cover
Contact Name
Diah Ambarwulan
Contact Email
mitrapilar.mji@gmail.com
Phone
+6282112013539
Journal Mail Official
journal@mitrajurnal.co.id
Editorial Address
Gedung Wirausaha Ruang 104, Jalan Haji R. Rasuna Said Kavling C5, RT.3/RW.1, Karet, Kecamatan Setiabudi, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12920
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi
ISSN : 29647622     EISSN : 29646014     DOI : https://doi.org/10.58797/pilar
Core Subject : Education,
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi is a scientific journal that publishes and disseminates research results, in-depth studies, innovative thoughts, or works in the fields of education, innovation, and technology application. This journal focuses on works that positively contribute to readers and fellow researchers in the field of education. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi is published twice a year. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi is intended as a place for quality research publications in Indonesia and Asia in the future for researchers in the field of Education, Innovation, and Applied Technology. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan dan menyebarluaskan hasil penelitian, kajian mendalam, pemikiran inovatif, atau karya di bidang pendidikan, inovasi, dan penerapan teknologi. Jurnal ini berfokus pada karya-karya yang memberikan kontribusi positif bagi pembaca dan rekan-rekan peneliti di bidang pendidikan. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi terbit dua kali setahun. Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi dimaksudkan sebagai wadah publikasi penelitian berkualitas di Indonesia dan Asia di masa depan bagi para peneliti di bidang Pendidikan, Inovasi, dan Teknologi Terapan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 61 Documents
Desain Permainan Ular Tangga yang Terintegrasi dengan Pembelajaran Fisika Halim, Joel Ongko; Muliyati, Dewi; Permana, Handjoko
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0201.02

Abstract

Abstract Doing questions is an important part of the learning process. Presenting practice questions accompanied by games is expected to provide fun learning conditions. This research focused on modifying the Snake and Ladder game as a question-training medium. The modified Snake and Ladder game will spawn questions when a player’s pawns touch the ladder’s feet or the snake’s tail. The player’s answer to the questions will put the player’s pawns closer or further towards the end square. This game is designed to have a positive impact on student learning motivation. Abstrak Latihan mengerjakan soal merupakan bagian yang penting dalam proses belajar mengajar. Menyajikan latihan soal disertai dengan permainan diharapkan dapat memberikan kondisi pembelajaran yang menyenangkan. Penelitian ini difokuskan pada modifikasi permainan Ular Tangga sebagai media latihan soal. Modifikasi Ular Tangga akan memunculkan soal saat pion pemain menyentuh kaki tangga atau ekor ular. Jawaban pemain terhadap soal akan mendekatkan atau menjauhkan pion pemain dari kotak terakhir. Permainan ini dirancang untuk memberikan berdampak positif pada motivasi belajar siswa.
Ketidakmampuan Siswa dalam Mengatasi Permasalahan Konseptual Setelah Menyelesaikan Soal Simulasi Asesmen Momentum dan Impuls Ambarwulan, Diah
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0201.03

Abstract

Abstract Should work on formative assessments and summative assessment simulations can provide an overview of solving conceptual problems for students. So this study has the aim of finding a relationship between problem-solving done in students' physics textbooks with students' conceptual understanding. The number of questions that students completed on momentum and impulse material is estimated to be around 50 to 100 questions with an average of about 75 questions. Based on the teaching experience found in six classes (grade 10 of senior high school), students do not experience much difficulty in using physics formulas. However, it was found that they still had conceptual problems and there was a relationship between the number of questions worked and conceptual understanding. Because momentum and impulse are vector quantities, students have problems mastering vectors (direction). so that after being explored it turns out that students have conceptual problems in solving problems involving the direction of object movement, especially for objects that experience two conditions before and after the collision. So it is concluded that solving problems using traditional textbooks has a limited effect on conceptual understanding. Abstrak Sebaiknya pengerjaan asesmen formatif dan simulasi asesmen sumatif dapat memberikan gambaran pemecahan masalah konseptual bagi siswa. Maka penelitian ini bertujuan untuk menemukan hubungan antara pemecahan masalah yang dikerjakan dari buku teks fisika siswa dengan pemahaman konsep siswa. Jumlah soal yang diselesaikan siswa pada materi momentum dan impuls diperkirakan sekitar 50 hingga 100 soal dengan rata-rata sekitar 75 soal. Berdasarkan pengalaman mengajar di enam kelas (kelas 10 SMA), siswa tidak mengalami banyak kesulitan dalam menggunakan rumus fisika. Namun, ditemukan bahwa mereka masih memiliki masalah konseptual dan ada hubungan antara jumlah soal yang dikerjakan dengan pemahaman konsep siswa. Karena momentum dan impuls merupakan besaran vektor, umumnya siswa kesulitan menguasai permasahan yang berhubungan dengan vektor (arah). Sehingga setelah dieksplorasi ternyata siswa memiliki masalah konseptual dalam menyelesaikan masalah yang menyangkut arah gerak benda, khususnya untuk benda yang mengalami dua kondisi sebelum dan sesudah tumbukan. Jadi disimpulkan bahwa pemecahan masalah dengan menggunakan buku teks tradisional memiliki efek terbatas pada pemahaman konseptual.
Pengembangan Media Ajar Kartu Semesta utuk Memperkaya Glosarium Siswa SMA pada Mata Pelajaran Biologi Larasati, Eva
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0201.05

Abstract

Abstract Biology education plays a crucial role in shaping students' understanding of the fundamental scientific concepts underlying life. Glossaries, as collections of terms and their definitions, play a central role in facilitating students' comprehension of complex biological terminology. However, the current practices in high school biology education often rely heavily on textbooks, resulting in monotonous and less engaging learning experiences. This research aims to develop a universe-themed learning media as an alternative to enrich high school biology glossaries. Employing the 4-D development model, the study involves in-depth curriculum analysis, design, and the development of learning media. As a result, 40 glossaries have been generated with symbolic dimensions to enhance students' holistic understanding of life and the universe. Although not yet at the dissemination stage, the potential of this media in Biology education, both online and offline, shows promising prospects. Research recommendations include expanding trials with more diverse student groups and adding dissemination stages to enhance the validity and effectiveness of universe-themed learning media in high schools. It is anticipated that these steps will strengthen the contribution of the learning media in enriching biological concepts understanding and improving the quality of high school biology education. Abstrak Pendidikan biologi memegang peranan penting dalam membentuk pemahaman siswa terhadap konsep-konsep ilmiah yang mendasari kehidupan. Glosarium, sebagai kumpulan kata dan pengertiannya, memiliki peran sentral dalam memfasilitasi pemahaman siswa terhadap terminologi biologi yang kompleks. Meskipun demikian, praktik pembelajaran biologi di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) masih sering mengandalkan buku sebagai media utama, yang cenderung monoton dan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis kartu semesta sebagai alternatif yang dapat memperkaya glosarium biologi siswa SMA. Dengan menggunakan model pengembangan 4-D, penelitian ini melibatkan analisis mendalam terhadap kurikulum, perancangan, dan pengembangan media pembelajaran. Hasilnya, 40 glosarium telah dihasilkan dengan dimensi simbolis yang dapat memperkaya pemahaman siswa terhadap kehidupan dan alam semesta secara holistik. Meskipun belum sampai tahap penyebaran, potensi media ini dalam pembelajaran Biologi, baik daring maupun tatap muka, menunjukkan janji yang besar. Saran penelitian mencakup perluasan uji coba dengan kelompok siswa yang lebih besar dan beragam, serta penambahan tahapan penyebaran untuk meningkatkan validitas dan efektivitas media pembelajaran berbasis kartu semesta di tingkat SMA. Diharapkan, langkah-langkah ini dapat memperkuat kontribusi media pembelajaran tersebut dalam memperkaya pemahaman konsep biologi dan meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat SMA
Inovasi Kurikulum PAI Berbasis Multikultural untuk Sekolah Menengah Zaki, Ahmad
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0201.04

Abstract

AbstractIslamic Religious Education (PAI) curriculum based on multiculturalism has become the focus of attention in addressing the dynamics of Indonesia's pluralistic society. This study explores the implementation of innovative PAI curriculum based on multiculturalism for secondary schools, involving the Ministry of Religious Affairs, the Indonesian Islamic Education Teachers Association (AGPAII), and the Wahid Foundation as the main samples. Through qualitative research methods, this study outlines the strengths and weaknesses of each institution in integrating multicultural values into the PAI curriculum. The results show that despite significant efforts from the three institutions, there are still challenges in developing diverse teaching methods and fostering multicultural values in the school environment. However, through collaboration between educational institutions and relevant stakeholders, this study concludes that the development of a PAI curriculum that is responsive to the needs of multicultural society is an important step in building an inclusive and peaceful society. Abstrak Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis multikultural menjadi fokus perhatian dalam upaya menghadapi dinamika masyarakat Indonesia yang pluralistik. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi inovasi kurikulum PAI berbasis multikultural untuk sekolah menengah, dengan melibatkan Kementerian Agama, Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII), dan Wahid Foundation sebagai sampel utama. Melalui metode penelitian kualitatif, penelitian ini memaparkan kekuatan dan kelemahan dari masing-masing lembaga tersebut dalam mengintegrasikan nilai-nilai multikultur dalam kurikulum PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat upaya yang signifikan dari ketiga lembaga tersebut, masih terdapat tantangan dalam pengembangan metode pembelajaran yang beragam dan pembudayaan nilai-nilai multikultur di lingkungan sekolah. Namun, melalui kerjasama antara lembaga pendidikan dan stakeholder terkait, penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan kurikulum PAI yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat multikultural merupakan langkah penting dalam membangun masyarakat yang inklusif dan damai.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III SD Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Eltina, Tina; Ritonga, Rudi
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0202.01

Abstract

Abstract This research aims to enhance the mathematics learning outcomes of third-grade students through a cooperative approach at Elementary School. The researcher chose the cooperative approach as it allows students to learn in a more relaxed environment while fostering responsibility, confidence, respect for others, discipline, competitiveness, sportsmanship, teamwork, and overall student engagement. The research method employed in this study is Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and Tagart model. Data collection techniques involve both tests and non-tests. The research consists of three cycles, and the results are analyzed qualitatively. The students' activity results in applying the cooperative approach are 68% in cycle I, 77% in cycle II, and further improvement in cycle III to 89%. There is also an increase in teacher activity with the same approach, namely 67% in cycle I, 86% in cycle II, and further improvement in cycle III to 93%. Based on this data, it is evident that students' mathematics learning outcomes can be enhanced through the cooperative approach. These findings are expected to provide a solution to the issue of students' mathematics learning outcomes in elementary schools. It is recommended to establish good cooperation among the school, parents, the community, and relevant institutions to improve students' learning outcomes. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui pendekatan kooperatif pada siswa kelas III di Sekolah Dasar (SD). Pendekatan kooperatif dipilih oleh peneliti mengingat dapat memungkinkan siswa dapat belajar lebih rileks disamping menumbuhkan tanggung jawab, percaya diri, menghargai sesama, disiplin, kompetitif, sportif, kerja sama dan keterlibatan belajar seluruh siswa. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan Tagart. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan non tes. Penelitian dilakukan sebanyak 3 siklus dan hasilnya dianalisis secara kualitatif. Perolehan hasil aktivitas siswa dalam menerapkan pendekatan kooperatif pada siklus I sebesar 68%, siklus II 77% dan bertambah pada siklus yaitu III 89%. Peningkatan juga terjadi pada aktivitas guru dengan pendekatan yang sama, yakni siklus I sebesar 67%, siklus II 86% dan bertambah pada siklus yaitu III 93%. Berdasarkan data tersebut, terbukti bahwa hasil belajar matematika siswa dapat meningkat melalui pendekatan kooperatif. Temuan tersebut diharapkan bisa menjadi solusi dalam masalah hasil belajar matematika siswa di sekolah dasar. Disarankan untuk menjalin kerja sama yang baik antara pihak sekolah, orang tua, lingkungan masyarakat, dan instansi terkait meningkatkan hasil belajar siswa.
Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Menggunakan Metode Multisensori Siswa Kelas I Sekolah Dasar Surtikayati, Yeni; Ritonga, Rudi
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0202.02

Abstract

Abstract This research aims to enhance early reading skills in first-grade students at SDN Sindangsari, Tasikmalaya, by implementing the multisensory method. This method engages the senses of sight, hearing, movement, and touch to create a dynamic learning environment. The action research was conducted in two cycles, focusing on both the process and outcomes of the intervention. Process aspects encompassed introductory, core, and closing activities, while outcome aspects were measured through performance tests. The results indicated a significant improvement, with the percentage of students possessing reading skills increasing from 15% at the initial stage to 90% in Cycle II. However, one student still required assistance, highlighting the need for a differentiated approach. Continuous evaluation and adjustments are essential to maximize the effectiveness of the learning process. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca permulaan pada peserta didik kelas I SDN Sindangsari, Kecamatan Tasikmalaya, dengan menerapkan metode multisensori. Metode ini melibatkan indra penglihatan, pendengaran, gerak, dan perabaan untuk menciptakan lingkungan belajar yang dinamis. Penelitian tindakan dilaksanakan dalam dua siklus dengan fokus pada proses dan hasil pemberian tindakan. Aspek proses mencakup kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup, sementara aspek hasil diukur melalui tes unjuk kerja. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dari 15% peserta didik yang memiliki keterampilan membaca pada kondisi awal menjadi 90% pada siklus II. Meskipun demikian, satu peserta didik masih memerlukan pendampingan, menunjukkan perlunya pendekatan diferensiasi. Evaluasi dan penyesuaian terus menerus perlu dilakukan untuk memaksimalkan efektivitas pembelajaran
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Arab dengan Metode Two Stay Two Stray pada Siswa Kelas VII (Studi Kasus MTSN 9 Jakarta) Rodiyah, Siti
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0202.04

Abstract

Abstract This research aims to evaluate the effectiveness of the Two Stay Two Stray method in improving Arabic language learning achievement among seventh-grade students. Arabic is often perceived as difficult by most students, thus requiring an innovative approach to enhance understanding of the subject matter. The Two Stay Two Stray method is an active approach that encourages student engagement through pair and small group discussions, creating a dynamic learning environment. The results of the study indicate a significant improvement in Arabic language learning achievement. In the first cycle, there was an increase in the average score from 62.25 in the pre-test to 72.7 in the post-test, with 55% of students achieving learning mastery. In the second cycle, the average score increased to 81.15, with 80% of students achieving learning mastery. In conclusion, the Two Stay Two Stray method is effective in enhancing student learning outcomes, and support for teachers is needed to implement innovative teaching methods to make Arabic language learning more effective and enjoyable for students, thereby improving their overall learning performance. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Two stay two stray dalam meningkatkan prestasi belajar Bahasa Arab pada siswa kelas VII. Bahasa Arab sering dianggap sulit oleh sebagian besar siswa, sehingga dibutuhkan pendekatan inovatif untuk meningkatkan pemahaman materi. Metode Two stay two stray merupakan pendekatan aktif yang mendorong keterlibatan siswa melalui diskusi berpasangan dan kelompok kecil, menciptakan lingkungan belajar yang dinamis. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam prestasi belajar Bahasa Arab. Dalam siklus pertama, terjadi peningkatan nilai rata-rata dari 62,25 pada pre-test menjadi 72,7 pada post-test, dengan 55% siswa mencapai ketuntasan belajar. Pada siklus kedua, nilai rata-rata meningkat menjadi 81,15, dengan 80% siswa mencapai ketuntasan belajar. Simpulannya, metode Two stay two stray efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, dan diperlukan dukungan untuk guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang inovatif agar pembelajaran Bahasa Arab menjadi lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa serta meningkatkan prestasi belajar mereka secara keseluruhan.
Peningkatan Minat Membaca Siswa Dengan Menggunakan Media Buku Cerita Bergambar Siswa Kelas III Rizaldi, Ahmad; Ritonga, Rudi
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0202.03

Abstract

Abstract This study aims to enhance reading interest through illustrated storybooks among third-grade students at SD Bunayya Islamic School Jakarta. This research is an action research or Classroom Action Research (CAR). The subjects of this study are third-grade students at SD Bunayya Islamic School Jakarta, totaling 24 children consisting of 8 boys and 16 girls. The object of this research is reading interest, including pleasure, interest, initiative, and attention to illustrated storybooks. The research instruments used are observation sheets and documentation. Data analysis technique employs quantitative descriptive percentage technique. The results show that the initial reading interest of third-grade students at SD Bunayya Islamic School Jakarta can be improved by using illustrated storybooks as media. This is evidenced by an increase from pre-action to cycle II, where the pre-action result reached 28%, cycle I result reached 49%, and cycle II result reached 79%. The research was stopped after cycle II because it already met the success criteria of the indicators. The process of teaching and learning activities using illustrated storybooks involves the teacher showing the books to the children to be discussed that day according to the theme, the teacher engages the children in discussion by asking stimulating questions about the story, the teacher also introduces new vocabulary accompanied by meanings or definitions, and lastly, the teacher provides encouragement and motivation through expressions of encouragement or praise. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat membaca melalui media buku cerita bergambar pada siswa kelas III SD Bunayya Islamic School Jakarta.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas atau PTK. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Bunayya Islamic School Jakarta, dengan jumlah 24 anak yang terdiri dari 8 anak laki-laki dan 16 anak perempuan. Objek penelitian ini berupa minat membaca meliputi rasa senang, ketertarikan, berinisiatif dan perhatian pada buku cerita bergambar. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat membaca permulaan pada siswa kelas III SD Bunayya Islamic School Jakarta dapat ditingkatkan dengan menggunakan media buku cerita bergambar. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya peningkatan dari pra tindakan sampai dengan siklus II yaitu hasil pra tindakan mencapai 28%, hasil siklus I mencapai 49% dan hasil siklus II mencapai 79%. Penelitian dihentikan sampai siklus II karena sudah memenuhi kriteria keberhasilan indikator. Proses pelaksanaan kegiatan belajar mengajar menggunakan media buku cerita bergambar yaitu guru menunjukkan buku cerita bergambar kepada anak yang akan disampaikan pada hari itu sesuai dengan tema, guru mengajak anak-anak untuk bercakap-cakap dengan memberikan rangsangan melalui beberapa pertanyaan mengenai cerita bergambar, guru juga memperkenalkan kosakata baru yang disertai arti atau pengertiannya, tidak lupa guru memberikan dorongan dan motivasi berupa ungkapan penyemangat atau pujian.
Penerapan Metode Eksperimen untuk Meningkatkan Aktivitas Pembelajaran dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA Tentang Rangkaian Listrik di Kelas VI SD Ismi, Nurul; Ritonga, Rudi
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0202.05

Abstract

Abstract Education plays a crucial role in developing individual potential. This research aims to enhance the learning outcomes of science for sixth-grade students at SD Bunayya Islamic School by implementing the experimental method. The research method used is Classroom Action Research (CAR) with four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The results of the research show an improvement in student activity and learning outcomes from cycle I to cycle II. Student learning activities have significantly increased, such as the percentage of students paying attention to teacher explanations and successfully conducting experimental activities. Student learning outcomes have also improved, as evidenced by the increased percentage of students achieving mastery learning. From this research, it can be concluded that the use of the experimental method is effective in enhancing student activity and learning outcomes in science. The experimental method provides direct experiences to students, enhancing their understanding of science concepts. Therefore, the application of the experimental method is recommended in science education to improve student learning outcomes. Abstrak Pendidikan berperan penting dalam mengembangkan potensi individu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI di SD Bunayya Islamic School dengan menerapkan metode eksperimen. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan signifikan, seperti meningkatnya persentase siswa yang memperhatikan penjelasan guru dan mampu melaksanakan kegiatan eksperimen. Hasil belajar siswa juga meningkat, terbukti dari peningkatan persentase siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode eksperimen efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam IPA. Metode eksperimen memberikan pengalaman langsung kepada siswa, meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep-konsep IPA. Oleh karena itu, penerapan metode eksperimen dapat direkomendasikan dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan hasil belajar siswa.
Peningkatan Hasil Belajar PKN Melalui Penerapan Model Pembelajaan Kooperatif Tipe Teams Games Tournament Pada Murid Kelas V Ismila, Nova Siti; Iskandar, Rosi
Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2023): Mitra Pilar: Jurnal Pendidikan, Inovasi, dan Terapan Teknologi, Volume 2 Nomor
Publisher : MJI Publisher by PT Mitra Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58797/pilar.0202.06

Abstract

Abstract This research aims to measure the effectiveness of the Teams Games Tournament (TGT) Cooperative Learning Model in improving the learning outcomes of Civics Education (PKn) for fifth-grade students at SDN Langensari, Taraju, Tasikmalaya Regency. The research method employed a pre-experimental design with a one-group pre-test post-test type. Data were collected from 19 students using pre-test and post-test assessments. The results indicate a significant improvement in student learning outcomes after the intervention, with the average pre-test score of 64.10 increasing to 73.53 in the post-test. However, the low N-gain score of 26.31% suggests that the intervention had limited impact on improving student learning outcomes. Analysis of student learning activity data also shows a significant increase in student participation from cycle I to cycle II. These findings suggest that the TGT Cooperative Learning Model is effective in enhancing student learning activity, although further evaluation of factors influencing student learning outcomes and the development of more effective improvement strategies in the learning context are needed. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) siswa kelas V di SDN Langensari, Taraju, Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian yang digunakan adalah desain pra-eksperimen dengan jenis one group pre-test post-test. Data dikumpulkan dari 19 siswa menggunakan tes pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam hasil belajar siswa setelah intervensi dilakukan, dengan nilai rata-rata tes awal sebesar 64,10 meningkat menjadi 73,53 pada tes akhir. Meskipun demikian, skor N-gain yang rendah sebesar 26,31% mengindikasikan bahwa intervensi yang dilakukan memiliki dampak terbatas dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Analisis terhadap data aktivitas belajar siswa juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam partisipasi siswa dari siklus I ke siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa Model Pembelajaran Kooperatif TGT efektif dalam meningkatkan aktivitas belajar siswa, meskipun diperlukan evaluasi lebih lanjut terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa serta pengembangan strategi perbaikan yang lebih efektif dalam konteks pembelajaran.