cover
Contact Name
Zidnal Falah
Contact Email
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Phone
+6285322218207
Journal Mail Official
cerdikapublikasiindonesia@gmail.com
Editorial Address
Greendland Sendang Residence Blok H.1 Sendang, Kec. Sumber, Kab. Cirebon , Cirebon, Provinsi Jawa Barat, 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
ISSN : 27746291     EISSN : 27746534     DOI : 10.36418
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia adalah jurnal yang diterbitkan sebulan sekali oleh CV. Publikasi Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia akan menerbitkan artikel ilmiah dalam lingkup ilmu sosial, sains dan ilmu kesehatan. Artikel yang dipublikasikan adalah artikel hasil penelitian, kajian atau kajian ilmiah kritis dan komprehensif tentang isu-isu penting dan terkini atau ulasan buku ilmiah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,804 Documents
Analisis Kelengkapan Rekam Medis Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Bina Sehat Bandung Raisa Alamanda Gumilar; Leni Herfiyanti
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3847.94 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.163

Abstract

Latar Belakang: Pencatatan rekam medis yang baik yaitu rekam medis yang diisi jelas, lengkap dan tepat waktu. Ketidaklengkapan pengisian dalam rekam medis akan menghambat laporan dan pelayanan rawat inap. Hal tersebut belum memenuhi Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Tujuan: Tujuan dari penelitian adalah untuk mengidentifikasi kelengkapan rekam medis rawat inap. Metode: Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, peneliti mengambil subjek sebanyak 1 orang petugas dibagian assembling. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh rekam medis rawat  inap bulan Maret 2021 sebanyak 426 rekam medis dan didapatkan sampel berdasarkan rumus slovin sebanyak 81 berkas. Hasil: Dari hasil penelitian ditemukan kelengkapan identifikasi 100%, kelengkapan laporan penting 62,96%, kelengkapan autentifikasi 16,05% dan kelengkapan pencatatan yang benar 72,84%, menunjukan bahwa kelengkapan pengisian rekam medis dari ke empat aspek  tersebut masih tinggi. Kesimpulan: Kesimpulan yang dapat dilihat bahwa pengisian rekam medis rawat inap pada bulan maret 2021 di RSU Bina Sehat Bandung masih belum mencapai 100% dikarenakan keterbatasan waktu dokter dalam mengisi rekam medis dan sering terlewat beberapa formulir sehingga tidak terisi.
Analisis Pelaksanaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Dibagian Filling Rekam Medis RS X Ilman Mukti; Yoga Fikri Noerpaiz Noerpaiz; Syaikhul Wahab Wahab
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4978.737 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i8.164

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana analisis pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di bagian filling rekam medis Rumah Sakit X Bandung. Tujuan: Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui keselamatan dan Kesehatan kerja petugas rekam medis di RS X. Sedangkan, tujuan khususnya mengidentifikasi SPO terkait keselamatan dan Kesehatan kerja diruang filling RS X. Mengidentifikasi faktor manusia (petugas rekam medis) diruang filling RS X. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi, wawancara dan dilengkapi dengan studi pustaka yang berhubungan dengan subjek. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan berbagai masalah diantaranya : (1) Belum adanya prosedur tetap untuk keselamatan dan kesehatan kerja, (2) Belum lengkapnya sarana dan prasarana Keselamatan dan Kesehatan Kerja, (3) Fungsi pengawasan dan penyuluhan dalam hal keselamatan dan kesehatan kerja tidak berjalan dengan baik dan tidak dilakukan secara teratur, sehingga kurangnya kesadaran pegawai tentang pentingnya aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Kesimpulan: Dari hasil diatas penulis dapat menyimpulkan bahwa di RS X dapat di katakan belum mendapatkan perhatian mengenai pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) rekam medis. Beberapa aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) rekam medis bagian penyimpanan RS X dinilai belum terlalu baik.
Profil Peresepan Obat Diabetes Melitus dan Hipertensi pada Pasien Prolanis di Klinik Seno Medika Rosita Rabiatul Adawiyah; Rida Emelia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.485 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i2.165

Abstract

Latar Belakang: Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) adalah program promotif dan preventif yang dikembangkan BPJS Kesehatan bekerja sama dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Prolanis adalah diabetes melitus dan hipertensi. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana profil peresepan obat pada pasien Prolanis dengan penyakit diabetes melitus dan hipertensi di Klinik Seno Medika. Metode: Penelitian yang digunakan adalah metode non eksperimental dengan rancangan penelitian desktiptif retrosfektif. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 2 April-31 Mei 2021 dengan jumlah sampel sebanyak 60 resep. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan responden pasien perempuan (57%), laki-laki (43%). Rentang usia 40-49 tahun (10%), 50-59 tahun (25%), 60-69 tahun (40%), 70-79 tahun (25%). Pasien yang mengidap penyakit diabetes melitus (8%), hipertensi (65%), diabetes melitus dan hipertensi (27%). Obat diabetes melitus yang digunakan, metformin (60%), glibenclamid (10%), glimepirid (30%). Obat hipertensi yang digunakan, amlodipin (77%), captopril (14%), furosemid (9%). Kesimpulan: Golongan obat yang paling banyak digunakan adalah biguanid untuk diabetes melitus dan golongan obat antagonis kalsium untuk hipertensi.
A Studi Meta Analisis: Faktor Risiko Pengetahuan, Sikap, dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Perilaku Seksual Remaja Ajrine Anindya; Rachmah Indawati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3887.926 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i1.167

Abstract

Latar Belakang: Pada masa remaja terjadi berbagai perubahan baik secara fisik, biologis, dan psikologis. Apabila remaja tidak siap menghadapi perubahan, permasalahan yang bisa terjadi salah satunya adalah perilaku seksual berisiko. Laporan hasil studi terdahulu menyatakan pengetahuan, sikap, dan pergaulan teman sebaya berpengaruh terhadap perilaku seksual.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur risiko pengetahuan kesehatan reproduksi, sikap, dan pergaulan teman sebaya terhadap perilaku seksual remaja.Metode: Penelitian ini menggunakan metode meta-analisis. Pencarian artikel studi melalui dua database pengindeks yaituGoogle scholar dan GARUDA. Penelusuran menggunakan kata kunci memperoleh 20 artikel yang memenuhi syarat dalam rentang 2015–2021. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak Jeffreys’s Amazing Statistics Program(JASP). Ukuran efek yang digunakan adalah odds ratio.Hasil: Variasi antar penelitian bersifat heterogen. Melalui random effect model, diperoleh hasil yaitu ada pengaruh antara pengetahuan terhadap perilaku seksual remaja dengan efek gabungan OR=6,43 (95%CI 3,49;9,37), ada pengaruh antara sikap terhadap perilaku seksual remaja dengan efek gabungan OR=3,14 (95%CI 2,09;4,19), dan tidak ada pengaruh antara pergaulan teman sebaya terhadap perilaku seksual dengan efek gabungan OR=5,07 (95%CI 0,90;9,32). Kesimpulan: Dalam melakukan pencegahan perilaku seksual berisiko, diperlukan beberapa tindakan intervensi untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi serta dukungan orang tua dan lingkungan untuk membentuk sikap remaja sejak dini.
Tinjauan Kelengkapan Dokumen Rekam Medis pada Fungsi Assembling di Rumah Sakit AR Bunda Prabumulih Saputra Adhytama; Yuyun Yunengsih
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3998.403 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v2i1.168

Abstract

Latar Belakang: Dokumen rekam medis merupakan bagian dari bukti hukum dalam undang-undang. Tenaga medis dan tenaga kesehatan lainnya wajib melengkapi rekam medis sebagai alat bukti yang baik pada saat memberikan pelayanan atau pengobatan kesehatan kepada pasien. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kelengkapan dokumen rekam medis pada fungsi assembling di RS AR Bunda Prabumulih tahun 2021. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, melihat hasil observasi pengembalian dokumen rekam medis bulan Juni 2021 di RS AR Bunda Prabumulih yang tidak lengkap dengan analisis kualitatif. Informasi atau responden penelitian ini adalah 2 (dua) orang petugas assembling di unit rekam medis RS AR Bunda Prabumulih. Hasil: Berdasarkan observasi dan wawancara, disimpulkan bahwa ketidaklengkapan dokumen rekam medis disebabkan oleh kurangnya disiplin dokter dan petugas ruang rawat inap dalam pengisian dokumen rekam medis, kurangnya evaluasi dokumen rekam medis dan tidak adanya reward and punishment kepada petugas untuk pengisian dokumen rekam medis dan dari sejumlah 1043 dokumen rekam medis yang belum dikembalikan sebanyak 106 dokumen rekam medis masih belum lengkap. Kesimpulan: Sesuai hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kurangnya kedisiplinan Dokter dan petugas ruang rawat inap untuk mengisi dokumen rekam medis, kurangnya evaluasi dari pihak manajemen rumah sakit dalam mengevaluasi dokumen-dokumen rekam medis apa saja yang kurang lengkap, terkait kurang lengkapnya dokumen rekam medis di rumah sakit AR Bunda perlu adanya reward dan punishment kepada petugas untuk mengisi dokumen rekam medis.
Analisis Kebutuhan SDM Petugas Rekam Medis dengan Menggunakan Metode Analisis Beban Kerja Kesehatan (ABK-Kes) Naurah Nazhifah; Imelda Alia Yustika; Meira Hidayati
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3971.084 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i8.169

Abstract

Latar Belakang: Sumber Daya Manusia (SDM) memiliki peranan penting untuk sebuah organisasi. Maka diperlukannya perencanaan sumber daya manusia untuk menyesuaikan antara beban kerja dengan jumlah sumber daya manusia yang dimiliki. Ketersedian Sumber Daya Manusia juga berperan penting dalam pelayanan di sebuah Rumah Sakit terutama dalam unit rekam medis. RSAU Lanud Sulaiman merupakan rumah sakit tipe D yang jumlah pengunjungnya cukup banyak setiap harinya mencapai 100 pasien dan rata-rata perhitungan pertahunnya pada periode Januari 2020 hingga Desember 2020 mencapai 12.891, namun tidak sebanding dengan jumlah petugasnya. Tujuan: Tujuan penelitgian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan sumber daya manusia di unit rekam medis dengan metode ABK-KES. Metode: Metode penelitian ini yaitu observasional deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah 5 orang petugas pendaftaran. Teknik pengambilan data dilakuan dengan wawancara dan observasi. Analisis data dengan menggunakan metode analisis beban kerja yang dijelaskan secara deskriptif. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang didapat, RSAU Lanud Sulaiman merupakan Rumah Sakit yang ada di daerah Kabupaten Bandung, tepatnya berada di Jl. Terusan Kopo-Soreang No. 461, Sulaiman, Kec. Margahayu. Di Rumah Sakit tersebut memiliki jumlah pasien yang cukup banyak, ideal petugas rekam medis yang dimiliki RSAU Lanud Sulaiman sebanyak 7 orang petugas, akan tetapi jumlah petugas rekam medis yang dimiliki sebanyak 5 orang, dan terjadinya ketidakseimbangan antara pengunjung dengan jumlah petugas. Dengan banyaknya kunjungan pasien di setiap tahunnya sehingga terhambatnya pelayanan di Rumah Sakit tersebut Di Unit Rekam Medis RSAU Lanud Sulaiman tidak adanya pembagian tugas kerja seperti assembling, filing, dan coding sehingga semua pekerjaan dilakukan oleh bagian pendataran. Kesimpulan: Berdasarkan hasil perhitungan dengan metode ABK-Kes seharusnya RSAU Lanud Sulaiman memiliki 7 petugas di unit rekam medis.
Pelayanan Rekam Medis Saat Pelaksaanaan PKL Mahasiswa DIII RMIK di Rumah Sakit Dustira Cimahi Nur’aini Nur’aini; Sundari Septiani; Dina Sonia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4030.47 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i8.170

Abstract

Latar Belakang:Pelaksanaan PKL (Praktek Kerja Lapangan) dibidang kesehatan khususnya di unit rekam medis memberikan kontribusi tersendiri apalagi di tengah pandemi, pasalnya di tengah karyawan yang mengharuskan isolasi namun pelayanan rekam medis harus tetap berjalan efektif. Maka dari itu penulis melakukan penelitian pelayanan rekam medis saat pelaksanaan PKL mahasiswa DIII RMIK Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengukur tingkat efektivitas pelayanan rekam medis saat pelaksanaan PKL mahasiswa DIII RMIK. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yakni menjelaskan data dengan angka. Metode yang digunakan oleh penulis dalam proses penyusunan laporan penelitian ini adalah dengan menggunakan metode penelitian survei deskriptif. Teknik pengambilan sampel secara random sampling dengan sampel sebanyak 15 pegawai unit rekam medis. Hasil: Hasil penelitian dan uji validitas dan reliabilitas korelasi antara mahasiswa PKL DIII RMIK dengan meningkatnya efektivitas pelayanan rekam medis adalah 0,781 (thitung) > 0,57(ttabel) dengan taraf signifikan 5% dengan begitu koefisien korelasinya sangat kuat, di mana pelayanan rekam medis meningkat saat adanya pelaksanaan PKL mahasiswa DIII RMIK. Kesimpulan: Dampak pandemi COVID-19 di unit kerja rekam medis Rumah Sakit Dustira dapat menjadi penghambat dari pelayanan rekam medis, akibat adanya pegawai yang terpapar COVID-19 yang mengharuskan isolasi, adanya mahasiswa DIII RMIK yang melaksanakan PKL memberikan pengaruh terhadap meningkatnya efektivitas pelayanan rekam medis, karena dari hasil uji validitas dan reliabilitas dengan taraf signifikansi 5% menghasilkan output yang validitas dan reliabilitas dengan koefisien korelasi sangat kuat dengan thitung 0,785 > ttabel 0,514, dari segi waktu dan SDM efektivitas pelayanan rekam medis semakin meningkat dengan adanya mahasiswa DIII RMIK yang melaksanakan PKL di unit kera rekam medis.
Dampak PPKM Terhadap Penurunan Angka Pasien COVID-19 di Puskesmas Cikalong Puja Sintia Dewi; Dina Sonia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3648.824 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.175

Abstract

Latar Belakang: Lonjakan pasien positif COVID-19 di Indonesia semakin meningkat, tenaga kesehatan mulai kewalahan dalam menangani kenaikan pasien setiap harinya, sehingga dibutuhkan kebijakan yang cepat dan tepat untuk menghadapi permasalahan ini. Per tanggal 3 Juni 2021 pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk pelaksanaan PPKM Darurat di Jawa-Bali. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membahas dampak PPKM terhadap penurunan angka COVID-19 khususnya di Puskesmas Cikalong. Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan model analisis triangulasi sumber data. Penelitian ini dilakukan di Puseksmas Cikalong  pada bulan April-Juni 2021. Populasi dalam penelitian ini data pasien COVID-19 di puskesmas Cikalong dari Maret 2020-Juli 2021 dengan sampel sebanyak 154 kasus. Hasil: Dari penelitian ini ditemukan bahwa dampak yang terjadi setelah diterapkannya kebijakan PPKM secara khusus di Puskesmas Cikalong jumlah pasien COVID-19 mengalami penurunan dari sebelum PPKM mencapai 79 kasus, setelah kebijakan PPKM berlangsung menjadi 44 kasus positif. Kesimpulan: Pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dampak dari PPKM terhadap penurunan pasien COVID-19 mengalami penurunan kasus yang signifikan. Turunnya angka pasien COVID-19 di puskesmas Cikalong dibandingkan dengan sebelum adanya kebijakan PPKM Darurat.
Kerahasiaan dan Keamanan Rekam Medis di Rumah Sakit Hermina Arcamanik Muhamad Rizal Fauzi; Rizky Miftah Fauzia; Sali Setiatin
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3612.078 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.176

Abstract

Latar Belakang: Ruangan penyimpanan rekam medis Rumah Sakit Hermina Arcamanik belum terjaga keamanannya walaupun pintu sudah dilengkapi dengan kunci, perawat atau petugas lainnya kadang masuk ruangan penyimpanan rekam medis dan mencari berkas rekam medis yang diperlukan sendiri tidak didampingi oleh Perekam Medis. Selain itu masih terdapat beberapa berkas rekam medis yang rusak dan hilang diluar ruangan. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kerahasiaan dan keamanan di rekam medis Rumah Sakit Hermina Arcamanik. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif pendekatan deskriptif, dan teknik pengumpulan data yang digunakan dengan cara observasi dan wawancara. Kami mewawancarai 4 orang perekam medis di bagian yang berbeda. Hasil: Dari hasil penelitian yang kami temukan bahwa masih terdapat masalah, baik dari faktor internal maupun eksternal rekam medis di Rumah Sakit Hermina Arcamanik. Masih terdapat berkas yang hilang di luar ruangan rekam medis, rusak, dan rak yang penuh. Kesimpulan: Kesimpulan dari hasil penelitian yang telah kami teliti di Rumah Sakit Hermina Arcamanik bahwa Standar Prosedur Operasional sudah dijalankan, namun kerahasiaan dan keamanannya masih belum terjamin.
Evaluasi Penggunaan Antibiotika Rasional Pada Ibu Hamil di Apotek Anyadellasis Kota Indramayu Ani Triyati; Rida Emilia
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (94.373 KB) | DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.177

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif retrospektif yang meninjau penggunaan antibiotika pada peresepan ibu hamil rawat jalan di Apotik Anyadellasis. Data diambil dari bagian rekam medis Instalasi Rawat Jalan dari bulan November hingga Desember 2020. Dari data tersebut dilakukan identifikasi penggunaan antibiotika pada ibu hamil berdasarkan golongan dan jenis antibiotika, kategori keamanan obat serta ditinjau kesesuaian penggunaan antibiotika yang diresepkan dengan pedoman diagnosa dan terapi dari literatur. Tujuan: Mengetahui antibiotika yang diresepkan dan persentase penggunaanya dari seluruh peresepan pada pasien ibu hamil di apotek Anyadellasis kota Indramayu periode November – Desember 2020. Metode:  Jenis  penelitian  ini  menggunakan  rancangan  kualitatif  dengan  metode  penilitian  deskriftif  .  Pengumpulan  data  dilakukan  yakni  semua  data  yang  memenuhi  kriteria  inklusi  dan  eksklusi.  Hasil: Penggunaan Antibiotika Peresepan antibiotika pada ibu hamil digunakan untuk terapi penyakit infeksi. Berdasarkan kriteria inklusi, diperoleh resep sebanyak 75 dari 300 total peresepan pada ibu hamil rawat jalan di Apotik Anyadellasis yang dipergunakan dalam penelitian. Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan antibiotika ditemukan sebanyak (75 resep) dengan penggunaan ?-laktam 43% (35 resep) terdiri dari amoksisilin 27% (20 resep), amoksisilin/klavulanat 8% (6 resep), sefiksim 9,33% (7 resep), kuinolon (siprofloksasin) 2,67% (2 resep); dan antibiotik golongan lain 56,34% (40 resep) terdiri dari klindamisin 14,67% (11 resep), metronidazol 38,67% (29 resep). Berdasarkan kategori keamanan obat, ditemukan obat kategori B sebanyak 94,67% (73 resep) dan kategori C sebanyak 2,67% (2 resep). Persentase kesesuaian pemberian terapi antibiotika pada resep dengan pedoman diagnosa dan terapi berdasarkan ketepatan indikasi adalah 100% (75 resep).

Page 12 of 181 | Total Record : 1804


Filter by Year

2021 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 12 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 11 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 10 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 9 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 8 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 6 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 5 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 12 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 11 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 10 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 03 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 9 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 8 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 7 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 5 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 4 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 2 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 12 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 11 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 10 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 09 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 08 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 7 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 6 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 5 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 4 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 12 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 11 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 10 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 9 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 8 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 7 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 6 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 5 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 3 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 2 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 8 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 7 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 6 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 5 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 4 (2021): Cerdika : Jurnal ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 3 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): CERDIKA: Jurnal Ilmiah Indonesia More Issue