cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,414 Documents
Analisis Perhitungan Harga Pokok Penjualan Pada Usaha Coto Sederhana dan Hidangan Aroma Coto Tetta di Makassar Muhammad Farid; Hariany Idris; Fajriani Azis
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok penjualan pada Usaha Coto Sederhana dan Hidangan Aroma Coto Tetta di Makassar dengan menggunakan pendekatan metode Full costing. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Full costing memberikan hasil perhitungan harga pokok produksi yang lebih komprehensif dibandingkan dengan metode tradisional yang selama ini digunakan oleh kedua usaha. Pada Usaha Coto Sederhana, untuk produksi 450 porsi, harga pokok produksi per porsi dengan metode sederhana adalah Rp16.142, sedangkan metode Full costing menghasilkan Rp17.067 (dibungkus) dan Rp16.487 (makan di tempat). Sementara itu, pada usaha Coto Tetta yang memproduksi sebanyak 400 porsi sehari, harga pokok produksi menurut metode internal adalah Rp12.163 per porsi, sedangkan hasil perhitungan dengan metode Full costing adalah Rp14.000 (dibungkus) dan Rp12.608 (makan di tempat). Penerapan metode Cost Plus Pricing pada kedua usaha menghasilkan harga jual yang lebih akurat, yaitu Rp29.014 di bungkus dan Rp28.028 makan di tempat  untuk Coto Sederhana, serta Rp20.999 di bungkus dan Rp18.911 makan di tempat  untuk Coto Tetta. Perbedaan ini menunjukkan bahwa pendekatan perhitungan yang lebih terstruktur dapat membantu pemilik usaha dalam menetapkan harga yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga menguntungkan. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam penerapan akuntansi biaya pada UMKM kuliner serta memberikan wawasan bagi pelaku usaha untuk mengoptimalkan strategi penetapan harga melalui pemahaman komprehensif atas seluruh komponen biaya produksi.
Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Kesejahteraan Psikologis pada Siswa SMK Dimas Aldi Pratama; Berliana Henu Cahyani; Andreas Yudha Fery Nugroho
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8021

Abstract

Kesejahteraan psikologis siswa SMK menjadi isu penting seiring meningkatnya tekanan akademik, tuntutan kesiapan kerja, serta tingginya intensitas penggunaan media sosial pada remaja. Masa remaja sebagai fase transisi juga rentan terhadap berbagai permasalahan kesehatan mental, sehingga kesejahteraan psikologis menjadi aspek yang perlu diperhatikan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan kesejahteraan psikologis pada siswa SMK Negeri 5 Yogyakarta. Hipotesis yang diajukan adalah terdapat hubungan negatif antara kedua variabel tersebut, di mana semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial maka semakin rendah tingkat kesejahteraan psikologis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel sebanyak 151 siswa kelas XI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mengukur kesejahteraan psikologis berdasarkan enam aspek, yaitu penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi, serta intensitas penggunaan media sosial yang meliputi frekuensi, durasi, keterikatan emosional, dan integrasi dalam kehidupan sehari-hari. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi nonparametrik Spearman rank dengan bantuan perangkat lunak JAMOVI. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,059 dengan nilai signifikansi p = 0,236 (p > 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara intensitas penggunaan media sosial dengan kesejahteraan psikologis. Dengan demikian, hipotesis ditolak. Temuan ini menunjukkan bahwa kesejahteraan psikologis siswa lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti dukungan sosial, kondisi keluarga, dan regulasi emosi.
Literature Review of Animated Films to Enhance Narrative Text Comprehension in Indonesian Elementary Students Retno Dwi Ningrum; Nailul Authar; Edi Pujo Basuki; Mujad Didien Afandi; Novi Rahmania Aquariza
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8024

Abstract

Narrative text comprehension is a fundamental skill for Indonesian elementary students learning English as a foreign language. However, many students still face challenges in understanding vocabulary, language features, and story structure. One effective medium to address these difficulties is the use of animated films, which combine visual and auditory elements to create a more engaging and meaningful learning experience. This study aims to review previous literature on the use of animated films to improve narrative text comprehension among Indonesian elementary students, identify effective teaching practices, and highlight existing research gaps. The method employed in this study is a systematic literature review of peer-reviewed journal articles, theses, and academic reports published over the last ten years. The review focuses on studies that examine the integration of animated films in English language learning, particularly in developing narrative comprehension skills. The findings indicate that animated films, when supported by structured learning activities such as pre-viewing preparation, guided discussions during viewing, and post-viewing reflections, can significantly enhance students’ understanding of story elements, improve vocabulary acquisition, and increase classroom participation. Furthermore, animated films support multimodal learning by enabling students to process information through both visual and verbal channels simultaneously, which helps them better grasp the meaning of the text. Despite these benefits, research specifically conducted in Indonesian elementary school settings remains limited. In addition, practical guidelines for teachers on how to effectively integrate animated films into classroom instruction are still insufficient.
Analisis Faktor Pendorong Investor Muslim dalam Pembiayaan UMKM di Jawa Barat melalui Securities Crowdfunding Syariah: Pendekatan Theory Planned Behavior Lizia Lizia; Egi Arvian Firmansyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8029

Abstract

Perkembangan Securities Crowdfunding (SCF) Syariah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sebagai alternatif pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), namun partisipasi investor Muslim masih belum optimal dibandingkan dengan besarnya potensi pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat investor Muslim dalam berinvestasi melalui SCF Syariah di Jawa Barat dengan menggunakan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB), yang mencakup variabel sikap, norma subjektif, persepsi kontrol perilaku, persepsi risiko, literasi keuangan Syariah, dan religiusitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 150 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring dan analisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat investasi melalui SCF Syariah, yang mengindikasikan bahwa faktor psikologis, sosial, persepsi risiko, tingkat literasi keuangan Syariah, serta religiusitas berperan penting dalam membentuk niat investor Muslim. Selain itu, model penelitian memiliki kemampuan prediktif yang moderat dengan nilai R-square sebesar 0,544, yang menunjukkan bahwa variabel dalam model mampu menjelaskan sebagian besar variasi niat investasi. Temuan ini memperkuat relevansi TPB dalam menjelaskan perilaku investasi Syariah serta memberikan implikasi praktis bagi regulator, platform SCF Syariah, dan pelaku UMKM dalam meningkatkan literasi, transparansi informasi, dan kemudahan akses investasi berbasis Syariah.
Pengaruh Pengaruh Kualitas Produk dan Citra Merek Terhadap Keputusan Pembelian Jimshoney Pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar Nia Sudirman; Najib Kasim; Siti Marhumi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8031

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk dan citra merek terhadap keputusan pembelian produk Jimshoney pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar. Sampel dalam penelitian ini diambil dari mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar yang pernah membeli produk Jimshoney, dengan jumlah responden sebanyak 82 orang. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang diperoleh dari kuesioner yang dibagikan kepada responden dan berkaitan dengan variabel yang diteliti. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan pembagian kuesioner, dengan sumber data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode skala Likert. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan analisis statistik melalui aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 22, menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk Jimshoney. Selain itu, citra merek juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, kualitas produk dan citra merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian Jimshoney pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Makassar. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik kualitas produk dan semakin positif citra merek yang dimiliki Jimshoney, maka semakin tinggi pula keputusan pembelian konsumen.
Pengaruh Umur Perusahaan, Pertumbuhan Penjualan, dan Intensitas Persediaan terhadap Manajemen Pajak Vivi Fadilah; Wiwit Irawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Umur Perusahaan, Pertumbuhan Penjualan, dan Intensitas Persediaan terhadap Manajemen Pajak dengan Profitabilitas digunakan sebagai variabel kontrol pada perusahaan sektor Property and Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan, situs resmi Bursa Efek Indonesia (BEI), serta situs resmi masing-masing perusahaan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu yang sesuai dengan tujuan penelitian. Berdasarkan metode tersebut, diperoleh sampel sebanyak 15 perusahaan dengan periode pengamatan selama lima tahun, yaitu 2020–2024, sehingga total data observasi yang digunakan berjumlah 75 data panel. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear data panel yang diolah menggunakan aplikasi E-Views versi 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel Umur Perusahaan, Pertumbuhan Penjualan, dan Intensitas Persediaan berpengaruh signifikan terhadap Manajemen Pajak, dengan Profitabilitas sebagai variabel kontrol. Namun, secara parsial, hasil penelitian mengindikasikan bahwa Umur Perusahaan dan Pertumbuhan Penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap Manajemen Pajak, sedangkan Intensitas Persediaan berpengaruh signifikan terhadap Manajemen Pajak. Sementara itu, Profitabilitas sebagai variabel kontrol turut memberikan kontribusi dalam menjelaskan variasi Manajemen Pajak perusahaan.Temuan ini menunjukkan bahwa faktor internal perusahaan, khususnya yang berkaitan dengan pengelolaan persediaan dan tingkat profitabilitas, memiliki peran penting dalam menentukan praktik Manajemen Pajak perusahaan pada sektor Property and Real Estate di Indonesia.
Pengaruh Green Marketing dan Brand Image terhadap Minat Beli Konsumen Produk The Body Shop (Studi Kasus pada Konsumen Produk The Body Shop di Kecamatan Medan Sunggal) Agnes Mey Delita br Bangun; Yuni Syahputri; Patar Marbun
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8039

Abstract

Increasing public awareness of global warming issues has driven the cosmetic industry to implement sustainable marketing strategies. This study aims to analyze the influence of Green Marketing and Brand Image on Purchase Intention of The Body Shop consumers in Medan Sunggal District, both partially and simultaneously. This research employs a quantitative associative method. The population consists of The Body Shop consumers in the Medan Sunggal area, with a sample size of 96 respondents selected using Purposive Sampling technique. Data collection was conducted through questionnaires that had been tested for validity and reliability, then analyzed using Multiple Linear Regression via SPSS software. The results indicate that: (1) Green Marketing has a positive and significant effect on Purchase Intention (tvalue 3.552 > ttable 1.986); (2) Brand Image has a positive and significant effect on Purchase Intention and is the dominant variable influencing consumer decisions (tvalue 11.628 > ttable 1.986); (3) Simultaneously, Green Marketing and Brand Image have a significant effect on Purchase Intention (Fvalue 146.361 > Ftable 3.09). The ability of both independent variables to explain Purchase Intention is 75.4%, while the remaining variance is influenced by other factors outside the research model. The implications of this study emphasize the importance for companies to maintain a consistent ethical brand reputation to sustain consumer purchase intention.
Students` Perceptions of YouTube Videos as a Tool for Developing Listening Skills Amanda Zatil Aqmarina; Nailul Authar; Mujad Didien Afandi; Novi Rahmania Aquariza; Edi Pujo Basuki
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8040

Abstract

This study explores college students’ perceptions of using YouTube videos as a tool to enhance their listening skills. With the rapid integration of digital media into education, YouTube has become a widely accessible and valuable resource for language learning. The study adopts a qualitative approach by collecting data through semi-structured interviews and focus group discussions involving students who actively use YouTube for English listening practice. The findings, analyzed using thematic analysis, reveal several advantages of YouTube as a learning medium. Students report that it provides exposure to authentic language use, a wide variety of accents, and flexible features such as adjustable playback speed, which help improve comprehension. Additionally, the platform allows learners to access diverse topics that match their interests, increasing engagement and motivation. However, the study also identifies several challenges faced by students. Many participants find it difficult to select appropriate and level-appropriate content due to the vast amount of videos available. Furthermore, distractions from unrelated or entertaining content often reduce learning effectiveness. These issues indicate that while YouTube offers significant potential as a supplementary tool for improving listening skills, its success largely depends on students’ ability to manage their learning process. Overall, the study concludes that YouTube can effectively support listening skill development when used strategically. Therefore, educators are encouraged to guide students in selecting suitable content and developing focused learning habits to maximize the educational benefits of YouTube.
Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK): Peran dan Manfaatnya dalam Media Pendidikan serta Dampaknya terhadap Proses Pembelajaran Sri Maryati; Husnul Khotimah; Adelia Salsabila; Nadilla Qorinah Azzahrah; Intan Pahira; Aulia Agustina; Nadi R Langgah; Nabila Aminarti; Aulia Mustika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8041

Abstract

Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) telah membawa perubahan yang sangat signifikan dalam berbagai aspek kehidupan manusia, terutama di sektor pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam mengenai peran, manfaat, serta dampak penggunaan TIK sebagai media pembelajaran terhadap proses belajar peserta didik di era digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), yang melibatkan analisis sistematis terhadap berbagai literatur ilmiah, jurnal penelitian, dan artikel akademik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa TIK memainkan peran krusial sebagai media pendidikan modern yang mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran secara keseluruhan. Teknologi ini memperluas akses informasi melampaui batasan ruang kelas, memungkinkan materi disajikan secara visual melalui animasi dan simulasi, serta mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih interaktif, fleksibel, dan berpusat pada siswa. Selain itu, pemanfaatan TIK memberikan manfaat nyata berupa peningkatan motivasi dan kemandirian belajar, serta memfasilitasi pengembangan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis dan kolaborasi daring. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan serius, termasuk risiko ketergantungan teknologi, gangguan konsentrasi akibat konten non-edukatif, serta adanya kesenjangan digital (digital divide) yang dipicu oleh keterbatasan infrastruktur. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara peningkatan literasi digital dan pemanfaatan teknologi yang bijak agar dapat mendukung terciptanya ekosistem pendidikan yang efektif, inklusif, dan berkualitas tinggi bagi seluruh peserta didik.
Pengaruh Fluktuasi Nilai Tukar, Inflasi dan Suku Bunga Terhadap Pendapatan di Indonesia Safrida Jayanti; Fauzi Fauzi; Azhar Apriandi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8043

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi nilai tukar, inflasi, dan suku bunga di Indonesia selama periode 2018–2024 yang diduga memengaruhi pendapatan nasional. Dalam periode tersebut, perekonomian Indonesia mengalami dinamika yang cukup signifikan, terutama akibat dampak pandemi Covid-19 serta proses pemulihan ekonomi setelahnya. Meskipun beberapa indikator ekonomi menunjukkan perbaikan, hubungan antara variabel makroekonomi tersebut terhadap pendapatan nasional masih belum konsisten. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai tukar, inflasi, dan suku bunga terhadap pendapatan nasional di Indonesia, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI) dengan metode analisis regresi linier berganda. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Uji t untuk mengetahui pengaruh parsial masing-masing variabel independen dan Uji F untuk menguji pengaruh simultan, dengan tingkat signifikansi sebesar 5% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nasional dengan nilai signifikansi sebesar 0,926 > 0,05. Inflasi juga tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,444 > 0,05, dan suku bunga tidak berpengaruh signifikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,604 > 0,05. Secara simultan, ketiga variabel tersebut juga tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nasional dengan nilai signifikansi sebesar 0,708 > 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,334 menunjukkan bahwa 33,4% variasi pendapatan nasional dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 66,6% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.