam masyarakat yang semakin sekuler.Kata kunci: instalasi interaktif, relativisme moral, sekularisme, seni konseptual
VISUALISASI SAMPAH PLASTIK SEBAGAI KRITIK SOSIAL DALAM PRAKTIK SENI PARTISIPATIF Hidayat, Kendrik Arioputro; Rachmawanti, Ranti; Gumilar, Ganjar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya tugas akhir ini merupakan bentuk aktivisme seni yang mengangkat isupencemaran lingkungan akibat sampah plastik melalui pendekatan partisipatif dan senilingkungan. Melibatkan masyarakat dalam aksi bersih-bersih dan memanfaatkan limbahplastik sebagai elemen visual utama, karya ini tidak hanya tampil sebagai objek estetis,tetapi juga sebagai medium kritik sosial dan ajakan reflektif. Visualisasi sampah di ataskanvas dan dokumentasi kegiatan menjadi representasi kerusakan ekologis serta upayamembangun kesadaran kolektif. Berlandaskan teori seni partisipatif, seni lingkungan, danaktivisme seni, karya ini hadir sebagai media edukatif dan provokatif dalam meresponskrisis lingkungan.Kata Kunci: aktivisme seni, seni partisipatif, sampah plastik, kritik sosial, seni lingkungan,seni sosial, kesadaran ekologis.
Visualisasi Sifat Ambivalensi Sebagai Dorongan Pengembangan Diri Melalui Karya Seni Lukis Ismail, Khuzaimah Nur Faizah; Wiguna, Iqbal Prabawa; Gumilar, Ganjar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ambivalensi dipahami sebagai kondisi psikologis di mana seseorang merasakan dua emosiatau nilai yang saling bertentangan secara bersamaan. Kondisi ini sering memicu konŇik baƟn,kebingungan, serta menyebabkan keƟdakkonsisten dalam pengambilan keputusan, terutama keƟkanilai pribadi bertentangan dengan ekspektasi. Dengan melalui pendekatan seni kontemporer, penulismenciptakan karya seni lukis yang dapat memvisualisasikan ketegangan antara aspek kogniƟf danemosional dalam diri manusia. Visualisasi ini diwujudkan dengan penggunaan simbol visual seperƟotak, haƟ, buku, bunga, air, lilin, dengan bentuk kanvas lingkaran sebagai medium kanvasnya,metafora dari dinamika baƟn yang terus berkesinambungan dan akan terus berubah. Warna merahdan biru digunakan sebagai penanda sisi emosional dan kogniƟf. Karya ini bertujuan sebagai mediumreŇekƟf sekaligus komunikaƟf dalam memahami sifat ambivalensi sebagai bagian dari prosesberpikir dan bertumbuh. Dengan menggunakan teknik cat aklirik di atas kanvas dengan pendekatanvisual metaforis dan simbolis. Diharapkan karya ini mampu membuka ruang pemaknaan baruterhadap emosi dan logika dalam diri manusia .Kata kunci : Ambivalensi, KogniƟf , Emosional, simbol, pengembangan diri
Visualisasi Tabur Tuai dalam Seni Instalasi Televisi Analog dan Video Digital Makkarumpa, Humaira Basrah; Rachmawanti, Ranti; Ridzky, Axel Ramadhan
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap tindakan yang kita lakukan hari ini ibarat benih yang ditanam dan akanmenentukan hasil yang dituai di masa depan. Konsep “tabur tuai” menggambarkanprinsip sebab-akibat yang berlaku dalam kehidupan, di mana setiap pilihan membawakonsekuensi di kemudian hari. Dalam karya instalasi ini, penulis mengajak audiensmerenungkan pentingnya kesadaran akan dampak dari setiap keputusan. Media televisianalog, video digital, dan teknologi hologram digunakan sebagai metafora visual untukmenyoroti hubungan pola pikir kolektif dalam masyarakat. Motion graphic memperkuatpesan visual sehingga penonton dapat merasakan bagaimana keputusan kecil dapatmemicu rangkaian peristiwa yang lebih besar. Karya ini diharapkan menjadi ruangrefleksi bersama yang mendorong audiens untuk bertindak lebih bijaksana danbertanggung jawab. Dengan demikian, instalasi ini bukan hanya ekspresi artistik, tetapijuga sarana edukasi dan ajakan membangun masa depan yang lebih baik.Kata kunci: Tabur Tuai, Refleksi, Motion Graphic, Hologram.
VISUALISASI TEKANAN ORANG TUA TERHADAP ANAK DALAM FILM EKSPERIMENTAL PRESSURE Nathaniel, Sibyl; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Ridzky, Axel Ramadhan
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pressure adalah film eksperimental menggambarkan tentang tekananpsikologis yang dialami anak akibat ekspektasi, tuntutan, dan kontrol berlebihan dariorang tua. Dalam masyarakat yang menjunjung tinggi kesuksesan konvensional,anak kerap dijadikan proyeksi harapan tanpa memikirkan kondisi emosionalnya.Permasalahan utama yang diangkat adalah bagaimana pola asuh yang menekandapat menimbulkan dampak psikologis yang tersembunyi, seperti ketakutan,keterasingan, dan ketidakpercayaan diri. Tujuan film ini adalah mengedukasi danmembuka ruang refleksi tentang pentingnya empati dan komunikasi dalam keluarga.Melalui pendekatan non-naratif dan simbolis, film ini menggunakan elemen visualseperti pencahayaan kontras, warna gelap, serta pergerakan kamera yang tidakterlalu stabil untuk menggambarkan ketidakstabilan emosin anak. Audioinstrumental, suara repetitive, dan momen keheningan dipakai untuk menimbulkanketidaknyamanan yang mencerminkan kecemasan batin. Temuan umum darieksplorasi ini menunjukan bahwa tekanan dari orang tua seringkali tidak tampaksecara fisik, namun berdampak besar terhadap Kesehatan mental anak.Kesimpulannya, Pressure bukan hanya karya visual, tetapi juga media reflektif yangbermanfaat bagi orang tua, pendidik, dan masyarakat dalam memahami pentingnyamendukung perkembangan emosional anak.Kata kunci : Tekanan psikologis, pola asuh, kesehatan mental anak, filmeksperimental.
VISUALISASI TRADISI MINUM KOPI GAYO DALAM BUDAYA ACEH MELALUI KARYA INSTALASI Zahira, Pocut Aisha; Sadono, Soni; Rachmawanti, Ran3
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karya ini dilatarbelakangi dengan semakin memudarnya tradisi minum kopi Gayo akibatpengaruh dari modernisasi. Tradisi tersebut bukan hanya sekedar tradisi konsumsi, tetapi juga simboliden;tas budaya masyarakat Aceh dari masyarakat Aceh. Peneli;an dari karya ini bertujuan untukmemperkenalkan nilai-nilai sosial dan budaya dari tradisi minum kopi Gayo melalu karya instalasiseni. Karya instalasi ini dirancang menyerupai suasana warung kopi tradisional di Aceh dandilengkapi dengan perfomans pembuatan kopi khas Aceh. Karya ini dilakukan dengan pendekataneste;ka rasional yang berupa instalasi yang mengundang par;sipasi dari penonton. Dengan begitu,hasil karya diharapkan dapat menjadi media budaya sekaligus dapat membangun kebanggaanterhadap warisan budaya Aceh.Kata Kunci: Budaya Aceh, este;ka rasional, instalasi, Kopi Gayo