cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Restorative Justice sebagai Pembaharuan Sistem Peradilan Pidana di Indonesia Adelia, Dela
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6625

Abstract

Sistem peradilan pidana di Indonesia hingga saat ini masih didominasi oleh pendekatan retributif yang menitikberatkan pada pemidanaan sebagai bentuk pembalasan atas tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku. Pendekatan tersebut dalam praktik menimbulkan berbagai persoalan, antara lain meningkatnya jumlah perkara pidana, kelebihan kapasitas lembaga pemasyarakatan, serta belum optimalnya pemenuhan rasa keadilan dan pemulihan bagi korban tindak pidana. Selain itu, korban sering kali diposisikan sebagai pihak yang pasif dan kurang dilibatkan dalam proses penyelesaian perkara pidana. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep Restorative Justice sebagai alternatif penyelesaian perkara pidana, dengan menelaah pengaturan hukum serta implementasinya dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan meliputi peraturan perundang-undangan, doktrin para ahli hukum, serta artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Restorative Justice merupakan pendekatan yang berorientasi pada pemulihan kerugian korban, pertanggungjawaban pelaku, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam penyelesaian konflik pidana. Meskipun konsep Restorative Justice telah memiliki dasar hukum melalui berbagai regulasi, penerapannya di Indonesia masih menghadapi kendala berupa perbedaan pemahaman aparat penegak hukum, keterbatasan regulasi yang terintegrasi, serta potensi ketidakkonsistenan dalam praktik. Oleh karena itu, Restorative Justice memiliki peran strategis sebagai instrumen pembaruan sistem peradilan pidana agar lebih humanis, berkeadilan, dan berorientasi pada keadilan substantif
Analisis Pengambilan Keputusan Investasi Saham dengan Menggunakan Capital Asset Pricing Model (CAPM) pada Indeks LQ45 yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Ramadhan, Mhd; Saragih, Jon Martuahman; Saragih, Jon Saiganda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6627

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat return dan risiko saham dengan menggunakan pendekatan Capital Asset Pricing Model (CAPM), serta mengklasifikasikan perusahaan yang tergabung dalam Indeks LQ45 ke dalam kategori undervalued dan overvalued. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan suatu saham berada dalam kondisi undervalued maupun overvalued. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif, yaitu penelitian yang menggambarkan fenomena berdasarkan data numerik yang dianalisis secara sistematis. Teknik analisis data yang diterapkan meliputi analisis deskriptif kuantitatif dan analisis induktif. Analisis deskriptif kuantitatif digunakan untuk menghitung return aktual, return pasar, tingkat pengembalian bebas risiko, beta saham, serta expected return berdasarkan model CAPM. Sementara itu, analisis induktif digunakan untuk menarik kesimpulan mengenai hubungan antara risiko sistematis (beta) dan tingkat pengembalian yang diharapkan. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, yaitu pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu sesuai dengan tujuan penelitian. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan program aplikasi Microsoft Excel untuk mempermudah perhitungan dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan linear antara risiko sistematis dan tingkat pengembalian yang diharapkan, sebagaimana dijelaskan dalam teori CAPM. Berdasarkan hasil perbandingan antara return aktual dan expected return, diperoleh 11 saham yang termasuk kategori undervalued dan 10 saham yang termasuk kategori overvalued, sehingga dapat menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan investasi.
Overkapasitas Lembaga Pemasyarakatan sebagai Dampak Kebijakan Pemidanaan dalam Sistem Peradilan Pidana Hasmanita, Cilvianiar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6629

Abstract

Dalam sistem peradilan pidana, lembaga pemasyarakatan menempati posisi strategis sebagai tahap penutup yang memiliki peran ganda, yakni menyediakan proses pembinaan bagi narapidana sekaligus memfasilitasi kembalinya mereka ke kehidupan masyarakat secara produktif. Namun demikian, dalam praktik operasionalnya (das sein), lembaga pemasyarakatan di Indonesia menghadapi persoalan serius berupa overkapasitas yang bersifat kronis dan sistemik, mengakar pada kebijakan pemidanaan yang tidak proporsional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam kebijakan pemidanaan dalam sistem peradilan pidana Indonesia, mengkaji tujuan normatif kebijakan pemidanaan dan sistem pemasyarakatan (das sollen), serta menelaah kesenjangan fundamental antara keduanya sebagai faktor struktural penyebab overkapasitas lembaga pemasyarakatan. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan hukum normatif, yang secara komprehensif menggabungkan analisis terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan serta konsep-konsep hukum yang mendasari. Temuan dari penelitian ini memperlihatkan bahwa overkapasitas lembaga pemasyarakatan merupakan konsekuensi langsung dari kebijakan pemidanaan yang masih berorientasi pada pemenjaraan massal, di mana pidana penjara belum ditempatkan secara konsisten sebagai ultimum remedium atau pilihan terakhir. Kesenjangan yang signifikan antara tujuan normatif pemidanaan yang menekankan aspek rehabilitasi dan reintegrasi sosial dengan praktik pemidanaan yang bersifat represif dan punitif berdampak pada tidak optimalnya fungsi pemasyarakatan, degradasi kondisi hunian, serta berpotensi menimbulkan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia narapidana. Dengan mempertimbangkan urgensi permasalahan tersebut, diperlukan reorientasi kebijakan pemidanaan yang komprehensif melalui optimalisasi penerapan pidana alternatif untuk mengatasi permasalahan overkapasitas lembaga pemasyarakatan secara struktural dan berkelanjutan.
Rancang Bangun Sistem Informasi Penerimaan Karyawan Pada PT. Doo Seung Global Berbasis Web Hardandrito, Awan Gumilang; Suhardoyo, Suhardoyo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.663

Abstract

The development of information technology in the business world is getting tighter. With the support of quality human resources, it will support company management to be able to survive in its activities. The key to success in getting quality human resources lies in the employee recruitment stage. So it is necessary to have a better employee recruitment management system. Like PT. Doo Seung Global as a company engaged in the manufacture of knitted materials such as sweaters, cardigans, scarves and vests, the employee recruitment process still uses a manual system. This causes problems, including damaged or lost applicant data and takes a lot of time in the hiring process, and the availability of updated data is not guaranteed. To provide a solution, the authors designed a web-based employee recruitment information system, the authors used the waterfall model software development method to design an information system and used Unified Modeling Language (UML) diagrams, a website-based Employee Recruitment Information System at PT. Doo Seung Global can help the employee recruitment process become faster, precise and accurate in order to get employee candidates who meet the criteria
Pengaruh Tax Avoidance, Intensitas Modal dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Nilai Perusahaan Mutmainah, Dhea; Hasanah, Neneng
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji secara empiris pengaruh Tax Avoidance, Intensitas Modal dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Nilai perusahaan pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama lima tahun terakhir yaitu tahun 2020-2024. Seiktor eineirgi adalah salah satu i seiktor yang paling aktif di Buirsa Eifeik Indoneisia baik itui dari seigi voluimei transaksi mauipuin nilai.  Sektor energi dipilih kareina peirannya yang kruisial dalam meindorong peirtuimbuihan eikonomi Indoneisia seirta seibagai salah satui suimbeir peindapatan uitama bagi peimeirintah. Seilain itui, peiruisahaan ini teiruis beirtambah seitiap tahuinnya yang meinuinjuikan bahwa seiktor eineirgi meimiliki peiluiang beisar uintuik teiruis beirkeimbang dan meinjadi salah satui dari lima seiktor yang meimbeirikan kontribuisi signifikan teirhadap peincapaian inveistasi di Indoneisia. Dalam penelitian ini penulis menggunakan data sekunder dengan pendekatan kuantitatif, berupa laporan keuangan tahunan, baik melalui web resmi masing-masing perusahaan atau situs resmi BEI yang menyediakan akses ke laporan keuangan. Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling sehingga diperoleh 9 perusahaan yang sudah memenuhi kriteria, dengan periode obsevasi lima tahun dari tahun 2020-2024, sehingga menghasilkan sebanyak 45 data observasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan Microsoft Excel dan Eviews12. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara simultan Tax Avoidance, Intensitas Modal dan Kepemilikan Manajerial berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Secara parsial Tax Avoidance berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan. Sedangkan Intensitas Modal dan Kepemilikan Manajerial tidak berpengaruh terhadap Nilai Perusahaan
Pengaruh Kinerja Instruktur dan Service Quality Terhadap Kepuasan Peserta Pelatihan BBPVP Medan Yumni, Raihanah; Siregar, Zulkarnain
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6631

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja instruktur dan service quality terhadap kepuasan peserta pelatihan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan. Kinerja instruktur merupakan kemampuan instruktur dalam merencanakan, melaksanakan, serta mengevaluasi proses pembelajaran pelatihan secara efektif, sedangkan service quality merupakan tingkat kualitas pelayanan yang diberikan lembaga pelatihan kepada peserta yang meliputi aspek keandalan, daya tanggap, jaminan, empati, dan bukti fisik. Kepuasan peserta pelatihan merupakan tingkat perasaan peserta setelah membandingkan antara harapan dengan kinerja pelayanan dan proses pelatihan yang diterima. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta pelatihan di BBPVP Medan tahun 2023–2024. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 64 orang. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda yang diolah dengan bantuan program SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja instruktur berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan peserta pelatihan. Service quality juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan peserta pelatihan. Kinerja instruktur memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan peserta pelatihan, dengan nilai beta sebesar 0,420 dan nilai signifikansi 0,025. Service quality juga memiliki pengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan peserta pelatihan dengan nilai beta sebesar 0,399 dan nilai signifikansi 0,032. Secara simultan, variabel kinerja instruktur dan service quality memiliki pengaruh sebesar 62,9% terhadap kepuasan peserta pelatihan berdasarkan nilai Adjusted R Square, sementara sisanya sebesar 37,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini.
Analisis Yuridis Tindak Pidana Kejahatan Ujaran Kebencian di Media Sosial Studi Kasus Putusan No.72/PID.SUS/2020/PT.DPS Dinata, Ines Della; Cornelis, Vieta Imelda; Ariwibawa, Muhammad Yustino
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6632

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa dampak signifikan terhadap pola interaksi masyarakat, khususnya melalui media sosial. Di satu sisi, media sosial memberikan ruang kebebasan berekspresi, namun di sisi lain juga membuka peluang terjadinya tindak pidana ujaran kebencian (hate speech) yang berpotensi mengganggu ketertiban umum dan persatuan bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 terhadap tindak pidana ujaran kebencian di media sosial, serta mengkaji pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 72/Pid.Sus/2020/PT.DPS. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbuatan terdakwa dalam kasus tersebut telah memenuhi unsur-unsur tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 28 ayat (2) jo. Pasal 45A ayat (2) UU ITE, khususnya unsur kesengajaan, tanpa hak, serta perbuatan menyebarkan informasi elektronik yang menimbulkan rasa kebencian terhadap kelompok tertentu. Pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan didasarkan pada aspek yuridis, filosofis, dan sosiologis, dengan tetap memperhatikan keseimbangan antara kebebasan berekspresi dan perlindungan terhadap ketertiban umum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan UU ITE dalam perkara tersebut merupakan bentuk penegakan hukum terhadap ujaran kebencian di ruang digital, sekaligus menegaskan bahwa kebebasan berpendapat memiliki batasan hukum yang harus dipatuhi.
Penerapan Asas Legalitas dalam Sengketa Pajak Impor Analisis Putusan Mahkamah Agung No. 5304/B/PK/Pjk/2024. Umacina, Nurhidayat
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6634

Abstract

Sengketa pajak impor kerap muncul dalam praktik kepabeanan karena adanya perbedaan penafsiran antara wajib pajak dan otoritas bea dan cukai mengenai klasifikasi barang, yang pada akhirnya berpengaruh terhadap penentuan tarif bea masuk, penerapan ketentuan larangan dan pembatasan, serta besaran kewajiban fiskal yang harus dipenuhi oleh importir. Kondisi ini berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum dan ketegangan hubungan antara negara sebagai pemungut pajak dengan pelaku usaha sebagai subjek pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Asas Legalitas dan prinsip Due Process of Law dalam penyelesaian sengketa pajak impor melalui kajian terhadap Putusan Mahkamah Agung Nomor 5304/B/PK/Pjk/2024. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan menelaah peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan dan kepabeanan, doktrin hukum, serta pertimbangan hukum dalam putusan tersebut sebagai bahan analisis utama. Pendekatan ini diperkaya dengan analisis deskriptif-analitis untuk menjelaskan konsistensi penerapan prinsip hukum dalam praktik peradilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Agung menegakkan secara tegas prinsip Nullum Tributum Sine Lege, dengan memastikan bahwa setiap tindakan fiskal, termasuk penetapan klasifikasi barang dan kewajiban administratif, memiliki dasar hukum yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, Mahkamah juga menjamin terpenuhinya Due Process of Law melalui mekanisme keberatan, banding, dan peninjauan kembali, sehingga memberikan kepastian dan perlindungan hukum bagi wajib pajak sekaligus menjaga legitimasi sistem perpajakan nasional. Temuan ini berkontribusi bagi penguatan rule of law di bidang kepabeanan serta menjadi rujukan praktis bagi otoritas fiskal dan importir dalam meminimalkan sengketa klasifikasi di masa depan yang berulang.
Gambaran Quarter Life Crisis pada Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru Natasya, Fadni Fadila; Puswati, Desti; Dyna, Fitri; Harahap, Afrida Sriyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6635

Abstract

Mahasiswa program profesi Ners berada pada fase transisi perkembangan dewasa muda yang sangat rentan terhadap fenomena Quarter Life Crisis. Beban kerja klinis yang tinggi, tuntutan kompetensi akademik yang ketat, jadwal praktik shift yang padat, serta kekhawatiran mengenai prospek karier setelah lulus menjadi faktor pemicu utama munculnya krisis emosional ini. Jika tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut dapat berdampak pada penurunan kesejahteraan psikologis, motivasi belajar, dan performa profesional calon perawat, bahkan berpotensi memicu burnout dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan gambaran Quarter Life Crisis pada mahasiswa profesi Ners di Fakultas Keperawatan Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa profesi Ners di Institut Kesehatan Payung Negeri Pekanbaru. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 128 responden yang dipilih dengan teknik probability sampling melalui pendekatan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Quarter Life Crisis yang telah divalidasi dan reliabel. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mengidentifikasi distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden mengalami Quarter Life Crisis, yaitu sebanyak 106 mahasiswa (82,8%), sedangkan 22 mahasiswa (17,2%) tidak mengalami krisis. Temuan ini mengindikasikan tingginya kerentanan psikologis mahasiswa profesi Ners selama menjalani pendidikan klinis. Berdasarkan hasil tersebut, pihak institusi diharapkan menyediakan dukungan.
Kategorisasi Komentar Live Streaming TikTok Menggunakan Support Vector Machine Maharani, Meythia; Ihsan, Mochamad Chairul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6636

Abstract

Di era social commerce yang berkembang pesat, live streaming telah menjadi alat pemasaran yang krusial, khususnya dalam industri kecantikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengklasifikasikan karakteristik komentar audiens pada live streaming TikTok dari brand Make Over. Analisis difokuskan pada perbandingan dua konteks waktu yang berbeda, yaitu sesi Business as Usual (BAU) dan kampanye Payday, dengan menerapkan algoritma Support Vector Machine (SVM). Data penelitian dikumpulkan melalui teknik scraping untuk mendapatkan himpunan komentar dari kedua sesi live streaming tersebut. Tahapan metode penelitian diawali dengan prapemrosesan teks yang komprehensif untuk membersihkan noise pada data. Selanjutnya, proses pelabelan kategori komentar dilakukan secara otomatis memanfaatkan teknologi Large Language Model (LLM) GPT-4o mini untuk meningkatkan efisiensi. Fitur diekstraksi menggunakan metode pembobotan Term Frequency-Inverse Document Frequency (TF-IDF). Untuk mengatasi masalah ketidakseimbangan kelas pada dataset, penelitian ini mengimplementasikan teknik Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) sebelum melatih model SVM. Hasil pengujian model menunjukkan adanya perbedaan karakteristik interaksi yang signifikan antara kedua sesi. Sesi Payday menghasilkan volume komentar yang jauh lebih tinggi dan didominasi oleh niat transaksional, seperti pertanyaan seputar diskon dan voucher, mencapai akurasi klasifikasi sebesar 92,62%. Sebaliknya, sesi BAU lebih didominasi oleh komentar bersifat konsultatif terkait kecocokan produk dengan akurasi model 84,54%. Meski demikian, kategori Information Seeking tetap menjadi yang paling dominan di kedua sesi. Temuan strategis ini memberikan implikasi manajerial bagi brand, menyarankan perlunya strategi pengelolaan live streaming yang lebih adaptif berdasarkan konteks waktu promosi serta perilaku spesifik audiens.