cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Analisis Kebijakan Penanganan Sampah dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Di Perkotaan: Studi Kasus Kota Kupang Mariano Alfarado O. Johan; Hendrikus A. Jeharu; Alfian F.U Tay; Stefanus M. Kolin; Edwin N. Lakapu; Wiliberd Reven De P. Usfal; Egidius F. Babu; Gilberd O. Banunaek
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8720

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya pertumbuhan penduduk perkotaan yang berdampak pada bertambahnya volume sampah di berbagai kota di Indonesia, termasuk Kota Kupang. Permasalahan pengelolaan sampah di Kota Kupang menjadi semakin kompleks akibat keterbatasan sarana dan prasarana, minimnya anggaran pengelolaan, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Meskipun pemerintah daerah telah menetapkan berbagai kebijakan formal terkait pengelolaan sampah, implementasi kebijakan tersebut masih menghadapi berbagai kendala di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan penanganan sampah di Kota Kupang, mengidentifikasi faktor penghambat dan faktor pendukung implementasi kebijakan, serta mengevaluasi peran pemerintah daerah, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif dengan metode campuran (mixed methods). Data diperoleh melalui analisis terhadap 12 dokumen kebijakan, wawancara mendalam dengan 8 informan kunci, serta survei kuesioner kepada 250 rumah tangga yang tersebar di lima kelurahan di Kota Kupang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pengelolaan sampah telah mengadopsi prinsip reduce, reuse, dan recycle (3R), namun implementasinya belum optimal karena lemahnya koordinasi antarinstansi, keterbatasan infrastruktur TPS3R, serta rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah sampah. Hanya sekitar 42% rumah tangga yang secara rutin memisahkan sampah organik dan anorganik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan mekanisme pembiayaan inovatif, penguatan koordinasi multi-pemangku kepentingan, serta pendidikan lingkungan hidup yang terintegrasi guna meningkatkan efektivitas kebijakan pengelolaan sampah di Kota Kupang secara berkelanjutan.
LetsGrow Health: Prediksi Risiko Stunting pada Anak Menggunakan Algoritma Random Forest Berbasis Data WHO Riska Aini Putri; Muhammad Abdul Hadi; Fuad Maulana; Dzaky Akram; Nathasa Septianingrum; Gunawan Gunawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8721

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih menjadi tantangan serius di berbagai negara berkembang, termasuk Indonesia, karena berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, produktivitas, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Kondisi ini terjadi akibat kekurangan gizi dalam jangka panjang yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti asupan nutrisi yang tidak memadai, pola asuh, sanitasi, serta akses layanan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan metode deteksi dini yang akurat, cepat, dan efisien untuk membantu mengidentifikasi risiko stunting sejak awal sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model prediksi risiko stunting berbasis machine learning menggunakan algoritma Random Forest berdasarkan data standar World Health Organization (WHO), serta merancang integrasinya ke dalam aplikasi mobile LetsGrow Health sebagai sarana edukasi dan deteksi dini bagi masyarakat. Dataset penelitian mencakup variabel usia, jenis kelamin, tinggi badan, dan berat badan anak. Data diproses melalui tahap pra-pemrosesan, meliputi perhitungan Z-score menggunakan metode LMS, pengkodean data, serta pelabelan otomatis sesuai klasifikasi WHO. Model kemudian dilatih dan dievaluasi menggunakan confusion matrix dan classification report untuk mengukur performa klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest memiliki performa yang sangat baik dengan tingkat akurasi sebesar 98%, presisi 90%, recall 98%, dan F1-score 94%. Temuan ini menunjukkan bahwa model mampu mendeteksi risiko stunting secara efektif dan berpotensi diterapkan pada aplikasi mobile guna mendukung upaya pencegahan stunting melalui deteksi dini dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi anak.
Rekonstruksi Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Berbasis Historical Empathy untuk Membangun Literasi Peradaban Siswa di MI Nurul Huda Mejagong Pemalang pada Era Digital Ayu Arfin Mumtazah; Anisa Alaina Kurniawati; Eka Tafiya Zulaifa; Ghina Adhila; Fina Durotun Nafisah; Muhammad Alim Ashshiddiqi; Lifin Araril Ibadi; Dian Rifyati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8722

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) yang dituntut lebih inovatif, bermakna, dan kontekstual. Pembelajaran SKI tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi sejarah, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan literasi peradaban siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode role-play berbasis empati sejarah dalam memperkuat literasi peradaban siswa pada mata pelajaran SKI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di MI Nurul Huda Mejagong, Pemalang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode role-play berbasis empati sejarah mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Siswa menjadi lebih mudah memahami peristiwa sejarah Islam karena mereka terlibat langsung dalam memainkan peran tokoh-tokoh sejarah. Selain itu, metode ini membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai perjuangan, kepemimpinan, kerja sama, dan toleransi yang terkandung dalam sejarah peradaban Islam. Pembelajaran menjadi lebih interaktif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa sehingga mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih mendalam. Meskipun terdapat beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu pembelajaran dan kurangnya rasa percaya diri sebagian siswa, guru mampu mengatasinya melalui strategi pembelajaran yang kreatif dan motivatif. Dengan demikian, metode role-play berbasis empati sejarah dinilai efektif dalam mengembangkan pembelajaran SKI sekaligus memperkuat literasi peradaban siswa di era digital.
Konsep Analisis Wacana Teun A. van Dijk dan Norman Fairclough: Relevansinya terhadap Pembentukan Berpikir Kritis Siswa pada Lirik Lagu "Evaluasi" Karya Hindia Deshy Putri Anggraini; Ani Rakhmawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8723

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan literasi kritis siswa dalam menganalisis teks nonformal serta kejenuhan terhadap media pembelajaran bahasa yang masih bersifat konvensional. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, diperlukan inovasi pembelajaran yang dekat dengan pengalaman emosional siswa, salah satunya melalui pemanfaatan lirik lagu populer sebagai objek kajian linguistik. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi representasi kognisi sosial dan praktik sosiokultural dalam lirik lagu “Evaluasi” karya Hindia serta relevansinya terhadap pembentukan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) yang mengintegrasikan model Teun A. van Dijk dan Norman Fairclough. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, kemudian dianalisis pada level mikro, kognisi sosial, dan konteks sosiokultural. Hasil penelitian menunjukkan adanya sepuluh data utama yang merepresentasikan kritik terhadap standar sosial toksik, normalisasi kegagalan, serta penguatan otonomi individu. Diksi seperti “mengevaluasi ragamu” dan “biasa saja” menggambarkan fenomena hustle culture dan budaya kompetisi penderitaan di media sosial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan lirik lagu populer dapat mengubah posisi siswa dari sekadar penikmat seni menjadi pembaca kritis yang mampu mengungkap pesan ideologis dalam teks. Selain itu, penggunaan teks populer dalam pembelajaran Bahasa Indonesia terbukti mampu mendorong siswa menjadi lebih reflektif, empatik, dan mandiri dalam memahami fenomena sosial. Dengan demikian, integrasi budaya populer dalam pembelajaran menjadi langkah penting untuk menumbuhkan nalar kritis siswa di era modern.
Analisis Kesenjangan Keterampilan (Skill Gap) SDM IT Rumah Sakit dalam Menghadapi Interoperabilitas Data Kesehatan (SATUSEHAT) Bertua Novita Ayu; Renny Anggraini; Budi Hartono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8727

Abstract

Transformasi digital kesehatan mendorong rumah sakit untuk menerapkan interoperabilitas data melalui platform SATUSEHAT sebagai upaya integrasi data kesehatan nasional. Dalam implementasinya, rumah sakit menggunakan berbagai sistem dan aplikasi pelayanan kesehatan yang membutuhkan interoperabilitas agar pertukaran data dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Namun, keberhasilan implementasi interoperabilitas masih menghadapi berbagai tantangan, terutama kesenjangan keterampilan (skill gap) sumber daya manusia (SDM), baik pada tenaga teknologi informasi maupun tenaga kesehatan non-IT. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan keterampilan SDM rumah sakit dalam mendukung interoperabilitas data kesehatan serta mengidentifikasi strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasinya. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dari berbagai penelitian terkait interoperabilitas kesehatan, sistem informasi rumah sakit, dan pengembangan SDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan kompetensi dalam integrasi sistem, standar HL7 FHIR, keamanan data, dan literasi digital menjadi hambatan utama implementasi interoperabilitas data kesehatan. Selain itu, keterbatasan infrastruktur teknologi, ketimpangan kapasitas antar fasilitas pelayanan kesehatan, serta belum optimalnya tata kelola sistem informasi turut memengaruhi keberhasilan implementasi SATUSEHAT. Strategi yang dapat dilakukan untuk mengatasi skill gap meliputi kolaborasi antara rumah sakit, institusi pendidikan, pemerintah, peneliti, dan tenaga kesehatan dalam pengembangan kompetensi SDM melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan literasi digital, serta penguatan kebijakan transformasi digital kesehatan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan interoperabilitas data kesehatan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesiapan SDM, organisasi, dan dukungan kebijakan yang berkelanjutan.
Analisis Pemanfaatan Sistem Informasi Marketplace Shopee terhadap Performa Penjualan Digital Mukhlis Teknik Mohammad Alfarizi; Muhamad Satria Muryono; Diki Wahyu Nugraha; Fadhlanrashif Ibrahim Supriana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8728

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pemanfaatan sistem informasi marketplace Shopee terhadap performa penjualan digital Mukhlis Teknik selama 22 bulan (Juni 2024–Maret 2026). Latar belakang penelitian berakar pada fenomena transformasi digital UMKM sektor alat teknik yang dipicu oleh pandemi COVID-19, sebuah sektor yang selama ini kurang mendapat perhatian dalam literatur ilmiah dibandingkan sektor fashion dan FMCG. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan triangulasi data kualitatif yang bersumber dari data transaksional seller center Shopee, observasi lapangan, dan wawancara mendalam dengan pemilik toko menggunakan panduan 18 pertanyaan terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan total akumulasi penjualan sebesar Rp4,24 miliar dengan ekspansi pasar dari skala regional Jabotabek menjadi nasional. Performa penjualan membentuk tiga fase berulang yaitu stabilisasi, puncak, dan koreksi yang konsisten dengan pola volatilitas e-commerce global. Tingkat konversi rata-rata 2,64% terbukti lebih ditentukan oleh kualitas traffic dan reputasi toko dibandingkan volume kunjungan, dengan konversi tertinggi 4,66% terjadi justru saat pengunjung paling rendah pada Januari 2025. Rating toko yang stabil pada angka 4,8/5,0 selama seluruh periode terbukti menjadi aset reputasi digital jangka panjang yang menopang stabilitas penjualan di tengah tekanan persaingan harga produk impor. Distribusi produk unggulan menunjukkan dua segmen saling melengkapi antara produk bernilai transaksi tinggi dan produk berfrekuensi tinggi yang bersama-sama memperkuat ketahanan pendapatan bulanan. Penelitian ini menegaskan bahwa UMKM perlu mengintegrasikan manajemen reputasi digital dan diversifikasi produk adaptif sebagai strategi mitigasi risiko persaingan harga di ekosistem marketplace.
Analisis Pengaruh Jumlah Unit Usaha E-Commerce terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 38 Provinsi di Indonesia pada Tahun 2024 Stefany Agnes Yolanda; Naila Putri Nabawi; Najwa Nayla Putri; Nadine Maritza Putri; Syifa Azzahra Fauziyyah; Ahmad Setiawan Nuraya
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8729

Abstract

Perkembangan e-commerce di Indonesia diprediksi terus meningkat secara signifikan pada tahun 2024 seiring dengan pesatnya digitalisasi ekonomi, namun bukti empiris mengenai kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di tingkat provinsi masih terbatas dan belum banyak dikaji secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah unit usaha e-commerce terhadap PDRB provinsi di Indonesia pada tahun 2024 dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dengan menggunakan data penampang silang (cross-section) yang mencakup 38 provinsi di Indonesia. Data jumlah unit usaha e-commerce dan PDRB diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 yang dinilai kredibel dan representatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah unit usaha e-commerce memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap PDRB provinsi. Setiap peningkatan satu unit usaha e-commerce secara rata-rata berkontribusi terhadap kenaikan PDRB, yang mencerminkan adanya hubungan searah antara perkembangan ekonomi digital dan pertumbuhan ekonomi regional. Selain itu, tingginya nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa variasi PDRB sebagian besar dapat dijelaskan oleh jumlah unit usaha e-commerce. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa e-commerce berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan konsumsi masyarakat, efisiensi distribusi, serta perluasan akses pasar. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengembangan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan guna meningkatkan kinerja ekonomi regional.
Pengaruh Kepuasan Nasabah dan Citra Merek terhadap Loyalitas Nasabah Lia Irmadani Irmadani; Amril Anas; Dina Hastalona
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8730

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan pada PT. BPRS Al Washliyah Medan terkait kepuasan nasabah dan citra merek yang dinilai belum optimal. Fenomena di lapangan menunjukkan beberapa kendala antara lain kurangnya pemberian informasi produk oleh pegawai bank, lamanya waktu tunggu transaksi, ketiadaan fasilitas ATM dan M-Banking. Prosedur penarikan dana dalam jumlah besar yang tidak praktis, serta ketiadaan layanan keamanan (Security). Selain itu, keterbatasan produk tabungan dan pembiayaan yang ditawarkan turut menurunkan minat nasabah untuk berinvestasi maupun menggunakan layanan pembiayaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel berjumlah 74 responden yang melakukan tabungan dan pembiayaan dengan rumus slovin. Teknik pengumpulan data menggunakan (1) observasi, (2) wawancara, (3) kuesioner/angket, (4) studi pustaka, (5) studi pustaka, (6) dokumentasi. Variabel dalam penelitian ini yaitu Kepuasan Nasabah (X1), Citra Merek (X2), dan Loyalitas Nasabah (Y) yang diukur dengan skala likert 5 point dengan menggunakan Statistical Productand Service Solutions 26 (SPSS 26) untuk menganalisis data. Metode analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji hipotesis, uji analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan nasabah berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas nasabah namun berpengaruh secara simultan dengan variabel lain terhadap loyalitas nasabah. Sementara citra merek berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas nasabah dan berpengaruh secara simultan (bersamasama) dengan variabel lain terhadap loyalitas nasabah. Uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kepuasan nasabah dan citra merek terhadap loyalitas nasabah di PT. BPRS Al Washliyah Medan dengan nilai R sebesar 0,691. 
Pengaruh Review Online, Diskon, dan Kualitas Produk terhadap Perilaku Impulsive Buying pada Platform Tiktok Shop di Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat Muri Intan Lestari; Cut Mega Putri; Ivon Jalil
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8732

Abstract

Perkembangan social commerce melalui TikTok Shop telah mengubah pola perilaku konsumen, khususnya dalam munculnya pembelian impulsif yang dipicu oleh stimulus digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh review online, diskon, dan kualitas produk terhadap perilaku impulsive buying pada pengguna TikTok Shop di Kecamatan Johan Pahlawan Kabupaten Aceh Barat. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen yang pernah berbelanja di TikTok Shop, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diskon dan kualitas produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying, sedangkan review online berpengaruh positif dengan tingkat pengaruh yang lebih rendah dibandingkan variabel lainnya. Secara simultan, ketiga variabel terbukti berpengaruh signifikan dalam menjelaskan perilaku pembelian impulsif konsumen. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi promosi harga yang menarik, persepsi kualitas produk yang baik, serta paparan ulasan digital mampu memicu respons emosional dan keputusan pembelian spontan pada konsumen di lingkungan social commerce.Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian perilaku konsumen digital dengan menghadirkan bukti empiris pada konteks TikTok Shop di tingkat daerah. Selain itu, hasil penelitian dapat menjadi rujukan praktis bagi pelaku usaha dan pengelola platform dalam merancang strategi pemasaran yang efektif serta lebih bertanggung jawab dalam mendorong transaksi daring.
Evaluation of Academic Supervision Program in Improving Teachers’ Administrative Compliance in Learning at MTs Semarang Rizca Wulandari; Laili Zakiyatul Hanafiyah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8733

Abstract

This study evaluates the implementation of academic supervision in improving teachers’ compliance with instructional administration at MTs X in Semarang City. The research employed a qualitative evaluative approach using the Context, Input, Process, and Product (CIPP) model to provide a comprehensive assessment framework. Data were collected through systematic observations, in-depth interviews with the principal and teachers, and rigorous document analysis of instructional plans, teaching journals, and supervision reports. Data analysis was conducted interactively through data reduction, data display, and conclusion drawing to ensures validity. The findings show that the supervision program has been strategically aligned with institutional needs and national education standards. However, several critical limitations were identified, particularly in documentation systems, limited access to professional development, and the lack of digital monitoring platforms. Although supervision is conducted regularly, the implementation tends to emphasize administrative inspection rather than pedagogical development, leading teachers to prepare necessary documents only shortly before the scheduled supervision. As a result, improvements in instructional documents are evident but remain situational rather than sustainable in the long term. The process lacks a consistent follow-up mechanism that addresses individual teacher challenges in the classroom. Consequently, the study recommends strengthening coaching-based supervision techniques and developing a systematic follow-up program to foster internalized professional compliance. It is essential for the principal to shift the paradigm from formal surveillance to collaborative mentorship. This transformation will ensure that administrative excellence serves as a foundation for better teaching quality, ultimately enhancing the overall educational outcomes and institutional performance within the school environment.