cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Pengaruh Sanksi Keterlambatan, Biaya Administrasi dan Tarif Jasa Simpan Terhadap Kepuasan Nasabah Dalam Menggunakan Jasa Gadai Pada PT. Sentral Gadai Persada Zai, Sozanolo; Pohan, Yuli Arnida
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3284

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Sanksi Keterlambatan secara parsial terhadap Kepuasan Nasabah Dalam Menggunakan Jasa Gadai Pada PT. Sentral Gadai Persada, untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh biaya administrasi secara parsial terhadap Kepuasan Nasabah Dalam Menggunakan Jasa Gadai Pada PT. Sentral Gadai Persada, untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh tarif jasa simpan parsial terhadap Kepuasan Nasabah Dalam Menggunakan Jasa Gadai Pada PT. Sentral Gadai Persada dan Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh sanksi keterlambatan, biaya administrasi dan tarif jasa simpan secara simultan pada Kepuasan Nasabah Dalam Menggunakan Jasa Gadai Pada PT. Sentral Gadai Persada. Uji Asumsi Klasik, Uji t, Uji F dan Uji Determinasi. Berdasarkan hasil penelitian dijelaskan pengaruh variabel sanksi keterlambatan secara positif dan signifikan dengan variabel kepuasan nasabah yang dikehatui dari 2.023 > 1.984 dan dengan probabilitas Sig pada sanksi keterlambatan 0,046 < 0,05 dikarenakan nilainya lebih kecil dari (0,05). Selanjutnya ada pengaruh variabel biaya administrasi memiliki pengaruh yang nyata (signifikan) dan positif dengan variabel kepuasan nasabah yang dikatehui dari ttabel sebesar 1.984 maka 2.361 > 1.984 dengan probabilitas Sig pada biaya administrasu 0,020 < 0,05 dikarenakan nilainya lebih besar dari (0,05) selanjutnya ada pengaruh variabel tarif jasa simpan memiliki pengaruh yang nyata (signifikan) dengan variabel sanksi keterlambatan yang dikatehui dari ttabel sebesar 1.984 maka 3.840 > 1.984 dengan probabilitas Sig pada tarif jasa simpan 0,000 > 0,05 dikarenakan nilainya lebih kecil dari (0,05) dan ada pengaruh sanksi keterlambatan, biaya administras dan tarif jasa simpan secara simultan terhadap kepuasan nasabah diketahui dari nilai Fhitung 114.790 > 2.31.
Sistem Informasi Pengelolaan Data Kontraktor Orang Asli Papua (KOAP) Di Sekretariat Perkumpulan Asosiasi Lokal Berbasis Web Cristina Deres; Zulkarnain Zulkarnain; Irmawati Leppang; Mardewi Mardewi; Lilis Indrayani; Sabinus R.N Christy
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.3285

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem informasi berbasis web untuk mendukung pengelolaan data Kontraktor Orang Asli Papua (KOAP) pada Sekretariat Perkumpulan Asosiasi Lokal. Sebelum sistem dikembangkan, pengelolaan profil kontraktor, data asosiasi, dokumen administrasi, serta penyusunan laporan masih dilakukan secara terpisah menggunakan Microsoft Word dan Microsoft Excel. Kondisi tersebut menimbulkan risiko duplikasi data, kesulitan pencarian dokumen, keterlambatan pembaruan informasi, dan rendahnya konsistensi pencatatan. Penelitian dilaksanakan di Sekretariat PAL KOAP, Manokwari, Papua Barat, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi pustaka. Pengembangan sistem menggunakan metode waterfall yang mencakup tahap analisis kebutuhan, desain, pengkodean, pengujian, implementasi, dan pemeliharaan. Sistem dibangun menggunakan PHP dan MySQL serta dilengkapi fungsi autentikasi pengguna, pengelolaan data asosiasi, pengelolaan data kontraktor, administrasi pengguna, dan penyajian laporan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu memusatkan data dalam satu basis data, membedakan hak akses antara pengguna asosiasi dan admin perkumpulan, serta mempermudah proses pencatatan, penelusuran, pembaruan, dan penyajian informasi. Penerapan sistem juga mendukung tertib administrasi karena setiap data dapat dikelola melalui antarmuka yang terstruktur dan dapat diperbarui secara berkelanjutan. Dengan demikian, sistem informasi yang dikembangkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan efisiensi kerja sekretariat, mengurangi ketergantungan pada pengolahan manual, serta menyediakan informasi kontraktor yang lebih terorganisasi, konsisten, dan mudah digunakan sebagai dasar pelayanan administrasi maupun penyusunan laporan.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Internet Financial Reporting Pada Perusahaan Tambang Tahun 2023-2024 Nihlah, Ika Jihan Asna; Alfian, Ahmad Hijri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3286

Abstract

Sektor pertambangan di Indonesia merupakan pilar bagi perekonomian nasional, namun kontribusi ekonominya dibayangi oleh kerusakan lingkungan yang masif dan tidak dapat diabaikan seperti, pencemaran air, kerusakan ekosistem pesisir, dan pelepasan gas rumah kaca. Dampak lingkungan pertambangan dan transparansi melalui IFR sektor pertambangan di Indonesia penting bagi perekonomian nasional. Konsekuensi jangka panjang dari aktivitas tambang ini menuntut tingkat transparansi dan akuntabilitas yang jauh lebih tinggi dari sektor ini. Penerbitan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2025 mengenai peningkatan tarif royalti lebih lanjut menekankan urgensi pengungkapan yang bertanggung jawab, menjadikan IFR sebagai alat krusial untuk mengkomunikasikan kinerja dan mitigasi risiko lingkungan kepada pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh profitabilitas, ukuran perusahaan, struktur kepemilikan publik, dan jumlah komisaris independen terhadap praktik IFR pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023-2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif verifikatif dengan sampel 50 perusahaan (100 observasi) yang dipilih melalui purposive sampling. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan profitabilitas (t=4,132; sig=0,000) dan struktur kepemilikan publik (t=17,328; sig=0,000) berpengaruh positif signifikan terhadap IFR. Sebaliknya, ukuran perusahaan (t=-10,970; sig=0,000) dan jumlah dewan komisaris independen (t=-7,538; sig=0,000) berpengaruh negatif signifikan terhadap IFR. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,858 menunjukkan keempat variabel menjelaskan 85,8 persen variasi IFR. Kesimpulan penelitian mengonfirmasi bahwa profitabilitas tinggi dan kepemilikan publik luas meningkatkan transparansi IFR, sementara perusahaan besar dan dewan independen lebih berhati-hati dalam pengungkapan sukarela, sehingga diperlukan regulasi tambahan untuk mendorong IFR yang lebih komprehensif di industri pertambangan.
Peranan Visualisasi Idea, Trust, Dan Belief Dalam Memperkuat Strategi Pemasaran Di Perusahaan Teknologi Pada Unit It Services dan It Consulting Vilonia, Neyva Talitha; Fatchurrohman, Mochamad; Wibisono, Muhammad Gunawan; Fitrianty, Rifda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3288

Abstract

Pemasaran jasa B2B (Business-toBusiness), khususnya di sektor IT Services dan IT Consulting, menghadapi tantangan besar karena sifat jasa yang tidak berwujud (Intangibility). Kebutuhan untuk membangun Physical Evidence yang kuat mendorong Perusahaan mengembangkan strategi unik yang berpusat pada Trilogi Pemasaran Jasa internal: Visualisasi Idea (Gagasan Ide), Trust (Kepercayaan), dan Belief (Keyakinan). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memahami bagaimana peranan visualisasi ketiga elemen tersebut dapat memperkuat strategi pemasaran visual di pasar digitalisasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan studi kasus pada perusahaan teknologi di unit IT Services dan IT Consulting. Pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif serta wawancara mendalam dengan pelanggan tetap dan konsumen baru menggunakan indikator operasionalisasi konsep yang berpusat pada Trilogi Idea, Trust, dan Belief. Analisis data menggunakan Reduksi Data, Penyajian Data, Penarikan dan Verifikasi Kesimpulan. Hasil temuan menunjukkan bahwa visualisasi Idea (inovasi, solusi, transformasi) berfungsi sebagai titik awal daya tarik yang menunjukkan kemampuan teknis (competence). Visualisasi Trust (nilai produk, nilai perusahaan, keandalan) berfungsi sebagai penguat legitimasi yang membangun kualitas hubungan dengan pelanggan. Sementara, Visualisasi Belief (brand story, rekam jejak, kampanye sosial) berfungsi sebagai mekanisme retensi yang memupuk keyakinan jangka panjang dan loyalitas konsumen, melampaui kepuasan transaksional. Kesimpulan penelitian membuktikan bahwa tiga elemen ini strategis menjadi solusi pemasaran yang efektif, bekerja secara sekuensial dan sukses mengintegrasikan komponen yang tidak berwujud (Intangible) dari jasa IT ke dalam strategi pemasaran jasa yang konkrit, inovatif, dapat diandalkan, dan menjanjikan kemitraan panjang di pasar B2B.
Pengaruh Kualitas Produk dan Kewajaran Harga terhadap Keputusan Pembelian Konsumen (Pada Produk Smartphone Transsion) Nurfitri, Ade Rachmawati; Setyaningsih, Endang; Dimyati, Dimyati; Winarsih, Winarsih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3289

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mengalami transformasi digital yang sangat pesat. Salah satu faktor utama yang mendorong perubahan ini adalah perkembangan teknologi smartphone, yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern. Penggunaan smartphone tidak hanya mempermudah komunikasi antarindividu, tetapi juga mempercepat akses terhadap informasi, memperluas peluang bisnis daring (online), serta mengubah cara seseorang berinteraksi dengan teknologi dan lingkungannya. Berdasarkan data terkini, sekitar tiga perempat dari total populasi Indonesia merupakan pengguna aktif smartphone, menunjukkan betapa pentingnya peran perangkat ini dalam mendukung aktivitas sosial, ekonomi, dan pendidikan masyarakat. Perkembangan ini juga didukung oleh sejumlah faktor lain seperti peningkatan aksesibilitas internet, harga perangkat yang semakin terjangkau, serta pembangunan infrastruktur digital yang merata hingga ke daerah-daerah terpencil. Fenomena turunnya harga smartphone menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen dalam melakukan pembelian, karena harga sering kali menjadi salah satu pertimbangan utama dalam proses pengambilan keputusan. Namun demikian, tidak semua konsumen menjadikan harga sebagai faktor penentu. Bagi sebagian masyarakat, persepsi terhadap harga lebih berkaitan dengan nilai, kualitas, dan manfaat yang mereka peroleh dari produk yang dibeli. Persepsi harga ini memainkan peran penting dalam membentuk sikap dan perilaku konsumen terhadap suatu merek atau produk tertentu. Oleh karena itu, penelitian ini berupaya untuk memahami lebih dalam hubungan antara persepsi harga dan keputusan pembelian smartphone di kalangan konsumen Indonesia, dengan memperhatikan faktor-faktor sosial, ekonomi, serta perkembangan teknologi digital yang melatarbelakanginya.
Analisis Metode SAW pada Pemilihan Aplikasi Komunikasi Online Fatah, Zaehol; Ikormi, Kamilul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3290

Abstract

Perkembangan teknologi komunikasi yang semakin pesat memunculkan beragam aplikasi komunikasi online yang menawarkan fitur berbeda untuk memenuhi kebutuhan interaksi digital. Banyaknya pilihan aplikasi tersebut membuat pengguna sering mengalami kesulitan dalam menentukan aplikasi yang paling sesuai dan optimal untuk digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan aplikasi komunikasi online terunggul dengan menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) sebagai bagian dari Sistem Pendukung Keputusan (SPK). Metode SAW dipilih karena mampu memberikan penilaian yang objektif melalui proses normalisasi dan pembobotan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Data penelitian diperoleh dari Google Play Store dan mencakup empat indikator utama, yaitu jumlah unduhan, ukuran aplikasi, rating pengguna, serta jumlah ulasan dari sepuluh aplikasi komunikasi populer. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa jumlah unduhan menjadi kriteria dengan bobot tertinggi dibandingkan indikator lainnya. Berdasarkan hasil perhitungan nilai preferensi akhir, WhatsApp Messenger memperoleh skor tertinggi sebesar 0,89, disusul oleh Messenger dengan nilai 0,87, dan Snapchat dengan nilai 0,77. Temuan ini menunjukkan bahwa metode SAW efektif dalam memberikan rekomendasi yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan dalam menentukan aplikasi komunikasi online terbaik sesuai kriteria yang diterapkan. Penelitian ini juga dapat menjadi referensi untuk pengembangan sistem pemilihan aplikasi pada kategori lain di masa mendatang.
Cisaarts App Sebagai Upaya Pengembangan Desa Wisata Cisaat Berbasis Kesenian Retnowati, Tjut Etty; Saputra, Dani Nur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3291

Abstract

Desa Wisata Cisaat, sebagai salah satu destinasi pariwisata yang kaya akan kesenian tradisional, memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Untuk memanfaatkan potensi tersebut secara optimal, diperlukan suatu skema produk inovatif. Dalam hal ini, pembuatan Cisaarts App dapat menjadi solusi yang efektif. Cisaarts App dirancang sebagai suatu platform aplikasi digital yang menggabungkan kekayaan seni tradisional dengan teknologi modern untuk meningkatkan daya tarik dan aksesibilitas bagi pengunjung desa wisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian pengembangan dengan fokus pada pembuatan aplikasi Cisaarts. Pendekatan ini dipilih untuk menghasilkan produk inovatif dan efektif sesuai kebutuhan pengembangan desa wisata Cisaat berbasis kesenian. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi langsung di Desa Cisaat, wawancara dengan pemangku kepentingan, dan kuesioner untuk mendapatkan umpan balik dari masyarakat terkait kebutuhan dan harapan mereka terhadap Cisaarts App. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Analisis kualitatif digunakan untuk memahami pandangan dan harapan masyarakat, sementara analisis kuantitatif dilakukan untuk mengukur tingkat keberhasilan dan keefektifan Cisaarts App. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Cisaarts dapat berperan signifikan dalam pengembangan Desa Wisata Cisaat berbasis kesenian. Aplikasi ini dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan melalui fitur-fitur yang menarik bagi wisatawan, seperti adanya gelar budaya, kesenian, dan paket wisata edukatif. Selain itu, Cisaarts App juga mampu menjadi sarana promosi digital yang efektif bagi pelaku seni dan UMKM lokal untuk memperluas jangkauan pasar mereka. Pengembangan aplikasi ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan sektor pariwisata, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berkelanjutan di Desa Wisata Cisaat.
Pengaruh Lingkungan Kerja dan Budaya Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Guru dan Staf Pasca Pergantian Kepemimpinan di SMK Negeri 1 Bulukumba Syam, Muh. Lutfi; Kurniawan, Agung Widhi; Aslam, Annisa Paramaswary; Burhanuddin, Burhanuddin; Dipoatmodjo, Tenri Sayu Puspitaningsih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3292

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dinamika internal yang muncul di SMK Negeri 1 Bulukumba setelah terjadinya pergantian kepemimpinan pada tahun 2023. Pergantian tersebut membawa perubahan signifikan terhadap pola komunikasi, suasana kerja, serta karakter budaya organisasi di lingkungan sekolah. Perubahan ini memunculkan kebutuhan untuk menelusuri faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kepuasan kerja para guru dan tenaga kependidikan, mengingat kepuasan kerja berperan penting dalam menjaga kinerja, loyalitas, dan keharmonisan di tempat kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif untuk mengetahui hubungan antara lingkungan kerja dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja. Sebanyak 89 responden yang terdiri atas guru dan staf administrasi terlibat dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Untuk menguji hipotesis, digunakan uji t, uji F, serta analisis koefisien determinasi (R²) guna melihat besarnya pengaruh masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, sedangkan budaya organisasi memiliki pengaruh yang lebih dominan. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan kepuasan kerja guru dan tenaga kependidikan. Temuan ini menegaskan bahwa suasana kerja yang nyaman, hubungan interpersonal yang baik, serta nilai-nilai budaya organisasi yang kuat mampu menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, aman, dan produktif. Dapat disimpulkan bahwa keberhasilan kepemimpinan baru di SMK Negeri 1 Bulukumba sangat bergantung pada kemampuannya membangun budaya organisasi yang positif serta menciptakan iklim kerja yang kondusif. Namun demikian, masih diperlukan peningkatan dalam aspek partisipasi, komunikasi terbuka, dan kejelasan kebijakan agar kepuasan kerja seluruh anggota organisasi dapat terus ditingkatkan.
K-Means Clustering Analysis For Identifying Product Purchase Patterns Based On Country On E-Commerce Platforms Pramudya, Ryan Arya; Adiguna, Vinsent Brilian
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3296

Abstract

E-commerce sites get a lot of transaction data from people in different countries who like different kinds of products. It is very important to know how people buy things based on their country and the type of product they buy in order to come up with better and more efficient marketing plans. This study seeks to discern product purchasing patterns by country through the application of the K-Means clustering algorithm on international e-commerce transaction data. This study utilized a dataset comprising 6,000 e-commerce transaction records, characterized by two primary variables: country and product category. Several methods were used in the preprocessing stage. For example, missing values were replaced to deal with missing data, nominal data was changed to numerical data to change categorical data into numerical data, and Z-transformation was used to normalize the data so that it was all on the same scale. We used the K-Means algorithm to group data into clusters with different k values, such as k=2, 5, 10, 15, 20, and 25. We then used the average within centroid distance metric and the elbow method to find the best number of clusters. The elbow method analysis showed that the best number of clusters was k=10, which showed a big drop in the average within centroid distance value. The ten clusters with algorithms K-Means that were made show very specific market segmentation, with each cluster having its own set of countries and product categories that are most popular.
Leveraging the Digital Economy for Tourism Marketing in the Society 5.0 Era: A Case Study of East Kalimantan Putera, Muhammad Tommy Fimi; Mujanah, Siti; Hwihanus, Hwihanus; Ramadhani, Muhammad Harits Zidni Khatib
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3297

Abstract

Leveraging digital technology in the Society 5.0 era is crucial for tourism marketing to enhance destination attractiveness. However, prior research has often aggregated various digital platforms. A gap remains in understanding which digital variable—be it social media promotion, platform adoption, or pure technological innovation (e.g., AI/VR)—exerts the most dominant impact on destination attractiveness. This study aims to comparatively analyze the influence of social media utilization, digital platform adoption, and digital technological innovation on tourism attractiveness in East Kalimantan. A quantitative method was employed, utilizing a questionnaire survey administered to 120 respondents (comprising tourists and business stakeholders), with data analyzed via multiple linear regression. The results indicate that while all three variables have a positive and significant influence, digital technological innovation (beta=0.356$) exerts the most dominant effect, surpassing social media utilization (beta=0.324$) and digital platform adoption (beta=0.281$). The model successfully explains 65.9% of the variance in tourism attractiveness. This finding underscores the need for tourism marketing strategies to shift from mere social promotion to the development of robust digital experiences. By implication, stakeholders are urged to prioritize investment in technology-based infrastructure and innovation capacity to navigate competition in the Society 5.0 era.