cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Pengaruh Judi Online dan Lifestyle terhadap Perilaku Keuangan pada Masyarakat di Desa Banyuasih Kabupaten Karawang Rudi Setyono Setyono; Ujang Suherman; Thomas Nadeak
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9068

Abstract

The rapid transformation of digital technology has shifted social behavior paradigms, marked by the rise of online gambling phenomena and evolving lifestyles. These changes systematically hold the potential to influence the stability of individual financial behavior in both urban and rural areas. However, the extent to which online gambling and lifestyle determine rural financial behavior remains a discourse requiring in-depth investigation. This study aims to analyze the influence of online gambling and lifestyle on the financial behavior of the community in Banyuasih Village, Karawang Regency. Employing a quantitative approach with a causal method, data were gathered from 94 respondents selected through a simple purposive sampling technique. The research instrument, consisting of Likert-scale questionnaires, was analyzed using multiple linear regression via SPSS software. The results partially reveal that online gambling does not exert a significant influence on the community's financial behavior. Conversely, lifestyle is proven to have a positive and highly significant impact on financial behavior. Nonetheless, simultaneous testing confirms that online gambling and lifestyle collectively contribute significantly to the financial behavior patterns of the Banyuasih Village community. These findings underscore that lifestyle plays a far more dominant role in shaping the financial characteristics of rural communities compared to the impact of online gambling activities.
Pengaruh Pemanfaatan Wayground sebagai Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Digital terhadap Kreativitas Belajar Mahasiswa Mica Siar Meiriza; Anggriany Saragih; Cindy Putri Miranda Gultom; Dores Helen Siboro; Febriyanti Revalentina Naibaho; Inri Dwi Rianti Manik; Jihan Syafira; Miftahul Jannah; Pesta Sugianti Simanungkalit; Roulina Destini Purba; Sri Ratna Hastuti Br Sitanggang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan Wayground sebagai media pembelajaran berbasis teknologi digital terhadap kreativitas belajar mahasiswa pada mata kuliah ekonomi moneter. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong perubahan dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi, sehingga penggunaan media pembelajaran digital menjadi alternatif untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran. Dalam pembelajaran ekonomi moneter, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep teoritis, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif dalam mengkaji fenomena ekonomi yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang interaktif dan inovatif agar mahasiswa lebih aktif selama proses belajar. Wayground hadir sebagai media pembelajaran digital yang menyediakan fitur visualisasi, simulasi, dan interaksi untuk mendukung pembelajaran yang lebih menarik dan dinamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest yang melibatkan 30 mahasiswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui instrumen tes kreativitas belajar yang mencakup kemampuan memahami konsep, mengembangkan ide, menyusun analisis, dan menghasilkan solusi kreatif dalam pembelajaran ekonomi. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk melihat perubahan tingkat kreativitas mahasiswa sebelum dan sesudah penggunaan Wayground. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum penggunaan Wayground kreativitas belajar mahasiswa masih tergolong rendah dan didominasi jawaban teoritis yang kurang analitis. Setelah penerapan Wayground, kreativitas belajar mahasiswa meningkat secara signifikan. Mahasiswa lebih mampu mengembangkan ide, menghubungkan konsep ekonomi dengan fenomena nyata, serta menyusun analisis yang sistematis dan kreatif. Selain itu, fitur visualisasi dan simulasi digital pada Wayground mampu meningkatkan partisipasi serta motivasi belajar mahasiswa secara optimal.
Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Belajar Mata Pelajaran Ekonomi pada Siswa Kelas XII di SMA Negeri 2 Tenggarong Asiah, Nur; Haidar, Kadori; Ellyawati, Noor; Astuti, Ratna Fitri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 2 (2025): Mei - Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i2.907

Abstract

Rendahnya pencapaian akademik siswa dalam mata pelajaran ekonomi yang tidak sebanding dengan potensi intelektual mereka menjadi latar belakang penelitian ini. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesulitan belajar yang perlu diidentifikasi penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor manakah yang menjadi penyebab utama kesulitan belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini adalah menganalisis kesulitan belajar ekonomi siswa kelas XII (dua belas) 1, 5, dan 6 SMA Negeri 2 Tenggarong. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Angket digunakan sebagai metode pendukung atau tambahan. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan ada dua faktor penyebab kesulitan belajar, baik yang bersumber dari dalam diri siswa (internal) maupun luar diri siswa (eksternal). Hasil penelitian menunjukkan dua faktor utama penyebab kesulitan belajar, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kurangnya konsentrasi dan kebiasaan belajar yang tidak disiplin. Sementara itu, faktor eksternal mencakup orang tua yang kurang memberikan rasa nyaman, tenang. Lingkungan rumah yang ramai, ribut dan kurang kondusif membuat siswa kesulitan saat belajar dirumah. Kombinasi faktor-faktor ini menyebabkan siswa mengalami hambatan dalam memahami materi ekonomi secara optimal, sehingga berdampak pada rendahnya prestasi akademik mereka.
Perspektif Masyarakat Desa Paris tentang Penegakan Disiplin Siswa di SMKN 1 Mootilango Sasmita Djafar; Ridwan Ibrahim; Rudy Harold
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif masyarakat Desa Paris terhadap penegakan disiplin siswa di SMK Negeri 1 Mootilango serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kedisiplinan siswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memperoleh gambaran mendalam mengenai penerapan disiplin di lingkungan sekolah dan dampaknya terhadap perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan guru, guru Bimbingan Konseling (BK), komite sekolah, orang tua siswa, siswa, dan masyarakat Desa Paris sebagai informan penelitian. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sehingga menghasilkan informasi yang sistematis dan sesuai dengan kondisi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan disiplin di SMK Negeri 1 Mootilango dilaksanakan secara konsisten melalui penerapan tata tertib sekolah, pembinaan karakter, pengawasan rutin, pemberian sanksi edukatif, serta pendekatan persuasif oleh guru dan guru BK kepada siswa yang melakukan pelanggaran. Bentuk disiplin yang diterapkan meliputi ketepatan waktu, kehadiran, kerapian berpakaian, tanggung jawab terhadap tugas, kepatuhan terhadap aturan sekolah, serta etika perilaku siswa di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Masyarakat Desa Paris pada umumnya memberikan pandangan positif terhadap penerapan disiplin tersebut karena dianggap mampu membentuk siswa menjadi lebih tertib, sopan, bertanggung jawab, mandiri, serta memiliki kepedulian sosial yang baik. Keberhasilan penegakan disiplin dipengaruhi oleh kerja sama antara pihak sekolah, orang tua, komite sekolah, dan masyarakat sekitar dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap siswa. Namun demikian, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kedisiplinan siswa, seperti lingkungan pergaulan, rendahnya kesadaran diri siswa, pengaruh media sosial, serta kurang optimalnya pengawasan dan komunikasi dalam keluarga.
Fenomena Penyalahgunaan Artificial Intelligence (AI) Dalam Penyelesaian Tugas Akademik Mahasiswa Di Surakarta Yunia Sandra Herawati; Nur Muhlashin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9071

Abstract

Pesatnya perkembangan Artificial Intelligence (AI) mendorong mahasiswa memanfaatkan teknologi AI dalam penyelesaian tugas akademik. AI memberikan kemudahan dan efesiensi waktu dalam proses pengerjaan tugas. Namun, di sisi lain terjadi pergeseran fungsi AI yang awalnya sebagai alat bantu belajar bergeser menggantikan kapasitas mahasiswa yang menimbulkan penyalahgunaan berupa ketidakjujuran akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penyalahgunaan AI serta mengidentifikasi faktor yang menyebabkan penyalahgunaan AI pada mahasiswa di Surakarta.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua belas orang yaitu mahasiswa di Surakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik penentuan subjek menggunakan Snowball Sampling. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bentuk penyalahgunaan AI dalam penyelesaian tugas akademik meliputi: 1. kecurangan dalam menjawab soal ujian melalui lemahnya pengawasan dan sistem ujian berbasis take home, 2. Ketergantungan AI dalam Penyelesaian tugas kuliah berupa penyusunan makalah secara instan, copy paste jawaban tanpa proses berpikir, manipulasi jawaban dan pertanyaan presentasi, 3. Fabrikasi data dan referensi berupa pemalsuan data dan referensi fiktif, 4. plagiarisme dalam tugas akhir yang dilakukan dengan menyalin teori tanpa pengolahan ulang. Penyalahgunaan AI dalam penyelesaian tugas akademik disebabkan oleh faktor internal seperti hambatan dalam berpikir dan mencari jawaban, rasa malas, lelah, dan bad mood. Sementara itu faktor eskternalnya meliputi, tekanan akademik, efisiensi waktu dan kemudahan AI, serta pengaruh lingkungan dan teman sebaya.
Strategi Pengembangan Kompetensi SDM UMKM Kuliner Di Pangandaran Untuk Meningkatkan Daya Saing Widia Astuti; Asridah Warni Tanjung; Pacifico Shorea Rotaria
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9073

Abstract

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar utama perekonomian nasional Indonesia. Kabupaten Pangandaran sebagai destinasi wisata unggulan di Jawa Barat memiliki potensi besar, khususnya pada UMKM kuliner berbasis sumber daya laut. Transformasi menuju destinasi wisata kelas dunia harus didukung oleh kesiapan ekosistem, terutama sektor kuliner lokal yang kompetitif. Namun, pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) pada UMKM kuliner tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan strategi yang komprehensif dan berkelanjutan. Kesenjangan antara kompetensi SDM saat ini dengan kebutuhan pasar yang dinamis menjadi hambatan dalam meningkatkan nilai tambah produk dan daya saing usaha. Tanpa strategi pengembangan yang tepat, UMKM berisiko tertinggal di tengah pertumbuhan sektor pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi SDM UMKM kuliner di Pangandaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, berlokasi di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran serta pelaku UMKM kuliner setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan SDM menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan dana, rendahnya kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya pelatihan, serta minimnya dukungan dan akses informasi. Meskipun demikian, potensi pengembangan tetap besar seiring meningkatnya permintaan kuliner akibat pertumbuhan pariwisata. Strategi kolaboratif antara pemerintah, sektor swasta, dan pelaku usaha menjadi solusi utama. Dukungan melalui pelatihan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi, serta kebijakan yang proaktif sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing UMKM kuliner di Pangandaran.
Strategi Pengembangan Kompetensi SDM UMKM Kuliner di Tangerang Selatan untuk Meningkatkan Daya Saing Kenny Astria; Bambang Purnomo Yanuarso; Sakti Wicaksono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9074

Abstract

Tangerang Selatan sebagai kota satelit yang dinamis dan berbatasan langsung dengan Jakarta mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat. Karakteristik masyarakat yang heterogen, urban, serta memiliki daya beli tinggi menjadikan kota ini sebagai pasar potensial bagi bisnis kuliner. Perkembangan pusat keramaian, kawasan hunian modern, dan keberadaan kampus di wilayah seperti Serpong, Bintaro, dan Ciputat mendorong munculnya ribuan UMKM kuliner setiap tahun. Data Dinas Koperasi dan UKM menunjukkan bahwa sektor kuliner menjadi sektor unggulan yang mendominasi UMKM di Tangerang Selatan. Namun, besarnya potensi pasar sejalan dengan tingginya tingkat persaingan. Menjelang 2025, daya saing UMKM tidak hanya ditentukan oleh cita rasa, tetapi juga dipengaruhi oleh disrupsi digital, perubahan perilaku konsumen yang menuntut kecepatan dan higienitas, serta persaingan dengan jaringan kuliner franchise besar yang lebih mapan. Oleh karena itu, UMKM kuliner dituntut memiliki keunggulan kompetitif berkelanjutan melalui inovasi produk, peningkatan kualitas layanan, pemanfaatan teknologi, dan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi SDM UMKM kuliner di Tangerang Selatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, berlokasi di Dinas Koperasi dan UMKM serta pelaku UMKM kuliner setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan SDM menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan dana, rendahnya kesadaran pelatihan, serta minimnya dukungan dan akses informasi. Meskipun demikian, potensi pengembangan tetap besar. Strategi kolaboratif antara pemerintah, swasta, dan pelaku usaha, didukung pelatihan berkelanjutan, pemanfaatan teknologi, serta kebijakan proaktif, diperlukan untuk meningkatkan daya saing UMKM kuliner.
Strategi Pengembangan Kompetensi SDM UMKM Di Pangandaran Untuk Meningkatkan Persaingan Devi Putri Isnaeni; Nindie Ellesia; Iman Syatoto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9075

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pada Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dalam meningkatkan daya saing usaha, khususnya pada sektor kuliner di Tangerang Selatan. Daya saing diartikan sebagai kemampuan usaha dalam menghasilkan produk atau jasa yang memenuhi standar pasar serta memiliki nilai tambah melalui kualitas, harga, pelayanan, inovasi, dan strategi pemasaran. Persaingan bisnis yang semakin ketat akibat perkembangan teknologi, globalisasi, dan perubahan perilaku konsumen menuntut pelaku UMK untuk terus meningkatkan kualitas usaha dan kompetensi SDM agar mampu bertahan dan berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian meliputi Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang Selatan serta beberapa UMK kuliner di wilayah tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri dari pihak dinas dan pelaku usaha kuliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kompetensi SDM berperan penting dalam meningkatkan daya saing UMK. Kompetensi yang baik mendorong peningkatan kualitas produk, pelayanan, inovasi, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital. Strategi yang dilakukan meliputi pelatihan kewirausahaan, pendampingan usaha, pemanfaatan media digital, peningkatan keterampilan produksi, serta kolaborasi dengan berbagai pihak. Selain faktor internal, daya saing juga dipengaruhi faktor eksternal seperti dukungan pemerintah, akses permodalan, perkembangan teknologi, dan kondisi pasar. Dengan SDM yang kompeten dan adaptif, UMK kuliner mampu bersaing dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi
Strategi Pengembangan Kompetensi SDM UMKM Kota Tangerang Selatan Untuk Meningkatkan Daya Saing Moch Yusuf Sunaryo; Lismiatun Lismiatun; Henni Marlinah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9076

Abstract

Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki peran penting dalam menentukan kemampuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk bertahan dan bersaing di tengah perubahan pasar digital. Kota Tangerang Selatan memiliki potensi UMKM yang besar karena didukung oleh pertumbuhan ekonomi daerah, akses pasar yang luas, serta perkembangan infrastruktur digital. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan kesiapan kompetensi pelaku UMKM, terutama dalam aspek manajerial, literasi digital, pemasaran berbasis teknologi, dan pengelolaan keuangan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan kompetensi SDM UMKM di Kota Tangerang Selatan agar mampu meningkatkan daya saing di pasar lokal maupun nasional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis SWOT. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur, wawancara mendalam, dan observasi lapangan terhadap 40 pelaku UMKM di wilayah Tangerang Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelemahan utama UMKM terletak pada rendahnya literasi digital, belum optimalnya penggunaan teknologi dalam pencatatan keuangan, serta terbatasnya kemampuan manajerial usaha. Di sisi lain, peluang utama muncul dari dukungan pemerintah daerah, ketersediaan infrastruktur digital, dan meningkatnya program pelatihan kewirausahaan. Berdasarkan hasil analisis, strategi yang direkomendasikan meliputi sinkronisasi pelatihan berbasis triple helix antara pemerintah, akademisi, dan komunitas bisnis, digitalisasi manajemen rantai pasok, serta penyusunan standar kompetensi kerja lokal. Strategi ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas SDM UMKM dan mendorong daya saing usaha secara berkelanjutan.
Analisis Pengalaman pada Penggunaan Chatbot (ChatGPT) dalam Pembelajaran Siswa Menggunakan Metode SUS Siti Dian Fachroza Ritonga; Cahaya Indah Siregar; Indah Lestari; Revina Putri Damayanti; M. Khalil Gibran
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman pengguna saat memanfaatkan chatbot yang didukung oleh kecerdasan buatan, yaitu ChatGPT, dalam mendukung proses belajar menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Kemajuan teknologi Artificial Intelligence (AI) di bidang pendidikan telah membawa banyak kemudahan bagi mahasiswa dalam mencari data, memahami materi kuliah, dan menyelesaikan tugas akademis. Oleh karena itu, perlu dilakukan penilaian mengenai seberapa berguna dan nyaman ChatGPT, agar kita bisa mengetahui seberapa jauh sistem ini mampu memberikan pengalaman belajar yang baik bagi para penggunanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 62 responden dari berbagai jurusan yang telah memanfaatkan ChatGPT dalam kegiatan belajar. Data dikumpulkan melalui distribusi kuesioner System Usability Scale (SUS) yang terdiri dari 10 pernyataan dengan menggunakan skala Likert 1–5. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa sebagian besar responden memiliki pandangan positif terhadap penggunaan ChatGPT. Pengguna merasa ChatGPT mudah dimengerti, user-friendly, memiliki fitur yang saling terintegrasi dengan baik, serta dapat memberikan respons yang cepat dan membantu dalam memahami materi pembelajaran. Selain itu, sebagian besar responden juga merasakan kemampuan menggunakan ChatGPT secara mandiri tanpa bantuan dari pengguna lain. Berdasarkan pengukuran melalui metode SUS, tingkat kegunaan ChatGPT tergolong baik, sehingga sistem ini dianggap layak untuk dijadikan alat bantu dalam pembelajaran. Namun, ada beberapa batasan seperti kemungkinan adanya informasi yang kurang tepat dan penjelasan yang belum menyeluruh pada beberapa topik tertentu. Secara keseluruhan, ChatGPT memiliki potensi besar untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam proses pembelajaran serta dapat terus dikembangkan untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik di masa yang akan datang.