cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No. 1 Gedung Manterawu Lt. 5
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Art & Design
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559349     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,905 Documents
SERI KARYA LOWBROW SUREALIS “ORIN: THE ART OF NOTICING” SEBAGAI REFLEKSI RESILIENSI Daniel, Ivan; Yuningsih, Cucu Retno; Ridzky, Axel Ramadhan
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap orang pasti pernah mengalami masa terpuruk dalam hidupnya, hal initerkesan sepele namun dapat berbahaya jika diabaikan terlalu lama, Penting bagiseseorang untuk menyadari dan mulai menerima peristiwa atau situasi gelap sebagaisebuah peluang untuk bertumbuh. Dari pemikiran inlah gagasan karya untuk tugas akhiryang berjudul “Seri Karya Lowbrow Surealis ‘Orin: The Art of Noticing’ Sebagai RefleksiResiliensi”. Karya ini akan menjadi tempat perenungan kembali alasan dan tujuan setiapindividu melalui 2 karya, karya sebuah lukisan mixed media dan juga figur toy art.Keduanya berfungsi sebagai medium kontemplatif untuk memahami kembali maknatujuan dan daya tahan diri dalam kehidupan.Kata kunci: Resiliensi, Tujuan Hidup, Meaning-making, Lowbrow
SHADOW WORK: MENGHADAPI KEHILANGAN PASANGAN MELALUI EKSPLORASI BENTUK 3D Fadhil, Muhammad Irfan; Wiguna, Iqbal Prabawa; Gumilar, Ganjar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehilangan pasangan adalah pengalaman emosional yang rumit dandapat mengganggu kestabilan diri, menyebabkan rasa kehampaan danketerasingan. Penulis mengeksplorasi emosi yang paling dalam, sepertikemarahan, kesedihan, dan rasa tidak utuh, dari pengalaman pribadi merekadengan kehilangan orang yang mereka cintai. Sebagai bagian dari proseskreatif, mereka melihat bentuk tiga dimensi. Tujuannya adalah untukmengenali dan menyelami sisi gelap dalam diri kita yang mungkin belum kitaperhatikan. Setiap langkah, mulai dari mencari gagasan hingga menghasilkanbentuk dalam tiga dimensi, menjadi perjalanan introspeksi menuju penerimaandiri. Karya ini tidak hanya menunjukkan simbol kehilangan, tetapi jugamembuka jalan untuk pemulihan dan memberikan arti baru untuk luka batin.Diharapkan bahwa karya ini berfungsi sebagai alat ekspresi pribadi dan refleksibagi orang-orang yang mengalami pengalaman emosional serupa. Kata Kunci: Personal, Refleksi, Shadow Work
THE UNSEEN SCARS : REPRESENTASI PENERIMAAN DAMPAK EMOSIONAL TERHADAP POLA ASUH ORANG TUA MELALUI FILM EKSPERIMENTAL Herliana, Zhira Ananda; Wiguna, Iqbal Prabawa; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkaryaan tugas akhir ini merepresentasikan proses penerimaan danpemaafan seorang anak terhadap pola asuh orang tua yang ia terima sejak kecil.Meskipun mengalami luka emosional sang anak perlahan menyadari latar belakangserta alasan di balik perlakuan orang tuanya. Karya ini menampilkan pengulangan(looping) beberapa adegan keseharian seperti makan bersama, memasak, yangmemiliki makna simbolik atau metafora secara sederhana. Setiap pengulanganmenggambarkan tiga fase emosi yang dialami anak: sedih, kecewa dan amarah,hingga akhirnya tersenyum karena telah memaafkan. Proses tersebut merujuk padatahapan uncovering phase, decision phase, dan work phase dalam teori forgiveness.The Unseen Scars dikemas dalam bentuk film eksperimental, sebuah bentuk karyayang tidak terikat alur cerita linear maupun struktur narasi konvensional.Melalui pendekatan ini, karya lebih menekankan pada ekspresi visual, atmosferemosional, dan simbolisasi makna serta suara untuk menyampaikan pesan batinyang bersifat personal. Tugas akhir ini bertujuan meningkatkan kesadaran akanpentingnya afeksi positif dari orang tua, serta mengajak penonton untukmerenungkan dampak pengasuhan terhadap tumbuh kembang anak.Kata kunci : Pola Asuh, Afeksi, Memaafkan, Film Eksperimental
Visualisasi Arti Kebebasan Dalam Karya Motion Graphic Nuryana, Divana Hafizha; Wiguna, Iqbal Prabawa; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menemukan kebebasan adalah keinginan mendasar manusia yang memungkinkan kita menjalani hidup sesuaikeinginan, membuat pilihan sendiri, dan mengekspresikan diri secara autentik tanpa takut dihakimi, sehinggamenjadi sumber kebahagiaan dan kepuasan. Kebebasan pribadi juga berarti kemampuan menerima hal-hal di luarkendali, fokus pada apa yang bisa diubah, serta menumbuhkan kedamaian batin dan ketangguhan menghadapihidup. Motion graphic dipilih sebagai medium karena kemampuannya menggabungkan elemen visual, animasi,tipografi, dan audio sehingga pesan dapat disampaikan dengan lebih menarik dan mudah dipahami. Dalam karya ini,konsep kebebasan dieksplorasi melalui berbagai simbol dan narasi visual yang merefleksikan makna kebebasan darisudut pandang personal dan sosial. Proses perancangan animasi ini meliputi tahap pra-produksi, produksi, danpasca-produksi dengan menggunakan perangkat lunak Adobe After Effects. Hasil akhir berupa video motion graphicyang diharapkan dapat memberikan inspirasi serta pemahaman baru mengenai kebebasan dalam bentuk seni digital.Karya ini juga mengkaji efektivitas media motion graphic sebagai sarana ekspresi seni rupa.Kata kunci: motion graphic, animasi, kebebasan, visualisasi, seni digital.
VISUALISASI BAHAYA MEROKOK BAGI KESEHATAN REPRODUKSI PEREMPUAN DALAM KARYA SENI SCULPTURE Al Ghifari, Muhammad; Rachmawanti, Ranti; Gumelar, Ganjar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok merupakan kebiasaan yang telah meluas di masyarakat dan diketahuimemiliki dampak buruk terhadap kesehatan, baik fisik maupun psikologis. Meskipun dampaknyatelah banyak diketahui, praktik merokok masih dilakukan, termasuk oleh perempuan.Kandungan zat berbahaya dalam rokok, seperti nikotin dan tar, berperan dalam meningkatkanrisiko berbagai penyakit kronis, termasuk gangguan pada sistem reproduksi perempuan.Perempuan perokok menghadapi risiko lebih tinggi terhadap infertilitas, komplikasi kehamilan,serta gangguan menstruasi. Faktor lingkungan, keluarga, dan kondisi psikologis turutmemengaruhi kecenderungan perempuan untuk merokok. Peningkatan prevalensi perokokperempuan, meskipun masih rendah, menunjukkan tren yang mengkhawatirkan. Kurangnyapemahaman tentang dampak rokok terhadap kesehatan reproduksi menjadi perhatian utama.Oleh karena itu, penulis berinisiatif menghadirkan sebuah karya seni sculpture sebagai mediaalternatif yang mampu menyampaikan pesan secara emosional dan mendalam mengenaibahaya merokok terhadap kesehatan reproduksi perempuan. Karya ini diharapkan dapatmenjadi pengingat visual yang kuat, khususnya bagi perempuan, tentang pentingnya menjagakesehatan reproduksi dan janin dengan menghindari rokok.Kata kunci: merokok, Perempuan, Kesehatan Reproduksi, Nikotin, Seni Sculpture
KRITIK VISUAL MEROKOK DI RUANG PUBLIK: ANALISIS KARYA INSTALASI FOTOGRAFI “DIALOG DENGAN ASAP” Baehaki, Firman Maulana; Ersyad, Firdaus Azwar; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merokok di ruang publik merupakan fenomena yang menciptakan risiko kesehatansigniįkan dan ketidaknyamanan sosial, namun kesadaran kritis masyarakat seringkali masihrendah. Penelitian berbasis praktik ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana karya seni instalasifotograį dapat berfungsi sebagai medium kritik visual yang efektif untuk meningkatkan kesadaran tentang dampak negatif merokok di ruang publik. Menggunakan metode penelitian berbasispraktik (practicebased research), sebuah karya berjudul "dialog dengan asap" diciptakan. Karya ini memadukan fotograį konseptual, desain graįs, dan instalasi dalam wujud prototipe bungkus rokok skala monumental. Analisis karya dilakukan menggunakan pendekatan semiotika visual untuk membongkar lapisan-lapisan makna yang dikonstruksi melalui elemen visualnya. Hasilpenelitian adalah sebuah karya seni yang secara provokatif memvisualisasikan bahaya merokok melalui penggunaan simbol-simbol kuat seperti skala monumental, warna merah dominan, dan kolase foto dokumenter. Karya ini berhasil menjadi sebuah intervensi visual yang kuat dan menunjukkan potensi seni sebagai alat komunikasi kesehatan publik alternatif. Manfaat dari penelitian ini adalah mendorong reňeksi kritis dan perubahan perilaku yang lebih bertanggung jawab dalam masyarakat terkait isu merokok di ruang publik. Kata kunci: fotograį konseptual, instalasi seni, kesehatan masyarakat, kritik sosial, merokok
VISUALISASI DEGRADASI LINGKUNGAN AKIBAT PERTAMBANGAN EMAS ILEGAL DALAM LUKISAN MIX MEDIA Shafani, Salsabila; Wiguna, Iqbal Prabawa; Syarif, Edwin Buyung
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Suhaid, Kabupaten Kapuas Hulu,Kalimantan Barat, telah menimbulkan kerusakan serius terhadap lingkungan dan kehidupan sosialmasyarakat setempat. Perubahan kondisi sungai, pencemaran air, serta konflik sosial menjadirealitas sehari-hari yang turut membentuk keresahan personal penulis sebagai warga lokalsekaligus seniman. Menanggapi situasi tersebut, penciptaan karya ini dilakukan sebagai bentukekspresi dan refleksi atas dampak yang ditimbulkan oleh aktivitas PETI. Melalui pendekatan mixmedia dalam bingkai seni kontemporer, karya dikembangkan melalui proses konseptual yangberangkat dari pengalaman pribadi, riset lapangan, serta eksplorasi media dan bentuk. Prosesvisualisasi ini bertujuan menerjemahkan gagasan ke dalam bentuk akhir yang bersifat reflektif,komunikatif, dan terbuka untuk dimaknai oleh penonton. Melalui karya ini, penulis berharapdapat mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan serta menyadaridampak yang ditimbulkan oleh aktivitas tambang emas ilegal yang kian masif di wilayah tersebut.Kata kunci: Tambang emas ilegal, Kecamatan Suhaid, degradasi lingkungan, mix media, senikontemporer
VISUALISASI EMOSI PADA ANAK TUNALARAS DALAM SEBUAH KARYA FILM EKSPERIMENTAL YANG BERJUDUL “PALET EMOSI” Handriyandi, Muhammad Adli; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid; Rohadiat, Vega Giri
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PALET EMOSI adalah Įlm eksperimental yang mengeksplorasi dinamikaemosional anak tunalaras melalui pendekatan visual berbasis warna. Film inimengangkat empat emosi utama marah, bahagia, sedih, dan jijik yangdivisualisasikan melalui warna merah, kuning, biru, dan hijau sebagai representasikondisi baƟn tokohnya. Dengan menghapus dialog dan struktur naraƟfkonvensional, Įlm ini mengandalkan gestur tubuh, ritme visual, dan atmosfer bunyiuntuk menyampaikan perasaan yang kompleks namun seringkali tak terucap olehanak-anak berkebutuhan khusus. Pendekatan sinemaƟk ini bertujuan untukmembuka ruang interpretasi sekaligus empaƟ, serta mengajak penonton untukmemahami bahwa emosi dapat hadir dan dimengerƟ melalui medium non-verbal.Palet Emosi adalah upaya arƟsƟk sekaligus edukaƟf dalam membangunpemahaman lintas empaƟ tentang dunia emosional yang selama ini tersembunyi dibalik perilaku anak tunalaras.Kata Kunci: Įlm eksperimental, psikologi warna, anak tunalaras, visualisasi emosi,komunikasi non-verbal
VISUALISASI FASE KESEHATAN MENTAL SEORANG ANAK YANG MENGALAMI CHILD GROOMING PADA FILM PENDEK “MASKED INTENT” Aqsha, Daffa Muhammad; Ersyad, Firdaus Azwar; Endriawan, Didit
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masked Intent merupakan film pendek naratif yang mengangkat isu child grooming—bentuk kekerasan seksual terhadap anak yang terjadi secara tersembunyi dan bertahap. Film inimengisahkan Evelynn, seorang remaja yang kehilangan orang tuanya dan tinggal bersamapamannya, Victor. Hubungan yang awalnya terlihat hangat dan penuh perhatian perlahanberubah menjadi manipulatif dan mengancam. Narasi dibagi ke dalam tiga fase: sebelum, saat,dan setelah proses grooming berlangsung, dengan penekanan pada dampak psikologis yangdirasakan oleh korban. Pendekatan visual eksperimental digunakan untuk merepresentasikanperubahan emosi dan dinamika relasi kuasa antara pelaku dan korban. Transisi warna, ekspresikarakter, serta simbolisasi tali menjadi elemen penting yang menggambarkan keterikatan dankehilangan kendali Evelynn atas dirinya. Melalui pendekatan visual dan simbolis ini, Masked Intenttidak hanya berfungsi sebagai medium ekspresi, tetapi juga sebagai sarana edukatif untukmeningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya child grooming yang kerap tidak dikenalidalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci: Film pendek, child grooming, kekerasan seksual, trauma psikologis, simbol visual,relasi kuasa, naratif
VISUALISASI GENERASI SANDWICH DALAM FILM EKSPERIMENTAL YANG BERJUDUL : “DI ANTARA DUA BEBAN” Ambari, Muhamad Wildan; Ersyad, Firdaus Azwar; Sadono, Soni
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memasuki fase dewasa, banyak individu muda dihadapkan pada tekanan gandasebagai bagian dari "Generasi Sandwich", yakni tanggung jawab terhadap keluarga dankeinginan untuk mewujudkan ambisi pribadi. Sebagai karya eksperimental VR pertamadi Indonesia yang mengangkat isu ini, film ini tidak hanya berfungsi sebagai media artistik,tetapi juga sebagai ruang diskusi untuk membangun empati dan kesadaran terhadapperjuangan generasi muda dalam menjalani peran ganda yang tidak mudahimbolik danvisual nonkonvensional dengan mengintegrasikan teknologi Virtual Reality (VR),menciptakan pengalaman imersif yang memungkinkan penonton merasakan secaralangsung dilema tokoh utama. Dua dunia kontras tuntutan keluarga dan kebebasanpribadi digambarkan secara visual sebagai bentuk refleksi terhadap tekanan psikologisdan sosial yang dihadapi generasi muda. Sebagai karya eksperimental VR pertama diIndonesia yang mengangkat isu ini, film ini tidak hanya berfungsi sebagai media artistik,tetapi juga sebagai ruang diskusi untuk membangun empati dan kesadaran terhadapperjuangan generasi muda dalam menjalani peran ganda yang tidak mudah.Kata Kunci : Generasi Sandwich, Film Eksperimental, Virtual Reality