cover
Contact Name
Rizki Fadhillah Lubis
Contact Email
rizkylubis@poltekatipdg.ac.id
Phone
+6285270764141
Journal Mail Official
sainti.journal@poltekatipdg.ac.id
Editorial Address
Kampus Politeknik ATI Padang Jalan Bungo Pasang Tabing Padang, 25171 Indonesia
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri
Published by Politeknik ATI Padang
ISSN : 18297404     EISSN : 26139871     DOI : -
Core Subject : Engineering,
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri merupakan majalah ilmiah yang diterbitkan oleh unit penelitian dan pengabdian masyarakat Politeknik ATI Padang. Jurnal SAINTI terbit secara berkala yakni persemesteran atau 2 kali dalam 1 tahun yaitu pada bulan Juni dan Desember. Jurnal SAINTI mempublikasikan hasil karya ilmiah dan pemikiran Dosen dan Civitas Akademika serta praktisi industri
Articles 128 Documents
IDENTIFIKASI CEMARAN BAKTERI SALMONELLA PADA GULA CAIR MENGGUNAKAN REAL TIME-POLYMERASE CHAIN REACTION DAN MEDIUM SPESIFIK Putri, Melysa; Subriadi, Fejri; Syafrinal, Syafrinal; Hafnimardiyanti, Hafnimardiyanti; Armin, M. Ikhlas; Putri, Annisa
JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI INDSUTRI (SAINTI) Vol 21, No 2 (2024): VOL 21 NO 2 DESEMBER 2024
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v21i2.319

Abstract

The development of the food and beverage industry has led to an increasing demand for the availability of liquid sugar. To ensure the hygiene of liquid sugar products, quality control is necessary, one of which is through microbiological analysis. This study aims to identify the presence of Salmonella sp. in liquid sugar produced by PT XYZ using microbiological and genetic analysis methods. The methods applied include bacterial inoculation on Xylose Lysine Deoxycholate (XLD) agar as a specific medium and Real-Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) to detect bacterial DNA. The results showed no color changes in the XLD medium that would indicate the presence of Salmonella sp. Additionally, the RT-PCR results did not show amplification in the samples, except for the positive control. This indicates that the tested liquid sugar products are free from Salmonella sp. contamination, demonstrating the effectiveness of good sanitation and storage practices during production.
ANALISIS DAN IDENTIFIKASI RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA LANTAI PRODUKSI DI PERUSAHAAN AGROINDUSTRI MENGGUNAKAN JOB SAFETY ANALYSIS Lubis, Rizki Fadhillah; Mendoza, Muhammad Dominique; Wijaya, Kinanti; Melati, Rima; Pulungan, Abraham Ismail
JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI INDSUTRI (SAINTI) Vol 21, No 2 (2024): VOL 21 NO 2 DESEMBER 2024
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v21i2.318

Abstract

As one of the largest agro-industrial companies in Indonesia engaged in the animal feed industry, it certainly has good Occupational Health and Safety standards. However, throughout 2022, this industry still experienced work accidents, especially in the production process. Work accidents that occur are at mild to moderate levels. Seeing this condition, it is deemed necessary to make efforts to prevent and minimize the risk of work accidents, one of which is using Job Safety Analysis. The Job Safety Analysis (JSA) method is used to identify hazards in the production process and provide suggestions for preventive measures. Based on the results of the job safety analysis, activities in the machinery sector and machine maintenance processes have a risk of work accidents such as being hit by boiler sparks, slipping, being pinched, and others. Strict supervision is needed for operators to wear personal protective equipment before working, ensuring that operators follow work instructions and standard operating procedures in working so that the risk of work accidents can be minimized.
MODIFIKASI ALAT PENGEMPA BIOBRIKET DENGAN MONITORING TEKANAN REAL TIME BERBASIS IOT Rahmawati, Annisa; Supriadi, Eko; NH, Harmiwati
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 22 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v22i2.3

Abstract

Salah satu energi alternatif yang potensial untuk dikembangkan adalah biobriket. Biobriket merupakan bahan bakar padat berbasis biomassa yang dibuat dari limbah organik seperti serbuk kayu, sekam padi, dan limbah pertanian. Pemanfaatan biobriket tidak hanya mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, tetapi juga menjadi solusi pengelolaan limbah dan pengurangan emisi gas rumah kaca. Pada penelitian ini akan dicetak biobriket menggunakan modifikasi peralatan pengempa menggunakan monitoring tekanan operasi secara real time berbasis IoT (Internet of Things). Sensor tekanan yang dipasang pada sistem hidrolik diharapkan dapat membaca tekanan aktual secara tepat dan detail. Dengan demikian proses dapat dijaga dengan konstan dan diharapkan mampu meningkatkan konsistensi kualitas biobriket dari segi densitas, kadar air, volatile matter, dan nilai kalor, sekaligus mempercepat proses produksi. Dari penelitian yang dilakukan didapatkan tekanan optimal untuk pengempaan biobriket dengan bahan baku tempurung kelapa yaitu pada 80 Psia dengan komposisi perekat 5% didapatkan densitas sebesar 0,79 g/cm³. Dengan kondisi perekat optimum 5%, tekanan optimum 80 psia dan ukuran partikel 100 mesh didapatkan kualitas biobriket dengan kadar air 6,91 %, denistas 0,63 g/cm³, kadar abu 12%, volatil matter 15% dan fixed carbon pada 66,09 % memenuhi SNI 01-6235-2000.
Analisis Kehilangan Inti Sawit Pada Alat Claybath di PT XYZ Sutri, Reni; Zahra, Fadhila Az
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 22 No. 2 (2025)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v22i2.48

Abstract

Pengolahan kelapa sawit bertujuan menghasilkan minyak sawit mentah dan inti sawit sebagai produk bernilai ekonomi tinggi. Salah satu permasalahan utama pada stasiun pengolahan inti adalah kehilangan inti sawit (kernel losses) yang terjadi pada unit claybath. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kehilangan inti sawit sebagai indikator kinerja alat claybath di PT. XYZ yang belum pernah dilakukan secara kuantitatif serta untuk menilai efektivitas dosis CaCO3 di claybath. Pengambilan data dilakukan selama 30 hari di unit nut dan kernel, dengan interval pengambilan sampel setiap dua jam setelah proses produksi dimulai. Sampel keluaran claybath ditimbang dan dipisahkan menjadi beberapa fraksi untuk menghitung persentase kehilangan kernel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kehilangan kernel di claybath sebesar 2,08%, dengan nilai berkisar antara 0,11% hingga 9,05%. Kehilangan tertinggi terjadi akibat kejenuhan larutan dan gangguan proses pemisahan. Secara umum, nilai kehilangan kernel masih berada di bawah standar maksimum pabrik sebesar 3%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kinerja alat claybath di PT. XYZ masih tergolong baik dan dosis penambahan CaCO₃ sebanyak 1800 kg per hari efektif dalam menekan kehilangan inti sawit.
PENGARUH KONSENTRASI PEREKAT TEPUNG TAPIOKA TERHADAP MUTU BIOBRIKET PELEPAH PINANG (Areca catechu L.) Yudi, Ahmad; Yernisa; Sari, Fenny Permata; Rahman, Abdul
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 22 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v22i1.351

Abstract

Biobriket merupakan bahan bakar padat yang terbuat dari biomassa dan mempunyai nilai kalor yang cukup tinggi. Dalam pembuatan briket diperlukan sebuah perekat (binder). Jenis perekat yang digunakan pada pembuatan briket berpengaruh terhadap kerapatan, ketahanan tekan, nilai kalor bakar, kadar air dan kadar abu. Penggunaan jenis dan kadar perekat pada pembuatan briket merupakan salah satu faktor penting dalam pembuatan briket. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi perekat tapioka terhadap mutu biobriket dari pelepah pinang dan untuk mengetahui konsentrasi perekat tapioka tertentu yang menghasilkan mutu biobriket pelepah pinang terbaik. Penelitian ini menggunakan Racangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan konsentrasi perekat tepung tapioka terdiri dari 10%, 20%, 30%, dan 40%. Analisa yang dilakukan meliputi kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, nilai kalor, shatter index dan laju pembakaran. Analisa mengacu pada standar nasional indonesia (SNI). Penambahan jumlah perekat tapioka pada pembuatan biobriket pelepah pinang berpengaruh sangat nyata terhadap semua parameter yang di analisa yaitu kadar air , kadar abu, kadar zat terbang (volatile matter), nilai kalor, shatter index dan laju pembakaran. Dengan hasil terbaik terdapat pada perlakuan 10% dengan nilai kadar air 3,71%, kadar abu 4,65%, zat terbang 16,74%, nilai kalor 5.661 kal/gr, shatter index 73,68% dan laju pembakaran 0,2291 gr/menit.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN EVALUASI RISIKO STEAM DRUM DENGAN HAZOP DI INDUSTRI PETROKIMIA Tutuka, Rachmadi; Aziz, Arizal Abdul; Zulkipli, Rohiman Ahmad; Nury, Dennis Farina
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 22 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v22i1.60

Abstract

Steam drum merupakan salah satu komponen utama dalam sistem boiler pada unit Steam Cracker Unit yang berperan penting dalam proses pemisahan uap dan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bahaya serta mengevaluasi risiko pada steam drum menggunakan metode Hazard and Operability Study (HAZOP). Parameter yang dianalisis meliputi tekanan, level air, suhu, dan aliran steam. Setiap penyimpangan (deviation) dianalisis berdasarkan penyebab (cause), dampak (consequence), serta rekomendasi mitigasi (recommendation) untuk meningkatkan keselamatan proses. Hasil analisis menunjukkan beberapa risiko dengan kategori High Risk seperti overpressure, low water level, dan high temperature dengan nilai risk ranking sebesar 16. Rekomendasi mitigasi meliputi perawatan berkala, kalibrasi sensor, penambahan sistem alarm, serta penguatan prosedur operasional. Penerapan metode HAZOP dinilai efektif dalam membantu identifikasi bahaya dan penentuan strategi mitigasi pada steam drum boiler, sehingga dapat meningkatkan keselamatan dan keandalan proses di industri petrokimia.
PENGARUH SAPONIFIKASI TERHADAP KUALITAS SABUN CAIR DARI MINYAK JARAK DENGAN SURFAKTAN SLS DAN CAPB Maftukhah, Siti; Amyranti, Mutia; Nurlatifah, Ismi; Yahya, Agung Kurnia; Arlianti, Lily
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 22 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v22.i1.61

Abstract

Tanaman jarak banyak tumbuh di lahan-lahan pekarangan milik masyarakat di pedesaan dan belum banyak dimanfaatkan secara komersial. Biji jarak diekstrak dapat menghasilkan minyak yang dapat dimanfaatkan menjadi sabun dengan busa yang lembut. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh perbandingan minyak jarak : KOH dan lama waktu penyabunan terhadap nilai pH dan asam lemak bebas. Prosedur penelitian ini adalah persiapan bahan baku yang meliputi analisis minyak jarak, KOH, sodium lauryl sulfat dan cocamydopropyl betain. Selanjutnya dilakukan proses pembuatan sabun dan terakhir analisis sabun yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah alkali yang rendah mengakibatkan proses penyabunan membutuhkan waktu lebih lama dan semakin lama waktu penyabunan maka semakin rendah pH sabun cair serta semakin tinggi bilangan asamnya. Sabun cair dihasilkan pada kondisi optimum sesuai dengan SNI 06-4085-1996 yaitu sabun yang dibuat dengan perbandingan minyak jarak : KOH 1 : 0,98 dengan waktu penyabunan 75 menit dan suhu 70 0C, dengan pH 9,13 dan kadar asam lemak bebas 0,2210.
ANALISIS PENENTUAN KOAGULAN DAN DOSIS OPTIMUM PADA PROSES KOAGULASI–FLOKULASI DALAM PENGOLAHAN AIR Khairati, Miftahul; Sutri, Reni
SAINTI: Majalah Ilmiah Teknologi Industri Vol. 22 No. 1 (2025)
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v22.i1.62

Abstract

Penurunan kualitas air merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang semakin meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan aktivitas industri. Air limbah yang dihasilkan dari aktivitas domestik maupun industri mengandung berbagai kontaminan seperti partikel tersuspensi, bahan organik, serta senyawa kimia yang berpotensi membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan. Salah satu metode yang banyak digunakan dalam pengolahan air adalah proses koagulasi–flokulasi yang bertujuan untuk menghilangkan partikel koloid dan zat tersuspensi melalui penambahan bahan kimia koagulan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis koagulan yang paling efektif serta menentukan dosis koagulan optimum dalam proses pengolahan air. Penelitian dilakukan menggunakan metode eksperimen laboratorium melalui uji jar test dengan dua jenis koagulan yaitu tawas (Al₂(SO₄)₃) dan Poly Aluminium Chloride (PAC). Variasi dosis koagulan yang digunakan adalah 10, 20, 30, 40, dan 50 mg/L. Parameter yang dianalisis meliputi turbiditas, pH, Total Suspended Solid (TSS), dan Total Dissolved Solid (TDS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis koagulan meningkatkan efisiensi penurunan turbiditas hingga mencapai dosis optimum pada 30 mg/L. Pada dosis tersebut, PAC menunjukkan efisiensi penurunan turbiditas lebih tinggi dibandingkan tawas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemilihan jenis koagulan dan dosis optimum sangat berpengaruh terhadap efektivitas proses pengolahan air.

Page 13 of 13 | Total Record : 128