cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Digital Skills dan Interpersonal Skills untuk Peningkatan Kesiapan Karir pada Mahasiswa dengan Adaptability sebagai Variabel Mediasi Khasanah, Delia Niswatun; Facrunnisa, Olivia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4918

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis digital skills dan interpersonal skills untuk peningkatan kesiapan karir mahasiswa dengan adaptability sebagai variabel mediasi. Pendekatan penelitian bersifat kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data dikumpulkan dari 200 responden mahasiswa melalui penyebaran kuesioner secara daring menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode PLS-SEM (Partial Least Squares-Structural Equation Modelling). Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa keterampilan digital maupun interpersonal terbukti memiliki pengaruh positif dan signifika pada kesiapan karir yang dimediasi oleh kemampuan adaptasi. Dengan demikian, penguasaan keterampilan digital dan interpersonal yang diperkuat dengan kemampuan adaptasi berperan penting dalam meningkatkan kesiapan karir mahasiswa. Studi ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan strategi pendidikan tinggi di era digital, khususnya dalam menyiapkan lulusan yang berorientasi pada penguatan daya saing agar mampu merespons tuntutan dunia kerja yang terus berubah. Perkembangan teknologi digital yang pesat mengharuskan mahasiswa memiliki keterampilan beradaptasi, sikap terbuka terhadap perubahan lingkungan serta kesiapan menghadapi dinamika yang berkelanjutan. Dalam hal tersebut adaptability menjadi faktor pendukug keterkaitan antara kompetensi teknis dan non teknis. Kondisi ini membentuk kapabilitas mahasiswa untuk merencanakan karir yang matang dengan berorientasi pada penguatan kompetensi jangka Panjang. Temuan penelitian menegaskan bahwa kesiapan karir mahasiswa tidak hanya ditentukan pada pemahaman ilmu akademis, tetapi juga oleh kemampuan  praktis yang sesuai dengan tuntutan pasar kerja saat ini.
Penerapan Media Sosial sebagai Strategi Promosi untuk Meningkatkan Impulse Buying dengan Metode Analisis SWOT dan Model Porter Five Forces pada Klinik Oriskin Cabang Bintaro di Tangerang Selatan Utami, Lilis; Kumara, Dedek; Widodo, Arif Siaha
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana media sosial digunakan sebagai strategi promosi untuk meningkatkan impulse buying pada Klinik Oriskin Cabang Bintaro. Impulse Buying didefinisikan sebagai tindakan membeli yang sebelumnya tidak diakui secara sadar sebagai suatu pertimbangan atau niat membeli yang dibentuk sebelum konsumen memasuki toko. Analisis Porter Five Forces menunjukkan bahwa persaingan antar klinik sangat ketat, daya tawar pembeli tinggi, dan pemasok memiliki pengaruh dalam kebijakan promosi. Oleh karena itu, Klinik Oriskin menerapkan strategi promosi impulsif seperti flash sale, diskon terbatas, dan kolaborasi dengan influencer untuk meningkatkan daya saing dan mendorong impulse buying. Jadi secara spontan, diiringi dengan munculnya keinginan yang mendadak untuk membeli produk-produk tertentu, dan dimanifestasikan dalam sebuah reaksi terhadap suatu stimulus. Dalam era digital saat ini, media sosial menjadi salah satu alat utama dalam pemasaran modern. Klinik Oriskin memanfaatkan platform seperti Instagram dan TikTok untuk menyampaikan promosi, testimoni, dan penawaran terbatas guna menarik perhatian calon konsumen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis SWOT dan model Porter Five Forces untuk mengevaluasi posisi strategis klinik di tengah persaingan industri kecantikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial yang terencana dan kreatif dapat memengaruhi perilaku konsumen untuk melakukan pembelian secara impulsif, terutama dipengaruhi oleh faktor visual, testimoni, promosi terbatas, dan kecepatan akses informasi. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga mampu menciptakan keputusan pembelian secara langsung dan spontan. Studi ini memberikan wawasan praktis bagi pelaku industri kecantikan dalam mengoptimalkan strategi promosi digital mereka.
Hubungan Antara Self Care Management Dengan Kualitas Hidup Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Pandanwangii Hidayah, Fauziyatul; Nurmayunita, Heny; Zakaria, Amin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4920

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan berdampak signifikan terhadap kualitas hidup penderitanya. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi aspek fisik, tetapi juga aspek psikologis, sosial, dan kemandirian pasien dalam melakukan perawatan diri. Self care management menjadi komponen penting dalam pengelolaan hipertensi jangka panjang karena berperan dalam menjaga kestabilan tekanan darah dan mencegah terjadinya komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self care management dengan kualitas hidup pada pasien hipertensi di Puskesmas Pandanwangi Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Hypertension Self-Management Behavior Questionnaire (HSMBQ) untuk mengukur self care management dan WHOQOL-BREF untuk menilai kualitas hidup. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat self care management pada kategori cukup dan kualitas hidup pada kategori sedang. Terdapat hubungan yang signifikan antara self care management dengan kualitas hidup pasien hipertensi. Semakin baik kemampuan self care management pasien, maka semakin baik pula kualitas hidup yang dirasakan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan edukasi dan intervensi keperawatan guna memperkuat kemampuan self care management pasien hipertensi.
Perbandingan Penegakan Hukum Humaniter (Perbandingan Indonesia VS Bosnia/ICTY) Athallah, Alghifari Aqil; Padli, Rahmad; Ramadhani, Muhammad Imam; Dzakir, Muhammad; Ramadhan, Fitrah; Rahayuningsih, Uut
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4921

Abstract

Penegakan hukum humaniter internasional merupakan pilar fundamental dalam menjamin keadilan bagi korban konflik bersenjata serta mencegah terjadinya impunitas terhadap pelaku kejahatan internasional. Efektivitas penegakan hukum tersebut sangat bergantung pada ketersediaan mekanisme hukum yang independen, kredibel, dan berorientasi pada akuntabilitas. Studi ini bertujuan untuk membandingkan mekanisme penegakan hukum humaniter internasional di Indonesia dan Bosnia-Herzegovina, dengan penekanan khusus pada peran tribunal internasional, terutama International Criminal Tribunal for the former Yugoslavia (ICTY), dalam konteks Bosnia-Herzegovina. Bosnia-Herzegovina menjadi contoh konkret bagaimana mekanisme peradilan internasional dapat berfungsi secara efektif dalam menindak pelanggaran serius hukum humaniter internasional yang terjadi selama konflik bersenjata. Keberadaan ICTY tidak hanya berperan dalam mengadili pelaku kejahatan perang, tetapi juga mendorong reformasi hukum domestik dan penguatan akuntabilitas institusi nasional. Sebaliknya, Indonesia meskipun telah meratifikasi berbagai instrumen hukum humaniter internasional, masih menghadapi tantangan signifikan dalam implementasi dan penegakan hukum tersebut di tingkat nasional. Hal ini terutama terlihat dalam penanganan kasus pelanggaran hak asasi manusia berat, seperti peristiwa di Timor Timur, yang cenderung diselesaikan melalui mekanisme nasional dengan keterbatasan independensi dan kuatnya pengaruh politik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan komparatif, melalui studi literatur, analisis dokumen hukum, serta kajian kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme internasional yang kuat, seperti ICTY, memiliki peran strategis dalam memperkuat penegakan hukum humaniter, sementara ketergantungan pada mekanisme nasional tanpa dukungan internasional berpotensi melemahkan akuntabilitas. Studi ini merekomendasikan penguatan kapasitas peradilan nasional Indonesia serta peningkatan keterbukaan terhadap mekanisme internasional sebagai wujud komitmen terhadap penegakan hukum humaniter internasional.
Proses Pencatatan dan Pengelolaan Kas Kecil menggunakan Metode Imprest Fund pada PT Top Silver Deck Febrianti, Rizkia Triannisa; Ariescy, Reiga Ritomiea
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4923

Abstract

Kas kecil merupakan dana operasional yang digunakan untuk membiayai pengeluaran rutin bernilai relatif kecil dengan frekuensi yang tinggi, sehingga memerlukan sistem pengelolaan yang tertib, akurat, dan terkendali guna mendukung kelancaran aktivitas operasional perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Imprest Fund dalam pengelolaan kas kecil pada PT Top Silver Deck serta mengevaluasi peran pencatatan manual dan sistem digital dalam mendukung efektivitas pengendalian internal perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung selama kegiatan magang serta wawancara dengan pihak akuntansi yang bertanggung jawab atas pengelolaan kas kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Top Silver Deck telah menerapkan metode Imprest Fund dengan penetapan saldo kas kecil yang bersifat tetap, penggunaan bukti transaksi sebagai dasar setiap pengeluaran, serta mekanisme pengisian kembali dana berdasarkan batas saldo minimum yang telah ditentukan. Proses pencatatan kas kecil dilakukan secara kombinasi antara pencatatan manual melalui buku kas dan pencatatan digital menggunakan Bachtera Software sebagai sistem pendukung administrasi keuangan. Penerapan metode ini terbukti mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan pengendalian internal perusahaan dalam mengelola pengeluaran operasional. Namun demikian, masih terdapat beberapa keterbatasan, khususnya pada fleksibilitas koreksi data dalam sistem digital yang digunakan, sehingga memerlukan penyesuaian prosedur tambahan apabila terjadi kesalahan input data. Secara keseluruhan, pengelolaan kas kecil di PT Top Silver Deck telah berjalan secara efektif, namun optimalisasi melalui penguatan fitur digitalisasi dan integrasi sistem masih diperlukan guna meningkatkan efisiensi administrasi serta kualitas informasi keuangan perusahaan
Strategi Peningkatan Daya Saing Pelaku Kuliner Lokal di Pasar Atom melalui Optimalisasi Digital Marketing: Studi Kualitatif Setyawan, Christabella Eilin; Natalie, Catherine; Jatmiko, Shafira Rahmania; Engka, Renata Pinkan Meia; Budi, Valencia Setia; Dewi, Irra Chrisyanti; Irtanto, Devina
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4924

Abstract

Pasar Atom Surabaya sebagai salah satu pusat kuliner tradisional menghadapi tantangan signifikan dalam mempertahankan eksistensi pelaku kuliner lokal di tengah meningkatnya preferensi konsumen terhadap layanan berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan daya saing pelaku usaha kuliner lokal di Pasar Atom Surabaya melalui integrasi strategi pemasaran digital dan penguatan kualitas produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 30 informan yang dibagi ke dalam tiga kelompok, yaitu 10 pelaku usaha kuliner yang telah memanfaatkan media sosial, 10 pelaku usaha kuliner yang belum menggunakan media sosial, dan 10 konsumen kuliner lokal Pasar Atom. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, tema utama, serta hubungan antar konsep yang relevan dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial dan platform layanan pesan antar berkontribusi signifikan terhadap peningkatan visibilitas, akses pasar, dan penjualan pelaku usaha kuliner. Namun, adopsi digital marketing masih menghadapi kendala berupa keterbatasan literasi digital, keterbatasan waktu pengelolaan usaha, serta persepsi bahwa promosi konvensional masih cukup efektif. Di sisi lain, kualitas produk tetap menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan konsumen, yang dalam konteks digital juga dipengaruhi oleh kualitas konten visual dan ulasan daring. Simpulannya bahwa peningkatan daya saing kuliner lokal memerlukan sinergi antara strategi pemasaran digital yang terintegrasi dan penguatan kualitas produk yang didukung oleh kredibilitas digital. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pelaku usaha, pengelola pasar, dan pemerintah daerah dalam merumuskan strategi pengembangan UMKM kuliner tradisional di era digital  
Manajemen Perubahan pada Sektor Publik dan Swasta: Analisis Bibliometrik Komparatif Judijanto, Loso
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4926

Abstract

Perubahan organisasi merupakan keniscayaan yang dihadapi baik oleh sektor publik maupun sektor swasta dalam merespons dinamika global, kemajuan teknologi, tuntutan akuntabilitas, serta tekanan lingkungan eksternal. Manajemen perubahan menjadi pendekatan strategis yang krusial untuk memastikan bahwa proses transformasi dapat berlangsung secara terencana dan berkelanjutan. Meskipun literatur mengenai manajemen perubahan telah berkembang pesat, kajian yang secara sistematis membandingkan karakteristik dan tren penelitian antara sektor publik dan sektor swasta masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan membandingkan perkembangan literatur manajemen perubahan pada sektor publik dan swasta melalui pendekatan analisis bibliometrik komparatif. Data penelitian diperoleh dari basis data Scopus dan dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk mengidentifikasi tren publikasi, jaringan kolaborasi penulis dan institusi, serta tema-tema utama penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa change management dan organizational change merupakan konsep inti yang mendominasi literatur di kedua sektor. Namun, terdapat perbedaan orientasi tematik yang jelas, di mana sektor publik lebih menekankan reformasi institusional, tata kelola, serta transformasi berbasis sistem dan teknologi, sedangkan sektor swasta lebih berfokus pada kepemimpinan, dinamika organisasi, dan adaptasi terhadap tekanan lingkungan eksternal. Studi ini memberikan kontribusi dengan memperkaya pemahaman tentang struktur dan evolusi pengetahuan manajemen perubahan lintas sektor, serta menjadi dasar bagi pengembangan strategi perubahan yang lebih kontekstual dan relevan bagi organisasi publik maupun swasta.
Ekosistem Bisnis Berkelanjutan: Analisis Bibliometrik tentang Kolaborasi, Inovasi, dan Nilai Bersama Judijanto, Loso; Na'afi, Septiana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4927

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan dan menganalisis perkembangan literatur ilmiah mengenai ekosistem bisnis berkelanjutan dengan fokus pada kolaborasi, inovasi, dan penciptaan nilai bersama. Menggunakan pendekatan bibliometrik, studi ini mengkaji publikasi jurnal bereputasi yang terindeks dalam Scopus untuk mengidentifikasi struktur intelektual, tren tematik, serta pola kolaborasi penulis, institusi, dan negara. Data bibliografis dianalisis melalui pemetaan ko-kemunculan kata kunci, visualisasi overlay temporal, kepadatan tema, dan jaringan kolaborasi menggunakan perangkat lunak VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa business ecosystem dan sustainable business merupakan simpul konseptual utama yang mengintegrasikan berbagai isu keberlanjutan, sekaligus menjadi penghubung antarklaster yang terkait dengan inovasi, kolaborasi lintas aktor, dan tata kelola ekosistem. Secara temporal, fokus riset bergeser dari tema awal seperti corporate social responsibility, efisiensi energi, dan ekonomi sirkular menuju pendekatan yang lebih strategis dan sistemik, termasuk penguatan peran UMKM, open innovation, serta perancangan sustainable business ecosystem yang menekankan ketahanan, inklusivitas, dan penciptaan nilai bersama. Peta kolaborasi memperlihatkan bahwa pengembangan bidang ini didorong oleh jejaring internasional dan interdisipliner yang kuat, dengan meningkatnya keterhubungan antarnegara serta kolaborasi institusi lintas disiplin. Studi ini berkontribusi dengan menyediakan gambaran komprehensif lanskap penelitian ekosistem bisnis berkelanjutan, sekaligus menawarkan dasar bagi peneliti dan praktisi untuk merumuskan agenda riset dan strategi implementasi yang menempatkan kolaborasi dan inovasi sebagai fondasi nilai bersama dalam keberlanjutan jangka panjang. Implikasi praktisnya menekankan perlunya mekanisme orkestrasi ekosistem, metrik nilai bersama, serta tata kelola data dan kemitraan yang adaptif.
Lanskap Riset Manajemen SDM Modern: Analisis Bibliometrik Publikasi Internasional 2000–2025 Judijanto, Loso
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4928

Abstract

Perkembangan lingkungan bisnis global, transformasi digital, dan perubahan karakteristik tenaga kerja telah mendorong evolusi signifikan dalam praktik dan kajian Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM). Seiring meningkatnya jumlah publikasi ilmiah di bidang ini, diperlukan pemetaan yang sistematis untuk memahami arah perkembangan, struktur intelektual, serta dinamika tema riset Manajemen SDM modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis lanskap riset Manajemen SDM modern melalui pendekatan bibliometrik terhadap publikasi internasional periode 2000–2025. Data bibliografis dihimpun dari basis data ilmiah internasional bereputasi, kemudian dianalisis menggunakan indikator bibliometrik (produktivitas, sitasi, dan tren tahunan) serta pemetaan visual berbasis co-occurrence, co-authorship, dan co-citation dengan bantuan VOSviewer. Hasil analisis menunjukkan bahwa human resource management merupakan tema inti yang menghubungkan berbagai klaster riset, mencakup pendekatan perilaku tradisional, praktik strategis, dan isu kontemporer berbasis teknologi seperti big data, machine learning, analitik SDM, serta sistem informasi SDM. Temuan juga mengungkap pola kolaborasi ilmiah yang bersifat global dan multipolar, ditandai oleh jejaring penulis, institusi, dan negara yang saling terhubung lintas kawasan. Secara keseluruhan, studi ini menyajikan gambaran komprehensif mengenai evolusi dan struktur pengetahuan Manajemen SDM modern, serta memberikan rujukan bagi peneliti dan praktisi dalam merumuskan agenda riset dan inovasi praktik SDM di masa depan. Implikasi praktisnya mencakup perlunya penguatan kapabilitas analitik, tata kelola data dan etika penggunaan AI, serta desain kebijakan kerja fleksibel yang menjaga wellbeing, keadilan, dan keberlanjutan sebagai tema yang diproyeksikan semakin dominan setelah 2025.
Relasi Sosio-Kultural Masyarakat dan Pelestarian Warisan di Kampung Peneleh: Studi Kasus Kualitatif Surya, Junior Putra; Purwanto, Valicia Geralyn; Kushandojo, Abigail Hamidy; Wijaya, Wisnu Adjie Nata; Lofiandy, Nadine Graciela; Dewi, Irra Chrisyanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4929

Abstract

Pelestarian warisan budaya di kawasan perkotaan sering kali menghadapi tantangan berupa rendahnya keterlibatan masyarakat dan dominasi pendekatan konservasi fisik. Kampung Peneleh di Kota Surabaya, sebagai permukiman tertua dengan nilai sejarah tinggi, menjadi contoh menarik untuk memahami bagaimana relasi sosio-kultural masyarakat berperan dalam keberlanjutan pelestarian warisan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat lokal dalam pelestarian warisan budaya Kampung Peneleh serta mengkaji proses pembentukan identitas kolektif melalui hubungan sosio-kultural yang terbangun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan enam informan kunci, serta analisis dokumen pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan Reflexive Thematic Analysis untuk mengidentifikasi pola makna dan proses transformasional yang terjadi dalam komunitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian warisan di Kampung Peneleh berlangsung melalui tiga tahap utama, yaitu trigger, institutionalization, dan habituation. Tahap trigger ditandai oleh peristiwa pemicu berupa pengakuan formal situs bersejarah yang mengubah kesadaran masyarakat. Tahap institutionalization terjadi melalui pembentukan Pokdarwis “Peneleh Heritage” sebagai mediator sosial yang mengorganisasi partisipasi warga. Selanjutnya, tahap habituation tercermin dalam internalisasi nilai heritage ke dalam praktik sosial sehari-hari, seperti hospitality, gotong royong, dan tumbuhnya ekonomi lokal berbasis warisan. Proses ini membentuk identitas kolektif masyarakat sebagai heritage community. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya heritage community theory dengan menawarkan model transformasional berbasis praktik sosial. Secara praktis, temuan penelitian menegaskan pentingnya kebijakan pelestarian yang berorientasi pada penguatan komunitas lokal sebagai aktor utama keberlanjutan warisan budaya.