cover
Contact Name
Sita Meiningtyas Perdani Putri
Contact Email
phcjournal21@gmail.com
Phone
+6287899595523
Journal Mail Official
mail@iphorr.com
Editorial Address
Jl. Raden Imba Kusuma Ratu Gang Durian No.40, Sukadana Ham, Kota Bandar Lampung 52473
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Journal of Public Health Concerns
ISSN : 27770826     EISSN : 2776592X     DOI : 10.56922
Core Subject : Health,
Jurnal pengabdian kepada masyarakat dibidang kesehatan meliputi kegiatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif pada semua tingkat usia baik secara individu, kelompok maupun lembaga pendidikan sekolah. Kegiatannya yang diawali dengan survei lapangan dan temuan masalah kesehatan yang dialami oleh masyarakat dan ditindaklanjuti dengan kegiatan berupa penyuluhan kesehatan; pelatihan menuju perilaku hidup bersih dan sehat; peningkatan pengetahuan pengobatan alternatif; dan pengetahuan tentang kebutuhan gizi. Terbit bulan April, Juli, Oktober dan Desember.
Articles 342 Documents
Efektivitas penyuluhan gizi berbasis prinsip B2SA terhadap tingkat pengetahuan ibu dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi balita Puteri, Hidayatusy Syukrina; Kustiani, Ai; Astuti, Dewi Woro; Harvidea, Radella; Nurhartanto, Adhi
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 6 No. 2 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v6i2.2730

Abstract

Background: Indonesia still faces the serious challenge of triple burden malnutrition, particularly in rural areas such as Hajimena Village, South Lampung. Limited access to nutrition information and suboptimal utilization of local foods are major obstacles to toddler feeding practices. The principle of Diverse, Nutritious, Balanced, and Safe Food (B2SA), as outlined in the "Isi Piringku" concept, presents a strategic approach to address this issue. Purpose: To evaluate the effectiveness of nutrition counseling and the level of maternal knowledge based on the B2SA principle, utilizing the potential of local foods to meet balanced nutrition needs for toddlers. Method: The activity was conducted on Wednesday, January 21, 2026, at the Cemara Kebun Bibit Integrated Health Post (Posyandu), Hajimena Village, South Lampung Regency. This study used a one-group pre-test and post-test design. A sample of 36 respondents was drawn using a purposive sampling technique in accordance with the following inclusion criteria: mothers with toddlers aged 6–59 months, willing to participate by signing an informed consent, and participating in the entire activity from start to finish. The intervention consisted of a 120-minute nutrition counseling session through interactive lectures, group discussions, and menu preparation demonstrations using local food ingredients. The assessment instrument used a structured questionnaire on B2SA knowledge and “Isi Piringku” (My Plate) consisting of 10 multiple-choice items with a score of 0–100). Measurements were taken before the counseling session (pre-test) and after the counseling session (post-test). In addition to the questionnaire, a participant observation sheet was used to record participant involvement during the intervention. Comparisons of pre-test and post-test scores were analyzed using the Wilcoxon Signed Rank Test at a significance level of α=0.05. Percentage changes in knowledge and attitudes were calculated to determine the trend of improvement. Results: The median level of knowledge of respondents before the counseling session was 9.00, with a range of 2-10 points, and after the counseling session, the median score was 10, with a range of 4-10 points. The statistical test yielded a Z-value of -3.483 with a p-value of 0.001. Conclusion: The "Isi Piringku" (B2SA)-based nutrition counseling program, utilizing local foods, has been shown to have a positive and significant impact on improving the knowledge of mothers of toddlers. Nutrition education with a participatory, contextual approach, and based on local potential is an effective strategy for accelerating community nutrition improvement. Suggestion: Mothers of toddlers are encouraged to apply the "Isi Piringku" (B2SA) principles with local foods (cassava, corn, bananas, fish, and moringa leaves). Community health centers (Puskesmas) and the Health Office are recommended to make this counseling model a priority program for stunting reduction, integrated with integrated health posts (Posyandu) and cadre training. Keywords: B2SA; Balanced nutrition; Local foods; Maternal knowledge; Nutrition counseling; Toddlers Pendahuluan: Indonesia masih menghadapi tantangan serius berupa beban gizi tiga kali lipat (triple burden malnutrition), terutama di wilayah perdesaan seperti Desa Hajimena, Lampung Selatan. Minimnya akses informasi gizi dan pemanfaatan pangan lokal yang belum optimal menjadi kendala utama dalam praktik pemberian makan balita. Prinsip pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) yang dituangkan dalam konsep "Isi Piringku" hadir sebagai pendekatan strategis untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan: Untuk mengevaluasi efektivitas penyuluhan gizi dan tingkat pengetahuan ibu berbasis prinsip B2SA dengan memanfaatkan potensi pangan lokal dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi balita. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 21 Januari 2026, di Posyandu Cemara Kebun Bibit, Desa Hajimena, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan one group pre-test and post-test design. Mendapatkan sampel sebanyak 36 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi: ibu memiliki balita usia 6–59 bulan, bersedia menjadi responden dengan menandatangani informed consent, dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Intervensi berupa penyuluhan gizi berdurasi 120 menit melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan demonstrasi penyusunan menu menggunakan bahan pangan lokal. Instrumen penilaian menggunakan kuesioner terstruktur tentang pengetahuan B2SA dan “Isi Piringku” sebanyak 10 item pilihan ganda dengan skor 0–100). Pengukuran dilakukan sebelum penyuluhan (pre-test) dan setelah penyuluhan (post-test). Selain kuesioner, digunakan lembar observasi partisipatif untuk mencatat keterlibatan peserta selama intervensi. Perbandingan skor pre-test dan post-test dianalisis dengan Uji Wilcoxon Signed Rank pada tingkat signifikansi α=0.05. Perubahan persentase pengetahuan dan sikap dihitung untuk melihat kecenderungan peningkatan. Hasil: Menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan responden sebelum penyuluhan mendapatkan nilai median sebesar 9.00 dengan rentang nilai 2-10 poin dan setelah penyuluhan mendapatkan nilai median sebesar 10 dengan rentang nilai 4-10 poin. Uji statistik mendapatkan nilai Z sebesar -3.483 dengan pValue 0.001. Simpulan: Program penyuluhan gizi berbasis pendekatan B2SA "Isi Piringku" dengan memanfaatkan pangan lokal terbukti memberikan dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita. Edukasi gizi dengan pendekatan partisipatif, kontekstual, dan berbasis potensi lokal menjadi salah satu strategi efektif dalam percepatan perbaikan gizi masyarakat. Saran: Ibu balita diharapkan mengaplikasikan prinsip B2SA "Isi Piringku" dengan pangan lokal (singkong, jagung, pisang, ikan, daun kelor). Puskesmas dan Dinas Kesehatan direkomendasikan menjadikan model penyuluhan ini sebagai program prioritas penurunan stunting, terintegrasi dengan Posyandu dan pelatihan kader.
Implementasi edukasi birth plan berbasis video untuk penguatan kesiapan ibu hamil trimester 3 menjelang persalinan Audina, Marchella; Pipin, Apriliana; Trivina, Trivina; Susanna, Susanna
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 6 No. 2 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v6i2.2910

Abstract

Background: Third-trimester pregnant women are a group that requires optimal preparation for childbirth, but understanding of birth plans remains low. Some mothers lack understanding of delivery options, danger signs, and the role of the family, leading to increased anxiety and a lack of preparedness for childbirth. The limited availability of conventional educational media is a limiting factor. Therefore, video-based education is seen as an innovative solution to improve the knowledge and preparedness of pregnant women. Purpose: To improve the knowledge and preparedness of third-trimester pregnant women for childbirth, strengthen family support, and improve the quality of antenatal education. Method: This community service activity was conducted at the Nirwana Integrated Health Post (Posyandu) in Sungai Kakap Village, within the Sungai Kakap Community Health Center (Puskesmas), West Kalimantan Province, Indonesia, and was attended by 20 third-trimester pregnant women. The material was delivered through lectures and audiovisual presentations on birth plans, covering childbirth preparation, birth planning, and managing third-trimester danger signs. Evaluation was conducted through participant observation and feedback during the educational activity. The evaluation results are presented descriptively to measure the participants' understanding and achievement during the educational activity. Results: The activity proceeded well and smoothly with the active participation of all participants. The average age of participants was 28.5 years with a standard deviation of ±3.15 years. The majority of participants were in the 26-30 age range (15 (75.0%). The majority of participants were primiparous (17 (85.0%). Descriptively, participants achieved achievements in physical preparation, emotional control, and risk understanding. Conclusion: The video-based birth plan education program for pregnant women in their third trimester was effective in increasing their knowledge and preparedness for childbirth. Video media proved to be an engaging and easy-to-understand educational tool for improving the quality of antenatal care, particularly in preparing pregnant women in their third trimester for childbirth with greater physical and mental readiness. Suggestion: Healthcare workers are encouraged to utilize video as an educational tool for ongoing antenatal care. Pregnant women, especially those in their third trimester, can also use educational videos independently and repeatedly to better understand the birthing process and contribute to improving the health of the wider community. Keywords: Antenatal education; Birth planning; Third trimester of pregnancy; Video-based education Pendahuluan: Ibu hamil trimester 3 merupakan kelompok yang membutuhkan persiapan optimal menjelang persalinan, namun masih ditemukan rendahnya pemahaman tentang birth plan. Sebagian ibu belum memahami pilihan persalinan, tanda bahaya, serta peran keluarga, sehingga berdampak pada meningkatnya kecemasan dan kurangnya kesiapan menghadapi persalinan. Keterbatasan media edukasi yang masih bersifat konvensional menjadi salah satu faktor penghambat. Oleh karena itu, edukasi berbasis video dipandang sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu hamil. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapan ibu hamil trimester 3 menjelang persalinan, memperkuat dukungan keluarga, dan memperbaiki kualitas edukasi antenatal. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Posyandu Nirwana Desa Sungai Kakap dimana masuk dalam wilayah kerja Puskesmas Sungai kakap, Provinsi Kalimantan Barat, Indonesia yang diikuti 20 peserta ibu hamil trimester 3. Materi disampaikan melalui ceramah dan presentasi aplikasi audio visual mengenai birth plan yang meliputi persiapan persalinan, perencanaan persalinan dan penanganan tanda bahaya kehamilan trimester 3. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipasi peserta dan umpan balik selama kegiatan edukasi. Hasil evaluasi disajikan secara deskriptif sebagai pengukuran peningkatan pemahaman dan pencapaian peserta selama mengikuti kegiatan edukasi. Hasil: Pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik dan lancar dengan partisipasi aktif dari seluruh peserta. Mendapatkan bahwa usia rata-rata peserta adalah 28.5 tahun dengan standar deviasi ±3.15 tahun dan sebagian besar peserta berada di rentang usia 26-30 tahun yaitu sebanyak 15 (75.0%). Sedangkan mayoritas status paritas peserta adalah primipara yaitu sebanyak 17 (85.0%). Secara deskriptif, peserta mendapatkan pencapaian dalam aspek persiapan fisik, aspek pengendalian emosional, dan pemahaman aspek risiko. Simpulan: Kegiatan edukasi birth plan berbasis video pada ibu hamil trimester 3 berjalan dengan baik dan efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan. Media video terbukti menjadi sarana edukasi yang menarik dan mudah dipahami dalam meningkatkan kualitas pelayanan antenatal, khususnya dalam mempersiapkan ibu hamil trimester 3 menghadapi persalinan dengan lebih siap secara fisik dan mental. Saran: Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk memanfaatkan media video sebagai sarana edukasi dalam pelayanan antenatal secara berkelanjutan. Ibu hamil khususnya trimester 3 juga dapat memanfaatkan media video edukasi secara mandiri dan berulang agar lebih memahami proses persalinan sehingga dapat berkontribusi meningkatkan kualitas kesehatan komunitas yang lebih luas.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 12 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 11 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 6 No. 2 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 6 No. 1 (2026): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 10 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 9 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 8 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 7 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 6 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 5 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 4 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 2 (2025): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 5 No. 1 (2025): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 6 (2025): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 5 (2025): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 4 (2024): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 3 (2024): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 2 (2024): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 1 (2024): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 4 (2024): PHC Vol. 3 No. 4 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 3 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 3 (2023): PHC Vol. 3 No. 2 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 1 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 3 (2022): Penatalaksanaan Diabetes Melitus Tipe 2 Vol. 2 No. 4 (2022): Promosi Dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) Vol. 2 No. 2 (2022): Penatalaksanaan Hipertensi Pada Lansia Vol. 2 No. 1 (2022): Promosi Kesehatan Pada Remaja Vol. 1 No. 4 (2021): Perawatan Lansia Secara Umum Dan Pertolongan Pertama Pada Keadaan Darurat Vol. 1 No. 3 (2021): Terapi Komplementer Dalam Keperawatan Vol. 1 No. 2 (2021): Penanganan dan Perawatan Penyakit Asma Vol. 1 No. 1 (2021): Promosi Kesehatan dalam penanganan penyakit Rematik, Gastritis, Hipertensi dan More Issue