cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Strategi Penentuan Harga Produk Berdasarkan Daya Beli Produk F and B di Koperasi SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo Silahudin, Silahudin; Yulikurniawati, Yulikurniawati; Suwangsih, Iwang; Kusumayati, Nindya Kartika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.871

Abstract

Terhadap kebutuhan konsumen utamanya penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penentuan harga produk makanan dan minuman (F and B) di koperasi SMA Hang tuah 2 berdasarkan daya beli siswa. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung di koperasi sekolah, serta dokumentasi internal seperti laporan penjualan dan daftar harga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi menerapkan segmentasi harga untuk menjangkau berbagai tingkat daya beli siwa, mulai dari produk dengan harga rendah hingga menengah. Selain itu koperasi secara rutin menyesuaikan harga berdasarkan kondisi ekonomi siswa dan komsumsi. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kepuasan siswa dan menjaga stabilitas penjualan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya survey berkala dan pelibatan aktif siswa dalam proses evaluasi harga agar koperasi semakin responsif.
Representasi Makna Budaya Feminisme Dalam Web Series Netflix Gadis Kretek (Analisis Semiotika Roland Barthes) Nurul Zakiah; Elis Yulianti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8710

Abstract

Ketidakadilan gender masih menjadi isu krusial dalam kehidupan sosial, terutama karena adanya stereotip negatif terhadap perempuan yang bersumber dari ideologi patriarki. Kondisi ini melahirkan gerakan feminisme hingga gerakan tersebut berkembang menjadi suatu budaya sebagai respons atas dominasi struktural yang menempatkan perempuan pada posisi subordinat. Feminisme merupakan gerakan yang lahir dari perjuangan perempuan dalam menuntut kesetaraan hak dan keadilan dengan laki-laki. Perlawanan terhadap stereotip perempuan akibat ideologi patriarki juga dapat direpresentasikan melalui media populer seperti web series, salah satunya melalui platform Netflix. Atas dasar itu, penelitian ini memilih web series Gadis Kretek sebagai objek kajian. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji representasi budaya feminisme pada tokoh perempuan dalam web series Netflix Gadis Kretek melalui pendekatan analisis semiotika Roland Barthes dengan model two orders of signification yang terdiri atas makna denotatif, konotatif, dan mitos. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh Dasiyah merepresentasikan budaya feminisme melalui keberanian melawan norma patriarki, kemandirian ekonomi, menunjukkan kebebasan berekspresi sebagai hak atas otonomi tubuhnya, dan keterlibatan dalam ranah maskulin seperti meracik saus kretek serta kemampuannya dalam memimpin usaha keluarga. Representasi feminisme tersebut berhasil dikaji melalui analisis semiotika Roland Barthes, yang menegaskan bahwa Gadis Kretek tidak hanya mengangkat sejarah industri kretek, tetapi juga menyuarakan perjuangan perempuan dalam menuntut kesetaraan gender. Artinya, Representasi budaya feminisme tersebut menegaskan bahwa Gadis Kretek tidak hanya mengangkat sejarah industri kretek, tetapi juga menyuarakan perjuangan perempuan dalam menuntut kesetaraan gender sekaligus memberikan kontribusi bagi diskursus feminisme di Indonesia.
Internalisasi Nilai Sipakatau, Sipakalebbi, dan Sipakainge Dalam Pembentukan Perilaku Etis Akuntan Syariah Sri Ramadhani; St Nurhayati; Fibryani Qalsyum; Intan Azis; Hasna Inna; Yusriani Yusriani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8711

Abstract

The rapid growth of the Islamic financial industry in Indonesia requires sharia accountants to possess not only technical competence but also strong ethical integrity. This study aims to examine the internalization of Bugis-Makassar cultural values, namely Sipakatau, Sipakalebbi, and Sipakainge’, in shaping the ethical behavior of sharia accountants. The research employs a descriptive qualitative approach through library research by analyzing Lontara manuscripts, particularly Latoa, as well as anthropological literature, Islamic accounting ethics, and contemporary professional ethics studies. The findings reveal that Sipakatau (humanizing others) encourages accountants to uphold honesty, transparency, and accountability in financial reporting. Sipakalebbi (mutual respect) strengthens professionalism, respect for ethical standards, and responsible behavior in carrying out professional duties. Meanwhile, Sipakainge’ (mutual reminding) functions as a moral control mechanism that supports whistleblowing practices, fraud prevention, and ethical organizational culture. These cultural values operate as a form of soft control that complements formal ethical standards established by professional accounting institutions and Islamic financial regulations. Furthermore, the integration of local wisdom with Islamic ethical principles contributes to the development of accountants who are trustworthy, professional, and socially responsible. Therefore, the study concludes that the incorporation of Bugis-Makassar cultural values into sharia accounting ethics is strategically important for strengthening accountability, professionalism, and public trust in Islamic financial institutions in Indonesia.
Analisis Kebutuhan Game Edukasi 3D Geometri Berbasis Unity untuk Siswa Sekolah Dasar Ni Kadek Dwi Sabna Maharani; Ketut Agustini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8712

Abstract

Penelitian ini merupakan preliminary research yang bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan pengembangan game edukasi 3D geometri berbasis Unity sebagai media pembelajaran bagi siswa sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah analisis kebutuhan (needs analysis) dengan instrumen wawancara dan kuesioner yang diberikan kepada guru dan siswa. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 6 Sakti dengan melibatkan 4 orang guru dan 32 siswa kelas V sebagai responden. Hasil wawancara dengan guru menunjukkan bahwa pembelajaran geometri masih menghadapi tantangan dalam visualisasi konsep abstrak, sementara metode konvensional dinilai kurang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Selain itu, guru menyatakan perlunya media pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan mampu membantu siswa memahami konsep bangun datar dan bangun ruang secara lebih konkret. Hasil kuesioner kepada siswa mengungkapkan tingginya minat terhadap media pembelajaran berbasis teknologi interaktif, dengan 84% responden menyatakan lebih mudah memahami materi bila disajikan dalam bentuk visual 3D dan permainan. Sebanyak 91% siswa menyukai pembelajaran yang dikemas dalam bentuk permainan dan 88% siswa tertarik menggunakan game edukasi untuk mempelajari geometri. Data awal ini menunjukkan adanya kebutuhan nyata terhadap pengembangan game edukasi 3D berbasis Unity untuk mendukung pembelajaran geometri di sekolah dasar. Temuan penelitian menjadi dasar konseptual bagi rancangan game City Shape Seeker yang mengintegrasikan eksplorasi lingkungan virtual 3D dengan kuis interaktif sebagai sarana penguatan konsep geometri. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi tahap pengembangan dan validasi media pembelajaran pada penelitian selanjutnya.
Analisis Keterkaitan Ekonomi Publik terhadap Pendapatan Nasional dan Strategi Pengendalian Inflasi Indonesia Yolanda Fardianti; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8713

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ekonomi publik dan pendapatan nasional serta meneliti dampak inflasi dan strategi pengendaliannya di Indonesia. Studi ini menerapkan metode kualitatif melalui penelitian pustaka. Informasi diperoleh dari berbagai sumber akademis seperti jurnal, buku referensi, artikel penelitian, dan publikasi resmi yang berhubungan dengan ekonomi publik, PDB, inflasi, serta kemajuan ekonomi digital di Indonesia. Analisis data dilakukan secara kualitatif-deskriptif melalui pengumpulan, pengkajian, perbandingan, dan sintesis berbagai teori serta hasil penelitian yang relevan dengan topik. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa ekonomi publik berperan krusial dalam menaikkan pendapatan nasional melalui pengaturan fiskal, kebijakan moneter, dan pengelolaan sumber daya ekonomi yang efisien. Kebijakan pemerintah yang berupa pengeluaran negara, perpajakan, serta pengendalian uang beredar terbukti dapat mempengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi secara nasional. Di samping itu, inflasi yang meluas bisa mengurangi kemampuan beli masyarakat, menghalangi investasi, memperbesar biaya produksi, serta berdampak pada stabilitas ekonomi secara keseluruhan. Advancements in digital technology and financial technology also have a positive impact on the efficiency of economic transactions and enhance financial inclusion for the community. Strategi pengendalian inflasi di Indonesia dilaksanakan melalui kolaborasi antara pemerintah dan Bank Indonesia, penguatan sektor riil, pengaturan distribusi barang, serta optimalisasi ekonomi digital. Dengan demikian, kolaborasi antara kebijakan ekonomi publik dan pemanfaatan teknologi ekonomi menjadi elemen krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi, meningkatkan pendapatan nasional, serta memacu pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di Indonesia.
Pengaruh Kebijakan Moneter dan Fiskal terhadap Tingkat Pengangguran serta Implikasinya pada Pendapatan Nasional dan Inflasi Mutia Delfitri; Hendra Riofita
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8714

Abstract

Studi ini menyelidiki dampak kebijakan moneter dan fiskal terhadap tingkat pengangguran di Indonesia dalam rentang waktu 2010–2025. Kebijakan moneter dinilai dengan melihat variabel suku bunga dan penawaran uang (basis uang), sementara kebijakan fiskal dievaluasi lewat belanja pemerintah dan pendapatan pajak. Studi ini menerapkan metode vector autoregression (VAR) menggunakan data deret waktu yang diperoleh dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS). Pendekatan VAR dipilih karena dapat menggambarkan hubungan dinamis antara variabel ekonomi makro baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kebijakan moneter yang ekspansif berdampak signifikan dalam mengurangi angka pengangguran. Penurunan suku bunga sebesar 1% dapat menurunkan tingkat pengangguran sekitar 1,2% lewat peningkatan investasi dan konsumsi publik. Selain itu, bertambahnya jumlah uang beredar juga mendorong kegiatan ekonomi dan penciptaan peluang kerja baru. Sebaliknya, kebijakan fiskal terbukti berhasil melalui efek pengganda dari belanja pemerintah, terutama di sektor infrastruktur dan program padat karya yang meningkatkan kebutuhan tenaga kerja. Kebijakan perpajakan yang lebih adaptif juga memberikan kesempatan bagi sektor bisnis untuk meningkatkan produksi.Implikasi studi menunjukkan bahwa penurunan angka pengangguran berperan dalam peningkatan pendapatan nasional sesuai dengan hukum Okun, dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar 2–3%. Akan tetapi, peningkatan kegiatan ekonomi juga berpotensi menyebabkan inflasi 1–2% karena dorongan permintaan agregat, seperti yang dijelaskan dalam kurva Phillips. Karena itu, sinergi yang harmonis antara kebijakan moneter dan fiskal sangat penting untuk menjaga kestabilan ekonomi, mengontrol inflasi, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di era pemulihan setelah pandemi.
Implementasi Sistem Informasi Akademik Melalui Platform E-Semesta Di Uin Syarif Hidayatullah Jakarta: Perspektif Mahasiswa Terhadap Infrastruktur, Literasi Digital, dan Kebijakan Ibni Nur Hilma; Salwa Nabila Mardya; Hesti Nur Ayda; Reksha Azrie Gibra; Hesti Kusumaningrum
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8716

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi sistem informasi akademik melalui platform E-Semesta di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan fokus pada persepsi mahasiswa terhadap efektivitas penggunaannya dalam mendukung kegiatan akademik. Permasalahan penelitian berkaitan dengan optimalisasi penggunaan sistem yang dipengaruhi oleh aspek infrastruktur teknologi, tingkat literasi digital mahasiswa, serta dukungan kebijakan institusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketiga aspek tersebut terhadap pemanfaatan E-Semesta sebagai sistem informasi akademik terpadu di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 36 mahasiswa dari berbagai fakultas sebagai responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi E-Semesta secara umum berada pada kategori cukup baik, namun pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal. Dari aspek infrastruktur, masih ditemukan kendala berupa ketidakstabilan jaringan internet, lambatnya akses sistem, serta performa server yang belum konsisten pada waktu tertentu. Dari aspek literasi digital, mahasiswa dinilai memiliki kemampuan yang cukup baik dalam mengakses dan mengoperasikan sistem, meskipun pemanfaatan berbagai fitur yang tersedia masih belum maksimal. Sementara itu, dukungan kebijakan institusi dinilai cukup membantu dalam menunjang implementasi sistem, tetapi masih terdapat kekurangan dalam sosialisasi penggunaan, kejelasan prosedur layanan, dan penyediaan dukungan teknis bagi pengguna. Secara keseluruhan, efektivitas implementasi E-Semesta dipengaruhi oleh keterpaduan antara kualitas infrastruktur, kompetensi digital mahasiswa, dan dukungan kebijakan institusi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan yang berkelanjutan pada ketiga aspek tersebut agar sistem informasi akademik dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan mendukung pelayanan pendidikan tinggi secara optimal.
Perbandingan Material Pengganti Tahan Korosif pada Pipa Flowline Carbon Steel CO2 dan H2S di PT Migas Rayhan Maulana; Didi Mario; Zahra Junie Kurniati; Aldillah Herlambang; Oki Alfernando
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8717

Abstract

Korosi pada pipa flowline berbahan carbon steel merupakan permasalahan utama dalam sistem produksi minyak dan gas karena dapat menurunkan integritas material dan menyebabkan kegagalan operasi. Material ini memiliki ketahanan korosi yang rendah, terutama pada lingkungan yang mengandung CO₂, H₂S, air, dan ion klorida, sehingga mempercepat terjadinya korosi merata maupun lokal seperti pitting. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja duplex stainless steel 2205 dan stainless steel 316L sebagai material alternatif pengganti carbon steel. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap jurnal nasional dan internasional terkait sifat mekanik dan ketahanan korosi material. Hasil kajian menunjukkan bahwa duplex stainless steel 2205 memiliki ketahanan korosi dan kekuatan mekanik yang lebih unggul, serta tahan terhadap stress corrosion cracking karena struktur mikro dua fase dan nilai PREN yang tinggi, sehingga lebih sesuai untuk lingkungan migas yang agresif. Sementara itu, stainless steel 316L juga memiliki ketahanan yang baik terhadap korosi, khususnya pitting corrosion, sehingga dapat digunakan pada kondisi korosif menengah. Namun, kedua material tersebut tetap berpotensi mengalami kegagalan akibat faktor non-material seperti cacat mikrostruktur, proses fabrikasi, dan kualitas pengelasan. Oleh karena itu, pemilihan material harus mempertimbangkan kondisi operasi, metode manufaktur, serta kontrol kualitas. Berdasarkan hasil perbandingan, duplex stainless steel 2205 direkomendasikan sebagai material utama untuk meningkatkan keandalan dan umur pakai pipa flowline.
Analisis Manajamen Risiko Operasional Pada PT Telkom Indonesia Berdasarkan Framework ISO 31000 Nining Ariati; Arya Kamandanu; Wahyu Nurkholik; Muhammad Naufal Al Farid; Keilla Nadia Putri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.8718

Abstract

Transformasi digital pada industri telekomunikasi telah meningkatkan kompleksitas operasional perusahaan dan  memperbesar eksposur terhadap berbagai risiko yang dapat memengaruhi keberlangsungan bisnis. Perkembangan teknologi digital, peningkatan kebutuhan konektivitas, dan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap layanan berbasis internet menuntut perusahaan telekomunikasi untuk memiliki sistem manajemen risiko yang terstruktur, adaptif, dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko operasional pada PT Telkom Indonesia berdasarkan framework ISO 31000. Tujuan penelitian diarahkan pada identifikasi risiko utama, evaluasi prioritas risiko, dan  perumusan strategi mitigasi yang sesuai bagi perusahaan dalam menghadapi dinamika industri digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui dokumen sekunder berupa laporan tahunan perusahaan, laporan keberlanjutan, publikasi resmi, serta literatur ilmiah yang berkaitan dengan risiko operasional pada sektor telekomunikasi. Analisis dilakukan menggunakan tahapan ISO 31000 yang meliputi penetapan konteks, identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, dan perlakuan risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko utama perusahaan meliputi gangguan jaringan, ancaman keamanan siber, kegagalan sistem informasi, kesalahan proses internal, perubahan regulasi, dan risiko reputasi. Strategi mitigasi yang efektif memerlukan integrasi antara penguatan infrastruktur teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pengawasan internal yang berkelanjutan, dan tata kelola perusahaan yang adaptif. Manajemen risiko operasional merupakan fondasi dalam menjaga ketahanan dan keberlanjutan perusahaan telekomunikasi di tengah percepatan transformasi digital.
Determinasi Penerimaan Pajak: Peran Ekspor dalam Mediasi Variabel Ekonomi Makro Hanifah, Fika Fikrotul; Meliza, Meliza
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak PDB, suku bunga BI, tingkat inflasi, dan nilai tukar terhadap penerimaan pajak dengan ekspor sebagai mediator. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kausal. Pengumpulan data menggunakan data sekunder yang bersumber dari Kementerian Keuangan, Badan Pusat Statistik, dan Bank Indonesia yang mencakup rentang waktu 1995 hingga 2024 dengan total sampel 30 dalam bentuk data time series. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Model (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan bantuan perangkat lunak Smart PLS. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan bahwa produk domestik bruto memiliki pengaruh positif signifikan terhadap penerimaan pajak. Nilai tukar berpengaruh positif tidak signifikan terhadap penerimaan pajak. Suku bunga berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap penerimaan pajak. Produk domestik bruto dan bilai tukar berpengaruh positif tidak signifikan terhadap ekspor. Suku bunga berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap ekspor. Ekspor berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak. Ekspor mampu memediasi pengaruh produk domestik bruto terhadap penerimaan pajak tetapi tidak signifikan. Ekspor mampu memediasi pengaruh nilai tukar terhadap penerimaan pajak. Ekspor mampu memediasi pengaruh suku bunga terhadap pertumbuhan ekonomi namun tidak signifikan.