cover
Contact Name
Meilina
Contact Email
meilina@poltekkespalembang.ac.id
Phone
+6281992860145
Journal Mail Official
jpengmas@poltekkespalembang.ac.id
Editorial Address
Jalan Jenderal Sudirman KM 3,5 Nomor 1365 Samping Masjid Ash-Shofa Komplek RS Moh. Hoesin Palembang
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
ISSN : 28292669     EISSN : 28295838     DOI : https://doi.org/10.36086/j.abdikemas.v4i2
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Abdikemas, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Education for Sustainable Development. Community Services, People, Local Food Security, Nutrition and Public Health; Community Empowerment, Social Access; Nursing, Midwifery, Pharmacy, Sanitation and Medical Laboratary Engineering Student Community Services; Border Region, Less Developed Region.
Articles 205 Documents
Edukasi Pencegahan Defisiensi Mikroelemen Tubuh terhadap Penyakit Asma di Posyandu Lansia di Kota Jambi Kurniasih, Dewi; Muslina, Muslina
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i2.1976

Abstract

Asma adalah kelainan inflamasi kronis saluran pernapasan ditandai dengan episode mengi berulang, sesak napas, dan batuk yang disertai obstruksi jalan napas. Untuk menjaga stamina dan imunitas tubuh defisiensi mikroelemen tubuh harus dicegah. Sehingga edukasi tentang pentingnya mineral dalam sistem imun khususnya zat Besi dan Zink perlu dilakukan. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di PKM Simpang IV Sipin terhadap 75 orang lansia dan penderita asma. Hasil analisis data diperoleh score nilai tingkat pengetahuan yang meningkat dari sebelum edukasi (78,12) dan setelah edukasi (92,8). Uji T-test diperoleh nilai signifikansi p=0,001 artinya terdapat perbedaan yang bermakna antara score pretest dan posttest. Hasil kegiatan penyuluhan yang dilakukan terhadap para lansia di wilayah kerja PKM Simp IV Sipin Kota Jambi menunjukkan tingkat keberhasilan dengan indikasi adanya respon yang positif dari para peserta dengan meningkatnya pengetahuan para lansia tentang penyakit Asma dan Upaya pencegahan defisiensi elemen tubuh. Kegiatan ini terbukti bermanfaat dan dapat meningkatkan pengetahuan para lansia.
Optimalisasi Tumbuh Kembang Balita Melalui Pendampingan Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting di Desa Bukian, Payangan Pratiwi, Anny Eka; Sukmawati, Hegard; Pradriyawati, Luh Gede; Juwita, Dewa Ayu Putu Ratna
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i2.1981

Abstract

Deteksi dini penyimpangan tumbuh kembang perlu dilakukan untuk dapat mendeteksi secara dini adanya penyimpangan tumbuh kembang balita termasuk menindaklanjuti setiap keluhan orang tua terhadap masalah tumbuh kembang anaknya. Dinas Kesehatan Provinsi Bali tahun 2020 melaporkan di Karangasem terdapat 3,5% balita gizi kurang, disusulkan oleh Kabupaten Tabanan 2,9%, dan Klungkung 2,6%.7 Angka balita stunting Kabupaten/kota di Bali yang mengalami peningkatan dari tahun 2016-2017, yaitu Gianyar sebesar 8,9%, Buleleng 4,8%, Klungkung sebesar 3,7%, Badung sebesar 3,4%, Jembrana sebesar 2,1% dan Tabanan sebesar 0,4%. Prevalensi balita stunting di Kabupaten Gianyar pada tahun 2017 diperoleh Kecamatan dengan jumlah terbesar, yaitu Ubud sebesar 28,6%, Gianyar sebesar 28, 4%, Tegallalang sebesar 28,4%, Tampaksiring sebesar 27,2%, Blahbatuh sebesar 20,4%, Sukawati sebesar 12,9%, dan Payangan sebesar 12,5%. Hasil survey awal yang dilakukan di Desa Bukian bahwa pada situasi pandemi Covid-19 saat ini, keluarga memilih untuk memberikan asupan anak dan balita seadanya karena berkurangnya pendapatan keluarga, posyandu melakukan dini dengan melakukan pengukuran tinggi badan dan berat badan. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah community development. Kelompok sasaran pada kegiatan ini adalah Pokja Posyandu Desa Bukian sebanyak 20 orang. Hasil kegiatan nilai pre-posttest ditemukan adanya peningkatan pengetahuan kader sebelum dilakukan pelatihan dan setelah dilakukan pelatihan. Kader posyandu sangat antusias dengan kegiatan pelatihan stimulasi dan deteksi dini tumbuh kembang bayi dan balita di Desa Bukian serta kemampuan kader dalam melakukan stimulasi tumbuh kembang dari usia 0-2 tahun telah terlaksana. Kesimpulan kegiatan adalah aspek pengetahuan pertumbuhan dan perkembangan kategori baik sebesar 55%, aspek pengetahuan deteksi perkembangan dengan kategori cukup sebesar 55%, dan aspek pengetahuan alat edukatif dengan kategori cukup sebesar 50%. Saran pokja posyandu sebaiknya tidak dilakukan perubahan kaderisasi yang akan berdampak pada pelaksaan deteksi dini tumbuh kembang, perlu adanya peningkatan komunikasi yang efektif dalam pelaksanaan posyandu tumbuh kembang balita dengan puskesmas terkait.
Pembentukan Program Support System Injuri Spiritual dan Psikososial (Super Spesial) bagi Penderita Hipertensi Mediarti, Devi; Sulistini, Rumentalia; Syokumawena, Syokumawena
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i2.1991

Abstract

The increasing number of non-communicable diseases (NCDs) worldwide, makes it important to control and monitor patients with NCDs, especially hypertension. Handling Patients with Hypertension requires the role of a support system to be able to comply with the treatment. For this reason, it is necessary to form a Support System that knows and is able to provide solutions to family problems with hypertension, especially Spiritual, Psychological and Social. In this Community Service activity, it starts with screening the community with NCDs, meeting people with hypertension accompanied by their families and monitoring the evaluation of cadres, families as a support system. The results of this service activity are the formation of a family support system and cadres who know, understand and are able to provide education and support in the care of hypertension patients at home or in the community in spiritual, psychological and social aspects. This activity should be monitored continuously by health center and institutional staff.
Edukasi dan Deteksi Dini Hiperkolesterolemia pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas di Kabupaten Muaro Jambi Fitriana, Eka; Lestari, Wuni Sri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i2.2006

Abstract

Hiperkolesterolemia adalah kondisi tingginya kadar kolesterol di dalam darah seseorang. Terlalu tinggi kadar kolesterol dalam darah dapat membahayakan karena penumpukan kolesterol (plak) dapat menutup jalan darah di arteri sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Dengan semakin meningkatnya prevalensi hiperkolesterolemia dimasyarakat, maka solusi yang diperlukan adalah edukasi dan deteksi dini hiperkolesterolemia pada masyarakat dalam upaya pengendalian. Tujuan dari kegiatan ini adalah terselenggaranya edukasi dan deteksi dini hiperkolesterolemia pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Penyengat Olak Kabupaten Muaro Jambi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat dan pemeriksaan kadar kolesterol pada masyarakat desa Rengas Bandung wilayah kerja Puskesmas Penyengat Olak Kabupaten Muaro Jambi. Hasil pre-test dan post-test dapat dilihat bahwa terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang kolesterol setelah dilakukan edukasi. Hasil pemeriksaan kolesterol didapatkan kadar kolesterol normal 68% dan tidak normal 32%. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa edukasi dan pemeriksaan kadar kolesterol dapat terus dilakukan guna meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan pada masyarakat.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dalam Upaya Pencegahan Penyakit Degeneratif melalui Deteksi Dini dan Penyuluhan di Wilayah Kerja Puskesmas Kabupaten Muaro Jambi Karwiti, Witi; Umizah, Larasti Putri; Rezekiyah, Sholeha; Nasrazuhdy, Nasrazuhdy
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i2.2007

Abstract

Penyakit degeneratif adalah kondisi kesehatan yang menyebabkan jaringan atau organ memburuk dari waktu ke waktu yang nantinya akan sangat mempengaruhi kualitas hidup seseorang, dan mempunyai tingkat mortilitas yang tinggi. Penyakit degeneratif semakin berkembang karena menurunnya aktivitas fisik, gaya hidup, dan pola makan. Sejumlah penyakit degeneratif di Indonesia seperti diabetes mellitus, hipertensi, dan stroke menunjukkan peningkatan insiden. Pencegahan penyakit degeneratif dilakukan melalui sistem pelayanan kesehatan primer dan sekunder. melalui kegiatan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk mendukung upaya pencegahan dan pengendalian penyakit degeneratif melalui penyuluhan dan pengabdian masyarakat pada individu sehat dan berisiko di masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah edukasi dengan penyuluhan serta pemeriksaan kesehatan. Penyuluhan yang disampaikan mudah dipahami oleh peserta. Hasil edukasi dengan penyuluhan diketahui terjadi peningkatan pengetahuan mengenai penyakit degeneratif dari 38% menjadi 85% dan dari hasil pemeriksaan diketahui sebagian besar masyarakat di Desa Sarang Burung memiliki resiko penyakit degeneratif hipertensi dan stroke. Untuk mendukung upaya pencegahan penyakit degeneratif disarankan Puskesmas Penyengat Olak untuk terus melakukan edukasi serta pemeriksaan kesehatan berkala agar resiko untuk terjadinya penyakit degeneratif dapat dicegah.
Edukasi Rokok dan Bahayanya Salim, Reny; Selonni, Fita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i2.2020

Abstract

Rokok dan bahayanya merupakan masalah yang tidak pernah berakhir untuk disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat terutama remaja. Pentingnya penyampaian masalah ini dilakukan karena hasil dari segala bentuk kegiatan yang telah dilakukan untuk mengatasi masalah rokok belum memberikan hasil. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap peserta tentang rokok dan bahayanya. Metode pengabdian adalah edukasi interaktif dengan media Classpoint. Hasil yang didapatkan peserta pengabdian memiliki persentase pengetahuan yang rendah berkenaan dengan sifat komponen penyusun rokok. Sementara itu terhadap bahaya rokok masih ada peserta yang sesudah edukasi memiliki sikap tidak percaya terhadap hal yang disampaikan. Pada akhir kegiatan pengabdi menyatakan bahwa ketidakpercayaan itu terjadi karena perokok ataupun bukan perokok masih mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang kaya antioksidan. Jadi dapat disimpulkan bahwa sikap individu bukan hanya berasal dari pengetahuan tapi juga dari pengalaman yang dialaminya dalam hidup sehari-hari.
Pemberdayaan Warga Binaan pada Implementasi Edukasi dan Senam Tera dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan Putra, Sumitro Adi; Syokumawena, Syokumawena; Jaya, Herawati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i2.2035

Abstract

Latar Belakang :Penghuni lembaga pemasyarakatan yang biasa disebut dengan warga binaan, hidup dalam batasan-batasan aturan sebagai konsekuensi dari pernuatan melanggar hukum yang telah dilakukan. Mereka akan hdup dalam lingkungan yang cenderung keras, perilaku yang cenderung jauh dari norma dan etika serta kebiasaan kehidupan keras lainnya. Situasi seperti ini cenderung menjadi sumber stress tersendiri bagi warga binaan yang kurang adaptif dengan situasi yang baru. Kehidupan LPKA yang kurang kondusif serta usia perkembangan masih anak-anak, maka warga binaan anak di LPKA Kelas I Palembang memiliki kecenderungan mengalami stress. Masalah : Masih tingginya tingkat stress warga binaan anak Sulitnya warga binaan anak berdaptasi pada lingkungan Lembaga Pemasyarakatan Tujuan : Memberdayakan warga binaan dalam implementasi edukasi dan senam tera dalam menurunkan tingkat kecemasan. Solusi : Masih tingginya tingkat stress warga binaan anak Sulitnya warga binaan anak berdaptasi pada lingkungan Lembaga Pemasyarakatan. Luaran : Penurunan tingkat stress warga binaan anak dan Peningakatan pengetahuan dan sikap.
Pendekatan Saving Mothers Giving Life (SMGL) untuk Mencegah Komplikasi Ibu Post Partum Jaya, Herawati; Rosnani, Rosnani; Ningsih, Ratna; Wahyuni, Sari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i2.2040

Abstract

The most common complication that occurs in developing countries is bleeding, namely 27% (UNICEF, 2015). One of the post partum psychological disorders in Indonesia is baby blues, which is 0.9% (Banlitbangkes, 2018). One of the factors causing low utilization of maternal health services is cultural practices (WHO, 2018). The proportion of people who use traditional health services in Indonesia is 31.4% and those who use traditional health workers is 98.5%. The proportion of utilization of traditional health services in South Sumatra is 29.5%. Then the number of people who ask for help from traditional health workers is very high, namely 98.4% (Banlitbangkes, 2018). Community service results show that the health cadre team experienced increased knowledge and post partum maternal health problems were controlled by all mothers in Pegayut Village who gave birth and made postpartum visits to the village midwife. It can be concluded that the Saving Mothers Giving Life (SMGL) approach is a multi-system approach to reduce maternal mortality and to prevent post-partum maternal complications in Pegayut village. The most common complication that occurs in developing countries is bleeding, namely 27% (UNICEF, 2015). One of the post partum psychological disorders in Indonesia is baby blues, which is 0.9% (Banlitbangkes, 2018). One of the factors causing low utilization of maternal health services is cultural practices (WHO, 2018). The proportion of people who use traditional health services in Indonesia is 31.4% and those who use traditional health workers is 98.5%. The proportion of utilization of traditional health services in South Sumatra is 29.5%. Then the number of people who ask for help from traditional health workers is very high, namely 98.4% (Banlitbangkes, 2018). Community service results show that the health cadre team experienced increased knowledge and post partum maternal health problems were controlled by all mothers in Pegayut Village who gave birth and made postpartum visits to the village midwife. It can be concluded that the Saving Mothers Giving Life (SMGL) approach is a multi-system approach to reduce maternal mortality and to prevent post-partum maternal complications in Pegayut village.
Pemberdayaan Masyarakat untuk Peningkatan Pengetahuan dan Kualitas Hidup Terkait Kesehatan Gigi di Kelurahan Sukarami Kota Palembang Widodo, Yufen; Hamid, Abu; Nurhayati, Masayu; Mujiyati, Mujiyati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i2.2047

Abstract

Health education is one of the promotive and preventive efforts to deliver health messages to communities, groups, or individuals with the hope of increasing better health knowledge. One of the targets in the health sector of health promotion is community empowerment. The community is the primary target that must be empowered, so that they can maintain and improve health .Pre test knowledge of the community in RT 28 RW 10 and RT 15 RW 13, Sukarami Village is still in the category of less than 27%, enough is 50%, while for the good category is 23%, before being given counseling on how to maintain family oral health. Post test knowledge of the community of RT 28 RW 10 and RT 15 RW 13, Sukarami Village is still in the good category by 77% and sufficient by 23%, after being given counseling on how to maintain family oral health
Upaya Peningkatan Kesehatan Lansia dalam Pencegahan Oesteoporosis di Posyandu Lansia Kelurahan Pakuan Baru Sitompul, Akhirul; Simanjutak, Norma Rotua
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 5 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/j.abdikemas.v5i2.2054

Abstract

Osteoporosis merupakan penyakit degeneratif yang menyebabkan tulang menjadi rapuh. Hasil penelitian sebelumnya pada 30 orang Lansia dengan faktor resiko osteoporosis yaitu usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, merokok dan obat steroid, menunjukan 7 orang dengan kadar ALP dan kalsium total abnormal. Pemberian kuisoner pre-tes kepada responden sebelum pelaksanaan sosialisasi dan edukasi untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan tentang osteoporosis menunjukan hasil sangat rendah. Sedangkan pada hasil evaluasi dengan pemberian kuiesoner post-test terjadi peningkatan yang signifikan pengetahuan tentang penyakit osteoporosisi dari responden setelah mengikuti kegiatan pengabmas.