cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,377 Documents
Pengaruh Work Life Balance dan Flexible Working Arrangement Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Bank BRI Cabang Sidenreng Rappang Nadila, Saskia; Musa, Chalid Imran; Kurniawan, Agung Widhi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7028

Abstract

Kepuasan kerja karyawan merupakan faktor penting dalam mendukung kinerja dan keberlanjutan organisasi, khususnya pada sektor perbankan yang berorientasi pada pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan flexible working arrangement terhadap kepuasan kerja karyawan Bank BRI Cabang Sidenreng Rappang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan tetap Bank BRI Cabang Sidenreng Rappang yang berjumlah 108 orang, sekaligus digunakan sebagai sampel dengan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert lima tingkat, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak statistik, yang diawali dengan uji validitas, reliabilitas, serta uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan, demikian pula flexible working arrangement yang terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa work-life balance dan flexible working arrangement mampu menjelaskan sebesar 52,2% variasi kepuasan kerja, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan kebijakan kerja yang memperhatikan keseimbangan kehidupan kerja dan fleksibilitas kerja berperan penting dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perbankan dalam merumuskan kebijakan sumber daya manusia yang adaptif dan berorientasi pada kesejahteraan karyawan.
Pengaruh Disiplin Kerja dan Promosi Jabatan terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Pos Indonesia Kantor Cabang dan Mogot Jakarta Barat Khanaluzianti, Khanaluzianti; Asmadi, Iwan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7029

Abstract

Pengelolaan sumber daya manusia yang efektif merupakan kunci keberhasilan bagi instansi layanan publik. PT. Pos Indonesia Kantor Cabang Daan Mogot Jakarta Barat sangat bergantung pada kinerja karyawan untuk menjaga kualitas layanan dan kepercayaan publik. Disiplin kerja dan promosi jabatan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh disiplin kerja dan promosi jabatan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif statistik. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 86 responden yang diperoleh menggunakan rumus slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t hitung 4,151 > t tabel 1,989). Promosi jabatan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t hitung 10,385 > t tabel 1,989). Secara simultan, disiplin kerja dan promosi jabatan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F hitung 94,329 > F tabel 3,11. Nilai Koefisiensi Determinasi R2 sebesar 0,694 yang berarti 69.4% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh disiplin kerja, dan promosi jabatan. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan disiplin kerja dan penerapan sistem promosi jabatan yang efektif dalam mendukung meningkatkan kinerja karyawan di PT. Pos Indonesia Kantor Cabang Daan Mogot Jakarta Barat.
Analisis Yuridis terhadap Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (Studi Kasus Putusan Nomor: 1172/Pid.Sus/2024/Pn.Sby) Mustofa, Achmad Al Arifil; Soekorini, Noenik; Aranggraeni, Renda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7034

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan hukum pidana materiil serta ratio decidendi hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap pelaku tindak pidana perdagangan orang terhadap anak dalam Putusan Nomor 1172/Pid.Sus/2024/PN.Sby. Fokus permasalahan dalam penelitian ini terletak pada ketepatan kualifikasi tindak pidana yang diterapkan serta dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana kepada terdakwa. Analisis ini menjadi penting mengingat tindak pidana perdagangan orang, khususnya terhadap anak, merupakan kejahatan serius yang berdampak luas terhadap hak asasi manusia dan masa depan korban. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, serta bahan hukum sekunder berupa literatur dan doktrin yang relevan. Seluruh bahan hukum tersebut dianalisis secara kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai penerapan norma hukum dalam putusan yang dikaji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Hakim telah menerapkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang sebagai lex specialis secara tepat dengan mengesampingkan ketentuan Pasal 296 KUHP. Ratio decidendi hakim didasarkan pada terpenuhinya unsur-unsur delik perdagangan orang terhadap anak, pertimbangan perlindungan terhadap korban, serta aspek yuridis, sosiologis, dan filosofis. Namun demikian, dari perspektif akademik, pidana yang dijatuhkan dinilai relatif ringan dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum dan ancaman maksimal undang-undang, sehingga masih terbuka ruang evaluasi dalam aspek pemidanaan guna memperkuat efek jera dan optimalisasi perlindungan anak sebagai korban.
Pengaruh Profitabilitas dan Leverage Terhadap Nilai Perusahaan Pada PT Bank Central Asia Tbk Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2015 – 2024 Gulo, Yanto Nius; Setiawan, Arip Budi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7035

Abstract

This This study aims to analyze the effect of Profitability and Leverage on Firm Value at PT Bank Central Asia Tbk, which is listed on the Bursa Efek Indonesia, during the 2014–2024 period. This research employs a quantitative approach with an associative research design. The data used are secondary data in the form of the company’s annual financial statements over the eleven-year research period. All financial data during this period were used as both the population and the sample of the study. The data analysis technique applied was multiple linear regression using SPSS version 27 software. The results show that simultaneously, Profitability and Leverage do not have a significant effect on Firm Value. This is evidenced by the F-test significance value of 0.189, which is greater than 0.05. Thus, it can be concluded that the two independent variables, when considered together, are not able to significantly explain variations in Firm Value. Partially, Profitability does not have a significant effect on Firm Value, with a t-test significance value of 0.086, which is greater than 0.05. However, the positive regression coefficient indicates that Profitability has a positive direction of relationship with Firm Value. Meanwhile, Leverage also does not have a significant effect on Firm Value, with a t-test significance value of 0.256, which is greater than 0.05. The negative regression coefficient indicates that Leverage has a negative direction of relationship with Firm Value. These findings indicate that during the research period, Profitability and Leverage were not the main determinants influencing Firm Value.
Pertimbangan Hakim Terhadap Tindak Pidana Pencurian Kendaraan Bermotor Yang Menggunakan Modus Operandi Memanfaatkan Kelalaian Korban (Studi Kasus Putusan Nomor : 309/Pid.B/2024/Pn.Gpr) Prasetiyo, Evan; Handayati, Nur; Marwiyah, Siti; Damayanti, Sri. Sukmana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7036

Abstract

Pelaksanaan hukum pidana yang konsisten dan berkeadilan merupakan kebutuhan mendasar dalam menjaga ketertiban sosial, terutama terhadap tindak pidana pencurian yang hingga kini masih sering terjadi dan menimbulkan keresahan di masyarakat. Penelitian ini berfokus pada penerapan Pasal 362 KUHP serta analisis ratio decidendi hakim dalam Putusan Nomor 309/Pid.B/2024/PN.Gpr. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum pidana materiil dalam putusan tersebut telah dilakukan secara tepat, karena seluruh unsur tindak pidana pencurian sebagaimana dirumuskan dalam Pasal 362 KUHP terbukti secara sah dan meyakinkan berdasarkan alat bukti yang diajukan di persidangan. Pertimbangan hakim juga memperhatikan modus operandi yang dilakukan secara sederhana tanpa unsur pemberatan serta motif perbuatan Terdakwa, yang turut memengaruhi berat ringannya pidana yang dijatuhkan. Ratio decidendi hakim mencerminkan adanya upaya untuk menyeimbangkan kepastian hukum dengan asas proporsionalitas pemidanaan, sehingga putusan tidak hanya berorientasi pada pembuktian formal semata, tetapi juga mempertimbangkan keadaan yang memberatkan dan meringankan. Namun demikian, pertimbangan tersebut masih dominan dalam kerangka yuridis formal dan belum sepenuhnya mengintegrasikan tujuan pemidanaan yang bersifat rehabilitatif dan restoratif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa putusan hakim telah tepat secara normatif, tetapi tetap terbuka ruang untuk penguatan dimensi keadilan substantif dalam praktik penjatuhan pidana.
Pemidanaan terhadap Pelaku Tindak Pidana Tanpa Hak Memiliki Narkotika Golongan I dalam Bentuk Tanaman (Studi Kasus Putusan Nomor 1614/PID.SUS/2025/PT SBY) Imron, Naufal Zaidaan Rahma Putra; Widodo, Ernu; Ayuningtyas, Fitri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7037

Abstract

Maraknya peredaran narkotika yang telah merambah seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda, menimbulkan ancaman serius bagi keberlangsungan kehidupan bangsa dan negara. Narkotika memiliki dampak signifikan terhadap kondisi fisik dan mental. Dalam konteks medis, penggunaan narkotika dengan dosis tepat dan di bawah pengawasan tenaga kesehatan dapat bermanfaat untuk pengobatan maupun penelitian. Namun, penyalahgunaan yang terjadi di Indonesia menunjukkan penyimpangan dari fungsi tersebut, sehingga menimbulkan dampak negatif yang merugikan individu maupun masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan regulasi yang tegas menjadi sangat penting, khususnya melalui Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Penelitian ini membahas dua pokok permasalahan, yaitu pengaturan tindak pidana tanpa hak memiliki Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman menurut UU Narkotika, serta penjatuhan pidana oleh hakim dalam Putusan Nomor 1614/Pid.Sus/2025/PT Sby. Metode yang digunakan adalah pendekatan kasus (case approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach) untuk menelaah penerapan norma hukum dalam praktik peradilan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbuatan tanpa hak memiliki Narkotika Golongan I dalam bentuk tanaman diatur secara tegas dalam Pasal 111 ayat (1) UU Narkotika sebagai ketentuan lex specialis terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Unsur deliknya meliputi “setiap orang”, “tanpa hak atau melawan hukum”, serta perbuatan memiliki, menyimpan, atau menguasai narkotika. Dalam putusan a quo, Pengadilan Tinggi Surabaya menguatkan pidana penjara 5 tahun dan denda Rp800.000.000,00 karena unsur delik terbukti sah dan meyakinkan. Penjatuhan pidana dinilai telah memenuhi asas legalitas, kepastian hukum, dan proporsionalitas, serta mencerminkan tujuan pemidanaan yang edukatif, preventif, korektif, dan represif.
Analisis Ketidakjelasan Pengembalian Barang Bukti Dalam Penegakan Hukum Tindak Pidana Pencucian Uang Oleh Lembaga Kredit Finansial (Lkf) Mitra Tiara Di Kabupaten Flores Timur Oematan, Cornelis.S; Medan, Korolus K.; Manuain, Orpa Ganefo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketidakjelasan pengembalian barang bukti dalam penegakan hukum tindak pidana pencucian uang pada Lembaga Kredit Finansial (LKF) Mitra Tiara di Kabupaten Flores Timur sebagaimana tertuang dalam Putusan Nomor 67/Pid./2018/PT.KPG. Permasalahan hukum muncul karena amar putusan tidak secara eksplisit menentukan pengembalian barang bukti kepada masyarakat (nasabah) sebagai korban, melainkan hanya menyatakan barang bukti dikembalikan kepada Penuntut Umum. Kondisi ini menimbulkan ambiguitas dalam pelaksanaan eksekusi serta berpotensi menghambat pemulihan hak korban. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif untuk memperoleh argumentasi yang sistematis dan komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakjelasan amar putusan tersebut bertentangan dengan ketentuan Pasal 46 ayat (2) dan Pasal 194 ayat (1) KUHAP yang mensyaratkan penentuan tegas status benda sitaan dalam putusan. Selain itu, dari perspektif teori keadilan korektif dan distributif, tidak dicantumkannya pengembalian kepada nasabah mengakibatkan tidak terpenuhinya prinsip pemulihan kerugian korban (asset recovery) secara optimal. Putusan tersebut lebih menitikberatkan pada aspek penghukuman pelaku dibandingkan pemulihan hak masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan perumusan amar putusan yang lebih jelas dan tegas guna menjamin kepastian hukum, keadilan, serta perlindungan hukum bagi korban tindak pidana pencucian uang.
Perancangan Sistem Informasi Posyandu Berbasis Website di Desa Rambutan Masam Islamiwati, Dian; Nasukha, Ahmad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7039

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan peluang besar dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan masyarakat di tingkat desa. Posyandu, sebagai sarana pelayanan kesehatan primer, sering menghadapi kendala serius dalam pengelolaan data, seperti pencatatan manual yang tidak efisien, rawan kesalahan manusia, kehilangan data, serta sulitnya akses informasi secara cepat dan akurat bagi kader serta tenaga kesehatan. Permasalahan ini berdampak pada pemantauan pertumbuhan balita, imunisasi, dan pencegahan stunting yang kurang optimal. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini merancang sistem informasi Posyandu berbasis website menggunakan model pengembangan Waterfall, yang mencakup tahapan analisis kebutuhan, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan secara berurutan. Pengembangan sistem memanfaatkan framework CodeIgniter 3 untuk struktur MVC yang ringan dan aman, serta MySQL sebagai basis data relasional yang andal. Pengujian dilakukan dengan metode black box testing untuk memverifikasi fungsionalitas, di mana seluruh test case dinyatakan valid dan lolos tanpa error. Selain itu, evaluasi kelayakan sistem menggunakan skala Likert terhadap 4 responden kader Posyandu dan 1 bidan menghasilkan tingkat penerimaan sebesar 88,8%, yang termasuk kategori sangat layak. Sistem ini menyediakan fitur seperti input data balita real-time, dashboard monitoring, dan generasi laporan otomatis. Dengan demikian, proses pengelolaan data kesehatan menjadi lebih akurat, efisien, dan terstruktur, sehingga membantu kader Posyandu dalam memantau perkembangan balita secara berkala, mengurangi risiko kesalahan, serta mempercepat penyusunan laporan bulanan untuk dinas kesehatan.
Pengaruh Kesadaran Wajib Pajak, Pengetahuan Perpajakan, dan Sanksi Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM di Tangerang Sherlyamanda, Andhien; Fitrianti, Dini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7041

Abstract

Pajak merupakan penerimaan negara yang sangat krusial bagi pembangunan setiap negara. Dengan kontribusi besar dari masyarakat dalam membayar pajak, pemerintah mampu menyediakan berbagai fasilitas dan infrastruktur. Salah satu fenomena yang pernah terjadi yaitu pada tahun 2021 jumlah UMKM di Indonesia mencapai 64,2 juta unit atau 99,9% dari total pelaku usaha, meskipun jumlah UMKM memiliki potensi besar sebagai pembayar pajak, dan wajib pajak meningkat, kontribusi mereka terhadap penerimaan pajak nasional masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran wajib pajak, pengetahuan perpajakan, dan sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Tangerang. Fenomena rendahnya kepatuhan pajak di sektor UMKM menjadi latar belakang utama penelitian ini, mengingat besarnya potensi penerimaan negara dari sektor tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan sumber data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan Google Form. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM di Kabupaten Tangerang yang berjumlah sekitar 78.500 unit, dengan pengambilan sampel sebanyak 100 responden menggunakan teknik incidental sampling dan rumus Slovin. Data dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda melalui program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, kesadaran wajib pajak, pengetahuan perpajakan, dan sanksi perpajakan berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Namun secara parsial, kesadaran wajib pajak ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak. Sebaliknya, variabel pengetahuan perpajakan dan sanksi perpajakan memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kepatuhan wajib pajak UMKM. Temuan ini menekankan pentingnya edukasi perpajakan dan penegakan sanksi untuk mendorong partisipasi pajak pelaku usaha.
Pengaruh Self-Efficacy dan Dukungan Sosial Terhadap Motivasi Berwirausaha pada Ibu-Ibu Kelompok UP2K Dikelurahan Pematang Sulur, Kota Jambi Amilia, Wilsa; Setiawati, Rike; Elliyana, Dessy
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7042

Abstract

UMKM berkontribusi lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto dan menyerap sekitar 97% tenaga kerja di Indonesia, sehingga penguatan usaha mikro berbasis rumah tangga menjadi agenda strategis pembangunan ekonomi. Dalam konteks tersebut, program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK di Kelurahan Pematang Sulur, Kota Jambi, menghimpun 40 ibu rumah tangga pelaku usaha kuliner dan jasa yang menghadapi tantangan rendahnya self-efficacy dan dukungan sosial akibat peran ganda domestik dan bisnis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh self-efficacy dan dukungan sosial terhadap motivasi berwirausaha secara simultan pada ibu-ibu UP2K, dengan fokus pada keberlanjutan motivasi dalam mengelola usaha mikro rumahan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory dan analisis Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Populasi berjumlah 40 pelaku UP2K aktif yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sensus. Instrumen berupa kuesioner tertutup skala Likert 4 poin yang mengukur dimensi self-efficacy, dukungan sosial (emosional, instrumental, informasional, apresiasi), dan motivasi berwirausaha (orientasi prestasi, kerja keras, kemandirian ekonomi, pengembangan usaha, kepuasan). Data dianalisis melalui uji validitas konvergen dan diskriminan, reliabilitas komposit, estimasi R-square, serta pengujian koefisien jalur dengan bootstrapping. Hasil penelitian menunjukkan self-efficacy dan dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi berwirausaha, dengan kontribusi penjelasan varians yang sangat kuat. Kesimpulannya, penguatan faktor psikologis internal dan dukungan sosial eksternal penting untuk meningkatkan motivasi berwirausaha berkelanjutan pada perempuan pelaku UMKM melalui program pemberdayaan berbasis komunitas.