cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 420 Documents
Pelatihan Kader Kesehatan dalam Mendeteksi TB Paru di Desa Bandar Khalipa Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2024 Simangunsong, Dame Evalina; Marlisa, Marlisa; Apsari, Desy Ari; Ginting, Suriani br
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/8na3z823

Abstract

Tingginya kasus TBC menunjukkan belum tercapainya target penemuan kasus, hal ini berpengaruh terhadap jumlah penderita yang belum diobati. Indonesia menjadi penyandang penyakit TBC ke-2 di dunia setelah India, dengan estimasi sebanyak 969.000 kasus, tahun 2021yang terdiri dari TBC Sensitif Obat (SO) dan TBC Resisten Obat (RO). Ditemukan factor dominan berupa; kejadian putus obat, factor durasi/lama pengobatan, pekerjaan dan kontak dengan penderita serumah, pada penderita TB Paru di kota Medan, pada hasil penelitian sebelumnya. Faktor dijadikan sebagai variable dalam upaya penanggulangan dan pencegahan penularan TB Paru pada kegiatan pengabdian masyarakat, dengan melakukan pemberdayaan kader di Desa Bandar Khalipa Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Daerah ini merupakan penyandang kasus terbanyak setelah Medan, tahun 2019 terdapat 3.326 kasus, tahun 2021, sebanyak 1698 kasus. Desa Bandar Khalifa, merupakan desa terpadat kedua setelah desa Tembung, dengan penduduk sebesar 41.530 jiwa dengan area 7,25 km2. Tingkat hunian,lingkungan yang kurang baik, mobilitas penduduk yang tinggi, mengakibatkan lokasi ini merupakan potensi penular kasus yang besar. Pelatihan terhadap 30 kader kesehatan, mampu mengubah tingkat pengetahuan   dan terampil menemukan secara dini penderita TB Paru. Dibutuhkan pelatihan secara kontiniu, untuk melatih kader menjadi peer educator bagi ibu rumah tangga dan masyarakat.
Peran Edukatif Duta Sehat dalam Peduli Kesehatan Lingkungan (Pencegahan Demam Berdarah Dengue) di Lingkungan Sekolah Purnamasari, Vivien Dwi; Tuna, Hartati; Sidjabat, Forman Novrindo
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/16eckv07

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan yang sering terjadi di masyarakat, termasuk di lingkungan sekolah dasar. Mitra kegiatan, yaitu MI Darul Falah, menghadapi permasalahan rendahnya pengetahuan siswa tentang pencegahan DBD serta kurang optimalnya peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Untuk mengatasi permasalahan mitra, dilakukan program edukasi kesehatan melalui pembentukan Duta Sehat sebagai kader kesehatan sebaya. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa tentang pencegahan DBD, menumbuhkan budaya hidup bersih di sekolah, serta mencetak kader kesehatan sebaya yang dapat mengedukasi teman sejawatnya. Metode pelaksanaan ceramah interaktif, diskusi, lomba kebersihan kelas, serta pemilihan Duta Sehat berdasarkan aspek sikap, keterampilan komunikasi, dan public speaking. Terdapat peningkatan pengetahuan siswa  31% setelah edukasi kesehatan. Lomba kebersihan menunjukkan kelas 4 memperoleh skor tertinggi menggambarkan meningkatnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekolah. Pada pemilihan Duta Sehat, siswa kelas 5 putra meraih skor tertinggi (91) Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa Duta Sehat berperan signifikan dalam memberikan edukasi sebaya untuk pencegahan DBD. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa, tetapi juga membentuk kader kesehatan muda yang dapat menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, nyaman, dan bebas DBD
Pemanfaatan Internet Pada Kegiatan Pemasaran UMKM Untuk Mendukung Digitalisasi Herlinudinhaji, Didin; Harini, Harini; Irdyansah, Andry; Masalikul, Nila; Ramadhani, Lingga Kurnia
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/pydpnk90

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk sosialisasi ini dilakukan untuk meningkatkan penjualan produk UMKM di Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian nasional karena mampu membuka lapangan kerja, memaksimalkan potensi desa, dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Namun, kurangnya pengetahuan tentang pemasaran digital di kalangan pelaku UMKM di Kelurahan Sekaran menjadi tantangan tersendiri. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, mengenai manfaat digital marketing dalam memasarkan produk. Metode yang digunakan adalah diskusi dan pemaparan materi tentang digital marketing. Sosialisasi ini diharapkan dapat membantu UMKM di Kelurahan Sekaran meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar, dan meningkatkan penjualan melalui strategi pemasaran digital. Dengan memanfaatkan digital marketing, pelaku UMKM dapat membangun interaksi dengan pelanggan, meningkatkan visibilitas, mengurangi biaya pemasaran dan bersaing di pasar global
Pendidikan Membaca Al-Quran Dengan Mata Hati Bagi Komunitas Penyandang Disabilitas Sensorik Runggu Wicara Martono, Galih Hendro; Sulistianingsih, Neny; Fathoni, Muhammad
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/9p4xsx62

Abstract

Anak-anak dengan disabilitas rungu-wicara sering kali menghadapi hambatan dalam proses pembelajaran Al-Qur’an secara tradisional, terutama karena keterbatasan akses terhadap media yang ramah disabilitas serta kurangnya tenaga pengajar yang menguasai bahasa isyarat. Menanggapi tantangan ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada pengembangan dan penerapan aplikasi pembelajaran berbasis Bahasa Isyarat Indonesia untuk mendukung proses belajar anak-anak PDSRW secara lebih inklusif. Program ini dilaksanakan di Lembaga Pendidikan Quran Isyarat dengan melibatkan tim dosen, dan mahasiswa. Peserta program melibatkan 35 anak, 12 guru pendamping, dan 35 orang tua dalam proses pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Aplikasi yang dikembangkan, bernama QuranIsyarat, mencakup fitur seperti video huruf hijaiyah dalam BISINDO, kuis interaktif, latihan visual, dan sistem pemantauan perkembangan belajar anak oleh orang tua. Rangkaian kegiatan mencakup sosialisasi, pelatihan penggunaan aplikasi, pendampingan intensif, serta evaluasi untuk penyempurnaan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan terhadap motivasi dan efektivitas belajar. Sebanyak 98,1% responden menyatakan aplikasi membantu memahami materi Al-Qur’an, 92,5% menilai aplikasi mudah digunakan, dan 94,3% merasa nyaman serta termotivasi belajar. Frekuensi penggunaan juga tinggi, 56,6% pengguna aktif memakai aplikasi 2–3 kali per minggu dan 26,4% setiap hari dengan durasi rata-rata 15–30 menit per sesi. Evaluasi berbasis model TAM menegaskan bahwa aplikasi diterima secara positif oleh lebih dari 90% pengguna pada seluruh indikator (kemanfaatan, kemudahan, sikap, dan niat berkelanjutan). Dampak yang dirasakan meliputi peningkatan aksesibilitas belajar, interaksi sosial anak–guru–orang tua, serta kepercayaan diri peserta didik. Dengan demikian, program ini berhasil menghadirkan solusi teknologi inklusif yang efektif untuk pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak penyandang disabilitas rungu-wicara
Pelatihan Pembuatan Pempek Wortel untuk Meningkatkan Nilai Gizi di UMKM Pawon Paringgan Palembang Inayatullah, Ahlam; Utami, Aldilla Sari; Ritonga, Nia Boru; Riani, Ira Gusti; Muharramah, Ulfah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/4zqed976

Abstract

Permasalahan gizi di Indonesia mendorong perlunya inovasi pangan lokal yang dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat. UMKM Pawon Paringgan Palembang sebagai mitra kegiatan masih menghadapi kendala berupa keterbatasan inovasi produk, umur simpan singkat, serta pemasaran yang terbatas. Untuk mengatasi hal tersebut, dilakukan pelatihan pembuatan pempek fortifikasi wortel sebagai pangan fungsional sumber beta karoten. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan mitra dalam mengembangkan produk inovatif, memperbaiki nilai gizi pempek, dan memperkuat daya saing usaha. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan mitra secara aktif dalam tahapan identifikasi masalah, perancangan modul, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi. Hasil observasi menunjukkan seluruh peserta (15 orang) berhasil mengikuti tahapan pembuatan pempek wortel dengan baik, dengan rata-rata skor keterampilan 3,4 dari skala 4, di mana 40% peserta termasuk kategori sangat mampu. Produk pempek wortel yang dihasilkan juga memperoleh penerimaan baik melalui uji organoleptik terbatas, terutama pada atribut rasa (87% suka) dan warna (80% suka), meskipun aspek tekstur masih perlu dioptimalkan. Dukungan berupa peralatan produksi yang diserahkan turut memperkuat keberlanjutan usaha mitra dalam memproduksi dan memasarkan produk. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis partisipatif efektif dalam meningkatkan kapasitas UMKM serta berpotensi direplikasi untuk mengembangkan inovasi pangan lokal lain sebagai upaya mendukung peningkatan gizi masyarakat
Transformasi Pengetahuan dan Sikap Ibu Rumah Tangga melalui Penyuluhan Gizi Seimbang dan Pangan Aman Wulandari, Ika Subekti; Mayasari, Febriana; Putri, Wardani Anugerah; Metekohy, Fenissya Andini; Harsono, Meysha Sufah Zain; Yudhantara, Nanda Rahman; Pramesthi, Nesha Dinda
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/k6q7y242

Abstract

Pemenuhan gizi keluarga merupakan faktor utama dalam membentuk keluarga yang sehat dan produktif. Ibu rumah tangga berperan penting dalam pemilihan, pengolahan, serta penyajian makanan, namun masih banyak ditemui kesalahan yang dapat menurunkan kualitas gizi dan keamanan pangan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu terkait gizi seimbang dan keamanan pangan rumah tangga melalui kegiatan penyuluhan. Metode yang digunakan meliputi pre-test, pemaparan materi dengan ceramah, penayangan video edukasi, diskusi interaktif, permainan, serta post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 30 ibu rumah tangga peserta arisan di Desa Ngringin, Muruh, Gantiwarno, Klaten. Hasil pre-test menunjukkan hanya 56,7% responden yang memiliki pengetahuan baik dan 43,3% dengan sikap baik. Setelah intervensi, seluruh peserta (100%) berada dalam kategori baik pada aspek pengetahuan maupun sikap, dengan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 82,08 menjadi 97,02 serta skor sikap dari 72,92 menjadi 93,83. Temuan ini membuktikan bahwa penyuluhan gizi seimbang dan keamanan pangan rumah tangga efektif dalam meningkatkan pemahaman dan sikap ibu, yang diharapkan berdampak pada perbaikan perilaku pengelolaan makanan di tingkat keluarga.
Sosialisasi Pengolahan Ikan Gabus (Channa Striata) menjadi Produk Cookies sebagai Asupan Pendukung bagi Ibu Hamil di Desa Pulau Harapan Riani, Ira Gusti; Rarassari, Madyasta Anggana; Saadah, Raudhatus; Khairunnisa, Eka Nurriza; Inayatullah, Ahlam
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/379sby33

Abstract

Kabupaten Banyuasin Tahun 2022 tercatat memiliki kasus stunting pada balita dengan jumlah balita sebanyak 2.092 jiwa. Artinya terdapat kasus anak stunting yang perlu menjadi pemikiran bersama dalam mengatasi permasalah yang terjadi. Ikan gabus merupakan ikan rawa yang memiliki habitat tinggi diwilayah desa pulau harapan kabupaten Banyuasin. Kebutuhan gizi protein tinggi sangat dibutuhkan untuk ibu hamil. Ibu hamil sering mengalami kendala malas mengkonsumsi makanan bergizi sehingga olahan cookies menjadi produk praktis yang dapat dipilih oleh ibu hamil. Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi tambahan terkait makanan bergizi yang dapat dibuat dari ikan gabus untuk memenuhi asupan protein ibu hamil. Metode kegiatan pengabdian dilakukan dengan tiga langkah yakni melakukan survei mitra mengenai permasalahan mitra, melakukan sosialisasi edukasi mengenai olahan cookies berbahan dasar ikan gabus, dan evaluasi kegiatan dengan posttest-pretest dan analisa SWOT. Hasil kegiatan pengabdian adalah terdapat peningkatan pengetahuan dibuktikan dengan peningkatan hasil skor pretest dan posttest sebesar 22,4%. Evaluasi SWOT menunjukkan peluang untuk meningkatkan produksi menjadi produk pangan lokal yang berpotensi untuk dikomersilkan. Oleh karena itu tindak lanjut dalam kegiatan ini adalah melakukan pendampingan agar produk dapat dipasarkan.
Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Terbatas dalam Mendukung Program Gerakan Tanaman Pangan Keluarga (Gertapaga) Melalui Pertanian Organik Secara Vertikultur Pada KWT Lingkungan Berseri Kota Metro Mangiring, Windu; Kurniawati, Nurleni; Ariska, Feby Musti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/xq5zt661

Abstract

Kemandirian pangan keluarga merupakan salah satu faktor penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Namun, keterbatasan lahan di kawasan perkotaan menjadi kendala utama dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Lingkungan Berseri di Kota Metro dengan tujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan keluarga melalui penerapan sistem pertanian organik secara vertikultur. Metode yang digunakan meliputi Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Demonstration Plot, sehingga anggota KWT terlibat aktif dalam setiap tahapan kegiatan mulai dari persiapan, sosialisasi, pelatihan, hingga evaluasi. Kegiatan pelatihan mencakup pembuatan media tanam organik, instalasi vertikultur, serta praktik langsung budidaya tanaman sayuran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan anggota KWT dalam mengelola pertanian organik di lahan terbatas. Evaluasi melalui kuesioner juga mengungkapkan adanya minat dan komitmen anggota KWT untuk menerapkan sistem vertikultur secara berkelanjutan. Program ini menghasilkan model percontohan berupa vertical tower yang dapat direplikasi pada pekarangan rumah tangga, sehingga berkontribusi pada peningkatan produktivitas pangan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta terciptanya lingkungan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan
Edukasi dan Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi Digital Dalam Proses Pendaftaran Siswa Baru Khairunnisa, Delta; Rahman, Arif; Adawiyah, Arabiatul; Sabilillah, Rahul; Panisah, Panisah; Herawaty, Zalsabila
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/fgq4tg84

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Edukasi dan Sosialisasi Pemanfaatan Teknologi Digital Dalam Proses Pendaftaran Siswa Baru” di SD Islam Al-Asri Palembang dirancang untuk mendukung transformasi digital dalam administrasi sekolah. Teknologi informasi memiliki peranan penting dalam proses pendidikan, terutama di era digital, sehingga kegiatan pengabdian ini bertujuan  menghadirkan sistem pendaftaran siswa baru yang lebih efisien, cepat, aman, dan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain. Kegiatan pengabdian ini melibatkan serangkaian tahapan, dimulai dengan sosialisasi dan diskusi awal kepada pihak sekolah, mengenai pentingnya teknologi digital dalam proses pendaftaran siswa baru. Selanjutnya diadakan penyampaian materi secara interaktif dan simulasi sederhana kepada para guru dan staf administrasi agar lebih mudah memahami konsep digitalisasi pendaftaran. Tim pengabdian mengenalkan sistem informasi pendaftaran siswa berbasis digital, yaitu memperkenalkan manfaat penggunaaan teknologi dalam proses pendaftaran, menjelaskan alur sistem, serta memberikan gambaran perbedaan mendasar antara metode manual dan sistem online. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa pihak sekolah memahami urgensi penerapan sistem digital yang menjadi pijakan kuat menuju penerapan penuh sistem pendaftaran digital yang modern dan efektif di SD Islam Al-Asri Palembang.
Pelatihan Pengolahan Limbah Tempe Menjadi Produk Nata De Soya Guna Menambah Nilai Ekonomis Masyarakat Sanan Wahyuningtyas, Neni; Windayu, Cinde Ririh; Pratama, Yudi; Anggrelia, Mirza Pradila
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/g89qaz25

Abstract

Proses produksi tempe tentunya menghasilkan limbah karena dalam pembuatan tempe terdapat proses pencucian, perebusan, perendaman dan peragian kedelai. Limbah yang didapatkan setelah melalui proses pencucian yaitu limbah padat dan cair. Limbah cair jika terus menerus dibuang ke aliran sungai maka akan berdampak bagi lingkungan sekitar. Hal tersebut nantinya akan menimbulkan gangguan kesehatan karena menghasilkan zat beracun dan berbahaya. Oleh karena itu tim memiliki inisiatif untuk membantu mengatasi permasalahan limbah dengan mengolah menjadi produk olahan Nata De Soya. Metode pelaksanaan yang digunakan untuk membantu memecahkan permasalahan yang ada di kawasan industri tempe Sanan RT 05 RW 16 Kota Malang melalui tiga tahap yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap tindak lanjut. Tahap persiapan tim akan melakukan analisis kebutuhan untuk mengidentifikasi masalah dan koordinasi dengan rumah industri mengenai kegiatan pelatihan. Tahap pelaksanaan meliputi kegiatan pelatihan pembuatan Nata De Soya yang diikuti oleh 20 peserta pelaku industri maupun ibu rumah tangga. Tahap tindak lanjut dilakukan untuk mengevaluasi hasil dari kegiatan yang telah dilaksanakan. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan berjalan dengan lancar dan terdapat 5 peserta yang memiliki minat untuk membuta produk baru Nata De Soya.