cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,414 Documents
ESG Disclosure: Financial Performance Improvement or Risk-Taking Behavior? Andi Adelia Dwi Fitriyani; Marvin Franko; Mukhtaruddin Mukhtaruddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7914

Abstract

Artikel ini mengeksplorasi dua aspek dari pengungkapan Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan mengintegrasikan temuan empiris terbaru dari 20 studi yang telah melalui proses peer-review yang dipublikasikan pada jurnal akademik dari tahun 2020 hingga 2026 yang tersedia dalam basis data ScienceDirect, Scopus, dan Wiley. Temuan menunjukkan bahwa pengungkapan ESG dapat sekaligus memberikan peluang untuk peningkatan finansial serta menimbulkan risiko dan ketidakstabilan, dengan hasil yang bergantung pada faktor-faktor seperti kualitas pengungkapan, lingkungan regulasi, karakteristik industri, dan karakteristik unik perusahaan yang terlibat. Pengungkapan ESG yang menyeluruh dan dapat dipercaya meningkatkan kinerja keuangan melalui berbagai saluran seperti penurunan biaya modal, peningkatan akses terhadap investasi yang berfokus pada ESG, menarik investor institusional, peningkatan efisiensi operasional melalui inovasi berkelanjutan, penguatan hubungan dengan para pemangku kepentingan, serta peningkatan efisiensi dalam penetapan harga di pasar modal. Pengungkapan ESG juga dapat menimbulkan risiko keuangan, terutama melalui peningkatan fluktuasi harga saham ketika muncul berita keberlanjutan yang negatif, upaya pengungkapan strategis yang dapat menyebabkan kelebihan informasi, peluang untuk klaim keberlanjutan yang menyesatkan dan pengelolaan laba, hubungan non-linear di mana pengungkapan yang berlebihan menghasilkan biaya kepatuhan yang tidak proporsional, serta ketidakkonsistenan dalam penilaian ESG yang menimbulkan ketidakpastian serta tantangan yang terkait dengan penerapan praktik pengungkapan wajib. Tinjauan ini menyimpulkan bahwa hubungan antara pengungkapan ESG dan kinerja keuangan pada dasarnya bergantung pada konteks, bukan bersifat secara universal menguntungkan atau merugikan.
Implementasi Pengelolaan Alokasi Dana Desa Studi Kasus Desa Rossoan Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang Naila Zalsabila Nurman; Samsinar Samsinar; Nurafni Oktaviyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Rossoan Kecamatan Enrekang Kabupaten Enrekang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Rossoan telah berjalan baik dan sesuai dengan sebagian besar ketentuan Permendagri No. 20 Tahun 2018, implementasi pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dilaksanakan melalui lima tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban, sesuai dengan Permendagri No. 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Tahapan perencanaan, penatausahaan, dan pertanggungjawaban telah terlaksana dengan baik karena telah mengikuti prosedur yang ditetapkan dan didukung oleh dokumen administrasi yang lengkap. Namun, tahapan pelaksanaan dan pelaporan masih perlu ditingkatkan, karena pada tahap pelaksanaan, partisipasi masyarakat dalam kegiatan pemberdayaan masih rendah akibat kurangnya sosialisasi dan pemahaman masyarakat terhadap manfaat program yang dijalankan. Sementara itu, pada tahap pelaporan, keterlaksanaan belum optimal disebabkan oleh keterlambatan pencairan dana dari pemerintah daerah. Keterlambatan tersebut umumnya terjadi karena proses administrasi dan verifikasi dokumen yang cukup panjang, serta keterlambatan penyampaian laporan realisasi tahap sebelumnya yang menjadi syarat pencairan tahap berikutnya. Diperlukan peningkatan intensitas sosialisasi kepada masyarakat terkait manfaat program pemberdayaan, sehingga menumbuhkan partisipasi aktif dan rasa memiliki terhadap program ADD. Selain itu, diperlukan penguatan disiplin administrasi dan manajemen waktu dalam penyusunan serta penyampaian laporan agar proses verifikasi dapat berjalan lebih cepat. 
Pengaruh Latar Belakang Pendidikan dan Pengalaman Kerja Terhadap Etos Kerja Pegawai BAZNAS Kota Makassar Andi Fairus Nizam; Nurinaya Nurinaya; Andi Nur Achsanuddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja terhadap etos kerja pegawai pada Kantor BAZNAS Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang berjumlah 30 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh secara parsial maupun simultan antara variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, latar belakang pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap etos kerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,611 (>0,05). Demikian pula, pengalaman kerja juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap etos kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,133 (>0,05). Secara simultan, kedua variabel tersebut hanya mampu menjelaskan sebesar 12,1% variasi etos kerja pegawai, sedangkan sisanya sebesar 87,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa etos kerja pegawai tidak hanya ditentukan oleh latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja, tetapi lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti motivasi kerja, gaya kepemimpinan, serta budaya organisasi. Oleh karena itu, diperlukan perhatian lebih terhadap faktor-faktor tersebut guna meningkatkan etos kerja pegawai secara optimal.
Pengaruh Inflasi dan Suku Bunga terhadap Return Saham Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bei Periode (2020-2024) Reski Amelia; Abdul Mutthalib; Andi Tenri Syahriani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi dan suku bunga terhadap return saham perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Inflasi merupakan kenaikan harga barang dan jasa secara umum yang dapat menurunkan daya beli masyarakat serta memengaruhi kinerja perusahaan Komalasari et al., (2024) , sedangkan suku bunga menjadi indikator penting dalam menentukan keputusan investasi karena berkaitan dengan biaya modal dan tingkat keuntungan Dwijayanti, (2021)Perubahan variabel makroekonomi tersebut dapat memberikan sinyal bagi investor dalam menentukan keputusan investasi di pasar modal Silaban, (2020) Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Indonesia, dan Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 35 perusahaan perbankan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan program EViews 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham perusahaan perbankan. Sebaliknya, suku bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap return saham, yang mengindikasikan bahwa peningkatan suku bunga mendorong investor beralih ke instrumen investasi yang lebih aman. Secara simultan, inflasi dan suku bunga berpengaruh signifikan terhadap return saham perusahaan perbankan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut mampu menjelaskan return saham sebesar 7,71%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian.
Exploring Learner Autonomy through Technology-Integrated Strategies in EFL Classrooms: A Systematic Review M.R. Putra; N. Authar; T. Saputri; Djuwari Djuwari; S. Zaniar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7923

Abstract

This study aims to systematically review various technology-integrated strategies used to support learner autonomy in English as a Foreign Language (EFL) classrooms. Using a qualitative systematic review approach, 15 articles published between 2013 and 2025 were analyzed to identify the types of technology, learning strategies, and dimensions of autonomy promoted. The findings show that technologies such as mobile applications, learning management systems (LMS), and artificial intelligence can foster cognitive, metacognitive, behavioral, and affective dimensions of learner autonomy. These results emphasize the importance of intentional pedagogical design and the teacher’s role in facilitating technology integration to create autonomous learning environments. The implications of this review highlight the need for teacher training, policy support, and the development of adaptive learning strategies suited to learners’ needs and contexts. Furthermore, the review reveals that effective integration of technology requires alignment between instructional goals, digital tools, and learner characteristics. Teachers play a crucial role in scaffolding students’ ability to plan, monitor, and evaluate their own learning processes. In addition, interactive platforms and personalized feedback mechanisms provided by digital tools enhance learners’ motivation and engagement. However, challenges such as unequal access to technology, limited digital literacy, and insufficient institutional support may hinder implementation. Therefore, stakeholders should prioritize inclusive policies and continuous professional development to maximize the benefits of technology-enhanced learning. Future research is recommended to explore longitudinal impacts and diverse educational contexts to further validate these findings and inform best practices in promoting learner autonomy across different proficiency levels and sociocultural backgrounds of EFL learners worldwide
Konstruksi Sosial Mahasiswi Pendidikan Sosiologi Angkatan 2023 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam Memaknai Representasi Kecantikan di Aplikasi Tiktok Sunita Hamzah; Stevany Afrizal
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7924

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kuatnya pengaruh media sosial, khususnya TikTok, dalam membentuk representasi kecantikan yang sering kali bersifat bias dan mereproduksi standar kecantikan patriarkal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana Mahasiswi Pendidikan Sosiologi Angkatan 2023 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengonstruksi pemaknaan terhadap representasi kecantikan tersebut melalui perspektif sosiologi gender. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, melibatkan lima informan yang merupakan pengguna aktif TikTok dan sering berinteraksi dengan konten kecantikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan informan terbentuk melalui tiga tahap dialektis, yaitu eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Pada tahap eksternalisasi, informan terpapar berbagai konten kecantikan yang menampilkan standar ideal tertentu. Pada tahap objektivasi, standar tersebut dipersepsikan sebagai sesuatu yang umum dan wajar dalam masyarakat. Sementara itu, pada tahap internalisasi, informan mulai merefleksikan dan menafsirkan makna kecantikan berdasarkan pengalaman dan nilai pribadi. Informan menyadari bahwa standar kecantikan dominan seperti kulit cerah, wajah glowing, dan tubuh ideal merupakan hasil konstruksi sosial yang diperkuat oleh algoritma media sosial dan industri kecantikan. Meskipun terdapat tekanan sosial untuk mengikuti standar tersebut, informan menunjukkan adanya kesadaran kritis dalam menyikapi representasi kecantikan di TikTok. Mereka mampu menegosiasikan makna kecantikan secara lebih fleksibel, tidak sepenuhnya terikat pada standar dominan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa TikTok berperan sebagai agen sosialisasi digital yang kuat, namun konstruksi makna tetap dipengaruhi oleh kemampuan reflektif individu. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi media dan pendidikan kritis gender bagi mahasiswa.
Strategi Guru Dalam Mengelola Materi Pembelajaran Untuk Meningkatkan Minat Belajar Anak Usia Dini Di TK Dharma Wanita Suci Apriliyanti; Riri Andriani; Moh Gholib Ridho
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengelola materi pembelajaran guna meningkatkan minat belajar anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan selama kegiatan magang di Taman Kanak-Kanak. Subjek penelitian meliputi guru dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi dalam mengelola materi pembelajaran, di antaranya penggunaan media konkret, pembelajaran berbasis bermain, serta pengelolaan materi secara tematik. Pemanfaatan media konkret seperti benda nyata membantu anak memahami materi secara lebih mudah karena bersifat langsung dan kontekstual. Selain itu, metode belajar sambil bermain terbukti mampu meningkatkan keterlibatan anak melalui aktivitas yang menyenangkan dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Penggunaan media digital seperti video edukatif dan permainan interaktif juga mendukung peningkatan minat belajar anak. Strategi-strategi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan keaktifan, antusiasme, dan partisipasi anak dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, pengelolaan materi pembelajaran yang kreatif dan inovatif oleh guru memiliki peran penting dalam menciptakan pengalaman belajar yang menarik, bermakna, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh materi yang disampaikan, tetapi juga oleh strategi guru dalam mengemas materi tersebut agar mampu menarik minat belajar anak.
Implementasi Mutual Legal Assistance (MLA) Pada Alat Bukti Elektronik yang Telah Dilakukan Forensik Digital dalam Cyber Crime antara Indonesia-RRT Kms. M. Galfadillah; Akbar Zabril; Ghina Nabila
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7927

Abstract

Cyber crime merupakan bentuk perkembangan kejahatan melalui media online dengan jangkauan yang sangat luas hingga lintas teritorial sehingga memerlukan bukti elektronik sebagai dalam proses pembuktiannya. Mengingat sifatnya yang mudah hilang atau berubah (volatile), perlu dilakukan forensik digital terhadap bukti elektronik untuk memperoleh data yang pasti dan dapat dijadikan sebagai alat bukti yang sah. Namun, hingga kini Indonesia belum memiliki regulasi yang secara komprehensif mengatur teknis dari forensik digital sehingga menimbulkan permasalahan, terutama terkait ketentuan forensik digital terhadap bukti elektronik yang diajukan Mutual Legal Assistance (MLA). Salah satu contohnya adalah penanganan cyber crime di Indonesia menggunakan bukti elektronik hasil MLA yang sebelumnya telah dilakukan forensik digital di Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa keabsahan bukti elektronik yang telah dilakukan forensik digital dan akan diajukan MLA dalam cyber crime dengan mengambil contoh kasus dan regulasi dari negara RRT. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah yuridis normatif dengan mengumpulkan dan menganalisis data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, karya ilmiah, serta rujukan elektronik yang relevan. Berdasarkan penelitian ini diperoleh konklusi bahwa bukti elektronik yang diajukan MLA dari negara lain, khususnya RRT, dianggap sah oleh hukum Indonesia selama tidak dilakukan pemeriksaan forensik digital lebih dari satu kali dan bukti elektronik yang telah dilakukan forensik digital di negara lain dapat diajukan MLA, tetapi hanya sebatas hasil pemeriksaannya, bukan keseluruhan bukti. Maka dari itu, diperlukan regulasi khusus yang menuangkan pengakuan secara konkrit terhadap standar internasional dalam pemeriksaan forensik digital, seperti ISO/IEC 17025 agar bukti elektronik hasil MLA tetap memiliki kekuatan pembuktian yang sah.
Kajian Normatif Efektivitas Kebijakan Perpajakan dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Suharman Suharman
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis komprehensif mengenai efektivitas kebijakan perpajakan dalam memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui pendekatan hukum normatif. Dalam kerangka hukum fiskal nasional, pajak tidak sekadar diposisikan sebagai instrumen penghimpun dana pembangunan, namun memiliki peran strategis melalui fungsi budgeter sebagai pilar utama pendapatan negara dan fungsi regulerend sebagai instrumen pengatur dinamika ekonomi. Penelitian ini mengintegrasikan berbagai landasan teoretis, mulai dari teori hukum pembangunan, teori keadilan sosial, hingga teori ekonomi hukum (law and economics) dan teori kepastian hukum, guna mengevaluasi sejauh mana legislasi perpajakan mampu menciptakan ekosistem fiskal yang adil, efisien, dan adaptif. Melalui penelusuran terhadap evolusi regulasi sejak reformasi fundamental tahun 1980-an hingga era digitalisasi administrasi saat ini, hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi hukum perpajakan telah berhasil meningkatkan efisiensi tata kelola dan kontribusi fiskal terhadap belanja negara, yang secara empiris tercatat rata-rata melampaui angka 50% dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Namun demikian, tantangan struktural tetap terlihat pada rasio pajak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang masih stagnan di kisaran 10%. Kesenjangan ini mengindikasikan urgensi optimalisasi kebijakan melalui penguatan kepastian hukum, penyederhanaan birokrasi regulasi, serta peningkatan derajat kepatuhan sukarela wajib pajak. Sebagai simpulan, efektivitas kebijakan perpajakan dalam mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi sangat bergantung pada sinergi multidimensi antara keadilan hukum substantif, efisiensi administrasi yang berbasis teknologi, dan orientasi kebijakan fiskal yang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan. Integrasi elemen-elemen tersebut diharapkan mampu memperkokoh ketahanan ekonomi nasional di tengah fluktuasi global yang semakin kompleks.
Dimensi Implementasi Quality Assurance Terhadap Kepuasan Pasien Di Puskesmas Jambur Lak-Lak Aceh Tenggara Fatimah Malahayati; Nur Aini; Benri Situmorang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7929

Abstract

Kepuasan pasien merupakan indikator penting dalam menilai mutu pelayanan kesehatan di fasilitas pelayanan tingkat pertama. Implementasi Quality Assurance (QA) berperan dalam memastikan pelayanan diberikan sesuai standar serta berorientasi pada keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Quality Assurance terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Jambur Lak-Lak Kabupaten Aceh Tenggara. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 75 responden yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Variabel independen meliputi standarisasi, monitoring, pelatihan, perbaikan berkelanjutan, dan keselamatan pasien, sedangkan variabel dependen adalah kepuasan pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik untuk menentukan faktor dominan yang memengaruhi kepuasan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bivariat seluruh dimensi implementasi Quality Assurance berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien (p < 0,05). Analisis multivariat menunjukkan bahwa keselamatan pasien merupakan variabel paling dominan dengan nilai odds ratio tertinggi. Responden yang menilai implementasi keselamatan pasien dalam kategori baik memiliki peluang lebih besar untuk merasa puas dibandingkan dengan kategori kurang baik. Disimpulkan bahwa implementasi Quality Assurance secara komprehensif berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pasien, dengan keselamatan pasien sebagai determinan utama. Oleh karena itu, penguatan standar pelayanan, monitoring berkala, pelatihan tenaga kesehatan, serta budaya keselamatan pasien perlu diprioritaskan untuk meningkatkan mutu pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.