Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

FUN ENGLISH: GAME MENYUSUN NOUN PHRASE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI BERBAHASA INGGRIS SANTRI DI PONDOK SALAFIYAH COKROKERTOPATI Basuki, Edi Pujo; Authar, Nailul
JURNAL PENGEMBANGAN KOMUNITAS Vol 2 No 1 (2018): August
Publisher : JURNAL PENGEMBANGAN KOMUNITAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.922 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan Fun English Class yaitu teknik mengajarkan Bahasa Inggris khususnya untuk mengajarkan noun phrase (frase) secara menyenangkan di Pondok Salafiah Cokrokertopati Takeran-Magetan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memotivasi siswa untuk belajar Bahasa Inggris. Jangka waktu pelaksanaan kegiatan ini adalah 1 minggu. Metode yang digunakan adalah pengajaran dengan menggunakan 1 teknik pengajaran menggunakan game, yaitu teknik menyusun kata - kata acak menjadi suatu frase yang benar. Teknis pelaksanaan pengajaran ini selain untuk meningkatkan pengetahuan Bahasa Inggris juga untuk modelling pada pengajar Bahasa Inggris Pondok Salafiah Cokrokertopati Takeran-Magetan. agar bisa mengadopsi teknik ini demi kemajuan lembaga. Hasil luaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan Bahasa Inggris tentang noun phrase para siswa, pengajar Pondok Salafiah Cokrokertopati Takeran-Magetan. yang terinspirasi, sebuah artikel dan poster.
FRAMING PEACE: AN IDEOLOGICAL DISCOURSE ANALYSIS OF OBAMA’S SPEECH IN CAIRO Semino Semino; Edi Pujo Basuki
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN MANUSIA Vol 2 No 2 (2017): Education and Human Development Journal
Publisher : Universitas Nahdatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.661 KB) | DOI: 10.33086/ehdj.v2i2.1382

Abstract

Language is not always neutrally utilized by a politician. It is framed to persuade people to think and act in line with the intention of the orator or the ideology of the group he represents. This study dealt with ideological discourse analysis of Obama speech in Cairo. It focused on the cognitive processes showing the link of the ideology structure and discourse structures. This study was (1) to identify the underpinning ideology of the speech, (2) how the ideology structure link withthe discourse structures employed, covering (a) how the ideology was expressed at global meaning level and at local meaning level, (b) how propositional structures were employed as ideology controlled strategy, (c) how sentence syntax was employed as ideology –controlled strategy, (d) how discourse forms or genres were employed as an ideology-controlled strategy, and (e) how styles were employed as persuasive ideology-controlled strategy in his efforts to frame peace. The framework of the research was Critical Discourse Analysis in general and Ideological Discourse Analysis in particular. So Ideological Discourse Analysis in this study was employed as Theory and Method. The data were the text of Obama’s speech in Cairo 2009. The data in the form of quotes were analyzed, and interpreted by employing Critical Discourse Analysis (Fairclough, 1995) to uncover the underpinning ideology of the speech, and Ideological Discourse Analysis to show the link of the ideology structure and the discourse structures employed in the speech. The results were in the form of the description of the cognitive processes showing how the underpinning ideology was expressed at different levels of discourse structures for the purpose of framing peace.
FUN ENGLISH: GAME MENYUSUN NOUN PHRASE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI BERBAHASA INGGRIS SANTRI DI PONDOK SALAFIYAH COKROKERTOPATI Edi Pujo Basuki; Nailul Authar
Community Development Journal Vol 2 No 1 (2018): Community Development Journal
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.922 KB) | DOI: 10.33086/cdj.v2i1.390

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan Fun English Class yaitu teknik mengajarkan Bahasa Inggris khususnya untuk mengajarkan noun phrase (frase) secara menyenangkan di Pondok Salafiah Cokrokertopati Takeran-Magetan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memotivasi siswa untuk belajar Bahasa Inggris. Jangka waktu pelaksanaan kegiatan ini adalah 1 minggu. Metode yang digunakan adalah pengajaran dengan menggunakan 1 teknik pengajaran menggunakan game, yaitu teknik menyusun kata - kata acak menjadi suatu frase yang benar. Teknis pelaksanaan pengajaran ini selain untuk meningkatkan pengetahuan Bahasa Inggris juga untuk modelling pada pengajar Bahasa Inggris Pondok Salafiah Cokrokertopati Takeran-Magetan. agar bisa mengadopsi teknik ini demi kemajuan lembaga. Hasil luaran dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan Bahasa Inggris tentang noun phrase para siswa, pengajar Pondok Salafiah Cokrokertopati Takeran-Magetan. yang terinspirasi, sebuah artikel dan poster.
Teaching Writing Narratives Online by Using Storyboard Technique During the Lockdown period of the Virus Covid-19 Outbreak Edi Pujo Basuki; Tiyas Saputri
IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Literature Vol 8, No 2 (2020): IDEAS: Journal on English Language Teaching and Learning, Linguistics and Litera
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/ideas.v8i2.1682

Abstract

Living among the virus covid-19 epidemic, lecturing was conducted online. One such learning technique is the storyboard technique. The media picture (storyboard) is a media that is a reproduction of the original form in dimensions, in the form of photographs or paintings. Storyboard technique is activity before writing that emphasizes the elaboration (detailed explanation) predictions or estimates, the growth of ideas, and sequencing. This study aims to (1) describe the process of pre- developing of a storyboard, (2) show a model of the sequence of the story of storyboard (3) show an inspiring lesson plan of teaching writing of narrative text online using storyboard technique.  The design of this study is descriptive qualitative. The design of this study is descriptive qualitative. The research framework is semantic construction, specifically limits the focus on coherence. The construction of the pre-developing of the storyboard is built on two concepts: building the coherence theory of van Dijk's building text and the generic structure of the narrative text. The result of this study are (1) In order to produce a storyboard in creating narrative text, the teacher should simplify the global coherence of complex story to the local one, after that it is continued by the technique of visualization as following the generic structure of a narrative text (2) The storyboard is drawn digitally (3) The lesson plan of teaching using this technique
Pelatihan Pembelajaran online: Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar SDN Curahsawo 3 Kabupaten Probolinggo Afib Rulyansah; Rizqi Putri Nourma Budiarti; Nailul Authar; Edi Pujo Basuki; Emy Yunita Rahma Pratiwi
Indonesia Berdaya Vol 3, No 2: February-April 2022
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2022229

Abstract

Students can study whenever and wherever they want using online learning, which is a popular technique for distance education. However, the students' drive and enthusiasm for learning goes down when they study at home, which is a problem. Students become bored because they do not have time to meet their friends and because there is not enough variety in assignments and learning materials. Because of the importance of motivating children to learn, this KKN focuses on providing knowledge and technical assistance to the instructors of SDN Curahsawo 3 Kabupaten Probolinggo who use a Game-Based Learning approach. The contents of the lectures, questions and answers, and the practice of using the Kahoot program are used to start community service activities. By using Kahoot as a game-based learning tool, participants will be able to produce their own game-based educational materials as a consequence of this community project. An innovative way to motivate children to learn has been developed. Abstrak: Siswa dapat belajar kapan pun dan di mana pun mereka mau menggunakan pembelajaran online, yang merupakan teknik populer untuk pendidikan jarak jauh. Namun, dorongan dan semangat siswa untuk belajar turun ketika mereka belajar di rumah, yang menjadi masalah. Siswa menjadi bosan karena tidak sempat bertemu dengan temannya dan karena tidak cukup variasi dalam tugas dan materi pembelajaran. Karena pentingnya memotivasi anak-anak untuk belajar, KKN ini berfokus pada pemberian pengetahuan dan bantuan teknis kepada instruktur SDN Curahsawo 3 Kabupaten Probolinggo yang menggunakan pendekatan Pembelajaran Berbasis Game. Isi ceramah, tanya jawab, dan praktik pemanfaatan program Kahoot digunakan untuk memulai kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dengan menggunakan Kahoot sebagai alat pembelajaran berbasis permainan, peserta akan dapat menghasilkan materi pendidikan berbasis permainan mereka sendiri sebagai konsekuensi dari proyek komunitas ini. Sebuah cara inovatif untuk memotivasi anak-anak untuk belajar telah dikembangkan.
Modeling Pengajaran dengan Teknik Total Phsical Response (TPR) Sebagai Variasi Pembelajaran Bahasa Inggris di SDN Gampingrowo 02 Sidoarjo Edi Pujo Basuki; Novi Rahmania Aquariza; Tatik Muflihah; Destita Shari; Afib Rulyansyah
Indonesia Berdaya Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023403

Abstract

English is very important and in the era of globalization English will be found in everyday life. Therefore, children must be provided with sufficient provisions as early as possible to get learning English, one of which starts from elementary school age because at that age between the ages of 6-13 years, children are in a critical period, namely experiencing very rapid development of the brain, so that easy to understand, remember and apply. SDN Gampingrowo 02 Sidoarjo, which is located in a remote area the of Tarik sub-district, is far from urban areas, making people have different thoughts about school. People in these areas tend to think that school is not important, so many children do not get an education. This results in a very small number of students in each class. The small number of students also makes teachers in the surrounding area less interested in working in the school which makes the school lack of teachers in it. Due to these conditions, we decided to do community service with the Total Physical Response (TPR) technique. TPR technique is a learning technique that focuses on body movement. This technique is often used in learning activities that require a student's memory. With movement, students are easier to memorize a vocabulary because they are not easily bored and move actively which can improve their ability to remember. This community service activity was carried out on Wednesday and Thursday, 22-23 June 2022. This activity lasted for 2 consecutive days. The results of this community service activity show that by teaching modeling with the Total Physical Response (TPR) technique 5th-grade students at SDN Gampingrowo 02 Sidoarjo, totaling 10 people, can understand English vocabulary easily. The TPR technique is very influential and succession introducing basic English to elementary school students. In addition, teachers can find out about learning with TPR strategies, namely using body movements and music. The TPR strategy can also train students' self-confidence. So, it is highly recommended to use the Total Physical Response (TPR) technique when adding English vocabulary.
Pelatihan Pemanfaatan Quizizz Sebagai Alat Penilaian Online Untuk Menganalisis Kemampuan Grammar Bahasa Inggris Tiyas Saputri; Beny Hamdani; Edi Pujo Basuki; M. Shodiq; Nafilatul Muzayyanah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1269.487 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.843

Abstract

Pandemi Covid-19 di Indonesia menyebabkan terjadinya beberapa perubahan di berbagai aspek kehidupan, salah satunya yaitu aspek pendidikan. Proses pembelajaran langsung berubah secara drastis dilakukan secara online untuk mengurangi penyebaran Covid-19. Hal ini menuntut para dosen pengajar di tingkat perguruan tinggi untuk mampu menguasai pembelajaran online, termasuk mampu dalam hal mengevaluasi kemampuan mahasiswanya pada mata kuliah yang diampu. Kenyataannya, sebagian besar dosen maupun mahasiswa belum beradaptasi dengan baik dengan adanya sistem online, terutama yang tinggal di berbagai daerah terpencil, seperti yang dialami oleh salah satu dosen di salah satu universitas di daerah terpencil. Untuk itu, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diberikan pelatihan dalam pemanfaatan aplikasi Quizizz kepada para dosen (khususnya dosen pengampu Mata Kuliah Grammar 2) dan para mahasiswa di prodi tersebut. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah dengan pemaparan (ceramah), implementasi penggunaan Quizizz, praktik penugasan dan tanya jawab. Untuk mengevaluasi target luaran pelaksanaan program kegiatan dan keberlanjutan program ini, ketua dan tim membagikan questionnaire melalui aplikasi online untuk mendapatkan respon tingkat pemahaman dosen dan mahasiswa terhadap aplikasi Quizizz. Sedangkan untuk mengetahui tingkat kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan aplikasi online tersebut, mahasiswa diberikan pre-test dan post-test dengan menggunakan aplikasi Quizizz. Hasilnya yaitu 96,67% (29 mahasiswa) yang paham tentang cara bergabung dan menjawab pertanyaan, sedangkan sisanya yaitu 3,3% (1 mahasiswa) dari 30 mahasiswa yang masih tidak paham. Dosen sebagai peserta pelatihan paham terhadap penggunaan aplikasi Quizizz terkait cara membuat kuis pertanyaan, memberi link/kode kuis dan melihat hasil evaluasi Grammar dengan menggunakan aplikasi Quizizz. Hal itu dibuktikan dengan hasil diagram yang menunjukkan bahwa 100% (1 dosen) yang paham tentang cara cara membuat kuis pertanyaan, memberi link/kode kuis dan melihat hasil evaluasi Grammar dengan menggunakan aplikasi Quizizz. Selain itu, hasil skor rata-rata pada pre-test menunjukkan bahwa skor yang dihasilkan adalah 48, sedangkan post-test menghasilkan rata-rata 79,67. Jika dilihat dari nilai sig yaitu 0,000 lebih kecil dari 0,05 menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai rata-rata pre-test dan post-test setelah diolah menggunakan SPSS IBM 20. Artinya terjadi peningkatan nilai karena nilai pre-test berbeda dengan posttest. Kegiatan semacam ini sebaiknya dilanjutkan untuk meningkatkan kemampuan menganalisis Grammar dengan bentuk soal essay
Workshop online bagi Guru SMP Bahasa Inggris Magetan untuk Mengajar Siswa Menulis Teks "Narrative" dengan Media Story Board Edi Pujo Basuki; Tiyas Saputri; Pance Mariati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.496 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.892

Abstract

Pada Penelitian Internal UNUSA tahun 2020, penulis membuat penelitian dengan judul "Storyboard as Media of Writing Narratives for Online Teaching and Learning Process during the Lock down period of the virus convid-19 outbreak". Sebuah penelitian berbentuk Descriptif Qualitatif yang menjelaskan tentang salah satu alternatif media pengajaran yang bisa diterapkan di masa pandemi yang sering dalam bentuk daring. Dalam pengabdian masyarakat tahun 2021 ini, penulis menerapkan penelitian tersebut dalam bentuk workshop. Workshop ini penulis bergabung dengan kegiatan Pengabdian Masyarakat yang bertema besar "UNUSA PEDULI" yang dilaksanakan selama 2 minggu oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Magetan dan PGRI Magetan. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan dengan sukses dan peserta diberikan sertifikat workshop. Luaran dari kegiatan ini adalah artikel pada jurnal SNPM.
Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Berbasis Android Sebagai Media Pembelajaran di SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong Edi Pujo Basuki; Djuwari Djuwari; Tiyas Saputri; Sunanto Sunanto
Indonesia Berdaya Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024646

Abstract

Terdapat berbagai faktor yang meyebabkan terjadinya penurunan kualitas pendidikan Bahasa inggris disekolah.Salah satu faktor ialah kurikulum yang kurang efektif. Kurikulum yang digunakan di SMA di Indonesia sering kali tidak cukup efektif dalam mengajarkan bahasa Inggris kepada siswa. Beberapa sekolah masih menggunakan buku-buku pelajaran lama yang tidak terlalu relevan dengan kebutuhan saat ini. Kemudian, Kurangnya tenaga pengajar yang berkualitas. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan bahasa Inggris di SMA di Indonesia adalah kurangnya tenaga pengajar yang berkualitas. Banyak guru bahasa Inggris di SMA yang tidak memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai, sehingga sulit untuk memberikan pengajaran yang efektif. Selain itu, rendahnya minat siswa. Siswa seringkali kurang tertarik untuk belajar bahasa Inggris karena tidak melihat kepentingan dan manfaatnya dalam kehidupan seharihari. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar, kurangnya motivasi, dan tidak adanya tujuan yang jelas. Dan yang utama ialah kurangnya fasilitas dan teknologi pendukung. SMA di Indonesia seringkali tidak memiliki fasilitas dan teknologi yang memadai untuk membantu siswa belajar bahasa Inggris dengan efektifPermasalahan yang ada pada mitra adalah diperlukannya pembelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan media pembelajaran berbasis digital yang bersifat seru dan dapat dipahami dengan mudah. Pada dasarnya di SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong pembelajaran hanya berfokus pada buku paket saja, implementasi pembelajaran Bahasa inggris belum dapat dilaksanakan dengan baik.. Setelah dilakukan analisis situsi, dapat diketahui bahwa kurangnya minat siswa disebabkan kurangnya variasi guru dalam melakukan pembelajaran dikelas. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini Melalui kegiatan sosialisasi dan penerapan teknologi informasi, diharapkan dapat memberikan solusi bagi permasalahan penurunan minat dan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong, serta meningkatkan motivasi dan semangat belajar siswa. Abstract: There are several factors contributing to the decline in the quality of English education in schools. One of the factors is the ineffective curriculum. The curriculum used in Indonesian high schools often fails to effectively teach English to students. Some schools still use outdated textbooks that are not relevant to current needs. Additionally, there is a lack of qualified teachers. This is another factor affecting the quality of English education in Indonesian high schools. Many English teachers in high schools do not have adequate English language skills, making it difficult to provide effective instruction. Furthermore, there is a lack of student interest. Students often lack interest in learning English because they fail to see its importance and benefits in daily life. This can be attributed to a lack of support from the environment, a lack of motivation, and a lack of clear goals. Lastly, there is a lack of facilities and supporting technology. Indonesian high schools often lack the necessary facilities and technology to help students learn English effectively. The main issue at SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong is the need for English language learning using fun and easily understandable digital learning media. The school's English learning only focuses on textbooks, and the implementation of English language learning has not been well-executed. After conducting a situational analysis, it was found that the lack of student interest is due to a lack of teaching variation in the classroom. The results of this community service activity, through socialization and the application of information technology, are expected to provide solutions to the problems of declining interest and quality in English language learning at SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong, as well as to increase student motivation and enthusiasm for learning.
Conflict of Irish Cultural Identity in Brian Friel’s Translation Ambar Andayani; Edi Pujo Basuki; Ali Mustofa
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 12, No 1 (2023): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v12i1.6281

Abstract

This research purposes to analyze Irish cultural identity conflict in Brian Friel’s Translation, namely by analyzing why it happens and how it impacts to Irish. The method applied to analyze is descriptive qualitative method by doing content analysis through data collecting technique in the form of library research. From the data source of Brian Friel’s Translation, the researcher does the technique of interpretation by using Homi K. Bhabha’s postcolonialism theory of mimicry concept to identify the conflict of Irish cultural identity found in the literary work. The result of the research shows that the setting in Brian Friel’s Translation is Northern Ireland in the 19th century. Irish people are surrendered to be the British colony. British people colonize Irish in various ways; destroying Irish rights by forcing them to work very hard on potato plantation in the area where they live to fulfill British people food, forbidding Irish to use their own language or do their Catholic religious worship, executing Ordnance survey namely by replacing names of local places in Northern Ireland for the importance of imperialism forcibly. That colonialism causes suffering, starving and poverty. Through the dialogues, it reflects that British people want to abolish Irish language and culture to replace it to British language and culture which is considered more modern. AbstrakPenelitian ini bertujuan menganalisis konflik identitas budaya bangsa Irlandia dalam drama Translation karangan Brian Friel, yaitu dengan mengupas mengapa konflik itu terjadi, dan bagaimana akibatnya terhadap bangsa Irlandia. Metode yang diterapkan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan menganalisa isi melalui teknik pengumpulan data berupa studi kepustakaan. Dari sumber data drama Translation karangan Brian Friel, peneliti memakai teknik interpretasi melalui teori postkolonialisme konsep mimikri dari Homi K Bhabha untuk mengidentifikasi konflik identitas budaya bangsa Irlandia yang ditemukan pada karya sastra tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seting yang terdapat pada drama tersebut adalah pedesaan Irlandia Utara pada abad 19. Bangsa Irlandia takluk menjadi koloni bangsa Inggris. Bangsa Inggris menjajah dengan berbagai cara, menghancurkan hak-hak bangsa Irlandia dengan memaksa mereka kerja paksa di perkebunan kentang tempat tinggal mereka untuk memenuhi kebutuhan makanan rakyat Inggris, melarang mereka menggunakan bahasa asli atau melakukan ibadah agama Katolik, dan melakukan survei Ordnance yaitu mengganti paksa nama-nama lokal di Irlandia utara ke bahasa Inggris untuk kepentingan imperialisme. Penjajahan tersebut menyebabkan penderitaan, kelaparan dan kemiskinan. Melalui dialog-dialognya tercermin bahwa bangsa Inggris ingin melenyapkan budaya serta bahasa Irlandia, lalu menggantinya dengan budaya dan bahasa Inggris yang dianggap lebih modern.