cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Pengaruh Digital Marketing dan Influencer terhadap Keputusan Menjadi Nasabah di Bank Syariah Amanda Adna Mayda; Yudha Trishananto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11154

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital marketing (pemasaran digital) dan influencer (pemberi pengaruh) terhadap keputusan masyarakat untuk menjadi nasabah bank syariah di Kota Salatiga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 80 responden dari masyarakat Salatiga yang belum memiliki rekening bank syariah. Pengambilan sampel dilakukan secara acak menggunakan kerangka populasi tidak terbatas (infinite population), dan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan pendekatan Partial Least Squares (PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil uji instrumen menunjukkan bahwa seluruh indikator dan variabel memenuhi kriteria validitas konvergen dan menunjukkan reliabilitas yang sangat kuat. Berdasarkan evaluasi model struktural, nilai R-square mengungkapkan bahwa digital marketing dan influencer secara simultan (bersama-sama) berkontribusi sebesar 96,2% terhadap varians variabel keputusan nasabah. Secara parsial, pengujian hipotesis menunjukkan bahwa digital marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan menjadi nasabah (koefisien jalur = 0,149; P-value = 0,112 > 0,05). Sedangkan, influencer berpengaruh positif, signifikan, dan sangat dominan terhadap keputusan menjadi nasabah bank syariah (koefisien jalur = 0,855; P-value = 0,000 < 0,05). Penelitian ini menunjukkan bahwa influencer berfungsi sebagai sumber bukti sosial (social proof) yang lebih efektif bagi calon nasabah, sehingga berhasil meminimalkan risiko yang dirasakan (perceived risk) dan mempercepat keputusan pembukaan rekening dibandingkan dengan strategi pemasaran digital secara umum.
Implementasi Work from Home terhadap Efisiensi Biaya dan Kinerja Pegawai Disperindag Jatim Nailah Syakirah; Taufik Kurniawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11158

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan Work from Home (WFH) serta dampaknya terhadap efisiensi biaya operasional dan kinerja pegawai di Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur. Menggunakan pendekatan mixed method dengan dominasi kualitatif, penelitian ini menggabungkan wawancara mendalam terhadap enam Kepala Bidang sebagai data primer, serta laporan pelaksanaan WFH bulan April dan Mei 2026 sebagai data sekunder. Analisis dilakukan secara deskriptif komparatif untuk mengukur perubahan biaya operasional dan kinerja pegawai sebelum dan selama penerapan WFH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi WFH berhasil mewujudkan efisiensi biaya operasional yang signifikan, ditandai dengan penurunan konsumsi listrik sebesar 20,48% (Rp35.956.939), air sebesar 48,88% (Rp9.132.195), dan BBM kendaraan dinas sebesar 28,76% (Rp12.825.490). Temuan ini mendukung konsep value for money dalam sektor publik, yang menekankan pada ekonomi, efisiensi, dan efektivitas penggunaan sumber daya. Di sisi lain, kinerja pegawai tetap terjaga selama penerapan WFH, yang ditunjukkan oleh produktivitas yang stabil, pelayanan publik yang tidak terganggu, tingkat kedisiplinan yang tinggi (tingkat kehadiran 96–96,8%), koordinasi hybrid yang efektif, serta peningkatan work-life balance. Meskipun demikian, kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur teknologi, seperti jaringan internet yang tidak stabil, dan kondisi lingkungan rumah yang kurang kondusif, terutama bagi pegawai yang memiliki balita. Penelitian ini menyimpulkan bahwa WFH dapat menjadi instrumen strategis dalam pengelolaan keuangan daerah sekaligus optimalisasi kinerja pegawai, dengan rekomendasi peningkatan infrastruktur teknologi, pengelolaan anggaran perjalanan dinas yang lebih terencana, dan pengaturan pola kerja hybrid yang fleksibel.
Clustering Pencemaran Udara Yogyakarta Menggunakan Algoritma K-Means dan Orange Data Mining Oktavia, Bella Azka; Tarigan, Aldyansyah; Pratiwi, Clara; Putra, Fachrizky Catur; Chrisnawati, Giatika; Hendrian, Yayan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.1116

Abstract

Pencemaran udara menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapatkan perhatian khusus, terutama di wilayah perkotaan seperti Daerah Istimewa Yogyakarta. Udara yang tercemar dapat berdampak buruk bagi kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengelompokkan kualitas udara di Yogyakarta berdasarkan parameter Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), yaitu PM10, PM2.5, SO₂, CO, O₃, NO₂, dan HC. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah K-Means Clustering, yang diterapkan untuk mengelompokkan data kualitas udara ke dalam beberapa klaster berdasarkan tingkat pencemaran. Proses pengolahan dan visualisasi data dilakukan menggunakan aplikasi Orange Data Mining, dengan data yang diperoleh dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta selama periode tahun 2022 hingga 2024. Hasil dari proses klasterisasi menunjukkan adanya pengelompokan yang jelas terhadap tingkat pencemaran udara di wilayah tersebut, mulai dari klaster dengan tingkat pencemaran rendah hingga tinggi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan pengendalian polusi udara secara lebih efektif dan berbasis data.
Analisis Pengaruh Financial Literacy, Overconfidence, dan Risk Tolerance terhadap Keputusan Investasi Generasi Z di Pasar Modal Indonesia Suryani Putri; Aisyah Nasa Putri; Pelita Permata Ayu
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11160

Abstract

Meningkatnya jumlah investor muda di Indonesia menunjukkan bahwa Generasi Z memiliki peran yang semakin penting dalam perkembangan pasar modal nasional. Kemudahan akses teknologi, ketersediaan berbagai platform investasi digital, serta meningkatnya literasi keuangan mendorong generasi muda untuk berpartisipasi dalam aktivitas investasi. Namun, keputusan investasi yang diambil tidak hanya dipengaruhi oleh aspek rasional berupa pengetahuan keuangan, tetapi juga oleh faktor psikologis dan preferensi risiko yang dimiliki investor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial literacy, overconfidence, dan risk tolerance terhadap keputusan investasi Generasi Z di pasar modal Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 150 responden Generasi Z yang telah memiliki rekening efek dan aktif melakukan investasi di pasar modal. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial literacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi dengan nilai t-hitung sebesar 4,568 dan nilai signifikansi 0,000. Overconfidence juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi dengan nilai t-hitung sebesar 3,817 dan tingkat signifikansi 0,000. Selain itu, risk tolerance menjadi variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap keputusan investasi dengan nilai t-hitung sebesar 6,215 dan tingkat signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,671 menunjukkan bahwa 67,1% variasi keputusan investasi dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa kombinasi antara pengetahuan keuangan, tingkat kepercayaan diri, dan toleransi risiko memiliki peran penting dalam membentuk keputusan investasi Generasi Z di pasar modal Indonesia.
Pengaruh Burnout dan Work Engagement terhadap Kinerja Kurir J&T Express Surakarta Retno Wulan Pawestri; Aprelia Silfiana Putri; Otniel Christian Putra Delova; Rizky Ramadhan Aprian Aditama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11162

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh burnout dan work engagement terhadap kinerja kurir J&T Express Surakarta secara parsial maupun simultan dengan menggunakan Job Demands-Resources (JD-R) Theory dan Social Exchange Theory sebagai landasan teoritis. Pendekatan kuantitatif eksplanatori diterapkan dengan melibatkan 110 kurir aktif yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis melalui regresi linear berganda berbantuan SPSS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel serta telah memenuhi asumsi klasik. Analisis hipotesis membuktikan bahwa burnout berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja kurir (t = -5,478; sig. = 0,000), sedangkan work engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (t = 11,451; sig. = 0,000). Secara simultan, kedua variabel juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja (F = 86,567; sig. = 0,000). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,618 menunjukkan bahwa 61,8% variasi kinerja dapat dijelaskan oleh burnout dan work engagement. Selain itu, work engagement teridentifikasi sebagai variabel yang memiliki pengaruh paling dominan (Beta = 0,687). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja kurir dapat didukung melalui penguatan keterikatan kerja dan pengelolaan burnout secara berkelanjutan.
Pengaruh Eco-Efficiency, Kinerja Lingkungan, dan Institutional Ownership Terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas Sebagai Variabel Moderasi Sunarti Mayanti; Lidia Wahyuni
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11163

Abstract

Perkembangan kondisi ekonomi global pada era modern kini ditandai oleh pergeseran paradigma dari orientasi shareholder-centric beralih ke orientasi stakeholder-centric secara berkelanjutan. Implementasi regulasi internasional seperti Paris Agreement dan target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 memicu kesadaran global terhadap pentingnya integrasi aspek lingkungan di sektor industry. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh eco-efficiency, kinerja lingkungan, dan institutional ownership terhadap nilai perusahaan dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi. Data penelitian diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keuangan perusahaan sektor basic materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), serta data Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) yang diterbitkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) selama periode 2022–2024. Teknik penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh 35 perusahaan dengan total 105 observasi. Pengujian dilakukan melalui dua persamaan regresi data panel, yaitu model tanpa moderasi (main effect model) dan model dengan moderasi menggunakan pendekatan Moderated Regression Analysis (MRA) yang diwujudkan melalui variabel interaksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eco-efficiency, kinerja lingkungan, dan institutional ownership tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Selain itu, profitabilitas tidak mampu memoderasi hubungan antara eco-efficiency maupun kinerja lingkungan dengan nilai perusahaan. Namun demikian, profitabilitas terbukti memperlemah pengaruh institutional ownership terhadap nilai perusahaan yang ditunjukkan oleh arah hubungan negatif. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam bagi manajemen perusahaan, investor, regulator, serta para pemangku kepentingan lainnya dalam merumuskan keputusan strategis yang berkaitan dengan penerapan praktik keberlanjutan, tata kelola perusahaan melalui institutional ownership, serta pencapaian tingkat profitabilitas yang optimal pada perusahaan sektor basic materials.
Pengaruh Budaya Kerja, Motivasi Kerja dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan di PT. Supra Primatama Nusantara (Biznet Networks) Refka Tihara; Arie Hendra Saputro
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11165

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya kerja, motivasi kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT Supra Primatama Nusantara (Biznet Networks). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya penurunan kinerja karyawan yang ditandai dengan menurunnya produktivitas, berkurangnya jumlah tugas yang dapat diselesaikan, serta meningkatnya tingkat kesalahan dalam pekerjaan. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya perusahaan memahami faktor-faktor yang memengaruhi kinerja karyawan agar mampu meningkatkan efektivitas dan daya saing organisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori untuk menguji hubungan antarvariabel. Populasi penelitian berjumlah 85 karyawan, dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang mengukur variabel budaya kerja, motivasi kerja, kepuasan kerja, dan kinerja karyawan menggunakan skala Likert lima poin. Data yang diperoleh dianalisis dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya kerja, motivasi kerja, dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin baik budaya kerja yang diterapkan, semakin tinggi motivasi dan kepuasan kerja yang dirasakan karyawan, maka semakin optimal pula kinerja yang dihasilkan. Oleh karena itu, perusahaan disarankan untuk terus memperkuat budaya kerja yang positif, meningkatkan motivasi melalui sistem penghargaan yang adil, serta menciptakan lingkungan kerja yang mampu meningkatkan kepuasan karyawan sehingga tujuan organisasi dapat tercapai secara efektif dan berkelanjutan.
Pengaruh Work-Life Integration dan Kesejahteraan Karyawan (Employee Well-Being) terhadap Produktivitas Kerja Jarak Jauh (Remote Working) Syabilla Faradilla; Herlian Agustin; Rizky Widi Pratama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work-Life Integration (WLI) dan Kesejahteraan Karyawan (Employee Well-being / EWB) terhadap Produktivitas Kerja karyawan yang menerapkan sistem kerja jarak jauh (remote working). Perkembangan teknologi digital dalam dua dekade terakhir telah mengubah secara fundamental struktur dan sistem kerja di berbagai sektor industri. Inovasi seperti teknologi cloud, perangkat lunak kolaboratif daring, serta komunikasi real-time melalui platform seperti: Zoom, Slack dan Microsoft Teams Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatori dengan pendekatan asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner daring kepada 150 responden karyawan di sektor industri teknologi dan kreatif yang bekerja secara jarak jauh, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan metode Regresi Linear Berganda setelah memenuhi uji asumsi klasik. Sampel dilakukan karena peneliti memiliki keterbatasan dalam melakukan penelitian baik dari segi waktu, tenaga, dana dan jumlah populasi yang sangat banyak. Maka peneliti harus mengambil sampel yang benar-benar representative (dapat mewakili). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, baik Work-Life Integration maupun Employee Well-being berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas kerja karyawan. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut secara bersama-sama berkontribusi signifikan dalam mendorong performa kerja, dengan nilai koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 54,2%. Di antara kedua variabel, Employee Well-being ditemukan memiliki pengaruh yang lebih dominan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa menjaga kesejahteraan mental dan fisik karyawan serta memberikan fleksibilitas integrasi aktivitas domestik-profesional merupakan kunci utama dalam mempertahankan produktivitas kerja jarak jauh. Perusahaan disarankan untuk menyusun kebijakan jam kerja yang adaptif dan menyediakan program dukungan kesehatan mental berkala.
Rekonstruksi Paradigma Komunikasi Publik Berbasis Nilai-Nilai Islam di Era Digital Haryati Haryati; Yusuf Hanafi; Tamrin Sikumbang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11167

Abstract

Penelitian ini bertujuan merekonstruksi paradigma komunikasi publik berbasis nilai Islam di era digital melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Latar belakang penelitian berangkat dari perubahan ruang publik akibat transformasi teknologi digital yang memengaruhi pola komunikasi, otoritas keagamaan, serta praktik penyebaran informasi Islam. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis tematik terhadap dua puluh lima artikel ilmiah yang diseleksi secara sistematis menggunakan pedoman PRISMA 2020 dari basis data Scopus, Google Scholar, dan DOAJ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital mendorong perubahan komunikasi publik dari pola linear menuju komunikasi partisipatif, interaktif, dan berbasis jejaring. Konsep digital religion menjelaskan integrasi ruang daring dan luring dalam pembentukan identitas, komunitas, serta otoritas keagamaan digital. Penelitian ini juga menemukan bahwa nilai siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah merupakan fondasi etik yang memperkuat kredibilitas, transparansi, tanggung jawab, serta kepercayaan publik pada komunikasi digital. Rekonstruksi paradigma yang dihasilkan mengintegrasikan teori komunikasi publik, digital religion, dan nilai komunikasi Islam sebagai kerangka konseptual yang adaptif terhadap masyarakat digital. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan komunikasi Islam serta implikasi praktis bagi lembaga keagamaan, pemerintah, perguruan tinggi, dan praktisi komunikasi dalam merancang strategi komunikasi publik yang etis, inklusif, adaptif, berbasis literasi digital, serta relevan menghadapi tantangan disinformasi, polarisasi, dan krisis kepercayaan masyarakat.
Sistem Digital Operasional terhadap Kepercayaan Pelangan, Data Persediaan, dan Kinerja Penjualan Apotek Almeer Ibra Maulana; Rina Komala; Lalu Yayan Ardiansyah; Widia Febriana; Juliana Palit
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11168

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong apotek di Kota Mataram beralih dari sistem operasional konvensional menuju sistem digital. Penerapan sistem digital operasional diharapkan mampu mendukung pelayanan yang lebih efektif, pengelolaan persediaan yang lebih akurat, serta peningkatan kinerja penjualan.Dalam praktiknya masih ditemukan berbagai kendala, seperti ketidaksesuaian data persediaan dengan stok fisik dan keterlambatan pembaruan data. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan Sistem Digital Operasional dengan Kepercayaan Pelanggan, Kualitas Data Persediaan, dan Kinerja Penjualan Apotek di Kota Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif eksplanatori. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 80 pengelola apotek menggunakan purposive sampling dan 160 pelanggan apotek menggunakan accidental sampling. Hasil uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan data tidak berdistribusi normal (Sig. < 0,05), sehingga pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Digital Operasional memiliki hubungan positif dan signifikan dengan Kepercayaan Pelanggan (r = 0,697; Sig. = 0,000), Kualitas Data Persediaan (r = 0,377; Sig. = 0,001), dan Kinerja Penjualan Apotek (r = 0,350; Sig. = 0,001). Hubungan terkuat ditemukan pada Kepercayaan Pelanggan, sedangkan hubungan terhadap Kualitas Data Persediaan dan Kinerja Penjualan tergolong rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan sistem digital operasional berperan penting dalam membangun kepercayaan pelanggan serta mendukung efektivitas operasional dan penjualan apotek.

Page 73 of 830 | Total Record : 8292