cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Pelindungan Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual Berdasarkan Hak (Right to be Forgotten) Alva Tesalonika Yusuf; Yovita Arie Mangesti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11126

Abstract

Penelitian ini membahas perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana kekerasan seksual (TPKS) dalam perspektif Right to be Forgotten (RTBF) atau hak untuk dilupakan di era digital. Kemajuan teknologi informasi telah memperburuk penderitaan korban melalui penyebaran konten kekerasan seksual berbasis elektronik (KSBE) yang bersifat permanen, menyebabkan reviktimisasi, stigma sosial, dan trauma berkelanjutan. Meskipun Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS), Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), serta Undang-Undang ITE telah mengatur perlindungan korban dan penghapusan konten, implementasi RTBF masih bersifat fragmentaris dan belum efektif. Penelitian hukum normatif ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), konseptual, dan perbandingan (comparative approach). Bahan hukum primer meliputi UUD 1945, UU TPKS, UU PDP, dan UU ITE; bahan sekunder berupa literatur, jurnal, dan putusan pengadilan; serta bahan tersier berupa kamus hukum. Analisis dilakukan secara kualitatif dengan teknik interpretasi dan sinkronisasi norma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan pelindungan korban TPKS dalam perspektif RTBF telah memiliki landasan hukum yang cukup kuat, namun masih terdapat celah normatif dalam mekanisme operasional, prosedur pengajuan, koordinasi antarlembaga, dan harmonisasi antarperaturan. Tanggung jawab pemerintah bersifat deklaratif dan belum didukung infrastruktur kelembagaan yang memadai, seperti belum terbentuknya Otoritas Perlindungan Data Pribadi (OPDP) yang independen. Perbandingan dengan model Uni Eropa (GDPR Pasal 17 dan putusan Google Spain) menunjukkan perlunya penguatan mekanisme notice and takedown, pembekuan sementara konten, serta layanan terpadu satu pintu yang berperspektif korban. Penelitian ini menyimpulkan bahwa RTBF merupakan instrumen restoratif yang penting untuk memulihkan martabat dan privasi korban TPKS.
Pengaruh Green Investment, Liquidity, dan Leverage terhadap Firm Value Melalui Financial Performance dengan Corporate Governance sebagai Variabel Moderating Maheswari Nidya Indri Damayanti; Dhaneswara Setya Nirantara; Devi Sapitri; Tita Refi Maret; Maria Yovita R. Pandin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11127

Abstract

Persaingan bisnis yang kian sengit di tengah arus globalisasi kini mendorong setiap perusahaan untuk terus memperbaiki kinerja dan menaikkan nilai korporasi demi mempertahankan eksistensi usahanya Jika kita menangguhkan sementara keyakinan epistemik terhadap koefisien determinasi, maka kerangka teoretis yang melandasi konstruk Green Investment dan Corporate Governance perlu dibedah ulang sebagai bentuk hegemoni wacana pembangunan berkelanjutan yang diimpor dari rezim akuntansi Anglo-Amerika. Dalam perspektif kritik budaya dan ekofeminisme, pemaknaan Liquidity dan Leverage sebagai determinan nilai seringkali mengabaikan relasi kuasa antar-stakeholder yang tidak terepresentasikan dalam angka rasio keuangan. Dengan kata lain, variabel moderasi yang ditempatkan di luar jalur structural seolah-olah bersifat eksternal sebenarnya merupakan bagian integral dari sistem yang sama, bukan penyeimbang yang netral. Pengujian asumsi klasik yang melahirkan simpulan normalitas, bebas multikolinearitas, dan absennya heteroskedastisitas meskipun kerap dianggap sebagai gerbang legitimasi regresi perlu dibaca ulang sebagai ritual prosedural yang justru mengaburkan kompleksitas lapangan. Normalitas data, misalnya, lebih mencerminkan keberhasilan transformasi numerik melalui teknik tertentu daripada representasi alamiah dari perilaku korporasi yang sarat dengan intervensi manajerial. Ketiadaan heteroskedastisitas pun hanya menunjukkan bahwa varian residual homogen dalam ruang variabel terpilih, tetapi sama sekali tidak menjamin bahwa struktur kesalahan tersebut bebas dari bias sistematis yang bersumber dari praktik pelaporan selektif (earnings management), temporalitas siklus bisnis yang fluktuatif, atau bahkan manipulasi data demi kepatuhan regulasi yang tidak tertangkap oleh rentang waktu 2021–2025.
Pengaruh Ketidakamanan Kerja terhadap Stres Kerja yang Dimoderasi oleh Resiliensi Psikologis pada Karyawan SPBU di Makassar Aisya Ramadhani; Andi Risfan Rizaldi; M. Yusuf K.
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11128

Abstract

Karyawan SPBU menghadapi tekanan kerja yang kompleks, mulai dari tuntutan pelayanan pelanggan yang tinggi, risiko keselamatan kerja, sistem shift yang panjang, hingga status kerja kontrak yang menimbulkan ketidakamanan kerja (job insecurity). Kondisi ini berpotensi memicu stres kerja, meskipun tidak semua karyawan meresponnya dengan cara yang sama, sehingga diduga terdapat peran resiliensi psikologis sebagai faktor pelindung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketidakamanan kerja terhadap stres kerja yang dimoderasi oleh resiliensi psikologis pada karyawan SPBU di Kota Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Sampel penelitian berjumlah 96 responden yang diambil menggunakan teknik accidental sampling dari 34 SPBU yang beroperasi di Kota Makassar di bawah naungan PT. Anugerah Fitrah Hidayat. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1-5, kemudian dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan SPSS versi 26, setelah sebelumnya dilakukan uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik (normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakamanan kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres kerja, dengan nilai koefisien regresi sebesar -1,112 dan signifikansi 0,001 < 0,05. Resiliensi psikologis terbukti secara signifikan memoderasi hubungan tersebut, dengan nilai koefisien interaksi sebesar -0,090 dan signifikansi 0,001 < 0,05. Nilai R Square Model 3 sebesar 0,559 menunjukkan bahwa 55,9% variasi stres kerja dapat dijelaskan oleh variabel dalam model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa resiliensi psikologis berperan penting sebagai psychological buffer yang memperlemah dampak ketidakamanan kerja terhadap stres kerja karyawan SPBU di Makassar, sehingga penguatan resiliensi dapat menjadi strategi intervensi yang efektif bagi manajemen SPBU.
Pengaruh Beban Kerja terhadap Produktivitas Karyawan Divisi Produksi di PT. Wijaya Karya Beton Tbk. Makassar Muhammad Rizaldi; Andi Jam'an; Sitti Nurbaya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11129

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja terhadap produktivitas karyawan divisi produksi di PT. Wijaya Karya Beton Tbk. Makassar. Beban kerja yang tinggi pada industri manufaktur beton pracetak menjadi perhatian penting mengingat tuntutan fisik, kompleksitas tugas, dan tekanan waktu yang dihadapi karyawan dapat berdampak langsung pada kinerja dan produktivitas perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan divisi produksi PT. Wijaya Karya Beton Tbk. Makassar sebanyak 63 orang, dan seluruh populasi dijadikan sampel (sampel jenuh). Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,000 (< α = 0,05). Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 10,568 + 0,761X, yang berarti setiap peningkatan satu satuan beban kerja akan meningkatkan produktivitas sebesar 0,761 satuan. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,401 menunjukkan bahwa beban kerja mampu menjelaskan 40,1% variasi produktivitas karyawan. Arah pengaruh positif ini didukung oleh profil responden yang didominasi karyawan berpengalaman (masa kerja > 6 tahun sebesar 57,1%) dan berstatus Tenaga Harian Mandor (THM) sebesar 79,4%, sehingga beban kerja yang terstruktur justru menstimulasi kinerja optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan beban kerja secara proporsional merupakan strategi kunci dalam meningkatkan produktivitas karyawan pada industri manufaktur berat.
Perancangan Sistem Informasi Buku Tamu Di Dinas Pemuda Dan Olahraga Provinsi Jambi Berbasis Website M. Yusuf, M. Yusuf; Nurkholiza, Nurkholiza; Wahyuni, Tri; Deswita, Vira; Ritonga, Mhd. Saydun; Ario, Ario
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1113

Abstract

Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi sebagai instansi pemerintah yang melayani publik memerlukan sistem pencatatan tamu yang efisien dan terorganisir. Saat ini, pencatatan tamu masih dilakukan secara manual menggunakan buku tamu fisik yang menimbulkan berbagai masalah seperti kesulitan pencarian data, potensi kesalahan pencatatan, dan keterbatasan dalam analisis data. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan Sistem Informasi Buku Tamu Berbasis Website yang dapat menggantikan sistem manual untuk meningkatkan efisiensi pencatatan, pengelolaan, dan pencarian data tamu. Metodologi yang digunakan adalah metode Agile dengan pendekatan iteratif yang responsif terhadap perubahan kebutuhan pengguna. Teknologi yang digunakan meliputi PHP sebagai bahasa pemrograman, MySQL sebagai basis data, serta HTML/CSS/JavaScript untuk antarmuka pengguna. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara dengan pihak terkait di instansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berbasis website dapat meningkatkan efisiensi administrasi, mempermudah pencarian data tamu, dan menghasilkan laporan yang lebih akurat. Sistem ini diharapkan dapat mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan kunjungan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi.
Peran Kepemimpinan dan Budaya Organisasi dalam Mendukung Keberhasilan Perubahan Organisasi: Tinjauan Literatur Rifqi Hadziqurrahman; Samsir Samsir; Jumiati Sasmita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11130

Abstract

Perubahan organisasi merupakan fenomena yang tidak dapat dihindari dalam dinamika lingkungan bisnis modern yang ditandai oleh perkembangan teknologi, tuntutan sosial, serta kompleksitas persaingan global. Dalam konteks tersebut, kepemimpinan memegang peran strategis dalam memastikan keberhasilan proses perubahan melalui kemampuan mengarahkan, memotivasi, serta mengelola sumber daya organisasi secara efektif. Gaya kepemimpinan dan strategi implementasi perubahan menjadi faktor determinan yang memengaruhi tingkat keberhasilan transformasi organisasi, terutama dalam mengatasi resistensi dan membangun adaptasi anggota organisasi terhadap perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif peran gaya kepemimpinan dan strategi pemimpin dalam keberhasilan perubahan organisasi melalui pendekatan literature review. Metode penelitian dilakukan dengan penelusuran literatur ilmiah dari database Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, dan Emerald Insight menggunakan kata kunci kepemimpinan perubahan, gaya kepemimpinan, strategi perubahan, manajemen perubahan, dan organizational change. Sebanyak 20 artikel ilmiah terbitan lima tahun terakhir dianalisis secara tematik melalui proses seleksi, identifikasi tema, dan sintesis hasil penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional merupakan gaya yang paling dominan dan efektif dalam mendorong keberhasilan perubahan organisasi, didukung oleh strategi komunikasi yang efektif, pengelolaan resistensi, serta penguatan budaya organisasi. Selain itu, keberhasilan perubahan sangat dipengaruhi oleh konsistensi pemimpin dalam mengimplementasikan strategi perubahan secara adaptif dan berkelanjutan. Kesimpulannya, kepemimpinan memiliki peran fundamental dalam menentukan keberhasilan perubahan organisasi melalui integrasi gaya kepemimpinan yang tepat dan strategi implementasi yang sistematis.
Pengaruh Etika Bisnis Syariah, Kualitas Pelayanan dan Citra Instansi terhadap Keputusan Jama’ah Memilih KBIHU di Ibnu Aqil Bogor Anisa Jaelani; Wildan Munawar; Muhammad Amin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11132

Abstract

Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) memiliki peran penting sebagai lembaga jasa keagamaan yang memberikan bimbingan manasik, layanan administratif, serta pendampingan spiritual kepada jamaah. Di tengah banyaknya pilihan KBIHU di Kabupaten Bogor, keputusan jamaah dalam memilih lembaga bimbingan tidak hanya dipengaruhi oleh keberadaan fisik lembaga tersebut, tetapi juga oleh persepsi terhadap penerapan etika bisnis syariah, kualitas pelayanan, dan citra instansi di mata masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh etika bisnis syariah, kualitas pelayanan, dan citra instansi terhadap keputusan jamaah memilih KBIHU Ibnu Aqil Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada jamaah atau calon jamaah yang memiliki keterkaitan langsung dengan layanan KBIHU Ibnu Aqil Bogor. Sampel ditentukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis statistik deskriptif, dan regresi logistik biner dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika bisnis syariah, kualitas pelayanan, dan citra instansi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan jamaah memilih KBIHU Ibnu Aqil Bogor. Hasil ini menunjukkan bahwa keputusan jamaah dapat diperkuat melalui penerapan nilai kejujuran, amanah, transparansi, profesionalitas layanan, peningkatan mutu pelayanan, serta penguatan citra kelembagaan secara berkelanjutan demi menjaga kepercayaan umat.
OJK and Bank Indonesia Regulatory Compliance as a Determining Factor of Fintech Business Feasibility in Indonesia Reynelda Sheba; Maria Ulfah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11133

Abstract

Indonesia's fintech industry has developed rapidly over the past decade, ranking among the most dynamic in the national digital economy ecosystem. Amid this rapid growth, compliance with regulations issued by the Financial Services Authority (OJK) and Bank Indonesia (BI) has become a decisive factor in determining fintech business feasibility to operate legally and sustainably. This study aims to analyze the role of OJK and BI regulatory compliance as a determining factor of fintech business feasibility in Indonesia. The method used is a literature review with a qualitative descriptive approach, examining relevant regulations, scientific publications, and recent industry reports. The findings show that regulatory compliance is not merely a legal obligation but a strategic foundation that determines investor confidence, consumer protection, and the operational continuity of fintech businesses. Compliance with prevailing rules creates a healthy business climate and significantly reduces potential legal and reputational risks. Conversely, non-compliance has been clearly proven to be a main factor behind the failure of several fintech businesses in Indonesia, due to license revocation or loss of public trust. Therefore, integrating regulatory compliance aspects into business feasibility studies is crucial. This research is expected to contribute to enriching the understanding of legal aspects in business feasibility studies, particularly in the rapidly growing digital financial services sector.
Analisis Manajemen Risiko dan Implementasi Tata Kelola Perusahaan Berdasarkan Pedoman Umum Tata Kelola Korporasi Indonesia pada PT Mitra Karya Prima Octa Ferda Mulyadewi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11134

Abstract

Transformasi industri energi nasional menuju energi bersih meningkatkan kompleksitas risiko strategis, operasional, hukum, keuangan, teknologi, dan reputasi pada perusahaan penyedia jasa ketenagalistrikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen risiko terintegrasi dan tata kelola perusahaan berdasarkan Pedoman Umum Tata Kelola Korporasi Indonesia (PUGKI) pada PT Mitra Karya Prima. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif-kualitatif melalui evaluasi mandiri praktisi internal, observasi partisipatif, wawancara terstruktur, dan telaah dokumen strategis berupa Buku RKAP 2026 serta SK Organisasi dan Tata Kerja 2025. Analisis dilakukan dengan membandingkan praktik perusahaan terhadap prinsip transparansi, akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, kewajaran, dan kerangka pengelolaan risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi Bidang Kinerja, Risiko, dan Kepatuhan ke dalam fungsi Sekretariat Perusahaan mempercepat penyampaian profil risiko kepada Direksi, memperjelas akuntabilitas, dan mengurangi asimetri informasi. Penerapan Three Lines Model memperkuat pembagian peran antara fungsi operasional, pengawasan risiko dan kepatuhan, serta audit internal. Transformasi bisnis dari labour supply menuju Full Package Product dan layanan pendukung energi terbarukan didukung oleh e-risk management, digitalisasi pelaporan, dan internalisasi nilai AKHLAK. Meskipun demikian, efektivitas tata kelola perlu terus diperkuat melalui indikator risiko utama, pengujian skenario, integrasi risiko dengan keputusan investasi, keamanan siber, dan evaluasi budaya risiko. Tata kelola yang transparan dan sadar risiko berpotensi meningkatkan ketahanan bisnis, kepercayaan pemangku kepentingan, serta reputasi PT Mitra Karya Prima.
Menavigasi Perubahan Organisasi: Analisis Literatur terhadap Tantangan, Hambatan, dan Strategi Adaptasi Fadlan Rafif Abael; Samsir Samsir; Jumiati Sasmita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11135

Abstract

Perubahan organisasi merupakan proses strategis yang tidak dapat dihindari sebagai respons terhadap perkembangan teknologi, globalisasi, persaingan bisnis, serta perubahan kebutuhan dan ekspektasi pemangku kepentingan. Organisasi dituntut memiliki kemampuan beradaptasi agar mampu mempertahankan keberlangsungan, meningkatkan efektivitas, dan memperkuat daya saing dalam lingkungan yang semakin dinamis. Penelitian ini bertujuan menganalisis berbagai tantangan, hambatan, dan strategi adaptasi dalam perubahan organisasi berdasarkan kajian literatur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari 20 artikel ilmiah yang terdiri atas 10 artikel nasional dan 10 artikel internasional yang dipublikasikan dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir serta dipilih berdasarkan kriteria relevansi terhadap topik perubahan organisasi. Analisis dilakukan melalui tahapan identifikasi, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis tematik untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan perubahan organisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital berkontribusi terhadap peningkatan kinerja organisasi, namun efektivitasnya sangat dipengaruhi oleh kesiapan sumber daya manusia, kemampuan inovasi, serta resiliensi organisasi. Selain itu, komunikasi yang efektif, partisipasi aktif anggota organisasi, kepemimpinan yang adaptif, dan budaya organisasi yang fleksibel berperan penting dalam mengurangi resistensi serta meningkatkan keberhasilan implementasi perubahan. Sebaliknya, birokrasi yang kaku, lemahnya koordinasi, keterbatasan sumber daya, serta ketidakpastian dan ketakutan individu terhadap perubahan menjadi hambatan utama dalam proses transformasi. Oleh karena itu, organisasi perlu menerapkan manajemen perubahan yang holistik dengan mengintegrasikan aspek teknologi, kepemimpinan, komunikasi, budaya organisasi, dan pengembangan sumber daya manusia guna meningkatkan kemampuan adaptasi serta mewujudkan perubahan organisasi yang efektif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kinerja.

Page 71 of 830 | Total Record : 8292