cover
Contact Name
Meilina
Contact Email
meilina@poltekkespalembang.ac.id
Phone
+6281992860145
Journal Mail Official
jpengmas@poltekkespalembang.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Sudirman KM 3,5 Nomor 1365 Samping Masjid Ash-Shofa Komplek RS Moh. Hoesin Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
ISSN : 28292669     EISSN : 28295838     DOI : https://doi.org/10.36086/j.abdikemas.v4i2
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Abdikemas, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Education for Sustainable Development. Community Services, People, Local Food Security, Nutrition and Public Health; Community Empowerment, Social Access; Nursing, Midwifery, Pharmacy, Sanitation and Medical Laboratary Engineering Student Community Services; Border Region, Less Developed Region.
Articles 205 Documents
Pemberdayaan Remaja dalam Menghadapi Persiapan Pernikahan di kelas Calon Pengantin (Catin) Rosalinna, Rosalinna; Astuti, KH Endah Widhi; Sugita, Sugita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i2.2055

Abstract

Marriage is the beginning of healthy reproduction. The large number of divorce phenomena in teenage marriages and unhealthy pregnancies have increased maternal morbidity and mortality. This Community Service provides religious premarital education, conflict management psychology and healthy pregnancy preparation at the Karanganom Klaten health center. This Community Service uses lecture, question and answer and role play methods which will be completed on 1-3 July 2023. The target is teenage couples who are about to get married. The results of the service were obtained as many as 30 premarital couple participants took part in the Bride and Groom Candidate (Catin) class. It was found that the prospective bride and groom's knowledge before the catin training activity at the Karanganom Community Health Center was found to be 45.01 ± 11.24. After the catin training was carried out, the respondent's knowledge increased by 78.88 ± 12.61. The results of statistical tests show that there is a significant increase in knowledge. This means that youth training in marriage preparation is effective for prospective brides and grooms. This activity can be a community-based pre-marital education option that can be carried out independently or as part of an existing community empowerment initiative, such as a youth posyandu or youth organization.
Pengaruh Promosi Kesehatan dan Teknologi Tepat Guna Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) pada Remaja Putri di SMP Negeri Tandam Hulu 1 Hasibuan, Nazlia Rahmadiana; Girsang, Bina Melvia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i2.2057

Abstract

Information from the Indonesian Ministry of Health in 2013, data obtained on the number of breast cancer cases was 819 and the number of deaths was 217. There is a lack of public awareness of breast cancer detection so that every year breast cancer cases increase. The aim of the research for students is to increase knowledge and skills through BSE training for Young Women. The activity was carried out at SMP N 3 Tandam Hulu 1 for young women aged 13 to 15 years totaling 55 female students. The research used the form of outreach activities, providing material about breast cancer and awareness training. The measurements carried out provided a questionnaire as a measuring tool. The method used is a measuring instrument that provides pre-test and post-test questionnaires to measure the level of knowledge and skills of young women in BSE training.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Makanan Cemilan Berbahan Pangan Lokal bagi Ibu PKK dan Kader Posyandu Mardiana, Mardiana; Yulianto, Yulianto; Eliza, Eliza
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i2.2058

Abstract

Camilan adalah makanan ringan yang dikonsumsi diantara waktu makan utama. disukai anak-anak dan orang dewasa, umumnya dikonsumsi kurang lebih 2-3 jam diantara waktu makan utama, yaitu pukul 10 pagi dan 4 sore. Pangan lokal merupakan pangan yang sudah dikenal, mudah diperoleh, beragam jenisnya, bukan diimpor dan dapat diusahakan untuk memenuhi kebutuhan sendiri atau dijual. Sebagian masyarakat Kelurahan Sako memiliki banyak hasil pekarangan berupa ubi jalar, jagung, singkong dan sayuran, namun memiliki kendala dalam hal pengetahuan dan pemanfaatan hasilnya. Tujuan dari pengabmas ini adalah untuk memberikan Pelatihan dan Pendampingan pembuatan makanan cemilan sehat dan bergizi berbahan pangan lokal dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Ibu-Ibu PKK dan Kader Posyandu di kelurahan Sako Palembang. Hasil dari pengabmas adalah terdapat peningkatan rata-rata pengetahuan hasil pretest ke posttes yaitu sebesar 22,40 point dan seluruh peserta mampu membuat makanan cemilan berupa Kue Donat Ubi Jalar Kuning, Nugget bayam, kerupuk samiler yang berbahan dasar singkong
Monitoring Efek Samping Penggunaan Obat bagi Penderita Tuberkulosis di Masyarakat: Mencegah Drop-out dalam Pengobatan Simamora, Sarmalina; Mangunsong, Sonlimar; Rahmi Rulianti, Mona
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i2.2077

Abstract

Latar belakang.: Penyakit tuberkulosis terjadi saat bakteri penyebab TBC, Mycobacterium tuberculosis, aktif menginfeksi atau berkembang biak di dalam tubuh (TB aktif). Pengobatan TB dilakukan secara bertahap dan berjenjang. Obat TB antara lain: INH, Etambutol, Pirazinamida, Rifampisin, Streptomisin dengan efek samping masing-masing obat. Pengelola dan Nakes Program Sangat Terbatas. Apakah peran pendamping Sukarelawan atau PMO Sudah sesuai tahapan? Metode : Pengabdian kepada masyarakat dimulai dari perizinan, Kesediaan Mitra Puskesmas, Pendataan, Kordinasi, Kesepakatan Metode dan 3M. Jumlah pertemuan dan tatap muka, Membuat WA Grup, Menggali Permasalahan Obat TB. Info makanan sehat dan Pencatatan Efek Samping melalui ceramah, diskusi, dan tanya jawab WA. Menggunakan media powerpoint dan poster. Para dosen sebagai apoteker menjelaskan ulang cara minum obat Pengobatan TB, efek samping obat,. Penjelasan kepada peserta dan dapat bertanya secara langsung, Ada Grup WA. Kajian Peran PMO Dalam Penyembuhan TB. Kurun Waktu Agustus-November 2023 . Tempat Salah Satu wilayah kerja Puskesmas Palembang. Hasil : Peserta secara tertutup telah menyampaikan keluhan minum obat. Namun disampaikan secara terbuka dalam WA grup maupun pribadi. Menyampaikan keluhan dan apa yang dialami dan dirasakan oleh para peserta dan keluarga pendamping minum obat. Hal ini disebutkan merupakan metode yang efektif untuk menggali keluhan pasien. Pengabdi sebagai PMO telah berperan membantu mengatasi masalah atau keluhan yang timbul terutama ketika ditemukan efek samping seperti : gatal, telinga berdengung, pandangan kabur, sakit sendi, gangguan saluran cerna paling banyak, mual, Namun disampaiakan akan berkurang sejalan dengan waktu. Evaluasi kegiatan disampaikan oleh para responden dalam pertanyaan tertutup. Hasilnya akan disampaikan kepada pengelola program. KESIMPULAN. Ada timbul efek samping karena penggunaan obat dan telah dapat diatasi, setelah berkomunikasi dengan Pengabdi dan diberi penjelasan serta obat yang tepat. Pasien dan keluarga mendapat perhatian dari para pengabdi dan melalui WA berharap kegiatan serupa dapat diteruskan. Selain itu peserta berharap juga pelayanan untuk mereka agar dilakukan seperti pasien umum yang berobat di Puskesmas.Pasien belum mengetahui sepenuhnya efek samping yang timbul pada saat penggunaan obat TB. Pasien perlu mendapat tempat untuk menyampaikan keluhan mereka sebagai pengguna dalam masa pengobatan TB. Belum ada dropout selama observasi. SARAN Jumlah Nakes TB harus disesuaiakan dengan jumlah Pasien TB. Peran PMO yang ideal sangat dibutuhkan. Perlu pengenalan tanaman obat, vitamin , gizi dan menu sehat secara berkesinambungan.
Optimalisasi Kontribusi Kader Posyandu dalam Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak Sumastri, Heni; Novita, Nesi; Safitri, Putri Eka; Alesia, Clara; Saputri, Tutut Surya
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i2.2081

Abstract

Abstract Data shows that the Maternal Mortality Rate (MMR) in Indonesia is still relatively high, namely 305 per 100,000, in South Sumatra itself, the latest data for 2021 is still increasing, namely 131 people (with an MMR of 85 people per 100,000 live births). According to a report by the Central Statistics Agency (BPS), IMR in Indonesia is reported to be 16 per 1,000 live births (KH). The problems faced are related to the still high Maternal Mortality Rate (MMR) and Infant Mortality Rate (IMR) due to a lack of public education and understanding regarding the importance of pregnant women. There is still a lack of knowledge regarding the importance of maintaining health and visiting for pregnancy check-ups. The solution carried out in community service activities is in the form of providing education related to efforts to improve maternal and child health. This community service activity aims to accelerate efforts to reduce the Maternal Mortality Rate (MMR), Infant Mortality Rate (IMR) and improve the health status of mothers, children and community nutrition. Apart from that, this activity provides education to cadres so that later cadres can continue to provide educational activities in an effort to prevent maternal and child health problems. The benefit of carrying out this activity is that residents, especially mothers and children, know the importance of maintaining health to prevent maternal and child health problems, so that they can improve the health status of mothers, children and community nutrition. Keywords: Maternal Mortality Rate (MMR), Infant Mortality Rate (IMR), Health Status Abstrak Data-data menunjukkan bahwa Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tergolong tinggi yaitu 305 per 100.000, untuk di sumatera selatan sendiri data terakhir 2021 masih terus meningkat yaitu sebanyak 131 orang (dengan AKI sebanyak 85 orang per 100.000 kelahiran hidup). Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), dilaporkan AKB di Indonesia yaitu 16 per 1.000 kelahiran hidup (KH). Permasalahan yang dihadapi terkait masih tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) karena masih kurangnya edukasi dan pemahaman masyakat tentang pentingnya Masih kurangnya pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan kunjungan untuk pemeriksaan kehamilannya. Solusi yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa memberikan edukasi terkait upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mempercepat upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan meningkatkan status kesehatan Ibu, Anak dan Gizi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini memberikan edukasi kepada kader agar nantinya kader dapat melanjutkan kegiatan pemberian edukasi dalam upaya pencegahan masalah kesehatan ibu dan anak. Manfaat dilakukan kegiatan ini adalah agar warga terutama ibu dan anak mengetahui tentang pentingnya menjaga kesehatan untuk mencegah terjadinya masalah terhadap kesehatan ibu dan anak, sehingga dapat meningkatkan status kesehatan Ibu, Anak dan Gizi masyarakat. Kata kunci : Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB), Status Kesehatan
Pelaksanaan SPTK pada ODGJ dengan Gangguan Sensori Persepi (GPS) Halusinasi di Kelurahan Panorama Kota Bengkulu Kurniawati, Dwi Putri; Jenurti, Ega Deva; Nitami, Sherina Deva; Kartika, Mia Dwi; Yunengsih, Yunengsih Deva; Tandon, Ravina Deva; Direja, Ade Herman Surya
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v6i1.2089

Abstract

Skizofrenia merupakan suatu penyakit neurologis yang mempengaruhi persepsi klien, cara berpikir, bahasa, emosi, dan perilaku sosialnya. Halusinasi adalah salah satu gejala gangguan jiwa dimana klien mengalami perubahan sensori persepsi, merasakansensasi palsu berupa suara, penglihatan, pengecapan, perabaan atau pengiduan. Klien merasakan stimulus yang sebetulnya tidak ada. Tujuan untuk mengetahui Membantu pasien mengenal halusinasi.Metode dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah Pelaksanaan SPTK pada ODGJ Halusinasi yang dilakukan tempat kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Panorama Kecamatan Singgaran Pati Kota Bengkulu. Sedangkan Waktu Penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 Oktober 2023– 29 Oktober 2023. Setelah dilakukan kegiatan ini dapat mengatahui cara menghardik halusinasi upaya mengendalikan diri terhadap halusinasi dengan cara menolak halusinasi yang muncul. Pasien dilatih untuk mengatakan tidak terhadap halusinasi yang muncul atau tidak memerdulikan halusinasinya. bagaimana cara melakukannya secara mandiri Kata kunci: Skizofrenia,Halusinasi, Sensori dan persepsi Abstract Schizophrenia is a neurological disease that affects the client's perception, way of thinking, language, emotions and social behavior. Hallucinations are one of the symptoms of mental disorders where clients experience changes in sensory perception, feeling false sensations in the form of sound, sight, taste, touch or hearing. The client feels a stimulus that actually does not exist. The aim is to help patients recognize hallucinations. The method for carrying out this activity is the implementation of SPTK on ODGJ Hallucinations which is carried out where this activity is carried out in Panorama Village, Singgaran Pati District, Bengkulu City. Meanwhile, this research was carried out on October 28, 2023 - October 29, 2023. After carrying out this activity, you will be able to know how to rebuke hallucinations in an effort to control yourself against hallucinations by rejecting the hallucinations that appear. Patients are trained to say no to the hallucinations that appear or ignore their hallucinations. how to do it independently Keywords: Schizophrenia,Hallucinations, Sensory and perception
Pemberdayaan Kader Kesehatan: Gema Canting (Gerakan Masyarakat Cegah Stunting) dengan Pelatihan Penggunaan Infantometer Prayogi, Agus Sarwo; Rialihanto, M. Primiaji; Rubaya, Agus Kharmayana; Siswati, Tri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v6i1.2108

Abstract

Kabupaten Sleman berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam mencapai target penurunan prevalensi stunting menjadi 14% pada 2024. Sebagai bentuk komitmen, Pemkab telah menetapkan sejumlah regulasi untuk akselerasi pencapaian target penurunan stunting. Salah satu Kapanewona yaitu Moyudan angka prevalensinya masih di atas target Kabupaten Sleman yaitu 9,91 %. Poltekkes kemenkes Yogyakarta berkomitmen turut serta dalam menurunkan angka stuntung, melalui Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan pendekatan kaji tindak dan pelatihan berupa pengukuran antropometri menggunakan infantometer karya dosen Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Tujuan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan, dan keterampilan kader tentang pencegahan stunting pada anak balita menggunakan infantometer. Pelatihan kader posyandu dilaksanakan pada tanggal 17 Oktober 2023. Khalayak sasaran adalah 20 orang kader posyandu di dusun Jitar Sumbersari Moyudan. Metode pelatihan menggunakan cara ceramah, diskusi dan praktikum. Sebagai tindak lanjut kegiatan pelatihan kader ini telah dilakukan kegiatan pendampingan dan evaluasi oleh tim Puskesmas Moyudan dan pada kegiatan pelatihan yang diberikan kepada kader dapat meningkatkan keterampilan kader menggunakan infantometer pengukuran antropometri dalam pencegahan stunting
Edukasi Kesehatan tentang Penyakit Tuberkulosis pada Peserta Klub Prolanis BPJS Asmalinda, Wita; Sapada, Edy
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v6i1.2167

Abstract

Indonesia is the first country among the Hight Burden Countries(HBC) in the WHO South-East Asian region can to active global tuberculosis target for case detection and successful treatment. The type of community service carried out is Community Patnership Program (PKM) in the form of providing education/ counseling to participants of the Ibnu Sina Palembang Clinic’s BPJS Health Prolanis Club at total 20 participants running smoothly. This community service activity was carried out for 2 day ehich was used for educational preparation in the form og arranging a community service permit to Ibnu Sina Clinic prolanis club as a place for carring out community service, preparing the place, traning facilities and tools as wellas food and lunch for partisipans and organizers educational active All 20 participant can take part in the traning completion, namely from 15.00 a.m to 17.00 a.m. It can be concluded that education about Tuberculosisi can increase the knowledge and interest in learning of BPJS Health Club participants regarding Tuberculosis.
Inovasi Makanan Selingan Pempek Ikan Gabus Tepung Labu Kuning dan Jamur Tiram Putih: Kaya Energi, Protein, dan Antioksidan untuk Anak Sekolah Mardiana, Mardiana; Nilawati, Nurul Salasa; Yulianto, Yulianto; Rossa, Della; Rezeki, Sri; Salsabila, Firda
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v6i1.2189

Abstract

Gizi kurang merupakan keadaan kurang gizi tingkat berat yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi protein dari makanan sehari-hari dan terjadi dalam waktu cukup lama (Sodikin, 2013). Anak sekolah merupakan salah satu populasi yang paling rentan dalam hal gizi. Kekurangan dan kelebihan gizi pada anak akan berdampak negatif terhadap potensi pertumbuhan ekonomi negara. Anak yang tidak mendapatkan gizi yang cukup akan tertinggal dalam perkembangan fisik, mental, dan intelektualnya. Kurangnya asupan makanan dan tingginya penyakit infeksi merupakan dua penyebab langsung gizi buruk yang dipengaruhi oleh banyak faktor dan cukup kompleks (Rahmy et al., 2020). Pembuatan pempek identik dengan bahan utama ikan. Ikan yang biasanya digunakan adalah Ikan gabus yang memiliki kandungan protein 20 gr, lemak 1,5 gr, karbohidrat 0,2 gr, mineral 1,3 gr,dan air 77 gr. Agar kandungan gizi didalam pempek lebih banyak dapat juga ditambahkan dengan bahan lain, Penambahan tepung labu kuning yang tinggi antioksidan serta penambahan jamur tiram putih yang mempunyai kandungan protein tinggi dan asam amino esensial yang baik bagi anak (Aryadi, 2020).
Kegawadaruratan Trauma Haemorrhage Antepartum di Wilayah Kerja Puskesmas Merdeka Ningsih, Ratna; Rosnani, Rosnani; Jaya, Herawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v6i1.2208

Abstract

Women's reproductive health must be prioritized because women experience the life cycle of pregnancy and childbirth. This cycle can cause complications, one of which is pregnancy, namely bleeding, the incidence of antepartum bleeding/haemorrhage/ HAP is very vulnerable when you are still pregnant (Trimester I) which is often associated with abortion. The impact of abortion is that it causes pain and even death for the mother. The aim of this community service activity consists of long-term goals that will be achieved including living, growing, reproducing and being able to carry out normal activities, while the short-term goal is that pregnant women can understand the prevention of incomplete abortion and how to handle it. The activity received enthusiastic health cadres, and support from the Head of the Merdeka Community Health Center, Head of the Nursing Department, Lecturers, and Students of the D3 Nursing Study Program in Palembang, Poltekkes, Ministry of Health, Palembang, with the result that almost all cadres experienced an increase in knowledge after attending trauma emergency training: antepartum haemorrhagia/ HAP/ pregnancy bleeding : incomplete abortion.