cover
Contact Name
Adhe Anniza
Contact Email
lppm.stikesicsada@gmail.com
Phone
+628979004327
Journal Mail Official
lppm.stikesicsada@gmail.com
Editorial Address
Jln. Dr Wahidin No. 68 A Kepatihan Bojonegoro
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
ISSN : 24076309     EISSN : 25499327     DOI : https://doi.org/10.37413/jmakia.v12i1
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA adalah jurnal yang diterbitkan oleh LPPM ISTeK Insan Cendekia Husada Bojonegoro. Jurnal ini Fokus pada Ilmu Kesehatan yang meliputi: Ilmu keperawatan, Kebidanan. Jurnal ini terbit dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari dan Agustus.
Articles 292 Documents
PEMANFAATAN BUKU KIA TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN Putri Hariastuti, Fela; Endah Saraswati, Devi
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 1 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA - Suplement
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i1.276

Abstract

ABSTRAK Kehamilan merupakan proses alamiah yang akan dialami oleh setiap wanita. Lama kehamilan sampai aterm adalah 280 sampai 300 hari atau 39 sampai 40 minggu, sehingga masa tersebut ibu hamil memerlukan pengawasan yang tepat. Perubahan fisiologis pada masa kehamilan, persalinan, nifas dan neonatus sewaktu-waktu dapat berubah menjadi patologis, ini timbul karena banyak faktor dari luar termasuk faktor dukungan bagi ibu. Kebijakan dan berbagai upaya pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi, antara lain dengan Gerakan sayang ibu (GSI), strategi making pregnancy safer dan pengadaan buku kesehatan ibu dan anak. Penggunaan buku KIA merupakan strategi pemberdayaan masayarakat terutama keluarga untuk memelihara kesehatannya dan mendapatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak yang berkualitas. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan buku KIA terhadap pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan. Metode: penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 30 responden. Hasil: penelitian uji statistic dengan menggunakan uji chi square didapatkan bahwa nilai p= 0,000<0,05. Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara Pemanfaatan Buku KIA dengan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan. Disarankan untuk tenaga kesehatan lebih intensif memberikan pengetahuan melalui penyuluhan dan membuat poster-poster tentang manfaat buku KIA dan tanda bahaya kehamilan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PADA IBU RUMAH TANGGA DI JETIS WETAN GUNUNGKIDUL Lestari, Ratna; Permata Sari, Indah
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i2.277

Abstract

ABSTRAK Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjangkiti masyarakat di wilayah tropis dan subtropis. DBD bukanlah penyakit baru dan prevalensinya cukup tinggi dengan adanya perubahan musim. Penyebaran DBD dipengaruhi oleh perilaku pencegahan yang tepat. Keberhasilan dalam mencegah DBD berkaitan dengan pengetahuan dan pemahaman tentang upaya pencegahan di lingkungan tempat tinggal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan tentang demam berdarah dengue (DBD) dengan perilaku pencegahan DBD pada Ibu rumah tangga (IRT) di Jetis Wetan Gunungkidul. Metode yang digunakan adalah survey analitik dengan pendekatan crossectional. 74 ibu rumah tangga terlibat dalam penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan Probability Sampling. Pengambilan data dilakukan selama 8 hari pada bulan April 2022. Penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan tentang DBD dan perilaku pencegahan DBD. Analisis bivariat menggunakan Uji Somers’d. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas tingkat pengetahuan IRT dalam kategori kurang sebanyak 38 orang 51,4%, mayoritas IRT kurang baik dalam mencegah DBD di lingkungannya sebanyak 65 orang 87,8%, nilai p= 0,004 (p < 0,05), yang bermakna bahwa terdapat hubungan yang signifikan secara statistik antara pengetahuan dengan pencegahan DBD dimana nilai koefisien korelasi sebesar 0,268. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam meneliti lebih lanjut faktor yang memengaruhi perilaku pencegahan DBD sehingga dapat mencegah kejadian DBD di masyarakat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU, POLA MAKAN DAN RIWAYAT KELUARGA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA KEHAMILAN DI PUSKESMAS BUAY RUNJUNG Erlina, Erlina; Aisyah, Siti; Handayani, Sri; Yunola, Satra
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i2.278

Abstract

ABSTRAK Hipertensi adalah suatu kondisi saat nilai tekanan sistolik lebih tinggi dari 140 mmHg atau nilai tekanan diastolik lebih tinggi dari 90 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pola makan dan riwayat keluarga dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di Puskemas Buay Runjung tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain penelitian survey analitik yang bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Buay Runjung. Sample dari penelitian ini sebanyak 73 responden yang diambil secara sistematis dengan cara membagi jumlah sample yang diinginkan dengan menggunakan metode random Sampling. Data diolah secara analisis univariat dan bivariat dari 73 responden yang mengalami Hipertensi sebanyak (65,8 %). Responden yang pengetahuannya kurang baik sebanyak (64,4 %) dan pengetahuannya baik sebanyak (35,6 %). Responden yang pola makannya tidak sehat sebanyak (58,9%) dan yang pola makannya sehat sebanyak (41,1 %). Sedangkan responden yang riwayat keluarganya beresiko sebanyak (72,6 %) dan responden riwayat keluarganya tidak beresiko sebanyak (27,4 %). Dari hasil uji statistic, Chi-Square pada variabel pengetahuan, di dapatkan p-value 0,001 (< ? = 0,05) artinya ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan kejadian Hipertensi pada Kehamilan. Pada variabel pola makan di dapat p-value 0,009 (< ? = 0,05) artinya ada hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kejadian Hipertensi pada Kehamilan. Dan pada variabel Riwayat Keluarga di dapat p-value 0,010 (< ? = 0,05) artinya ada hubungan yang bermakna antara riwayat keluarga dengan kejadian Hipertensi pada Kehamilan. Disarankan agar pihak Puskesmas Buay Runjung lebih aktif memberikan penyuluhan kepada ahli kebidanan yang berhubungan dengan Hipertensi pada Kehamilan.
POLA KONSUMSI PROTEIN BERPENGARUH SIGNIFIKAN TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 24-59 BULAN DI IMOGIRI BANTUL YOGYAKARTA Margiyati, Margiyati; Nur Rohmah, Isnaini
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i2.279

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan : Stunting masih menjadi permasalahan kekurangan gizi kronik yang berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan balita di Indonesia. Pertumbuhan pada balita dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satunya konsumsi protein. Protein berperan dalam pembentukan jaringan baru saat tubuh tumbuh dan berkembang, memelihara, memperbaiki, dan mengganti jaringan yang rusak pada anak. Penyumbang angka stunting tertinggi Provinsi Sulawesi Barat sebanyak 23,1% (sekitar 99.033 balita), selanjutnya Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan jumlah 22,4% (sebanyak 273.537 balita). Profil Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2020 balita dengan status gizi menurut TB/U didapatkan hasil Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yaitu sebesar 18,6% (158.994 balita).(3) yang terdistribusi kedalam lima kabupaten yaitu Kabupaten Gunung Kidul sebanyak 15,4%(49.764 balita), Kabupaten Kulon Progo sebanyak 10,3% (29.624 balita), Kota Yogyakarta sebanyak 9,68% (1.598 balita),Kabupaten Bantul sebanyak 6,9% (58.095 balita), dan Kabupaten Sleman sebanyak 6,9% (49.764 balita)(4)yang terdapat di Puskesmas Imogiri II dengan 18,48% (285 balita). Tujuan Penelitian:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi protein dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Sriharjo Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul Yogyakarta tahun 2022. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi yaitu ibu yang mempunyai anak 24-59 bulan di Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Yogyakarta dengan jumlah 67 orang dan sampel 33 balita. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil Penelitian:Hasil uji analisa data menunjukkan bahwa nilai p untuk konsumsi protein dengan kejadian stunting 0,020 (p < 0,05). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsumsi protein, berat badan lahir, dan kelahiran prematur mempengaruhi kejadian stunting, sedangkan jenis kelamin, riwayat infeksi dan pemberian ASI tidak mempengaruhi kejadian stunting.
HUBUNGAN FUNGSI PEMELIHARAAN KESEHATAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN BEROBAT PENDERITA HIPERTENSI DI DESA BEGED GAYAM BOJONEGORO Yuli Astuti, Niken; Mirza Akmal, Ahmad
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i2.280

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah bentuk penyakit degeneratif yang masih menjadi momok yang menakutkan di masyarakat yang tanpa disadari akan menjadi kondisi yang mampu menyebabkan penyakit-penyakit serius dengan dampak yang signifikan bagi status kesehatan setiap individu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui fungsi pemeliharaan kesehatan keluarga dengan kepatuhan berobat penderita hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan Non-Eksperimen dengan pendekatan cross sectional yang terdiri dari 100 sampel dari simple randomized sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan fungsi pemeliharaan kesehatan keluarga kategori cukup sejumlah 68 responden (68%),dan kepatuhan berobat kategori sedang sejumlah 59 responden (59%), serta nilai uji statistik kendall’s tau_b dengan signifikansi sebesar 0,000 dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,564. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan fungsi pemeliharaan kesehatan keluarga dengan kepatuhan berobat penderita hipertensi di desa beged gayam bojonegoro.
PENGARUH PRENATAL BELLY BREATHING TERHADAP NYERI PERSALINAN Wahyunia Utami, Nendhi; Rahmawati, Dechoni; Fit Ari Shanti, Elvika
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i2.281

Abstract

ABSTRAK Nyeri persalinan adalah manifestasi adanya kontaksi otot rahim yang dirasakan oleh ibu hamil. Kontraksi inilah yang menyebabkan rasa sakit, nyeri pada bagian pinggang, perut dan menjalar ke paha. Pada proses persalinan,sebagian besar selalu disertai dengan rasa nyeri dan merupakan hal yang wajar terjadi selama proses persalinan. Prenatal yoga adalah modifikasi dari hatha yoga klasik yang telah disesuaikan dengan kondisi ibu hamil. Teknik relaksasi bernapas merupakan tindakan pengendalian nyeri non farmakologis yang dapat membantu ibu mengendurkan seluruh tubuhnya ketika rahim berkontraksi. Teknik-teknik pernafasan yoga merupakan teknik relaksasi dan teknik-teknik pemusatan pikiran dengan berkontemplasi dan meditasi yang bermanfaat untuk mental dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas prenatal belly breathing terhadap nyeri persalinan yang dirasakan oleh ibu hamil saat proses persalinan. Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan pengukuran dilakukan dua kali yaitu pada awal sebelum pemberian perlakuan (pretest) dan diakhir setelah pemberian perlakuan (postest). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian ibu hamil dalam proses persalinannya merasakan nyeri sedang yaitu sebanyak 3 ibu hamil (18,75%), 13 ibu hamil dengan nyeri ringan (81,25%). Hasil penelitian pada ibu yang tidak diberikan perlakuan menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil masuk ke dalam kategori rasa nyeri sedang sebanyak 14 responden atau (87,5%), kategori ringan yaitu sebanyak 2 responden (12,5%). Analisa data menggunakan chi square dengan hasil nilai sig sebesar 0.03<0.05 maka dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan nyeri persalinan pada kelompok belly breathing dengan kelompok yang tidak diberikan perlakuan.
PENGARUH JUS TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM) TERHADAP TEKANAN DARAH LANSIA : STUDI LITERATUR Rizky Kurniawati, Fitria; Aziz Wisudawan, Ahmad
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i2.282

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan masalah kesehatan serius yang sering diderita lansia. Jumlah lansia hipertensi diindonesia umur 45-54 tahun 45,3%, umur 55-56 tahun 55,2%, umur 65-74 tahun 63,2%, umur 75+ tahun 69,5%. Jus tomat berperan dalam menurunkan tekanan darah yang mempunyai kandungan likopen dan kalium. Tujuan literature review ini untuk mengatahui pengaruh jus tomat (Solanum lycopersicum) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi dengan literature review. Penelitian ini menggunakan desain literatur riview, melalui basis data elektronik Google scholar, PMC, dan SINTA yang dipublikasikn tahun 2018-2022 dengan kata kunci pencarian sesuai Jus tomat or Juice tomato and blood pressure or tekanan darah and lansia or elderly Hasil penelitian artikel ditemukan 10 artikel yang sesuai dengan topik dan melaui peninjauan diketahui menunjukkan bahwa semua jurnal membahas tentang jus tomat dengan tkanan darah pada lansia. Sebelumnya responden diukur tekanan darah dan setelah itu responden diberikan perlakuan jus tomat. Selajutnya peneliti melakukan pengukuran lagi tekanan darah untuk megethau hasilnya. Sehingga pengetahuan post-test lebih baik di bandingkan pengetahuan sebelum atau pre-test. Kesimpulan bahwa adanya pengaruh jus tomat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi
EFEKTIVITAS KONSUMSI MINUMAN JAHE DAN SEREH DALAM MENGATASI MORNING SICKNESS PADA IBU Rufaidah, Riska; Rizkiana, Erin; Kurniawati, Yovi
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i2.286

Abstract

ABSTRAK Mual dan muntah atau emesis gravidarum artinya keadaan mual muntah yang terjadi selama masa kehamilan antara 4-8 minggu dan berlanjut 14-16 minggu kehamilan. Jika emesis gravidarum tidak ditangani dengan baik maka dapat sebagai hiperemesis gravidarum yaitu keadaan mual muntah yang berlebihan di kehamilan. Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Yogyakarta pada tahun 2022 tercatat 42 ibu hamil yang mengalami morning sickness. Upaya yang dilakukan pemerintah dan juga fasilitas kesehatan melalui pemberian vitamin B6 untuk menurunkan angka ibu hamil yang mengalami morning sickness namun belum menurun secara signifikan karena masih banyak ibu hamil yang tidak meminum secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas konsumsi minuman jahe dan serai dalam mengatasi morning sickness di Puskesmas Bantul I. enelitian ini menggunakan pendekatan true eksperiment dengan Pre-Post Control Group. Populasi yang digunakan 16 responden dan sampel 10 responden. Untuk pegambilan sampel menggunakan Accidental Sampling dengan waktu 1 bulan di Puskesmas Bantul I dengan menggunakan instrumen penelitian kuisioner Hasil uji Independent Sample T-Test nilai p value sebesar 0,000 (p < 0,05) terdapat efektivitas konsumsi jahe dan serai dalam mengatasi morning sickness pada ibu hamil di Puskesmas Bantul I. Ada pengaruh efektivitas jahe dan serai dalam mengatasi morning sickness pada ibu hamil pada kelompok intervensi dan kontrol di Puskesmas Bantul I.
HUBUNGAN DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN, PEKERJAAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSLUSIF DI PUSKESMAS KERTAPATI Noviyanti, Toyiba; Rahmawati, Eka; Riski, Merisa
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i2.289

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: bayi hanya diberikan air susu tanpa makanan tambahan lain atau cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air putih, air teh dan minuman lainnya. dianjurkan sampai usia 6 bulan dan disusui sedini mungkin sampai bayi berusia 6 bulan dan dilanjutkan dengan pemberian ASI sampai 2 tahun. Memberikan ASI selama 6 bulan dapat menyelamatkan 1,3 juta jiwa di seluruh dunia, termasuk 22% nyawa melayang setelah kelahiran. UNICEF menyatakan bahwa ASI ekslusif dapat menurunkan angka kematian bayi, dari 30.000 angka kematian bayi di dunia dan 10 juta kematian balita di dunia dapat dicegah dengan ASI ekslusif. Tujuan: untuk mengetahui hubungan dukungan tenaga kesehatan, pekerjaan ibu dan dukungan keluarga secara simultan terhadap pemberian ASI Ekslusif. Metode: adalah kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian ini survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini semua ibu yang mempunyai bayi usia 6-11 bulan yang berjumlah 531 orang teknik sistem random sampling. Hasil: proporsi ibu yang tidak memberikan ASI Ekslusif sebanyak 15 responden (34,9%) lebih sedikit dari ibu yang memberikan ASI Ekslusif sebanyak 28 responden (65,1%). ada hubungan bermakna antara dukungan tenaga kesehatan (p-value = 0,031), hubungan antara pekerjaan (p-value = 0,001), dan terdapat hubungan antara dukungan keluarga nilai (p-value = 0,006) terhadap pemberian ASI Ekslusif. Kesimpulan: semua ibu-ibu yang sedang menyusui untuk lebih di perhatikan dan diberikan support dari orang-orang terdekat.
HUBUNGAN BERAT BADAN BAYI LAHIR, ASI EKSKLUSIF, POLA ASUH PEMBERIAN MAKAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS TANJUNG LENGKAYAP Lestari, Amalia; Chairunnah, Chairunnah; Amalia, Rizki; Anggraini, Arie
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v13i2.292

Abstract

Toddlers are children under five years of age. Toddlerhood is an important period in the process of human growth and development because growth and development takes place quickly. According to WHO (World Health Organization) in Global Nutrition Targets 2025, stunting is considered an irreversible growth disorder which is largely influenced by inadequate nutritional intake and repeated infections during the first 1000 days of life. World Health Organization the incidence of stunting in the world reaches 22% or as many as 149.2 million in 2020. The purpose of this study was to determine the relationship between birth weight, exclusive breastfeeding, parenting style of feeding with the incidence of stunting in toddlers at the Tanjung Lengkayap Health Center. This type of research uses a research design cross sectional. The population in this study were all toddlers who visited the Totorejo Health Center. The sample in this study used a total sampling of 50 toddlers. Data were analyzed by test Chi-Square. Univariate analysis showed that there were 3 toddlers with stunting (6%), while toddlers who were not stunted were 47 respondents (94%). The results of bivariate analysis found that there was a significant relationship between birth weight where the value (P-Value = 0.014), there is a significant relationship between exclusive breastfeeding where the value (P-Value = 0.023), there is a significant relationship between feeding parenting where (P-Value = 0.007) with the incidence of stunting in toddlers at the Tanjung Lengkayap Health Center. In conclusion, there is a relationship between birth weight, exclusive breastfeeding, and parenting style of feeding with the incidence of stunting in toddlers. It is expected that mothers pay attention to child nutrition as well as during pregnancy to maintain a balanced nutritional pattern, provide exclusive breastfeeding and maintain proper feeding parenting patterns for children.