cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,414 Documents
Pengaruh Iklan Media Sosial dan Promosi terhadap Minat Beli Konsumen Lumina Salad: Indonesia Firdya Febrianti; Farhan Ikbar Ferdian; Khoirunisa Maylani Putri; Hamdana Zulfa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan media sosial dan promosi terhadap minat beli konsumen Lumina Salad. Seiring dengan perkembangan teknologi digital, media sosial menjadi salah satu sarana pemasaran yang efektif bagi pelaku usaha (Kotler & Keller, 2016; Chaffey & Ellis-Chadwick, 2019). Lumina Salad sebagai produk makanan sehat memanfaatkan media sosial sebagai media promosi untuk menarik perhatian konsumen. Tidak hanya sebagai sarana komunikasi, media sosial juga berfungsi sebagai platform interaktif yang memungkinkan konsumen memberikan umpan balik secara langsung terhadap produk yang ditawarkan. Hal ini memberikan peluang bagi perusahaan untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen yang pernah melihat iklan Lumina Salad di media sosial. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria tertentu agar sesuai dengan tujuan penelitian. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode analisis regresi untuk mengetahui pengaruh antara variabel penelitian. Selain itu, dilakukan juga uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan kualitas data yang digunakan dalam penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh iklan (r-hitung 0,612 > r-tabel 0,444) berpengaruh positif terhadap penjualan pada produk Lumina Salad. Promosi dan iklan berkontribusi sebesar 37% terhadap penjualan Lumina Salad, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain seperti kualitas produk, harga, dan kepercayaan konsumen. Dengan demikian, strategi pemasaran melalui media sosial dan program promosi yang menarik dapat meningkatkan ketertarikan konsumen untuk membeli produk Lumina Salad serta memperkuat posisi merek di pasar.
Pengaruh Tepung Ubi Jalar Ungu dan Tepung Terigu Terhadap Karakteristik Fisikokimia dan Sensoris Pada Klappertaart Jihan Renika Sari; Suko Priyono; Lucky Hartanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7932

Abstract

Klappertaart merupakan salah satu kue khas Kota Manado Sulawesi Utara. Klappertaart menjadi dessert yang digemari karena memiliki cita rasa manis sekaligus lezat dan bertekstur lembut. Klappertaart muncul dari Manado pada waktu penjajahan Belanda, sehingga tampak jelas pengaruh periode kolonial itu pada bahan utama kue ini, yakni kelapa, susu, rum, dan tepung terigu. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi proporsi optimal campuran dua jenis tepung untuk menghasilkan karakteristik sensoris pada produk klappertaart yang dihasilkan. Rancangan penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri sari satu faktor yaitu tepung terigu dan tepung ubi jalar ungu 100%:0%, 75%:25%, 50%:50%, 25%:75%, dan 0%:100%) dengan 5 kali ulangan. Parameter yang diamati yaitu kadar air, kadar abu,kadar asam lemak bebas, dan uji organoleptik . Hasil pengamatan diproses melalui analisis varians (a=5%) dan dilanjutkan dengan BNJ (a=5%). Perlakuan terbaik diuji menggunakan uji indeks efektivitas. Temuan membuktikan formulasi tepung memengaruhi mineral, FFA, dan cita rasa namun tidak berdampak pada kelembapan serta atribut sensoris lainnya. Berdasar uji indeks efektivitas perlakuan terbaik yang didapatkan yaitu perlakuan 25% tepung terigu : 75% tepung ubi jalar ungu dengan nilai 0,81 dengan hasil kadar air 47,21%, kadar abu 0,39%, asam lemak bebas 1,70% dan uji sensoris tekstur 3,53 rasa 3,70, kesukaan 3,67, aroma 3,77, dan warna 3,57.
Relevansi Pemikiran Pendidikan Islam Berbasis Pemberdayaan Perempuan Perspektif Siti Walidah Eka Melliana Risnawaty; Sarah Handayani; Abdussyukur Abdussyukur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7934

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran pendidikan Islam berbasis pemberdayaan perempuan perspektif Siti Walidah (Nyai Ahmad Dahlan) dalam menjawab tantangan pendidikan kontemporer, khususnya kesenjangan gender dalam akses dan partisipasi perempuan. Kesenjangan tersebut menunjukkan bahwa perempuan kerap dibatasi ruang geraknya, baik secara kultural maupun struktural, sehingga potensi dan kontribusinya dalam pembangunan belum terwujud secara optimal. Melalui pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka (library research), penelitian ini menelaah literatur primer dan sekunder yang relevan serta dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Kesenjangan gender dalam pendidikan Islam masih menjadi persoalan, terutama dalam akses dan partisipasi perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pemikiran pendidikan Islam berbasis pemberdayaan perempuan perspektif Siti Walidah dalam menjawab tantangan pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kajian pustaka (library research) melalui telaah literatur primer dan sekunder yang relevan, serta dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Siti Walidah bersifat progresif, integratif, dan transformatif. Pendidikan dipandang sebagai sarana pemberdayaan perempuan yang mencakup aspek spiritual, intelektual, dan sosial. Konsep “Catur Pusat” yang mengintegrasikan keluarga, sekolah, masyarakat, dan lingkungan keagamaan terbukti relevan dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan gender. Selain itu, integrasi ilmu agama, ilmu umum, dan keterampilan hidup menjadi strategi penting dalam membentuk kemandirian perempuan. Kesimpulannya, pemikiran Siti Walidah tidak hanya bernilai historis, tetapi juga relevan sebagai paradigma strategis dalam pengembangan pendidikan Islam yang responsif gender di era globalisasi.
Percepatan Biaya dan Waktu dengan Metode Crashing pada Proyek Rumah Susun dan Prasarana Mabesad Jakarta Pusat Didiek Pramono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7937

Abstract

Keterlambatan dalam pelaksanaan proyek konstruksi dapat memberikan dampak signifikan terhadap pembengkakan biaya dan perpanjangan waktu penyelesaian. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengendalian yang efektif, salah satunya melalui penerapan metode crashing. Metode ini dipilih karena memiliki keunggulan berupa fleksibilitas dalam pelaksanaan percepatan secara bertahap, sehingga memungkinkan penyesuaian terhadap biaya dan hasil yang diperoleh tanpa memerlukan investasi besar di awal seperti metode percepatan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas pada lintasan kritis, menganalisis perubahan biaya dan durasi proyek sebelum dan sesudah percepatan, serta menentukan kombinasi waktu dan biaya yang paling optimal. Data penelitian diperoleh melalui data sekunder dan studi literatur yang relevan dengan lokasi proyek. Hasil analisis menunjukkan bahwa aktivitas pada lintasan kritis meliputi pekerjaan persiapan dan pekerjaan struktur lantai 1 hingga lantai 8. Alternatif percepatan yang paling efisien adalah penambahan waktu kerja lembur selama 1 jam pada aktivitas kritis. Penerapan strategi ini menyebabkan peningkatan biaya proyek dari Rp66.044.958.000 menjadi Rp66.517.764.847, namun mampu mengurangi durasi pelaksanaan dari 329 hari menjadi 278 hari. Dengan demikian, terjadi percepatan waktu sebesar 51 hari dibandingkan kondisi aktual, serta 32 hari lebih cepat dari rencana awal selama 310 hari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode crashing melalui penambahan jam kerja lembur efektif dalam mengoptimalkan waktu pelaksanaan proyek dengan peningkatan biaya yang masih dapat dikendalikan.
Environmental Innovation and Financial Performance: The Moderating Role of Environmental Performance in Indonesian Firms Khoirul Anam; Nanang Apriliyanto; Wahyu Adi Wibowo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7938

Abstract

This study aims to examine the effect of environmental innovation on financial performance, with environmental performance acting as a moderating variable in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2019–2021 period. The research adopts a quantitative approach using secondary data derived from annual reports and financial statements. A purposive sampling technique is applied, resulting in a final sample of 57 companies that meet the specified criteria, including participation in PROPER and ESG disclosure. The data are analyzed using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with SmartPLS. The empirical findings indicate that environmental innovation has a positive and statistically significant effect on financial performance (β = 0.247; p = 0.040), suggesting that firms engaging in environmentally oriented innovation tend to achieve better profitability through improved efficiency and resource utilization. In contrast, environmental performance does not show a significant direct effect on financial performance (β = -0.190; p = 0.086), implying that higher environmental compliance alone may not immediately translate into financial gains. Furthermore, the moderating analysis reveals that environmental performance significantly weakens the relationship between environmental innovation and financial performance (β = -0.273; p = 0.030). This negative moderating effect indicates a potential trade-off, where higher environmental performance introduces additional costs and operational constraints that reduce the financial benefits of innovation. Overall, the study highlights the importance for firms to strategically balance environmental initiatives with financial efficiency to achieve sustainable performance.
Analisis Praktik Usaha Penggilingan Padi dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus: Jorong Sumba, Nagari Ujung Gading) Miranti Miranti; Septria Susanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7942

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketidakjelasan timbangan, sistem pembayaran, dan penentuan upah yang masih menggunakan sistem pembayaran dalam bentuk beras dan belum sepenuhnya disertai akad yang jelas diawal transaksi. Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketidakjelasan (gharar) serta kurangnya tansparansi dalam penentuan upah, yang dapat merugikan salah satu pihak, khususnya petani di Jorong Sumba, Nagari Ujung Gading. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis praktik usaha penggilingan padi, untuk mengetahui faktor-faktor penyebab ketidakjelasan dan kurangnya transparansi yang menimbulkan ketidakadilan, serta meninjaunya berdasarkan prinsip-prinsip ekonomi islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan metode studi lapangan. Sumber data yang digunakan dalam penelitia ini adalah data primer dan sekunder dengan informan penelitian Pemilik Penggilingan, Petani, Tokoh Agama, dan Kepala Jorong Sumba. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi, data yang sudah diperoleh lalu dianalisis menggunakan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik penggilingan padi masih dijalankan berdasarkan kebiasaan turun-temurun tanpa adanya akad yang jelas dan tertulis, sehingga menimbulkan unsur ketidakjelasan (gharar) dan kurangnya transparansi, khususnya dalam penentuan upah dan biaya tambahan. Penentuan upah umumnya dilakukan melalui potongan hasil beras atau pembayaran tunai, namun besaran upah, keakuratan timbangan, serta biaya tambahan seperti pengeringan dan pengangkutan belum dijelaskan secara transparan sejak awal. Dalam perspektif ekonomi islam, praktik tersebut belum sepenuhnya memenuhi prinsip keadilan, keterbukaan, dan kerelaan antar pihak. Oleh karena itu, diperlukan kejelasan akad dan transparasi dalam pelaksanaan usaha penggilingan padi agar sesuai dengan nilai-nilai ekonomi islam.
Analisis Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia pada PT ABC Salsabila Rania
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia dalam meningkatkan kompetensi karyawan di PT ABC. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai proses, implementasi, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara semiterstruktur dengan informan kunci dan utama, observasi langsung terhadap sarana dan proses pelatihan, serta analisis dokumen internal perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT ABC telah menerapkan sistem pengembangan yang cukup komprehensif melalui berbagai bentuk kegiatan, seperti pelatihan (training), penugasan proyek (project assignment), dan penunjukan sementara dalam jabatan tertentu (acting as position). Sistem evaluasi pelatihan yang menggunakan pre-test dan post-test juga dinilai efektif dalam mengukur peningkatan pengetahuan karyawan. Namun demikian, ditemukan sejumlah kendala dalam implementasi metode pelatihan. Metode luring (offline) cenderung mengurangi jam kerja efektif dan waktu istirahat karyawan, metode daring (online) memiliki tingkat interaksi yang rendah, sedangkan metode campuran (hybrid) rentan terhadap gangguan teknis dan distraksi pekerjaan. Selain itu, terdapat kesenjangan dalam tahap analisis kebutuhan pelatihan yang belum sepenuhnya melibatkan karyawan pada level operasional secara bottom-up. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya optimalisasi penjadwalan pelatihan agar tidak mengganggu keseimbangan kerja dan istirahat karyawan, penguatan analisis kebutuhan pelatihan berbasis partisipasi, serta pemberian penghargaan bagi peserta terbaik guna meningkatkan motivasi dan efektivitas pengembangan kompetensi karyawan.
Analisis Strategi Pemasaran Pembiayaan KPR Syariah pada Bank Nagari Kantor Cabang Tapus Sri Rahayu; Rusyaida Rusyaida; Yuwarman Mansur; Imamuddin Imamuddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7944

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendah dan tidak stabilnya jumlah nasabah Pembiayaan KPR Syariah di Bank Nagari Kantor Cabang Tapus dibandingkan dengan produk pembiayaan syariah lainnya, meskipun produk KPR Syariah telah tersedia sejak tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran yang diterapkan serta kendala yang dihadapi Bank Nagari Kantor Cabang Tapus dalam memasarkan Pembiayaan KPR Syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa data jumlah nasabah pembiayaan syariah di Bank Nagari Kantor Cabang Tapus periode 2020–2024. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran Pembiayaan KPR Syariah di Bank Nagari Kantor Cabang Tapus menerapkan bauran pemasaran (marketing mix) 7P, yaitu product, price, promotion, place, people, process, dan physical evidence. Empat unsur, yaitu produk, harga, tempat, dan bukti fisik, telah diterapkan dengan baik. Namun, unsur promosi, sumber daya manusia, dan proses belum berjalan optimal. Promosi belum memanfaatkan media digital secara maksimal, jumlah sumber daya manusia masih terbatas, serta proses pengajuan pembiayaan dinilai cukup rumit. Kendala lainnya meliputi rendahnya pemahaman masyarakat terhadap pembiayaan syariah, persepsi dominasi produk konvensional, kondisi sosial masyarakat, serta persaingan dengan bank syariah lain. Temuan ini mengimplikasikan perlunya penguatan strategi pemasaran dan peningkatan kualitas layanan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap KPR Syariah.
Analisis Strategi Pemasaran Dalam Menarik Minat Beli Konsumen (Studi Kasus: Cafe Raja Food Drink di Koto Gadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok) Yuli Afriyani; Rika Widianita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7945

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi pemasaran dalam menarik minat beli konsumen pada usaha Café Raja Food Drink di Koto Gadang Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Sebagai salah satu usaha yang masih sedikit dalam menawarkan produk, dan Café Raja Food Drink masih kurang dalam memanfaatkan media sosial sebagai tempat promosi, serta terdapat banyaknya pesaing yang menawarkan produk sejenis. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah owner Cafe Raja Food Drink, karyawan dan para konsumen Cafe Raja Food Drink. Jenis data yang digunakan adalah menggunakan data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Analisis SWOT. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti didapat bahwa Cafe Raja Food Drink harus memaksimalkan dalam memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada agar minat beli konsumen di Cafe Raja Food Drink bisa meningkat. Dari analisis SWOT yang dilakukan skor tertinggi ditunjukkan pada strategi SO sebesar 3,64 yaitu dengan mempertahankan kualitas produk baik dari segi rasa dan tampilan dan menambah variasi produk yang ditawarkan. Membuka jasa pesanan online dan delivery kepada konsumen dengan ongkir yang tidak terlalu mahal. Dan membuat akun khusus promosi produk makanan dan minuman seperti tiktok, instagram dan facebook, dan sesekali melakukan live agar konsumen lebih mengenal cafe RajaFood Drink.  
Integration of Environmental, Social, and Governance (ESG) Factors into Target Costing in Lean Production Systems: A Systematic Literature Review Achmad Daffa Ralfsamy; Cinda Nongfasya Ruwary; Ikhsan Alfarizi; M. Faalih Athoullah Ramadhan; Yusnaini Yusnaini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7946

Abstract

This systematic literature review critically challenges the reductionist paradigm of traditional Lean Production, arguing that its narrow focus on physical waste elimination often termed "Green Lean" is inadequate for addressing complex, modern Environmental, Social, and Governance (ESG) mandates. To prevent the operational risks of greenwashing and false sustainability, manufacturing systems must undergo a holistic transformation that inherently integrates social accountability and governance transparency. By synthesizing 20 high-quality articles published between 2020 and 2026 using the PRISMA methodology, this study formulates an integrative framework that explicitly positions Target Costing as a crucial financial mediator within the Lean ecosystem. The research argues that the implementation of "Green Target Costing" effectively translates qualitative ESG compliance metrics into rigorous, quantifiable cost parameters during the pre-production design phase. Consequently, this strict cost control mechanism forces entities to internalize social and environmental investments rather than treating them as mere externalities. Furthermore, the study strongly advocates for socio-technical integration, demonstrating that digital systems and Big Data act as essential facilitators to successfully align Lean's operational agility with ethical stakeholder expectations without compromising human well-being. Ultimately, this research definitively debunks the prevailing myth that sustainability initiatives inherently stifle economic efficiency. The findings assert that integrating ESG dimensions into target cost structures is not merely an ethical obligation, but an absolute strategic imperative to ensure long-term competitive resilience in the face of rigorous global market disruptions.