cover
Contact Name
Made G. Juniartha
Contact Email
madejuni87@gmail.com
Phone
+6285936147164
Journal Mail Official
madejuni87@gmail.com
Editorial Address
Jl.Kenyeri Gg. Sekar Kemuda No.1 Tonja Denpasar Timur.
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Yoga Dan Kesehatan
ISSN : 26210185     EISSN : 27229440     DOI : https://doi.org/10.25078/jyk.v5i2.1884
Jurnal Yoga dan Kesehatan adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Jurusan Yoga dan Kesehatan, Fakultas Brahma Widya, Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Jurnal ini memuat tulisan yang isinya tidak hanya penting bagi kalangan akademis di lingkungan kampus Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, tetapi juga bagi masyarakat luas, dalam rangka meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang yoga dan kesehatan. Jurnal ini bisa dijadikan referensi, dokumentasi atau kajian ilmiah dalam menganalisis/menulis ilmiah dan memecahkan berbagai masalah Yoga dan Kesehatan yang semakin kompleks dewasa ini seirama dengan perkembangan globalisasi.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 7 No 1 (2024)" : 10 Documents clear
Manfaat Meditasi dan Kids Yoga untuk Mengurangi Kecemasan Siswa Saat Diberikan Imunisasi di SD Negeri 1 Kukuh Kerambitan Ariyanti, Kadek Sri; Saraswati, Anak Agung Sagung Ratu Putri; Batiari, Ni Made Padma; Herliawati, Putu Arik; Bainuan, Lina Darmayanti
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v7i1.3147

Abstract

Imunisasi yang diberikan kepada anak sekolah dapat menimbulkan ketakutan dan kecemasan. Ketakutan dan kecemasan anak sebelum diberikan imunisasi dapat menimbulkan reaksi - reaksi ketika pelaksanaan imunisasi, misalnya anak menangis atau menolak untuk diimunisasi. Meditasi dan kids yoga dapat dilakukan untuk mengurangi ketakutan dan kecemasan anak menjelang imunisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat meditasi dan kids yoga untuk mengurangi kecemasan saat diberikan imunisasi. Desain kualitatif dipergunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan fenomenologi. Informan dalam penelitian ini adalah 10 orang siswa yang mendapatkan imunisasi serta mengikuti latihan meditasi dan kids  yoga. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pengolahan data dilakukan dengan triangulasi, dengan informan kunci adalah satu orang guru pembina dan satu orang tenaga kesehatan yang melakukan imunisasi. Manfaat yang diperoleh dari latihan meditasi dan kids yoga untuk mengurangi kecemasan saat diberikan imunisasi di SD Negeri 1 Kukuh Kerambitan antara lain: 1) memberikan ketenangan; 2) memberikan rasa rileks dan nyaman; 3) mengurangi rasa takut; dan 4) Mengurangi kecemasan. Latihan meditasi dan kids yoga sebaiknya diberikan secara rutin sebagai salah satu bentuk implementasi pelayanan kesehatan komplementer, sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan kebugaran siswa baik fisik maupun mental.
Sexual Behavior and Perceptions of the Risk of Transmission of STIs and HIV/AIDS among Female Traders at the Largest Traditional Market in Bali, Indonesia Luh Gede Pradnyawati; Diaris, Ni Made; Ni Made Umi Kartika Dewi
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v7i1.3183

Abstract

Perilaku seksual berisiko dan pencegahannya lebih banyak dilakukan pada kelompok populasi berisiko tinggi padahal laporan dari layanan IMS dan HIV/AIDS menunjukkan adanya perilaku berisiko pada populasi dengan risiko lebih rendah seperti pedagang perempuan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui secara mendalam perilaku seksual berisiko dan pencegahan IMS dan HIV/AIDS pada pedagang perempuan di pasar tradisional terbesar di Bali. Penelitian ini menggunakan metode studi eksploratif dengan menggunakan pendekatan mix-methods quantitative prelimenary pada pedagang perempuan di Pasar Badung Kota Denpasar. Survei dengan quota sampling melibatkan 100 responden dan wawancara mendalam pada 20 responden pemilik dagang, asisten dagang dan buruh dagang yang dipilih secara purposive dilakukan pada bulan Oktober. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif sedangkan data kualitatif dianalisis dengan pendekatan tematik. Hasil survei menunjukkan 60% dari responden tidak merasa berisiko tertular IMS dan HIV/AIDS meskipun ditemukan 22% dari responden melakukan hubungan seksual berganti pasangan dalam setahun terakhir. Terkait perilaku pencegahan hanya 41% yang memakai kondom pada saat berhubungan seks terakhir dengan pasangan bukan suami. Analisis hasil wawancara mendalam menemukan hubungan seksual dengan pasangan bukan suami dilakukan berdasarkan hubungan suka sama suka tanpa meminta atau mengharapkan imbalan. Terdapat juga perilaku hubungan seks dengan menerima hadiah untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi. Kedua perilaku tersebut tidak diikuti dengan perilaku pencegahan memakai kondom, hal ini sesuai dengan persepsi rendahnya risiko hubungan seksual yang dilakukan karena hingga waktu penelitian tidak menunjukkan gejala dan tanda kesakitan. Meskipun tidak terlalu besar, terdapat perilaku seksual berisiko di kalangan perempuan pedagang Pasar Badung akibat hubungan seksual dengan pasangan bukan suami tanpa menggunakan kondom. Diperlukan program edukasi pencegahan dan layanan IMS dan HIV/AIDS dengan seting populasi umum.
Estetika Manajemen Melatih Hatha Yoga Yoga Pramana, Ida Bagus Kade; Sintia, Ni Kadek; Rudiarta, I Wayan
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v7i1.3225

Abstract

Hatha Yoga merupakan suatu proses mengolah energi dalam mencapai keseimbangan dan kesempurnaan fisik, psikis dan emosional. Hatha Yoga mengandung nilai Estetika Hindu yang mencakup nilai kebenaran (satyam), kesucian (sivam), dan keindahan (sundaram). Konsep ini berperan dalam praktik Hatha Yoga dengan meningkatkan pemahaman diri, mengembangkan kebajikan, dan mencapai keindahan dalam harmoni fisik dan mental. Sehingga penulis tertarik untuk mengkaji terkait estetika manajemen melatih Hatha Yoga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kajian pustaka dan kualitatif deskriptif untuk menganalisis data. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara terstruktur, dan studi dokumentasi. Langkah-langkah analisis melibatkan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Kemudian hasilnya diinterpretasi sesuai kebutuhan dan kedalaman kajian. Bagi seorang instruktur yoga, manajemen melatih merupakan hal penting untuk membimbing peserta mencapai tujuan dan harapan. Proses manajemen melibatkan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Estetika, manajemen melatih Hatha Yoga mencakup penciptaan suasana yang nyaman, pemilihan waktu dan tempat yang tepat, serta penggunaan musik yang sesuai. Selain itu, estetika dalam praktik yoga mencerminkan harmoni antara tubuh, pikiran, dan jiwa, serta keindahan dalam gerakan dan pose. Estetika manajemen melatih Hatha Yoga membantu mencapai manfaat positif bagi kesehatan fisik dan mental, serta mencapai keseimbangan dan kesejahteraan holistik.
Estetika Hindu dalam Gerakan Sūrya Namaskāra Ni Kadek Sintia; Rudiarta, I Wayan
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v7i1.3273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji terkait Estetika Hindu dengan berfokus pada gerakan Sūrya Namaskāra. Dalam kepercayaan Hindu, estetika merupakan sebuah konsep yang berkaitan dengan lango (rasa keindahan) yang diikat oleh nilai-nilai Hindu yang bersumber dari kitab suci Weda. Estetika Hindu memiliki tiga aspek utama yakni satyam (kebenaran), sivam (kesucian), dan sundaram (keindahan). Estetika Hindu bersifat komprehensif sehingga menyatu dalam segala aspek kehidupan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melibatkan kajian pustaka dan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian dikumpulkan melalui observasi langsung non partisipan, wawancara tidak terstruktur, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan langkah-langkah seperti reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil penelitian bahwa estetika Hindu dalam Sūrya Namaskāra memiliki aspek satyam yakni penghormatan kepada Dewa Surya, kesadaran, kejujuran, dan konsentrasi; aspek sivam mencakup pengendalian diri, kesadaran spiritual, keseimbangan mental, kesejahteraan fisik dan spiritual; serta aspek sundaram yakni harmoni gerakan fisik, keindahan gerakan, keseimbangan mental spiritual serta keseimbangan antara gerakan tubuh, pernafasan, dan meditasi. Selain itu, melalui penelitian ini juga diperoleh implikasi Sūrya Namaskāra terhadap daya tarik dan kreativitas seni melalui rasa ingin tahu yang tinggi, daya imajinatif, daya cipta, dan daya inovasi yang tinggi.
Pengaruh Latihan Tabata dan Jogging Terhadap Perubahan Denyut Nadi Basal, Istirahat dan Kadar Glukosa dalam Darah Astari, Hani; Vebrianto, Dimas Hamdhan; Agustin, Rahmalia Dwi; Rusdita , Julifais Neni Dwi; Khaidir , Dani; Oktaviano, Rahmadani Nurisma Rommy; Ramadhan, Rahman Ibnu Iqbal; Arzety, Karin Setya
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v7i1.3281

Abstract

Latihan fisik seperti tabata dan jogging merupakan latihan yang mudah dilakukan serta memiliki pengaruh terhadap denyut nadi dan kadar glukosa yang dapat digunakan untuk mengukur tingkat kesehatan. Penelitian ini bertujuan dalam mengetahui efek dari latihan tabata dan joging dalam penurunan kadar glukosa dan denyut nadi. 12 sampel yang merupakan mahasiswa rata-rata umur 19 tahun berpartisipasi dalam penelitian ini. Mereka akan terbagi dalam 2 kelompok yaitu kelompok tabata sejumlah 6 mahasiswa dan 6 mahasiswa kelompok joging. Latihan fisik akan dilakukan selama 3 kali dalam seminggu selama 3 minggu. Uji deskripsi, independent sample t- test, dan paired sample t-test digunakan untuk melihat hasil perbedaan dari kedua latihan fisik selama 3 minggu. Hasil uji independent sample t-test menunjukkan nilai sig.< 0.05 pada variabel glukosa darah, sehingga kedua latihan memberikan pengaruh yang berbeda terhadap kadar glukosa darah. Kesimpulan dari penelitian ini, kedua latihan mampu menurunkan denyut nadi, dan latihan joging mampu menurunkan glukosa darah. Masyarakat dapat memilih di antara kedua latihan yang sesuai kemampuan mereka untuk menurunkan denyut nadi, serta latihan joging lebih disarankan untuk tujuan penurunan kadar glukosa darah.
Peran Chanting Mantra Sanskerta Pada Latihan Yoga Dalam Menunjang Pembangunan Kesehatan Suparta, Ida Kade
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v7i1.3360

Abstract

Popularitas yoga sebagai alternatif membangun kesehatan fisik dan mental terus melonjak sehingga menjadi salah satu gaya hidup di era modern ini. Program-program yang ditawarkan di studio maupun klub-klub yoga tidak terbatas pada asana, pranayama, dan meditasi sebagai latihan prioritas pada umumnya, tetapi juga integrasi chanting mantra Sanskerta mulai familiar menjadi paket latihan. Fenomena ini sangat menarik untuk dibahas mengingat mantra Sanskerta dikenal sebagai bagian ritual dan spiritual agama Hindu, namun diterima sangat baik dan menaruh keyakinan kuat pada dampak penerapannya terhadap pembangunan kesehatan dan penyembuhan. Artikel ini mengkaji secara lebih mendalam dan spesifik terkait peran chanting mantra Sanskerta pada latihan yoga dalam membangun kesehatan dengan menerapkan pendekatan literature review. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pelaksanaan chanting mantra Sanskerta menunjang proses penyembuhan dan peningkatan kesehatan fisik dan mental melalui vibrasi-vibrasi getaran yang memperkuat pusat-pusat energi serta menyeimbangkan elemen-elemen di dalam tubuh. Lantunan mantra Sanskerta mengefektifkan pengembangan pikiran harmoni dan positif yang berperan dalam peningkatan kesehatan mental. Integrasinya dengan teknik-teknik yoga dan pola afirmasi menghasilkan manfaat kesehatan yang holistik.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Penggunaan Herbal terhadap Tingkat Pengetahuan Manajemen Hipertensi di Desa Selat, Kabupaten Badung, Bali Apsari, Dewi Puspita
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v7i1.3478

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir penggunaan herbal untuk mengontrol tekanan darah pada pasien hipertensi semakin tinggi. Akan tetapi hanya 22,5% pasien hipertensi yang tekanan darahnya terkontrol. Hal tersebut disebabkan rendahnya tingkat pengetahuan pasien terkait manajemen hipertensi. Pemberian edukasi pada pasien hipertensi akan memberikan dampak yang positif dan signifikan terhadap pengetahuan pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas edukasi kesehatan terkait penggunaan herbal usada taru pramana terhadap tingkat pengetahuan pasien hipertensi. Desain penelitian yang digunakan Quasi-Eksperimental dengan rancangan one group pre-post test. Partisipan sebanyak 30 pasien hipertensi dipilih dengan teknik purposive sampling di Desa Selat, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Instrumen yang digunakan berupa kuisioner yang disusun oleh peneliti dengan nilai validitas dan reliabilitas 0,373-0,781 dan 0,838 secara berturut-turut. Kuisioner tersebut memuat 5 domain dan berisi 20 pertanyaan. Data dianalisis secara statistik dengan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia 31-40 tahun (33,34%), berjenis kelamin Perempuan (100%), tingkat Pendidikan SMP (43,3%), bekerja sebagai Ibu Rumah Tangga (66,7%) dan tidak berpenghasilan (56,6%). Pemberian edukasi kesehatan terkait manajemen hipertensi dengan herbal signifikan (p=0,008) mampu meningkatkan pengetahuan pasien hipertensi. Penelitian ini menunjukkan edukasi kesehatan dapat meningkatkan pengetahuan pasien pada manajemen hipertensi di daerah pedesaan. Lebih lanjut, tenaga kesehatan harus menekankan edukasi kesehatan terkait keamanan penggunaan herbal serta prosedur penyiapan obat herbal.
YOGA DAN TEOLOGI DALAM BHAGAVADGĪTĀ Donder, I Ketut; Maheswari, Prasanthy Devi
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v7i1.3594

Abstract

Kebanyakan orang mengenal yoga hanya sebagai Hatha Yoga, padahal yoga adalah disiplin spiritual dengan banyak jenis. seperti Raja Yoga, Bhakti Yoga, Jnana Yoga, dan Karma Yoga. Yoga merupakan suatu disiplin spiritual dan asketis Hindu, yang sebagian di antaranya, termasuk juga latihan mengontrol pernapasan, isolasi sederhana, dan sikap tubuh tertentu, secara luas dipraktikkan untuk kesehatan dan relaksasi. Yoga bukan sekedar Asana (Hata Yoga): Tapi yoga pada dasarnya adalah disiplin spiritual yang bertujuan untuk mencapai kesempurnaan rohani yang membuat tubuh fisik elastis ibarat bayi dalam kandungan, suci lahir batin tanpa kepalsuan. Kajian ini mengambil perspektif kualitatif yang datanya berbentuk deskripsi diperoleh melalui berbagai literatur. Studi ini menggunakan teknik penelitian perpustakaan atau biasa disebut dengan studi kepustakaan atau tinjauan pustaka, dengan analisis data deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk menjelaskan bahwa yoga bukan hanya sekedar ilmu pengetahuan biasa (aparavidya) namun yoga juga merupakan paravidya. Yoga sebagai ilmu holisik yang memberi peluang manusia untuk mencapai tujuan akhir sebuah Realisasi Diri atau Kebebasan Sejati. Yoga Metode analisisnya mengggunakan metode deskriptif kualitatif dan metode interpretatif. Kajian ini menggunakan teori Vedanta. dan hasil penelitian ditemukan bahwa apabila seseorang dengan disiplin menanamkan yoga, maka latihan tersebut dapat menyempurnakan fungsi tubuh fisik dan spiritual sehingga memungkinkan dapat mencapai jivanmukti atau realisasi diri atau mencapai kesadaran Tuhan semasih hidup di dunia, dan moksa setelah kematian.
Prāṇā Dan Persembahan Melalui Prāṇāyàma Brahman, I Made Adi
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v7i1.3602

Abstract

Pengetahuan tentang prāṇā atau vayu dan praktik ritual dengan media prāṇā (Prāṇāyāma ) dalam kesusastraan Hindu adalah hal yang penting untuk digali dan dipahami. Artikal ini bertujuan untuk menyajikan pengetahuan tentang prāṇā dan persembahaan melalui Prāṇāyāma . Pengumpulan data dilakukan dengan metode kepustakaan, selanjutnya data dianalisis dengan metode hermeneutik. Prāṇā adalah energi vital kehidupan yang menjadi tumpuan bagi semua mahluk hidup. Prāṇā adalah lapisan badan halus manusia yang terbuat dari lapisan energi vital dengan fungsi sebagai penghubung antara badan fisik dengan dengan lapisan badan halus (etherik). Intisari paling mendasar dari prāṇā adalah Tuhan (Brahman) itu sendiri. Prāṇāyāma  merupakan ritual dengan menggunakan sarana prāṇā (vayu) yaitu energi vital kehidupan. Persembahan ini dilakukan untuk ‘membersihkan’ dan ‘membakar’ segala kekotoran batin (dosa) yang menghalangi dan menutupi keberadaan sang diri sebagai Jiwa (Atman) yang tidak lain adalah tunggal dengan keberadaan Tuhan (Brahman) itu sendiri.
Pendidikan Etika Yoga Dalam Membangun Moralitas Mahasiswa Hindu Ni Ketut Anjani
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 7 No 1 (2024)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v7i1.3660

Abstract

Pendidikan etika yoga merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan karakter mahasiswa Hindu. Yoga bukan hanya tentang latihan fisik, tetapi juga tentang filosofi dan etika hidup. Artikel ini membahas tentang peran pendidikan etika yoga dalam membangun moralitas mahasiswa Hindu. Artikel ini menjelaskan bahwa etika yoga mengajarkan nilai-nilai moral seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kasih sayang. Nilai-nilai ini penting untuk membangun karakter mahasiswa Hindu yang bermoral dan berintegritas. Pendidikan etika yoga dapat dilakukan melalui berbagai metode, seperti ceramah, diskusi, dan praktik yoga. Metode-metode ini harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan mahasiswa. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan pendekatan naratif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan etika yoga memiliki manfaat positif terhadap moralitas mahasiswa Hindu. Mahasiswa yang mengikuti pendidikan etika yoga lebih memiliki nilai-nilai moral yang kuat dan lebih mampu menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Page 1 of 1 | Total Record : 10