cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Pengaruh Gaya Hidup, Kepercayaan, Kemudahan Transaksi Terhadap Keputusan Pembelian Pengguna Shopee Paylater. Oppusunggu, Uliser; Marbun, Sondang; Napitupulu, Junika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis gaya hidup, kepercayaan, dan kemudahan transaksi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian pengguna shopee paylater (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Methodist Indonesia). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 246 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil uji hipotesis t dapat disimpulkan bahwa secara parsial gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, kepercayaan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, kemudahan transaksi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan hasil uji hipotesis F dapat disimpulkan bahwa gaya hidup, kepercayaan dan kemudahan transaksi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai Adjusted R Square sebesar 0,633 berarti 63,3% Keputusan pembelian dapat dijelaskan variabel gaya hidup, kepercayaan dan kemudahan transaksi. Sedangkan sisanya sebesar 36,7% dapat dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Analisis Threshold Akuisisi Dalam Hukum Persaingan Usaha Pada Rencana Merger Gojek dan Grab Cadasyudha Adilaga D; Jordan Jonarto; Reza Prianda Wicaksono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9081

Abstract

Perkembangan ekonomi digital di Indonesia mendorong meningkatnya tren merger dan akuisisi (M&A), khususnya pada sektor platform digital seperti ride-hailing dan layanan on-demand. Rencana merger antara Gojek (GoTo Group) dan Grab menjadi isu penting dalam hukum persaingan usaha karena berpotensi menciptakan konsentrasi pasar yang sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan threshold akuisisi dalam hukum persaingan usaha Indonesia serta mengevaluasi apakah rencana merger Gojek dan Grab memenuhi ambang batas notifikasi berdasarkan ketentuan hukum positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem threshold notifikasi merger di Indonesia didasarkan pada nilai aset dan/atau penjualan, yaitu Rp2,5 triliun untuk aset dan Rp5 triliun untuk penjualan, dengan sistem notifikasi bersifat post-merger. Dalam konteks rencana merger Gojek dan Grab, nilai aset dan penjualan kedua entitas secara kumulatif jelas melampaui ambang batas tersebut, sehingga apabila transaksi direalisasikan, kewajiban notifikasi kepada KPPU akan timbul. Selain memenuhi threshold finansial, merger ini juga berpotensi menciptakan konsentrasi pasar yang sangat tinggi di sektor ride-hailing Indonesia, dengan penguasaan pangsa pasar lebih dari 90% dan peningkatan signifikan Indeks Herfindahl-Hirschman (HHI). Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pengaturan threshold di Indonesia telah memberikan kepastian hukum secara administratif, karakteristik ekonomi digital yang berbasis data dan efek jaringan membutuhkan perbaikan lebih lanjut terhadap efektivitas sistem post-merger notification. Reformulasi threshold dan penguatan mekanisme pengawasan preventif menjadi penting untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi ekonomi dan perlindungan persaingan usaha yang sehat.
Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Loyalitas Pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar Khaerun Khaerun; Ahmad Ahmad; Andi Risfan Rizaldi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap loyalitas pegawai pada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar. Kepuasan kerja merupakan variabel independen (X) yang diukur melalui lima indikator utama, yaitu pekerjaan itu sendiri, gaji atau kompensasi, kesempatan promosi, supervisi, dan hubungan dengan rekan kerja. Sementara itu, loyalitas pegawai sebagai variabel dependen (Y) diukur melalui enam indikator meliputi kepatuhan terhadap peraturan organisasi, kesediaan bekerja keras, rasa memiliki terhadap organisasi, keinginan untuk tetap bekerja, keterlibatan dalam kegiatan organisasi, serta tanggung jawab terhadap pekerjaan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada 60 responden yang merupakan pegawai aktif Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Makassar, ditentukan menggunakan rumus Slovin dari populasi 150 pegawai. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear sederhana, uji t parsial, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pegawai dengan nilai t hitung sebesar 8,994 dan tingkat signifikansi 0,000. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja mampu menjelaskan 58,2% variasi loyalitas pegawai, sedangkan 41,8% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Temuan ini mengimplikasikan bahwa peningkatan kepuasan kerja, terutama dari aspek kompensasi dan pengembangan karier, menjadi langkah strategis bagi organisasi dalam membangun loyalitas pegawai yang berkelanjutan.
Evaluation of E-Service Quality Dimensions in Shopee Indonesia User Reviews Desty Hapsari Kirana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9087

Abstract

This study examines the dimensions of e-service quality reflected in user reviews of the Shopee Indonesia application and explores how these dimensions are associated with user ratings. The study employed a descriptive quantitative approach using secondary data in the form of 67,600 user reviews collected between January 24, 2026 and April 13, 2026. The review content was analyzed through deductive content analysis by classifying user expressions into five dimensions of e-service quality, namely efficiency/system availability, fulfillment/reliability, responsiveness, security/assurance, and price/value support. In addition, user ratings were grouped into three categories—negative (1–2), neutral (3), and positive (4–5)—to examine the distribution of evaluations across the identified dimensions. The findings reveal that Fulfillment/Reliability and Efficiency/System Availability are the two most dominant dimensions in Shopee user reviews. Among these, Fulfillment/Reliability is the dimension most strongly associated with low ratings, indicating that issues related to delivery, orders, packages, couriers, and service timeliness are the main sources of user dissatisfaction. Meanwhile, Price/Value Support is more frequently associated with positive evaluations, suggesting that promotions, discounts, vouchers, and affordability remain important strengths of the platform. Overall, the results indicate that users evaluate marketplace service quality not only in terms of products offered, but also in terms of service reliability, platform performance, and responsiveness. These findings provide practical insights for e-commerce platform managers in identifying service areas that should be prioritized for improvement.
Rancang Bangun Sistem Peminjaman Mobil (SIPEMO) Dengan Digital Signature Verification Menggunakan Laravel 12 di BRMP Jambi Baharsyah, Bastomi; Huda, Ahmad Fatchul; Muslimin, Putra Agus; Ashari, Fawwaz Al-Jibran; Marselly, Nindia; M. Pajri, M. Pajri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.909

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong transformasi signifikan dalam tata kelola administrasi pemerintahan, termasuk dalam proses peminjaman kendaraan dinas. Di lingkungan Balai Rumah Musyawarah Provinsi (BRMP) Jambi, proses peminjaman masih dilakukan secara manual, yang berimplikasi pada tingginya potensi kesalahan pencatatan, keterlambatan persetujuan, serta minimnya akuntabilitas data. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan aplikasi Sistem Peminjaman Mobil Kantor (SIPEMO) berbasis web menggunakan framework Laravel 12, dengan integrasi fitur digital signature berbasis OpenSSL dan dukungan multi-level akses pengguna. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah model Waterfall, meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi dan pengujian unit, pengujian sistem terintegrasi, serta operasi dan pemeliharaan. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan staf BRMP Jambi serta studi literatur terkait sistem digitalisasi administrasi. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa sistem SIPEMO mampu meningkatkan efisiensi proses peminjaman kendaraan, mempercepat alur verifikasi dokumen secara digital, serta memperkuat legalitas data administrasi melalui fitur tanda tangan elektronik. Dengan demikian, penerapan SIPEMO berkontribusi terhadap peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan modernisasi tata kelola administrasi peminjaman kendaraan dinas di lingkungan BRMP Jambi.
Reaksi Pasar Saham Terhadap Skandal Tata Kelola ESG PT Timah Tbk (TINS) Ni Wayan Asvina Oka; Ni Made Suci
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9090

Abstract

Penelitian ini menguji reaksi pasar saham Indonesia terhadap serangkaian empat pengumuman kunci dalam skandal tata kelola ESG PT Timah Tbk (TINS) tahun 2024 menggunakan pendekatan multiple event study. Empat peristiwa kunci yang dianalisis yaitu: 16 Februari, 26 dan 27 Maret, 13 Mei, dan 29 Mei 2024. Reaksi pasar diukur melalui dua variabel yaitu Abnormal Return (AR) dan Trading Volume Activity (TVA) dengan event window 11 hari dan periode estimasi 120 hari perdagangan. Expected return dihitung dengan menggunakan market model berbasis regresi OLS. Uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test dan Wilcoxon Signed Rank Test berdasarkan hasil uji normalitas Shapiro Wilk. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan pada Abnormal Return maupun Trading Volume Activity sebelum dan sesudah seluruh empat peristiwa kunci. Temuan ini konsisten dengan Efficient Market Hypothesis (EMH) bentuk semi kuat, mengindikasikan bahwa informasi skandal telah terinternalisasi dalam harga saham melalui pemberitaan media sebelum pengumuman resmi dilakukan. Faktor-faktor penjelas meliputi persepsi safety net BUMN di kalangan investor, perilaku investor institusional yang cenderung wait and see, dan keterbatasan internalisasi informasi ESG di pasar modal domestik. Penelitian ini juga memberikan kontribusi pada pengembangan metodologi event study berbasis multiple key events dalam konteks skandal tata kelola di pasar modal Indonesia yang masih terbatas.
Pengaruh Ketepatan Waktu Pengiriman terhadap Kepuasan Konsumen Beton Ready Mix Sidoarjo Shidiq Purnomo; Sahmi Afandi; Wafdulloh Shofa M.H; Aqmal Afiq M; Moch. Chalid; Nindya Kartika Kusmayati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9097

Abstract

Industri konstruksi yang berkembang pesat menuntut ketersediaan material yang tepat waktu, khususnya beton ready mix yang memiliki batas waktu penggunaan sehingga ketepatan waktu pengiriman menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas produk dan meningkatkan kepuasan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketepatan waktu pengiriman terhadap kepuasan konsumen beton ready mix di Sidoarjo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert 1–4. Sampel penelitian berjumlah 61 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan bantuan software SPSS versi 25 yang meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear sederhana, koefisien determinasi, dan uji t. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa seluruh 14 item pernyataan dinyatakan valid dengan nilai r hitung lebih besar dari r tabel (0,252). Hasil uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,948 untuk variabel ketepatan waktu pengiriman dan 0,958 untuk variabel kepuasan konsumen, sehingga instrumen penelitian dinyatakan reliabel. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 1,756 + 0,957X dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,880, yang menunjukkan bahwa 88,0% variasi kepuasan konsumen dapat dijelaskan oleh ketepatan waktu pengiriman. Hasil uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 20,815 lebih besar daripada t tabel sebesar 2,001 dengan tingkat signifikansi 0,000, sehingga hipotesis penelitian diterima. Dengan demikian, ketepatan waktu pengiriman berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen beton ready mix di Sidoarjo. Perusahaan disarankan meningkatkan pengelolaan distribusi agar ketepatan waktu pengiriman tetap terjaga dan kepuasan konsumen semakin meningkat.
Apakah Minat Beli Mampu Memediasi antara Green Marketing Mix dengan Volume Penjualan? Lisa Husen; Farah Chalida; Ratih Hesty
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Marketing Mix yang mencakup green product, green price, dan green promotion terhadap volume penjualan, dengan memposisikan minat beli sebagai variabel intervening pada UMKM Furniture Kayu Wood Mood Jepara. Eksplorasi ini didorong oleh meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan yang mengubah preferensi konsumen ke arah produk ramah lingkungan. Fenomena tersebut mengharuskan pelaku usaha sektor kerajinan kayu mengadopsi strategi pemasaran berkelanjutan demi mempertahankan keunggulan kompetitif dan mengoptimalkan performa bisnis mereka. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, data primer dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada pelanggan Wood Mood Jepara melalui teknik purposive sampling. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) via aplikasi SmartPLS, melewati tahapan uji validitas, reliabilitas, serta evaluasi outer model dan inner model. Hasil analisis mengungkapkan bahwa green price memiliki kontribusi positif dan signifikan dalam menstimulasi minat beli maupun volume penjualan. Variabel minat beli juga terbukti mampu mendongkrak volume penjualan sekaligus memediasi pengaruh green price secara signifikan. Sebaliknya, aspek green product dan green promotion tidak memperlihatkan dampak signifikan terhadap minat beli ataupun volume penjualan. Realitas ini mengindikasikan bahwa konsumen cenderung memprioritaskan faktor keterjangkauan harga dan nilai fungsional produk ketimbang klaim ramah lingkungan atau kampanye hijau. Implikasinya, pelaku UMKM disarankan menyempurnakan strategi penetapan harga yang kompetitif namun tetap berbasis nilai keberlanjutan demi memicu keputusan pembelian.
Peran Literasi Keuangan, Digital Financial Behavior, Dan Hedonic Lifestyle Terhadap Financial Well-Being Gen-Z: Moderasi Peer Influence (Studi Kasus Pada Generasi Z di Kalimantan Barat) Astrid Oviska; Juniwati Juniwati; Helma Malini; Mustaruddin Mustaruddin; Uray Ndaru Mustika
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9099

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Literasi Keuangan, Digital Financial Behavior, dan Hedonic Lifestyle terhadap Financial Well-Being Generasi Z di Kalimantan Barat dengan Peer Influence sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan teknologi digital dan perubahan pola konsumsi pada Generasi Z yang memengaruhi perilaku keuangan serta tingkat kesejahteraan finansial mereka. Generasi Z sebagai generasi yang tumbuh di era digital memiliki karakteristik yang dekat dengan teknologi finansial, transaksi digital, serta gaya hidup modern yang cenderung konsumtif. Oleh karena itu, penting untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi Financial Well-Being agar dapat menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan generasi muda. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 250 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner online kepada Generasi Z di Kalimantan Barat dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Literasi Keuangan dan Digital Financial Behavior berpengaruh positif dan signifikan terhadap Financial Well-Being. Sementara itu, Hedonic Lifestyle tidak berpengaruh signifikan terhadap Financial Well-Being. Selain itu, Peer Influence tidak mampu memoderasi hubungan Literasi Keuangan dan Digital Financial Behavior terhadap Financial Well-Being, namun mampu memperkuat hubungan Hedonic Lifestyle terhadap Financial Well-Being. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kesejahteraan finansial Generasi Z lebih dipengaruhi oleh faktor internal, seperti pengetahuan dan perilaku keuangan yang baik, sedangkan pengaruh sosial lebih berperan dalam memperkuat gaya hidup konsumtif.
Pengaruh Kesejahteraan Karyawan, Budaya Organisasi, dan Beban Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan Praktis Footwear Magetan Kharis Nuril Huda; Umi Farida; Diana Pramudya Wardhani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesejahteraan karyawan, budaya organisasi, dan beban kerja terhadap kepuasan kerja karyawan pada Praktis Footwear Magetan. Kepuasan kerja merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas, loyalitas, dan kinerja karyawan dalam suatu organisasi. Rendahnya kepuasan kerja dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kurang optimalnya kesejahteraan karyawan, budaya organisasi yang belum mendukung, serta beban kerja yang tidak seimbang. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana ketiga variabel tersebut memengaruhi kepuasan kerja karyawan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan Praktis Footwear Magetan yang berjumlah 33 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kesejahteraan karyawan, budaya organisasi, dan beban kerja berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja karyawan. Selain itu, secara simultan ketiga variabel tersebut juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan Praktis Footwear Magetan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kesejahteraan karyawan, penerapan budaya organisasi yang baik, serta pengelolaan beban kerja yang proporsional dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Dengan demikian, perusahaan diharapkan mampu memperhatikan faktor-faktor tersebut guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif dan produktif.