cover
Contact Name
Yudhi Nugroho Adi
Contact Email
library@tekomuniversity.ac.id
Phone
+628128000110
Journal Mail Official
library@telkomuniversity.ac.id
Editorial Address
Jl. Telekomunikasi No. 1 Gedung Manterawu Lt. 5
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
eProceedings of Art & Design
Published by Universitas Telkom
ISSN : 23559349     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Merupakan media publikasi karya ilmiah lulusan Universitas Telkom yang berisi tentang kajian Art & Design. Karya Tulis ilmiah yang diunggah akan melalui prosedur pemeriksaan (reviewer) dan approval pembimbing terkait.
Articles 1,799 Documents
Makanan yang Terlarang: Representasi Dampak Psikologis Anorexia Nervosa dalam Seni Lukis Bertekstur dan Beraroma Tedjasukmana, Zerlinda Andini; Endriawan, Didit; Syarif, Edwin Buyung
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anorexia nervosa merupakan gangguan makan yang kompleks dan serius, ditandaidengan ketakutan berlebih terhadap kenaikan berat badan serta hubungan emosional yangkontradiktif terhadap makanan, terutama makanan manis. Penelitian ini bertujuan untukmerepresentasikan dampak psikologis penderita anorexia melalui pendekatan seni lukismultisensori yang menggabungkan elemen visual, tekstur, dan aroma. Metode yang digunakanadalah penciptaan karya berbasis eksplorasi pribadi dan pengalaman emosional, denganmedium piring keramik berdiameter 25,5 cm, cat akrilik, acrylic paste bertekstur, sertapenambahan aroma makanan seperti vanilla, cokelat, dan cheesecake. Teknik impastodiaplikasikan untuk menonjolkan ketegangan emosional melalui tekstur tebal dan dinamis.Aroma manis ditambahkan sebagai elemen penciuman untuk memperkuat pesan emosional danjuga menggambarkan konflik cinta-benci terhadap makanan. Karya tersebut menunjukkanbahwa pendekatan multisensori mampu menjadi media representasi efektif terhadapkompleksitas gangguan makan. Karya ini diharapkan dapat membuka ruang empati,meningkatkan pemahaman publik, serta menjadi refleksi terhadap kondisi psikologis penderitaanorexia yang sering tersembunyi di balik aspek fisik.Kata kunci: anorexia nervosa, seni lukis, multisensori, tekstur, aroma, makanan manis
MENGHIDUPKAN KEMBALI KENANGAN: MENGEKSPLORASI INNER CHILD MELALUI VIDEO ART Setiadi, Mochamad Rizal; Sadono, Soni; Ersyad, Firdauz Azwar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep inner child dan potensipenghidupan kembali kenangan masa kecil melalui medium video art. Inner childmerupakan representasi psikologis dari pengalaman, emosi, dan memori masa kecil yangsering kali memengaruhi individu dalam kehidupan dewasa. Melalui pendekatan seni,khususnya video art, penelitian ini berupaya menggali cara-cara kreatif untukmenghubungkan kembali individu dengan inner child mereka, baik sebagai bentuk terapimaupun ekspresi artistik. Karya yang dihasilkan berfungsi sebagai media interaktif yangmenghadirkan perjalanan visual dan emosional ke masa kecil, memicu refleksi personalbagi audiens. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menunjukkan bahwa video artmemiliki potensi besar dalam mengaktifkan ingatan masa kecil dan mempertemukanindividu dengan inner child mereka secara mendalam. Selain itu, karya seni ini mampumenciptakan pengalaman emosional yang beragam, mulai dari nostalgia hinggapenyembuhan, sehingga relevan dalam konteks seni kontemporer dan terapi psikologis.Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi seni berbasis pengalaman emosionalserta membuka peluang kolaborasi antara seni dan psikologi untuk tujuan yang lebih luas.Kata kunci: video art, inner child, kenangan
RED STRING THEORY SEBAGAI BENTUK VISUALISASI PERAN TAKDIR DAN PILIHAN HIDUP PEREMPUAN DALAM KARYA FOTOGRAFI KONSEPTUAL Ghassani, Rizqa Humaira; Zen, Adrian Permana; Ridzky, Axel Ramadhan
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kehidupan manusia, takdir dan pilihan sering kali menjadi dua konsep yang saling terhubung,membentuk perjalanan hidup individu. Takdir sering dipahami sebagai kuasa Tuhan atau hukum alam,sementara pilihan menekankan kebebasan individu. Di Indonesia, budaya patriarki yang mengakarmenciptakan keƟmpangan gender, membatasi peran perempuan dan menyebabkan berbagai bentukdiskriminasi. Karya ini mengeksplorasi konŇik antara takdir dan kebebasan perempuan menggunakanmetafora Red String Theory atau Teori Benang Merah yang berasal dari mitologi Asia tentang ikatantakdir yang menghubungkan individu. Melalui fotograĮ konseptual dengan teknik cetak lenƟcular,karya ini menggambarkan perjuangan perempuan melawan tekanan sosial dan budaya patriarki, dariketerikatan pada "benang merah" hingga pembebasan diri. Teknik long exposure digunakan untukmemperkuat transformasi emosional. Sementara itu, teknik lenƟcular memungkinkan visual berubahsesuai sudut pandang penonton, menciptakan efek interakƟf yang mendalam. Efek ini Ɵdak hanyamemperkaya pengalaman visual, tetapi juga menunjukkan bahwa sudut pandang seseorang terhadaptakdir dan pilihan hidup bisa berbeda-beda, tergantung dari cara mereka melihatnya.Kata Kunci : Red String Theory, Takdir, Pilihan Hidup, Perempuan, Patriarki, FotograĮ Konseptual,Lecticular.
REIMAJINASI TEKNOLOGI ABAD KE 20 DAN 21 PADA FENOMENA “OBLIVION” DALAM MEDIUM SENI INTERAKTIF Ridho, Muhammad Rasyid; Zen, Adrian Permana; Rachmawanti, Ranti
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sejarah panjang umat manusia, peradaban selalu berada dalam sikluskemunculan dan kehancuran. Terlupakannya suatu peradaban termasuk dalamfenomena “Oblivion”. secara makna oblivion merupakan sebuah keadaan dimanasuatu hal menjadi terlupakan dan tidak diingat. Fenomena ini mencerminkanhilangnya warisan peradaban akibat minimnya pelestarian sejarah dan ancamankonflik. Karya ini bertujuan membangkitkan kesadaran akan pentingnyameninggalkan jejak bermakna bagi generasi mendatang. Melalui reimajinasiteknologi abad ke-20 dan 21, tugas akhir ini divisualisasikan dalam medium seniinteraktif dan audio-visual. Memadukan objek fisik dan teknologi digital seperti RFIDserta visualisasi audio-spektrum untuk menciptakan pengalaman imersif, yangsekaligus menjadi refleksi atas makna peninggalan peradaban di era modern.Kata kunci: Oblivion, Seni Interaktif, Reimajinasi Teknologi, Audio-Visual, PreservasiSejarah
REPRESENTASI AKRASIA DALAM MEDIUM PATUNG KONTEMPORER BJD SEBAGAI REFLEKSI KETERBATASAN PSIKOLOGIS Heryana, Zahra Dafani; Wiguna, Iqbal Prabawa; Buyung, Edwin
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tugas akhir ini berangkat dari refleksi personal mengenai kondisi akrasia, yaitukeadaan ketika seseorang sebenarnya memahami apa yang seharusnya dilakukan, namuntetap gagal melaksanakannya karena hambatan internal dan pergolakan batin. Tujuandari penciptaan karya ini adalah merepresentasikan konflik batin tersebut melaluimedium seni patung kontemporer dengan pendekatan modern. Proses penciptaandilakukan melalui eksplorasi bentuk dan ekspresi menggunakan teknik pembentukan clay,konstruksi struktur, serta perakitan sendi seperti pada figur tiga dimensi. Karya inidivisualisasikan sebagai figur patung dengan pose tangan terulur, menjangkau keluar darikandang metaforis yang melambangkan batasan psikologis dalam diri, sebagai simbolkeinginan untuk melepaskan diri dari jerat batin. Simpulan dari karya ini menegaskanbahwa perjuangan melawan akrasia merupakan konflik internal yang kompleks dan layakdivisualisasikan untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap isu kesehatan mental danmendorong pemahaman yang lebih dalam terkait ketahanan emosi.Kata kunci : akrasia, seni patung, ekspresionisme, konflik batin, representasi visual, senikontemporer, OOAK.
REPRESENTASI DAMPAK FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA IMPULSIVE BUYING DALAM KARYA LUKIS MIX MEDIA Lussy, Restu Ayuningtiyas; Endriawan, Didit; Syarif, Edwin Buyung
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media sosial membuat jangkauan berita dan informasi lebih luasdari berbagai kalangan. Pengguna media sosial yang sebagai influencer atau sebagaipenggemar influencer mendorong munculnya tren yang cepat berubah. Para penggunamedia sosial akan merasa cemas apabila tidak mengikuti perkembangan tren. Haltersebutlah memicu rasa FOMO atau kepanjangan dari Fear of Missing Out yang berartirasa takut tertinggal dari orang lain. FOMO dapat memunculkan prilaku konsumtif secaratiba-tiba atau impulsive buying. Impulsive buying sering kali terhasut dari tren populeryang dipromosikan para influencer. Seseorang yang mengalami FOMO rela melakukan apasaja seperti melakukan pembelian impulsif demi tidak ketinggalan tren. Tugas Akhir yangberjudul “Representasi Dampak Fear of Missing Out (FOMO) Pada Impulsive Buying dalamKarya Lukis Mix Media” ini bertujuan untuk memahami konsep representasi dampakFOMO pada impulsive buying dalam karya lukis mix media. Melalui karya ini masyarakatterutama pengguna media sosial dapat meningkatkan kesadaran akan dampak FOMO dandapat mengendalikannya dengan self-control yang kuat.Kata kunci: FOMO, Impulsive Buying, Seni Lukis
REPRESENTASI DAMPAK KETANGKASAN DOMBA GARUT DALAM KARYA INSTALASI Puspawijaya, Regina Aziz; Rachmawanti, Ranti; Ridzky, Axel Ramadhan
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketangkasan adu domba Garut adalah sebuah tradisi budaya yang telah menjadi bagianintegral dalam kehidupan masyarakat Garut, Jawa Barat, Indonesia sejak abad ke-19. Tradisi inimemiliki sejarah yang panjang dan mencerminkan identitas lokal yang kuat, meskipun di sisi lainmemunculkan perhatian terhadap isu kesejahteraan hewan. Seiring meningkatnya perhatianterhadap isu tersebut, berbagai peraturan dan regulasi mulai diberlakukan dalam pelaksanaanadu domba. Oleh karena itu, saat ini adu domba lebih mengedepankan aspek teknik danketerampilan domba dalam bertarung daripada sekedar kekerasan. Meskipun begitu, peraturanyang ada tetap memberi dampak terhadap kesehatan fisik domba yang terlibat dalam ajangketangkasan ini. Pengkaryaan ini menghadirkan instalasi seni yang mengombinasikan objekmaterial nyata berupa tanduk dan kerangka kepala domba dengan media video dokumentersebagai elemen naratif utama. Melalui pendekatan representasi dampak dan budaya, karya inibertujuan memperkenalkan tradisi ketangkasan adu domba Garut sekaligus menampilkandampak kesehatan yang dialami domba. Diharapkan karya ini menjadi ruang refleksi dalammemahami tradisi budaya tersebut secara lebih luas.Kata Kunci: Instalasi, ketangkasan domba Garut, representasi
REIMAJINASI DAMPAK PENCEMARAN LINGKUNGAN DALAM BENTUK SENI MEDIA BARU BERBASIS VIRTUAL REALITY “BEAUTY HORIZON” Nugraha, Yudhistira Farhanda; Wiguna, Iqbal Prabawa; Sintowoko, Dyah Ayu Wiwid
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beauty Horizon adalah karya seni media baru berbasis VR yang mereimajinasidampak pencemaran lingkungan dan banjir di Bojongsoang, Bandung. Karya ini bertujuanuntuk memberikan pengalaman yang melibatkan audiens dalam menjelajahi ruang virtualyang merefleksikan dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan. Dengan pendekatanestetika non-linear, VR memungkinkan audiens merasakan keterlibatan emosional yangmendalam, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan lingkungan.Kata kunci: virtual reality, seni media baru, pencemaran lingkungan, banjir, Bojongsoang,pengalaman imersif
REPRESENTASI HUBBUD DUNYA PADA PENYAKIT HATI WAHN MELALUI SENI LUKIS KALIGRAFI Aufa, Syauqi Yahya; Endriawan, Didit; Ramadhan, Axel Ridzky
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit hati merupakan persoalan penting dalam kehidupan spiritual seorangmuslim, khususnya bentuk kelemahan hati yang disebut wahn, yaitu cinta dunia (hubbuddunya) dan takut mati. Berdasarkan pengalaman pribadi penulis yang mengalami kehampaanakibat keterikatan terhadap dunia dan kelalaian dalam ibadah, karya ini diciptakan sebagaibentuk ekspresi dan dakwah visual. Penelitian ini bertujuan merepresentasikan konsephubbud dunya melalui seni lukis kaligrafi kontemporer dengan pendekatan simbolik danreflektif. Metode yang digunakan adalah perancangan karya berbasis pengalaman batin danestetika Islam, dengan mengeksplorasi unsur garis, warna, dan tekstur sebagai mediavisualisasi spiritual yang didukung oleh landasan teori dari kosmologi, dan spiritual art padakonsepnya. Hasil pengkaryaan menunjukkan bahwa kaligrafi dapat menjadi mediumrepresentatif untuk menyampaikan keresahan rohani dan pesan moral secara non-verbalterutama melalui simbolisasi dari warna, bentuk, dan komposisi. Penelitian ini memperluaswacana seni rupa Islam kontemporer serta memperlihatkan bahwa seni dapat menjadi saranapenyadaran terhadap nilai-nilai keislaman sekaligus juga membawa pesan yang menembuspada khalayak umum.Kata kunci: wahn, cinta dunia, representasi, kaligrafi.
REPRESENTASI IKATAN EMOSI MANUSIA DAN KUCING DALAM KARYA INSTALASI Fadilah, Nur; Rachmawanti, Ranti; Gumilar, Ganjar
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kucing, sebagai hewan peliharaan yang populer, telah menjadi bagian integral darikeluarga, memengaruhi kesejahteraan emosional dan mental pemiliknya. Hubungan interspesiesini diamaƟ sebagai ikatan yang unik, kompleks, dan mulƟdimensional, melibatkan komunikasinon-verbal, empaƟ, dan dukungan psikologis Ɵmbal balik. Metode perancangan karya inimenggabungkan elemen ruang, material lembut, serta proyeksi visual dan suara untukmelambangkan aspek-aspek kunci dari ikatan emosi seperƟ kenyamanan, ketergantungan,keceriaan, bahkan kesedihan. Hasil instalasi ini Ɵdak hanya berfungsi sebagai representasi visual,tetapi juga sebagai medium untuk mengajak audiens mereŇeksikan pengalaman pribadi merekadengan hewan peliharaan atau meningkatkan kesadaran akan penƟngnya ikatan interspesies.Diharapkan karya ini dapat memberikan pemahaman mendalam tentang nilai emosional kucingdalam kehidupan manusia, sekaligus mengapresiasi keindahan dan kompleksitas hubungantersebut dari perspekƟf seni.Kata Kunci: Ikatan Emosi, Manusia dan Kucing, Karya Instalasi, Seni InterakƟf, KesejahteraanHewan.