cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Kajian Teknologi dan Metode Penambangan Ramah Lingkungan untuk Sumber Daya Mineral yang Tidak Terbarukan kasmira, kasmira
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3192

Abstract

Industri pertambangan memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian global dengan menyuplai bahan baku bagi berbagai sektor industri. Namun, kegiatan pertambangan, khususnya untuk sumber daya mineral yang tidak terbarukan seperti batu bara dan logam mulia, menimbulkan dampak negatif yang signifikan terhadap lingkungan, termasuk degradasi lahan, pencemaran air, dan kerusakan ekosistem. Oleh karena itu, pengembangan teknologi dan metode penambangan yang ramah lingkungan menjadi sangat penting untuk meminimalkan dampak tersebut, sambil tetap mempertahankan keberlanjutan produksi mineral. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai teknologi dan metode penambangan yang ramah lingkungan, serta efektivitasnya dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui studi literatur, wawancara dengan ahli, serta observasi lapangan pada lokasi penambangan yang telah menerapkan teknologi ramah lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa teknologi seperti penambangan bawah tanah dan penggunaan sistem hidro-metalurgi terbukti dapat mengurangi kerusakan lingkungan. Penambangan bawah tanah dapat mengurangi degradasi lahan dan kerusakan vegetasi, sementara hidro-metalurgi menawarkan solusi yang lebih efisien dengan menghasilkan limbah yang lebih sedikit dibandingkan metode konvensional. Meskipun demikian, penerapan teknologi ini menghadapi sejumlah tantangan, seperti biaya investasi yang tinggi, regulasi yang belum memadai, serta kurangnya pengetahuan dan keahlian di lapangan. Oleh karena itu, disarankan agar pemerintah memberikan insentif kepada perusahaan pertambangan yang mengimplementasikan teknologi ramah lingkungan, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan.
Pemanfaatan Teknologi Sensor untuk Meningkatkan Keamanan Kerja pada Operasi Tambang Bawah Tanah Kasmira, Kasmira
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3193

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi efektivitas pemanfaatan teknologi sensor untuk meningkatkan keamanan kerja pada operasi tambang bawah tanah dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. observasi lapangan, studi dokumentasi (laporan keselamatan dan data kecelakaan), serta survei pekerja. Namun, meskipun teknologi sensor dapat membantu mengurangi risiko, masih diperlukan upaya lebih lanjut dalam hal pelatihan dan peningkatan kesadaran pekerja mengenai pentingnya penggunaan teknologi ini. Sistem monitoring yang terintegrasi perlu dikembangkan lebih lanjut untuk memastikan pemantauan yang lebih akurat dan efisien, serta integrasi dengan sistem peringatan dini yang lebih canggih. Selain itu, perlu adanya pelatihan rutin bagi pekerja dalam mengoperasikan sistem ini untuk memaksimalkan potensi teknologi dalam meningkatkan keselamatan kerja di tambang bawah tanah. Analisis meliputi statistik deskriptif, uji beda paparan (uji t berpasangan/Wilcoxon untuk TWA), dan pemodelan laju kejadian berbasis regresi hitung (Poisson/NegBin) dengan offset jam kerja. Implementasi sensor gas (terutama metana), suhu–kelembapan, getaran, dan tekanan yang terintegrasi dalam sistem monitoring dan peringatan dini berkorelasi dengan penurunan total kecelakaan ±35% (8→5 kasus) dan penurunan laju kecelakaan dari 6,589 menjadi 4,149 per 200.000 jam kerja. Waktu tanggap evakuasi membaik (≈6,0→≈4,2 menit), sementara kenaikan peringatan anomali getaran merefleksikan sensitivitas deteksi dini yang membantu pencegahan insiden. Temuan menegaskan peran kunci integrasi multi-sensor end-to-end untuk identifikasi bahaya real-time dan pengambilan keputusan cepat, disertai rekomendasi standardisasi pemantauan dan pelatihan berkelanjutan agar manfaat sistem optimal.
Pengaruh Fasilitas Kerja, Lingkungan Kerja, dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Citra Dimensi Arthali hasibuan, monica helens; Risal, Taufiq
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Fasilitas kerja, Lingkungan Kerja dan Pengalaman Kerja terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Citra Dimensi Arthali. Uji Asumsi Klasik, Uji t, Uji F dan Uji Determinasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh fasilitas kerja terhadap variabel Kinerja Karyawan Pada PT. Citra Dimensi Arthali yang dikehatui dari thitung 3.602 > ttabel 1.999. Selanjutnya ada pengaruh variabel Lingkungan memiliki pengaruh yang nyata (signifikan) dan positif dengan variabel Kinerja Karyawan Pada PT. Citra Dimensi Arthali yang dikatehui dari thitung 7.866 > ttabel 1.999, selanjutnya ada pengaruh variabel kinerja karyawan memiliki pengaruh yang nyata (signifikan) dan positif dengan variabel Kinerja Karyawan Pada PT. Citra Dimensi Arthali yang dikatehui dari thitung 3.621 < ttabel 1.999 dan ada pengaruh fasilitas, lingkungan kerja dan pengalaman kerja secara simultan terhadap Minat Beli Konsumen Pada Kinerja Karyawan Pada PT. Citra Dimensi Arthali diketahui dari nilai Fhitung 877.006 > 2.76. Hasil penelitian ini memperkuat teori bahwa faktor internal dan eksternal dalam lingkungan kerja memiliki peranan penting terhadap peningkatan kinerja. Fasilitas yang memadai membantu efektivitas kerja, lingkungan yang kondusif meningkatkan motivasi, sedangkan pengalaman kerja membentuk keterampilan dan tanggung jawab individu. Dengan demikian, perusahaan diharapkan dapat terus memperbaiki sarana kerja, menciptakan lingkungan yang nyaman, serta memberikan pelatihan berkelanjutan agar kinerja karyawan dapat meningkat secara optimal dan mendukung pencapaian tujuan organisasi secara keseluruhan.
Empowering Digital Innovation: The Impact Of Social Media Marketing on Brand Equity Mediated By Consumer Brand Engagement in The Local Perfume Sector Among Gen Z in Jakarta Razzaq, Amadeo Yasir; Rabiah, Arbi Siti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3195

Abstract

The emergence of local perfume brands in Indonesia corresponds with the heightened digital engagement of Generation Z, rendering social media an essential platform for cultivating brand equity and consumer loyalty. This study investigates the impact of Social Media Marketing (SMM) and Consumer Brand Engagement (CBE) on Brand Equity (BE) within the framework of local perfume consumption among Generation Z in Jakarta. Employing a quantitative research design and Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) analysis with 270 participants, the results demonstrate that SMM exerts a significant positive influence on both CBE and BE. Moreover, CBE shows a substantial positive effect on BE, indicating that engaged consumers tend to develop stronger emotional and cognitive associations with local fragrance brands. The findings highlight that interactive, visually appealing, and personalized social media marketing content can enhance consumers’ emotional connection and behavioral involvement, thereby reinforcing brand equity. From a managerial perspective, this research underscores the need for local perfume brands to strengthen their digital marketing strategies through creative storytelling, influencer collaboration, and consistent brand messaging. Furthermore, the study emphasizes that sustainable improvements in SMM, CBE, and BE depend on the advancement of digital infrastructure and supportive government policies to enhance internet accessibility and technological adoption, aligning with Sustainable Development Goal 9 (SDG 9) Industry, Innovation, and Infrastructure. Overall, the study contributes to understanding the role of digital innovation in improving user experience and competitiveness within Indonesia’s fragrance industry.
The Impact of Job Analysis, Job Design, and Training on Employee Performance at Companies in Jakarta Bharata, Andhi; Ramdhani, Rani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3196

Abstract

Each organizational unit requires reliable human resources to perform its tasks efficiently and achieve strategic goals. Productive and consistent employees are essential because human resources represent the core competency that determines a company’s sustainable competitive advantage. This study aims to examine the effect of Job Analysis, Job Design, and Training on Employee Performance in several companies located in Jakarta. The research focuses on understanding how each independent variable influences the dependent variable and the overall contribution of human resource practices to performance improvement. A quantitative approach was used, and data were collected through a structured questionnaire distributed to one hundred employees from various companies. The responses were analyzed using IBM SPSS Statistics 23, employing regression analysis to test the proposed hypotheses. The findings reveal that Job Analysis, Job Design, and Training each have a positive and significant impact on Employee Performance. This indicates that a clear understanding of job roles, well-structured job design, and effective training programs can enhance employee productivity and organizational efficiency. The study emphasizes the importance of strategic human resource management practices as a key driver in improving employee outcomes and sustaining business performance in competitive urban environments like Jakarta.
Optimasi Perbedaan Fase Gerak dalam Identifikasi Sildenafil Sitrat Menggunakan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi Laili, Rofiatul; Rahmadani, Rahmadani; Noval, Noval; Hidayah, Nur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3197

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penyempurnaan metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT) agar proses pemisahan zat menjadi lebih efisien, analisis berlangsung lebih cepat, sensitivitas meningkat, serta biaya operasional dapat ditekan tanpa mengurangi keakuratan hasil yang diperoleh. Hasil analisis KCKT sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor penting, seperti jenis dan sifat fase gerak, panjang serta diameter kolom, suhu kolom, dan kecepatan alir fase gerak yang digunakan selama proses analisis berlangsung. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi pengaruh variasi fase gerak dalam mendeteksi kandungan sildenafil sitrat yang terdapat pada sediaan jamu tradisional Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan fase gerak yang memengaruhi waktu retensi serta menentukan fase gerak yang paling optimal dalam analisis sildenafil sitrat menggunakan metode KCKT. Penelitian ini menggunakan metode komparatif eksperimental dengan pengujian menggunakan alat Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Tiga variasi fase gerak digunakan, yaitu metanol:air (80:20), metanol:asetonitril (80:20), dan metanol (100%). Analisis kualitatif dilakukan dengan mengamati waktu retensi pada setiap variasi fase gerak yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran metanol:asetonitril (80:20) memberikan waktu retensi paling cepat dan hasil pemisahan paling optimal dibandingkan variasi lainnya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa fase gerak metanol:asetonitril (80:20) merupakan kondisi paling efisien dan akurat untuk analisis sildenafil sitrat menggunakan metode KCKT modern.
Pengaruh Media Sosial terhadap Keputusan Pembelian Skincare Scarlet Whitening di Surabaya Setyianingsih, Puji; Kartika, Neaza Fitri; Ninetha, Vira Nanda; Kusmayati, Nindya Kartika; Latifah, Nunuk
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3198

Abstract

Perkembangan media sosial telah memberikan pengaruh bermakna bagi perilaku konsumen dalam memutuskan keputusan pembeliannya, termasuk pada produk skincare. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode sederhana melalui bantuan software SPSS.  Studi ini dimaksudkan guna mengidentifikasi pengaruh media sosial terhadap keputusan pembelian skincare “Scarlett Whitening” di Surabaya. Variabel independen yang ditetapkan ialah pemanfaatan media sosial (X) yang mencakup aspek konten promosi, interaksi, ulasan konsumen, serta kredibilitas influencer. Sementara variabel dependen ialah keputusan pembelian (Y). Studi ini memanfaatkan pendekatan kuantitatif dengan metodologi survei, dengan mendistribusikan kuesioner pada 37 responden sebagai pengguna aktif media sosial serta memiliki ketertarikan terhadap produk Scarlett Whitening. Data dianalisis menggunakan koefensi determinan guna mengidentifikasi kekuatan pengaruh media sosial terhadap keputusan pembelian. Hasil memperlihatkan media sosial positif serta signifikan mempengaruhi keputusan pembelian. Temuan ini membuktikan bahwa semakin intensif dan menarik strategi promosi Scarlett Whitening melalui media sosial, maka semakin tinggi pula keputusan pembelian di Surabaya dalam membeli produk skincare scarlett whitening. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media sosial terhadap keputusan pembelian produk perawatan kulit Scarlett Whitening di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pelanggan Scarlett Whitening di Surabaya. Variabel yang diteliti meliputi penggunaan media sosial (Instagram, TikTok), konten media sosial (informasi produk, testimoni, promosi), dan keputusan pembelian (minat beli, evaluasi merek, keputusan membeli). Data dianalisis menggunakan analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap keputusan pembelian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial, khususnya Instagram dan TikTok, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Scarlett Whitening.
Capital Market Reaction to the Announcement of BI Rate Cut on LQ45 Index Banking Stocks Khairani, Lutfia; Aristantia , Selvia Eka
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3199

Abstract

This study aims to determine the differences in Abnormal Return and Trading Volume Activity before and after the announcement of the BI Rate reduction in LQ-45 index banking companies. This study uses the event study method. This study uses secondary data, which is data obtained directly through intermediary media and is data obtained and recorded by another party or a second party. The data consists of documents and information in the form of daily stock prices and trading volumes that can be accessed through the official website of the Indonesia Stock Exchange and through yahoo.finance.com. The results of the study show: (1.) There is a significant difference in abnormal returns before and after the announcement of the BI Rate reduction. (2) There is a significant difference in trading volume activity before and after the announcement of the BI Rate reduction.
Cybersecurity Vulnerabilities in Digital Business: Challenges, and Novel Directions for Resilience Adiguna, Vinsent Brilian; Inabah, Sekar Farahdila; Rachel, Rona
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3200

Abstract

Digital transformation has profoundly reshaped business ecosystems by embedding advanced technologies into operations, customer engagement, and decision-making processes. However, this transformation simultaneously amplifies cybersecurity vulnerabilities that endanger organizational resilience, data integrity, and consumer trust. This study provides a comprehensive analysis of cybersecurity vulnerabilities in digital business environments based on an extensive review of open-access literature and real-world case studies. The findings indicate that 89% of companies face web application vulnerabilities, 93% experience hosting and configuration issues, and 46% of employees reuse breached passwords—revealing persistent weaknesses in digital infrastructures. These vulnerabilities result in financial losses, reputational damage, and regulatory non-compliance that may threaten long-term business continuity. Artificial Intelligence (AI) has emerged as both a catalyst for advanced cyberattacks and a strategic defense enabler. AI-driven threat intelligence, anomaly detection, and automated response mechanisms significantly enhance organizational capacity to predict, prevent, and mitigate cyber incidents. The case of SAP NetWeaver zero-day exploitation (CVE-2025-31324) demonstrates the urgency of adaptive defense frameworks, while the implementation of AI-based zero-trust architectures highlights the importance of continuous verification and risk-based access control. This research recommends adopting AI-augmented cybersecurity solutions, strengthening supply chain security, and fostering cyber-aware organizational cultures to ensure sustainable digital resilience. Additionally, it underscores the necessity of aligning cybersecurity with business strategies through cross-disciplinary collaboration that integrates technology, management, human behavior, and policy. By linking cyber resilience directly with organizational performance and strategic competitiveness, this study contributes a holistic framework for maintaining trust and stability in the rapidly evolving landscape of digital business.
Pengaruh Budaya Organisasi, Pengembangan Karir, dan Work Life Balance terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Divisi Produksi di PT. Bumi Menara Internusa Medan Sitompul, Don Krissy; Risal, Taufiq
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3202

Abstract

Era revolusi industri 4.0 dan transformasi digital, organisasi dituntut untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan lingkungan bisnis dan perilaku tenaga kerja. Model manajemen tradisional yang kaku kini telah bergeser menuju pendekatan yang lebih fleksibel, berbasis data, serta berorientasi pada pengembangan manusia sebagai aset utama organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Budaya Organisasi, Pengembangan Karir, dan Work Life Balance terhadap Kepuasan Kerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Latar belakang penelitian didasarkan pada temuan pra-survei yang menunjukkan tingkat kepuasan kerja karyawan divisi produksi PT. Bumi Menara Internusa Medan yang belum optimal, ditandai dengan ketidakpuasan terhadap gaji, tantangan pekerjaan, hubungan interpersonal, dan prospek promosi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh 64 karyawan divisi produksi, dengan teknik pengambilan sampel jenuh (sensus). Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software IBM SPSS. Uji instrumen meliputi uji validitas, uji reliabilitas, serta uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. menunjukkan bahwa: (1) Budaya Organisasi berpengaruh signifikan terhadap Kepuasan Kerja; (2) Pengembangan Karir berpengaruh dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja; dan (3) Work Life Balance berpengaruh dan signifikan terhadap Kepuasan Kerja. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut terbukti memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Kepuasan Kerja dengan nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,829, yang berarti 82,9% variasi Kepuasan Kerja dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 17,1% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model.