cover
Contact Name
Dewi Ratnawati
Contact Email
jurnalindonesiasosialteknologi@gmail.com
Phone
+62881022226955
Journal Mail Official
jurnalindonesiasosialteknologi@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
ISSN : 27236609     EISSN : 27455254     DOI : 10.36418
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi is a peer-reviewed academic journal and open access to social (Education, Economic, Law, Comunication, Management and Humaniora) and Technology . The journal is published monthly once by CV. Publikasi Indonesia. Jurnal Indonesia Sosial Teknologi provides a means for sustained discussion of relevant issues that fall within the focus and scopes of the journal which can be examined empirically.
Articles 1,345 Documents
Kekerasan Verbal dalam Konten Gaming di Youtube (Analisis Isi Kualitatif Konten Ulasan Permainan Online Maincraft dan Mobile Legend pada Akun Youtube Miuveox dan Brandonkent Everything) Dini Wahdiyati; Reyvianto Dwi Putra
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.646 KB) | DOI: 10.59141/jist.v3i02.358

Abstract

Dewasa ini Youtube mampu menjadi substitusi televisi karena kontennya yang variatif dan menghibur. Salah satu konten yang banyak di tonton adalah ulasan video game online. Tayangan ini di update oleh pecinta gaming. Biasanya tanyangan ini konsen pada game tertentu dan mencoba mengulas hal-hal terkait game tersebut. Misalnya tips cara memainkannya, membagi informasi tentang profil karakter hero, pengalaman sensasi memainkan herosebagai karakter tertentu dan masih banyak yang lainnya. Tidak heran konten terkait gaming juga banyak ditonton oleh anak-anak. Sayangnya tayangan ini banyak berisi perkataan kotor, umpatan dan kata tak senonoh yang kerap kali diucapkan. Hal ini terjadi pada sepanjang tayangan berlangsung tanpa disadari ketika mengakses anak bertubi-tubi diterpa kekerasan verbal dari konten yang juga sangat mudah untuk ditiru. Terlebih kini banyak anak bercita-cita menjadi youtuber gaming sehingga tayangan-tayangan seperti ini sangat potensial menjadi role model mereka. Penelitian ini mengkaji kekerasan verbal yang muncul dalam ulasan video game Maincraft dan Mobile Legend pada akun Miuveox dan BrandonKent Everything di Youtube. Masalah penelitian ini akan ditilik menggunakan paradigma konstuktivisme, pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi kualitatif serta jenis penelitian deksriptif agar dapat menelaah masalah penelitian secara detail. Selain itu penelitian ini juga menggunakan teori komunikasi verbal dan berbagai konsep yang relevan untuk digunakan sebagai alat bedah terkait kekerasan verbal sebagai masalah penelitian. Hasil penelitian menemukan kekerasan verbal di dalam video Miuveox dan BrandonKent Everything sarat dengan perkataan kotor berupa, umpatan dan kata tidak senonoh untuk mengekspresikan kekesalan, kekaguman dan kesenangan. Selain itu ditemukan faktor-faktor yang melatarbelakangi kekerasan verbal dalam konten gaming ini adalah faktor lingkungan yang membentuk kepribadian pembuat konten serta kepentingan ekonomi yakni upaya meraup keuntungan sebanyak-banyaknya bagi pembuat konten. Kekerasan verbal di dalam konten ulasan permainan Minecraft dan Mobile legend dalam akun Miuveox dan BrandonKent Everything berupa umpatan dan makian dari ungkapan perasaan yang menekan saat melakukan permainan. Faktor-faktor yang melatarbelakangi adanya ucapan kata-kata kasar dan tidak senonoh dalam konten ulasan permainan online tersebut adalah faktor lingkungan dari pergaulan yang akhirnya membentuk kebiasaan berkata kotor, kasar dan tidak senonoh serta orientasi ekonomis yakni untuk mendapatkan keuntungan maksimal dari publikasi konten ulasan permainan online tersebut dengan mengejar iklan dan kuantitas penonton.
Pengaruh Sifat Mekanik Komposit Serat Sabut Kelapa Bermatrik Polyester Terhadap Pengujian Tarik dan Kelenturan Delza Alvariza Farrel; Yuliyanto Yuliyanto; Zulfitriyanto Zulfitriyanto
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1418.399 KB) | DOI: 10.59141/jist.v3i02.360

Abstract

Di era teknologi yang mulai berkembang, penggunaan serat alam sebagai komposit mulai banyak digunakan. Misalnya serat sabut kelapa sebagai material komposit. Material komposit memiliki sifat mekanik yang kuat, tahan korosi, ringan, dan dapat digunakan sebagai material pengganti logam. Karena banyaknya keunggulan serat sabut kelapa dipilih digunakan untuk memperbaiki sifat-sifat suatu bahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai kekutan tarik dan lentur komposit berpenguat serat sabut kelapa dengan fraksi volume 6% - 15 mm, 8% - 20 mm, 10% - 25 mm, dengan diameter serat 0,5 - 1 mm dan perlakuan alkali (NaOH) selama 2 jam dengan kadar 5%. Pengujian tarik dilakukan dengan menggunakan standar ASTM D638 sedangkan pengujian lentur menggunakan ASTM D790. Pengujian dilakukan dengan metode hand lay-up. Hasil pengujian tarik tertinggi terdapat pada fraksi volume 6% dengan panjang serat 15 mm yaitu sebesar 19,4 Mpa. Nilai rata-rata modulus elastisitas tertinggi dihasilkan dari variasi fraksi volume 6% dengan panjang serat 15 mm yaitu sebesar 3766 Mpa. Nilai Kekuatan lentur tertinggi terdapat pada fraksi volume 6% dengan panjang serat 15 mm yaitu sebesar 70,70 Mpa. Hal ini dikarenakan semakin pendek panjang serat maka lebih mudah untuk ditata pada saat proses pembuatanya, ketika dicampur dengan resin, maka seluruh serat dapat menempel dengan resin secara sempurna, sehingga komposit tidak gampang patah jika diberikan beban pada saat proses pengujian. Berdasarkan standarisasi pengujian tarik, untuk nilai hasil uji tarik dari penelitian ini tidak memenuhi standar. Untuk nilai modulus elastisitas dari penelitian ini sudah memenuhi standar.
Analisis Dampak Penggunaan Teknologi Komunikasi Whatsapp Pada Dunia Pendidikan Junita Juwita Siregar; Rubil Musawaris
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 12 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (766.037 KB) | DOI: 10.59141/jist.v2i12.363

Abstract

Teknologi memengaruhi banyak area dan memberikan kemudahan besar di area yang tersebar luas. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk menganalisis dampak positif dan negatif dari penggunakan aplikasi media sosial Whats App dalam proses pembelajaran dan untuk membuat kerangka kerja konseptual dalam hal tata krama. Metode yang digunakan terkait dengan topik tulisan ini adalah metode studi literatur yang mana sumber berbeda dari penelitian penelitian akan dievaluasi. Hasil analisis dalam studi ini bahwa para siswa yang kecanduan pesan instan kurang berhasil pada proses akademik, mereka tidak dapat mengendalikan waktu yang dihabiskan untuk olah pesan, mereka mengabaikannya pekerjaan rumah dan mereka juga kurang disiplin dibandingkan dengan siswa lain. Selain itu juga terlihat tingkat pemahaman siswa, keterampilan belajar, produktivitas, dan prestasi akademik telah dipengaruhi secara negatif. Siswa yang menggunakan pesan instan selama proses membaca dapat meningkatkan waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas membaca mereka. Saat menggunakan Whats App dalam proses pendidikan mungkin ada masalah seperti siswa yang mungkin tidak memiliki ponsel cerdas atau akses internet, karena semacam pembatasan juga. Siswa bisa jadi ragu untuk bertanya di lingkungan WhatsApp, karena merasa ada perasaan seperti sedang diperhatikan di lingkungan WhatsApp. Menerima terlalu banyak pesan melalui WhatsApp dapat berdampak negatif terhadap pembelajaran.
Identitas Budaya dan Representasi Islam dalam Novel The Translator Karya Leila Aboulela Syarif Hidayat
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.343 KB) | DOI: 10.59141/jist.v3i02.364

Abstract

Isu mengenai identitas memang merupakan sebuah isu yang sering muncul dalam karya sastra. Tujuan dalam penelitian ini ialah melihat adanya persoalan identitas budaya pada tokoh-tokoh dalam Novel the Translator. Selain itu, penelitian ini juga ingin melihat bagaimana islam direpresentasikan dalam novel tersebut. Penelitian ini menggukan metode penelitian kualitatif, dengan teknik deskriptif analisis. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori Identitas Budaya yang dibuat olah Stuart Hall. Dengan menggunakan teori tersebut penelitian ini melihat adanya culture shock yang dialami tokoh Sammar, Sammar sebagai seorang muslim perempuan sepertinya merasa asing tinggal di Inggris setelah suaminya meninggal. Di dalam tokoh Sammar ada sebuah resistensi untuk tetap mempertahankn identitasnya sebagai seorang muslim. Selain itu, penelitian ini juga melihat adanya negosiasi identitas yang dilakukan oleh tokoh Rae yang akhirnya berpindah agama. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah adanya persolan identitas dalam tokoh Sammar dan Rae dalam novel The Translator, serta adanya representasi islam sebagai agama yang dapat bersifat adil dan mengharuskan penganutnya untuk berserah diri kepada Allah Subhanahu wa ta’ala.
Penerapan Konsep Balanced Scorecard dan Objective Matrix Untuk Perancangan Sistem Pengukuran Kinerja Perusahaan Farid Nashihuddin; Ahmad Mubin
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.288 KB) | DOI: 10.59141/jist.v3i02.366

Abstract

Salah satu faktor penting yang harus dimiliki sebuah perusahaan adalah kemampuan beradaptasi dalam mengikuti perkembangan zaman dan tuntutan pasar yang semakin kompleks, kemampuan beradaptasi inilah yang nantinya akan menentukan posisi perusahaan pada peta persaingan. Perancangan sistem pengukuran kinerja dapat membantu pimpinan dalam memonitoring dan memperbaiki kinerja perusahaan. Metode pengukuran kinerja yang paling populer saat ini adalah Balanced Scorecard (BSC). Metode tersebut tidak hanya mempertimbangkan aspek finansial saja namun juga aspek non finansial, sehingga lebih komprehensif dan perusahaan dapat memperoleh gambaran mengenai performansinya secara akurat.Pada studi ini, dari keempat perspektif pada BSC tersebut diperoleh 17 key performance indicator (KPI). Hasil analisis menggunakan metode Objective Matrix (OMAX) dan Traffic Light System (TLS) terdapat 13 KPI kategori hijau (sangat baik), 3 KPI kategori kuning (baik), dan 1 KPI kategori merah (buruk) dengan total indeks pencapaian kinerja sebesar 7,604 yang artinya kinerja perusahaan saat ini cukup baik namun perlu ditingkatkan agar dapat mencapai target perusahaan. Hasil perancangan sistem pengukuran kinerja dengan metode Balanced Scorecard (BSC) menghasilkan 12 tujuan strategis. Dari 12 tujuan strategis yang telah ditetapkan didapatkan 17 Key Performance Indicator (KPI). Hasil pembobotan antar perspektif, perspektif keuangan mendapat bobot tertinggi yaitu 0.554, perspektif pelanggan 0.262, perspektif proses bisnis internal 0.103, dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan 0,081 yang artinya perspektif dengan bobot tertinggi lebih diutamakan daripada perspektif lainnya.
Pengaruh Penerapan Bahasa Asing dalam Kinerja Pendidikan Verren Auranissa Hernanda; Afwa Yasyfa Azzahra; Fitri Alfarisy
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.516 KB) | DOI: 10.59141/jist.v3i02.367

Abstract

Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh para anggota kelompok sosial untuk bekerja sama, berkomunikasi, dan mengidentifikasi diri Kridalaksana dan Djoko Kentjono. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih dalam alasan mengapa beberapa orang tidak tertarik untuk belajar bahasa asing.  Menyadarkan masyarakat akan pentingnya pembelajaran bahasa asing untuk pembekalan edukasi jangka panjang, membantu mengubah pola pikir masyarakat terhadap pentingnya belajar bahasa asing dalam mencetak generasi siap kerja yang lebih optimal dan mengubah sudut pandang masyarakat tentang perspektif belajar bahasa asing. Penelitian ini digunakan untuk menganalisis kesadaran masyarakat akan pentingnya belajar bahasa asing untuk dunia kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian dengan menggunakan deskriptif kualitatif menjelaskan dan menuturkan data atau dokumen yang dijadikan sebagai sumber referensi. Bahasa dapat menyatakan perasaan, pikiran, pendapat, serta tanggapan seseorang tanggapan seseorang terhadap fenomena di lingkungan sekitarnya. Indonesia pernah diguncang oleh perkataan Menteri Pendidikan Kebudayaan terkait pada masalah dihhapuskannya mata pelajaran bahasa Inggris dan hanya dipelajari saat pembelajaran di tingkat sekolah dasar saja. Tentunya informasi ini ramai dibicarakan dalam dunia pendidikan di Indonesia. Tetapi perlu digaris bawahi bahwa pernyataan itu belum sepenuhnya benar. Zaman yang sudah masuk dalam dunia globalisasi pastinya membutuhkan kemampuan berbahasa yang baik guna untuk melakukan komunikasi dengan negara lain, tidak hanya bahasa Inggris saja namun juga bahasa asing lainnya. Jika dikaitkan dengan teori sosiologi yang dapat kita lihat adalah media interaksinya, interaksi sosial menurut ahli sosiologi Seorjono Soekanto dalam bukunya yaitu Pengantar Sosiologi dimana proses sosial tentang bagaimana cara berhubungan yang dapat dilihat jika setiap individu dan kelompok sosial saling bertemu untuk menentukan hubungan sosial
Analisis Paradigmatik Kasus Djoko Tjandra Sri Kelana; Fadjrin Wira Perdana; Elfita Agustini; Oktriani Diani; Sri Kartini
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.996 KB) | DOI: 10.59141/jist.v3i02.368

Abstract

Kasus hukum yang menjerat Djoko Tandra, diawali dari upaya Djoko Tjandra untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas perkara pidana Kasus Bank Bali. Upaya untuk mengajukan PK atas perkara pidana tersebut dilakukan Joko Tjandra ditengah statusnya yang telah dinyatakan buron (DPO Interpol) dan telah memiliki kewarganegaraan ganda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonfirmasi persoalan besar dalam praktik penegakan hukum di Indonesia. Kasus Djoko Tjandra, memberikan fakta, bahwa semua institusi hukum. Sebagai tugas ilmiah, setiap peneliti atau penulis harus mampu menjelaskan setiap proses penelitian yang memandu penelitian, menulis, dan menuangkan setiap hasil gagasannya. Demikian juga dalam artikel ini, penulis bertanggung jawab untuk menyebutkan setiap penelitian dan proses penulisan yang membimbing penulis untuk menulis artikel ini. Positivisme akan memberikan analisis paradigmatik peristiwa hukum tertentu (termasuk kasus hukum Djoko Tjandra) berdasarkan sifat atau ciri hukum sebagai realitas eksternal, objektif, real, generalisasi bebas konteks, sebab-akibat, reduksionis dan deterministik. Hukum bersifat dualis/objektivis, antara penelaah dan hukum (realitas) merupakan dua entitas independen bebas nilai dan bebas bias. Untuk mengetahui dengan lebih baik kasus hukum Djoko Tjandra dan keterlibatan aparat penegak hukum. Berdasarkan pandangan post positivisme hukum sebagai realisme kritis, dapat dipahami dengan melakukan pengujian secara kritis. Berbeda dengan paradigma positivisme, pandangan post positivisme melihat hukum sebagai entitas yang tidak sepenuhnya independent. Berangkat dari pandangan post positivismebahwa hukum sebagai entitas yang tidak sepenuhnya independen, dimana dalam peristiwa hukum tertentu ada pengaruh dari faktor-faktor lain. Ontologi paradigma participatory memberikan pandangan baru terhadap hukum yang sebelumnya oleh positivisme dan post positivisme terbatas sebagai realitas objektif.. Melalui ontologi dan epistemologi yang mengintegrasikan realitas subjektif-objektif hukum, maka participatory mengembangkan metodologi yang lebih praktis.
Implementasi Instrumen Internasional Tentang Kebebasan Berserikat dan Hak Berorganisasi Pekerja/Buruh di Indonesia Bambang Setiawan; Fadjrin Wira Perdana; Dahlia Dwi Apriani; Ferdinand Pusriansya; Santoso Santoso
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.852 KB) | DOI: 10.59141/jist.v3i02.371

Abstract

Secara yuridis, hak berserikat (union rights) yang di dalamnya memuat prinsip-prinsip kebebasan berserikat dan hak berorganisasi pekerja/buruh sebagai diakui sebagai hak dasar manusia dan diterima sebagai bagian dari Hak Asasi Manusia (HAM), diatur dalam instrumen internasional Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (Universal Declaration of Human Rights) Perserikatan Bangsa-Bangsa 1948 (DUHAM PBB 1948). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Konvensi ILO mengenai kebebasan berserikat dan hak berorganisasi pekerja/buruh ke dalam hukum nasional Indonesia. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan yuridis empiris. Istilah “pendekatan” adalah sesuatu yang dekat atau dekat (tindakan, usaha). Pendekatan yuridis yang ditempuh dalam penelitian ini adalah dengan menerapkan peraturan perundang-undangan. Pendekatan empiris adalah pendekatan yang bertujuan untuk memahami hubungan antara hukum dan masyarakat serta faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan hukum dalam masyarakat. Sedangkan metode empiris adalah salah satu yang bertujuan untuk memahami hubungan antara hukum dan masyarakat. Hukum dan masyarakat berkaitan dengan faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan hukum dalam masyarakat. Implementasi instrumen internasional prinsip-prinsip kebebasan berserikat dan hak berorganisasi pekerja/buruh yang diatur dalam Konvensi, Rekomendasi dan Resolusi ILO telah menjadi bagian sistem hukum nasional Indonesia, yang bentuk pengesahannya dilaksanakan melalui ratifikasi Konvensi tentang Kebebasan Berserikat dan Perlindungan terhadap Hak untuk Berorganisasi (Konvensi No. 87) dan Konvensi tentang Hak untuk Berorganisasi dan Perundingan Bersama (Konvensi No. 98), dan/atau melalui transplantasi hukum terhadap Rekomendasi tentang Kesepakatan-Kesepakatan Bersama tahun 1951 (Rekomendasi No. 91), Rekomendasi tentang Konsiliasi dan Arbitrase secara Sukarela tahun 1951 (Rekomendasi No. 92), Rekomendasi (Rekomendasi No. 163), Resolusi tahun 1952 tentang Independensi dari Gerakan Serikat Buruh, Resolusi tahun 1970 tentang Hak-hak Serikat Pekerja/Serikat Buruh dan hubungannya dengan Kebebasan Sipil.
Kajian Implementasi Prinsip ‘Responsibility to Protect’ (R To P) dalam Praktik Internasional Kasus Genosida di Rwanda Ferdinand Pusriansyah; Fadjrin Wira Perdana; Yohan Wibisono; Irwan Irwan; Sri Kelana
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.993 KB) | DOI: 10.59141/jist.v3i02.372

Abstract

Persyaratan para founding fathers dalam konstitusi bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah negara hukum dan bukan negara yang berdasarkan kekuasaan, tentunya menyiratkan bahwa baik lembaga maupun orangnya tidak kebal terhadap hukum. ketentuan peraturan perundang-undangan nasional dan internasional yang berlaku, dalam hal melakukan tindak pidana pada umumnya termasuk pelanggaran hak asasi manusia yang berat dalam kategori kejahatan terhadap kemanusiaan. Pelanggaran hak asasi manusia yang berat dalam kategori kejahatan terhadap kemanusiaan termasuk dalam jenis hak yang tidak dapat diganggu gugat, yaitu hak yang pelaksanaannya bersifat mutlak dan tidak dapat dikurangi walaupun dalam keadaan darurat. Negara-negara yang melanggar undang-undang yang tidak dapat diganggu gugat ini akan dikutuk sebagai negara yang telah melakukan pelanggaran HAM berat. Krisis kemanusiaan di abad 21 merupakan masalah yang menjadi tantangan besar di dunia global saat ini. Meluasnya kekerasan dan sikap apatis di suatu negara menjadi topik perbincangan terkini di era demokrasi yang membela nilai-nilai hak asasi manusia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui sebuah kajian pustaka. Pada dasarnya metode penelitian merupakan cara ilmiah yang digunakan untuk mendapatkan data untuk tujuan dan kegunaan tertentu. Berdasarkan pengertiannya, penelitian kualitatif merupakan sebuah metode penelitian yang pada umumnya berupa informasi. Prinsip R to P dapat diterapkan dalam penyelesaian kasus genosida di Rwanda. Argumennya adalah bahwa pemerintah Rwanda yang berkuasa tidak dapat menjalankan fungsinya melindungi keselamatan dan kehidupan warganya serta memastikan kesejahteraan mereka. Oleh karena itu, adalah tepat bagi masyarakat internasional untuk campur tangan di Rwanda atas nama kemanusiaan dalam bentuk komitmen politik dan moral yang disepakati oleh Negara-negara di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Imunitas Pejabat dalam Penanganan Dampak Ekonomi Pandemi Covid-19 Yohan Wibisono; Fadjrin Wira Perdana; Irwan Irwan; Sri Kelana; Ferdinand Pusriansyah
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.615 KB) | DOI: 10.59141/jist.v3i02.373

Abstract

Perekonomian global sedang mengalami pelemahan akibat merebaknya wabah Covid-19 yang melanda sebagian besar populasi negara di dunia. Untuk mengekang penyebaran virus, negara-negara yang terkena dampak pandemi Covid-19 kini fokus untuk menahan penyebaran virus dan dampak sosial ekonominya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui imunitas Pejabat dalam penanganan dampak ekonomi Pandemi Covid-19 berdasarkan Perppu Nomor 1 Tahun 2020 bersifat mutlak atau tidak. Berdasarkan fokus penelitian, maka metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Penelitian ini mengkaji berbagai data sekunder seperti peraturan perundang-undangan atau peraturan perundang-undangan, pendapat ahli, kajian hukum yang relevan, dan literatur lainnya. Pendekatan perundang-undangan menjadi dasar penulisan ini, dengan fokus mengkaji undang-undang dalam kaitannya dengan isu-isu utama yang diangkat (core issues). Kesimpulan dari artikel ini adalah Perppu 1/2020 tidak serta merta memberikan kekebalan mutlak kepada penyelenggara Perppu, namun bersifat terbatas (bersyarat) dan proses hukum tetap berjalan agar tidak melanggar aturan hukum. Pejabat, Perppu Pendahuluan Perekonomian global sedang mengalami pelemahan akibat merebaknya epidemi Covid-19 yang melanda populasi sebagian besar negara di dunia. Jika ingin mengekang penyebaran virus, negara-negara yang terkena dampak pandemi Covid-19 kini fokus untuk menahan penyebaran virus dan dampak sosial ekonominya berbagai upaya dilakukan.

Page 25 of 135 | Total Record : 1345


Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 12 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 11 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 10 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 9 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 8 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 7 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 6 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 11 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 01 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 9 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 8 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 7 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 6 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 12 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 11 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 10 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 02 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 01 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 9 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 8 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 7 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 6 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 12 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 11 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 10 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 09 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 08 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 07 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 06 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 05 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 04 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 03 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 01 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 12 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 11 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 09 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 08 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 07 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 06 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 05 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 04 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 03 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 02 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 01 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 2 No. 01 (2021): Spesial Issue - Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 1 No. 05 (2020): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 1 No. 04 (2020): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 1 No. 03 (2020): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 1 No. 02 (2020): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 1 No. 01 (2020): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi More Issue