cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5,931 Documents
Analisis Waktu, Biaya, dan Mutu Pada Proyek Pembangunan Rumah Susun ASN PUPR Bengawan Solo Putri, Cantika Aurelya Adella; Marista, Fadila Arum
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8881

Abstract

Pembangunan rumah susun merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menyediakan hunian vertikal yang layak, aman, dan efisien bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja proyek Pembangunan Rumah Susun ASN PUPR BBWS Bengawan Solo berdasarkan aspek waktu, biaya, dan mutu untuk mengetahui tingkat kesesuaian antara perencanaan dan realisasi pelaksanaan proyek. Penelitian menggunakan metode deskriptif komparatif dengan pendekatan mixed method melalui analisis kuantitatif dan kualitatif. Evaluasi kinerja proyek dilakukan menggunakan metode Earned Value Management (EVM) untuk mengukur deviasi jadwal, biaya, dan indeks kinerja proyek, sedangkan analisis mutu dilakukan melalui perbandingan hasil pengujian laboratorium dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi pelaksanaan proyek mengalami perubahan dari 210 hari menjadi 360 hari kalender akibat perubahan lingkup pekerjaan dan kebijakan kementerian. Berdasarkan analisis Earned Value, proyek dapat diselesaikan tepat waktu sesuai jadwal revisi dengan nilai SPI sebesar 1,00 dan SV sebesar 0. Dari aspek biaya, terjadi peningkatan sebesar Rp1.763.778.310,00 atau 9,95% dari nilai kontrak awal dengan nilai CPI berkisar 0,96–0,97 yang menunjukkan pengendalian biaya masih tergolong efektif. Dari aspek mutu, hasil pengujian beton dan baja tulangan menunjukkan tingkat kesesuaian rata-rata sebesar 113% sehingga telah memenuhi bahkan melampaui standar spesifikasi teknis proyek. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengendalian proyek yang terintegrasi mampu menjaga keseimbangan antara waktu, biaya, dan mutu sehingga tujuan pembangunan rumah susun dapat tercapai secara optimal dan efisien.
Transformasi Digital UMKM dan Ketahanan Ekonomi Lokal: Analisis Adopsi Fintech, Literasi Digital, dan Daya Saing Usaha Mikro di Era Pasca Pandemi Indonesia 2023-2025 Saputra, Moh. Alldy; Rantisi, Hilman Tsani; Fawwaz, Muhammad Khuzaimah Haidar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8883

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia periode 2023–2025 dengan menitikberatkan pada hubungan antara adopsi financial technology (fintech), literasi digital, dan daya saing usaha mikro di era pascapandemi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan triangulasi data sekunder yang bersumber dari Kementerian Koperasi dan UKM, Bank Indonesia, OJK, APJII, World Bank, serta berbagai laporan ekonomi digital ASEAN. Analisis dilakukan melalui pendekatan statistik deskriptif dan teori Resource Based View (RBV) untuk mengidentifikasi faktor keberhasilan dan hambatan transformasi digital UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah UMKM yang terhubung ke platform digital meningkat hingga 34,2 juta unit pada akhir 2024, namun hanya sekitar 14,3 juta unit yang aktif bertransaksi secara konsisten. UMKM yang mengadopsi fintech, pembayaran digital, dan e-commerce mengalami peningkatan omzet rata-rata sebesar 27,4 persen dibandingkan UMKM konvensional. Di sisi lain, transformasi digital masih menghadapi berbagai kendala struktural, seperti ketimpangan infrastruktur telekomunikasi, tingginya biaya onboarding digital, rendahnya literasi keuangan digital, serta lemahnya integrasi kebijakan lintas sektor. Komparasi dengan Malaysia dan Thailand menunjukkan bahwa kedua negara memiliki ekosistem digital UMKM yang lebih terintegrasi melalui subsidi teknologi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, dan dukungan infrastruktur yang lebih merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi digital UMKM memerlukan kebijakan yang inklusif, terintegrasi, dan berkelanjutan guna memperkuat ketahanan ekonomi lokal serta meningkatkan daya saing UMKM Indonesia di era ekonomi digital.
Konflik dan Strategi Manajemen dalam Implementasi Hybrid Learning di Perguruan Tinggi Nuruya, Intan; Sabrina, Friska Dwi; Ramadhani, Dwi Bulan; Adhim, Muhammad Fauzzul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8884

Abstract

Implementasi model hybrid learning yang memadukan pembelajaran tatap muka dan daring di perguruan tinggi menjadi respons penting terhadap transformasi pendidikan pada era digital. Model ini menawarkan fleksibilitas waktu, perluasan akses belajar, serta peluang pemanfaatan teknologi dalam proses akademik. Namun, penerapannya tidak selalu berjalan lancar karena memunculkan berbagai konflik, baik pada tingkat individu maupun institusional. Konflik individu tampak dalam perbedaan persepsi antara dosen dan mahasiswa mengenai efektivitas pembelajaran, tingkat interaksi, beban tugas, serta kesiapan mengikuti proses belajar berbasis teknologi. Sementara itu, konflik institusional berkaitan dengan keterbatasan infrastruktur digital, ketidaksiapan sistem pendukung, dan kebijakan kampus yang belum sepenuhnya adaptif terhadap kebutuhan hybrid learning. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk-bentuk konflik yang muncul dalam implementasi hybrid learning di perguruan tinggi serta mengidentifikasi strategi manajemen konflik yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik paling dominan berkaitan dengan rendahnya interaksi akademik, kesenjangan kemampuan teknologi, perbedaan harapan terhadap kualitas pembelajaran, dan hambatan komunikasi antara pihak yang terlibat. Strategi manajemen konflik yang relevan meliputi kolaborasi sebagai pendekatan utama, diikuti kompromi dan akomodasi untuk menyelesaikan perbedaan kepentingan maupun kendala teknis. Selain itu, komunikasi terbuka, pelatihan teknologi, evaluasi berkala, dan kebijakan institusional yang fleksibel diperlukan agar konflik dapat dikelola secara konstruktif. Dukungan pimpinan kampus, kesiapan dosen, serta partisipasi mahasiswa juga menjadi faktor penting dalam memastikan keberhasilan penerapan strategi tersebut di lingkungan akademik. Dengan strategi yang tepat, konflik dalam hybrid learning tidak hanya dapat dikurangi, tetapi juga diubah menjadi peluang untuk membangun sistem pembelajaran perguruan tinggi yang lebih inklusif, adaptif, partisipatif, dan berkelanjutan pada masa depan akademik.
Pengaruh Wayground AI terhadap Pemahaman Mahasiswa Pendidikan Ekonomi pada Materi Pendapatan Nasional Meiriza, Micasiar; Widara, Sayluna Panca; Hutagaol, Ertika Monika; Hersya, Muhammad Reyhan; Simanjuntak, Rani Azuri; Sinaga, Suci Azzahra; Hutabarat, Margaret; Pasaribu, Jensita; Gultom, Nathasya Regina; Sormin, Yosefa Fernanda Br; Sidauruk, Beata Lasmaria
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8887

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan AI Wayground terhadap pemahaman mahasiswa Program Pendidikan Ekonomi B angkatan 2025 di Universitas Negeri Medan pada materi pendapatan nasional. Penelitian dilakukan karena pemahaman mahasiswa terhadap materi konseptual masih rendah ketika pembelajaran dilakukan secara tradisional. Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memberikan peluang untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan berpusat pada mahasiswa. Salah satu media yang digunakan adalah Wayground AI yang memiliki fitur kuis interaktif, penilaian pembelajaran, dan gamifikasi untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental melalui model one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 30 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen soal pilihan ganda pretest dan posttest yang disebarkan menggunakan Google Forms. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji N-Gain, dan Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 40,17 meningkat menjadi 86,17 pada posttest, sehingga terjadi peningkatan sebesar 46,00 poin. Hasil analisis N-Gain memperoleh rata-rata 0,7493 dengan kategori tinggi, di mana 70% mahasiswa berada pada kategori tinggi dan 30% kategori sedang. Hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan nilai t-hitung sebesar 12,0778 lebih besar dari t-tabel 2,045 pada taraf signifikansi 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Dengan demikian, penggunaan Wayground AI terbukti memberikan pengaruh signifikan dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap materi pendapatan nasional serta dapat menjadi alternatif media pembelajaran digital yang efektif dan inovatif di perguruan tinggi.
Persepsi Pegawai, Kualitas Sistem Coretax, dan Efektivitas Implementasi Integrasi NIK-NPWP: Moderasi Intensitas Pelatihan Pada KPP Pratama Denpasar Barat Saputri, Damiana Sevanya; Prawitasari, Putu Putri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8888

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya efektivitas implementasi integrasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dalam mendukung transformasi digital administrasi perpajakan di Indonesia. Integrasi NIK-NPWP merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi pengelolaan data perpajakan melalui pemanfaatan teknologi digital yang terintegrasi. Namun, keberhasilan implementasi kebijakan tersebut tidak hanya ditentukan oleh kesiapan sistem teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh persepsi pegawai sebagai pengguna utama sistem dan kualitas sistem Coretax yang digunakan dalam proses administrasi perpajakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi pegawai dan kualitas sistem Coretax terhadap efektivitas implementasi integrasi NIK-NPWP serta menguji peran intensitas pelatihan sebagai variabel moderasi. Penelitian dilakukan di KPP Pratama Denpasar Barat dengan menggunakan teknik sampling jenuh terhadap 85 pegawai. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert lima poin. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pegawai dan kualitas sistem Coretax berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas implementasi integrasi NIK-NPWP. Sementara itu, intensitas pelatihan tidak terbukti mampu memoderasi pengaruh persepsi pegawai maupun kualitas sistem Coretax terhadap efektivitas implementasi integrasi tersebut. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital perpajakan sangat dipengaruhi oleh kualitas sistem yang andal serta persepsi positif pegawai terhadap manfaat dan kemudahan penggunaan sistem. Implikasi praktis penelitian ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas teknis Coretax serta penyelenggaraan pelatihan yang lebih tepat sasaran guna meningkatkan kompetensi pegawai dalam mendukung optimalisasi implementasi integrasi NIK-NPWP.  
Dampak Perubahan Profitabilitas Akibat Kriris Global terhadap Harga Saham pada Perusahaan Manufaktur Indonesia: Studi Periode 2019-2025 Putri, Sindy Nur Smadi; Hasanah, Anisaul; Tuharea, Firdaus Indrajaya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8889

Abstract

Krisis global periode 2019–2025, yang dipicu oleh pandemi COVID-19, instabilitas geopolitik, dan gangguan rantai pasok, memberikan tekanan multidimensional terhadap perusahaan sektor manufaktur di Indonesia sehimgga mempengaruhi kinerja keuangan dan pergerakan harga saham perusahaan. Penelitian ini menganalisis pengaruh perubahan profitabilitas perusahaan manufaktur terhadap harga saham selama periode krisis tersebut. Menggunakan pendekatan kuantitatif, studi memanfaatkan data sekunder dari 60 perusahaan manufaktur tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 2019–2025. Analisis regresi data panel dengan Fixed Effect Model (FEM) digunakan untuk menguji dampak tiga indikator profitabilitas: Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), dan Net Profit Margin (NPM). Hasil analisis parsial menunjukkan bahwa ROA, ROE, dan NPM berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham, dengan ROA menjadi variabel paling dominan dalam menjelaskan perubahan harga saham. Secara simultan, ketiga indikator profitabilitas tersebut menjelaskan 65,9% variasi harga saham, menegaskan bahwa profitabilitas merupakan prediktor utama kinerja saham pada masa ketidakpastian ekonomi. Temuan ini menekankan pentingnya efisiensi operasional dan pengelolaan aset untuk mempertahankan daya saing serta menjaga kepercayaan investor. Implikasi penelitian menyarankan agar manajemen perusahaan manufaktur memprioritaskan strategi peningkatan profitabilitas sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko selama krisis, sementara investor dapat menggunakan indikator profitabilitas sebagai sinyal utama dalam pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini berkontribusi pada literatur terkait hubungan antara kinerja keuangan dan nilai pasar perusahaan di masa krisis ekonomi.
Efektivitas Sistem Pengendalian Internal dalam Mencegah Fraud di Pemerintah Kota Semarang Sulistyawati, Intan; Permatasari, Devi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas sistem pengendalian internal dalam mencegah fraud di Pemerintah Kota Semarang. Fraud pada sektor publik menjadi permasalahan yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintahan serta menghambat terciptanya tata kelola yang transparan dan akuntabel. Sistem pengendalian internal dipandang sebagai salah satu upaya penting dalam meminimalkan risiko terjadinya kecurangan melalui penerapan lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Inspektorat Kota Semarang. Penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 63 orang. Analisis data dilakukan menggunakan program SPSS versi 26 melalui analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik, analisis regresi linier sederhana, uji koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas sistem pengendalian internal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan fraud di Pemerintah Kota Semarang. Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin efektif penerapan sistem pengendalian internal, maka semakin tinggi kemampuan organisasi dalam mencegah terjadinya kecurangan. Sistem pengendalian internal yang berjalan dengan baik mampu meningkatkan pengawasan, memperkuat kepatuhan terhadap prosedur, serta mengurangi peluang terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian akuntansi sektor publik serta menjadi masukan praktis bagi Pemerintah Kota Semarang dalam memperkuat sistem pengendalian internal guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Digital Literacy and Employee Performance in Culinary MSMEs: A Mediation Model Barima, Hima
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8894

Abstract

This study examines the mediating role of competency in the relationship between digital literacy and employee performance among culinary micro, small, and medium enterprises (MSMEs) in Purbalingga Regency, Indonesia. Digital transformation has encouraged culinary MSMEs to adopt social media marketing, digital payment systems, online delivery platforms, and customer communication applications. However, the effectiveness of these technologies depends on the ability of owners and employees to use them productively. This study employed a quantitative explanatory design involving 150 culinary MSME owners and employees who had experience using digital tools in daily business operations. Data were collected through a structured questionnaire and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4. The results indicate that digital literacy has a positive and significant effect on competency and employee performance. Competency also has a positive and significant effect on employee performance and partially mediates the relationship between digital literacy and employee performance. These findings show that digital literacy improves employee performance both directly and indirectly through competency development. The study contributes to Human Capital Theory and competency-based human resource management by explaining how digital capability is transformed into work performance. Practically, the findings suggest that culinary MSME owners and local stakeholders should integrate digital literacy training with competency-based development programs to improve employee performance and business competitiveness.
Determinan Minat Penggunaan Coretax: Peran Technology Readiness dan Persepsi Kompleksitas Dengan Persepsi Kegunaan dan Kepercayaan Terhadap Sistem Sebagai Variabel Mediasi Purnama, Made Cahya; Prawitasari, Putu Putri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8895

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Technology Readiness dan Persepsi Kompleksitas terhadap Minat Penggunaan Coretax dengan Persepsi Kegunaan dan Kepercayaan terhadap Sistem sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan pada wajib pajak yang pernah menggunakan sistem Coretax di Kota Denpasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penerapan sistem perpajakan digital yang efektif untuk meningkatkan kualitas pelayanan perpajakan serta mendorong kepatuhan wajib pajak dalam menggunakan sistem berbasis teknologi. Dalam implementasinya, penggunaan Coretax dipengaruhi oleh kesiapan teknologi pengguna, tingkat kompleksitas sistem, persepsi manfaat, dan tingkat kepercayaan terhadap sistem yang digunakan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 212 responden. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria wajib pajak yang telah menggunakan Coretax. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Technology Readiness berpengaruh positif dan signifikan terhadap Persepsi Kegunaan dan Kepercayaan terhadap Sistem. Sebaliknya, Persepsi Kompleksitas berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Persepsi Kegunaan dan Kepercayaan terhadap Sistem. Selain itu, Persepsi Kegunaan dan Kepercayaan terhadap Sistem terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Penggunaan Coretax. Hasil pengujian pengaruh tidak langsung menunjukkan bahwa Persepsi Kegunaan dan Kepercayaan terhadap Sistem mampu memediasi pengaruh Technology Readiness dan Persepsi Kompleksitas terhadap Minat Penggunaan Coretax. Temuan ini menunjukkan bahwa kesiapan teknologi, persepsi manfaat, dan kepercayaan terhadap sistem merupakan faktor penting dalam meningkatkan minat penggunaan Coretax, sedangkan persepsi kompleksitas dapat menurunkan minat penggunaan sistem. 
Pengaruh Total Assets Turnover (TATO) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Return on Assets (ROA) pada PT Campina Ice Cream Industry Tbk. Agnesia, Fransiska Natalie; Marchella, Gabriella; Christie, Felicia; Manurung, Elizabeth Tiur
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Total Assets Turnover (TATO) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Return on Assets (ROA) pada PT Campina Ice Cream Industry Tbk. Profitabilitas perusahaan menjadi indikator penting dalam menilai kemampuan perusahaan menghasilkan laba melalui pengelolaan aset dan struktur modal yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Data yang digunakan berupa laporan keuangan kuartalan PT Campina Ice Cream Industry Tbk. periode 2018–2025 dengan jumlah observasi sebanyak 32 data. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan pendekatan autoregressive AR(1) menggunakan software EViews untuk mengatasi gejala autokorelasi pada data time series. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Total Assets Turnover (TATO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets (ROA). Hal ini menunjukkan bahwa efektivitas penggunaan aset mampu meningkatkan profitabilitas perusahaan. Sementara itu, Debt to Equity Ratio (DER) menunjukkan pengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap ROA, sehingga struktur pendanaan perusahaan belum memberikan dampak yang nyata terhadap profitabilitas. Secara simultan, variabel TATO dan DER berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai Adjusted R² sebesar 84,01%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan aset yang efektif menjadi faktor utama dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan.