cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,361 Documents
Pengaruh Product Ingredients, Brand Image dan Social Media Marketing terhadap Keputusan Pembelian Produk Viva Cosmetics di Kota Medan (Studi Kasus CK Cosmetic Setiabudi Medan) Wulandari, Putri; Aramita, Finta; Salqaura, Siti Alhamra; Marbun, Patar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh product ingredients, brand image, dan social media marketing terhadap keputusan pembelian produk Viva Cosmetics di Kota Medan dengan studi kasus pada CK Cosmetic SetiaBudi Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 85 konsumen yang pernah membeli produk Viva Cosmetics. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial product ingredients berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, brand image berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dan social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Viva Cosmetics di Kota Medan. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk Viva Cosmetics di Kota Medan, diketahui bahwa nilai Adjusted R Square 0,786 berarti 78,6% keputusan pembelian dapat di jelaskan oleh product ingredients, brand image, dan social media marketing. Sedangkan sisanya 21,4% dapat dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa transparansi bahan produk, citra merek yang kuat, serta strategi pemasaran melalui media sosial yang efektif berperan penting dalam meningkatkan keputusan pembelian konsumen, khususnya generasi muda di Kota Medan.
Analisis Yuridis Mengenai Force Majeure dalam Perjanjian Sewa Menyewa (Studi Putusan Nomor 723/PDT/2021/PT DKI) Sapitri, Ni Ketut Ayu Diah; Dantes, Komang Febrinayanti; Setianto, Muhamad Jodi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7133

Abstract

Force majeure merupakan suatu peristiwa yang tidak terduga dan berada di luar kekuasaan debitur sehingga dapat memengaruhi pelaksanaan kewajiban dalam suatu perjanjian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konsep force majeure dalam perjanjian sewa menyewa berdasarkan Pasal 1244 dan Pasal 1245 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, dengan studi kasus pada Putusan Nomor 723/Pdt/2021/PT DKI. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, serta menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier sebagai dasar analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peristiwa yang diklaim sebagai force majeure dalam perkara tersebut lebih tepat dikualifikasikan sebagai force majeure relatif, yaitu kondisi yang tidak menghapus kewajiban debitur secara permanen, melainkan hanya menunda pelaksanaannya. Dalam hal ini, debitur tetap memiliki kewajiban untuk memenuhi prestasi setelah keadaan memaksa tersebut berakhir. Penerapan force majeure juga dapat membebaskan debitur dari tanggung jawab atas ganti rugi, biaya, dan bunga, sepanjang terpenuhi unsur-unsur yang ditentukan, baik secara objektif maupun subjektif, yaitu peristiwa terjadi di luar kendali debitur, tidak dapat diperkirakan sebelumnya, serta tidak terdapat unsur kesalahan atau kelalaian. Penelitian ini menekankan pentingnya kejelasan klausul force majeure dalam perjanjian, termasuk pengaturan mengenai mekanisme penyesuaian kewajiban dan prosedur pemberitahuan. Selain itu, hakim diharapkan menerapkan prinsip proporsionalitas guna menjaga keseimbangan hak dan kewajiban para pihak, sehingga tercipta kepastian hukum, keadilan kontraktual, serta perlindungan hukum yang adil bagi semua pihak yang terlibat.
Komunikasi Organisasi Ikatan Mahasiswa Pasaman (IMAPAS) Kota Bukittinggi dalam Meningkatkan Rasa Kekeluargaan Antar Anggota Askandaria, Selamat; Ilmi, Darul
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tiga pola komunikasi organisasi, yaitu komunikasi vertikal dari atas ke bawah, komunikasi vertikal dari bawah ke atas, dan komunikasi horizontal dalam organisasi IMAPAS, serta dampaknya terhadap terbentuknya rasa kekeluargaan di antara anggota. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian lapangan dipilih untuk memperoleh data secara langsung di lokasi penelitian sehingga dapat menggambarkan secara nyata dinamika komunikasi yang terjadi dalam organisasi. Metode penelitian kualitatif digunakan karena mampu menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata, baik secara lisan maupun tertulis, yang diperoleh dari informan serta perilaku yang dapat diamati. Data penelitian diperoleh melalui berbagai sumber seperti wawancara, catatan lapangan, dokumentasi, serta dokumen resmi organisasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yaitu penentuan informan berdasarkan pertimbangan bahwa mereka memiliki kapasitas, posisi, pengalaman, serta pengetahuan yang relevan mengenai komunikasi dalam organisasi IMAPAS. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Ketiga teknik tersebut dipilih untuk memperoleh data yang mendalam dan komprehensif mengenai proses komunikasi organisasi yang terjadi. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi vertikal dari atas ke bawah yang diterapkan oleh ketua organisasi cenderung bersifat satu arah. Kondisi ini menyebabkan anggota kurang terlibat dalam proses pengambilan keputusan sehingga memengaruhi tingkat partisipasi dan dinamika komunikasi dalam organisasi. Oleh karena itu, diperlukan pola komunikasi yang lebih terbuka dan partisipatif agar rasa kekeluargaan dan keterlibatan anggota dalam organisasi dapat meningkat.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pengungkapan Sustainability Report Khaerunnisa, Nur; Widiyati, Dian
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7135

Abstract

Setiap Perusahaan atau entitas ingin memiliki bisnis yang mampu bertahan dalam kurun waktu yang lama, maka dari itu Perusahaan tidak hanya berorientasi pada laba atau profit saja tetapi juga harus memperhatikan beberapa aspek seperti, aspek lingkungan dan aspek masyarakat. Perusahaan harus memperhatikan lingkungan dan sumber daya untuk keberlangsungan operasioanal nya, sedangkan dalam konteks masyarakat yaitu dengan menjalin hubungan baik untuk keberlangsungan jangka panjang. Sustainability Report merupakan sebuah laporan yang ditunjukan kepada publik dan disusun oleh perusahaan untuk menyediakan informasi mengenai gambaran posisi dan aktivitas perusahaan pada dimensi ekonomi, lingkungan dan sosial untuk para pemangku kepentingan internal dan eksternal. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan melihat pengaruh dari Diversitas Gender dan Komite Audit Terhadap Pengungkapan Sustainability Report. Studi ini berfokus pada Perusahaan sektor Energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2020-2024. Analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dan menggunakan E-Views 12. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder. Sampel penelitian diambil secara purposive sampling dengan metode kuantitatif yang terdiri dari 13 perusahaan sesuai kriteria terpilih. Melalui analisis data, ditemukan bahwa secara simultan kedua variabel tersebut berpengaruh terhadap Pengungkapan Sustainability Report. Secara parsial Diversitas Gender yang terdiri dari Dewan Direksi Perempuan dan Dewan Komisaris Perempuan serta Komite Audit yang terbukti memiliki pengaruh signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa Diversitas Gender dan peran aktif Komite Audit dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan dalam mengungkapkan Sustainability Report
Kecanduan Game Online Berhubungan dengan Perilaku Agresif pada Remaja di SMP X Shely Amelia Putri; Prastiwi Puji Rahayu; Deasti Nurmaguphita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7136

Abstract

Masa remaja merupakan fase transisi yang ditandai oleh perubahan biologis, psikologis, dan sosial, sehingga individu pada tahap ini rentan mengalami kesulitan dalam mengendalikan emosi dan menunjukkan perilaku agresif. Perkembangan teknologi digital turut meningkatkan penggunaan game online di kalangan remaja. Penggunaan yang berlebihan dapat berkembang menjadi kecanduan dan berpotensi memengaruhi perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecanduan game online dan perilaku agresif pada remaja di SMP X. Penelitian menggunakan desain cross sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 58 siswa yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Internet Addiction Test untuk mengukur kecanduan game online dan Buss-Perry Aggression Questionnaire untuk mengukur perilaku agresif. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecanduan game online responden sebagian besar berada pada kategori rendah sebesar 48,3% dan sedang sebesar 46,6%, sedangkan kategori tinggi sebesar 5,2%. Perilaku agresif responden tersebar pada kategori rendah, sedang, dan tinggi. Hasil uji Spearman menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara kecanduan game online dan perilaku agresif dengan nilai p=0,003 dan koefisien korelasi r=0,386. Dengan demikian, semakin tinggi kecanduan game online, semakin meningkat pula kecenderungan perilaku agresif pada remaja. Temuan ini menegaskan pentingnya pengawasan keluarga dan sekolah, pembatasan waktu bermain, serta penguatan kemampuan regulasi emosi pada remaja.
Integrated Reporting and SDGs Disclosure: An Analysis of Factors Influencing the Quality of Integrated Reports in the Banking Sector Nurilah, Ririn; Deprianti, Gita; Arifin, Jainal; Yusnaini, Yusnaini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7138

Abstract

This study aims to examine the determinants influencing the quality of Integrated Reporting (IR) and Sustainable Development Goals (SDGs) disclosure in the banking sector. The growing demand for transparency and sustainability accountability has encouraged banks to adopt integrated reporting practices that combine financial and non-financial information to communicate long-term value creation. To address this issue, this study employs a Systematic Literature Review (SLR) approach based on the PRISMA guidelines to ensure a transparent and systematic literature selection process. The data were obtained exclusively from the Scopus database covering publications from 2016 to 2025. Through a rigorous screening and eligibility process, 26 empirical articles were selected and analyzed using narrative thematic synthesis. The results show that the quality of IR and SDGs disclosure in the banking sector is mainly influenced by internal governance mechanisms, including board independence, board size, gender diversity, and audit quality. In addition, firm characteristics such as bank size and profitability are identified as important determinants, as larger banks tend to have greater resources and face stronger legitimacy pressures to disclose sustainability information. External factors, particularly regulatory mandates and institutional pressures, also contribute to improving reporting quality. However, the influence of leverage and financial performance shows inconsistent results across studies. Overall, the findings indicate that integrated reporting quality reflects the interaction between governance structures, organizational resources, and institutional pressures faced by banks.
Perancangan Aplikasi Penggajian Karyawan Syuhardi, Yossi Indrawati; Prastomo, Andi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 1 (2025): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i1.714

Abstract

Sistem penggajian merupakan salah satu elemen penting dalam manajemen sumber daya manusia yang berfungsi untuk mengatur proses perhitungan dan distribusi gaji secara akurat dan efisien. PT Hanna Instruments Indotama sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan manufaktur memerlukan sistem penggajian yang terintegrasi guna menunjang operasional perusahaan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengevaluasi sistem informasi penggajian karyawan berbasis komputerisasi guna meningkatkan akurasi, efisiensi waktu, dan kualitas pelaporan. Hasil dari implementasi sistem ini menunjukkan bahwa proses penggajian menjadi lebih cepat, transparan, dan minim kesalahan. Sistem ini mampu mengelola berbagai komponen penggajian, seperti gaji pokok, tunjangan, potongan, hingga perhitungan pajak, dengan lebih sistematis dan terdokumentasi. Selain itu, sistem juga menyediakan fitur pelaporan otomatis yang membantu bagian keuangan dan sumber daya manusia dalam menyusun laporan bulanan dan tahunan secara real-time. Dengan diterapkannya sistem informasi penggajian ini, perusahaan dapat mengurangi risiko keterlambatan pembayaran dan ketidaksesuaian data, serta meningkatkan kepuasan dan kepercayaan karyawan terhadap sistem pengelolaan gaji yang diterapkan. Secara keseluruhan, pengembangan sistem informasi penggajian ini memberikan kontribusi signifikan dalam memperbaiki proses administrasi keuangan perusahaan dan mendukung transformasi digital dalam lingkungan kerja yang profesional.
Analisis Kepatuhan Pengungkapan Sustainability Reporting pada Sektor Perikanan Tahun 2022-2024 Berdasarkan Nomor 51/POJK.03/2017 Endiaverni, Wa Ode
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7141

Abstract

Penerapan visi ekonomi biru di Indonesia menuntut transparansi dan akuntabilitas aspek keberlanjutan yang tinggi, mengingat sektor perikanan memiliki dampak ekologis yang signifikan terhadap kelestarian ekosistem laut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepatuhan pengungkapan laporan keberlanjutan pada delapan perusahaan sub-sektor perikanan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022-2024, merujuk pada standar Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 51/POJK.03/2017. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode content analysis, penelitian ini menerapkan teknik skoring dikotomi terhadap 27 indikator pengungkapan untuk menghasilkan Sustainability Report Disclosure Index (SRDI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren kepatuhan emiten selama periode pengamatan bersifat fluktuatif dan belum konsisten. Pada tahun awal pengamatan (2022), mayoritas perusahaan menunjukkan tingkat adaptasi yang rendah dengan skor pengungkapan mencapai 0%, menandakan adanya keterlambatan respons terhadap regulasi. Memasuki tahun 2023, terdapat lonjakan kepatuhan yang signifikan sebagai shock effect implementasi aturan, di mana emiten seperti CPRO dan CRAB berhasil mencapai tingkat pengungkapan penuh (100%). Namun, konsistensi ini kembali mengalami penurunan pada tahun 2024 di beberapa emiten tertentu. Secara substansial, pengungkapan informasi administratif seperti profil perusahaan telah dilakukan dengan sangat konsisten, namun aspek krusial seperti kinerja lingkungan hidup dan verifikasi pihak independen masih sangat minim dilaporkan. Hasil ini memberikan implikasi penting bagi Otoritas Jasa Keuangan untuk memperketat pengawasan serta bagi manajemen perusahaan untuk segera membangun sistem data non-keuangan yang terintegrasi demi menjaga legitimasi bisnis dan mendukung keberlanjutan ekonomi maritim di Indonesia.
Pengaruh Capital Adequacy Ratio dan Non Performing Loan terhadap Return on Assets pada BPR di Kabupaten Buleleng Astinayani, Ni Komang Evi; Suarmanayasa, I Nengah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR) dan Non Performing Loan (NPL) terhadap Return on Assets (ROA) pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Kabupaten Buleleng yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan. Profitabilitas merupakan indikator penting dalam menilai kinerja keuangan perbankan karena mencerminkan kemampuan bank dalam menghasilkan laba melalui pemanfaatan aset yang dimiliki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal untuk menguji hubungan sebab akibat antara variabel independen dan variabel dependen. Subjek penelitian adalah BPR di Kabupaten Buleleng yang terdaftar di OJK, sedangkan objek penelitian meliputi Capital Adequacy Ratio, Non Performing Loan, dan Return on Assets. Teknik penentuan sampel menggunakan metode sampling jenuh dengan jumlah sampel sebanyak tujuh BPR yang mempublikasikan laporan keuangan secara lengkap selama periode 2022–2024 dengan data triwulanan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik dokumentasi terhadap laporan keuangan yang diperoleh dari situs resmi OJK. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Capital Adequacy Ratio dan Non Performing Loan berpengaruh signifikan terhadap Return on Assets. Secara parsial, Capital Adequacy Ratio berpengaruh positif dan signifikan terhadap Return on Assets, sedangkan Non Performing Loan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Return on Assets pada BPR di Kabupaten Buleleng.
Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kinerja Guru Berbasis Web Dengan Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Studi Kasus: SMP Hang Tuah 2 Jakarta Maulana, Doni; Andriyanto, Lely Panca
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7144

Abstract

Penilaian kinerja guru merupakan aspek penting dalam meningkatkan mutu pendidikan dan mendukung pengembangan profesional tenaga pendidik. Namun, proses penilaian kinerja guru di SMP Hang Tuah 2 Jakarta masih dilakukan secara manual dengan standar penilaian yang belum terstruktur, sehingga berpotensi menimbulkan subjektivitas, ketidakkonsistenan, serta memerlukan waktu yang cukup lama dalam pengolahan data. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan sistem yang mampu membantu proses evaluasi secara lebih objektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) penilaian kinerja guru berbasis web dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW dipilih karena mampu melakukan penilaian terhadap berbagai kriteria dengan memberikan bobot preferensi pada setiap kriteria sehingga menghasilkan peringkat alternatif secara sistematis. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem yang dikembangkan mampu mengelola data guru, data kriteria, serta melakukan proses normalisasi dan perhitungan nilai secara otomatis untuk menghasilkan peringkat kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun dapat meningkatkan efisiensi proses penilaian, mengurangi tingkat subjektivitas, serta menghasilkan informasi yang lebih akurat dan transparan. Dengan demikian, sistem ini diharapkan dapat membantu pihak manajemen sekolah dalam pengambilan keputusan terkait evaluasi dan pengembangan kinerja guru secara lebih efektif.