cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,354 Documents
The Pricing Evaluation Using The Cost-Plus Pricing Method at CV Macarindo Berkah Group in Jember District Tiara, Tiara; Maulidia, Yulinar; Kantun, Sri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v2i1.52

Abstract

This study aims to evaluate the determination of the selling price using the cost-plus pricing method on CV Macarindo Berkah Group with existing standards. This research is evaluative and the data collection method used in this study is a document. The data analysis method used in this study is evaluative analysis. The components assessed in this study are the completeness of cost classification based on the main function in the company, based on the relationship with something being financed, based on the relationship with the level of activity, and the completeness of the selling price stages using the cost-plus pricing method. Based on the 14 components evaluated, 9 components comply with the standard. Components that have not been carried out are the classification of costs based on their relationship to something being financed, the absence of ROI (Return Of Investment), cost classification, and income statement. The suitability level of setting the selling price using the cost-plus pricing method at CV Macarindo Berkah Group shows that it is following existing standards with a conformity level of 64.28%. The suitability of setting the selling price seen from the percentage results shows the criteria of "Appropriate". A discrepancy of 35.72% can be replaced with a similar function.
Pengaruh Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Karyawan Rozogitta S, Suang Sun; Karneli, Okta
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.520

Abstract

Penelitian ini digunakan untuk menganalisis pengaruh pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan PT. Tri Bakti Sarimas. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Sampel penelitian ini sebanyak 95 responden. Dengan teknik pengumpulan data menggunakan interview (wawancara) dan kuesioner (angket). Data yang didapat dianalisis melalui analisis regresi linear dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan, (1) Terdapat pengaruh pelatihan terhadap kinerja karyawan PT. Tri Bakti Sarimas. Diperoleh nilali > altalu 12,170 >1661 daln signifikalsi 0,000 < 0,05. Variabel pelatihan mempunyai t hitung 12,170 dengan signifikasi 0,000 < 0,05 yang artinya ha diterima dan ho ditolak. (2) Terdapat pengaruh pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja PT. Tri Bakti Sarimas. Diperoleh nilai > altalu 9,660 >1661 dan signifikasi 0,000 < 0,05. Variabel pengembangan SDM mempunyai t hitung 9,660 dengan signifikasi 0,000 < 0,05 yang artinya ha diterima dan ho ditolak. (3) Terdapat pengaruh pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia terhadap kinerja PT. Tri Bakti Sarimas. Diperoleh nilali > yalitu 82,965 besalr dalri f talbel 3.9 daln sig 0,000< 0,05 dengaln demikialn Hal diterimal daln Ho ditolalk. Halsil uji koefisien determinalsi menunjukkaln pelatihan daln pengembangan SDM memberikaln kontribusi terhaldalp kinerja kalryalwaln PT. Tri Bakti Sarimas.
Peran Cross Cultural Manajemen SDM Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Public Di SAMSAT Qomaruzzaman, Maman; Mamlu'ah, Mamlu'ah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.5200

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran cross-cultural management dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik pada lembaga Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT). Dengan latar masyarakat Indonesia yang heterogen secara budaya, kemampuan pegawai SAMSAT untuk mengenali, menyesuaikan, dan merespons perbedaan budaya menjadi kunci peningkatan kepuasan pengguna layanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif (studi kasus) yang mengombinasikan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Temuan utama menunjukkan bahwa intervensi manajemen lintas budaya — berupa pelatihan komunikasi lintas budaya, adaptasi SOP pelayanan, dan penguatan budaya organisasi yang inklusif — terkait positif dengan peningkatan responsivitas, penurunan keluhan, dan kenaikan indeks kepuasan masyarakat terhadap layanan SAMSAT. Implikasi penelitian menekankan perlunya integrasi kebijakan HR berbasis budaya dan pelatihan berkelanjutan pada pelayanan publik terpadu. Pendekatan cross cultural management difokuskan pada strategi pengelolaan SDM yang sensitif budaya, termasuk pelatihan kesadaran budaya, komunikasi lintas budaya, dan adaptasi kebijakan SDM untuk mengurangi bias etnosentrisme. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa cross cultural management SDM bukan hanya alat strategis, tetapi juga pendorong utama transformasi layanan publik yang responsif dan adil di Samsat. Implikasi praktis mencakup rekomendasi bagi pemerintah daerah untuk mengintegrasikan modul cross cultural dalam pelatihan SDM, yang berpotensi meningkatkan efisiensi layanan hingga 30% dan mengurangi keluhan masyarakat. Penelitian ini berkontribusi pada literatur manajemen publik di negara berkembang dengan menekankan paradigma budaya sebagai kunci kualitas pelayanan.
Pelatihan dan Pengembangan SDM sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Karyawan: Studi Pustaka Putri, Femitri Eka
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5204

Abstract

Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) merupakan instrumen strategis dalam membentuk kompetensi karyawan, yang menjadi fondasi keberhasilan organisasi dan sumber keunggulan kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara kritis literatur terkait pengaruh pelatihan dan pengembangan SDM terhadap kompetensi karyawan, mengidentifikasi gap penelitian, serta merumuskan kontribusi teoretis dan implikasi manajerial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, meliputi analisis artikel jurnal nasional dan internasional, buku referensi, serta prosiding ilmiah yang relevan, dengan seleksi berdasarkan relevansi topik, kredibilitas publikasi, dan ketersediaan data lengkap. Hasil analisis menunjukkan bahwa pelatihan dan pengembangan SDM berperan signifikan dalam meningkatkan kompetensi teknis dan kapasitas adaptasi karyawan, namun sebagian besar penelitian terdahulu lebih menekankan kinerja sebagai variabel dependen dan jarang mengukur kompetensi secara langsung. Selain itu, efektivitas metode pelatihan, variabel mediasi seperti kepuasan kerja, komitmen, dan budaya organisasi masih kurang dieksplorasi. Dari perspektif Human Capital Theory (HCT) dan Resource-Based View (RBV), kompetensi karyawan merupakan aset strategis yang dapat meningkatkan kapabilitas organisasi dan menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan pentingnya perancangan program pelatihan dan pengembangan SDM yang terukur, relevan, dan berfokus pada peningkatan kompetensi inti karyawan. Implikasi penelitian mencakup rekomendasi bagi organisasi dalam merancang strategi pengembangan SDM yang efektif, serta agenda riset masa depan yang menekankan evaluasi kuantitatif efektivitas pelatihan, peran variabel mediasi/moderasi, dan studi komparatif antar sektor industri.
Implementation of Simple and Weighted Moving Average for Forecasting Tela-Tela Production in MSME X Sariati, Sariati; Pratama, Borneo Satria; Albar, Ferdy; Sitio, Dea Yolanda Putri; Riandry, Dimas Dwika; Antonio, Marcho; Januarti, Sri; Aliansyah, Bayu Rimba; Sutignya, Th. Candra Wasis Agung; Solfianti, Maidia; Erwan, Erwan; Sembiring, Loko Jeremia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5205

Abstract

Accurate production forecasting is essential for micro, small, and medium enterprises (MSMEs) to support effective production planning, inventory control, and decision-making. This study evaluates the performance of the Simple Moving Average (SMA) and Weighted Moving Average (WMA) methods in forecasting tela-tela production demand at MSME X using different historical period lengths. Production data from November 2023 to October 2024 were analyzed, and forecasting accuracy was assessed using the Mean Absolute Percentage Error (MAPE). The results indicate that forecasting accuracy varies depending on both the length of the moving average period and the weighting scheme applied. The WMA model with a 4-period window (n = 4) achieved the highest accuracy, producing the lowest MAPE value of 8.36%, which is classified as highly accurate. The SMA model with n = 4 also demonstrated good performance, with a MAPE value of 14.40%. Meanwhile, models employing longer historical periods (n = 8) yielded MAPE values of 16.20% for WMA and 19.82% for SMA, both falling within the good forecasting performance category but exhibiting lower responsiveness to recent demand changes. These findings highlight that shorter historical periods, when combined with appropriate weighting, can more effectively capture recent demand patterns in dynamic production environments. Accordingly, the WMA method with a 4-period window is recommended for MSME X as a reliable and accurate approach to support production planning, optimize resource allocation, and reduce the risk of overproduction or stock shortages.  
Analisis Beban Kerja Kurir Terhadap Ketepatan Pengiriman Barang Pada PT. Indah Logistik Cargo Cabang Makassar Suriyanti, Suriyanti; Ramlawati, Ramlawati; Amaliah, Nur; Asis, Dwi Putri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5207

Abstract

Perkembangan industri logistik yang pesat seiring meningkatnya aktivitas perdagangan elektronik menuntut perusahaan jasa pengiriman untuk memberikan layanan yang cepat dan tepat waktu. Ketepatan pengiriman menjadi indikator utama kualitas layanan logistik, yang salah satunya dipengaruhi oleh beban kerja kurir sebagai pelaksana pengiriman di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja kurir serta pengaruhnya terhadap ketepatan pengiriman barang pada PT Indah Logistik Cargo Cabang Makassar. Kajian pustaka dalam penelitian ini mengacu pada konsep beban kerja yang mencakup aspek fisik dan mental, serta teori ketepatan waktu pengiriman sebagai bagian dari kinerja operasional logistik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penggalian data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas tiga orang kurir, satu orang supervisor, dan satu orang staf sortir. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja kurir berada pada kategori tinggi, namun terdistribusi secara proporsional melalui sistem pembagian zona dan dukungan proses sortir. Tingkat ketepatan pengiriman barang tergolong baik, di mana keterlambatan pengiriman lebih banyak disebabkan oleh faktor eksternal seperti akses lokasi, penerima yang tidak dapat dihubungi, serta ukuran barang, bukan akibat ketidakefisienan kinerja kurir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa beban kerja yang tinggi namun terkelola dengan baik berpengaruh positif terhadap ketepatan pengiriman barang. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan dalam mempertahankan dan meningkatkan efektivitas sistem operasional pengiriman.
Penyusunan Standar Operasional Prosedur Karyawan Atas Penggunaan SIA Berbasis Cloud Computing Dewi, Gita Apsari; Astitiani, Ni Luh Putu Surya; Wulandari, Anak Agung Ayu Intan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.521

Abstract

Penerapan sistem informasi akuntansi berbasis komputasi awan telah diadopsi oleh LPD Desa Adat Kedonganan sehingga memberikan kontribusi penting atas penyediaan informasi akuntansi. Penggunaan sistem Core mampu memberikan kemudahan dan kecepatan atas pemrosesan data, namun SOP oleh Bagian Akuntansi hanya merepresentasikan alur kerja dan koordinasi secara umum sehingga penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan standar operasional prosedur oleh Bagian Akuntansi atas penggunaan sistem Core. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus yang dilakukan di LPD Desa Adat Kedonganan dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara semi terstruktur dan observasi. Dari hasil wawancara yang diperoleh, sistem Core dibagi menjadi beberapa peran, yaitu Bagian Akuntansi, Umum, Kasir, dan Bendahara. Bagian Akuntansi harus memeriksa laporan transaksi dan jurnal umum yang diberikan oleh Bagian Umum, Kasir, dan Bendahara. Sistem Core telah disesuaikan dengan standar akuntansi yang diadopsi oleh LPD sehingga laporan yang dihasilkan pun beragam dan hanya karyawan tertentu yang memiliki akses terhadap pelaporan. Laporan yang dihasilkan oleh staf Bagian Akuntansi kemudian dilaporkan kepada Kepala Bagian Akuntansi dan selanjutnya Ketua LPD dapat mengambil keputusan strategis atas operasional LPD.
Pengaruh pertumbuhan ekonomi, pengeluaran pemerintah dan tingkat pendidikan terhadap ketimpangan pendapatan 10 provinsi di indonesia ditinjau dari perspektif ekonomi islam tahun 2020-2024 Aspiah, Halimatul; Budimansyah, Budimansyah; Rahman, Taufiqur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5212

Abstract

Hambatan utama pertumbuhan ekonomi di Indonesia, khususnya di daerah-daerah dengan kesenjangan pendapatan paling parah, adalah masalah struktural ketidaksetaraan pendapatan. Ketidaksetaraan akibat pemulihan ekonomi yang tidak merata telah menjadi perhatian yang lebih besar selama dan setelah pandemi COVID-19. Dari sudut pandang ekonomi Islam, penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruhnya pertumbuhann ekonomi, pengeluaran pemerintah, dan pendidikan terhadap ketimpangann pendapatan di sepuluh provinsi di Indonesia yang menunjukkan tingkat ketidaksetaraan tertinggi di tahun 2024. Analisis regresi data panel adalah alat yang dipilih untuk studi kuantitatif ini. Dengan menggunakan strategi pengambilan sampel bertujuan, data sekunder diperoleh dari Kementerian Keuangan dan Badan Pusat Statistik (BPS). Model Efek Acak (REM) muncul sebagai pemenang dalam penelitian ini setelah melalui pengujian ketat oleh Chow dan Hausman. Berdasarkan data, kita dapat melihat bahwa tingkat pendidikan yang lebih tinggi secara signifikan memengaruhi kesenjangan pendapatan, tetapi pengeluaran pemerintah dan pembangunan ekonomi memiliki pengaruh positif tetapi dapat diabaikan. Kesenjangan pendapatan dipengaruhi secara positif tetapi tidak signifikan oleh pertumbuhan PDB, pengeluaran pemerintah, dan pencapaian pendidikan secara keseluruhan. Faktor-faktor independen masih memiliki kapasitas terbatas untuk menjelaskan fluktuasi ketidaksetaraan pendapatan, seperti yang ditunjukkan oleh koefisien determinasi. Temuan ini menyoroti perlunya optimalisasi kebijakan publik, terutama di sektor pendidikan, dari sudut pandang ekonomi Islam, untuk mencapai distribusi pendapatan yang lebih adil dan merata, karena pertumbuhan ekonomi dan pengeluaran pemerintah tidak sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip keadilan distributif.  
Dampak Sosial Ekonomi Pembangunan Drainase Kota Gorontalo (Studi Penelitian Jalan Panjaitan) Sahrul Arsyad; Rauf A. Hatu; Sainudin Latare
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.5213

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak sosial dan ekonomi pembangunan drainase terhadap pedagang kaki lima dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Jalan Panjaitan, Kota Gorontalo. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposif dari kelompok pedagang kaki lima, pemilik warung kopi, rumah makan, pedagang minuman, serta aparatur kelurahan yang memahami proses pembangunan dan kondisi masyarakat setempat. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahannya diperkuat dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum pembangunan, buruknya kondisi drainase menimbulkan genangan, bau tidak sedap, gangguan akses, dan menurunnya aktivitas pelanggan. Pada musim hujan, sebagian pedagang mengalami penurunan pendapatan hingga 75 persen serta menanggung risiko kerusakan lapak dan barang dagangan. Setelah pembangunan selesai, kualitas lingkungan dan aksesibilitas membaik, ruang publik kembali dimanfaatkan, dan interaksi sosial warga meningkat. Pendapatan salah satu pedagang minuman meningkat dari sekitar satu juta rupiah menjadi lebih dari dua juta rupiah per hari, meskipun terdapat kenaikan biaya operasional untuk penerangan dan pemeliharaan. Analisis menggunakan skema AGIL Talcott Parsons memperlihatkan pemulihan fungsi adaptasi, pencapaian tujuan ekonomi, integrasi sosial, dan pemeliharaan pola melalui partisipasi warga. Temuan menegaskan bahwa keberlanjutan manfaat drainase memerlukan koordinasi pemerintah, pemeliharaan rutin, pengawasan kebersihan, dan partisipasi masyarakat secara konsisten.
Strategi Menghadapi Tekanan Emosional Ghosting dalam Relasi Pertemanan di Kalangan Mahasiswa Bandung Danish, Lastri Zahara; Hanifah , Agnia; Mauludin , Fikri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5214

Abstract

Fenomena ghosting tidak hanya terjadi dalam hubungan romantis, tetapi juga dalam relasi pertemanan dikalangan mahasiswa, dan berdampak signifikan terhadap keseimbangan emosional, kepercayaan sosial, serta kualitas interaksi akademik. Urgensi penelitian ini terletak pada meningkatnya kasus penarikan diri sosial tanpa penjelasan di lingkungan kampus yang menimbulkan tekanan psikologis dan ketidakpastian emosional bagi korban. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam pengalaman mahasiswa yang mengalami ghosting dalam pertemanan serta strategi yang mereka gunakan untuk menghadapi tekanan emosional yang timbul. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus fenomenologis, melibatkan enam informan mahasiswa yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama, yaitu: (1) ghosting dipahami sebagai bentuk penghindaran konflik dan pemutusan komunikasi tanpa penjelasan; (2) dampak emosional yang muncul meliputi kesedihan, kebingungan, serta penurunan kepercayaan diri; (3) mahasiswa menggunakan strategi koping aktif, emosional, dan sosial seperti cognitive reappraisal, dukungan teman sebaya, dan pengalihan aktivitas untuk meredakan stres; serta (4) pengalaman ghosting menghasilkan pembelajaran interpersonal berupa peningkatan empati, kesadaran diri, dan kemandirian emosional. Temuan ini memperkuat teori Emotion Regulation (Gross, 2015) dan Coping Stress Model (Lazarus & Folkman, 1984), sekaligus menegaskan bahwa regulasi emosi dan dukungan sosial berperan penting dalam pemulihan psikologis mahasiswa. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya penguatan literasi emosional dan program konseling kampus yang berfokus pada komunikasi empatik. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas jumlah partisipan dan menggunakan metode triangulasi untuk memperoleh hasil yang lebih komprehensif