cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,804 Documents
Tinjauan Penyebab Terjadinya Missfile Bagian Penyimpanan Guna Menunjang Penerapan Unsur Manajemen di RS Kencana Serang Suci Aulia Ramadhanti; Winda Nurhizriyati; Erix Gunawan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4151.083 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i8.151

Abstract

Latar Belakang: Rekam medis sebagai salah satu dokumen penting dari suatu institusi yang menyediakan layanan kesehatan hingga saat ini masih memiliki sejumlah dinamika yang cukup kompleks dalam proses pengelolaannya. Ketidaktepatan penyimpanan dokumen rekam medis dapat menghambat pelayanan kesehatan. Di Rumah Sakit Kencana Kota Serang kerap ditemukan missfile. Hal ini dikarenakan masih belum optimal dalam pelaksanaannya, penggunaan tracer dan kode warna yang belum dilakukan, SPO yang ada belum dapat dilaksanakan secara maksimal, para petugas yang mengelola dokumen rekam medis juga belum pernah mengikuti pelatihan, serta minimnya kapasitas ruang filling. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara mendalam tentang apa saja yang menjadi penyebab terjadinya missfile dokumen rekam medis di Rumah Sakit Kencana Kota Serang dilihat dari aspek manajemen nya. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif menggunakan pedoman observasi dan wawancara. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama terjadinya missfile di Rumah Sakit Kencana Kota Serang adalah mengenai keterbatasan kapasitas ruang filling yang akhirnya menimbulkan multiplier effect berupa dokumen rekam medis yang tersimpan secara acak (tidak teratur), sehingga diharapkan agar menambah kapasitas ruang penyimpanan dokumen rekam medis melalui pembangunan ruang penyimpanan baru yang lebih representatif. Kesimpulan: Kesimpulannya penelitian ini bahwa penyebab paling dominan atas terjadinya missfile pada rumah sakit tersebut adalah karena unsur material dimana kapasitas ruangan penyimpanan dokumen rekam medis dapat dikategorikan sudah over capacity.
Analisis Pengembalian Rekam Medis Rawat Jalan Terhadap Kecepatan Pendistribusian ke Poliklinik Di RSAU Lanud Sulaiman Elvira Handayani; Wina Nur’ilmi; Irda Sari
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3455.324 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i8.152

Abstract

Latar Belakang: Mengingat pentingnya kegunaan rekam medis dan keterlambatan pengembalian berkas rekam medis akan mempersulit tindakan atau kegiatan bagian unit fungsional rumah sakit, maka dalam penyelenggaraannya harus benar dan tepat termasuk pada pendistribusian rekam medis. Waktu penyediaan rekam medis kurang dari sama dengan 10 menit di RSAU Lanud Sulaiman. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui lebih dalam tentang pengembalian rekam medis rawat jalan dan kecepatan pendistribusian rekam medis ke poliklinik di Instalasi Rekam Medis RSAU Lanud Sulaiman. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan teknik sampling. Hasil: Hasil analisis pada pengembalian rekam medis yang tepat waktu sebesar 48% serta yang tidak tepat waktu sebesar 52%. Rata-rata pendistribusian rekam medis ke poliklinik adalah 6 menit. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa pengembalian berkas rekam medis rawat jalan belum berjalan dengan baik serta kecepatan pendistribusian rekam medis sudah memenuhi ketentuan PERMENKES. Terjadinya keterlambatan pada pengembalian rekam medis disebabkan oleh Kurang disiplinnya petugas poliklinik sehingga sering menunda pengembalian berkas rekam medis dengan beralaskan bahwa data pasien yang telah berobat belum selesai di input ke dalam simrs. Serta berkas rekam medis sering disimpan di tempat yg berbeda oleh bagian poliklinik karena penumpukan tugas sehingga membuat berkas rekam medis tercecer dimana-mana sampai berhari-hari. Kesimpulan: Pada penelitian ini, pengembalian berpengaruh terhadap kecepatan pendistribusian. Di RSAU Lanud Sulaiman belum mempunyai SPO (Standar Prosedur Operasional) pada pengembalian dan distribusi berkas rekam medis.
Tinjauan Pelaksanaan Review Berkas Rekam Medis Sesuai Standar MIRM 13.4 di RS X Bandung Melda Amalia; Sali Setiatin; Yuyun Yunengsih
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4252.707 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.154

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan Review yang dilakukan dalam penelitian ini mengacu pada standar MIRM 13.4 dari Rumah Sakit X Bandung Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pelaksanaan review berkas rekam medis di rumah sakit X kota bandung sudah sesuai dengan standar MIRM 13.4 Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan kuantitatif. Sampel yang diambil sebanyak 84 berkas dari 561 populasi. Hasil: Hasil penelitian terdapat 24 berkas (2,85%) yang tidak tepat dalam pengembaliannya dan yang tepat sebanyak 60 berkas (71,4%). Dalam keterbacaan ada 10% yang tidak terbaca dan 90% terbaca. Secara kelengkapan ada 8 formulir yang tidak lengkap diataranya Assesment IGD, Assesment Edukasi, Lembar Penolakan, Form Edukasi, Resume, Transfer Ruangan, dan yang mecapai lengkap terdapat pada formulir Triage serta Informed Consent. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan masih terjadi ketidaktepatan waktu sebesar 28,5%, Ketidakterbacaan pada formulir sebesar 10% dan Ketidaklengkapan sebesar 53,5% terdapat pada formulir CPPT dan Transfer Ruangan.
Tinjauan Kebutuhan Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Berdasarkan Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK) Di Puskesmas Cikancung Iis Rosdiana Mulyani; Ani Siti Rohimah Rohimah; Meira Hidayati Hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4737.803 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i8.155

Abstract

Latar Belakang: Beban kerja adalah keadaan dimana pekerja diharapkan pada tugas yang harus diselesaikan pada waktu tertentu. Beban kerja merupakan jenis pekerjaan yang sebisa mungkin harus diselesaikan oleh suatu tenaga kerja kesehatan profesional dalam 1 tahun disarana pelayanan kesehatan. Berdasarkan hasil dari observasi di Puskesmas Cikancung terdapat kurangnya petugas rekam medis. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk secara lebih jelas bagaimana tinjauan kebutuhan perekam medis berdasarkan analisis beban kerja Kesehatan (ABK). Metode: Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara. Dalam penelitian ini petugas rekam medis di Puskesmas Cikancung berjumlah empat orang. Objek penelitian yang digunakan yaitu tempat pendaftaran. Hasil: Hasil penelitian berdasarkan analisis beban kerja (ABK) bagian pendaftaran di Puskesmas Cikancung kurangnya petugas rekam medis. Karena kurangnya petugas rekam medis sehingga proses pelayanan akan terhambat. Jumlah kebutuhan rekam medis berdasarkan analisis beban kerja kesehatan (ABK) menetapkan hasil waktu kerja tersedia bagi petugas rekam medis di Puskesmas Cikancung adalah 2.632 jam kerja/tahun atau 157.920 menit/tahun. Untuk menghitung kebutuhan sumber daya manusia kesehatan di Puskesmas Cikancung hasil perhitungan analisis beban kerja didapatkan hasil bahwa tenaga rekam medis di Puskesmas Cikancung petugas rekam medis seharusnya ada 5. Kesimpulan: Tinjauan kebutuhan perekam medis yang ada di Puskesmas Cikancung berdasarkan metode analisis beban kerja kesehatan (ABK) membutuhkan 5 orang pegawai, saat ini di Puskesmas Cikancung sudah memiliki 4 orang petugas jadi perlu penambahan 1 orang pegawai baru agar memenuhi kebutuhan.
Analisis Beban Kerja Tenaga Rekam Medis Menggunakan Metode ABK-Kes Di Rumah Sakit Islam Assyifa Sukabumi imelva andreya; Zalfa Hasna Nurfadilah Nurfadilah; Meira Hidayati Hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4127.656 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i8.156

Abstract

Latar Belakang: Pelayanan rekam medis yang berkualitas ditentukan oleh sumber daya manusia yang bermutu. Tenaga kerja rekam medis menjadi salah satu faktor utama penyelenggaraan rekam medis. Agar berjalan dengan baik, maka diperlukan sumber daya yang cukup. Tujuan: Tujuan utama penelitian ini yaitu untuk menganalisa beban kerja petugas rekam medis dan menghitung kebutuhan tenaga kerja rekam medis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan pendekatan case study dan observasional analitik dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan pengukuran menggunakan stopwatch. Hasil: Dari hasil observasi dan perhitungan dengan menggunakan metode ABK-Kes didapat kesimpulan bahwa terdapat kekurangan pada petugas rekam medis RSI Assyifa yang seharusnya sebanyak 26 orang tapi saat ini jumlah petugas Rekam Medis di RSI Assyifa hanya berjumlah 24 orang. Maka perlu dilakukan penambahan petugas sebanyak 2 orang agar pelaksanaan Rekam Medis di RSI Assyifa berjalan efektif dan produktif. Kesimpulan: Beban kerja petugas rekam medis mengalami peningkatan seiring bertambahnya jumlah kunjungan pasien, sehingga dapat mempengaruhi efektivitas dan produktifitas kerja petugas rekam medis. Selain itu, kurangnya SDMK akan petugas akan mempengaruhi pelayanan rekam medis di RSI Assyifa.
Analisis Jumlah Kunjungan Pasien Rawat Jalan Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Klinik Utama Melati Bunda Nadila Nurulita; Nurulita Lufiah Lufiah; Meira Hidayati Hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4189.167 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i8.157

Abstract

Latar Belakang: Peran Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama pada masa pandemi Covid-19 sangat penting seperti Klinik yang memberikan pelayanan kesehatan dasar kepada pasien. Kasus Covid-19 di Bandung memiliki jumlah kasus yang cukup banyak di Provinsi Jawa Barat. Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang mengakibatkan terinfeksinya saluran pernafasan Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa jumlah kunjungan pasien rawat jalan pada masa pandemi Covid-19 di Klinik Utama Melati Bunda. Metode: Penelitian ini menggunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Cara pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi langsung dan penelusuran dokumen di unit Rekam Medis Hasil: Hasil penelitian yang diperoleh yaitu Klinik Utama Melati Bunda memiliki perubahan pada sistem pelayanan dengan selalu menerapkan protokol kesehatan, dan pasien yang akan melakukan tindakan kuretase dan persalinan dianjurkan melakukan swab test antigent terlebih dahulu. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pandemi Covid-19 tidak mempengaruhi jumlah kunjungan pasien rawat jalan di Klinik Utama Melati Bunda, diantaranya menerapkan protokol kesehatan dan memberikan pelayanan yang baik dan memuaskan kepada pasien sehingga jumlah kunjungan pasien rawat jalan mengalami peningkatan.
Tinjauan Ketidaklengkapan Pengisian Rekam Medis Pasien Rawat Inap Rumah Sakit Soreang Periode Maret - Mei 2021 Inne Siti Nurjanah; Shania Andriana Sunarko; Erix Gunawan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3900.257 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i1.158

Abstract

Latar Belakang: Dokter, perawat, dan profesi kesehatan lainnya pada dasarnya memiliki suatu kesamaan dalam menangani pasien di setiap rumah sakit. Kesamaan tersebut adalah mereka diharuskan untuk melengkapi berkas rekam medis dari setiap pasien yang datang untuk berobat. Salah satu tujuan pencatatan ini adalah untuk mengetahui riwayat pengobatan apabila terdapat pasien melakukan kunjungan rutin ke rumah sakit. Sehubungan dengan hal tersebut, masih banyak petugas kesehatan yang tidak melengkapi berkas rekam medis tersebut. Hal ini dapat merugikan petugas kesehatan yang suatu saat membutuhkan data tersebut untuk menangani pasien yang menjalani perawatan rutin. Tujuan: Penulis telah melakukan penelitian pada salah satu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang untuk mengetahui gambaran umum tentang pencatatan berkas rekam medis yang dilakukan di rumah sakit tersebut. Metode: Penulis menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi melalui Praktik Kerja Lapangan (PKL). Hasil: Setelah melakukan pengumpulan data selama dua bulan, hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat penurunan persentase rata-rata ketidaklengkapan pengisian berkas rekam medis sebesar 4,10% dari bulan Maret hingga Mei 2021. Kesimpulan: Peningkatan tersebut terjadi karena peran mahasiswa PKL, yang senantiasa memastikan para dokter untuk mengisi dan melengkapi pencatatan berkas rekam medis.
Hubungan Respon Time dengan Kepuasan Pasien Di Puskesmas Cipedes Delvianie Nurdelima; Paldhi Prayasta Prayasta; Erix Gunawan Gunawan
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3405.818 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i8.160

Abstract

Latar Belakang: Puskesmas merupakan fasilitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. Pelayanan yang baik merupakan suatu faktor pendukung untuk meningkatkan kepuasan pada pasien. Salah satunya adalah melalui respons time agar memberikan kepuasan pasien. Disetiap kepuasan pelayanan pasien sangatlah penting karena sebagai pintu gerbang pada pelayanan pertama. Untuk itu kualitas pelayanan harus dijaga agar kepuasan pasien terhadap pelayanan akan membentuk loyalitas pasien, sehingga bisa memuaskan pasien untuk menjaga nama baik dimata pasien. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan respons time dengan kepuasan pasien Di Puskesmas Cipedes. Metode: Metode yang digunakan adalah menggunakan desain penelitian survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Hasil: Dari hasil penelitian yang kami temukan bahwa masih terdapat masalah pada saat memberi respons time sehingga berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Kesimpulan: Kesimpulan dari hasil penelitian yang kami teliti yaitu response time sudah dijalankan dengan baik namun masih ada responden yang mengisi masih lambat khususnya dibagian pendaftaran rekam medis dan untuk kepuasan pasien masih ada responden yang mengisi tidak puas.
Pengaruh Latarbelakang Pendidikan Perekam Medis Terhadap Sistem Penyimpanan Rekam Medis Di RSUD Boven Digoel Norberta Ohoiwutun; Sali Setiatin Setiatin
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (249.681 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i8.161

Abstract

Latar Belakang: Rekam medis akan terlaksana dengan baik jika petugas rekam medis memiliki latarbelakang pendidikan dibidangnya yaitu dalam pengolahan berkas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Latarbelakang Pendidikan Perekam Medis Terhadap Sistem Penyimpanan Rekam Medis Saran perekam medis yang memiliki pendidikan SMA diharapkan perlu melanjutkan pendidikan (kuliah) berjenjang tinggi, sehingga sistem penyimpanan rekam medis tertata dengan rapi sesuai SOP yang ada di rumah sakit. Metode: Metode penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kuantitatif. Populasi berjumlah 21 orang dengan teknik sampel jenuh yaitu 21 orang. Analisis dengan uji chie square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perekam medis (61,9%) memiliki latar belakang SMA, Sistem Penyimpanan Rekam Medis (66.7%) adalah tidak sesuai SOP dan terdapat pengaruh antara latar belakang dengan Sistem Penyimpanan Rekam Medis (p-value=0,000).Permasalahan di Rumah Sakit Umum Daerah Boven Digoel bahwa penyimpanannya yang belum terlaksana dengan benar seperti pemberian tracer di rak penyimpanan serta pemberian nomor di setiap rak. Kesimpulan: Perekam medik di Rumah Sakit Umum Daerah Boven Digoel sebagian besar 13 (61,9%) memiliki Latarbelakang SMA. Sistem Penyimpanan Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Boven Digoel diperoleh 14 atau 66.7% adalah tidak sesuai dengan SOP yang berlaku. Terdapat pengaruh antara Latarbelakang dengan Sistem Penyimpanan Rekam Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Boven Digoel (p-value=0,000).
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Kapitasi Berbasis Komitmen (KBK) Di Puskesmas Cikancung Dinas Kabupaten Bandung Ginna Agustinakhoeriyah; Iklima Mardiah Mardiah; Meira Hidayati Hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3951.135 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i8.162

Abstract

LatarBelakang:Indikator Angka kontak dan rasio peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang merupakan dua dari tiga indikator KBK (Kapitasi Berbasis Komitmen. Angka kontak ini adalah untuk melihat aksesabilitas dan pemanfaatan pelayanan primer oleh peserta baik pelayanan di dalam gedung maupun pelayanan di luar gedung. Tujuan:Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemenuhan indikator angka kontak dan rasio peserta prolanis rutin berkunjung di Puskesmas Cikancung Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. Metode:Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif jenis casestudy (studi kasus). Hasil:Indikator angka kontak selama tiga bulan ? 40 % indikator rasio rujukan non spesialistik ? 50% dan rasio peserta prolanis rutin berkunjung ? 10 % sangat sulit sekali terpenuhi oleh Puskesmas Cikancung Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. Kesimpulan: Angka kontak dan rasio peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Cikancung Dinas Kabupaten Bandung tidak mencapai target.

Page 11 of 181 | Total Record : 1804


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue