cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Pendampingan Briefing Pra-Acara sebagai Upaya Peningkatan Kinerja Crew Wedding Organizer Mohammad Rafli Luqmanul Hakim; Sugito, Sugito
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4948

Abstract

Industri wedding organizer merupakan sektor jasa berbasis proyek yang sangat bergantung pada kinerja sumber daya manusia, khususnya crew lapangan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan acara. Kompleksitas alur acara, keterbatasan waktu, serta tingginya ekspektasi klien menuntut koordinasi dan kesiapan kerja yang optimal dari seluruh crew. Namun, pada praktiknya masih sering dijumpai permasalahan berupa miskomunikasi, ketidakjelasan pembagian tugas, serta kesalahan teknis yang berdampak pada kelancaran acara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendampingan briefing pra-acara sebagai upaya peningkatan kinerja crew wedding organizer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi project manager, koordinator lapangan, dan crew teknis yang terlibat langsung pada hari pelaksanaan acara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan briefing pra-acara berkontribusi positif terhadap peningkatan pemahaman tugas, kesiapan kerja, koordinasi tim, serta kemampuan crew dalam mengantisipasi kendala di lapangan. Pendampingan yang dilakukan secara langsung, komunikatif, dan kontekstual mampu meminimalkan kesalahan teknis serta meningkatkan efektivitas kerja tim selama acara berlangsung. Temuan ini menegaskan bahwa briefing pra-acara yang disertai pendampingan tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian informasi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan keselarasan kerja dan kesiapan mental crew. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi praktis bagi wedding organizer dalam mengelola sumber daya manusia serta memperkaya kajian akademik terkait manajemen kinerja tim pada industri jasa berbasis event.
Implementasi Algoritma Analisis Hotspot dengan Kernel Density Estimation (KDE) untuk Visualisasi Bisnis UMKM Kuliner Berbasis WebGIS (Studi Kasus: Kota Makassar) Trianjani, Mega Puspita; Alam, syamsu; Ashdaq, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4949

Abstract

Penelitian ini mengatasi tantangan krusial dalam pemetaan potensi ekonomi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner di Kota Makassar yang selama ini belum terintegrasi secara spasial, meskipun sektor ini menjadi penggerak utama ekonomi kota. Tujuan utama penelitian ini adalah mengembangkan sistem visualisasi WebGIS interaktif guna mengidentifikasi pola aglomerasi bisnis serta mengukur tingkat digitalisasi usaha secara presisi. Menggunakan pendekatan metode Research and Development (R&D), penelitian ini mengakuisisi data geospasial melalui teknik scraping pada OpenStreetMap (OSM) yang kemudian dianalisis secara mendalam menggunakan algoritma Kernel Density Estimation (KDE). Hasil analisis spasial berhasil memvisualisasikan zona konsentrasi bisnis (hotspot) utama yang berpusat di Kecamatan Panakkukang, Rappocini, dan Tamalate, yang terbukti berkorelasi kuat dengan sebaran pusat aktivitas komersial dan kawasan pendidikan. Temuan paling signifikan dan kritis dari studi ini adalah terungkapnya kesenjangan digital (digital gap) yang masif, di mana 94,4% UMKM yang terdata secara administratif pemerintah ternyata tidak memiliki visibilitas di peta digital, menciptakan fenomena invisible economy. Fakta ini mengindikasikan rendahnya literasi spasial digital di kalangan pelaku usaha. Oleh karena itu, platform WebGIS yang dikembangkan tidak hanya berfungsi sebagai alat analisis potensi pasar bagi investor, tetapi juga berperan vital sebagai instrumen diagnostik strategis bagi pemerintah kota untuk merancang program digitalisasi yang lebih presisi, terarah, dan berbasis lokasi demi meningkatkan daya saing ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Improving Students’ English Vocabulary Mastery Through Picture Series in Class 7F MTsN 1 Probolinggo Hasanah, Roviatul; Hikmah, Durratul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4951

Abstract

Vocabulary mastery plays a crucial role in English language learning because it enables learners to understand meaning and communicate ideas effectively. However, many junior secondary school students experience difficulties in comprehending, remembering, and using English vocabulary in appropriate contexts. This study aimed to investigate the use of picture series as a visual learning medium to support students’ vocabulary mastery in English classrooms. The research was conducted in a junior secondary school and involved seventh-grade students. Classroom Action Research was applied through two instructional cycles consisting of planning, action, observation, and reflection stages. Data were collected using vocabulary tests and classroom observations to examine both learning outcomes and students’ learning behavior. The findings revealed noticeable improvements in students’ vocabulary mastery after the implementation of picture series. Students demonstrated higher levels of engagement, participation, and confidence during learning activities supported by sequential visual images. The use of picture series helped students understand word meanings through contextual clues, reduced learning difficulty, and supported better retention of new vocabulary. In addition, students were more active in using vocabulary in simple sentences and classroom interactions. Overall, the study indicates that picture series provide meaningful visual support that enhances vocabulary learning and creates a more interactive and motivating learning environment in junior secondary English classrooms.
Pengaruh Return on Equity, Earnings Per Share dan Debt to Equity Ratio Terhadap Return Saham pada Perusahaan Sektor Teknologi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Hikmat, Imat; Solihin, Ahmad; Alfarizi, Abdul Wahid
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4952

Abstract

Perkembangan pasar modal Indonesia pada periode terkini menunjukkan tingkat volatilitas yang tinggi, ditandai dengan penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sekitar 5% dan terjadinya trading halt oleh Bursa Efek Indonesia. Kondisi ini dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian pasar akibat kebijakan fiskal pemerintah, aksi net sell investor asing, serta tekanan yang signifikan pada sektor teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return on Equity (ROE), Earnings Per Share (EPS), dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Return Saham perusahaan sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Sampel penelitian terdiri dari 13 perusahaan sektor teknologi yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan total 52 unit observasi. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan oleh Bursa Efek Indonesia dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ROE dan DER berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return Saham, sedangkan EPS berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ROE, EPS, dan DER berpengaruh signifikan terhadap Return Saham dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,938, yang menunjukkan bahwa model memiliki daya jelas yang sangat kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa investor pada sektor teknologi lebih menekankan pada laba per saham dibandingkan profitabilitas berbasis ekuitas dan tingkat leverage perusahaan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi investor dan manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan investasi, khususnya pada sektor teknologi yang memiliki tingkat risiko dan volatilitas tinggi.
Design of a Rule-Based CIS to Determine the Customer Status of Bank Sumut Binjai Rahma, Anisa Sri; Rahma, Najahaura; Putri, Raissa Amanda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4953

Abstract

The development of information technology is driving the banking sector to shift from manual systems to digital systems to improve efficiency, accuracy, and consistency in credit management. This digital transformation has become a crucial need due to the increasing number of customers and the complexity of the credit assessment process that must be carried out by banking institutions. PT. Bank Sumut Binjai Branch still applies manual determination of customer credit status, which has the potential to cause process delays, assessment errors, and inconsistencies in decision-making. This condition can impact the quality of service and credit risk faced by the bank. This study aims to design a Rule-Based Credit Information System that is able to determine customer credit status automatically based on predetermined rules. This system is designed to be able to process customer data systematically according to applicable criteria. The method used is a Rule-Based System which includes the stages of knowledge acquisition, knowledge representation, application of inference engines, and system evaluation. Data collection was carried out through interviews with credit officers and relevant literature studies as a basis for compiling system rules. The system design is modeled using Unified Modeling Language (UML) which is represented through Use Case Diagrams to illustrate the interaction between users and the system. The designed system is expected to assist credit officers in determining customer status quickly, accurately, objectively, and consistently, as well as increase the effectiveness of the credit decision-making process at PT. Bank Sumut Binjai Branch.
Kerangka Pemodelan Iklim Berbasis Kecerdasan Buatan Menggunakan Fusi Data Satelit dan Pembelajaran Mendalam Fitriani, Ledyana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4954

Abstract

Perubahan iklim global menuntut pengembangan sistem pemodelan yang akurat, adaptif, dan responsif untuk mendukung upaya mitigasi serta adaptasi di berbagai sektor. Penelitian ini mengembangkan sebuah kerangka pemodelan iklim berbasis kecerdasan buatan yang mengintegrasikan fusi data satelit multisumber dengan arsitektur pembelajaran mendalam. Model dirancang dengan pendekatan Long Short-Term Memory (LSTM) yang dikombinasikan dengan mekanisme attention dan Convolutional Neural Networks (CNN) untuk mengekstraksi fitur spasial. Sistem dilatih menggunakan data satelit MODIS, Sentinel-2, dan ERA5 pada periode 2018–2024, mencakup 156 titik pengamatan di wilayah Indonesia dengan resolusi temporal harian dan resolusi spasial 1 kilometer. Proses fusi data dilakukan menggunakan teknik weighted averaging berdasarkan tingkat kepercayaan sensor dan konsistensi temporal. Validasi model dilakukan menggunakan data observasi stasiun meteorologi BMKG dengan metrik Root Mean Square Error (RMSE), Mean Absolute Error (MAE), serta koefisien korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model hybrid CNN-LSTM dengan mekanisme attention mencapai RMSE 0,87°C untuk prediksi suhu, 12,3% untuk kelembapan relatif, dan 8,9 mm untuk curah hujan pada horizon prediksi tujuh hari. Analisis ablasi mengonfirmasi bahwa fusi multisensor meningkatkan akurasi sebesar 23,4% dibandingkan pemodelan berbasis satu sumber data satelit. Kerangka kerja ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan sistem peringatan dini iklim dan pengambilan keputusan berbasis data pada sektor pertanian, manajemen sumber daya air, serta mitigasi bencana iklim.
Pengaruh Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja dan Budaya Kerja dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan UMKM Pukis Bikang Rahayumas Surabaya Erwansyah, Dony; Nugroho, Riyadi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4957

Abstract

This study aims to identify and analyze the influence of the work environment, job satisfaction, and work culture on employee performance at UMKM Pukis Bikang Rahayumas Surabaya. The research employs a quantitative approach with a causal associative design to examine the relationships between variables. Data were collected through questionnaires distributed to all employees of UMKM Pukis Bikang Rahayumas Surabaya, resulting in 53 respondents. The reliability test results indicated that all research instruments were reliable, with Cronbach’s Alpha values exceeding 0.60. Meanwhile, the validity test results showed that all indicators were valid, as the calculated r-values were greater than the r-table values.Classical assumption testing confirmed that the data met the required assumptions, including normal data distribution, no multicollinearity, and no heteroscedasticity. Hypothesis testing was performed using partial tests (t-tests) and a simultaneous test (F-test). The t-test results revealed that the work environment, job satisfaction, and work culture each have a positive and significant effect on employee performance. In addition, the F-test results demonstrated that these three variables simultaneously have a significant influence on employee performance.Overall, the findings indicate that a supportive work environment, high job satisfaction, and a positive work culture are essential factors in improving employee performance at UMKM Pukis Bikang Rahayumas Surabaya. These results highlight the importance of effective human resource management in enhancing performance within micro, small, and medium enterprises.
Analisis Kebijakan The Fed (Suku Bunga, Quantitative Easing, dan Inflasi Amerika Serikat) terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Indonesia Yofa, Risma; Herlinawati, Erna
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4960

Abstract

Studi ini menyelidiki dampak kebijakan moneter Federal Reserve System (The Fed) terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dari Januari 2020 hingga September 2025.Kebijakan  moneter The Fed diwakili oleh Suku Bunga dasar,Quatitative Easing (QE), dan tingkat Inflasi Amerika Serikat. Pendekatan kuantitatif dengan metode pengujian deskriptif digunakan berdasarkan data sekunder dari 69 observasi time series bulanan yang diperoleh dari data ekonomi Federal Reserve System (The Fed), Bursa Efek Indonesia, dan Yahoo Finance. Metode regresi berganda diterapkan dalam penelitian ini dengan dukungan sopftware SPSS sebagai alat analisis. Pengujian hipotesis tradisional memastikan bahwa model regresi memenuhi kriteria normalitas dan bebas dari multikolinearitas dan homoskedastisitasBerdasarkan estimasi regresi, Suku Bunga The Fed, Quantitative Easing, dan Inflasi Amerika Serikat secara parsial dan simultan ada pengaruhnya positif yang signifikan secara statistik pada IHSG. Berlandaskan standardized beta, faktor yang paling dominan mempengaruhi fluktuasi IHSG adalah Suku Bunga The Fed. Koefisien determinasi sebesar 68,8% menunjukkan bahwa variasi IHSG dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Hasil ini menyoroti pentingnya peran kebijakan moneter global dalam menjaga stabilitas pasar saham Indonesia.Khusus dalam konteks ketidakstabian ekonomi pasta-pendemi COVID-19 kajian ini menambahkan nilai pada literatus ekonomi melai penyediaan bukti empiris mengenai berkembang seperti indonesia, sekaligus mendorong penguatan strategi kebijakan domestik untuk mitigasi risiko eksternal di tengah era globalisasi.
Pengaruh Jaminan Retur, Online Customer Review, Dan Electronic Word Of Mouth Terhadap Loyalitas Pelanggan Produk Facial Wash Y.O.U Beauty Di Platform Tiktok Shop Arianti, Yuryke; Prastiwi, Estik Hari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4962

Abstract

Studi ini dilakukan guna untuk menganalisis serta menganalisis pengaruh Jaminan Retur, Online Customer Review, dan Electronic Word of Mouth terhadap Loyalitas Pelanggan produk Facial Wash Y.O.U Beauty di platform TikTok Shop pada mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Penelitian ini berfokus pada populasi seluruh mahasiswa yang pernah melakukan pembelian produk Facial Wash Y.O.U Beauty melalui TikTok Shop. Teknik pengambilan sampe yang digunakan adalah purposive sampling. Berdasakan teknik ini, terpilih 97 responden yang memenuhi kriteria yang telah ditetapkan yaitu mencakup semua mahasiswa program studi manajemen Untag Surabaya yang merupakan pengguna produk tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan seluruh data yang terkumpul kemudian diolah menggunakan program SPSS versi 25. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik yang meliputi asumsi klasik yang terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, dan uji koefisien determinasi (R²)  , analisis regresi linier berganda, serta pengujian hipotesis melalui uji t dan uji F. Berdasarkan hasil pengujian, secara parsial terbukti bahwa variabel Jaminan Retur, Online Customer Review, dan Electronic Word of Mouth memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Loyalitas Pelanggan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan produk Facial Wash Y.O.U Beauty di TikTok Shop. Besarnya nilai koefisien determinasi (R²)  (86,9%) membuktikan  bahwa ketiga variabel tersebut memiliki kemampuan yang sangat kuat dalam menjelaskan variasi loyalitas pelanggan, Adapun sisa sebesar 13,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, antara lain harga, kualitas produk, serta faktor-faktor lainnnya.
Analisis Optimalisasi Konten dan Interaksi Audiens Dalam Peningkatan Engagement Instagram @soloposmediagroup Nugraha, Neizkalisto Brandyan; Pratama, Gilang Habib Asky
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4963

Abstract

Optimalisasi konten dan interaksi audiens memiliki peran penting dalam meningkatkan engagement di akun media sosial, terutama di Instagram @soloposmediagroup. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana dan apa saja strategi yang harus digunakan dalam membuat konten. Cara interaksi antara pihak Solopos dengan pengikut akan mempengaruhi tingkat engagement Instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan metode triangulasi dimana sumber data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam dengan individu yang mengelola akun serta pengikut yang aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan meningkatkan keterlibatan sangat bergantung pada sejauh mana konten sesuai dengan minat dan opini dari pengikut, frekuensi pengunggahan yang konsisten, serta kualitas interaksi dua arah antara pihak pengelola akun Instagram dan pengikut akun. Meskipun @soloposmediagroup sudah menerapkan banyak strategi konten menarik dan beragam, tim pemasaran digital Solopos masih ada tantangan dalam menyesuaikan konten dengan kebutuhan pengguna dan tren media sosial yang terus berubah. Selain itu, interaksi dengan pengguna juga masih bisa ditingkatkan, terutama dalam merespons komentar dan pesan langsung. Penelitian ini menunjukkan bahwa untuk mencapai engagement yang optimal tidak hanya memperhatikan konten, tetapi penting juga untuk menjaga komunikasi yang terbuka dan responsif. Upaya untuk meningkatkan engagement diperlukan untuk memperbaiki strategi konten agar lebih fokus pada audiens tertentu, serta meningkatkan mekanisme interaksi yang lebih personal dan berkelanjutan.